Docstoc

ASEAN-CHINA FREE TRADE AGREEMENT(ACFTA)

Document Sample
ASEAN-CHINA FREE TRADE AGREEMENT(ACFTA) Powered By Docstoc
					 ASEAN-CHINA FREE TRADE AGREEMENT
              (ACFTA)



                      oleh
               EDI YUSUF, SE.MA

               Jakarta, 3 Mei 2010



ASEAN : ONE VISION, ONE IDENTITY, ONE COMMUNITY   1
Agenda Presentasi

I. Perkembangan FTA di Dunia

II. Pengalaman FTA Indonesia dalam kerangka
    Regional dan Bilateral

III. Potensi ASEAN-CHINA FTA

IV. Kinerja Perdagangan Indonesia-China

V. Permasalahan dan Langkah-langkah Mengatasi
   Implementasi ASEAN-CHINA FTA
1.   Pengertian dua negara atau lebih bersepakat untuk saling
     membuka pasar, saling memudahkan arus barang, jasa, investasi
     dan dana, melalui aturan yang transparan dan lebih pasti.

2.   Tujuan FTA:

        Memperbesar akses ke pasar mitra.
        Mempermudah proses dan prosedur.
        Meningkatkan kepastian hukum dan transparansi.
        Memudahkan penyelesaian sengketa.
        Menghindari disadvantages dalam persaingan.
        Menjalin hubungan yang lebih erat/strategis.
        Memacu reformasi domestik.

3.   Beberapa hal lain yang perlu diperhatikan:

        Cakupan          : komprehensif atau selektif.
        Schedule         : early harvest,fast-track, normal-track,
                            sensitif, eksklusi
        Proses           : single undertaking atau bertahap
        Setiap FTA       : tailor made
I.Perkembangan FTA di Dunia




                              4
Evolution of Regional Trade Agreements
                                                                                                          0
                                                                                                              5
                                                                                                                       10
                                                                                                                                  15
                                                                                                                                             20
                                                                                                                                                                        25
                                                                                                                                                                                                                        30
                                                                                                                                                                                                                             35

                                                                                                   1949




           50
                100
                                    150
                                                        200
                                                              250




       0
                                                                                                   1950
1958                                                                                               1951
1959                                                                                               1952
                                                                                                   1953
1960                                                                                               1954
1961                                                                                               1955
                                                                                                                                                                                                                                   RTAs notified by year




1962                                                                                               1956
                                                                                                   1957




                                                              Number of RTAs
1963
1964                                                                                               1958
                                                                                                   1959
1965                                                                                               1960
                                                                                                                                                                                                                                                           Number of RTAs




1966                                                                                               1961
1967                                                                                               1962
1968                                                                                               1963
1969                                                                                               1964
1970                                                                                               1965
                                                                                                   1966
                                                                                                                                                  RTAs in force




1971                                                                                               1967
1972                                                                                               1968
1973                                                                                               1969
1974                                                                                               1970
1975                                                                                               1971
                                                                                                   1972
1976                                                                                               1973
1977                                                                                               1974
1978                                                                                               1975
                                                                                                   1976
                                                                                                                                                                             Notified RTAs by year (left scale)




1979
1980                                                                                               1977
                                                                                                   1978
1981                                                                                               1979
1982                                                                                               1980
1983                                                                                               1981
1984                                                                                               1982
1985                  South-South                                                                  1983
                                          North-North



                                                                                                   1984
1986                                                                                               1985
1987                                                                                               1986
1988                                                                                               1987
1989                                                                                               1988
1990                                                                                               1989
                                                                                                   1990
1991                                                                                               1991
1992                                                                                               1992
1993                                                                                               1993
                                                                 RTAs announced to WTO from 1958




                                          North-South




1994                                                                                               1994
1995                                                                                               1995
1996                                                                                               1996
                                                                                                   1997
1997                                                                                               1998
1998                                                                                               1999
1999                                                                                               2000
2000                                                                                               2001
2001                                                                                               2002
                                                                                                   2003
2002                                                                                               2004
2003                                                                                               2005
2004                                                                                               2006
2005                                                                                               2007
2006                                                                                               2008
                                                                                                   2009
2007
                                                                                                          0
                                                                                                                                                                                                                                      RTAs in force




                                                                                                                  50
                                                                                                                            100
                                                                                                                                       150
                                                                                                                                                                  200
                                                                                                                                                                                                                  250
                                                                                                                                                                                                                             300




2008
2009
6
                                                          FTA Regional di Beberapa Kawasan




                              EU

NAFTA                                                                                          ASEAN - China




                                                                               ASEAN - India



                                  COMESA



        MERCOSUR
                                                                     SACU


                   MERCOSUR (Southern Common     SACU (The Southern African         COMESA (Common Market of
                   Market)                       Customs Union)                     Eastern and Southern Africa)
                   Brazil, Argentina, Uruguay,   South Africa, Botswana, Lesotho,   Angola, Burundi, Comoros, D.R.
                   Paraguay, Venezuela, and,     Namibia and Swaziland.             Congo, Eritrea, Ethiopia, Kenya,
                   Bolivia.                                                         Libya, Madagascar, Malawi,
                                                                                    Mauritius, Namibia, Rwanda,
                                                                                    Seychelles, Sudan, Swaziland,
                                                                                    Tanzania, Uganda, Zambia and
                                                                                    Zimbabwe.                          7
    NAFTA
    Population: 445 million
    GDP: US$15.857 trillion           Main Regional FTAs                                                         JAPAN
                                                                                                                 Population: 127 million
                                 EU                                     CHINA                                    GDP PPP: US$ 4.29 trillion
                                 Population: 491 million                Population: 1.330 billion
                                 GDP: US$ 14.38 trillion                GDP PPP: US$ 6.991 trillion
                                                                                                                Japan-Korea-China FTA
 FTA Canada – Chile 1997                                                                                             (under negotiation)
 FTA : Chile – Mexico 1999
 FTA : USA – Chile 2004
 FTA : USA – Singapore 2004
 FTA : USA – Australia 2005
                                                                                                                 Japan-Korea FTA
 FTA : Mexico – Japan 2005                                                                                         (under negotiation)
 FTA : Chile – Brunei – NZ –                                       EU
 Singapore 2006                                                 25 countries
                                                                                                                     Japan-Mexico EPA
                                                                                 expanding to                           (signed agreement)
                     NAFTA                                                       Eastern Europe

                     U.S.A.,          EU-MEXICO
                     Canada,               FTA
                     Mexico                                    ACP-EU                                                  ASEAN-Japan
                                                           Countries in Africa                                          Comprehensive
                                   expanding to            and the Caribbean                                         Economic Partnership
                                   Latin America              (approx. 70                                                 (AJCEP)
  Japan-                              under negotiation
                                                               countries)
                                                                                 SAPTA                            Japan’s Bilaterals:
  Mexico                                                                   Bangladesh, Bhutan,
                                                                             India, Maldives,                     • Japan-Singapore EPA
     EPA                                                                   Nepal, Pakistan, Sri                   • Japan-Philippines EPA
(signed agreement)                                                                Lanka                           • Japan-Thailand EPA
                 FTAA(by 2005)
                                                                                                  AFTA            • Japan-Malaysia EPA
                                                                                      Indonesia, Malaysia,        • Japan-Indonesia EPA
                                    MERCOSUR                                        Philippines, Singapore,
                                     Argentina, Brazil,                            Thailand, Brunei, Vietnam,
                                     Paraguay, Uruguay                             Laos, Myanmar, Cambodia

                                                             India - ASEAN FTA                                      ASEAN
                                                                                             China - ASEAN FTA
                                                                                                                    Population: 575.5 million
                                                   Australia-New Zealand-ASEAN FTA                                  GDP: US$ 3.431 billion

                                                                                           Korea - ASEAN FTA
Source : CIA Factbook
                                                                                                                                              8
(2007)
                                              FTA Bilateral di Beberapa Kawasan




                                                  -




Keterangan:
          FTA Negara Maju – Berkembang       FTA Negara Maju – Negara Berkembang
          FTA antar Negara Maju          mendominasi kerjasama perdagangan dunia.

                                                                                    9
             ASEAN IN THE GLOBAL LANDSCAPE
                                                                                                    Timor Leste

                                          PDR of Korea
                                                                          ARF
                                                                                                         Canad
                                                                                                         a                  Russia
                                   Europian Union                                                           Chile
                                   (27 member countries)                                                                    United States
                                                                                                                   Mexico

                                                                                                                         Peru




                                                                Singapore
                                                                                    ASEAN + 3                     EAS                    APEC
                                           ASEAN
             ASEM                                        Brunei Darussalam                   Korea
                                        Myanmar                                                                                            Hong Kong,
                                                                Malaysia                                                                   China
                                                                                                                                           Taipei, China
                                    Lao PDR                     Vietnam
                                                                                               China
                                                            Indonesia
                                   Cambodia
                                                            Philippines
                                                                                                                  New
                                                                Thailand                    Japan                 Zealand
                                                                                                                                                                     Samoa

                                                                                                                                                                         Tonga
                                                                                                      Australia
                                                                                                                                                            Tuvalu         Palau
                                                                                                                        Papua New Guinea
    Azerbaijan               Mongolia                                               India                                                                              Marshall
                                                                                                                                                                       Is
  Kyrgyz Rep                                                                                                                                      PIF            Kiribati Niue
                                                     Pakistan
               CAREC                                                                                                                 Solomon Is                      Nauru
Uzbekistan
                                  Afghanistan                                                                           Vanuatu                            Fiji Is
       Tajikistan                                                                                                                    FSM    Cook Is

                    Kazakhstan                                              Sri Lanka        Bhutan
                                          Maldives       SAARC
                                                                            Nepal
                                                          Bangladesh
II. Pengalaman FTA Indonesia dalam
    kerangka Regional dan Bilateral
FTA Dalam Kerangka Regional
(ASEAN dan ASEAN Mitra)
                               Penanda-      Entry into
  No.           FTA’s                                      Coverage                 Cakupan Tarif
                               tanganan       Force
   1    ASEAN       Economic   20 November   AEC 2015      Komprehensif   ASEAN-CEPT: ± 98% dari pos tarif
        Community              2007
   2    ASEAN – Korea          24 Agustus    1 Juli 2007   Komprehensif   Korea: Menghapuskan semua pos tarif
                               2006                                       Normal Track selambat-lambatnya 1
                                                                          Jan 2010.

                                                                          ASEAN-6

                                                                          •   Normal Track dihapuskan paling
                                                                              lambat 1 Jan 2011 (flexibilitas <5%
                                                                              pos tarif NT dihapuskan paling
                                                                              lambat 1 Jan 2012
                                                                          Sensitive Track
                                                                          Batas maksimum jumlah pos tarif dalam
                                                                          Sensitive Track ASEAN 6 & Korea
                                                                          adalah 10% dari total pos tarif.




                                                                                                                    12
                                                                                         Lanjutan


                            Penanda-       Entry into
No.         FTAs                                              Coverage                 Cakupan Tarif
                            tanganan        Force
 3    ASEAN – Jepang        1 Maret 2008   (Indonesia EIF   Komprehensif       Sensitive Track (ST) - 8% dari
                                           1 Jan 2010,                         total pos tarif 6 digit dan nilai
                                           dalam tahap                         dagang.
                                           proses
                                           ratifikasi)
 4    ASEAN – Australia –   27 Februari    Direncanakan     Komprehensif       Entry Into Force 1 Januari 2010:
      New Zealand           2009           1 Januari 2010
                                                                               90% pos tarif NZ dan 91.77% pos
                                                                               tarif Australia akan dihapuskan
                                                                               tarifnya pada tahun 2010

                                                                               90.23% pos tarif Indonesia akan
                                                                               dihapuskan tarifnya pada tahun
                                                                               2015
 5    ASEAN – India         13 Agustus     Direncanakan     Perdagangan        Pada tahun 2016 (berakhirnya
                            2009           1 Januari 2010   Barang             Normal Track):
                                                            (perundingan
                                                            jasa dan           42.56% pos tariff Indonesia akan
                                                            investasi sedang   dihapuskan tarifnya
                                                            dilakukan)
                                                                               79.35% pos tariff India akan
                                                                               dihapuskan tarifnya




                                                                                                                   13
Sumber : Bisnis Indonesia, 2010   14
III. POTENSI ASEAN-CHINA FTA
Latar Belakang ASEAN-China FTA

   1996              China secara resmi menjadi dialog
                      partner ASEAN;
   1997 (Desember)   Joint Statement kepala negara
                      untuk menjalankan ASEAN dan China
                      adalah sahabat dan mitra yang
                      saling percaya untuk menyongsong
                      abad 21;
   2000 (Nopember)   Pada KTT ASEAN – China, Kepala
                      Negara menyepakati gagasan
                      pembentukan ACFTA;



                                                          16
Latar Belakang ASEAN-China FTA

   2001 (Maret)      Dibentuk ASEAN – China Economic
                      Expert Group
   2002 (Nopember)   Pada KTT ASEAN – China, Kepala
                      Negara menandatangani Framework
                      Agreement on Comprehensive
                      Economic Cooperation between
                      ASEAN and the PRC;
   2003              Perundingan ACFTA dimulai
   2004 (Nopember)   Kesepakatan ACFTA – Barang
   2007              Kesepakatan ACFTA – Jasa
   2009              Kesepakatan ACFTA-Investasi

                                                        17
Sumber : diolah dari Latief, 2001
                                    18
                       Tujuan AC-FTA




Sumber : Modjo, 2010




                                       19
                    Fakta dan Seputar FTA




Sumber : Bisnis Indonesia, 2010
                                            20
Sumber : Bisnis Indonesia, 2010
                                  21
Sumber : Modjo, 2010
                       22
Indonesia VS China : Beberapa Indikator




                                          23
Modalitas ASEAN – China FTA
    ASEAN-China FTA ditandatangani pada 29
     November 2004 dan mulai berlaku efektif 1
     Juli 2005.
     TAHAPAN PENGHAPUSAN TARIF BEA MASUK
 Tahap I: Early Harvest Program (EHP)          Tahap II: Normal Track I dan II
 •  Chapter 01 sampai dengan Chapter 08
    yaitu: Binatang hidup, Ikan, Dairy         - Normal Track I Tarif akan menjadi 0% pada
    product, Tumbuhan, Sayuran, dan buah-         tahun 2010
    buahan.
 •  Kesepakatan Bilateral (produk spesifik)    -   Normal Track II Tarif akan menjadi 0%
    antara lain kopi, Minyak Kelapa/CPO,           pada tahun 2012
    Coklat, barang dari karet, dan perabotan
 •  Tarif akan menjadi 0% pada tahun 2006




                                                                                             24
TAHAPAN PENGHAPUSAN TARIF BEA
MASUK (lanjutan)
Tahap III : Sensitive / Highly Sensitive List

-   Sensitive List :

    (a)   Tahun 2012 = max 20% ;

    (b)   Pengurangan menjadi 0-5% pada tahun 2018 dengan 304 Produk (HS 6 digit) antara lain
          Barang Jadi Kulit: tas, dompet; Kulit; Kacamata; Alat Musik; Tiup, petik, gesek; Mainan:
          Boneka; Alat Olah Raga; Alat Tulis; Besi dan Baja; Spare part; Alat angkut; Glokasida dan
          Alkaloid Nabati; Senyawa Organik; Antibiotik; Kaca; Barang-barang Plastik.

-   Highly Sensitive List :

    Tahun 2015 tarifnya maksimum 50% dengan 47 Produk (HS 6 digit), yang antara lain terdiri dari
    Produk Pertanian, seperti Beras, Gula, Jagung dan Kedelai; Produk Industri Tekstil dan produk
    Tekstil (ITPT);Produk Otomotif; Produk Ceramic Tableware.




                                                                                                      25
  Informasi Beberapa tarif berdasarkan per sektor
        komoditas terkait bea masuk ACFTA




Sumber : www.tarif.depkeu.go.id, lebih lanjut kunjungi di
http://www.tarif.depkeu.go.id/Data/?type=reg&file=PMK2470112009.pdf
                                                                      26
Sumber : www.tarif.depkeu.go.id
                                  27
Sumber : www.tarif.depkeu.go.id
                                  28
Sumber : www.tarif.depkeu.go.id
                                  29
IV. KINERJA PERDAGANGAN, INVESTASI DAN
       PARIWISATA INDONESIA-CHINA
  Beberapa Negara Tujuan Ekspor Indonesia (US$ Juta)




• Pertumbuhan ekspor Indonesia tertinggi ke Kamboja rata-rata
  naik 47,36% per tahun, disusul Brunei dan Malaysia.


                                                                31
    Perkembangan Import ke Indonesia (US$ Juta)




• Pertumbuhan import tertinggi berasal dari Brunei mencapai
  162,67% per tahun, disusul; RRC dan Thailand .

                                                              32
    Neraca Perdagangan Indonesia dengan Beberapa
               Mitra Dagang (US$ Juta)




• Surplus tertinggi pada 2009:Nov berasal dari ASEAN, disusul
  Malaysia dan Filipina. Sementara pada RRC, Thailand, serta
  Singapura menunjukkan defisit.

                                                                33
  Struktur Ekspor Non Migas Menurut Negara Tujuan
  • Peranan China dan India sebagai negara tujuan utama ekspor semakin
    meningkat.
  • Sedangkan dominasi pangsa ekspor ke Uni Eropa, Amerika Serikat dan
    Jepang mulai berkurang.

              Share Negara Tujuan Ekspor Non Migas                                        Share Negara Tujuan Ekspor Non Migas
                          Jan-Des 2004                                                                Jan-Des 2009
                     Lainnya
                      20,6%                                                                 Lainnya                           UNI EROPA
                                                 UNI EROPA                                   21,9%                              13,9%
                                                   16,1%
        THAILAND
          2,8%
                                                                                 THAILAND
                                                                                   2,7%
     TAIWAN                                                                                                                            AMERIKA SERIKAT
      2,7%                                                   AMERIKA SERIKAT                                                               10,7%
                                                                 14,8%           TAIWAN
  KOREA SELATAN                                                                   2,9%
      3,3%                                                                                                                              JEPANG
                                                                                                                                         12,3%
          INDIA
                                                                               KOREA SELATAN
           3,8%
                                                                                   5,3%

          MALAYSIA                                   JEPANG                               INDIA
                                                                                                                                   SINGAPURA
            5,1%                                      15,0%                                7,2%
                                                                                                                                      8,2%

                   REP.RAKYAT CINA   SINGAPURA                                                        MALAYSIA   REP.RAKYAT CINA
                         6,1%           9,6%                                                            5,8%           9,1%

Sumber: BPS (diolah)
              Ekspor Indonesia ke China Menurut Sektor
              7000                                                        Agriculture     Industry    Mining
                                                                                                                                                       6,245.2

              6000
                                                                                                                                       5,487.7


              5000                                                                                                      4,844.9                                       4,859.8




              4000
US$ Million




                                                                                                        3,620.9
                                                                                           3,239.6

              3000
                                                                             2,634.9

                                                                2,028.4
              2000                                                                                                                                                        1,870.0
                                    1,671.8
                                                  1,511.6
                                                                                                                                                            1,381.1
                        1,266.3
                                                                                                                                             1,086.9
              1000
                                                                                                                              532.0
                     150.3                                                                                     244.4
                                   61.0          49.8          35.9   127.6 83.5   98.3   82.1   115.7 94.5            89.7           89.5       160.9           109.6
                             9.7          12.3          28.5
                0
                         1999        2000          2001          2002         2003          2004         2005            2006           2007            2008     JAN-OKT 2009


         Sumber: BPS, 2010


 Selama periode 1999-2009 pertumbuhan ekspor
 produk industri mencapai 17,7% per tahun
 dan pertambangan 72,3% per tahun.
Perkembangan Impor Menurut Negara Asal


                                                   Peran Impor dari China
                    2004
                                                   meningkat pesat,
                                                   sementara impor dari
                        China
                        7.90%           Amerika
           Jepang                        Serikat
           19.26%                       19.00%     ASEAN cenderung stabil.

        UE                                Korea
      12.12%                             Selatan
                                         4.24%
                                       Australia
                                        2.66%
               ASEAN                                                   2009
                                       Taiwan
               26.41%
                                 India 3.56%                                 China
                                4.86%                                       19.77%
                                                              Jepang                          Amerika
Sumber: BPS (diolah)                                          14.38%                           Serikat
                                                                                              10.31%

                                                            UE                                 Korea
                                                          12.67%                              Selatan
                                                                                               5.58%
                                                                                             Australia
                                                                                              4.95%
                                                                   ASEAN                  Taiwan
                                                                   26.43%                 2.94%
                                                                                      India
                                                                                     2.98%
            Impor Indonesia dari China Menurut Golongan
            Penggunaan Barang

          10000                                                         Intermediate Goods
                9000
                8000
                7000
 US $ Miliion




                6000
                5000                                                                    Capital Goods
                4000
                3000
                2000                                                                   Consumption Goods
                1000
                  0
                       1999   2000   2001   2002   2003   2004   2005   2006    2007     2008   JAN-OKT
                                                                                                  2009

Sumber: BPS, 2010



 Impor barang modal dan bahan baku penolong dari China
 meningkat pesat dengan pertumbuhan rata-rata tahunan masing-
 masing sebesar 49,8% dan 24,6%.
 Kedua kelompok barang tersebut digunakan oleh industri dalam
 negeri untuk pasar dalam negeri maupun ekspor.             37
Pangsa Nilai Ekspor Nonmigas Indonesia Menurut Kode
STIC Dua Digit 2003-2008 (%)




Sumber : Diolah dari Bank Indonesia, 2009
                                                 38
      Produk China yang sering dibeli




Sumber : diolah kompas, 2010



                                        39
                                  Nilai Investasi Indonesia dan China




                   180                                          167,25
                                                              173,98
                   160
                                                     134,41
                   140
dalam Jutaan US$




                   120                  100,68
                            86,76
                   100                            99,09
                    80
                    60                56,94
                    40
                    20    11,84
                                                                             Indonesia ke China
                     0
                         2005                                            China ke Indonesia
                                     2006        2007
                                                              2008
                                China ke Indonesia      Indonesia ke China




                                        Sumber: ASEAN Secretariat, 2009
                                      Kunjungan Wisatawan




               350
                                                    325
               300
Ribuan orang




               250
               200
               150
               100          51
                50
                 0
                                                                        Wisatawan China ke Indonesia
                     2005
                                           Agustus 2009

                            Wisatawan China ke Indonesia


                                      Sumber: ASEAN Secretariat, 2009
Beberapa Peringkat Ekspor dan Impor Dunia 2008




                                             42
V. PERMASALAHAN DAN LANGKAH-LANGKAH
   PEMERINTAH DALAM MENGATASI
   IMPLEMENTASI ASEAN-CHINA FTA
Skema Tarif Bea Masuk
              Perkembangan Skema Bea Masuk

         2004 2005 2006 2007 2008 2009 2010
 MFN      9.9      9,9   9,5   7,8   7,6     7,5   7,49
 CEPT     3.4      2,8   2,8   2,0   1,9     1,9   0,9
ACFTA     9.9      9,6   9,5   6,4   6,4     3,8   2,9
AKFTA     9.9      9.9   9.5   6,6   6,0     2,6   2,6
 AANZ     9.9      9,9   9,5   7,8   7,6     7,5    -
IJEPA     9.9      9.9   9.5   7.8   5,2     4,5   2,97
Sumber: Kemendag, 2009
                                                          44
Rekapitulasi Usulan Perubahan Pos Tarif Pemberlakukan AC-FTA




                                                               45
Faktor-Faktor Daya Saing Daya Saing Indonesia dan Beberapa
Negara ASEAN




                                                         46
Langkah2 Atasi Permasalahan ACFTA
1.    Melakukan Renegosiasi :

         Within ACFTA framework (pasal 6): atau
         Outside ACFTA framework (bilateral dgn China)

2.    Meningkatkan Daya Saing :
     Pembentukan 3 Tim Teknis yang fokus kepada:
      •  Penguatan Daya Saing Global
      •  Pengamanan Pasar Domestik
      •  Penguatan Ekspor

     Tugas Tim
      Identifikasi dan analisis masalah/hambatan
      Koordinasi penyelesaian masalah/hambatan industri dan perdagangan
      Pemantauan dan evaluasi penyelesaian hambatan

                                                                      47
Terima Kasih


    One Vision
   One Identity
  One Community

				
DOCUMENT INFO
Shared By:
Stats:
views:201
posted:3/11/2012
language:
pages:48
Description: I. Perkembangan FTA di Dunia II. Pengalaman FTA Indonesia dalam kerangka Regional dan Bilateral III. Potensi ASEAN-CHINA FTA IV. Kinerja Perdagangan Indonesia-China V. Permasalahan dan Langkah-langkah Mengatasi Implementasi ASEAN-CHINA FTA