Docstoc

Karir Selain PNS

Document Sample
Karir Selain PNS Powered By Docstoc
					TUGAS KEWIRAUSAHAAN




             JANGAN HANYA BERMIMPI MENJADI PNS


                      NAMA   : TANTI IRYANTI

                      NIM    : H311 07 035




                        JURUSAN KIMIA


      FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM


                  UNIVERSITAS HASANUDDIN


                            MAKASSAR


                              2010
              JANGAN CUMA BERMIMPI MENJADI PEGAWAI NEGERI

        Setiap orang pasti memiliki impian untuk berprestasi dalam hidupnya termasuk dalam

hal pekerjaan. Seiring dengan terus berjalannya hidup, maka lingkungan sekitar pun akan

menjadi motivasi untuk menentukan pilihan hidup. Mulai dari orang terdekat hingga kerabat

jauh dan tetangga, tentunya akan memberi motivasi kepada kita, pekerjaan apa yang akan kita

geluti suatu saat nanti dengan melihat keseharian dan kebiasaan mereka. Mulai dari orang yang

satu ke orang yang lain. Sebelum kita benar-benar memutuskan pekerjaan apa yang akan kita

pilih, maka kita harus mengamati terlebih dahulu, pekerjaan mana yang paling nyaman dan

cocok untuk kita.

        Secara umum, dalam kehidupan bermasyarakat indonesia, pekerjaan yang digeluti oleh

masyarakatnya sendiri dapat digolongkan ke dalam 2 golongan besar yaitu menjadi pegawai

negeri yang bertugas mengabdi kepada bangsa dan negara, dimana pegawai ini dibawahi oleh

institusi pemerintahan dan yang kedua adalah menjadi pengusaha, yaitu dapat menjadi seorang

yang mandiri dan membuka usaha kerja sendiri.

        Ketika kita melirik ke dalam kehidupan sekitar kita, maka masyarakat Indonesia sejak

dari dulu sejak dulu dibesarkan dengan paradigma umum yaitu ketika telah menyelesaikan

pendidikan, maka harus “siap bekerja untuk orang lain” bukannya membuka lapangan pekerjaan

sendiri. Hal inilah yang membuat semakin banyaknya pengangguran di Indonesia, karena merap

terpaku untuk selalu mencari kerja, bukannya membuat usaha sendiri. Salah satu bidang yang

banyak diminati oleh kaum bangsa ini adalah menjadi Pegawai negeri.

        Banyak masyarakat yang termotivasi untuk menjadi pegawai negeri karena pekerjaan

yang dilakukan sudah pasti. Setiap harinya pasti akan sama saja tugas yang dikerjakan, jadi

seakan-akan masyarakat menutup mata untuk menghadapi tantangan dan keluar dari kebiasaan

yang monoton. Kebanyakan masyarakat berpendapat bahwa dengan menjadi pegawai negeri,

maka hidup mereka pun akan teratur. Jadwal untuk beristirahat, berlibur dan bekerja sudah
terschedule dengan baik, gaji mereka pun sudah tetap. Akan tetapi, secara tidak langsung mereka

tidak menyadari bahwa, dalam hal ini, seringkali gaji yang diterima bahkan sudah tidak

mencukupi untuk kehidupan berumah tangga. Kadang mereka harus mengambil kredit dan

menutupinya dari gaji, bahkan banyak yang berani mengambil hutang. Dari sini, akhirnya pun

mereka terpaksa mencari alternatif usaha demi pencapaian kebutuhan keluarga.

        Jika kita perhatikan kepada bidang pekerjaan yang kedua yaitu pengusaha. Dalam

pengamatan saya, masyarakat Indonesia masih terlalu takut untuk menghadapi resiko kegagalan

dalam membuka lapangan usaha. Mereka terlalu takut untuk menghadapai tantangan, sebabnya

sebagian besar masyarakat kita dilahirkan dalam atmosfir yang tidak mendukung yaitu atmosfir

yang membuat mereka memiliki mental terjajah, yang siap untuk bekerja, tapi bukan untuk

dirinya melainkan untuk orang lain. Hal inilah, yang harus dihilangkan dalam diri kita dan yakin

apapun usaha yang dilakukan maka tentunya akan sukses ketika kita bersungguh-sungguh

menjalaninya.

        Seiring berkembangnya jaman, maka kita harus mengubah paradigma umum dalam

masyarakat kita, demi mengurangi jumlah pengangguran yang semakin membengkak. Salah satu

alternatifnya adalah menjadi pengusaha. Karena dengan menjadi seorang pengusaha kita dapat

membuat terobosan baru dan menjadi yang pertama. Menjadi yang pertama menciptakan sesuatu

hal yang baru, serta kita berpeluang untuk menciptakan pasar yang belum pernah ada. Hal itu

tantunya tergantung kepada sebesar apa keinginan kita dalam menggeluti bidang yang satu ini.

        Tentunya dalam berwirauswaha, kita juga berpeluang menghadapi kenyataan pahit,

misalnya saja gagal saat melakukan usaha kita, pembeli tidak tertarik dengan produk jualan kita,

dari hasil penjualan tidak mendapatkan keuntungan. Tentunya hal ini akan sangat

mengecewakan, dan jika dijadikan patokan maka menjadi pengusaha sangat sulit, maka tentunya

kita tidak akan pernah berhasil. Justru dengan kegagalan yang pernah di alami, harus menjadi
sebuah pelajaran untuk terus dijadikan motivasi menciptakan kreasi-kreasi baru yang inovatif

dan disukai oleh pasar. Oleh karena itu, menjadi pengusaha juga dapat melatih kesabaran.

        Selain itu, ketika menjadi seorang pegawai negeri, tanggung jawab kita terbatas pada

deskripsi pekerjaan yang sempit. Namun, bila Anda memulai sebuah bisnis atau wirausaha,

maka kita menjadi bertanggung jawab atas segala sesuatu mulai dari penelitian dan

pengembangan produk yang akan kita pasarkan. Dalam hal ini, tentunya kita harus pintar dalam

mengerti kebutuhan dan selera yang disukai oleh pasar.

        Dalam menjalani sebuah usaha, kita akan bekerja lebih keras untuk diri sendiri. Hal ini

membuat kita fleksibel untuk menentukan jadwal kerja, membangun bisnis yang sukses

membutuhkan investasi besar termasuk tentunya investasi waktu. Oleh karena itu, agar kita tidak

terlampau terlena dengan kebebasan jadwal, kita tetap harus memiliki target dan menetapkan

tujuan sehingga kita tetap konsisten dengan usaha-usaha yang kita tempuh.

        Dengan begitu, potensi penghasilan kita hanya dibatasi oleh otak kita sendiri dan

motivasi untuk membangun usaha atau bisnis yang sukses. Upaya yang lebih dan perencanaan

cerdas yang dimasukkan ke dalam bisnis kita, maka semakin kreatif dan inovatif seseorang

dalam menjalankan bisnisnya maka dapat langsung mendapatkan keuntungan dari pekerjaan

yang telah dilakukannya sendiri.

        Ketika kita telah memulai membangun bisnis sendiri, maka dapat membangun peluang

dan kondisi kerja yang cocok untuk kebutuhan kita sendiri yang tentunya hal ini akan sangat

susah bahkan mustahil apabila kita hanya seorang pegawai negeri yang terikat dengan jadwal

kantor dan atasan. Membangun bisnis yang sukses dapat membuat kita memiliki kebanggaan

karena telah berhasil menghadapi berbagai tantangan dalam perjalanan menuju kesuksesan

tersebut. Oleh karena itu, lupakanlah menjadi pegawai negeri sipil dan mulailah kehidupan

dengan menjadi seorang wirausaha.

				
DOCUMENT INFO
Shared By:
Categories:
Stats:
views:8
posted:3/16/2012
language:
pages:4