laporan praktikum fisika pegas
Description
laporan praktikum fisika pegas
Shared by: TriUtomo4
-
Stats
- views:
- 3297
- posted:
- 3/19/2012
- language:
- pages:
- 6
Document Sample


LAPORAN PARKTIKUM
KONSTANTA PEGAS
Nama : Akhsan F ( 01 )
Danang Y.S ( 09 )
Galih P ( 15 )
Kelas : XI IA 1
SMA 1 JEKULO KUDUS
TAHUN PELAJARAN 2010 / 2011
A. TUJUAN
1. Menentukan konstanta pegas
2. Menentukan hubungan antar gaya yang bekerja pada pegas dengan penambahan
panjang pegas
3. Membuktikan hukum Hooke
B. DASAR TEORI
Bila sebuah pegas digantung vertikal dengan panjang (L0) kemudian pegas diberi
beban dengan massa (m), maka pegas panjangnya menjadi (L), atau pegas mengalami
pertambahan panjang : X L L0
m g
Maka harga konstanta pegas dapat di tentukan : k
X
Tetapi jika pegas digantung vertikan ke bawah kemudian pegas diberi beban dan
digetarkan, maka pegas mengalami getaran selaras yang dapat ditentukan oleh periode
getaranya (T)
t
Periode getar dapat dicari hubungannya dengan waktu : T , di mana t adalah waktu
n
untuk n kali getaran melalui titik setimbang. Maka besarnya konstanta pegas dapat
4 2 m
ditentukan dengan persamaan : k ,
T2
Di mana k = konstanta pegas
m = massa beban
T = periode
g = konstanta gravitasi bumi (980 cm/det2)
C. ALAT DAN BAHAN
1. Dua buah pegas yang terbuat dari bahan yang berbeda
2. Anak timbangan dengan massa yang berbeda
3. Mistar
4. Statif
D. LANGKAH KERJA
1. Gantungkan sebuah pegas pada statif
2. Ukurlah panjang pegas sebelum diberi beban seagai panjang mula – mula (l0 )
3. Gantunglan anak timbangan 50 g, kemudian ukur panjang pegas ketika beban masih
tergantung (l1 ) dan beban tidak bergerak lagi
4. Ukurlah pertambahan panjang pegas ( ∆l = l + l0 )
5. Ulangilah langkah 3 dan 4 dengan menggantikan anak timbangan menjadi 50g, 100g,
150g
6. Ulangi langkah 1 – 5 dengan menggunakan pegas yang lain
7. Masukkan data hasil percobaan kedalam tabel berikut
E. DATA HASIL PERCOBAAN
No F l0 l ∆L k
1 0,5 17 17,1 0,1 5
2 0,5 17 17,1 0,1 5
3 0,5 17 17,1 0,1 5
4 1 17 17,7 0,7 1,42
5 1 17 17,7 0,7 1,42
6 1 17 17,7 0,7 1,42
7 1,5 17,05 26,8 9,75 0,15
8 1,5 17,05 26,8 9,75 0,15
9 1,5 17,05 26,8 9,75 0,15
∑ 19,71
F. ANALISA DATA
No F l0 l ∆L k k2
1 0,5 17 17,1 0,1 5 25
2 0,5 17 17,1 0,1 5 25
3 0,5 17 17,1 0,1 5 25
4 1 17 17,7 0,7 1,42 2,0164
5 1 17 17,7 0,7 1,42 2,0164
6 1 17 17,7 0,7 1,42 2,0164
7 1,5 17,05 26,8 9,75 0,15 0,0225
8 1,5 17,05 26,8 9,75 0,15 0,0225
9 1,5 17,05 26,8 9,75 0,15 0,0225
k1 19,71 k2 81,1167
0,5 x980
K1 =
5
= 98
0,5 x980
K2 =
5
= 98
0,5 x980
K3 =
5
= 98
1x980
K4 =
1,42
= 690
1x980
K5 =
1,42
= 690
1x980
K6 =
1,42
= 690
1,5 x980
K7 =
0,15
= 9800
1,5 x980
K8 =
0,15
= 9800
1,5 x980
K9 =
0,15
= 9800
k1 + k2 + k3 + k4 + k5 + k6 + k7 + k8 + k9
k- =
N
98 + 98 + 98 + 690 + 690 + 690 + 9800 + 9800 + 9800
k- =
9
= 31764,42 gr/dt2
N k1 k1
2 2
1
∆k =
N N 1
1 981,1167 81,1167
=
9 9 1
1 730 ,0503 81,1167
=
9 8
1 648 ,9336
=
9 8
1
= 81,1167
9
1
= x9,0064
9
= 1,0007
k
Kesalahan Pengukuran = x100%
k
1,0007
= x100 %
19 ,71
= 5,007
k
Ketelitian Pengukuran = 1 x100%
k
1,0007
= 1 x100%
19,71
1,0007
= 1 x100%
19,71
= 94,922
G. KESIMPULAN
a. Makin besar massa yang dipergunakan maka pertambahan panjang pada sistem
pembebanan akan semakin besar.
b. Semakin banyak getaran yang dilakukan pada sistem getaran, waktu yang diperlukan
semakin banyak sehingga periodenya semakin besar.
c. Pada sistem pembebanan nilai k. ditentukan oleh massa gravitasi dan pertambahan
panjang.
d. Pada sistem getaran nilai k. ditentukan banyaknya getaran, massa,dan periode.
Get documents about "