Docstoc

minyak jahe

Document Sample
minyak jahe Powered By Docstoc
					                             Minyak Jahe
                            (Fresh Ginger Oil)




Harga per 100 ml, untuk pembelian diatas
1000 ml silahkan hubungi kami!
• Jahe (Zingiber officinale), adalah tanaman rimpang yang sangat populer
  sebagai rempah-rempah dan bahan obat. Rimpangnya berbentuk jemari
  yang menggembung di ruas-ruas tengah. Rasa dominan pedas disebabkan
  senyawa keton bernama zingeron.
• Jahe termasuk suku Zingiberaceae (temu-temuan). Nama ilmiah jahe
  diberikan oleh William Roxburgh dari kata Yunani zingiberi, dari Bahasa
  Sanskerta, singaberi.
• Jahe diperkirakan berasal dari India. Namun ada pula yang mempercayai
  jahe berasal dari Republik Rakyat Cina Selatan. Dari India, jahe dibawa
  sebagai rempah perdagangan hingga Asia Tenggara, Tiongkok, Jepang,
  hingga Timur Tengah. Kemudian pada zaman kolonialisme, jahe yang bisa
  memberikan rasa hangat dan pedas pada makanan segera menjadi
• komoditas yang populer di Eropa.
• Karena jahe hanya bisa bertahan hidup di daerah tropis, penanamannya
  hanya bsia dilakukan di daerah katulistiwa seperi Asia Tenggara, Brasil, dan
  Afrika. Saat ini Equador dan Brasil menjadi pemasok jahe terbesar di
  dunia.
• Batang jahe merupakan batang semu dengan tinggi 30 hingga 100 cm.
  Akarnya berbentuk rimpang dengan daging akar berwarna kuning hingga
  kemerahan dengan bau menyengat. Daun menyirip dengan panjang 15
  hingga 23 mm dan panjang 8 hingga 15 mm. Tangkai daun berbulu halus.
• Bunga jahe tumbuh dari dalam tanah berbentuk bulat telur dengan
  panjang 3,5 hingga 5 cm dan lebar 1,5 hingga 1,75 cm. Gagang bunga
  bersisik sebanyak 5 hingga 7 buah. Bunga berwarna hijau kekuningan. Bibir
• bunga dan kepala putik ungu. Tangkai putik berjumlah dua.
• Rimpang jahe, terutama yang dipanen pada umur yang masih muda tidak
  bertahan lama disimpan di gudang. Untuk itu diperlukan pengolahan
  secepatnya agar tetap layak dikonsumsi. Untuk mendapatkan rimpang
  jahe yang berkualitas, jahe dipanen pada umur tidak terlalu muda juga
  tidak terlalu tua.
• Jahe segar Selain dipasarkan dalam bentuk olahan jahe, juga dipasarkan
  dalam bentuk jahe segar, yaitu setelah panen, jahe dibersihkan dan dijual
  kepasaran.
• Terdapat beberapa hasil pengolahan jahe yang terdapat di pasaran, yaitu:
• Jahe kering
• Merupakan potongan jahe yang dikeringkan dengan irisan memotong
  serat irisan tipis (digebing). Jenis ini sangat populer di pasar tradisional.
• Awetan jahe
• Merupakan hasil pengolahan tradisional dari jahe segar. Yang paling sering
  ditemui di pasaran adalah, tingting jahe (permen jahe), acar, asinan, sirup,
  dan jahe instan. Beberapa jenis olahan jahe ini disukai konsumen dari
  daerah Asia dan Australia.
• Bubuk jahe
• Merupakan hasil pengolahan lebih lanjut dari jahe menggunakan
  teknologi industri, jahe dikeringkan selanjutnya digiling dengan kehalusan
  butiran bubuk yang ditentukan. Bubuk jahe diperlukan untuk keperluan
  farmasi, minuman, alkohol dan jamu. Biasanya menggunakan bahan baku
• jahe kering.
• Oleoresin jahe
• Adalah hasil pengolahan lebih lanjut dari tepung jahe. Bentuknya berupa
  cairan cokelat dengan kandungan minyak asiri 15 hingga 35%.
•
• Jahe tumbuh subur di ketinggian 0 hingga 1500 meter di atas permukaan
  laut, kecuali jenis jahe gajah di ketinggian 500 hingga 950 meter.
• Untuk bisa berproduksi optimal, dibutuhkan curah hujan 2500 hingga
  3000 mm per tahun, kelembapan 80% dan tanah lembap dengan PH 5,5
  hingga 7,0 dan unsur hara tinggi. Tanah yang digunakan untuk penanaman
  jahe tidak boleh tergenang.
• Terdapat tiga jenis jahe yang populer di pasaran, yaitu:
• Jahe gajah/jahe badak
• Merupakan jahe yang paling disukai di pasaran internasional. Bentuknya
  besar gemuk dan rasanya tidak terlalu pedas. Daging rimpang berwarna
  kuning hingga putih.
• Jahe kuning
• Merupakan jahe yang banyak dipakai sebagai bumbu masakan, terutama
  untuk konsumsi lokal. Rasa dan aromanya cukup tajam. Ukuran rimpang
  sedang dengan warna kuning.
• Jahe merah
• Jahe jenis ini memiliki kandungan minyak atsiri tinggi dan rasa paling
• pedas, sehingga cocok untuk bahan dasar farmasi dan jamu. Ukuran
  rimpangnya paling kecil dengan kulit warna merah, serat lebih besar
  dibanding jahe biasa.
• Di masyarakat barat, ginger ale merupakan produk yang digemari.
  Sementara Jepang dan Tiongkok sangat menyukai asinan jahe. Sirup jahe
  disenangi masyarakat Tiongkok, Eropa dan Jepang.
• Di Indonesia, sekoteng, bandrek, dan wedang jahe merupakan minuman
  yang digemari karena mampu memberikan rasa hangat di malam hari,
  terutama di daerah pegunungan.
• http://id.wikipedia.org/wiki/Jahe
• www.eterisnusantara.co.id
  eterisnusantara@yahoo.com
  02743009181
  085729611636 (Mobile)
  CS: 9246001 (Hanya Melalui SMS)

• Kami online selama 24 jam 7 hari seminggu

				
DOCUMENT INFO
Description: Kami menjual minyak atsiri/ Essensial Oil murni tanpa campuran sebagai parfume, aroma terapi, dll. Tersedia: Minyak Adas (Feuniculli Oil) Minyak Akar Wangi (Vetiver Oil) Minyak Akasia (Cassia Oil) Minyak Anis (Anise Oil) Minyak Bangle (Zingiber purpureum Oil) Minyak Bergamot (Bergamot Oil) Minyak Bulus Minyak Bunga Cengkeh (Clove Bud Oil) Minyak Bunga Matahari Minyak Cendana Kupang (Kupang Sandalwood Oil) Minyak Cendana Papua (Papua Sandalwood Armyris) Minyak Citrus (Citrus Oil) Minyak Coklat (Cacao Oil) Minyak Daun Cengkeh (Clove Leaf Oil) Minyak Daun Jeruk Purut (Kaffir Lime Oil) Minyak Dlingu (Calamus Oil) Minyak Eucaliptus Minyak Floral (Floral Oil) Minyak Gagang Cengkeh (Clove Stem Oil) Minyak Gandapura (Wintergreen Oil) Minyak Gingseng Minyak Habatussadah Minyak Jahe (Fresh Ginger Oil) Minyak Jarak (Castor Oil/ Oleum Ricini) Minyak Jeruk Lemon Minyak Jeruk Nipis Minyak Jeruk Orange Minyak Jinten (Black Cummin Oil) Minyak Jojoba Minyak Kamboja (Frangipani Oil) Minyak Kanthil (Magnolia Oil) Minyak Kapulaga (Cardamom Oil) Minyak Kayu Manis (Cinnamon Oil) Minyak Kayu Putih (Cajupot Oil Minyak Kelapa Murni (Virgin Coconut Oil) Minyak Kemangi Eropa (Sweet Basil Oil) Minyak Kemangi Hutan (Shrubby basil Oil) Minyak Kemangi Sayur (Basil Oil) Minyak Kemiri Minyak Kemukus (Cubeb Oil) Minyak Kenanga (Cananga Oil) Minyak Kencur (Caemferia Galanga Oil) Minyak Ketumbar (Coriander Oil) Minyak Kilemo (Litsea Cubeba Oil) Minyak Kopi (Coffee Oil) Minyak Krangean Cubeb Linea Oil) Minyak Kunyit (Turmeric Ol) Minyak Kunyit Putih (Caferia Rotunda Oil) Minyak Lada Hitam (Black Pepper Oil) Minyak Lavender (Lavender Oil) Minyak Lengkuas (Alpina Galanga Oil) Minyak Lily (Lily Oil) Minyak Massoi (Massoi Bark Oil) Minyak Mawar (Rose Oil) Minyak Melati (Jasmine Oil) Minyak Mint (Peppermint Oil) Minyak Nilam (Patchaoli Oil) Minyak Pala (Nutmerg Oil) Minyak Panili (Vanili Oil) Minyak Pini Minyak Sedap Malam (Tuberose Oil) Minyak Selasih (Ocinum bas. grasst. Oil) Minyak Sereh Dapur (Lemongra