Status Gizi Dengan Z-Score

Document Sample
Status Gizi Dengan Z-Score Powered By Docstoc
					A. JUDUL TUGAS AKHIR

  Rancang Bangun Aplikasi Penilaian Status Gizi Balita Menggunakan
  Perhitungan Z-Score.


B. ABSTRAK
     Ada beberapa cara melakukan penilaian status gizi pada Balita. Salah satunya
  adalah dengan menggunakan perhitungan Z - Score. Dalam pemakaian untuk penilaian
  status gizi, adapun yang digunakan dalam perhitungan status gizi yaitu adalah sebagai
  berikut diantaranya; umur, berat badan dan tinggi badan. Dengan menggunakan
  parameter tersebut diharapkan Rancang Bangun Aplikasi Penilaian Status Gizi ini
  dapat mempercepat kinerja dalam menilai Status Gizi pada Balita sehingga
  mempermudah dan mempercepat kinerja Penilaian Status Gizi. Rancang Bangun ini
  diharapkan juga bisa mencetak hasil laporan dari perhitungan penilaian Status Gizi
  Balita.
  Kata kunci : Z – Score, Gizi, Balita.


C. LATAR BELAKANG
     Perkembangan pesat teknologi saat ini berpengaruh pada penggunaan perangkat
 lunak yang selalu berkembang. Hampir setiap Instansi, Organisasi, Perusahaan,
 Lembaga baik milik pemerintah maupun swasta banyak menerapkan sistem
 komputerisasi guna mempermudah dan meningkatkan kinerja produktifitas sumber daya
 dan output yang diharapkan. Bukan suatu hal yang aneh jika Sistem komputerisasi
 berkembang sedemikian pesatnya, hal ini dikarenakan Sistem Informasi mampu
 merubah proses pengolahan data menjadi informasi dengan cepat dan akurat
 dibandingkan cara manual seperti beberapa tahun yang lalu. Selain itu ruang lingkup
 penyampaian informasi dapat lebih luas ke pihak – pihak yang berkepentingan. Di
 Puskesmas Bangkalan khususnya poli gizi, sistem yang dipakai untuk menghitung
 status gizi balita masih secaramanual tanpa menggunakan sistem komputerisasi yang
 mengakibatkan kinerja yang tidak cepat dan membutuhkan waktu yang lama, dengan
 Sistem aplikasi ini bertujuan untuk mempercepat proses kinerja dalam perhitungan
 status gizi balita dengan menggunakan perhitungan Z-Score.


                                          1
D. RUMUSAN MASALAH
   Berdasarkan latar belakang di atas dapat dirumuskan permasalahan yang akan
   diselesaikan dalam tugas ahir ini adalah :
   1. Bagaimana merancang sebuah Rancang Bangun Aplikasi Perhitungan Status Gizi
     Balita ini dengan menggunakna perhitungan Z-Score. Guna mempercepat dan
     mempermudah kinerja dalam perhitungan status gizi balita.
   2. Bagaimana cara mengamplikasikan Rancang Bangun Aplikasi Ini dalam
     menghitung status gizi balita


E. TUJUAN TUGAS AHIR
  Adapun tujuan dari pembuatan aplikasi ini adalah :
  1. Membuat suatu aplikasi yang bertujuan untuk mempercepat dalam melakukan
     perhitungan status gizi balita dengan menggunakan perhitungan Z – Score yang
     dilakukan secara komputerisasi. Dengan hal ini tidak lagi menggunakan sistem
     manual yang membutuhkan waktu lama dalam melakukan perhitungan status gizi
     balita.
  2. Sistem aplikasi ini dapat mengaplikasikan sistem secara manual dan mengubahnya
     ke komputerisasi yang brtujuan untuk mempercepat kinerja.


F. BATASAN MASALAH

     Pada pembutan tugas ahir ini diperlukan batasan-batasan agar sesuai dengan apa
  yang sudah direncanakan sebelumnya sehingga tujuan tugas ahir ini dapat tercapai.
  Adapun batasan masalah yang di bahas pada tugas ahir ini adalah:
  a. sistem aplikasi ini hanya menghitung status gizi balita dengan menggunakan
     perhitungan Z – Score.
  b. Sistem aplikasi ini hanya membahas perhitungan status gizi balita yang berusia 0 –
     5 tahun.




                                           2
G. Teori Penunjang
1. Penilaian Status Gizi Anak

      Ada beberapa cara melakukan penilaian status gizi pada kelompok masyarakat.
   Salah satunya adalah dengan menggunakan perhitungan Z - Score. Dalam pemakaian
   untuk penilaian status gizi, adapun yang digunakan dalam perhitungan status gizi yaitu
   adalah sebagai berikut :

   a. Umur.
      Umur sangat memegang peranan dalam penentuan status gizi, kesalahan penentuan
   akan menyebabkan interpretasi status gizi yang salah. Hasil penimbangan berat badan
   maupun tinggi badan yang akurat, menjadi tidak berarti bila tidak disertai dengan
   penentuan umur yang tepat. Kesalahan yang sering muncul adalah                 adanya
   kecenderunagn untuk memilih angka yang mudah seperti 1 tahun; 1,5 tahun; 2 tahun.
   Oleh sebab itu penentuan umur anak perlu dihitung dengan cermat. Ketentuannya
   adalah 1 tahun adalah 12 bulan, 1 bulan adalah 30 hari. Jadi perhitungan umur adalah
   dalam bulan penuh, artinya sisa umur dalam hari tidak diperhitungkan ( Depkes, 2004).

   b. Berat Badan
          Berat badan merupakan salah satu ukuran yang memberikan gambaran massa
   jaringan, termasuk cairan tubuh. Berat badan sangat peka terhadap perubahan yang
   mendadak baik karena penyakit infeksi maupun konsumsi makanan yang menurun.
   Berat badan ini dinyatakan dalam bentuk indeks BB/U (Berat Badan menurut Umur)
   atau melakukan penilaian dengam melihat perubahan            berat badan pada saat
   pengukuran dilakukan, yang dalam penggunaannya memberikan gambaran keadaan
   kini. Berat badan paling banyak digunakan karena hanya memerlukan satu
   pengukuran, hanya saja tergantung pada ketetapan umur, tetapi kurang dapat
   menggambarkan kecenderungan perubahan situasi gizi dari waktu ke waktu
   (Djumadias Abunain, 1990).

c. Tinggi Badan
          Tinggi badan memberikan gambaran fungsi pertumbuhan yang dilihat dari
   keadaan kurus kering dan kecil pendek. Tinggi badan sangat baik untuk melihat
   keadaan gizi masa lalu terutama yang berkaitan dengan keadaan       berat badan lahir
   rendah dan kurang gizi pada masa balita. Tinggi badan dinyatakan dalam bentuk
                                           3
Indeks TB/U ( tinggi badan menurut umur), atau juga indeks BB/TB ( Berat Badan
menurut Tinggi Badan) jarang dilakukan karena perubahan tinggi badan yang lambat
dan biasanya hanya dilakukan setahun sekali. Keadaan indeks ini pada umumnya
memberikan gambaran keadaan lingkungan yang tidak baik, kemiskinan dan akibat
tidak sehat yang menahun ( Depkes RI, 2004).

       Berat badan dan tinggi badan        adalah salah satu parameter penting untuk
menentukan status kesehatan manusia, khususnya yang berhubungan dengan status
gizi. Penggunaan Indeks BB/U, TB/U dan BB/TB merupakan indikator status gizi
untuk melihat adanya gangguan fungsi pertumbuhan dan komposisi tubuh
(M.Khumaidi, 1994).

             Tabel 1 Penilaian Status Gizi berdasarkan Indeks BB/U,TB/U, BB/TB
                          Standart Baku Antropometeri WHO-NCHS

                  Indeks yang           Batas
         No                                              Sebutan Status Gizi
                    dipakai         Pengelompokan

         1      BB/U              < -3 SD               BB Sangat Rendah

                                  - 3 s/d <-2 SD        BB Rendah

                                  - 2 s/d +2 SD         BB Normal

                                  > +2 SD               BB Lebih

         2      TB/U              < -3 SD               TB Sangat Pendek

                                  - 3 s/d <-2 SD        TB Pendek

                                  - 2 s/d +2 SD         TB Normal

                                  > +2 SD               TB Jangkung

         3      BB/TB             < -3 SD               Sangat Kurus

                                  - 3 s/d <-2 SD        Kurus

                                  - 2 s/d +2 SD         Normal

                                  > +2 SD               Gemuk

         Sumber : Depkes RI 2004.




                                       4
              Pengukuran Skor Simpang Baku (Z-score) dapat diperoleh dengan
       mengurangi Nilai Induvidual Subjek (NIS) dengan Nilai Median Baku Rujukan
       (NMBR) pada umur yang bersangkutan, hasilnya dibagi dengan Nilai Simpang
       Baku Rujukan (NSBR).

              Status gizi berdasarkan rujukan WHO-NCHS dan kesepakatan Cipanas
       2000 oleh para pakar Gizi dikategorikan seperti diperlihatkan pada tabel 1.

2. KONSEP PEMROGRAMAN WEB
       Web     merupakan    fasilitas   hypertext   untuk    menampilkan     data    berupa
teks,gambar,suara,animasi,dan data multimedia lainnyajika anda ingin meguasai web maka
anda perlu mengenal itu bahasa HTML dan PHP.HTML merupakan bahasa pemrogrman
web yang merupakan pada kategori script client side sedangkan PHP merupakan salah
satu script(perintah-perintah program) server side yang sangat populer diterapkan dalam
sebuah web.web dapat menjadi alat untuk mempromosikan suatu produk maupun diri kita
sendiri jika ingin terkenal lewat web.web mengalami perkembangan yang sangat pesat
dewasa ini.mulai dari situs web e-commerce sampai web non-profit.Situs/web dapat
dikategorikan menjadi dua yaitu web statis dan web dinamis


   1. Web statis
       Web statis adalah web yang berisi/menampilkan informasi –informasi yang
       sifatnya statis(tetap).disebut statis karena pengguna tidak dapat berinteraksi dengan
       web tersebut.singkatnya,untuk mengetahui suatu web bersifat statis atau dinamis
       dapat dilihat
       Dari tampilannya.jika suatu web hanya berhubungan dengan halaman web lain dan
       berisi informasi yang tetap maka web tersebut disebut dengan web statis.pada web
       statis,pengguna hanya dapat melihat isi dokumen pada halaman web dan apabila
       diklik akan berpindah ke halaman web yang lain.interaksi pengguna hanya terbatas
       dapat melihat informasi yang ditampilkan .tetapi tidak dapat mengolah informasi
       yang dihasilkan.web statis biasanya merupakan HTML yang ditulis pada editor
       teks dan disimpan dalam bentuk .Html atau .htm




                                             5
2. Web Dinamis
   Web dinamis adlah web yang menampilkan informasi serta dapat berinteraksi
   dengan pengguna.web yang dinamis memungkinkan pengguna untuk berinteraksi
   menggunakan form sehingga dapat mengolah informasi yang ditampilkan.web
   dinamis bersifat interaktif,tidak kaku,dan terlihat lebih indah.


3. Pemrograman Web
   Ada 2 kategori dalam pemrograman web,yaitu pemrograman server side dan client
   side.pada pemrograman server-side.perintah-perintah program (script) dijalankan
   di server web.kemudian hasil dikirimkan dalam bentuk HTML biasa.Adapun pada
   client side,program
   Dijalankan pada browser web sehingga ketika klien meminta dokumen script maka
   script
   Dapat didownload dari server kemudian dijalankan pada browser bersangkutan.


4. Mengenal script client side
   Program       web      yang      tergolong      dalam       client   side   seperti
   Javascript,Vbscript,HTML,dan lain-lain.hasil parsing script pemrograman client
   side (misal javascript dan Vbscript) yang berupa HTML dari server web dapat
   dilihat dengan memilih menu view >Source Code.Anda dapat melihat bahwa
   script program yang ditulis ditampilkan pada halaman source code.


5. Javascript
   Javascript diperkenalkan pertama kali oleh Netscape pada tahun 1995.pada
   awalnya bahasa ini dinamakan “Livescript” dan berfungsi sebagai bahasa
   sederhana utnuk browser Netscape
   Navigator 2.Pada masa awal dirilis,bahasa ini banyak dikritik karena kurang
   aman.tidak ada pesan kesalahan yang ditampilkan saat kita membuat kesalahan
   program.kemudian sejalan
   Dengan kerjasama antara Netscape dengan Sun(pengembang bahasa pemrograman
   Java) pada masa itu,maka netscape memberi nama “Javascript” kepada bahasa
   tersebut pada tanggal 4 Desember 1995.Javascript adalah bahasa pemrograman
   sederhana karena bahasa ini tidak dapat digunakan untuk membuat aplikasi
                                          6
    ataupun applet.dengan Javascript kita dapat dengan mudah sebuah halaman web
    yang interaktif.program Java script dituliskan pada file HTML.dengan kata lain
    anda tidak perlu menuliskan program Javascript pada file terpisah (walaupun anda
    juga bisa melakukannya).Bahasa ini adalah bahasa                pemrograman untukn
    memberikan kemampuan tambahan terhadap bahasa HTML.dengan mengizinkan
    Pengeksekusian perintah di sisi klien,yang artinya disisi browser bukan disisi
    server web.Javascript bergantung kepada browser yang memanggiol halaman web
    berisi script.Javascript tidak memerlukan kompilator atau penerjemah khusus untuk
    menjalankannya.Pada Javascript kita tidak mungkin menyembunyikan kode script
    yang kita tulis.kode langsung ditulis dalam dokumen HTML dan sangat mudah
    terlihat.Javascript   adalah   bahasa       yang   “case-sensitive”.artinya,membedakan
    penamaan variabel dan fungsi
    Yang menggunakan huruf besar dan huruf kecil.contoh Variabel atau fungsi
    dengan nama “KICKADY” berbeda dengan variabel nama” kickady”(tanpa tanda
    petik).Javascript terletak di dalam dokumen HTML. Script dari Javascript
    mempunyai bentuk seperti berikut :
    <SCRIPT LANGUAGE=”JAVASCRIPT”>
    Letakkan script anda disini
    </SCRIPT

3. MySQL

            MySQL adalah suatu perangkat lunak database relasi (Relational Database
    Management System atau RDBMS), seperti halnya ORACLE, Postgresql, MS
    SQL, dan sebagainya. MySQL AB menyebut produknya sebagai database open
    source terpopuler di dunia. Berdasarkan riset dinyatakan bahwa bahwa di platform
    Web, dan baik untuk kategori open source maupun umum, MySQL adalah database
    yang paling banyak dipakai. Menurut perusahaan pengembangnya, MySQL telah
    terpasang di sekitar 3 juta komputer. Puluhan hingga ratusan ribu situs
    mengandalkan MySQL bekerja siang malam memompa data bagi para
    pengunjungnya.




                                            7
H. Metodologi Penelitian
     Langkah-langkah yang dilakukan dalam penelitian laporan ini adalah :
     a) Melakukan Survey
        Mempelajari dan memahami secara langsung dari penilaian status gizi di poli gizi
        puskesmas Bangkalan
     b) Identifikasi Permasalahan
        Menetapkan tujuan yang ingin dicapai dalam pembuatan tugas akhis ini
     c) Mendesain Sistem
        Merancang sistem yang akan dibuat meliputi database yang diperlukan proses yang
        ada dan tampilan yang dibutuhkan
     d) Implementasi Sistem
         Rancang Bangun Aplikasi Penilaian Status Gizi Balita menggunakan perhitungan
         z- score dilakukan pada tahap ini
     e) Penulisan Laporan
        Pada tahap ini dilakukan penyusunan tugas laporan yang dijelaskan dalam dasar
        teori tugas akhir ini serta hasil dari implementasiperangkat lunak yang telah dibuat.

I.   RANCANGAN SISTEM

     a. Alur Program


                                     Penilaian status gizi
      Input Pasien                    balita dengan z -                 Hasil Status Gizi
                                            score




     1. Input pasien

            Input pasien adalah proses awal dari sistem yang mana           sistem ini akan
        memanajemen data pasien yaitu dengan                 menambahkan, mengubah, dan
        menghapus data peserta, pada bagian ini juga akan disediakan proses pencarian
        data dengan mengunakan searching data yang bertujuan untuk mempercepat
        pencarian data pasien.
     2. Penilaian status gizi balita dengan z – score
            Pada proses ini penilaian status gizi balita dengan z – score menggunakan index
        BB/U (Berat Badan Berdasarkan Umur), TB/U (Tinggi Badan Berdasarkan Umur)
                                              8
  dan BB/TB (Berat Badan Berdasarkan Tinggi Badan). Dengan menggunakan
  rumus sebagai berikut :

                            Z-score = (NIS-NMBR) / NSBR

   Keterangan :

   NIS adalah Nilai Induvidual Subjek.

   NMBR adalah Nilai Median Baku Rujukan

   NSBR adalah Nilai Simpang Baku Rujukan



3. Hasil Status gizi

      Bagian ini merupakan akhir dari sebuah proses sistem. Pada proses ini hasil
  perhitungan berdasarkan index BB/U, TB/U dan BB/TB akan disatukan sehingga
  akan menampilkan hasil Penilaian status gizi balita.




                                         9
    b. Flowchart Sistem

                                                  m ulai




                                               Input data
                                                 pasien




                                               Input data
                                                 P eriksa




                                P roses B B /U = (N IS - N M B R )/ N S B R




                                P roses T B /U = (N IS - N M B R )/ N S B R




                               P roses B B /T B = (N IS - N M B R )/ N S B R




                                           H asil S tatus G izi




                                                  S top



       Pada Flowchart sistem proses awal ialah menginputkan data pasien dan setelah itu
menginputkan data periksa kemudian memprosesnya dengan menggunakan perhitungan z-
score berdasarkan bb/u, tb/u. dan bb/tb jika menemukan hasil maka proses selanjutnya
yaitu menentukan hasil status gizi dan proses akan dihentikan .




                                                   10
c. CDM
                                tb_pasien
            id_pasien <pi> Integer                  <M>
            nama_pasien    Variable characters (30)
                                                                                                                        tb_tb_u
            j_k            Variable characters (15)
            tgl_lahir      Date                                                                        id_tb_u <pi> Integer                  <M>
            umur           Integer                                                                     j_k          Variable characters (15)
            bb             Float                                                                       umur         Integer
            tb             Float                                                                       median       Float
            alamat         Variable characters (50)                                                    sd_low       Float
            ID_PASIEN <pi>                                                                             id_tb_u <pi>




                                                                                                                                                   tb_bb_u
                                                                                                                               id_bb_u <pi> Integer                  <M>
                          mempunyai                                             memliki
                                                                                                                               j_k          Variable characters (15)
                                                                                                                               umur         Integer
                                                                                                                               median       Float
                                                                                                                               sd_low       Float
                                                                                                                               id_bb_u <pi>
                                            tb_periksa
                       id_periksa <pi> Integer                  <M>
                                                                                                terdapat
                       nama_pasien     Variable characters (30)
                       j_k             Variable characters (15)
                       tgl_periksa     Date                                                                                              tb_bb_tb
                       umur            Integer                                                                          id_bb_tb <pi> Integer                  <M>
                       bb              Float                                                                            j_k           Variable characters (15)
                       tb              Float                                                                            umur          Integer
                       alamat          Variable characters (50)                                                         median        Float
                                                                                               ada
                       BB_U            Variable characters (20)                                                         sd_low        Float
                       TB_U            Variable characters (20)
                                                                                                                        id_bb_tb <pi>
                       BB_TB           Variable characters (20)
                       id_periksa <pi>




d. PDM
                                                                                                       tb_tb_u
                                                                                          id_tb_u      integer     <pk>
                   tb_pasien
                                                                                          id_periksa   integer     <fk>
         id_pasien      integer     <pk>                                                  j_k          varchar(15)
         nama_pasien    varchar(30)                                                       umur         integer
         j_k            varchar(15)                                                       median       float
         tgl_lahir      date                                                              sd_low       float
         umur           integer
         bb             float
         tb             float
         alamat         varchar(50)

                                                                FK_TB_PERIK_MEMLIKI_TB_TB_U                                                                  tb_bb_u
                                                                               FK_TB_TB_U_MEMLIKI2_TB_PERIK                                    id_bb_u       integer     <pk>
                                                                                                                                               id_periksa    integer     <fk>
                                                                                                                                               j_k           varchar(15)
                  FK_TB_PERIK_MEMPUNYAI_TB_PASIE                                                                                               umur          integer
                                                                                                                                               median        float
                                                                  tb_periksa                                                                   sd_low        float

                                                         id_periksa    integer       <pk>       FK_TB_BB_U_TERDAPAT2_TB_PERIK
                                                         id_bb_u       integer       <fk4>       FK_TB_PERIK_TERDAPAT_TB_BB_U
                                                         id_bb_tb      integer       <fk3>
                                                         id_pasien     integer       <fk1>
                                                         id_tb_u       integer       <fk2>
                                                         nama_pasien   varchar(30)
                                                         j_k           varchar(15)
                                                         tgl_periksa   date                                                                           tb_bb_tb
                                                         umur          integer                   FK_TB_BB_TB_ADA_TB_PERIK
                                                                                                                                         id_bb_tb      integer     <pk>
                                                         bb            float                    FK_TB_PERIK_ADA2_TB_BB_TB                id_periksa    integer     <fk>
                                                         tb            float                                                             j_k           varchar(15)
                                                         alamat        varchar(50)
                                                                                                                                         umur          integer
                                                         BB_U          varchar(20)                                                       median        float
                                                         TB_U          varchar(20)
                                                                                                                                         sd_low        float
                                                         BB_TB         varchar(20)




                                                                            11
  e. Usecase
     Use case diagram menggambarkan fungsionalias yang diharapkan dari sebuah
     sistem yang ditekankan adalah “apa” yang diperbuat sistem dan bukan
     “bagaimana” sebuah use case mempresentasikan sebuah interaksi antara aktor
     denga sistem. Use case diagram dekat kaitannya dengan kejadianp-kejadian.
     Kejadian (scenario) merupakan contoh apa yang terjadi ketika seseorang
     berinteraksi denga sistem. Seorang/sebuah aktor adalah sebuah entitas manusia
     atau mesin yang beinteraksi dengan system untuk melakukan pekerjaan pekerjaan
     tertentu.

                             memanajemen data pasien


                                                                   <<include>>




                               memanajemen data periksa            <<include>>


                                                             <<include>>


                            menentukan hasil penilaian z -
                              score berdasarkan BB/U         <<include>>             login


     Admin
                                                                <<include>>


                            menentukan hasil penilaian z -
                              score berdasarkan TB/U




                               Menentukan hasil penilaian
                               z-score berdasarkan BB/TB




J. JADWAL KEGITAN
    Pengerjaan Tugas Akhir ini direncanakan dan akan dilaksanakan dalam kurun waktu
    sebagai berikut:


               KEGIATAN                        BULAN 1                     BULAN 2               BULAN 3

                                           1     2     3       4      1     2    3   4       1   2   3     4
    Study literature
    Perancangan Perangkat Lunak
    Pembuatan program
    Uji coba Perangkat Lunak
    Pembuatan laporan Tugas Akhir




                                               12
                               DAFTAR PUSTAKA


1. Abunain Djumadias, 1990, Aplikasi Antropometri sebgai Alat Ukur Status Gizi,
     Puslitbang Gizi Bogor.

2. Depkes, RI, 2004, Analisis Situasi Gizi dan Kesehatan Masyarakat, Jakarta

3. Jawaad. 11 November 2009. Belajar PHP dan MySQL dari NOL – Part I
     (pengertian, sejarah dan kelebihan), <URL : http://www.nusansifor.com
     /2009/11/         belajar-php-dan-mysql-dari-nol-part-i-pengertian-sejarah-dan
     kelebihan.html>. Diakses 27 Oktober 2011

4. Lealy.  2009.     Pengertian    MySQL         <URL:     http://lealy.wordpress.
     com/2009/10/21/pengertian-mysql/> diakses pada 27 Oktober 2011

5. Soegianto Benny, Wijono Djoko, Jawawi. Penilaian Status Gizi dan Baku
     Antropometri. Surabaya : CV Duta Prima Airlangga. 2007.




                                      13

				
DOCUMENT INFO
Shared By:
Categories:
Tags:
Stats:
views:1968
posted:3/20/2012
language:Indonesian
pages:13