Docstoc

SISTEM PERBANKAN INDONESIA DAN PERMASALAHANNYA

Document Sample
SISTEM PERBANKAN INDONESIA DAN PERMASALAHANNYA Powered By Docstoc
					            SISTEM PERBANKAN INDONESIA
               DAN PERMASALAHANNYA


                        Jakarta, 3 Mei 2010
                          Prepared by Sukamto




Bank Indonesia @ 2010
                                                Bank Indonesia @ 2009
                        Agenda

   I.         PENDAHULUAN

   II.        TUGAS-TUGAS BANK INDONESIA

   III. PENGAWASAN BANK OLEH BANK
        INDONESIA



Bank Indonesia @ 2010
                        I. PENDAHULUAN


   1. SISTEM KEUANGAN INDONESIA

   2. DEFINISI DAN FUNGSI BANK

   3. MENGAPA BANK HARUS DIAWASI

   4. PENGATURAN DAN PENGAWASAN BANK




Bank Indonesia @ 2010
         SISTEM KEUANGAN
             INDONESIA                        Otoritas        Bank Indonesia




                                                                                       Supervision
                                              Moneter




                                                                                        Banking
                                   Sistem
                                   Moneter
                                                                  Bank Umum
                                             Perbankan

                                             UU No. 10/1998          BPR
                         Sistem
                        Keuangan                                 Modal Ventura

                                                                     Leasing

                                                                 Anjak Piutang
                                    Non
                                   Sistem    Perusahaan           Kartu Kredit
                                   Moneter   Pembiayaan
                                                              Pembiayaan Konsumen


                                                                   Asuransi

                                                                Dana Pensiun

                                             Perusahaan       Perusahaan Sekuritas.
                                              Keuangan
                                                Lain          Perusahaan Pemeringkat

                                                                Perusahaan Gadai

                                                               Pialang Pasar Uang
Bank Indonesia @ 2010
                    DEFINISI DAN FUNGSI BANK




PEMILIK                                                     PEMINJAM
DANA

                               BANK

 “Bank adalah badan usaha yang menghimpun dana dari masyarakat
 dalam bentuk simpanan dan menyalurkannya kepada masyarakat
 dalam bentuk kredit dan atau bentuk-bentuk lainnya dalam rangka
 meningkatkan taraf hidup rakyat banyak” (Psl.1(2) UU Perbankan)
        Lembaga keuangan dengan fungsi intermediasi Lembaga Intermediasi
        Hanya dapat berjalan bila ada kepercayaan  Lembaga Kepercayaan
Bank Indonesia @ 2010
            MENGAPA BANK HARUS DIAWASI



                                     Kegagalan suatu bank dapat
Perbankan  Lembaga keuangan         menyebabkan krisis perbankan
utama dalam sistem keuangan          Sistem keuangan
(terutama di negara berkembang)      Sistem perekonomian
                                     Biaya perbaikan yang sangat
 Di Indonesia, perbankan menguasai
 +/- 90% asset industri keuangan     mahal

PerbankanSistem dalam
Sistem  Interdependen

Perbankan  Lembaga kepercayaan
 sangat rentan / fragile            Perlunya bank diatur dan diawasi


Bank Indonesia @ 2010
       PENGATURAN & PENGAWASAN BANK

  Siapa yang mengatur Bank?
  Pengaturan Bank akan efektif kalau yang mengatur tunggal.


                        Pengaturan Bank oleh Bank Indonesia sebagai
                        Lembaga Otoritas Pengawas Bank.

   Siapa yang mengawasi Bank?
    1. Pengurus (Pemilik dan Pengelola)
    2. Masyarakat (Market Discipline)
    3. Bank Indonesia (Otoritas Pengawas Bank)

                        Pengawasan Bank oleh Bank Indonesia merupakan
                        amanat UU No.23 tahun 1999 sebagaimana telah
                        diubah dengan UU No.3 tahun 2004 tentang Bank
Bank Indonesia @ 2010   Indonesia.
                        Pengaturan Bank

                         Ketentuan-ketentuan yang mengatur keberadaan dan
   Bentuk pengaturan
                         seluruh kegiatan operasional bank.


   Prinsip               Prinsip kehati-hatian  Banking prudential principles.

                         Untuk kepentingan pengawasan khususnya oleh lembaga
   Maksud                otoritas, dan dalam rangka informasi bagi yang
                         berkepentingan (pengawasan oleh masyarakat dan
                         pengelola).

                         •   Pengaturan izin pendirian.
                         •   Pengaturan cakupan kegiatan (boleh/tidak).
   Ruang Lingkup         •   Pengaturan pemilik & pengurus bank (fit and proper).
                         •   Pengaturan kecukupan modal.
                         •   Pengaturan risiko.

Bank Indonesia @ 2010
                        Pengawasan Bank
                                Pengaturan Bank
                          (Prudential Banking Principles)
                             Pengawasan Bank
                Memantau/memeriksa apakah pemilik/pengelola telah
                           melaksanakan ketentuan

                                   Oleh Lembaga Otoritas
                                      (Bank Indonesia)




                  TIDAK LANGSUNG                           LANGSUNG

               Melalui laporan yang              Mendatangi dan memeriksa bank
               disampaikan oleh bank               • Risk Focus/umum
               kepada Bank Indonesia               • Khusus
Bank Indonesia @ 2010
               II.
   TUGAS-TUGAS BANK INDONESIA




Bank Indonesia @ 2010
                        DASAR HUKUM

   1. UU No. 7 Tahun 1992 sebagaimana telah diubah
     dengan UU No. 10 Tahun 1998 tentang Perbankan

   2. UU No. 23 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah
     dengan UU No. 3 Tahun 2004 tentang Bank Indonesia




Bank Indonesia @ 2010
                        TUGAS BANK INDONESIA


                 Menetapkan     dan                  Mengatur dan
                 melaksanakan                        menjaga kelancaran
                 kebijakan moneter.                  sistem pembayaran.
                                      MENCAPAI &
                                      MEMELIHARA
                                      KESTABILAN
                                      NILAI RUPIAH



                                      Mengatur &
                                      mengawasi
                                        Bank.




Bank Indonesia @ 2010
                         JENIS BANK


  1. BANK UMUM (Konvensional dan Syariah)


  2. BANK Perkreditan Rakyat (BPR)
      (UU No.23/1999 sebagaimana telah diubah dengan UU No.3/2004 tentang
  Bank Indonesia)




Bank Indonesia @ 2010
                KETERKAITAN SISTEM PEMBAYARAN
                DENGAN MONETER DAN PERBANKAN

                        Efektivitas pengendalian moneter
                        memerlukan     dukungan   Sistem
                        Pembayaran yang efisien, cepat,
                        aman dan andal




                                              Sistem perbankan yang sehat
                                              akan mendukung pengendalian
    Sistem     Pembayaran     yang            moneter mengingat pelaksanaan
    efisien, cepat, aman dan andal            kebijakan  moneter    terutama
    memerlukan sistem perbankan               dilakukan     melalui    sistem
    yang sehat                                perbankan yg sehat




Bank Indonesia @ 2010
                          III.
                   PENGAWASAN BANK
                  OLEH BANK INDONESIA



Bank Indonesia @ 2010
                        PETA PENGAWASAN BANK




                        TIPIBANK          RISK BASED
                                          SUPERVISION


                                   PCA


                                         ISS
Bank Indonesia @ 2010
            KEWENANGAN PENGAWASAN BANK


 1.      Power to License
         Kewenangan untuk memberikan dan mencabut izin atas kelembagaan dan
         kegiatan usaha tertentu dari bank.


 2.      Power to Regulate
         Kewenangan untuk mengatur kegiatan usaha bank.


 3.      Power to Control
          Kewenangan untuk mengawasi kegiatan usaha bank.


 4.      Power to Impose Sanctions
         Kewenangan untuk mengenakan sanksi.


Bank Indonesia @ 2010
             PENGAWASAN BANK DI INDONESIA


              1. Tujuan Pengawasan Bank.

              2. Fokus Pengawasan Bank

              3. Strategi Pengawasan Bank.

              3. Implementasi Sistem Pengawasan.

              4. Pengawasan Bank Berdasarkan Risiko

Bank Indonesia @ 2010
                  TUJUAN PENGAWASAN BANK

  Menciptakan sistem perbankan yang sehat yang
  memenuhi tiga aspek yaitu :
  1. Sanggup memelihara kepentingan masyarakat.
  2. Bermanfaat dalam mendorong pertumbuhan.
     perekonomian dan pengendalian moneter.
  3. Mampu mengembangkan usahanya secara wajar.




Bank Indonesia @ 2010
                  FOKUS PENGAWASAN BANK


   1. TINGKAT KESEHATAN BANK
   2. GIRO WAJIB MINIMUM
   3. PRUDENTIAL REGULATIONS
           A. Kewajiban Penyediaan Modal Minimum (KPMM)
           B. Kualitas Aktiva Produktif (KAP)
           C. Penyisihan Penghapusan Aktiva Produktif (PPAP)
           D. Batas Maksimum Pemberian Kredit (BMPK)
           E. Posisi Devisa Netto (PDN)
            F. Likuiditas


Bank Indonesia @ 2010
               STRATEGI PENGAWASAN BANK



 1.      Menetapkan Peraturan.
 2.      Pengawasan Secara Dedicated.
 3.      Penerapan      Risk Based Supervision         yang
         berorientasi pada forward looking analysis.
 4.      Prudential Meeting/Interview.
 5.      Pengenaan Sanksi.
 6.      Monitoring.



Bank Indonesia @ 2010
     IMPLEMENTASI SISTEM PENGAWASAN


     1. Pengawasan terpadu yaitu melalui kebijakan &
        ketentuan perbankan (Macro Economic Supervision
        Function).
     2. “Full Responsibility” dalam pengawasan individual
        bank.
     3. Prudential Regulation Approach.
     4. Risk - Based Approach.
     5. Consolidated Supervision Approach.


Bank Indonesia @ 2010
      PENGAWASAN BERDASARKAN RISIKO




Bank Indonesia @ 2010
         COMPLIANCE APPROACH VS RBS APPROACH



 NO     KARAKTERISTIK         COMPLIANCE APPROACH                      RBS APPROACH



 1      Sifat Pemeriksaan   Backward Looking.                  Forward Looking.

 2      Fokus Pemeriksaan   Pengendalian Intern.               Risiko Bisnis.
                            Reaktif, setelah kejadian, tidak   Aktif, sebelum kejadian,
 3      Respon              kontinu.                           pemantauan continue.
 4      Penilaian Risiko    Faktor Risiko.                     Skenario, Risiko, Ancaman.
        Metode
 5      Pemeriksaan         Internal Control.                  Tingkat risiko utama.

                            Menekankan pada kelengkapan        Menekankan pada faktor
 6      Pengujian           pengujian secara rinci.            penyebab risiko.



Bank Indonesia @ 2010
                        RISK BASED SUPERVISION


Sasaran:

1.   Langsung dan terfokus hanya pada aktivitas fungsional
     yang mengandung risiko yang tinggi.

2.   Memungkinkan pencegahan terjadinya permasalahan pada
     unit kerja/obyek yang berpotensi risiko.

3.   Menyediakan high quality supervision yang konsisten
     ketika bank berkembang dan mengalami perubahan risiko.

Bank Indonesia @ 2010
                        SIKLUS PENGAWASAN BANK
                          BERDASARKAN RISIKO


                            UNDERSTANDING
                              INSTITUTION        1
                                 (CORE                             PELAKSANAAN
                             KNOWLEDGE)
                                                                   PENGAWASAN


     6                      1
         ISS EXECUTION
         & SUPERVISORY
            ACTIONS
                                                        QUARTERLY
                                                       RISK PROFILE       2
                            SUPERVISORY                ASSESSMENT
                               CYCLE


     5      INDIVIDUAL                               EXAMINATION      3
           SUPERVISORY                                  PLAN
          STRATEGY (ISS)



                                 RISK FOCUSED
                                 EXAMINATION     4
                                & AUDIT REPORT
Bank Indonesia @ 2010
                              TYPES OF RISK


                                       CREDIT
                          COMPLIANCE            MARKET




                                        RISK        LIQUIDITY
                        STRATEGIC
                                       TYPES



                                                 OPERATIONAL
                        REPUTATION
                                       LEGAL



Bank Indonesia @ 2010
                   OBYEK PENGAWASAN BANK




 1. Pengawasan Kelembagaan.
 2. Pengawasan Kegiatan Usaha.




Bank Indonesia @ 2010
               PENGAWASAN KELEMBAGAAN


 1. Perijinan:
           - Pendirian Bank.
           - Pembukaan Kantor Bank.
           - Usaha Tertentu.
 2. Pengurus:
           - Fit & Proper Test.
           - Direktur Kepatuhan.



Bank Indonesia @ 2010
             PENGAWASAN KEGIATAN USAHA



  1. Risk Management.
  2. Prudential Regulations.
  3. Consolidated Supervision.
  4. Camels Rating System.




Bank Indonesia @ 2010
                        Risk Management


   CAKUPAN RISK MANAGEMENT
   • Pengawasan aktif oleh Dewan Komisaris dan Direksi.
   • Kebijakan, prosedur, dan penetapan limit.
   • Identifikasi, pengukuran, pemantauan dan pengendalian
     risiko serta sistem informasi Risk Management.
   • Sistem pengendalian intern secara menyeluruh.




Bank Indonesia @ 2010
                        Risk Management

 Manfaat Penerapan Manajemen Risiko:
  – Meningkatkan GCG (Transparansi, Akuntabilitas, Responsibilitas,
    Independensi, Fairness).
  – Meningkatkan Shareholders Value.
  – Memberikan gambaran potential loss di waktu yang akan datang.
  – Meningkatkan akurasi dalam penilaian risiko Bank.
  – Meningkatkan kualitas metode dan proses pengambilan keputusan
    bisnis.
  – Meningkatkan sistem deteksi dini terhadap high risk business area,
    products dan services.
  – Meningkatkan infrastruktur  meningkatkan daya saing Bank


Bank Indonesia @ 2010
                        Risk Management

  Komite-Komite
  Direksi
  • Komite Manajemen Risiko

  Komisaris
  • Komite Audit
  • Komite Nominasi & Remunerasi
  • Komite Pemantau Manajemen Risiko


Bank Indonesia @ 2010
                        Risk Management

 Wewenang dan tanggung jawab
  Memberikan rekomendasi kepada Direktur Utama, mengenai:
  • Penyusunan kebijakan, strategi dan pedoman penerapan
    Manajemen Risiko.
  • Penyempurnaan pelaksanaan Manajemen Risiko berdasarkan
    hasil evaluasi.
  • Justifikasi hal-hal yang terkait dengan keputusan bisnis yang
    menyimpang dari prosedur normal (irregularities).




Bank Indonesia @ 2010
                        Prudential Regulations



     •   Kewajiban Penyediaan Modal Minimum (KPMM)
     •   Kualitas Aktiva Produktif (KAP)
     •   Penyisihan Penghapusan Aktiva Produktif (PPAP)
     •   Batas Maksimum Pemberian Kredit (BMPK)
     •   Posisi Devisa Netto (PDN)
     •   Likuiditas




Bank Indonesia @ 2010
                        Consolidated Supervision

Definisi
Consolidated Supervision adalah suatu sistem pengawasan bank
yang dalam melakukan analisis terhadap kegiatan usaha bank
digabungkan dengan keuangan dari anak dan induk perusahaan
(parent holding company atau financial company) dari bank yang
bersangkutan, tidak termasuk untuk perusahaan non
keuangan dan asuransi.

Consolidated Supervision adalah merupakan salah satu core
 principle dalam 25 Basle Core Principles for Effective Banking
Supervision yang merupakan necessary requirement bagi
terwujudnya sound and safe banking system.

Bank Indonesia @ 2010
                        Consolidated Supervision

Jenis Consolidated Supervision
1.     DOWNSTREAM SUPERVISION
       Consolidated supervision suatu bank dan perusahaan subsidiarinya (donwstream
       affiliates)

2.     UPSTREAM SUPERVISION
       Consolidated supervision suatu parent holding company dan atau financial holding
       company (upstream affiliates)




Bank Indonesia @ 2010
                        Consolidated Supervision

Tujuan
1.   Memonitor transaksi yang dapat membawa dampak negatif bagi bank.
2.   Membatasi eksposure terhadap kelompok usaha bank secara
     konsolidasi.




Bank Indonesia @ 2010
                        Camels Rating System


1.   Tingkat Kesehatan Bank (TKB) merupakan hasil penilaian kuantitatif
     dan kualitatif atas berbagai aspek yang berpengaruh terhadap kondisi
     atau    kinerja     suatu    bank    terhadap    permodalan,kualitas
     aset,manajemen, rentabilitas, likuiditas, dan sensitivitas terhadap
     risiko pasar.

2.   Bank wajib melakukan penilaian TKB sekurang-kurangnya secara
     triwulanan untuk posisi bulan Maret, Juni, September, dan Desember.
     Apabila diperlukan Bank Indonesia dapat meminta hasil penilaian
     TKB yang dilakukan oleh bank.


Bank Indonesia @ 2010
                        Camels Rating System


3.   Berdasarkan hasil penilaian sebagaimana dimaksud dalam angka 1 di
     atas, Bank Indonesia dapat meminta Direksi, Komisaris dan atau
     pemegang saham untuk menyampaikan action plan yang memuat
     langkah-langkah perbaikan yang wajib dilaksanakan oleh Bank
     terhadap permasalahan signifikan dengan target waktu penyelesaian
     selama periode tertentu. Apabila diperlukan Bank Indonesia meminta
     Bank untuk melakukan penyesuaian terhadap action plan.




Bank Indonesia @ 2010
                        LANGKAH PENYELESAIAN
                          BANK BERMASALAH




Bank Indonesia @ 2010
                        LANGKAH PENYELESAIAN
                          BANK BERMASALAH



      Pembinaan dan Penyelesaian


      Tindak lanjut Pembinaan dan Pengawasan Bank


      Pencabutan izin Usaha




Bank Indonesia @ 2010
                 PEMBINAAN DAN PENYELESAIAN

    Supervisory Action berupa :
    teguran, pengenaan sanksi administratif, penggantian
    pengurus, pengenaan Cease and Decease Order (CDO),
    pembuatan Action Plan.

    Dalam hal terdapat dugaan Tipibank :
    Berdasarkan MoU, ditangani bersama dengan melibatkan
    Kejaksaan dan Kepolisian.


    Selain hal tersebut di atas berdasarkan MoU, BI juga
    bekerja sama dengan lembaga lain seperti PPATK, KPK, dsb.




Bank Indonesia @ 2010
              TINDAK LANJUT PENGAWASAN BANK


  Penetapan status Bank :
  1. Pengawasan Normal.
  2. Pengawasan Intensif.
  3. Pengawasan Khusus.

  Penyehatan/Penyelesaian :
  1. Penetapan Sistemik/Non Sistemik Bank (Potensi Bank Gagal)
  2. Penyelamatan Bank Gagal Sistemik oleh Komite Koordinasi/
     Komite Stabilitas Sistem Keuangan.
  3. Pencabutan Izin Usaha/Likuidasi.
Bank Indonesia @ 2010
                PERMASALAHAN
               PENGAWASAN BANK




Bank Indonesia @ 2010
           Arsitektur Perbankan Indonesia

                               Sistem perbankan yang sehat, kuat, dan
                    efisien guna menciptakan kestabilan sistem keuangan dalam
                          rangka membantu pertumbuhan ekonomi nasional



                                            Sistem                  Infrastruktur
              Struktur                   Pengawasan                  Pendukung
             Perbankan                       yang
                                         Independen                     yang
             yang Sehat
                                          dan Efektif                Mencukupi

                            Sistem                       Industri                   Perlindungan
                          Pengaturan                    Perbankan                     Nasabah
                          yang Efektif                  yang Kuat



               Pilar 1      Pilar 2         Pilar 3      Pilar 4        Pilar 5       Pilar 6




Bank Indonesia @ 2010
     Tantangan dan Masalah Industri Perbankan
                    Ke depan
                                Sistem perbankan yang sehat, kuat, dan
                     efisien guna menciptakan kestabilan sistem keuangan dalam
                           rangka membantu pertumbuhan ekonomi nasional



                                             Sistem                  Infrastruktur
               Struktur                   Pengawasan                  Pendukung
              Perbankan                       yang
                                          Independen                     yang
              yang Sehat
                                           dan Efektif                Mencukupi

                             Sistem                       Industri                   Perlindungan
                           Pengaturan                    Perbankan                     Nasabah
                           yang Efektif                  yang Kuat



                Pilar 1      Pilar 2         Pilar 3      Pilar 4        Pilar 5       Pilar 6




Bank Indonesia @ 2010
     Prakondisi untuk implementasi Basel II secara efektif




                        Pillar 1          Pillar 2            Pillar 3




  Industri perbankan               Pengawasan yang efektif,    Pengaturan yang jelas
  mengembangkan                    mis. pemenuhan              mengenai disclosure
  ‘budaya’ manajemen               kepatuhan terhadap 25       sehingga mendorong
  risiko                           BCP’s                       transparansi


Bank Indonesia @ 2010                                                                  48
Bank Indonesia @ 2010
 2010                                                                  48
Bank Indonesia @ 2010

				
DOCUMENT INFO
Shared By:
Stats:
views:426
posted:3/11/2012
language:
pages:49
Description: 1. SISTEM KEUANGAN INDONESIA 2. DEFINISI DAN FUNGSI BANK 3. MENGAPA BANK HARUS DIAWASI 4. PENGATURAN DAN PENGAWASAN BANK