SISTEM INFORMASI MANAJEMEN - PowerPoint

Document Sample
SISTEM INFORMASI MANAJEMEN - PowerPoint Powered By Docstoc
					SISTEM INFORMASI
   MANAJEMEN
Pengertian Sistem …….

Sekelompok elemen-elemen yang terintegrasi
dengan maksud yang sama untuk mencapai
tujuan

Elemen-elemen Sistem………
Susunan dasar dari suatu sistem ialah sumber daya input diubah menjadi sumber
daya output
Sistem lingkaran terbuka :




Sistem Lingkaran Tertutup :
Sub Sistem

 Adalah sistem didalam suatu sistem, ini berarti sistem tersebut yang berada
pada lebih dari satu tingkat

Supersistem

Jika suatu sistem adalah bagian dari sistem yang lebih besar, maka sistem yang
lebih besar itu adalah super sistem.

Data

adalahFakta-fakta dan angka-angka yang relatif tidak berarti bagi pemakai


Informasi

adalah data yang telah diproses, atau data yang memiliki arti
Spesialis informasi adalah untuk menggambarkan pegawai
perusahaan yang sepenuhnya bertanggung jawab mengembangkan dan
memelihara sistem berbasis komputer.

Lima golongan utama spesialis informasi :
 Analis sistem bekerja sama dengan pemakai mengembangkan sistem baru dan
  memperbaiki sistem yang sekarang ada. Analis adalah pakar dalam mendefinikan
  masalah dan menyiapkan dokumen tertulis mengenai cara komputer membantu
  pemecahan masalah.
 Pengelola database bekerjasama dengan pemakai dan analis sistem menciptakan
  database yang berisi data yang diperlukan untuk menghasilkan informasi bagi
  pemakai.
 Spesialis Jaringan bekerjasama dengan pemakai dan analis sistem membentuk
  jaringan komunikasi data yang menyatukan berbagai sumberdaya komputer yang
  tersebar.
 Programer menggunakan dokumentasi yang disiapkan oleh analis sistem untuk
  membuat kode instruksi-instruksi yang menyebabkan komputer mengubah data
  menjadi informasi yang diperlikan pemakai.
 Operator menangani peralatan komputer berskala besar seperti komputer server.
Kecenderungan Menuju End-user Computing

      Para Spesialis Komputer tidak selalu berperan dalam mengembangkan
sistem berbasis komputer.
      Pada sekarang ini mulai terjadi kecenderungan, pemakai
mengembangkan aplikasi komputer milik mereka sendiri. Situasi sepereti ini
dinamakan end user computing.

Faktor-faktor yang mendorong end-user computing :
Meningkatnya pengtahun tentang komputer

Antrian untuk menggunakan jasa informasi

Perangkat keras yang murah
Rantai nilai Porter

  Profesor Michael E Porter dari Harvard mengemukakan teori keunggulan
  kompetitif.

Aktivitas nilai terdiri dari dua :
 Aktivitas Nilai Utama adalah aktivitas yang berhubungan dengan produksi
  dan penawaran yang lebih besar dari pesaing.
 Aktivitas Nilai Pendukung menyediakaninput dan infrastruktur yang
  mendukung aktivitas utama.
Sistem Nilai




   Perusahaan mengaitkan rantai nilainya dengan rantai nilai pemasoknya.
    Ex. Penerapan Just in time bahan baku
   Perusahaan mengaitkan dengan rantai nilai anggota saluran distribusi.
    Ex. Perus penerbangan mengizinkan biro-biro perjalanan mengakses
    pemesanan tiket melalui sistem terkomputerisasi.
   Perusahaan mengaitkan rantai nilai dengan rantai nilai pembeli.
    Ex. Memberikan informasi dan reward.
Tahap-tahap Penanganan informasi

1.   Penciptaan Informasi
2.   Pemeliharaan saluran informasi
3.   Transmisi informasi
4.   Penerimaan informasi
5.   Penyimpanan Informasi
6.   Penggunaan informasi
7.   Penilaian Kritis dan umpan balik
1. Penciptaan Informasi
   Menciptakan informasi tidak terlepas dari identifikasi dan
penggalian sumber-sumber yang tepat. Instrumen untuk
memperolehnya dapat beragam, seperti melalui penelitian,
eksperimen, penyebaran kuesioner, wawancara, dll.

2.  Pemeliharaan Saluran Informasi
    Telah terjadi perkembangan yang sangat pesat yang terjadi antara
teknologi komunikasi dan teknologi informasi. Akibatnya makin
banyak saluran penyampaian informasi dari satu pihak kepada pihak
lain. Baik secara internal maupun eksternal, saluran tersebut dapat
berupa : saluran melaui komunikasi lisan, saluran melalui tulisan,
saluran telepon, telex, faksimile, dan electronic mail.

3.  Seleksi dan Transmisi Informasi
    Tidak semua satuan kerja dalam satu organisasi memerlukan
informasi yang sama, misal : satuan kerja yang menangani produksi
memerlukan informasi yang berbeda dari informasi yang dibutuhkan
oleh satuan kerja yang menangani sumber daya manusia.
4.   Penerimaan informasi secara selektif
     Penerima informasi pun perlu memiliki kemampuan untuk
melakukan seleksi terhadap informasi. Agar informasi yang didapat
relevan dengan misi, fungsi dan tugas yang diambilnya.

5.   Penyimpanan informasi
     Sebagai salah satu sumberdaya strategis dalam organisasi, informasi
yang telah terkumpul dan terolah perlu disimpan, karena tidak semua
informasi digunakan segera.

6.    Penggunaan informasi
      Pada tingkat individu, misalnya, aneka ragam informasi dibutuhkan
termasuk informasi tentang pendidikan, kesehatan, lapangan pekerjaan,
dll. Hal yang sama berlaku bagi organisasi.

7.   Penilaian kritis dan umpan balik
     Agar informasi yang didapat mencapai sasaran maka diperlukan
penilaian informasi antara lain : ketepatan informasi yang diterima,
pengaruh informasi tersebut, hubungan informasi tersebut dengan
informasi lain.
Pengaruh kepemimpinan terhadap sistem
informasi
     Kepemimpinan merupakan inti dari manajemen. Sebagai inti dari
manajemen, kepemimpinan sangat berpengaruh terhadap efektivitas
sistem informasi yang digunakan dalam organisasi, sebagai mana juga
berpengaruh terhadap efektivitas berbagai sistem lain didalam
organisasi.

    Dalam memainkan peranan informasional tersebut pimpinan
organisasi dapat bertindak selaku :
1.  Pencipta sistem informasi
2.  Penerima informasi
3.  Penyalur informasi
4.  Pemakai informasi
5.  Penilai informasi
Struktur Organisasi ditinjau dari segi informasi
   Ditinjau dari segi informasi, struktur organisasi dapar disoroti dari
dua segi, yaitu : (a) adanya berbagai satuan kerja dalam organisasi
untuk melaksanakan program rutin dan (b) adanya satuan kerja yang
bertugas memecahkan berbagai masalah yang dihadapi organisasi
baik secara parsial, departemental, atau lintas deparmental maupun
secara keseluruhan.
   Akibat adanya pengelompokan tersebut maka akan timbul pola
hubungan antara pimpinan dengan satuan kerja pelaksananya. Pola
hubungan pertama – yaitu pola hubungan antara pimpinan dengan
satuan kerja pelaksana rutin yang umumnya bersifat formal dan
melembaga.
   Pola hubungan yang kedua – yaitu pola hubungan pimpinan dengan
orang-orang yang bertugas disatuan kerja yang bertugas untuk
mencari pemecahan masalah-masalah baru. Tidak selalu didasarkan
pada hubungan formal dan juga belumtentu melembaga.
Sistem Informasi sebagai pendukung proses
manajemen

     Tiga kategori peranan manajemen

    Peranan yang bersifat Interpersonal antara lain dimaksudkan untuk
menumbuh suburkan iklim soladiritas dan kebersamaan dalam organisasi.
Peranan ini sering menampakkan dirinya dalam tiga bentuk utama, yaitu : 1.
peranan yang bersifat simbolis 2. peranan selaku pimpinan(mempengaruhi
orang lain 3. peranan sebagai pemhubung, terutama dengan pihak eksternal.

     Peranan Informasional, yang dimaksudini ialah dalam kedudukannya
sebagai unsur pimpinan dalam organisasi, manajemen menjadi pemantau arus
informasi dalam organisasi.

     Peranan selaku pengambil keputusan
     Pada tingkat yang berbeda-beda para manajer dalam suatu organisasi
berperan selaku pengambil keputusan, baik yang sifatnya strategis, fungsional,
dan teknis opersional.
Permasalahan Kasus

     Ornamental Doors, Inc.
     Ornamental Doors, Inc.(ODI) adalah perusahaan yang memproduksi
pelindung pintu dan jendela. Namanya memang menyesatkan karena
sebenarnya perusahaan ini membuat pintu, daun penutup jendela, dan
penutup jendela lain yang dapat menahan cuaca buruk. Sebagian besar
pelanggan ODI membeli produk sebagai perlindungan terhadap kerusakan
akibat angin berkecepatan tinggi. Perusahaan ini menjual produknya
melalui Amerika Utara dan Tengah serta memiliki reputasi sebagai
pembuat produk yang berkualitas sangat tinggi dengan harga wajar.
     ODI memperkerjakan 320 pegawai produksi, didukung 180 staf
administrasi. Hampir semua staf terdiri dari majer dan profesional.
Persentase staf memang tinggi karena proses manufaktur sangat
terkomputerisasi. ODI menjual lebih dari 180.000 pintu dan 1.660.000
penutup jendela tahun lalu. Satu penjualan terhadap satu pelanggan
umumnya mencakup 10 pintu atau lebih dari 100 jendela.
Lanjutan kasus
    Dua faktor utama profitabilitas adalah antisipasi permintaan dan
koordinasi erat dengan para pemasok untuk menjaga proses manufaktur
tetep cepat. Karena ODI memilih menjalin hubungan bisnis yang
terpercaya, hanya kurang dari 100 pemasok yang menyuplai bahan baku
ODI. Bahan baku merupakan dasar. ODI benar-benar menbuat sendiri
produknya, bukan merakit produk dari pemasok. Faktor lain keberhasilan
ODI adalah menarik dan mempertahankan tenaga kerja dilantai produksi
yang sangat terampil.

   Menurut anda sistem promosi yang seperti apa yang seharusnya
dilakukan oleh ODI agar menaikkan penjualan ODI dan perangkat-
perangkat penunjang apa saja yang harus disiapkan oleh pihak manajen
ODI.
   Keuntungan-keuntungan apa saja sehingga membuat pelanggan ODI
tetap setia terhadap produk ODI. Tambahkan keuntungan-keuntungan
yang potensial dikembangkan ODI selain yang tersebut pada kasus diatas.
    Seharusnya pihak ODI menjalin koordinasi yang erat kepada pihak-
pihak apasaja selain pihak pemasok untuk menambah keunggulan
kompetitif terhadap kompetitornya.
Jenis jenis sumber daya informasi
Sumber daya informasi terdiri atas :
 Perangkat keras komputer

 Perangkat lunak komputer

 Spesialis informasi

 Pemakai

 Fasilitas

 Database

 informasi
Perencanaan strategis sumberdaya informasi
     Semua manajer membuat rencana, dan eksekutif terlibat dalam
perencanaan strategis jangka panjang. Usaha awal mengembangkan
suatu strategi untuk jasa informasi disebut transformasi kumpulan
strategi. Langkah kedua membuat suatu rencana jasa informasi yang
mendukung tujuan perusahaan.rencana jasa informasi ini disebut
kumpulan strategi SIM (MIS strategi set)
Contoh rencana strategis untuk sistem
persediaan
Sistem        : persediaan
Sub sistem : tata ruang gudang
Tujuan        : menerapkan sebuah program pada 1 oktober tahun         depan,
   yang menentukan lokasi barang-barang yang akan              mempermudah
   pengisian pesanan.
Prangkt keras : konfigurasi mainframe membutuhkan 1 gb kapasitas
              penyimpanan. Sebuah terminal keyboard, satu printer dan
              sebuah plotter.
Fasilitas     : mempergunakan fasilitas yang ada
Perangkat lunak : program linier programing yang telah dimodifikasi.
Data base : menggunakan master file persediaan yang sudah ada
Spesialis informasi : sekitar 18 orang dan waktu pengembangan sekitar 1
   bulan
Pemakai       : staf sistem pergudangan akan memberikan kepada jasa
              informasi tata letak semua sekat, ditam bah sebuah laporan
              fungsi tujuan dan kendala-kendala dalam notasi matematis
Penggunaan Komputer di pasar Internasional
  Perusahaan multinasional (multinational corporation) atau MNC, adalah
perusahaan beroperasi lintas produk, pasar, bangsa dan budaya. MNC terdiri
dari perusahaan induk dan sekelompok anak perusahaan.

   Strategi-strategi yang dilakukan MNC :
   Strategi Multinasional
   Strategi Multinasional merupakan strategi paling tua, karena banyak
diterapkan pada perusahaan-perusahaan MNC. Perusahaan-perusahaan ini
memberikan banyak kebebasan pada anak-anak perusahaannya unutk
memenuhi kebutuhan pelanggan yang berada pada wilayah mereka.strategi
bersifat desentralisasi.
   Arus informasi terutama berasal dari anak perusahaan ke perusahaan induk
dalam bentuk laporan keuangan.

2.Strategi Global
  Strategi global mengumpulkan pengendalian pada di perusahaan induk.
Perusahaan berusaha memenuhi kebutuhan pelanggan di seluruh dunia dengan
produk-produk standar. Produk untuk seluruh pasar dunia diproduksi secara
sentral dan dikirimkan pada anak perusahaan.
  Arus informasinya dari perusahaan pusat dan terdapat sentralisasi proses dan
data base.
3.Strategi Internasional
Strategi Internasional merupakan perpaduan dan sentralisasi pengendalian
dari strategi global dan desentralisasi pengendalian dari strategi Multinasional.
Arus Informasi dua arah antara perusahaan induk dan anak perusahaan.
Keahlian mengalir ke anak perusahaan dan informasi keuangan mengalir ke
perusahaan induk.

4.Strategi  Transnasional
Perusahaan induk dan semua anak perusahaan bekerjasama
memformulasikan strategi dan kebijakan operasi, serta mengkoordinasikan
logistik agar produk mencapai pasar yang tepat. Perusahaan berusaha
mencapai efisiensi dan integrasi global, sambil menyediakan fleksibilitas di
tingkat lokal.
Sistem pengendalian akan sangat rumit, demikian pula arus sumberdaya dari
satu titik ke titik yang lain saat perusahaan berfungsi sebagai suatu sistem
yang terkoordinasi.
Sistem Informasi Global
Sistem informasi global dapat didefinisikan sebagai suatu sistem yang terdiri
dari jaringan-jaringan yang melintasi batas negara.
Sistem informasi yang diterapkan oleh Multinational corporation disebut Sistem
Informasi Global, walaupun strategi bisnis yang diterapkan berbeda-beda.

Permasalahan dalam menerapkan Sistem Informasi Global :
Kendala politis,Pembatasan pembelian dan impor perangkat keras,
Pembatasan pemprosesan data, pembatasan komunikasi data.

Kendala Teknologi, Disejumlah negara, tidak tersedia cukup sumber energi,
yang menyebabkan seringnya pemadaman listrik, Sirkuit telekomunikasi hanya
dapat mengirim data dengan kecepatan rendah dan kualitas transmisi yang
buruk.Banyak negara yang tidak menghormati hak cipta perangkat lunak dan
membiarkan pembajakan.

Kurangnya dukungan dari manajer anak perusahaan
Siklus Hidup Sistem

    Siklus Hidup Sistem (system life cycle-SLC) adalah penerapan
pendekatan sistem untuk pengembangan sistem atau subsistem informasi
berbasis komputer. SLC terdiri dari serangkaian tugas yang erat dan
mengikuti pola yang teratur.

   Tahap-tahapan siklus hidup sistem adalah =
   1. Perencanaan
   2. Analisis
   3. Rancangan
   4. Penerapan
   5. Penggunaan
tahap perencanaan

1.   Menyadari masalah
     kebutuhan akan CBIS biasanya dirasakn oleh manajer, non manajer dan
     elemen-elemen dalam linkungan perusahaan
2.   Mendefinisikan masalah
     mencari dimana letak permasalahannya dan penyebabnya
3.   Menentukan tujuan sistem
4.   Mengidentifikasikan kendala-kendala sistem
     misal “kendala perangkat yang tersedia dan waktu”
5.   Membuat studi kelayakan
     teknis = tersediakah perangkat
     pengembalian ekonomis
     pengembalian non ekonomis
     hukum dan etika
     operasional = orang-orang yang akan menggunakan
     jadwal
6.   Mempersiapkan usulan penelitian sistem
7.   Menyetujui atau menolak penelitian proyek
8.   Menetapkan mekanisme pengendalian



Tahapan analisis

1.   Mengumumkan penelitian sistem
2.   Mengorganisasikan tim proyek
3.   Mendefinisikan kebutuhan informasi
     kebutuhan informasi pemakai didapat dengan kegiatan pengumpulan
     informasi-wawancara,pengamatan,survey
4.   Mendefinisikan kriteria kinerja sistem
5.   Menyiapkan usulan rancangan
6.   Menyutujui atau menolak rancngan proyek
Tahap Rancangan

1.   Menyiapkan rancangan sistem yang terinci
2.   Mengidentifikasi dan mengevaluasi alternatif konfigurasi sistem
3.   Menyiapkan usulan penerapan
     dampak yang dihasilkan, keuntungan yang diharapkan dan biayanya.
4.   Menyetujui atau menolak penerapan sistem
     jika keuntungan yang diharapkan dari sistem melebihi biayanya, penerapan
     akan disetujui



Tahap penerapan

1.   Mengumumkan penerapan
2.   Mendapatkan sumberdaya perangkat keras
3.   Mendapatkan sumberdaya perangkat lunak
4.   Menyiapkan data base
5.   Menyiapkan fasilitas fisik
6.   Mendidik peserta dan pemakai
7.   Menyiapkan usulan cutover
     menghentikan penggunaan sistem lama memulai penggunaan sistem baru.
8.   Menyetujui atau menolak masuk ke sistem baru
9.   Masuk kesistem baru
     1. pilot = suatu sistem percobaan yang diterapkan pada salah satu   subset
     dari keseluruhan operasi
     2. serentak(Immediate) =peralihan dari sistem lama ke sistem baru pada
                satu hari tertentu
     3. bertahap (Phased) = dalam cut over bertahap, sistem baru digunakan
                perbagian pada suatu waktu
     4. paralel = cut over paralel mengharuskan sistem lama dipertahankan
                sampai sistem baru telah diperiksa secara menyeluruh
Tahap Penggunaan

1.Menggunakan sistem
2.Audit sistem
    setelah sistem baru berkesempatan untuk mapan, maka dilakukan penelitian
    seberapa baik sistem baru itu memenuhi kriteria kerja.
3.Memelihara sistem
    berbagai modifikasi dibuat untuk memberikan dukungan yang diperlukan.
    -memperbaiki kesalahan
    -menjaga kemutakhiran sistem
    -meningkatkan sistem
Sistem manajemen database

    Organisasi data

    Data bisnis secara tradisional telah diorganisasikan menjadi suatu hierarki
yang terdiri dari data field, catatan (record) dan file.
    Data field adalah unit data terkecil. Contohnya nomor pegawai.
    Catatan (record) adalah sekumpulan data field yang berhubungan, seperti
suatu catatan pegawai/karyawan.
    File adalahsuatu kumpulan catatan yang berhubungan, seperti file pegawai.
     Struktur database

      Struktur database hierarkies
      Sistem manajemen data base pertama adalah IDS( Integrated Data Store)
dan dikembangkan oleh GE pada tahun 1964. sistem manajemen database IDS
mengikuti struktur database hierarkis (hierarchical database structure), yaitu
struktur kelompok data, subkelompok data dan subkelompok yang lebih kecil lagi
menyerupai cabang-cabang pohon. Seperti cabang-cabang pohon, untuk pindah
dari suatu catatan disuatu cabang ke suatu catatan pada cabang lain sistem
manajemen database harus kembali ke tempat asal percabangan itu.

     Struktur database jaringan
     Struktur database jaringan (network data base structure) memungkinkan satu
catatan tertentu menunjuk pada catatan lain dalam database. CODASYL
mengeluarkan spesifikasi struktur database jaringan pada tahun 1971.
     Strukture database relasional
     Strukture sistem manajemen database relasional yang menyerupai tabel-tabel
merupakan format yang dapat dipahami secara cepat oleh manajer dan/atau staf
profesional.



    Konsep database
    Database adalah kumpulan seluruh sumber daya berbasis komputer milik
organisasi dan sistem manajemen database adalah aplikasi perangkat lunak yang
menyimpan struktur database, hubungan antar data dalam database, serta
berbagai formulir dan laporan yang berkaitan dengan data base itu.
PERANGKAT LUNAK PENULIS LAPORAN
Dalam SIM terdapat dua perangkat lunak dalam menghasilkan informasi : Penulis
    laporan dan pembuatan model matematika. Dalam penulis laporan menghasilkan
    laporan periodik dan laporan khusus.

Laporan periodik disiapkan sesuai jadwal tertentu. Contohnya analisis penjualan
     bulanan menurut pelanggan.
Laporan khusus disiapkan bila terjadi sesuatu yang luar biasa. Contohnya laporan
     kecelakaan.
Isi dari laporan periodik dan khusus dapat ditingkatkan dengan menyatukan konsep
     management by exeption. Dalam model ini pengolah informasi membandingkan
     kinerja aktual dengan standar dan memberi tahu manajer jika kinerja
     menyimpang dari batas yang dapat diterima.
     manajemen by exeption dapat di satukan kedalam laporan melalui 4 cara ;
-Menyiapkan laporan hanya jika terjadi perkecualian
-menggunakan urutan laporan untuk menyoroti perkecualian
-mengelompokkan perkecualian bersama-sama
-menunjukkan varians dari normal
Pembuatan model matematika
Jenis kedua perangkat lunak sim berbentuk model matematika.
4 jenis model : fisik, narasi, grafik, dam matematika.

Model matematika dapat dikelompokkan dalam tiga dimensi – pengaruh waktu,
  tingkat keyakinan, dan kemampuan mencapai optimisasi.

Model statis atau dinamis
  model statis tidak menyertakan waktu sebagai variabel, contoh foto. Model
  dinamis menyertakan waktu sebagai variabel, contoh film.
Model probabilistik atau deterministik
  model yang mencakup probabilita disebut model probabilistik, model yang
  sebaliknya disebut model deterministik.
Model optimisasi atau suboptimisasimodel optimisasi adalah model yang memilih
  solusi terbaik dari berbagai alternatif. Model subobtimisasi memungkinkan
  manajer memasukkan serangkaian keputusan dan model akan
  memproyeksikan hasilnya.
                       Sistem Pengambil keputusan
Model Sistem Pendukung Keputusan
Perangkat lunak penulis laporan
      menghasilkan laporan periodik maupun khusus. Laporan
periodik disiapkan sesuai jadwal dan biasanya dihasilkan oleh
perangkat lunak yang dikodekan dalam suatu bahasa prosedural.
Laporan khusus disiapkan sebagai jawaban atas kebutuhan
informasi yang tak terduga.
Model matematika
      menghasilkan informasi sebagai hasil dari simulasi yang
melibatkan satu atau beberapa komponene dari sistem isik
perusahaan atau berbagai aspek operasinya.
Groupware
      memungkinkan beberapa pemecah masalah, bekerjasama
sebagai satu kelompok, mencapai satu solusi.
Kecerdasan Buatan
Kecerdasan buatan (artificial intelligence) dalah kegiatan memberikan
  pada mesin seperti komputer kemampuan untuk menampilkan prilaku
  yang dianggap cerdas jika itu diamati pada manusia. Kecerdasan
  buatan menggambarkan aplikasi komputer canggih, yang mencoba
  menyerupai beberapa penalaran manusia.

Sejarah kecerdasan buatan
Istilah kecerdasan buatan dibuat oleh John McCarthy sebagai suatu
     temapada konferensi yang diadakan pada Dartmount College pada
     tahun 1956. pada tahun yang sama program komputer kecerdasan
     buatan pertama dibuat, yang disebut Logic Theorist.

Area kecerdasan buatan
kecerdasan buatan sedang diterapkan dibidang bisnis dalam bentuk
   sistem berbasis pengetahuan yang menggunakan pengetahuan
   manusia untuk memecahkan masalah. Jenis sistem berbasis
   pengetahuan contohnya adalah sistem pakar. Sistem pakar adalah
   program komputer yang mencoba untuk mewakili pengetahuan dari
   pakar manusia.
Keuntungan dan kerugian sistem pakar

Keuntungan sistem pakar bagi manajer
 Mempertimbangkan lebih banyak alternatif.
  sistem pakar memungkinkan manajer untuk mempertimbangkan lebih
  banyak alternatif dalam proses memecahkan suatu masalah.
 Menerapkan logika yang lebih tinggi
  Manajer yang menggunakan sistem pakar dapat menerapkan logika
  yang sama seperti seorang pakar yang sangat ahli dibidangnya.
 Menyediakan lebih banyak waktu untuk mengevaluasi hasil keputusan
  manajer dapat memperoleh nasehat dari sistem pakar secara lebih
  cepat, sehingga tersedia lebih banyak waktu untuk menimbang
  kemungkinan sebelum tindakan dilakukan.
 Membuat keputusan yang lebih konsisten.
  komputer tidak merasakan hari baik atau hari buruk seperti manajer
  manusia. Setelah penalaran diprogram daalm komputer manajer tahu
  bahwa proses solusi yang sama akan diikuti untuk tiap masalah.
Keuntungan sistem pakar bagi perusahaan
 Kinerja perusahaan yang lebih baik
  karena manajer perusahaan memiliki kemampuan yang lebih luas
  dalam memecahkan masalah melalui penggunaan sistem pakar,
  mekanisme pengendalian perusahaan meningkat. Perusahaan lebih
  mampu memenuhi tujuannya.
 Mempertahankan pengendalian atas pengetahuan perusahaan
  sistem pakar memberikan kesempatan untuk membuat pengetahuan
  pegawai yang berpengalaman tersedia untuk pegawai yang baru dan
  kurang berpengalaman serta menyimpan pengetahuan itu dalam
  perusahaan lebih lama.

Kerugian sistem pakar
Sistem pakar tidak dapat menangani pengetahuan yang tidak konsisten.
   Ini merupakan kerugiannyata karena dalam bisnis hanya sedikit yang
   tetap sepanjang waktu.
Sistem pakar tidak dapat menerapkan penilaian dan keadaan.

				
DOCUMENT INFO
Shared By:
Categories:
Tags:
Stats:
views:451
posted:3/15/2012
language:Indonesian
pages:37