Makalah IBD (Konstribusi Pemerintah dan Masyarakat dalam Melestarikan Kebudayaan)

Document Sample
Makalah IBD (Konstribusi Pemerintah dan Masyarakat dalam Melestarikan Kebudayaan) Powered By Docstoc
					KONTRIBUSI PEMERINTAH DAN MASYARAKAT
  DALAM MELESTARIKAN KEBUDAYAAN




               Di susun oleh :


             Ali Zuhry Syahidin
                 10111598




          Sistem Informasi – 1KA41




       UNIVERSITAS GUNADARMA
                   2012
                                    PERNYATAAN

                              Mata Kuliah : Ilmu Budaya Dasar
                              Dosen : Muhammad Burhan Amin



                                       Topik Makalah

         Kontribusi Pemerintah dan Masyarakat Dalam Melestarikan Kebudayaan

                                      Kelas : 1-KA41

                         Tanggal Penyerahan Makalah : 16 Maret 2012

                          Tanggal Upload Makalah : 17 Maret 2012



                                    PERNYATAAN


Dengan ini saya menyatakan bahwa seluruh pekerjaan dalam penyusunan makalah ini saya
buat sendiri tanpa meniru atau mengutip dari tim / pihak lain.



Apabila terbukti tidak benar, saya siap menerima konsekuensi untuk mendapat nilai 1/100
untuk mata kuliah ini.

                                        Penyusun

         NPM                     Nama Lengkap                     Tanda Tangan


       10111598                 Ali Zuhry Syahidin




                               Program Sarjana Sistem Informasi

                               UNIVERSITAS GUNADARMA

                                              I
                                  KATA PENGANTAR

       Puji dan syukur kami panjatkan kekhadirat Allah SWT, karena dengan rahmat dan karunia-
Nya kami masih diberi kesempatan utuk menyelesaikan makalah mengenai “ Kontribusi
Pemerintah dan Masyarakat Dalam Melestarikan Kebudayaan “, tidak lupa kami ucapkan
kepada dosen Ilmu Budaya Dasar kami Bapak Muhammad Burhan Amin dan teman – teman yang
telah memberikan dukungan dalam menyelesaikan makalah ini.

       Penulisan makalah ini merupakan salah satu tugas Ilmu Budaya Dasar. Kami menyadari
bahwa dalam penulisan makalah ini masih banyak kekurangan – kekurangan baik pada teknis
penulisan maupun materi, mengingat akan kemampuan yang kami miliki. Oleh sebab itu, penulis
dengan rendah hati dan dengan tangan terbuka menerima masukan, usul dan saran yang
membangun dari dari semua pihak demi menyempurnakan pembuatan makalah ini. Semoga dengan
selesainya makalah ini dapat bermanfaat bagi pembaca dan teman – teman. Amin.




                                                                    Jakarta, 16 Maret 2011




                                                                          Penyusun




                                              II
                                                              DAFTAR ISI


Pernyataan ..............................................................................................................   I
Kata pengantar ...…………………………………………………………..............…….                                                                   II
Daftar isi ...……………………………………………………………............….………                                                                      III


Bab I Pendahuluan
        1.1. Latar belakang ……………….................…………………………………...                                                         1
        1.2. Tujuan ……………………...……………………………………..............…                                                                2
        1.3. Sasaran ……………..............………………………………………………..                                                                2


Bab II Permasalahan
        2.1. Kekuatan (Strength) …….……………………………………….............….                                                          3
        2.2. Kelemahan (Weakness) .............…………………………….………………                                                           3
        2.3. Peluangan (Opportunity) .............………………………….…….…………                                                        4
        2.4. Tantangan/Hambatan (Threats) ……………………………………………..                                                               4


Bab III Kesimpulan dan Rekomendasi
        3.1. Kesimpulan ..............…………………………………………………………                                                                6
        3.2. Rekomendasi ................………………………………………………………                                                              6


Referensi .........................…………………………………………………………………                                                                7




                                                                          III
                                      BAB I PENDAHULUAN

1.1. Latar Belakang

       Keragaman budaya atau “cultural diversity” adalah keniscayaan yang ada di bumi Indonesia.
Keragaman budaya di Indonesia adalah sesuatu yang tidak dapat dipungkiri keberadaannya. Dalam
konteks pemahaman masyarakat majemuk, selain kebudayaan kelompok suku bangsa, masyarakat
Indonesia juga terdiri dari berbagai kebudayaan daerah bersifat kewilayahan yang merupakan
pertemuan dari berbagai kebudayaan kelompok suku bangsa yang ada didaerah tersebut. Dengan
jumlah penduduk 200 juta orang dimana mereka tinggal tersebar dipulau - pulau di Indonesia.
Mereka juga mendiami dalam wilayah dengan kondisi geografis yang bervariasi. Mulai dari
pegunungan, tepian hutan, pesisir, dataran rendah, pedesaan, hingga perkotaan. Hal ini juga
berkaitan dengan tingkat peradaban kelompok - kelompok suku bangsa dan masyarakat di Indonesia
yang berbeda.

       Pertemuan - pertemuan dengan kebudayaan luar juga mempengaruhi proses asimilasi
kebudayaan yang ada di Indonesia sehingga menambah ragamnya jenis kebudayaan yang ada di
Indonesia. Kemudian juga berkembang dan meluasnya agama - agama besar di Indonesia turut
mendukung perkembangan kebudayaan Indonesia sehingga memcerminkan kebudayaan agama
tertentu. Bisa dikatakan bahwa Indonesia adalah salah satu negara dengan tingkat keaneragaman
budaya atau tingkat heterogenitasnya yang tinggi. Tidak saja keanekaragaman budaya kelompok
sukubangsa namun juga keanekaragaman budaya dalam konteks peradaban, tradsional hingga ke
modern, dan kewilayahan.

       Dengan keanekaragaman kebudayaannya Indonesia dapat dikatakan mempunyai keunggulan
dibandingkan dengan negara lainnya. Indonesia mempunyai potret kebudayaan yang lengkap dan
bervariasi. Dan tak kalah pentingnya, secara sosial budaya dan politik masyarakat Indonesia
mempunyai jalinan sejarah dinamika interaksi antar kebudayaan yang dirangkai sejak dulu.
Interaksi antar kebudayaan dijalin tidak hanya meliputi antar kelompok suku bangsa yang berbeda,
namun juga meliputi antar peradaban yang ada di dunia. Labuhnya kapal - kapal Portugis di Banten
pada abad pertengahan misalnya telah membuka diri Indonesia pada lingkup pergaulan dunia
internasional pada saat itu. Hubungan antar pedagang gujarat dan pesisir jawa juga memberikan arti
yang penting dalam membangun interaksi antar peradaban yang ada di Indonesia. Singgungan-
singgungan peradaban ini pada dasarnya telah membangun daya elasitas bangsa Indonesia dalam
berinteraksi dengan perbedaan. Disisi yang lain bangsa Indonesia juga mampu menelisik dan
mengembangkan       budaya    lokal    ditengah-tengah    singgungan    antar    peradaban    itu.


                                                1
1.2. Tujuan

       Tujuan utama makalah kontribusi pemerintah dan masyarakat dalam melestarikan
kebudayaan ini adalah membantu memberikan informasi serta pengetahuan terhadap semua lapisan
masyarakat di Indonesia khususnya untuk kaum muda agar kita mengetahui akan pentingnya
kebudayaan bangsa selain itu:

    a. Memenuhi tugas mata kuliah Ilmu Budaya Dasar,
    b. Diharapkan pembaca dapat menambah wawasan mengenai keanekaragaman kehidupan
       berbudaya yang ada di Indonesia,
    c. Mengetahui berbagai macam masalah tentang keanekaragaman kebudayaan,
    d. Mengetahui cara mengatasi permasalahan mengenai keanekaragaman kebudayaan,
    e. Meningkatkan rasa persatuan saling menghargai keanekaragaman kebudayaan,
    f. Mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari – hari.



1.3. Sasaran

       Adapun sasaran pembuatan makalah ini (kontribusi pemerintah dan masyarakat dalam
melestarikan kebudayaan) adalah agar semua pembaca memahami pentingnya peranan kita untuk
melestarikan kebudayaan dan mengetahui apa saja konstribusi pemerintah dalam melestarikan
kebudayaan yang kita cintai ini. Dan membuat seluruh lapisan masyarakat sadar serta bisa ikut
berperan aktif dalam melestarikan kebudayaan.




                                                2
                                     BAB II PERMASALAHAN

         Masalah yang dihadapi negara dalam proses Akulturasi dan Inkulturasi Budaya
Arus globalisasi telah menimbulkan pengaruh terhadap perkembangan budaya bangsa Indonesia.
Derasnya arus informasi dan telekomunikasi menimbulkan kecenderungan yang mengarah pada
memudarnya nilai-nilai pelestarian budaya. Perkembangan 3T (Transportasi, Telekomunikasi, dan
Teknologi) mengkibatkan berkurangnya keinginan untuk melestarikan budaya negeri sendiri.
Budaya Indonesia yang dulunya ramah – tamah, gotong royong dan sopan berganti dengan budaya
barat, misalnya pergaulan bebas. Indonesia merupakan salah satu bangsa yang mempunyai nilai –
nilai budaya dasar yang sangat kental dan tersebar di seluruh Indonesia. Salah satu dampak dari
proses Akultutasi dan Inkulturasi budaya yang paling dirasakan adalah bergesernya nilai – nilai
budaya lokal ke arah budaya barat.

         Hal lain yang menjadi masalah bagi negara dalam proses Akultuasi dan Inkulturasi adalah
rendahnya pemahaman dalam pemakaian bahasa indonesia yang baik dan benar (bahasa juga salah
satu budaya bangsa).

2.1.     Kekuatan (Strength)
       a. Kenyataan bahwa bangsa Indonesia terdiri dari berbagai suku bangsa dan keanekaragaman
         budaya,
       b. Mengembangkan sikap saling menghargai terhadap nilai – nilai dan norma sosial yang
         berbeda – beda dari anggota masyarakat, tidak mementingkan kelompok, ras, etnik atau
         kelompok agamanya,
       c. Mengembangkan sikap saling menghargai terhadap nilai – nilai dan norma sosial yang
         berbeda – beda dari anggota masyarakat, tidak mementingkan kelompok, ras, etnik atau
         kelompok agamanya,
       d. Mengembangkan rasa nasionalisme terutama melalui penghayatan wawasan berbangsa dan
         bernegara namun menghindari sikap chauvimisme yang akan mengarah pada sikap ekstrim
         dan menutup diri akan perbedaan yang ada dalam masyarakat.


2.2.     Kelemahan (Weakness)
       a. Konflik
                Konflik merupakan proses sosial disosiatif yang memecah kesatuan dalam
         masayarakat. Meskipun demikian, tak selamanya konflik itu negatif. Misalnya dari konflik
         tentang perbedaan pendapat dalam diskusi. Dari konflik pendapat tersebut dapat
         memperjelas hal – hal yang sebelumnya tidak jelas, menyempurnakan hal – hal yang tidak


                                                3
          sempurna, bahkan kesalahan dapat diperbaiki dengan cara – cara kritis dan santun.
          Berdasarkan tingkatannya, ada dua macam konflik yaitu konflik tingkat ideologi atau
          gagasan dan konflik tingkat politik. Berdasarkan jenisnya ada tiga, yaitu konflik rasial,
          konflik antarsuku dan konflik antaragama.
       b. Intergrasi
                  Integrasi adalah saling ketergantungan yang lebih rapat dan erat antarbagian dalam
          organisme hidup atau antar anggota di daam masyarakat sehingga terjadi penyatuan
          hubungan yang dianggap harmonis.
       c. Disintegrasi
                  Disintegrasi atau disorganisasi merupakan suatu keadaan yang tidak serasi pada
          setiap bagian dari suatu kesatuan. Agar masyarakat dapat berfungsi sebagai organisasi harus
          ada keserasian antar bagian – bagiannya.
       d. Reintegrasi
                  Reintgrasi atau reorganisasi dapat dilaksanakan apabila norma – norma dan nilai –
          nilai baru telah melembaga dalam diri warga masyarakat.


2.3.      Peluang (Opportunity)

   a.    Dapat memperkokoh rasa persatuan dan kesatuan dalam mempertahankan budaya daerah
         sehingga adanya rasa saling menghormati antara budaya daerah yang dapat bersatu menjadi
         budaya bangsa yang kokoh.

   b.    Dapat menyatukan perbedaan antar budaya seperti contoh pernikahan dengan budaya asing,
         pernikahan antar suku dll.

   c.    Mengajarkan arti penting dari perbedaan budaya dimana perbedaan tersebut akan menjadi
         satu kesatuan yang dapat menyatukan antar kalangan masyarakat baik di Indonesia maupun
         diluar Indonesia.

   d.    Meningkatkan kepariwisataan berarti mewujudkan bangsa yang berkualitas dan berdaya-
         saing; memperkuat perekonomian domestik berbasis keunggulan di setiap potensi pariwisata
         lokal.

2.4.      Tantangan/Hambatan (Threats)

   a.    Hambatan kebudayaan yang berkaitan dengan perbedaan persepsi atau sudut pandang.
   b.    Masyarakat yang terasing dan kurang komunikasi dengan masyarakat luar
   c.    Sikap traditionalisme yang berprasangka buruk terhadap hal-hal baru

                                                     4
d.   Sikap etnosentrisme.
e.   Perkembangan IPTEK.




                            5
                    BAB III KESIMPULAN DAN REKOMENDASI

3.1. Kesimpulan

  a.   Dengan keanekaragaman budaya, sebagai generasi muda ditanamkan cinta tanah air
  b.   Kebudayaan seharusnya dapat menjadi pemersatu bangsa kita.
  c.   Kemajuan teknologi belum bisa dimaksimalkan oleh pemerintah dan masyarakat untuk
       mengembangkan kebudayaan
  d.   Kesadaran masyarakat dan pemerintah dalam melestarikan kebudayaan masih sangat minim
       dan masih mementingkan kepentingan pribadi dan akibatnya banyak kebudayaan-
       kebudayaan kita yang dicuri Negara lain.


3.2. Rekomendasi

  a.   Menanamkan dan mengamalkan nilai- nilai Pancasila sejak dini.
  b.   Menyelesaikan semua konflik dengan cara yang akomodatif melalui mediasi, kompromi dan
       ajudikasi.
  c.   Perlu melibatkan generasi muda untuk melestarikan kebudayaan.
  d.   penguatan nilai – nilai budaya dalam memantapkan ketahanan budaya bangsa.




                                                  6
                                       Referensi


http://prasetijo.wordpress.com/2009/07/24/keragaman-budaya-indonesia/
http://www.scribd.com/doc/73573196/Kontribusi-Pemerintah-Dan-Masyarakat
http://id.wikipedia.org/wiki/Analisis_SWOT
http://corejunior.wordpress.com/2011/03/09/pengaruh-kebudayaan-dalam-cara-pandang-
bangsa/
http://wartawarga.gunadarma.ac.id/2010/04/keanekaragaman-budaya-indonesia/
http://say-saripudin.blogspot.com/
http://adhiecenter.blogspot.com/2009/10/kebudayaan.html




                                       7

				
DOCUMENT INFO
Categories:
Stats:
views:374
posted:3/16/2012
language:
pages:11