Docstoc

PANDUAN STIBAFA_REVISI OK

Document Sample
PANDUAN STIBAFA_REVISI OK Powered By Docstoc
					                                    BAB I
                               KETENTUAN UMUM

                                        Pasal 1

Dalam Pedoman Penyusunan Skripsi ini yang dimaksud dengan :
1) Skripsi adalah suatu naskah/karya ilmiah yang disusun atas dasar penelitian yang
   dilakukan oleh mahasiswa dengan dibimbing oleh tenaga edukatif dalam rangka
   penyelesaian program studi Strata Satu (S1).
2) Pembimbing adalah tenaga edukatif yang diangkat oleh Prodi dengan ketentuan
   sekurang-kurangnya menduduki jabatan Lektor.
3) Pembantu Pembimbing adalah tenaga edukatif yang diangkat oleh Prodi dengan
   ketentuan sekurang-kurangnya menduduki jabatan Asisten Ahli.
4) Data/bahan adalah sumber yang diperoleh dalam rangka penyusunan skripsi, baik
   yang berupa data kepustakaan maupun data lapangan.
5) Metodologi adalah suatu cara tertentu yang dipakai untuk melakukan penelitian dan
   membahas hasil penelitian tersebut dengan menggunakan cara yang kritis dan logis
   sesuai dengan kriteria ilmu pengetahuan sosial-keagamaan.

                                     Pasal 2
                              Tema dan Bobot Skripsi

1) Tema skripsi bersumber dari masalah Keilmuan yang berhubungan dengan program
   studi mahasiswa.
2) Skripsi ditulis dalam bahasa Arab yang baku, baik dan benar (untuk PBA) dan
   bahasa Indonesia (Untuk AS). atas persetujuan Ketua Program Studi.
3) Skripsi disusun sendiri oleh mahasiswa atas bimbingan Dosen Pembimbing.
4) Skripsi memiliki bobot setara dengan 6 (enam) sks (Surat Keputusan Menteri
   Agama RI Nomor 122 tahun 1988).

                                      Pasal 3
                                 Tujuan Penyusunan

Tugas penyusunan skripsi bertujuan untuk :
1) Menilai kemampuan mahasiswa dalam mengidentifikasi dan memecahkan masalah
   secara ilmiah.
2) Mengevaluasi kemampuan dan keterampilan mahasiswa dalam mengaplikasikan
   metodologi ilmiah pada sebuah karya tulis.

                                BAB II
               SYARAT, PROSES PENETAPAN, DAN SEMINAR
                          PROPOSAL SKRIPSI

                                       Pasal 4
Syarat-Syarat Pengajuan Proposal Skripsi:
1) Telah terdaftar sebagai mahasiswa Sekolah Tinggi Islam Bani Fatah.
2) Telah menempuh kuliah hingga semester VII.
3) Telah menempuh sekurang-kurangnya 75 % x 160 sks = 120 sks dari seluruh beban
   SKS (MKDU, MKDK, MKK) pada setiap Program Studi.
4) Indeks prestasi komulatif sekurang-kurangnya 2.00.
5) Prestasi yang bernilai D sebanyak-banyaknya 3 (tiga).
6) Tanpa ada nilai E.
7) Telah memenuhi persyaratan administrasi/keuangan yang ditetapkan oleh Prodi.



Panduan Penulisan Skripsi Sekolah Tinggi Islam Bani Fatah                         1
                                       Pasal 5
                         Tata Cara Pengajuan Proposal Skripsi

1) Mahasiswa berkonsultasi dengan Ketua Program Studi untuk mengajukan dan/atau
   minta petunjuk serta nasihat tentang pemilihan judul skripsi serta tata-cara
   pembuatan proposal skripsi.
2) Judul skripsi yang telah disetujui oleh Ketua Program Studi untuk selanjutnya
   ditetapkan Dosen Pembimbing dan kalau perlu Pembantu Pembimbingnya.
3) Setelah mendapatkan persetujuan, mahasiswa yang bersangkutan dapat menyusun
   proposal skripsi lengkap dengan kerangka pembahasan (out line) dan
   menggandakannya sebanyak 4 eksemplar, kemudian diserahkan kepada Ketua
   Program Studi.
4) Proposal skripsi memuat hal-hal sebagai berikut :
   a. Latar belakang masalah )‫.(خلفية البحث‬
   b. Rumusan masalah)‫.(أسئلة البحث‬
   c. Tujuan Penelitian)‫. (أهداف البحث‬
   d. Kegunaan Penelitian)‫. (فوائد البحث‬
   e. Hipotesis (jika ada))‫. (المفترض‬
   f. Kajian Teoritis)‫.(اإلطار النظرى‬
   g. Tinjauan Pustaka)‫.(الدراسات السابقة‬
   h. Metode penelitian)‫.(منهج البحث‬
   i. Rencana daftar isi Skripsi)‫.(خطة محتويات البحث‬
   j. Daftar kepustakaan )‫.(المراجع‬
5) Ketua Program Studi mengirim proposal tersebut kepada Bagian
   Pengajaran/Sekretaris Program Studi.

                                      Pasal 6
                                  Seminar Proposal

1) Proposal skripsi sebagaimana ditentukan pada pasal 4 ayat (3), (4), dan (5) di atas
   selanjutnya diajukan dalam seminar.
2) Jadwal seminar akan ditentukan oleh Ketua Program Studi.
3) Tujuan seminar adalah:
   a. Memberikan masukan bagi mahasiswa dalam penyempurnaan proposal skripsi.
   b. Tidak dipergunakan untuk menetapkan lulus atau tidaknya mahasiswa yang
       bersangkutan.
   c. Memperluas wawasan ilmiah bagi mahasiswa yang bersangkutan;
4) Seminar dihadiri oleh panitia seminar yang terdiri atas:
   a. Ketua Program Studi.
   b. Seorang sekretaris.
   c. Pembimbing atau Pembantu Pembimbing.
   d. Mahasiswa lain sebagai partisipan minimal 2 orang.
5) Proposal skripsi dapat diseminarkan apabila mahasiswa yang bersangkutan telah
   menghadiri seminar proposal skripsi mahasiswa lain, dan ikut serta membahasnya
   sekurang-kurangnya 3 (tiga) kali kehadiran, kecuali bagi peserta yang maju pada
   seminar kesatu, kedua dan ketiga.
6) Proposal skripsi jika telah diseminarkan dan direvisi, diserahkan kembali kepada
   Ketua Program Studi c.q. Bidang Pengajaran Program Studi untuk diterbitkan Berita
   Acara bahwa proposal skripsi mahasiswa yang bersangkutan telah diseminarkan.
7) Proposal skripsi yang telah diterbitkan Berita Acara, selanjutnya dikonsultasikan
   oleh mahasiswa yang bersangkutan kepada Pembimbing untuk proses
   pembimbingan.




Panduan Penulisan Skripsi Sekolah Tinggi Islam Bani Fatah                          2
                             BAB III
             PEMBIMBING DAN PROSES BIMBINGAN SKRIPSI

                                     Pasal 7
                       Syarat dan Tugas Pokok Pembimbing

1) Pembimbing terdiri atas Pembimbing Utama dan Pembimbing Pembantu yang
   ditetapkan oleh Ketua Program Studi.
2) Pembimbing Utama adalah tenaga edukatif yang diangkat oleh Prodi dengan
   ketentuan sekurang-kurangnya menduduki jabatan Lektor.
3) Pembantu Pembimbing adalah tenaga edukatif yang diangkat oleh Prodi dengan
   ketentuan sekurang-kurangnya menduduki jabatan Asisten Ahli.
4) Tugas pokok Pembimbing adalah memberikan bimbingan kepada mahasiswa dalam
   menyelesaikan skripsinya, kemudian memberikan persetujuan bahwa skripsi
   tersebut sudah dapat atau layak untuk dimunaqasyahkan.
5) Tugas pokok Pembantu Pembimbing adalah membantu Pembimbing, terutama
   dalam teknik penulisan skripsi.

                                       Pasal 8
                                  Proses Bimbingan

1) Bimbingan skripsi diberikan selama 6 (enam bulan) terhitung sejak proposal skripsi
   diseminarkan.
2) Apabila dalam batas waktu yang telah ditentukan sebagaimana maksud ayat (1)
   skripsi belum bisa dimunaqasyahkan, maka proposal skripsi dianggap gugur, dan
   kepada mahasiswa yang bersangkutan diharuskan untuk mengajukan judul/proposal
   baru.
3) Apabila masa studi mahasiswa yang bersangkutan hampir habis dan skripsinya
   belum bisa dimunqasyahkan, maka Pembimbing wajib melaporkan kepada Ketua
   Program Studi.
4) Apabila karena sesuatu hal Pembimbing Utama dan/atau Pembantu Pembimbing
   tidak dapat menyelesaikan tugasnya, harus menyerahkan kembali tugas tersebut
   kepada Ketua Program Studi untuk selanjutnya ditetapkan pembimbing Utama
   dan/atau Pembimbing Pembantu lain sebagai penggantinya.
5) Untuk memantau dan menilai perkembangan atau kemajuan proses penyelesaian
   skripsi digunakan KBS (Kartu Bimbingan Skripsi) yang disediakan oleh Prodi dan
   diisi oleh Pembimbing Utama/Pembantu Pembimbing dan mahasiswa yang
   bersangkutan.



                                  BAB IV
                             MUNAQASYAH SKRIPSI

                                        Pasal 9
Syarat - syarat mengikuti munaqasyah:
1) Telah terdaftar sebagai mahasiswa pada semester ketika munaqasyah akan
   dilaksanakan.
2) Masih dalam waktu mempunyai hak untuk menyelesaikan studinya.
3) Telah menempuh dan menyelesaikan semua beban SKS.
4) Indek Prestasi Komulatif sekurang-kurangnya 2.00.
5) Prestasi yang bernilai D sebanyak-banyaknya 3 (tiga).
6) Tanpa ada nilai E.
7) Telah menyelesaikan tugas-tugas Praktikum, KKN, dan ketentuan-ketentuan lain
   yang ditetapkan oleh Prodi.
Panduan Penulisan Skripsi Sekolah Tinggi Islam Bani Fatah                         3
                                   8) Pasal 10
                         Tata Cara Mengikuti Munaqasyah

1) Setelah penyusunan skripsi selesai dan telah mendapat persetujuan dari
   Pembimbing, mahasiswa yang bersangkutan menggandakan naskah skripsinya
   sebanyak 6 (enam) eksemplar, disertai dengan nota persetujuan munaqasyah yang
   ditanda tangani oleh Pembimbing.
2) Mendaftarkan diri pada Bagian Tata Usaha Prodi untuk dimunaqasyahkan dengan
   menyerahkan naskah skripsi sebanyak 5 (lima) eksemplar.
3) Naskah skripsi diserahkan kepada Panitia Ujian sekurang-kurangnya 5 (lima) hari
   sebelum pelaksanaan munaqasyah.
4) Apabila Penguji berhalangan hadir, maka Panitia Ujian berhak menunda sampai
   dengan pelaksanaan munaqasyah berikutnya.

                                     Pasal 11
                          Pelaksanaan Munaqasyah Skripsi

1) Ketua Program Studi menetapkan tentang susunan Panitia Ujian dan jadwal
   pelaksanaan munaqasyah berikutnya.
2) Munaqasyah skripsi dilaksanakan sekurang-kurangnya 7 (tujuh) hari setelah
   pendaftaran penyerahan naskah skripsi.
3) Panitia ujian skripsi ditunjuk oleh Ketua Program Studi, dan akan diumumkan
   beberapa hari menjelang munaqasyah skripsi berlangsung.
4) Sidang munaqasyah skripsi terdiri atas; Ketua, Sekretaris, Penguji, Pembimbing dan
   mahasiswa yang bersangkutan.
5) Munaqasyah skripsi berlangsung selama 60-90 menit.
6) Sidang munaqasyah dapat menyatakan;
   a. Lulus; baik dengan perbaikan atau pun tanpa perbaikan;
   b. Tidak lulus.

                                     Pasal 12
                                 Munaqasyah Ulang

1) Mahasiswa yang dinyatakan tidak lulus pada sidang munaqasyah pertama, setelah
   memperbaiki skripsinya dan memperoleh persetujuan dari Pembimbing atau
   Penguji, dapat mengajukan munaqasyah ulang.
2) Rentangan waktu antara munaqasyah pertama dengan munaqasyah berikutnya,
   ditetapkan pada saat munaqasyah pertama oleh sidang munaqasyah.
3) Susunan Panitia ujian munaqasyah ulang sama dengan penguji sebelumnya, kecuali
   apabila yang bersangkutan berhalangan, maka dapat diganti dengan penguji yang
   lain.
4) Munaqasyah ulang dilakukan sebanyak-banyaknya 2 (dua) kali.
5) Apabila pada munaqasyah ulang pada kali yang kedua ternyata masih belum lulus,
   maka skripsi tersebut dinyatakan gugur, dan mahasiswa yang bersangkutan dapat
   mengajukan proses baru penulisan skrispi dari awal, sebagaimana yang ditetapkan
   dalam pedoman ini.
6) Pengajuan proses baru penulisan skripsi berlaku ketentuan sebagaimana dimaksud
   pada pasal 8.




Panduan Penulisan Skripsi Sekolah Tinggi Islam Bani Fatah                          4
                                   BAB V
                             SISTEMATIKA SKRIPSI

                                      Pasal 13
                            Sistematika Penulisan Skripsi

1) Skripsi terdiri atas:
   a. Bagian awal.
   b. Bagian utama atau isi, dan
   c. Bagian akhir.
2) Pada bagian awal berisi:
   a. Halaman sampul luar.
   b. Halaman sampul dalam.
   c. Halaman nota Pembimbing.
   d. Halaman pengesahan.
   e. Transliterasi
   f. Halaman motto.
   g. Halaman persembahan.
   h. Abstrak
   i. Kata pengantar.
   j. Daftar isi.
   k. Daftar tabel (jika ada).
   l. Daftar lampiran, gambar, peta dan sebagainya (jika ada).
3) Pada halaman sampul ditulis; judul skripsi, lambang atau logo STIBAFA, nama dan
   Nim/Nimko mahasiswa, nama dosen pembimbing, Nama Fakultas, Program Studi,
   Sekolah Tinggi Islam Bani Fatah Tambakberas Jombang, dan tahun pembuatan
   skripsi.
4) Penomoran halaman mulai a s/d k bila berbahasa Indonesia dengan menggunakan
   angka Romawi kecil (i,ii, iii), bila berbahasa Arab menggunakan angka arab ( ،‫أ، ب‬
   ‫ ج، د، هـ‬dan seterusnya).
5) Pada halaman kata pengantar, berisi pernyataan ucapan terima kepada pihak-pihak
   yang secara langsung berjasa dalam menyelesaikan skripsi, kemudian tanggal, bulan
   dan tahun.
6) Bagian utama/isi skripsi terdiri atas:
   BAB I       : PENDAHULUAN
                 A. Latar belakang masalah )‫.(خلفية البحث‬
                 B. Rumusan masalah)‫.(أسئلة البحث‬
                 C. Tujuan Penelitian)‫.(أهداف البحث‬
                 D. Kegunaan Penelitian)‫.(فوائد البحث‬
                 E. Penegasan Judul)‫(مصطلحات البحث‬
                 F. Hipotesis)‫( (المفترض‬jika ada).
                 G. Sistematika Pembahasan )‫.(هيكل البحث‬

   BAB II     : KAJIAN PUSTAKA
                A. KAJIAN TEORITIS)‫.(اإلطار النظري‬
                B. TINJAUAN PUSTAKA)‫.(الدراسات السابقة‬

   BABIII     : METODOLOGI PENELITIAN)‫.(منهجية البحث‬
                Untuk jenis penelitian lapangan antara lain memuat:
                    1. Strategi/rancangan penelitian.
                    2. Penentuan populasi/informan/sumber.
                    3. Penentuan sampel (jika ada).
                    4. Metode dan teknik pengumpulan data.
                    5. Instrumen pengumpulan data.
                    6. Teknik analisis data.
Panduan Penulisan Skripsi Sekolah Tinggi Islam Bani Fatah                         5
                   7. Metode pendekatan.
              Untuk jenis penelitian kepustakaan antara lain memuat:
                   1. Jenis data.
                   2. Sumber data, teknik pengumpulan data.
                   3. Teknik analisis data.
                   4. Cara pendekatan.
   BAB IV : LAPORAN HASIL PENELITIAN
   BAB V : ANALISIS DATA
   BAB VI : PENUTUP
7) Bagian akhir, memuat hal-hal sebagai berikut;
   a. Daftar Kepustakaan.
   b. Lampiran-lampiran.




Panduan Penulisan Skripsi Sekolah Tinggi Islam Bani Fatah              6
                                    BAB VI
                                ASPEK PENILAIAN

                                         Pasal 14
1) Penilaian skripsi dilakukan oleh Sidang Munaqasyah.
2) Penilaian skripsi meliputi 2 (dua) aspek, yaitu:
   a. Penilaian metodologi-teknik terhadap penulisan skripsi, yang meliputi :
       (1) Persoalan. Dalam hal ini yang dipertimbangkan adalah :
            a. Rumusan masalah.
            b. Lingkup/cakupan masalah.
            c. Rumusan pentingnya (urgensinya).
            d. Rumusan asumsi.
            e. Rumusan pembatasan.
            f. Rumusan hipotesa (jika ada).
            g. Batasan istilah-istilah/penegasan istilah/judul.
       (2) Pembatasan Kepustakaan. Dalam hal ini yang dipertimbangkan adalah;
            a. Relevansi bacaan.
            b. Ruang lingkup dan keluasan bacaan.
            c. Organisasi pembahasan.
       (3) Pelaksanaan atau metodologi. Dalam hal ini yang dipertimbangkan adalah
           :
            a. kesesuaian dengan masalah.
            b. perencanaan teknik.
            c. uraian tentang teknik.
            d. penentuan sampel (bagi penelitian lapangan).
       (4) Pengolahan dan Penarikan Kesimpulan. Dalam hal ini yang
           dipertimbang-kan adalah :
            a. dasar-dasar logika.
            b. pengukuhan oleh fakta.
            c. penggunaan statistik/data.
            d. rumusan kesimpulan.
            e. rumusan saran-saran/rekomendasi.
       (5) Aspek Teknik. Dalam hal ini yang dipertimbangkan adalah;
            a. margin dan spasi.
            b. judul bab atau sub-sub bab.
            c. identasi dan kutipan.
            d. catatan kaki.
            e. pemberian nomor halaman.
            f. lay-out halaman.
            g. ejaan dan tanda baca.
            h. susunan kalimat, pilihan kata/istilah dan gaya bahasa.
   b. Penilaian pada waktu pelaksanaan munaqasyah. Dalam hal ini yang
       dipertimbang-kan adalah:
       (1) Kemampuan menangkap dan menjawab pertanyaan.
       (2) Penguasaan materi skripsi.
       (3) Kelengkapan Referensi.
       (4) Tatakrama.
3) Nilai akhir skripsi adalah penjumlahan dari nilai penguji yang berbentuk nilai angka,
   selanjutnya dialihkan ke dalam nilai huruf A, B, C, D, dan E. Prestasi nilai A,B,C
   dinyatakan lulus, sedangkan nilai D dan E, dinyatakan tidak lulus.




Panduan Penulisan Skripsi Sekolah Tinggi Islam Bani Fatah                            7
                              Tabel Nilai Akhir Skripsi
              Nilai Huruf           Nilai Angka             Nilai Bobot
                   A               80.00 – 100.00               4.0
                   B                69.00 – 79.99               3.0
                   C                56.00 – 68.00               2.0
                   D                46.00 – 55.99               1.0
                   E                00.00 – 45.99               0.9

                                  BAB VII
                            KETENTUAN PERALIHAN

                                     Pasal 15
Pada saat berlakunya Pedoman Penulisan Skripsi ini, segala ketentuan yang ada dan
tidak bertentangan dengan Pedoman ini, tetap berlaku selama belum diadakan yang baru
yang berdasarkan pada Pedoman ini.

                                      BAB VIII
                                      PENUTUP

                                      Pasal 16
1) Dengan diberlakukannya Pedoman ini, maka seluruh ketentuan yang bertentangan
   dengan ketentuan yang terdapat dalam pedoman ini dinyatakan tidak berlaku.
2) Hal-hal lain yang belum diatur dalam Pedoman ini akan diatur secara tersendiri.

                                      Pasal 17
Pedoman ini berlaku sejak tanggal ditetapkan, dengan ketentuan apabila di kemudian
hari ternyata terdapat kekeliruan, akan diadakan perbaikan dan penyesuaian
sebagaimana mestinya.

                                               Ditetapkan di   : Tambakberas
                                               Pada tanggal    : 29 Januari 2012




                                          KOMISI PENYUSUN PANDUAN SKRIPSI




Panduan Penulisan Skripsi Sekolah Tinggi Islam Bani Fatah                          8
Lampiran 1 :

   PENJELASAN TENTANG SISTEMATIKA PENYUSUNAN PROPOSAL

A. Sistematika Penyusunan Proposal Kuantitatif
   Langkah-langkah penyusunan proposal kuantitatif adalah sebagai berikut :
      Halaman sampul
      Halaman judul
      Nota Pembimbing
      Halaman Pengesahan
       A. Judul Penelitian
       B. Latar Belakang Masalah
       C. Rumusan Masalah
       D. Tujuan Penelitian
       E. Hipotesis Penelitian
       F. Kegunaan Penelitian
       G. Batasan Operasional Variabel (BOV)
       H. Kajian Pustaka
       I. Metode Penelitian :
           1. Rancangan Penelitian
           2. Populasi dan Sampel
           3. Instrumen Penelitian
           4. Teknik Pengumpulan Data
           5. Teknik Analisa Data
      Lampiran-lampiran :
      Rencana Daftar Isi Skripsi
      Daftar Pustaka
      Instrumen Penelitian
   Penyusunan Proposal Kuantitatif hendaknya memenuhi standart antara 25 sampai
   30 lembar (tidak termasuk halaman depan dan lampiran)

B. Sistematika Penyusunan Proposal Kualitatif
   Langkah-langkah penyusunan proposal kualitatif adalah sebagai berikut :
      Halaman sampul
      Halaman judul
      Nota Pembimbing
      Halaman Pengesahan
       A. Judul Penelitian
       B. Konteks Penelitian
       C. Fokus Masalah
       D. Tujuan Penelitian
       E. Kegunaan Penelitian
       F. Batasan Istilah
       G. Gambaran Setting Penelitian
       H. Sistematika Pembahasan
       I. Kajian Pustaka :
           1. Perspektif Teoritik
           2. Review Hasil Penelitian Terdahulu

       J. Metode Penelitian :
          1. Pendekatan dan Jenis Penelitian
          2. Kehadiran Peneliti
          3. Data dan Sumber Data
          4. Prosedur Pengumpulan Data
          5. Teknik Analisa Data
Panduan Penulisan Skripsi Sekolah Tinggi Islam Bani Fatah                         9
       Lampiran-lampiran :
       Rencana Daftar Isi Skripsi
       Daftar Pustaka
    Penyusunan Proposal Kualitatif hendaknya memenuhi standart antara 25 sampai 35
    lembar (tidak termasuk halaman depan dan lampiran)

C. Sistematika Penyusunan Proposal Literer
   Langkah-langkah penyusunan proposal literer adalah sebagai berikut :
      Halaman sampul
      Halaman judul
      Nota Pembimbing
      Halaman Pengesahan
       A. Judul Penelitian
       B. Konteks Penelitian
       C. Fokus Masalah
       D. Tujuan Penelitian
       E. Kegunaan Penelitian
       F. Batasan Istilah
       G. Metode Penelitian:
           1. Pendekatan dan Jenis Penelitian
           2. Data dan Sumber Data
           3. Teknik Pengumpulan Data
           4. Teknik Analisa Data
       H. Kajian Pustaka :
           1. Perspektif Teoritik
           2. Review hasil Penelitian Terdahulu
      Lampiran-lampiran :
      Rencana Daftar Isi Skripsi
      Daftar Pustaka
   Penyusunan Proposal literer hendaknya memenuhi standart antara 25 sampai 35
   lembar (tidak termasuk halaman depan dan lampiran)

PENJELASAN
b. Latar Belakang Masalah )‫.(خلفية البحث‬
   Dalam bab-bab ini dikemukakan, hal–hal sebagai berikut:
   3. Sebab-sebab timbulnya permasalahan.
      Suatu permasalahan tidak akan muncul dengan sendirinya, melainkan ia terjadi
      karena ada faktor-faktor lain sebagai penyebabnya. Apa yang melatarbelakangi
      “menariknya” sebab dimaksud dijadikan bahan penulisan latar belakang.
   2. Penegasan permasalahan.
      Setelah dikemukakan faktor-faktor yang menyebabkan munculnya
      permasalahan, kemudian permasalahan itu sendiri harus dikemukakan secara
      tegas, sehingga akan dapat dikenali apakah ia memang betul-betul sebagai
      masalah atau tidak; artinya, apakah untuk mencari jawaban/pemecahan
      permasalahan itu perlu untuk dilakukan penelitian atau tidak. Dalam hal ini akan
      dianggap sebagai masalah apabila mencari jawabannya masih diperlukan
      penelitian.
   3. Perlunya masih diteliti.
      Dalam hal ini cukup dikemukakan secara garis besar (globalnya)

c. Rumusan Masalah)‫.(أسئلة البحث‬
   Karena suatu masalah mempunyai ruang lingkup yang luas dan dapat dikaji dari
   berbagai aspek, sangat mungkin seorang peneliti tidak menguasai secara
   keseluruhan. Untuk itulah, peneliti diharapkan membatasi diri dan memfokuskan
   pada aspek-aspek tertentu saja sehingga hasil penelitiannya semakin tajam, terarah
Panduan Penulisan Skripsi Sekolah Tinggi Islam Bani Fatah                          10
     dan terukur. Adapun cara merumuskan pokok masalah dapat dilakukan sebagai
     berikut;
     a. Secara eksplisit, yakni dalam bentuk kalimat pertanyaan.
     b. Secara implisit, dalam bentuk kalimat pernyataan, akan tetapi mengandung
         unsur adanya sesuatu yang dipertanyakan.

d. Tujuan Penelitian )‫. (أهداف البحث‬
   Dalam sub bab tujuan ini dirumuskan kalimat atau kalimat-kalimat yang
   menyatakan segi-segi ilmu pengetahuan yang akan diperoleh dari penelitian. Oleh
   sebab itu, pernyataan dari tujuan ini harus relevan dengan pokok-pokok
   permasalahannya.

e. Kegunaan Penelitian)‫.(فوائد البحث‬
   Dalam kegunaan Pembahasan, isinya adalah pernyataan tentang manfaat yang dapat
   dipetik dari penelitian yang diperoleh melalui penelitian. Kegunaan ini merupakan
   kelanjutan dari tujuan penelitian.

f. Hipotesis )‫(المفترض‬
   Hipotesis merupakan jawaban sementara terhadap permasalahan penelitian, yang
   secara teoritis dianggap paling mungkin dan paling tinggi tingkat kebenarannya.
g. Kajian Teoritis)‫.(اإلطار النظرى‬
   Agar kerangka pemikiran dapat meyakinkan, maka hendaknya;
    1. Menunjukkan adanya alur-alur pemikiran yang logis.
    2. Didasarkan kepada dalil atau kaidah atau teori-teori yang kuat dan relevan
       dengan pokok-pokok permasalahan yang diteliti.

h. Tinjauan Pustaka)‫.(الدراسات السابقة‬
   Berisi tentang penelusuran atau penelahaan bahan kepustakaan, baik berupa buku-
   buku maupun hasil penelitian terdahulu. Dari penelahaan ini akan dapat diketahui
   apakah permasalahn yang diajukan mengandung sesuatu yang baru atau tidak,
   sehingga dapat terhindari adanya duplikasi karya ilmiah. Dismping itu, juga
   bermanfaat untuk mengetahui seberapa jauh calon peneliti menguasai
   permasalahannya.

i. Metode penelitian)‫.(منهج البحث‬
   Dalam sub bab ini calon peneliti harus menjelaskan langkah-langkah yang akan
   ditempuh dalam pengumpulan dan analisis data. Jika penelitian yang dilakukan
   dalam pengumpulan datanya menggunakan penelitian lapangan, terlebih dahulu
   calon peneliti harus menjelaskan langkah-langkah operasional dalam bentuk teknik
   samplingnya yang akan dilakukan.

j.    Rencana daftar isi Skripsi)‫.(خطة محتويات البحث‬
     Dalam sub-bab ini peneliti harus menguraikan garis besar (out-line) dari laporan
     penelitian/tulisan ilmiah dalam bentuk bab-bab yang secara logis saling
     berhubungan dan merupakan satu kesatuan serta mendukung dan mengarah pada
     pokok masalah yang diteliti, seperti yang tertulis pada judul.

k. Daftar kepustakaan )‫.(المراجع‬
   Memuat judul-judul kitab, buku-buku referensi, laporan penelitian, khusus karangan
   dalam majalah, jurnal ilmiah, bulletin ilmiah, Koran harus yang sudah
   berISSN(International Strandart Serial Number), dan terakreditasi. Download
   Internet yang bisa dipertanggung jawabkan,




Panduan Penulisan Skripsi Sekolah Tinggi Islam Bani Fatah                         11
Lampiran 2 :

                           PENJELASAN TENTANG
                      SISTEMATIKA PENULISAN SKRIPSI

A. Untuk Jenis Penelitian Kuantitatif :
   1. Skripsi terdiri atas:
      a. Bagian awal.
      b. Bagian utama atau isi.
      c. Bagian akhir.
   2. Pada bagian awal berisi:
      a. Halaman sampul luar.
      b. Halaman sampul dalam.
      c. Halaman nota Pembimbing.
      d. Halaman pengesahan.
      e. Halaman motto
      f. Halaman persembahan.
         Biasanya berisi kalimat-kalimat pendek yang menunjukkan kepada siapa
         skripsi tersebut dipersembahkan.
      g. Kata pengantar.
         Berisi ungkapan pernyataan terima kasih yang ditujukan kepada orang-
         perorangan, lembaga, organisasi, atau pihak-pihak lain yang telah membantu
         pendidikan, penelitian, dan penulisan skripsi, serta orang-orang yang dianggap
         telah berjasa dalam memperoleh gelar pendidikan yang dicapai. Tulisan kata
         pengantar ditulis dengan huruf kapital, simetris di atas bidang pengetikan dan
         tanpa tanda titik. Teks kata pengantar diketik dengan spasi ganda (2 spasi) pada
         kertas ukuran kuarto yang tidak boleh melebihi 2 (dua) halaman. Pada akhir
         teks dicantumkan kata “Penulis” tanpa menyebut nama terang dan ditempatkan
         di pojok kanan bawah, kemudian tanggal, bulan dan tahun.
      h. Abstrak
      i. Daftar isi.
         Daftar ini merupakan daftar judul-judul bab dan bagian-bagian bab yang
         dianggap penting bagi pemahaman skripsi, disertai nomor halamannya. Daftar
         ini hendaknya memberikan gambaran garis besar skripsi.
      j. Daftar tabel (jika ada);
         Daftar tabel digunakan apabila di dalam skripsi terdapat beberapa tabel yang
         digunakan untuk memperjelas keterangan dalam skripsi.
      k. Daftar lampiran, gambar, peta dan sebagainya (jika ada).

  Pada Bagian utama/isi skripsi terdiri atas:
    BAB I : PENDAHULUAN, memuat:
             A. Latar Belakang Masalah.
                Pada bagian ini diuraikan secara singkat latar belakang penelitian
                yang dilakukan. Mengapa muncul masalah yang perlu diteliti,
                seberapa penting penelitian ini untuk dilaksanakan, manfaat apa
                yang dapat dikemukakan secara implisit dalam latar belakang
                masalah. Kesenjangan antara harapan yang mungkin didukung oleh
                pendapat beberapa ahli atau hasil-hasil penelitian sebelumnya
                dengan kenyataan yang ada di lapangan dapat dikemukakan dalam
                latar belakang masalah.
             B. Rumusan Masalah.
                Dalam bagian ini, peneliti berusaha merumuskan hal-hal yang
                menjadi pokok permasalahan yang ingin segera diperoleh
                jawabannya di lapangan. Dengan rumusan yang jelas, maka apa yang
                dipermasalahkan, bagaimana mencapainya akan tergambar secara
Panduan Penulisan Skripsi Sekolah Tinggi Islam Bani Fatah                             12
                  nyata. Dalam rumusan ini dapat menggunakan bentuk ungkapan
                  “pertanyaan” dan “pernyataan”.
               C. Tujuan Penelitian.
                  Pada umumnya, penelitian dilakukan untuk menjawab permasalahan
                  yang dimunculkan. Oleh karena itu, tujuan penelitian seyogyanya
                  sejalan dengan rumusan masalah dan sub masalah. Misalnya, jika
                  dalam penelitian terdapat tiga rumusan sub masalah, maka tujuan
                  khusus penelitiannya pun harus ada tiga. Perumusan tujuan
                  penelitian dituangkan dalam bentuk “kalimat pernyataan”.
               D. Hipotesis
                  Hipotesis merupakan jawaban sementara terhadap permasalahan
                  penelitian, yang secara teoritis dianggap paling mungkin dan paling
                  tinggi tingkat kebenarannya.
               E. Kegunaan Penelitian.
                  Adalah pernyataan tentang guna/manfaat dari tercapainya tujuan
                  pembahasan. Dengan kata lain, manfaat yang dapat diharapkan dari
                  hasil pembahasan tersebut, sekurang-kurangnya mencakup dua hal:
                  1. kepentingan studi ilmiah, yakni sebagai sumbangan bagi ilmu
                      pengetahuan;
                  2. kepentingan terapan, yakni sebagai sumbangan bagi siapa pun
                      baik atas nama kelembagaan maupun instansi pemerintahan, bagi
                      masyarakat luas dan sebagainya.
               F. Batasan Operasional Variabel (BOV)
                  Batasan Operasional diperlukan apabila diperkirakan akan timbul
                  perbedaan pengertian atau kekurang jelasan makna seandainya
                  batasan itu tidak diberikan. Istilah yang perlu diberi batasan ialah
                  istilah-istilah yang berhubungan dengan masalah yang diteliti atau
                  variable penelitian.
               G. Sistematika Pembahasan.
                  Dalam sub-bab ini peneliti harus menguraikan garis besar (out-line)
                  dari laporan penelitian/tulisan ilmiah dalam bentuk bab-bab yang
                  secara logis saling berhubungan dan merupakan satu kesatuan serta
                  mendukung dan mengarah pada pokok masalah yang diteliti, seperti
                  yang tertulis pada judul.
     BAB II : KAJIAN PUSTAKA
               A. Kajian Teoritis)‫.(اإلطار النظرى‬
                  Menyajikan tentang teori yang digunakan sebagai perspektif baik
                  dalam membantu merumuskan fokus kajian penelitian maupun
                  dalam menlakukan analisis data atau membahas temuan-temuan
                  penelitian.
               B. Tinjauan Pustaka)‫.(الدراسات السابقة‬
                  Kajian ini menyajikan tentang studi-studi terdahulu dalam masalah
                  yang sama atau serupa, untuk itu peneliti perlu menjelaskan letak
                  perbedaannya dari penelitian-penelitian sebalumnya. Kajian hasil
                  penelitian terdahulu dapat diangkat dari berbagai sumber, seperti
                  Jurnal Penelitian, Desertasi, Tesis, Skipsi, Laporan Penelitian, Buku
                  Teks, Makalah, Laporan Seminar dan Diskusi Ilmiah, Terbitan-
                  terbitan resmi pemerintah dan Lembaga-lembaga lain.
     BAB III : METODOLOGI PENELITIAN
               A. Rancangan Penelitian
                  Dalam penelitian ini dikemukakan strategi dalam mengatur kegiatan
                  penelitian agar diperoleh data serta kesimpulan dengan kemungkinan
                  kontaminasi yang paling kecil dari variabel lain. Dalam penelitian
                  eksperimental, rancangan penelitian merupakan usaha untuk
                  mengontrol variabel-veriabel yang tidak diteiliti sehingga hasilnya
Panduan Penulisan Skripsi Sekolah Tinggi Islam Bani Fatah                           13
                    dapat memiliki tingkat kesahihan internal yang tinggi. Dalam
                    penelitian non-eksperimental, setidak-tidaknya perlu ada analisis
                    kemungkinan-kemungkinan masuknya variabel lain yang ikut
                    mempengaruhi hasil penelitian.
                B. Populasi dan Sampel
                    Populasi merupakan tempat diberlakukannya hasil-hasil penelitian
                    yang dilakukan dalam sampel. Oleh karena itu, karakteristik populasi
                    dan sampel harus sama, atau keadaan yang berlaku dalam sampel
                    hendaknya representatif dengan keadaan dalam populasi. Oleh
                    karena itu pula, di dalam bagian populasi dikemukakan karakteristik-
                    karakteristik pokok yang mungkin merupakan ciri utama dari
                    populasi tersebut. Selanjutnya dikemukakan besar sampel serta cara
                    penarikan sampel dari populasi.
                C. Instrumen Penelitian
                    Pada bagian ini terlebih dahulu dikemukakan variabel-variabel yang
                    diteliti menjadi sub variabel dan dikembangkan lagi menjadi
                    indikator-indikator. Sesudah itu barulah diuraikan tentang prosedur
                    pengembangan instrument pengumpulan data.
                D.Teknik Pengumpulan Data.
                    Di dalam bagian ini diuraikan tentang jadwal mengumpulkan data,
                    cara mengumpulkan data, dan personil pembantu pengumpul data.
                    Bila ada penyimpangan-penyimpangan selama proses pengumpul-
                    an data baik jadwal, personil dan lain-lain, maka keadaan itu perlu
                    dikemukakan. Penyimpangan tersebut mungkin terjadi, tetapi
                    diupayakan tidak mempengaruhi hasil-hasil penelitian.
                E. Teknik Analisis Data
                    Dalam bagian ini, diuraikan tentang jenis analisis statistik yang
                    digunakan. Jika dilihat dari segi metodenya, ada dua jenis statitik
                    yang dapat dipilih, yakni statistik deskriptif dan statistik inferensial.
                    Dalam statistik inferensial, di dalamnya terdapat statistik parametrik
                    dan statistik non-parametrik.
                    Pemilihan jenis analisis data sangat ditentukan oleh jenis data yang
                    dikumpulkan dengan tetap berorientasi pada tujuan yang hendak
                    dicapai atau hipotesis yang hendak diuji. Oleh karena itu, yang perlu
                    diperhatikan dalam analisis data ini ialah ketepatan analisisnya
                    bukan kecanggihannya.
                    Di samping mengemukakan tentang jenis atau teknik analisis data
                    yang digunakan, perlu juga dijelaskan tentang alasan pemilihannya.
                    Apabila teknik analisis data yang dipilih sudah cukup dikenal, maka
                    pembahasannya tidak perlu dilakukan secara panjang lebar. Jika
                    teknik analisis data yang digunakan kurang populer, maka uraian
                    tentang analisis ini perlu dilakukan secara lebih terperinci. Proses
                    analisis ini bermula dari editing, coding, skoring dan tabulating.

     BAB IV : HASIL PENELITIAN
              A. Deskripsi Data
                 Dalam deskripsi unruk masing-masing variabel dilaporkan hasil
                 analisis data yang berisi uraian atau deskripsi tentang karakteristik
                 masing-masing variabel.
              B. Pengujian Hipotesis
                 Pemaparan tentang hasil hipotesis
     BAB V : Penutup
              A. Kesimpulan
                 Kesimpulan pada hakekatnya adalah berupa pernyataan singkat
                 tentang hasil analisis, pembahasan dan pengujian hipotesis yang
Panduan Penulisan Skripsi Sekolah Tinggi Islam Bani Fatah                                 14
                      mengacu pada rumusan masalah atau pokok masalah. Dengan
                      demikian, kesimpulan bukan sekedar resume atau memindahkan
                      ulasan dalam skripsi.
                   B. Saran
                      Saran hendaknya berdasarkan hasil penelitian, dan secara jelas
                      kepada apa/siapa ditujukan.

   Pada Bagian akhir memuat hal-hal sebagai berikut;
      a. Daftar kepustakaan; memuat judul-judul kitab, buku-buku referensi, laporan
         penelitian, khusus karangan dalam majalah, jurnal ilmiah, bulletin ilmiah,
         Download Internet yang bisa dipertanggung jawabkan, Koran harus yang
         sudah berISSN(International Strandart Serial Number), dan terakreditasi.
         Jumlah literatur sebagaimana yang dimaksud pada pasal 7 paling sedikit 25
         (dua puluh lima) judul yang kesemuanya memenuhi standar akademik dan
         relevan dengan tema/topik yang diteliti, serta disusun menurut urutan abjad
         (alfabetis) nama pengarangnya.
         Al-Qur’an dan terjemahnya, kamus, ensiklopedi dan sejenisnya tidak
         termasuk dalam hitungan jumlah kepustakaan.
      b. Lampiran-lampiran; berupa insturmen pengumpulan data, tabel kerja analisis
         kualitatif atau statistik (jika ada), surat izin atau bukti telah melaksanakan
         penelitian, semuanya disusun menurut urutan abjad nama pengarangnya.

       Lampiran;

          a.   Surat pengajuan judul
          b.   Surat keterangan izin penelitian dari lembaga yang di teliti
          c.   Dokumentasi bergambar
          d.   Dokumentasi Pedoman Interview
          e.   Melampirkan Kartu Bimbingan Skripsi
          f.   Surat Pernyataan keaslian karya bermaterai
          g.   Biodata peneliti


B. Untuk Jenis Penelitian Kualitatif :
   Skripsi terdiri atas tiga bagian, yaitu bagian awal, bagian utama/isi dan bagian akhir.
   Pada bagian awal berisi:
    a. Halaman sampul luar.
    b. Halaman sampul dalam.
    c. Halaman nota Pembimbing.
    d. Halaman pengesahan.
    e. Halaman motto
    f. Halaman persembahan.
    g. Kata pengantar.
    h. Abstrak
    i. Daftar isi.
    j. Daftar tabel (jika ada);
    k. Daftar lampiran, gambar, peta dan sebagainya (jika ada).

   Pada Bagian utama/isi skripsi terdiri atas:
    BAB I : PENDAHULUAN, memuat:
             A. Konteks Penelitian
                 Bagian ini memuat uraian tentang latar belakang penelitian yang
                 membahas tentang fenomena yang menarik, unik bahkan terjadi
                 kesenjangan bila dikaji secara teoritik untuk maksud apa penelitian
                 ini dilakukan. Dalam penelitian ini latar belakang masalah harus
Panduan Penulisan Skripsi Sekolah Tinggi Islam Bani Fatah                               15
               lebih banyak menggambarkan konteks masalah (gambaran masalah
               yang akan diangkat).
            B. Fokus Masalah
               Fokus penelitian berisi rumusan pertanyaan-pertanyaan yang
               dijawab dalam penelitian. Pertanyaan-pertanyaan ini diajukan untuk
               mengetahui gambaran apa yang akan diungkapkan dilapangan.
            C. Tujuan Penelitian
               Pada umumnya, penelitian dilakukan untuk menjawab permasalahan
               yang dimunculkan. Oleh karena itu, tujuan penelitian seyogyanya
               sejalan dengan rumusan masalah dan sub masalah. Misalnya, jika
               dalam penelitian terdapat tiga rumusan sub masalah, maka tujuan
               khusus penelitiannya pun harus ada tiga. Perumusan tujuan
               penelitian dituangkan dalam bentuk “kalimat pernyataan”.
            D. Kegunaan Penelitian
               Adalah pernyataan tentang guna/manfaat dari tercapainya tujuan
               pembahasan. Dengan kata lain, manfaat yang dapat diharapkan dari
               hasil pembahasan tersebut, sekurang-kurangnya mencakup dua hal:
               1. kepentingan studi ilmiah, yakni sebagai sumbangan bagi ilmu
                  pengetahuan.
               2. kepentingan terapan, yakni sebagai sumbangan bagi siapa pun
                  baik atas nama kelembagaan maupun instansi pemerintahan, bagi
                  masyarakat luas dan sebagainya.
              E. Batasan Istilah
                  Batasan Istilah diperlukan apabila diperkirakan akan timbul
                  perbedaan pengertian atau kekurang jelasan makna seandainya
                  batasan itu tidak diberikan. Istilah yang perlu diberi batasan ialah
                  istilah-istilah yang berhubungan dengan konsep-konsep pokok
                  masalah yang diteliti.
              F. Gambaran Setting Penelitian
                  Menyajikan tentang latar alamiah atau daerah atau lokasi dimana
                  penelitian dilakukan.
              G. Sistematika Pembahasan
                  Dalam sub-bab ini peneliti harus menguraikan garis besar (out-
                  line) dari laporan penelitian/tulisan ilmiah dalam bentuk bab-bab
                  yang secara logis saling berhubungan dan merupakan satu
                  kesatuan serta mendukung dan mengarah pada pokok masalah
                  yang diteliti, seperti yang tertulis pada judul.
   BAB II : KAJIAN PUSTAKA
            A. Perspektif Teoritik
               Menyajikan tentang teori yang digunakan sebagai perspektif baik
               dalam membantu merumuskan fokus kajian penelitian maupun
               dalam menlakukan analisis data atau membahas temuan-temuan
               penelitian.
            B. Review Hasil Penelitian Terdahulu
               Kajian ini menyajikan tentang studi-studi terdahulu dalam konteks
               fenomena dan masalah yang sama atau serupa, untuk itu peneliti
               perlu menjelaskan letak perbedaannya dari penelitian-penelitian
               sebalumnya. Kajian hasil penelitian terdahulu dapat diangkat dari
               berbagai sumber, seperti Jurnal Penelitian, Desertasi, Tesis, Skipsi,
               Laporan Penelitian, Buku Teks, Makalah, Laporan Seminar dan
               Diskusi Ilmiah, Terbitan-terbitan resmi pemerintah dan Lembaga-
               lembaga lain.




Panduan Penulisan Skripsi Sekolah Tinggi Islam Bani Fatah                          16
   BAB III : METODOLOGI PENELITIAN
             A. Pendekatan dan Jenis Penelitian
                Peneliti perlu menjelaskan bahwa pendekatan yang digunakan adalah
                pendekatan kualitatif dan menyertakan alasan-alasan singkat
                mengapa pendekatan ini digunakan. Disamping itu peneliti perlu
                mengemukakan jenis penelitian yang digunakan, apakah studi kasus
                atau grounded teori.
             B. Kehadiran Peneliti
                Pada bagian ini perlu disebutkan bahwa peneliti bertindak sebagai
                instrument sekaligus mengumpulkan data oleh Karena itu, kehadiran
                peneliti dilapangan untuk penelitian kualitatif mutlak dilakukan.
             C. Data dan Sumber Data
                Pada bagian ini dilaporkan jenis data, sumber data dan tehnik
                pencarian data yang memadai. Uraian tersebut meliputi data apa saja
                yang dikumpulkan, bagaimana karakteristiknya, siapa yang dijadikan
                informan, dan dengan cara bagaimana data dijaring sehingga
                validitasnya dapat dijamin.
             D. Prosedur Pengumpulan Data
                Pengumpulan data kualitatif umumnya menggunakan metode-
                metode, seperti wawancara, observasi dan dokumentasi.
             E. Teknik Analisis Data
                Semua teknik analisis data kualitatif berkaitan erat dengan metode
                pengumpulan data. Analisis data dilakukan selama dan setelah
                pengumpulan data. Pada bagian analisis data diuraikan proses
                pelacakan dan pengaturan secara sistematik transkip-transkip
                wawancara, catatan lapangan, dan bahan-bahan lain agar peneliti
                dapat menyajikan penemuannya.
             F. Pengecekan Keabsahan Temuan
                Bagian ini memuat uraian tentang usaha-usaha peneliti untuk
                memperoleh keabsahan temuan-temuannya. Agar diperoleh temuan
                dan interpretasi yang absah, maka perlu diteliti kredibilitasnya
                dengan menggunakan teknik-teknik perpanjangan kehadiran peneliti,
                observasi yang diperdalam, triangulasi, pembahasan sejawat, analisis
                kasus negative, kecukupan referensial dan pengecekan anggota.

   BAB IV : PAPARAN DATA DAN TEMUAN PENELITIAN
            Bagian ini menyajikan seluruh temuan penelitian yang diorganisasikan
            secara rinci dan sistematis sesuai urutan focus kajian penelitian. Temuan-
            temuan penelitian yang disajikan dalam laporan penelitian haruslah
            merupakan serangkaian fakta yang sudah direduksi secara cermat dan
            sistematis, dan bukan sekedar kesan selintas peneliti, apalagi hasil
            karangan atau hasil manipulasi peneliti itu sendiri.
            Deskripsi data tersebut diperoleh dari pengamatan, hasil wawancara serta
            deskripsi informasi lainnya.

   BAB V : ANALISIS TEMUAN-TEMUAN PENELITIAN
           Bagian ini isinya tentang pembahasan, diskusi dan interpretasi temuan-
           temuan penelitian. Temuan-temuan yang telah disajikan memerlukan
           pembahasan lebih lanjut, dalam melakukan pembahasan terhadap
           temuan-temuan penelitian, peneliti harus kembali mencermati secara
           kritis terhadap perspektif teoritis yang digunakan.
           A. Perspektif teoritis tersebut berguna untuk membantu menjelaskan atau
              memahami secara lebih mendalam temuan-temuan penelitian.
           B. Alternatif,pemikiran/ide /gagasan pemikiran peneliti/penulis dalam
              menelaah judul skripsi penulis itu sendiri
Panduan Penulisan Skripsi Sekolah Tinggi Islam Bani Fatah                          17
    BAB VI : PENUTUP
              A. Kesimpulan
                 Kesimpulan pada hakekatnya adalah berupa pernyataan singkat
                 tentang hasil analisis, pembahasan yang mengacu pada fokus masalah.
                 Dengan demikian, kesimpulan bukan sekedar resume atau
                 memindahkan ulasan dalam skripsi.
              B. Saran
                 Saran hendaknya berdasarkan hasil penelitian, dan secara jelas kepada
                 apa/siapa ditujukan.
   Pada Bagian akhir memuat hal-hal sebagai berikut:
   Daftar Kepustakaan
   Lampiran;

      a.   Surat pengajuan judul
      b.   Surat keterangan izin penelitian dari lembaga yang di teliti
      c.   Dokumentasi bergambar
      d.   Dokumentasi Pedoman Interview
      e.   Melampirkan Kartu Bimbingan Skripsi
      f.   Surat Pernyataan keaslian karya bermaterai
      g.   Biodata peneliti


C. Untuk Jenis Penelitian Literer :
   Skripsi terdiri atas tiga bagian, yaitu bagian awal, bagian utama/isi dan bagian akhir.
   Pada bagian awal berisi:
    a. Halaman sampul luar.
    b. Halaman sampul dalam.
    c. Halaman nota Pembimbing.
    d. Halaman pengesahan.
    e. Halaman motto
    f. Halaman persembahan.
    g. Kata pengantar.
    h. Abstrak
    i. Daftar isi.
    j. Daftar tabel (jika ada);
    k. Daftar lampiran, gambar, peta dan sebagainya (jika ada).

   Pada Bagian utama/isi skripsi terdiri atas:
    BAB I : Pendahuluan, memuat:
             A. Konteks Penelitian
                Bagian ini memuat uraian tentang latar belakang penelitian yang
                membahas tentang fenomena yang menarik, unik bahkan terjadi
                kesenjangan bila dikaji secara teoritik untuk maksud apa penelitian ini
                dilakukan. Dalam penelitian ini latar belakang masalah harus lebih
                banyak menggambarkan konteks masalah (gambaran masalah yang
                akan diangkat).
             B. Fokus Masalah
                Fokus penelitian berisi rumusan pertanyaan-pertanyaan yang dijawab
                dalam penelitian. Pertanyaan-pertanyaan ini diajukan untuk
                mengetahui gambaran apa yang akan diungkapkan dilapangan.
             C. Tujuan Penelitian
                Pada umumnya, penelitian dilakukan untuk menjawab permasalahan
                yang dimunculkan. Oleh karena itu, tujuan penelitian seyogyanya
                sejalan dengan rumusan masalah dan sub masalah. Misalnya, jika
                dalam penelitian terdapat tiga rumusan sub masalah, maka tujuan
Panduan Penulisan Skripsi Sekolah Tinggi Islam Bani Fatah                               18
                   khusus penelitiannya pun harus ada tiga. Perumusan tujuan penelitian
                   dituangkan dalam bentuk “kalimat pernyataan”.
              D.   Kegunaan Penelitian
                    Adalah pernyataan tentang guna/manfaat dari tercapainya tujuan
                    pembahasan. Dengan kata lain, manfaat yang dapat diharapkan dari
                    hasil pembahasan tersebut, sekurang-kurangnya mencakup dua hal:
                    1. kepentingan studi ilmiah, yakni sebagai sumbangan bagi ilmu
                        pengetahuan.
                    2. kepentingan terapan, yakni sebagai sumbangan bagi siapa pun
                        baik atas nama kelembagaan maupun instansi pemerintahan, bagi
                        masyarakat luas dan sebagainya.
              E.   Batasan Istilah
                   Batasan Istilah diperlukan apabila diperkirakan akan timbul perbedaan
                   pengertian atau kekurang jelasan makna seandainya batasan itu tidak
                   diberikan. Istilah yang perlu diberi batasan ialah istilah-istilah yang
                   berhubungan dengan konsep-konsep pokok masalah yang diteliti.
              F.   Metode Penelitian
                   1. Pendekatan dan Jenis Penelitian
                      Jenis penelitian yang dimaksud adalah penelitian pustaka. Adapun
                      pendekatan yang dipakai sebaiknya dapat mempertimbangkan
                      kesesuaian kajian sbb : Normatif, Historis, Filosofis, Psikologis,
                      Sosiologis dan Tafsir.
                   2. Data dan Sumber Data
                      Dalam penelitian pustaka data yang dikumpulkan bersumber dari
                      teks, dokumen atau sumber-sumber lain yang mendukung. Sumber
                      data tersebut dapat dibedakan menjadi sumber data primer dan
                      sekunder.
                   3. Metode Pengumpulan Data
                      a. Inventarisasi data.
                      b. Memilih dan mengklasifikasi data.
                      c. Menelaah isi data.
                      d. Mencatat dan mengelompokkan hasil telaah data.
                   4. Metode Analisis Data
                      Metode       analisis   data     yang     digunakan      hendaknya
                      mempertimbangkan obyek penelitian, tujuan dan pendekatan yang
                      dipakai dalam penelitian tersebut.
              G.   Sistematika Pembahasan
                   Dalam sub-bab ini peneliti harus menguraikan garis besar (out-line)
                   dari laporan penelitian/tulisan ilmiah dalam bentuk bab-bab yang
                   secara logis saling berhubungan dan merupakan satu kesatuan serta
                   mendukung dan mengarah pada pokok masalah yang diteliti, seperti
                   yang tertulis pada judul.

   BAB II : KAJIAN PUSTAKA
            A. Teori Umum
               Kerangka teori yang menjadi acuan atau perbandingan analisis dalam
               melakukan penelitian. Pembahasan ditekankan pada jabaran
               keilmuan pada bidang tertentu sesuai dengan penelitian yang
               dilakukan.
            B. Hasil Penelitian Terdahulu
               Kajian ini menyajikan tentang studi-studi terdahulu dalam masalah
               yang sama atau serupa, untuk itu peneliti perlu menjelaskan letak
               perbedaannya dari penelitian-penelitian sebalumnya. Kajian hasil
               penelitian terdahulu dapat diangkat dari berbagai sumber, seperti
               Jurnal Penelitian, Desertasi, Tesis, Skipsi, Laporan Penelitian, Buku
Panduan Penulisan Skripsi Sekolah Tinggi Islam Bani Fatah                              19
                   Teks, Makalah, Laporan Seminar dan Diskusi Ilmiah, Terbitan-
                   terbitan resmi pemerintah dan Lembaga-lembaga lain.

   BAB III : KAJIAN PUSTAKA (Pengembangan Teori yang masih relevan)
             Deskripsi hasil penelitian yang bersifat khusus sesuai dengan judul. Data
             yang disajikan hanyalah yang sesuai dengan permasalahan yang
             diajukan.

   BAB IV : ANALISIS PEMBAHASAN
            Data yang disajikan dalam Bab sebelumnya dianalisis dengan
            menggunakan teori, metode dan pendekatan yang telah dipilih dan
            dijelaskan dalam Bab I, jawaban atas pertanyaan penelitian muncul dari
            analisa pada Bab ini.

   BAB V : PENUTUP
             A. Kesimpulan
                Kesimpulan pada hakekatnya adalah berupa pernyataan singkat
                tentang hasil analisis, pembahasan dan pengujian hipotesis yang
                mengacu pada rumusan masalah atau pokok masalah. Dengan
                demikian, kesimpulan bukan sekedar resume atau memindahkan
                ulasan dalam skripsi.
             B. Saran
                Saran hendaknya berdasarkan hasil penelitian, dan secara jelas kepada
                apa/siapa ditujukan.
  Pada Bagian akhir memuat hal-hal sebagai berikut:
  Daftar Kepustakaan
  Lampiran;

      a.   Surat pengajuan judul
      b.   Surat keterangan izin penelitian dari lembaga yang di teliti
      c.   Dokumentasi bergambar
      d.   Dokumentasi Pedoman Interview
      e.   Melampirkan Kartu Bimbingan Skripsi
      f.   Surat Pernyataan keaslian karya bermaterai
      g.   Biodata peneliti




Panduan Penulisan Skripsi Sekolah Tinggi Islam Bani Fatah                          20
Lampiran 3 :

                            PENJELASAN TENTANG
                         TEKNIK PENGETIKAN SKRIPSI

1) Bagian awal skripsi, terdiri atas :
    a. Halaman sampul luar terbuat dari jilidan kertas karton tebal berwarna merah hati
       untuk Prodi PBA dan berwarna Hijau Daun untuk Prodi AS dengan tinta warna
       emas.
    b. Halaman sampul dalam kertas HVS berwarna merah hati untuk Prodi PBA dan
       berwarna Hijau Daun untuk Prodi AS dengan tinta warna emas.
    c. Halaman judul dalam kertas HVS berwarna putih.
    d. Halaman nota pembimbing(harus asli).
    e. Halaman pengesahan(harus asli).
    f. Halaman motto
    g. Halaman persembahan
    h. Abstrak
    i. Kata pengantar
    j. Pedoman Transliterasi
    k. Daftar isi
2) Bagian isi skripsi, berisi hasil penelitian / skripsi sesuai dengan buku panduan
   penulisan Skripsi STIBAFA antara lain :
    a. Jumlah halaman skripsi, mulai pendahuluan sampai penutup sekurang-
       kurangnya 60 halaman dan maksimal 120 halaman.
    b. Pengetikan skripsi dianjurkan menggunakan komputer.
    c. Jenis huruf yang dipakai untuk skripsi berbahasa Indonesia adalah Times New
       Roman, dengan ukuran huruf 12, dan Jenis huruf yang dipakai untuk skripsi
       berbahasa Arab adalah Traditional Arabic, dengan ukuran huruf 18.
    d. Skripsi diketik dengan jarak 2 (dua) spasi untuk bahasa Indonesia, dan 1.5 spasi
       untuk bahasa Arab, diketik pada kertas HVS 80 gram ukuran kuarto (21,5x 28
       Cm atau 8,5 x 11 inchi), tidak timbal balik dan digandakan sebanyak rangkap 5
       (lima) eksemplar.
    e. - Batas pengetikan; margin kiri dan atas 4 cm, sedangkan margin kanan dan
          bawah 3 cm. (untuk berbahasa Indonesia).
       - Batas pengetikan; margin kanan dan atas 4 cm, sedangkan margin kiri dan
          bawah 3 cm. (untuk berbahasa Arab).
    f. Pengetikan bab, sub-sub dan rinciannya adalah sebagai berikut;
       a. Bab diketik di tengah-tengah dengan huruf besar (untuk berbahasa
          Indonesia), dan besar font 20 (untuk berbahasa Arab) tanpa diberi garis
          bawah dan dicetak tebal.
       b. Sub–sub bab diketik di bawah bab pada margin sebelah kiri dengan huruf
          besar pada setiap awal kata dan dicetak tebal. Jarak pengetikan antara bab
          dengan sub-bab adalah 4 (empat) spasi, sedangkan jarak antara sub-bab
          dengan kalimat di bawahnya adalah 2,5 (dua setengah) spasi.
    g. Jika dalam suatu pembahasan terdapat judul bab, sub-bab atau pasal, anak pasal
       dan bagian-bagian lainnya, maka pembagian tersebut ditandai secara berturut-
       turut dengan kode angka Romawi besar I, II, III, dan seterusnya), kemudian
       huruf besar (A, B, C, dan seterusnya), kemudian angka (1, 2, 3, dan seterusnya),
       kemudian huruf kecil (a, b, c, dan seterusnya), kemudian angka yang diberi
       kurung tutup titik di belakangnya, seperti contoh; 1), 2), 3) dan seterusnya,
       kemudian huruf kecil diberi tanda kurung tutup tanpa titik di belakangnya; a), b),
       c), dan seterusnya. Jika masih terdapat rincian lagi, maka digunakan kata-kata;
       pertama, kedua, ketiga, kemudian dan lain-lain yang sesamanya .
    h. Jika rincian dari bab tidak dimaksudkan sebagai sub-bab, maka langsung
       memakai angka, misalnya dalam bab Kesimpulan dan Saran.
Panduan Penulisan Skripsi Sekolah Tinggi Islam Bani Fatah                             21
    i. Pengetikan alinea baru harus menjorok ke dalam 6 (enam) karakter atau 6
       (enam) ketukan.

3) Pada Bagian akhir memuat hal-hal sebagai berikut;
      a. Daftar kepustakaan; memuat judul-judul kitab, buku-buku referensi, laporan
         penelitian, khusus karangan dalam majalah, jurnal ilmiah, bulletin ilmiah,
         Download Internet yang bisa dipertanggung jawabkan, Koran harus yang
         sudah berISSN(International Strandart Serial Number), dan terakreditasi.
      b. Jumlah literatur sebagaimana yang dimaksud pada pasal 7 paling sedikit 25
         (dua puluh lima) judul yang kesemuanya memenuhi standar akademik dan
         relevan dengan tema/topik yang diteliti, serta disusun menurut urutan abjad
         (alfabetis) nama pengarangnya.
         Al-Qur’an dan terjemahnya, kamus, ensiklopedi dan sejenisnya tidak
         termasuk dalam hitungan jumlah kepustakaan.
      c. Lampiran-lampiran; berupa insturmen pengumpulan data, tabel kerja analisis
         kualitatif atau statistik (jika ada), surat izin atau bukti telah melaksanakan
         penelitian, semuanya disusun menurut urutan abjad nama pengarangnya.

       Lampiran;

          a.   Surat pengajuan judul
          b.   Surat keterangan izin penelitian dari lembaga yang di teliti
          c.   Dokumentasi bergambar
          d.   Dokumentasi Pedoman Interview
          e.   Melampirkan Kartu Bimbingan Skripsi
          f.   Surat Pernyataan keaslian karya bermaterai
          g.   Biodata peneliti




Panduan Penulisan Skripsi Sekolah Tinggi Islam Bani Fatah                           22
Kutipan, Petikan (Kuotasi dan Sitasi) Serta Cara Pengetikannya

1) Yang dimaksud dengan kutipan adalah pengambilan pendapat atau uraian dari buku
   atau sumber lain, yang penyajiannya dengan bahasa sendiri.
2) Kutipan ditulis seperti uraian sendiri, termasuk jarak spasinya. Pada akhir kutipan
   diberi tanda angka nomor kutipan dengan diberi tanda tutup kurung tanpa titik,
   misalnya; 1), 2), 3) dan seterusnya serta diketik 0,5 (setengah spasi) di atas baris
   yang bersangkutan. Contoh:
        Diantara kota-kota pusat pemikiran dan intelektualisme Islam, Madinah dan
   Bashrah memainkan peranan yang amat penting. 1)
3) Yang dimaksud dengan petikan (kuotasi dan sitasi) adalah pengambilan pendapat
   atau uraian dari sumber tertulis dengan sama sekali tidak menyimpang sedikit pun
   dari apa yang tertulis dalam sumber tersebut, baik ejaan maupun tanda bacanya.
4) Cara penulisan kutipan dan petikan (kuotasi dan sitasi) sebagai berikut:
   a. Apabila petikan tidak lebih dari tiga baris, diketik seperti uraian biasa dengan
        diberi tanda petik (“) dan diberi tanda angka nomor petikan dengan diberi tutup
        kurung tanpa titik seperti halnya kutipan. Contoh;
            “ manusia adalah jenis binatang yang berakal budi” 2)
   b. Apabila lebih dari tiga baris, maka diketik dalam baris baru, jaraknya 1 (satu)
        spasi dengan pengetikan menjorok ke dalam sebanyak 8 (delapan)
        karakter/ketukan, tanpa tanda petik, dan diberi tanda angka nomor petikan serta
        tanda kurung tutup tanpa titik seperti halnya kutipan. Contoh;
                Salah satu metodologi istinbat al-ahkam Imam Asy-Syafi’i yang hingga
        dewasa ini belum ada yang menandinginya ialah metode istiqra’. Asy-Syafi’i
        dikenal pula tokoh yang moderat 3)
   c. Jika dalam mengambil petikan penulis/penyusun skripsi berpendapat ada
        kesalahan tulis atau cetak, maka penulis cukup menulis kata sic: yang diikuti
        kata atau kalimat yang dianggap benar dan diletakkan di dalam kurung, setelah
        kata atau kalimat yang dianggap salah.
5) Kutipan dan petikan (kuotasi dan sitasi) dari sumber yang berbahasa asing dan
   dipandang perlu diterjemahkan, ditulis sebagaimana aslinya. Sedangkan
   terjemahannya ditulis dalam lampiran khusus untuk terjemahan. Mengenai teknik
   pengetikannya berlaku ketentuan sebagaimana terdapat pada pasal ini ayat (2).
6) Kutipan dan petikan (kuotasi dan sitasi) harus bersumber dari buku/tulisan asli dari
   ulama atau pakar yang diambil pendapatnya. Apabila penulis tidak menemukan
   buku aslinya, kutipan atau petikan dapat dilakukan dengan mengambil dari buku
   yang ada (tulisan orang lain) tetapi harus menyebut nama ulama/pakar dan bukunya
   yang diambil pendapatnya tersebut. Apabila kutipan suatu hadits dihantarkan
   dengan kata-kata seperti;
   “Rasulullah SAW bersabda”, maka, cukup dikutip pada teks redaksi/matannya saja.
7) Semua kutipan dan petikan harus diberi nomor catatan kaki (foot note) dengan cara
   memberi angka Arab pada akhir kutipan atau petikan. Penomoran diberikan secara
   berurutan untuk setiap babnya dan diletakkan 0,5 (setengah) spasi di atas baris akhir
   kutipan atau petikan. Untuk setiap bab baru, nomor kutipan atau petikan dimulai
   dari nomor angka satu.
8) Jika kutipan atau petikan tidak dimulai dari awal kalimat, haruslah diberi tiga buah
   titik kemudian dilanjutkan dengan kata-kata atau kalimat yang dikehendaki,
   demikian juga jika di tengah-tengah kutipan atau petikan ada kata/kalimat yang
   ditinggalkan. Jika pada bagian akhir kalimat ada kata/kalimat yang dibuang (tidak
   ikut dipetik), maka harus diganti dengan empat buah titik.




Panduan Penulisan Skripsi Sekolah Tinggi Islam Bani Fatah                            23
Penulisan Teks Arab, Istilah Asing dan Transliterasi Arab-Latin

1) Penulisan teks Arab yang diambil dari al-qur’an harus ditulis dengan rasm utsmani,
   sedang yang diambil dari al-hadits atau lainnya, harus ditulis sesuai dengan kaidah
   imlaiyyah.
2) Penulisan istilah asing yang belum diserap ke dalam bahasa Indonesia, harus diberi
   garis bawah atau dicetak miring (Italics).
3) Transliterasi Arab-Latin didasarkan pada Surat Keputusan Bersama Menteri Agama
   dan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI Nomor 150 Tahun 1987 dan Nomor
   05439/U/1987.
4) Transliterasi hanya digunakan bagi penulisan istilah Arab yang belum diserap ke
   dalam bahasa Indonesia.

Daftar Kepustakaan dan Cara Pengetikannya

1) Daftar kepustakaan (bahan bacaan) dimaksud untuk memberikan daftar tabulasi dari
   semua karya yang dijadilan sumber referensi tulisan dalam skripsi.
2) Daftar kepustakaan dikelompokkan ke dalam beberapa kelompok dengan disusun
   secara berurutan sebagai berikut:
   b. Kelompok al-Qur’an dan tafsir, termasuk ulum al-Qur’an.
   c. Kelompok al-Hadits, termasuk ulum al-Hadits.
   d. Kelompok fiqih, termasuk ushul fiqih
   e. Kelompok buku-buku/kitab-kitab lain.
3) Pengetikan daftar kepustakaan dimulai pada garis (margin kiri) dan untuk baris
   selanjutnya dimulai pada karakter ke tujuh dari margin kiri dengan jarak satu spasi.
   Jarak antara dua buku bacaan adalah dua spasi, dan setiap buku bacaan tidak diberi
   nomor urut.
4) Pengetikan Footnote dimulai pada karakter ke tujuh dari margin kiri, dan untuk
   baris selajutnya dimulai pada garis atau margin kiri dengan jarak 1 spasi.

G. Rujukan berupa Kitab
   1. al-Qur’an.
      Apabila memetik ayat al qur’an, penulisan catatan kakinya adalah: Nama surat,
      nomor surat (diletakkan tanda kurung), Nomor ayat sesudah titik dua, lalu titik.
      Contoh; Al–Fatihah (1) : 5.
   2. al-Hadits
      Apabila memetik al-hadits untuk kepentingan argumentasi atau dasar pikiran,
      maka rujukannya harus dilakukan kepada sumber-sumber hadits yang asli yang
      meliputi tiga tingkat:
      a. Tingkat pertama; yaitu kitab yang disusun oleh ahli hadits dengan
          membawakan sanad lengkap yang langsung mereka terima dari guru-guru
          mereka, seperti kitab shahih, sunan dan sejenisnya.
      b. Tingkat kedua; kitab yang menghimpun atau mensyarahi kitab tingkat
          pertama. Seperti Fathul Bari, dan Nasbu al-Rayyah.
      c. Tingkat ketiga; kitab non hadits yang membawakan sanad lengkap yang
          tidak diambil dari kitab lain, tetapi langsung diterima oleh para penyusunnya
          dari guru-guru mereka, yaitu kitab-kitab tafsir, seperti tafsir al-Thabari.
          Fikih; al- Umm, tarikh; Tarikh Baghdad dan Hilyatul Auliya’ serta Hikayatul
          Auliya’.
      Cara penulisan catatan kakinya pada dasarnya sama dengan buku pada
      umumnya, hanya saja ditambah;
      1. Judul kitab atau bab dari mana hadits tersebut diambil, diletakkan sesudah
          judul kitab hadits dan tanda koma serta dalam tanda petik.
          Contoh:

Panduan Penulisan Skripsi Sekolah Tinggi Islam Bani Fatah                           24
                Ibn Hajar, Fath al Barri bi Syarh al-Bukhari, “Bab al-Mi’raj” (Beirut:
          Dar al-Fikr: 1987) jilid VII: 201. Hadits shohih, riwayat al-Bukhari dan
          Malik.
       2. Nomor hadits (jika ada), ditempatkan sesudah nomor halaman dengan
          dipisahkan oleh tanda koma.
          Contoh :
                Muhammad Fuad Abdul Baqi (peng.), al-Lu’lu’ wa al-Marjan fi ma
          Ittafaq Alayh Syaykhan, Bab “ Istishab al Salam ‘ala al-Shibyan”, (Kairo: Isa
          Bab al-Halabi wa Syawkah, 1980), jilid III: 68. Hadits nomor 1401.
          Muttafaq alaihi, Bukhari men-takhrij-nya dalam “Kitab al-Isti’dzan, bab al-
          taslim ‘ala Shibyan” oleh hadits Anas ibn Malik.
       3. Sesudah titik, disebutkan nilai hadits dan nama perawi akhir (jika diambil
          dari kitab penghimpun/tingkat kedua).
          Contoh:
                Asy-syafi’i, al- Risalah (untuk sumber tingkat ketiga ini tidak perlu
          disebut bab), edisi A.M. Syakir (ttp.:tnp, tt.), halaman 93 paragraf nomor
          306. Hadits ini masyhur, diriwayatkan dari al-Muththalib.

ii. Rujukan Berupa Buku
    1. Umum
         a. Apabila sumber yang dirujuk berupa buku, penulisan catatan kaki adalah
              nama penyusun tanpa dibalik seperti daftar bibliografi, contoh:
                 Anwar Sitompul, S.H., Kewenangan dan Tata Cara Berperkara di
                    Pengadilan Agama, cetakan I (Bandung: Armico,1984), hal. 32
          b. Nama editor, penerjemah atau pemberi kata pengantar (jika ada),
              dicantumkan sesudah tanda koma. Contoh:
                 Al-Mawardi, Qawanin Al-Wizarah wa Siyasah al Mulk, edisi dan kata
                    pengatar Ridlwan Al-Sayyid, cet. I (Beirut: Dar al Thali’ah lit
                    Thiba’ah wan Nasyr. 1979), hlm. 137-139
         c. Jika buku tersebut saduran, maka ditulis seperti contoh;
                 H.F.A. Vollmar, Hukum Benda, disadur dari bahasa Belanda oleh Chidir
                    Ali, S.H. (Bandung: Tarsito, 1978), hlm. 34
     2. Penyusun lebih dari seorang.
                 Samsul Wahidin, S.H., dan Abdurrahman, S.H., Perkembangan Ringkas
                    Hukum Islam di Indonesia, edisi ke I (Jakarta: Akademika Pressindo,
                    1981), hlm. 12
                 Hasan Ibrahim Hasan dkk, al-Nudzum al Islamiyyah (Kairo: Lajnah al
                    Ta’lif wa al Tarjamah wal Nasyr, 1953), hlm. 51.
     3. Penyusun adalah editor.
                 Nurcholish Madjid (ed.), Khazanah Intelektual Islam, diterbitkan untuk
                    Yayasan Obor (Jakarta: Bulan Bintang, 1984), hlm. 30
     4. Penyusun adalah penghimpun
                 Chidir Ali, S.H. (pengh.), Yurisprudensi Hukum Perdata Islam di
                    Indonesia, cetakan I (Bandung: P.T. Alma’arif, 1979), hlm. 63
                 L.E. Hakim (pengh. dan pen.), Konstitusi Negara-Negara Islam,
                    (Bandung: N.V. Al ma’arif, t.t.), hlm. 6
     5. Penyusun adalah suatu perhimpunan, lembaga, panitia atau tim, maka dalam
        catatan kaki pada tempat nama penyusun itu ditulis nama perhimpunan,
        lembaga, panitia atau tim itu.
                 Badan Kerjasama Pondok Pesantren Jawa Barat, Fatwa Lengkap Tentang
                    Porkas, cetakan I (Jakarta: Pustaka Panjimas, 1986), hlm. 7
                 Panitia Buku Peringatan, Seratus Tahun Haji Agus Salim, (ttp.: Sinar
                    Harapan, t.t.), hlm. 91.



Panduan Penulisan Skripsi Sekolah Tinggi Islam Bani Fatah                           25
    6. Tanpa nama penyusun.
          Apabila buku yang dirujuk tidak ada nama penyusunnya, maka dalam
          penulisan catatan kakai langsung ditulis judul bukunya. Contoh;
              Ahlus Sunnah wal Jama’ah dan Ke-NU-an, (Surabaya: Pengurus
                 Wilayah Nahdlatul Ulama Surabaya, 1998), hlm. 29
              Boeah Conggres Akbar Moehammadijah ke 26, (Djogja karta:
                 Hoofdcomite Conggres Moehammadijah, t.t.), hlm. 9
    7. Buku terjemahan
          Apabila sumber rujukan adalah buku terjemahan, maka dalam catatan kaki
          disebutkan pengarang asli, judul terjemahan, penerjemah dan seterusnya.
          Dan jika judul asli tidak diterjemahkan, disebutkan judul aslinya, dan bila
          diinginkan menyebut bahasa asli atau judul asli bersama judul terjemahan
          dapat dilakukan seperti contoh;
              Asy-Syafi’I, Ar Risalah, alih bahasa Ahmadie Thoha, cetakan 1 (Jakarta:
                 Pustaka Firdaus, 1985), hlm. 27.
              Malik bin Nabi, Al Zahirah al Quraniyyah (Le Phennomen Coranique),
                 alih bahasa A.S. Syahid, cetakan 2 (Kairo: Maktabah al ‘Urubah,
                 1962), hlm. 160.
    8. Terjemahan dari terjemahan
              Malik bin Nabi, Fenomena al-Quran, diterjemah- kan dari terjemahan
                 arab oleh Saleh Mahfoed, cetakan 2 (Bandung: alma’arif, 1993), hlm.
                 163.
    9. Buku saduran
              Lili Rosyidi (penyunting), Filsafat Hukum, Apakah Itu ?, cetakan 2
                 (Bandung: Remaja Rosdha Karya CV, 1984), hlm. 46.
    10. Dicetak pada margin buku lain
          Apabila buku yang dirujuk dicetak pada bagian pinggir (margin) buku lain,
          seperti hawasyi (catatan pinggir) dalam kitab-kitab berbahasa arab klasik,
          catatan kakinya pertama dengan menyebutkan buku yang dirujuk lalu buku
          pada margin mana ia dicetak. Contoh;
              Al-Wahidi, al-Wajiz fi Tafsir al Quran al Aziz, dicetak pada bagian
                 pinggir Nawawi al Jawi, al Tafsir al Munir li Ma’alim al Tanzil al
                 Musfir an Wirjuh Mahasin al Ta’wil (Tafsir Marah Lubaid),
                 (Bandung: almaarif: t.t.), jilid ke II: 392.
              Asy-Syafi’i, Ikhtilafu al Hadits, dicetak pada bagian pinggir Asy-Syafi’i,
                 al-Umm, (Beirut: Dar al Kutub al Ilmiyyah, 1998), hlm. 36
    11. Dicetak bersama-sama buku lain
              Al-Bannani, Hasyiyah al-Allamah al-Bannani ‘ala Syarh al Jalal,
                 dicetak bersama al-Jalal, Syarh al-Jalal ‘ala Matni Jam’ul Jawami’
                 (Kairo: Isa al-Bab al Halabi, t.t.), I : 120.
    12. Terbitan dalam dua versi atau lebih
              Averroes, Averros Commentary on Plato’s Republic, Teks Ibrani, dan
                 terjemahan Inggris Oleh E.L.J. Frans Rhosenthal, Cetak Ulang
                 (Cambridge: Cambridge University Press, 1966), hlm. 208.
    13. Menjadi bagian atau bab buku lain
          Apabila buku yang dirujuk diedit dalam dan menjadi bagian atau bab buku
          lain, penulisan catatan kakinya dengan menyebutkan; Nama penyusun,
          Nama buku bersangkutan, dicetak miring (italics). Contoh;
              Al-Ghazali, al Munqidz min al Dlalal, diedit dalam Dr. Abd. Halim
                 Mahmud, al Munqidz min al Dlalal li Hujjatul Islam al-Ghazali ma’a
                 Abhas fi al-Tasawwuf wa Dirasat an al Imam Ghazali, cetakan 5 (ttp.:
                 Dra al-Kutub al Haditsah, 1385), hlm. 131.
              Hamzah Fansuri, Syarah al-Asyiqin, diedit dalam Sayyed Muhammed
                 Naquib al Attas, The Mysticism of Hamzah Fansuri (Kualalumpur:
                 University of Malaya Press, 1970), hlm. 279.
Panduan Penulisan Skripsi Sekolah Tinggi Islam Bani Fatah                            26
    14. Himpunan Artikel
          Apabila yang dirujuk merupakan himpunan artikel, maka penulisan catatan
          kakinya sebagai berikut: Nama penulis artikel, Judul artikel dalam tanda
          petik sesudah tanda koma; Nama editor dan seterusnya. Contoh;
              Mouloud Kassim Naif Belkacem, “Konsep Keadilan Sosial dalam
                 Islam”, dalam Althaf Gauhar (editor), Tantangan Islam, alih bahasa
                 Anas Mahyuddin, cetakan I (Bandung: Pustaka, 1982), hlm. 154.
    15. Ensiklopedi atau Kamus
          Pencatatan data bibliografi dari ensiklopedi dan kamus dalam catatan kaki
          adalah sebagai berikut:
          a. Nama ensiklopedi atau kamus dicetak miring.
          b. Untuk nama ensiklopedi yang sudah terkenal cukup mencatat nama
              editor dan atau nomor edisi sesudah tanda koma;
          c. Untuk ensiklopedi kecil dan kamus dicatat nama penyusun, edisi, kota
              terbit, nama penerbit dan tahun penerbitan.
          d. Nomor jilid dan halaman.
          e. Judul artikel dalam tanda petik, didahului oleh kata “artikel”, dan jika
              ada penulisnya disebutkan juga sesudah tanda koma didahului oleh kata
              “oleh”.
              Contoh:
              The Escyclopaedia of Philosophy, diedit oleh Paul Edward, Volume VI:
                 388, artikel “Political Philosophy, History of “, oleh Stanley I, Been.
              The Encyclopaedia of Islam, edisi baru, II : 778, artikel “al Farabi”, oleh
                 R. Walzer.
              Concise Encyclopaedia of Arabic Civilization, Stephen dan Nandy
                 Ronart (Amsterdam: Djambatan, 1959), hlm. 480, artikel “Al Syafi’i”
                 .
              Al Mujam al Falsafi, Lembaga Bahasa Arab Republik Arab Mesir
                 (Kairo: al Matabi’ al Amiriyyah, 1979), hlm. 144, artikel “Qonun”.
    16. Majalah, Koran, Jurnal dan Sejenisnya.
          Contoh dari Majalah:
              Donald P. Little, “A New Look at al Ahkam al Sultaniyya”,The Muslim
                 World, No. I, Volume LXIV (Januari, 1974), hlm. 2.
          Contoh dari Koran;
              Abdul Wahid, “Refleksi Tahun Baru Hijrah: Saatnya Indonesia
                 Berhijrah”, Duta Masyarakat, (Sabtu 16 Maret, 2002), hlm. 4, kolom
                 4 – 7.
              Contoh dari Jurnal;
              Nancy Zucker Boswell, “Cara Baru Memberantas Korupsi”, Jurnal
                 Reformasi Ekonomi, Vol. 1, No.1 (Januari – Maret, 2000), hlm. 64–
                 69.
              Masykuri Abdillah, “Eksistensi Hukum Islam dalam Sistem Hukum
                 Mesir Dewasa Ini” , Jurnal Mimbar Agama dan Budaya, Vol. XVIII,
                 No.1 ( 2001), hlm. 1–23.
    17. Sumber Yang Tidak Dipublikasikan
            Disertasi, tesis, skripsi dan makalah. Contoh;
                Simuh, “Mistik Islam Kejawen Raden Ngabehi Ronggowarsito (Studi
            Studi Terhadap Surat Wirid Hidayat Jati)”, disertasi doktor tidak
            diterbitkan, Yogykarta: IAN Sunan Kalijaga, 1982, hlm. 24
                Makalah, contoh:
              Suroso Imam Zadjuli, “Perspektif Ekonomi Islam”, makalah disampaikan
                 pada seminar tentang Peranan Ekonomi Islam, diselenggarakan oleh
                 Pondok At-Tahdzib, Tambakberas 10 Maret 2006, hlm. 4.
    18. Manuskrip, Dokumen atau Surat

Panduan Penulisan Skripsi Sekolah Tinggi Islam Bani Fatah                             27
            Apabila mengutip buku yang masih berbetuk manuskrip, maka dalam
            penulisan catatan kaki disebutkan nama pengarang (kalau ada), nama buku
            dicetak miring, kode naskah, tempat penyimpanan, nomor halaman dan
            diakhiri dengan titik.
            Contoh penulisan manuskrip;
              Muhammad Hasyim Asy’ari, Kitab al-Tibyan, Kode….. 1936,
                 Perpustakaan Pondok Pesantren Tebuireng.
            Contoh penulisan Dokumen dan Surat;
              Staatsblad van Nederlandsch Indie, 1937. No. 116.
                Mailrapport, No. 316 X/1929.
    19. Mengutip Kutipan.
            Contoh redaksi;
            …. sedangkan menurut ahli hukum Jerman, Bahr, sebagaimana dikutip
            oleh A.W. Yahya, bahwa penggantian tempat dalam perikatan itu adalah
            mustahil secara hukum (Juirstisch Unmoghlich).
            Penulisan catatan kaki;
              Dikutip oleh A.W. Yahya dalam Hawalah al Din, disertasi doktor
                 Universitas Kairo (Kairo: Maktabah al Qahirah al Haditsah, 1980),
                 hlm. 63.
    20. Pidato, Wawancara, Observasi dan Sejenisnya.
              Pidato disampaikan pada acara Konsorsium Keilmuan Syari’ah Pada
                 PTAIS Kopertais Wilayah IV, pada tanggal 12 Juli 2001.
              Wawancara dengan KHM. Yusuf Hasyim di Tebuireng, tanggal 26 Maret
                 2002.
              Observasi Kehidupan Pedagang Kaki Lima di Pujasera Kebonrojo,
          Kabupaten Jombang, tanggal 25 Maret 2002.
    21. Mengutip Ulang
          a. Berturut-turut.
              Dalam penulisan catatan kaki, ditulis ibid dengan cetak miring. Contoh:
              Bahtiar Effendy, Islam dan Negara (Jakarta: Paramadina, 1998), hlm. 45.
                  Ibid.
              Jika nama pengarang dan judul buku sama, namun halamannya berbeda,
              ditulis :
              Op.Cit, hlm. 63
              Jika diselingi oleh sumber lain, nama pengarang dan judul buku sama
              tetapi halamanya berbeda. Contoh:
              Anwar A. Qadri, Islamic Jurisprudence in the Modern world, cetakan ke
                 2 (Lahore: Sh. Muhammad Ashraf, 1973), hlm. 233.
              T.M. Hasbi Ash-Shiddiqi, Filsafat Hukum Islam (Jakarta: Bulan Bintang,
                 1986), hlm. 46.
                  Anwar A. Qadri, Op. Cit, hlm. 127.
              Keterangan:
              Ibid; adalah singkatan dari Ibidem, artinya dalam karangan yang sama
              yang langsung mendahuluinya, tidak diselingi oleh karangan lain.
              Op. Cit; adalah singkatan dari Opere Citatum, artinya dalam karangan
              yang sama, tetapi diselingi oleh karangan lain dan halamannya sama
              dengan sumber yang mendahuluinya.
              Loc. Cit; adalah singkatan dari Loco Citatum, artinya dalam karangan
              yang sama, tetapi diselingi oleh karangan lain dan halamannya tidak
              sama dengan sumber yang mendahuluinya.
          b. Pengarang yang mempunyai lebih dari satu karya.
              Kutipan dari seorang pengarang yang sama, tetapi bukunya berbeda,
              maka catatan kakinya sebagai berikut:
                  Nama pengarang itu (atau ditulis “idem”); Nama buku atau tulisan
              yang berbeda; seterusnya sama dengan kutipan. Contoh:
Panduan Penulisan Skripsi Sekolah Tinggi Islam Bani Fatah                         28
              Noel J. Coulson, Hukum Islam dalam Perspektif Sejarah, alih bahasa
                  Hamid Ahmad, cetakan 1 (Jakarta: P3M, 1987), hlm. 28.
              -------------, “Islamic Law” dalam I.D.M. Derrect (ed.), An




Panduan Penulisan Skripsi Sekolah Tinggi Islam Bani Fatah                    29
Lampiran 4
                             DAFTAR KEPUSTAKAAN
1. Ditulis berdasarkan abjad, dari nama pengarang dengan mendahulukan nama
   keluarga (family name) atau yang terkenal.
2. Nama pengarang yang menggunakan partikel (misalnya; al, asy atau lainnya), tetap
   tulis lengkap dengan partikelnya. Contoh;
               Al-Bukhari, An-Nawawi, dan seterusnya, yang diurutkan adalah huruf B
                   (bagi al-Bukhari) dan N (bagi An-Nawawi).
3. Nama buku dicetak miring (italic). Juga banyak jilid dari buku.
   Contoh :
               Hamka, Tafsir Al-Azhar, Jakarta: Pustaka Panjimas, 1989.
               Ash-Shiddiqi, TM Hasbi, Tafsir An-Nur, 30 jilid (atau jilid ke berapa ?),
                   Jakarta: Bulan Bintang, 1954 –1970.
4. Jika terdapat seorang pengarang, tetapi mempunyai banyak karangan. Maka
   penulisanyya adalah sebagai berikut:
               Ash-Shiddiqi, TM Hasbi, Tafsir An-Nur, 30 jilid (atau jilid ke berapa ?),
                   Jakarta: Bulan Bintang, 1954 –1970.
               -------, Al–Islam, Jakarta: Bulan Bintang, 1967.
               -------, Filsafat Hukum Islam, Jakarta: Bulan Bintang, 1989.
5. Jika pengambilan bersumber dari penerbitan berkala yang tidak ada pengarangnya,
   berita atau pun tajuk rencana (editorial), maka penulisannya adalah sebagai berikut:
               Kompas, Nomor … Tahun ..., 23 Maret 2002, kolom..., hlm…
6. Jika sumber pengambilan bersumber dari dokumen yang berupa peraturan
   perundang-undangan, maka penulisannya adalah sebagai berikut;
   a. Secara berurutan dikelompokkan kepada UUD, Tap. MPR, UU, Perpu, PP,
       Kepres, Inpres, dan seterusnya menurut hirarkhi undang-undang yang berlaku.
   b. Pada setiap kelompoknya diurutkan berdasarkan tahun dikeluarkannya dokumen
       tersebut.




Panduan Penulisan Skripsi Sekolah Tinggi Islam Bani Fatah                            30
Lampiran 5 :
                           PEDOMAN TRANSLITERASI
    Teks Arab           Bacaan           Bahasa Indonesia EYD
       ‫أ‬                  Alif            Tidak dilambangkan
       ‫ب‬                  Ba                       B
       ‫ت‬                  Ta                       C
       ‫ث‬                  Tsa                      S
       ‫ج‬                  Jim                       J
       ‫ح‬                  Ha                       H
       ‫خ‬                  Kha                      Kh
       ‫د‬                  Dal                      D
       ‫ذ‬                 Dzal                      Z
       ‫ر‬                  Ra                       R
       ‫ز‬                  Za                       Z
       ‫س‬                  Sin                      S
       ‫ش‬                 Syin                      Sy
       ‫ص‬                 Shad                      S
       ‫ض‬                 Dhat                      D
       ‫ط‬                  Tha                      T
       ‫ظ‬                  Dha                      Z
       ‫ع‬                  Ain                Koma dibalik
       ‫غ‬                 Ghain                     G
       ‫ف‬                   Fa                      F
       ‫ق‬                  Qaf                      Q
       ‫ل‬                 Lam                       L
       ‫م‬                 Mim                       M
       ‫ن‬                  Nun                      N
       ‫و‬                 Wau                       W
       ‫ه‬                  Ha                       H
       ‫ء‬                Hamzah                 Apostrop
       ‫ي‬                  Ya                       Y




Panduan Penulisan Skripsi Sekolah Tinggi Islam Bani Fatah       31
Lampiran 6: Format Sampul Luar dan Dalam.



                                   JUDUL SKRIPSI

                                       SKRIPSI

        Diajukan untuk memenuhi tugas akhir dalam meraih gelar Sarjana (S1)
                              dalam Ilmu Tarbiyah
                      Program Studi Pendidikan Bahasa Arab
                         Sekolah Tinggi Islam Bani Fatah




                                          Oleh:
                      NUR RAHMAWATI SHOLIHAH
                                NIM: …………..
                           NIMKO: ………………………..




                         FAKULTAS TARBIYAH
                PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BAHASA ARAB
                   SEKOLAH TINGGI ISLAM BANI FATAH
                       TAMBAKBERAS JOMBANG
                                Tahun




Panduan Penulisan Skripsi Sekolah Tinggi Islam Bani Fatah                     32
‫)‪Lampiran 7: Contoh Halaman Judul Proposal Skripsi (Bahasa Arab‬‬



  ‫دراسة ارتباطية بني درجات الطالب يف ماديت العربية واإلجنلزية‬
               ‫ىف املدرسة الثانوية احلكومية غاجنوك<42>‬
                                                                          ‫د‬
                      ‫مق ّم إىل جامعة "بين فتاح" االسالمية تامباك براس جومبانج‬
            ‫الستيفاء بعض الشروط الالزمة للحصول على درجة بكالوريس يف التربية )‪(S.Pd.I‬‬
                                    ‫يف تعليم اللغة العربية <14>‬




                                               ‫و‬
                                             ‫(املل ّن)‬




                                        ‫إعداد<14>‬

                       ‫حممد لطف حكيم<18>‬
                   ‫رقم القيد : ٦٩.٩٦.٠٦.٢٦٦٠ <14>‬
               ‫رقم القيد بالوالية :٠٨٢.٦٦٦٠.٦٢ .٤ . ٢٦٦٠<14>‬



                                                           ‫ل‬
                         ‫ك ّية التربية بقسم اللغة العربية <14>‬
              ‫جامعة "بين فتاح" اإلسالمية تامباك براس جومبانج<14>‬
                                      ‫8812 <14>‬




‫‪Panduan Penulisan Skripsi Sekolah Tinggi Islam Bani Fatah‬‬                              ‫33‬
Lampiran 8 : Format Pernyataan Keaslian Karya


                                   PERNYATAAN KEASLIAN KARYA

     Yang bertandatangan di bawah ini, saya:
Nama                  : .......................................................................................
Tempat, Tanggal Lahir : .......................................................................................
Alamat                : .......................................................................................
                        .......................................................................................
Mahasiswa Prodi       : .......................................................................................
                        STIBAFA Tambakberas Jombang
NIM/ NIMKO            : …………….. ……./ .....................................................
dengan ini menyatakan bahwa skripsi yang saya susun dengan judul :
          .....................................................................................................................
          .....................................................................................................................
merupakan karya asli pribadi saya.
       Apabila di kemudian hari ditemukan karya orang lain yang ternyata lebih dulu
masa pengerjaannya, atau terdapat kemiripan/kesamaan, baik pada sebagian ataupun
seluruhnya yang menunjukkan ketidakaslian skripsi ini, maka saya bersedia melepas
gelar kesarjanaan saya.
       Demikian surat ini saya buat dengan penuh kesadaran dan tanggung jawab
akademik.
                              Tambakberas, 12 Januari 2012
                              Yang Membuat Pernyataan,

                                                   Materai
                                                    6.000
                                                ________________________
                                                Nama terang dan tanda tangan




Panduan Penulisan Skripsi Sekolah Tinggi Islam Bani Fatah                                                                         34
Lampiran 9: Format Nota Pembimbing tentang Persetujuan Munaqasyah

NOTA PEMBIMBING
                                                       Tambakberas, ………………………
Lamp. : 4 (empat) eksemplar
Hal   : Persetujuan Munaqasyah Skripsi

         Kepada
         Yth. Bapak Ketua Prodi ……………………..
         Sekolah Tinggi Islam Bani Fatah
         Di:
               Tambakberas Jombang

         Assalamu’alaikum Wr. Wb.
             Setelah kami baca dan teliti kembali, dan telah diadakan perbaikan/
         penyempurnaan sesuai petunjuk dan arahan kami, maka kami berpendapat bahwa
         Skripsi Saudara:
         Nama             : ……………………………………….
         NIM/NIMKO        : …………………/...…………………..
         Tahun Angkatan : (mulai masuk STIBAFA)
         Program Studi    : ………………………………………..
         Judul            : ………………………………………..
                             ………………………………………..
         telah memenuhi syarat untuk diajukan dalam Sidang Munaqasyah Skripsi Prodi
         ………… . Untuk itu, kami mengharapkan agar skripsi tersebut dapat segera
         dimunaqasyahkan.
             Demikian, atas perhatian Bapak kami sampaikan banyak terima kasih.
         Wassalamu’alaikum Wr. Wb.


                    Pembimbing I,                           Pembimbing II,




                    NIPY.BAF …….                            NIPY.BAF …….




Panduan Penulisan Skripsi Sekolah Tinggi Islam Bani Fatah                       35
Lampiran 10: Format Nota Pembimbing tentang Perbaikan Skripsi

NOTA PEMBIMBING
                                                                 Tambakberas, ………….
Lamp. : 4 (empat) eksemplar
Hal   : Perbaikan Skripsi

         Kepada
         Yth. Bapak Ketua Prodi ……………………..
         Sekolah Tinggi Islam Bani Fatah
         Di:
               Tambakberas Jombang

         Assalamu’alaikum Wr. Wb.
              Setelah kami baca dan teliti kembali naskah Skripsi Saudara:
         Nama              : ……………………………………………
         NIM/NIMKO         : …………/...………………………………
         Tahun Angkatan : ……………………………………………
         Program Studi     : ……………………………………………
         Judul             : ……………………………………………
                             ……………………………………………
         ternyata telah diperbaiki dan disempurnakan sesuai dengan keputusan Sidang
         Munaqasyah yang dilaksanakan pada tanggal …………………………………….
             Dengan demikian, kami harap Skripsi ini dapat disahkan sebagaimana mestinya.
         Atas perhatian Bapak kami sampaikan banyak terima kasih.
         Wassalamu’alaikum Wr. Wb.




                    Pembimbing I,                              Pembimbing II,




                    NIPY.BAF …….                               NIPY.BAF …….




Panduan Penulisan Skripsi Sekolah Tinggi Islam Bani Fatah                             36
Lampiran 11: Format Pengesahan Skripsi



LOGO

                                              PENGESAHAN

    Skripsi ini telah dipertahankan di dalam Sidang Munaqasyah Prodi ………… Sekolah
Tinggi Islam Bani Fatah Tambakberas Jombang, pada:
Hari      : ………………………..
Tanggal : ………………………..
    Sidang Munaqasyah telah menerima Sripsi ini sebagai pelengkap untuk menempuh ujian
akhir guna memperoleh gelar Sarjana (S1) dalam Ilmu ………… pada Fakultas………………
Program Studi ……………….., Sekolah Tinggi Islam Bani Fatah Tambakberas Jombang.
    Dengan demikian, hasil Munaqasyah Skripsi ini kami sahkan.

                                                     Tambakberas, ………….
                                                     Ketua,

                                                     _____________________
                                                     NIPY.BAF. ……..
Tim Penguji:
Ketua Sidang                 : ...................................... (____________)
Sekretaris Sidang            : ...................................... (____________)
Penguji I (Utama)            : ...................................... (____________)
Penguji II (Pembimbing) : ...................................... (____________)




Panduan Penulisan Skripsi Sekolah Tinggi Islam Bani Fatah                              37
Lampiran 12: Format Motto


                                        MOTTO




           …………………………………………………………….
           …………………………………………………………….
           …………………………………………………………….
           …………………………………………………………….
           …………………………………………………………….

Artinya:
           …………………………………………………………….
           …………………………………………………………….
           …………………………………………………………….
           …………………………………………………………….
           …………………………………………………………….




Panduan Penulisan Skripsi Sekolah Tinggi Islam Bani Fatah   38
Lampiran 13 : Format Persembahan


                             PERSEMBAHAN (Contoh):

                              Skripsi ini kupersembahkan kepada:
                              Bapak-Ibu tercinta
                              Saudara-saudaraku
                              Para praktisi dakwah,
                              Para aktivis gerakan Islam
                              Agama Islam, Nusa, dan bangsa Indonesia.




Panduan Penulisan Skripsi Sekolah Tinggi Islam Bani Fatah                39
Lampiran 14: Format Kata Pengantar

                                KATA PENGANTAR
      Bismillahirrahmanirrahim
      Puji dan syukur penulis panjatkan kepada Allah SWT. Shalawat serta salam
semoga tetap tercurahkan kepada Nabi Muhammad SAW beserta keluarganya, para
sahabatnya dan orang-orang yang mengikuti ajarannya.
      Dengan tersusunnya skripsi ini, ucapan terima kasih penulis sampaikan kepada
Yth.:
1. …………………, selaku Ketua Sekolah Tinggi Islam Bani Fatah Tambakberas
    Jombang.
2. …………………, selaku Ketua Prodi ………….. Sekolah Tinggi Islam Bani Fatah
    Tambakberas Jombang.
3. …………………, selaku Pembimbing penulisan skripsi ini.
4. Segenap Dosen Sekolah Tinggi Islam Bani Fatah Tambakberas Jombang, khususnya
    Prodi ……………………….., yang telah mencurahkan ilmunya dan membimbing
    penulis selama penulis belajar di Almamater ini.
5. Pihak-pihak yang telah bersedia meluangkan waktu untuk mendiskusikan data
    penelitian        bersama          penulis,       di         antaranya       adalah
    ……………………………………….
      Teriring do’a semoga jerih payah yang selalu dicurahkan oleh semua pihak
tersebut di atas, mendapat imbalan terbaik dari Allah SWT.
      Penulis menyadari bahwa dalam penyusunan skripsi ini masih banyak kekurangan
dan keterbatasan. Untuk itu, kritik dan saran yang konstruktif penulis harapkan.
      Akhirnya, semoga skripsi ini dapat bermanfaat bagi para pembaca umumnya dan
penulis khususnya. Amin!
                                    Tambakberas, ………………….
                                    Penulis




Panduan Penulisan Skripsi Sekolah Tinggi Islam Bani Fatah                           40
Lampiran 15: Format Biodata Penulis



  Foto Diri                      BIODATA PENULIS
  HP 3 X 4




Nama                      ……………………………………….
                          :
Tempat, Tanggal Lahir     ………………, ………………………
                          :
Jenis Kelamin             ……………………………………….
                          :
Nama Orang Tua            ……………………………………….
                          :
Alamat                    ……………………………………….
                          :
No. Telepon Rumah         .…….…………………………………
                          :
Pendidikan Formal         SD/ MI, Lulus Tahun ………………..
                          :
                          SLTP/ MTs, Lulus Tahun ……………
                          SMU/ MA, Lulus Tahun …………….
Pendidikan Non-Formal : a. Pondok Pesantren …Tahun .. s.d …
                          b. Kursus …………………………….
                          c. Diklat ………………………………
                          d. (dst.)
Pengalaman Organisasi : a. Organisasi kemahasiswaan intra (nama organisasi, jabatan,
                           tahun)
                        b. Organisasi kemahasiswaan ekstra (nama organisasi,
                           jabatan, tahun)
                        c. Organisasi sosial-keagamaan (nama organisasi, jabatan,
                           tahun)
                        d. (dst.)
Pengalaman Kerja      : a. (Jabatan pekerjaan, instansi, tahun)
                        b. (dst.)




Panduan Penulisan Skripsi Sekolah Tinggi Islam Bani Fatah                         41
Lampiran 16: Format Lembar Pengajuan Judul Skripsi

               LEMBAR PENGAJUAN JUDUL PENELITIAN SKRIPSI
                 TAHUN ………… PROGRAM STUDI ………………

   Yang bertandatangan di bawah ini, saya:
Nama                  : …………………………………………………
NIM/ NIMKO/ Smt.      : …………………………………………………
Program Studi         : …………………………………………………
Dengan ini bermaksud memprogram penulisan skripsi dengan judul penelitian:
_____________________________________________________________________________
_________________________________________
Sedangkan gambaran umum penelitian saya adalah sebagai berikut:
A. Latar Belakang Masalah/ Konteks Penelitian
_____________________________________________________________________________
_________________________________________
B. Rumusan Masalah/ Fokus Penelitian
_____________________________________________________________________________
_________________________________________
C. Metode Penelitian
   1. Paradigma            : _______________________________
   2. Metode Penelitian    : _______________________________
   3. Teknik Analisis Data : _______________________________
   4. Perspektif Teoretis  : _______________________________
   5. Bidang Kajian        : _______________________________
   6. Sasaran Penelitian   : _______________________________
D. Lampiran: Daftar Pustaka sementara dan Rencana Daftar Isi




                                                     Tambakberas, …………………
   Mengetahui,                                       Saya yang mengajukan judul,
   Ketua Program Studi ………………,

   _____________________                             ________________




Panduan Penulisan Skripsi Sekolah Tinggi Islam Bani Fatah                          42
Lampiran 16: Format Lembar Bukti Penyerahan Skripsi


                    LEMBAR BUKTI PENYERAHAN SKRIPSI


Telah terima skripsi saudara:
Nama                   : ………………………….…………………
NIM/ NIMKO.            : …………………………………………….
Tahun Angkatan         : …………………………………………….
Program Studi          : …………………………………………….
Judul Skripsi          : …………………………………………….
                         …………………………………………….
                         …………………………………………….
Tanggal Munaqasyah : …………………………………………….
sebanyak 4 (empat) eksemplar.

                                                         Tambakberas, ……………………

                                    Penerima
                                    Staf Sub Bagian Akademik
                                    Prodi ……………….. STIBAFA,


                                    ________________________
                                    (nama terang, tandatangan, stempel)



Keterangan:
Bukti penyerahan ini dibuat rangkap 2 (dua); satu rangkap untuk pegangan mahasiswa
dan satu rangkap lainnya untuk penerima.




Panduan Penulisan Skripsi Sekolah Tinggi Islam Bani Fatah                        43
                ‫‪Pedoman Penulisan Skripsi Berbahasa Arab‬‬
‫)‪LAMPIRAN 1 : Contoh Halaman Judul (cover depan‬‬



  ‫دراسة ارتباطية بني درجات الطالب يف ماديت العربية واإلجنلزية‬
               ‫ىف املدرسة الثانوية احلكومية غاجنوك<42>‬
                                                                          ‫د‬
                      ‫مق ّم إىل جامعة "بين فتاح" االسالمية تامباك براس جومبانج‬
            ‫الستيفاء بعض الشروط الالزمة للحصول على درجة بكالوريس يف التربية )‪(S.Pd.I‬‬
                                    ‫يف تعليم اللغة العربية <14>‬




                                               ‫و‬
                                             ‫(املل ّن)‬




                                        ‫إعداد<14>‬

                                 ‫حممد لطف حكيم<18>‬
                   ‫رقم القيد : ٦٩.٩٦.٠٦.٢٦٦٠ <14>‬
               ‫رقم القيد بالوالية :٠٨٢.٦٦٦٠.٦٢ .٤ . ٢٦٦٠<14>‬



                                                           ‫ل‬
                         ‫ك ّية التربية بقسم اللغة العربية <14>‬
              ‫جامعة "بين فتاح" اإلسالمية تامباك براس جومبانج<14>‬
                                      ‫<14> 8812‬




‫‪Panduan Penulisan Skripsi Sekolah Tinggi Islam Bani Fatah‬‬                              ‫44‬
‫)‪LAMPIRAN 2 : Contoh Halaman Judul (cover dalam‬‬




  ‫دراسة ارتباطية بني درجات الطالب يف ماديت العربية واإلجنلزية‬
               ‫ىف املدرسة الثانوية احلكومية غاجنوك<42>‬



                                    ‫حبث جامعي<18>‬

                                                                          ‫د‬
                      ‫مق ّم إىل جامعة "بين فتاح" االسالمية تامباك براس جومبانج‬
            ‫الستيفاء بعض الشروط الالزمة للحصول على درجة بكالوريس يف التربية )‪(S.Pd.I‬‬
                                       ‫ىف تعليم اللغة العـربية‬




                                        ‫إعداد<14>‬

                                 ‫حممد لطف حكيم<18>‬
                   ‫رقم القيد : ٦٩.٩٦.٠٦.٢٦٦٠ <14>‬
               ‫رقم القيد بالوالية :٠٨٢.٦٦٦٠.٦٢ .٤ . ٢٦٦٠<14>‬



                                                           ‫ل‬
                         ‫ك ّية التربية بقسم اللغة العربية <14>‬
              ‫جامعة "بين فتاح" اإلسالمية تامباك براس جومبانج<14>‬
                                      ‫8812 <14>‬




‫‪Panduan Penulisan Skripsi Sekolah Tinggi Islam Bani Fatah‬‬                              ‫54‬
                                                          ‫: توصية املشرف‬    ‫امللحق‬
                                                   ‫: مناقشة البحث العلمي‬    ‫الشأن‬

                                                           ‫حضرة األستاذ‬
                                           ‫رئيس قسم تعليم اللغة العربية‬
                  ‫التابعة جلامعـة ب ى فتاح اسإسالمية تامباك براس جومبانج‬
                                                          ‫حفظه اهلل تعاىل‬

                                         ‫السالم عليكم ورمحة اهلل وبركاته‬
                  ‫بعد التفتيش والبحث والتصحيح , نرى أن البحث العلمي‬
                                                           ‫:‬         ‫حتت‬
                                       ‫: حممد لطف حكيم‬             ‫االسم‬
                                    ‫: ٦٩.٩٦.٠٦.٢٦٦٠‬             ‫رقم القيد‬
‫: دراسة ارتباطية بني درجات الطالب يف ماديت العربية‬               ‫املوضوع‬
             ‫واالجنلية ىف املدرسة الثانوية احلكومية غاجنوك‬
‫الستفاء الشروط املطلوبة واملستعدة التتراك املناقشة للحصول على درجة‬
‫بكالوريس يف التربية )‪ (S.Pd.I‬ىف قسم تعليم اللغة العـربية التابعة جلامعـة‬
                              ‫بنـي فتاح اسإسالمية تامباك براس جومبانج .‬
  ‫نرجع أن يقدم هذا البحث ىف جملس املناقشة ىف إقراب وقت ممكن وتكرا.‬
                                        ‫والسالم عليكم ورمحة اهلل وبركاته‬

                                           ‫جومبانج، ...................‬
                                                                 ‫املشرف‬

                                         ‫احلاج عبد اخلالق حسن، املاجستر‬




‫‪Panduan Penulisan Skripsi Sekolah Tinggi Islam Bani Fatah‬‬                      ‫64‬
‫‪LAMPIRAN 3 ; Format Pengesahan‬‬


                                 ‫التصديق والقرار بالقبول‬

   ‫لقد أجرت كلية التربية املناقشة هذا البحث العلمي الذى كتبه الطالب :‬
                                                     ‫: حممد لطف حكيم‬            ‫االسم‬
                                                ‫: ٦٩.٩٦.٠٦.٢٦٦٠‬              ‫رقم القيد‬
‫: دراسة ارتباطية بني درجات الطالب يف ماديت العربية واالجنلية ىف املدرسة‬       ‫املوضوع‬
                                              ‫الثانوية احلكومية غاجنوك.‬

             ‫وقد قررت جملس املناقشة بنجاحها واهنا استحقت على درجة بكالوريس يف‬
‫التربية )‪(S.Pd.I‬‬

   ‫ىف قسم تعليم اللغة العـربية التابعة جلامعـة بين فتاح اسإسالمية تامباك براس جومبانج.‬

            ‫جومبانج،....................‬
              ‫رئيس قسم تعليم اللغة العربية‬



            ‫حممد أسرارى معصوم املاجستر‬




‫‪Panduan Penulisan Skripsi Sekolah Tinggi Islam Bani Fatah‬‬                          ‫74‬
                                                                   ‫اعضاء جلنة املناقشة :‬
    ‫)‬                   ‫(‬       ‫: حممد أسرارى معصوم، املاجستر‬              ‫4. الرئيس‬
    ‫)‬                   ‫(‬          ‫: حممد صالح الدين، املاجستر‬          ‫2. السكرتري‬
    ‫)‬                   ‫(‬      ‫: الدكتور يونس أبو بكر، املاجستر‬    ‫3. املناقش االول‬
     ‫)‬                  ‫(‬        ‫: الدكتور زمرة املكفة، املاجستر‬    ‫1. املناقش الثاىن‬




‫‪Panduan Penulisan Skripsi Sekolah Tinggi Islam Bani Fatah‬‬                            ‫84‬
‫‪LAMPIRAN 4 : Contor format kata Pengantar‬‬



                                 ‫كلمة الشكر والتقدير‬
‫احلمد هلل علم بالقلم علم االنسان مامل يعلم والصالة والسالم على رسوله‬
‫الكرمي املؤيد باحلجة البالغة والكتاب العظيم ليبني للناس وعلى اله وصحبه ومن تبعهم اىل‬
                                                               ‫منهجه القومي, اما بعد :‬
‫وىف هذه املناقشة كانت الباحثة ال تستطيع ان تعرب بلسان على هذه النعم‬
‫بشدة الفرح والسعادة ىف امتام هداالبحث العلمي بعنوان "............." . فقدم الباحث‬
                                                            ‫الشكر اجلزيل اىل السادة :‬
‫‪ ‬رئيس اجلامعـة بين فتاح اسإسالمية تامباك براس : الشيخ احلاج عبد اخلالق حسن،‬
                                                                     ‫املاجستر.‬
             ‫‪ ‬الشيخ حممد أسرارى معصوم، املاجستر رئيس قسم تعليم اللغة العربية.‬
‫‪ ‬األستاذة احلاجة بصرية اهلداية، املاجستر واألستاذ برهن الدين، املاجستر، مشرف‬
                                                                  ‫الكتابة البحث‬
                                      ‫‪ ‬أساتيذي وأستاذايت الذين قد عّموين بالصرب.‬
                                                  ‫ل‬
 ‫‪............................................................................. ‬‬
‫ويرجو الباحث عسى ان تكون هذه الرسالة نافعة له وللقارئني ىف خدمة العلوم وتنميتها‬
                                     ‫كما كان العمل الصاحل نافعا لنا يف الدرين، أمني....‬




‫‪Panduan Penulisan Skripsi Sekolah Tinggi Islam Bani Fatah‬‬                           ‫94‬

				
DOCUMENT INFO
Shared By:
Categories:
Tags:
Stats:
views:61
posted:3/6/2012
language:Indonesian
pages:49