tugas-gerontik

Document Sample
tugas-gerontik Powered By Docstoc
					DISUSUN OLEH :

  1. AGUNG WAHYU EKO P.                   (07.40.051)
  2. ANDRI CANDRA N.                      (07.40.052)
  3. ANIS PERGIWATI                       (07.40.053)
  4. ARIESCA SWASANTI P.                  (07.40.054)
  5. DEWI NURFIANA                        (07.40.055)
  6. DHAROJATUL AQSHO                     (07.40.056)
  7. DIANA SAFITRI                        (07.40.058)
  8. DINI RAHARDINING D.                  (07.40.059)
  9. DOVI ASTONI                          (07.40.060)
  10. DWI LESTARI M.                      (07.40.061)
  11. DWI SEPTIANTORO                     (07.40.062)
  12. DYAH NOVITA                         (07.40.063)
  13. EFI KINANTI                         (07.40.064)
  14. FATUL KHUSNUL K.                    (07.40.065)
  15. FEBY SEKAR RINI                     (07.40.066)
  16. FERA ELIS S.                        (07.40.067)



PEMBIMBING : ERFANDI Skep.Ners




                RENCANA KEPERAWATAN ( RENPRA ) HOME CARE

                              DIABETES MELITUS ( DM )




        Health home care dilakukan oeh tiga kelompok lembaga berwenang,yaitu:
  1. Lembaga Kesehatan di Rumah Bersertifikat (CHHA)
     Tujuannya adalah untuk memberikan kesempatan bagi individu yang mengalami penyakit
     akut untuk menerima perawatan terampil yang dibutuhkan di rumah mereka sendiri.
     CHHA memenuhi kebutuhan individu dengan memberi berbagai jenis pelayanan,
     termasuk pelayanan keperawatan terampil, terapi wicara, terapi fisik dan terapi okupasi,
     pelayanan sosial medis, asisten perawatan kesehatan di rumah (HHA), konseling nutrisi,
     transportasi, peralatan, dan terapi pernapasan. CHHA juga memiliki program khusus,
     seperti pelayanan kesehatan mental, pelayanan pediatrik, program untuk anak dan ibu, dan
     program AIDS, terdapat juga pelayanan berteknologi tinggi seperti terapi intravena,
     kemoterapi di rumah, dan penatalaksanaan nyeri. CHHA dikenal sebagai program jangka
     pendek karena pelayanan yang diberikan biasanya singkat.
2. Program        Perawatan    Kesehatan    di    Rumah     Jangka    Panjang     (LTHHCP)
     Program Perawatan Kesehatan di Rumah Jangka Panjang dibentuk untuk memenuhi
     kebutuhan individu yang menderita penyakit kronis di rumah. Merupakan program yang
     memberikan pelayanan sosial dan kesehatan kepada masyarakat yang membutuhkan
     perawatan kesehatan di rumah dalam waktu yang lama. Biaya pelayanan kesehatan pasien
     tidak boleh lebih dari 75% biaya rata-rata perawatan institusional jangka panjang di
     wilayah setempat. Pelayanan keperawatan yang diberikan meliputi terapi fisik, okupasi,
     dan wicara, pelayanan sosial medis, dukungan nutrisi serta pelayanan perawatan personal
3.    Lembaga Berlisensi
     Lembaga berlisensi bukan merupakan lembaga medicare bersertifikat. Lembaga berlisensi
     dapat memiliki komponen pelayanan profesional yang menyediakan pelayanan terampil
     yang diberikan CHHA. Lembaga ini juga dapat meniru banyak program khusus CHHA.
     Bagian perawatan terbesar yang diberikan berasal dan pelayanan perawatan personal.
     Lembaga berlisensi menyediakan pelayanan profesional, termasuk pengaturan rumah, ibu
     rumah tangga, pegawai perawatan personal (Personal Care Workers /PCW), dan perawatan
     seperti yang diberikan HHA.



2.1.1 Struktur Organisasi
         Struktur organisasi, yang didalamnya ada pimpinan home care, manager administrasi,
     manager pelayanan, koordinator kasus dan pelaksana pelayanan.
     Perizinan
     Mekanisme perizinan pendirian home care sebagai berikut :
     Berbadan hukum yg ditetapkan dlm akte notaris mengajukan ijin usaha Home care kepada
     Dinkes Kab/Kota setempat dengan melampirkan :
     a.Rekomendasi dari PPNI
     b. Ijin lokasi bangunan
  c. Ijin lingkungan
  d. ijin usaha
  e. Persyaratan tata ruang bangunan meliputi :
     - ruang direktur
     - ruang menajemen pely
     - gudang sarana dan peralatan
     - sarana komunikasi
     - sarana transportasi
  f. Ijin persyaratan tenaga meliputi ijin praktek profesi dan sertifikasi home care



2.1.2 Tugas Pokok Fungsi
      Pada dasarnya homecare bertujuan untuk membantu pasien memelihara atau
  meningkatkan status kesehatan dan kualitas hidupnya; meningkatkan keadekuatan dan
  keefektifan perawatan pada anggota keluarga dengan masalah kesehatan dan kecacatan;
  menguatkan fungsi keluarga dan kedekatan antar keluarga; membantu klien tinggal atau
  kembali ke rumah dan mendapatkan perawatan yang diperlukan, rehabilitasi atau
  perawatan paliatif; dan mengendalikan biaya kesehatan.




2.1.3 Daftar Kebutuhan Peralatan Dan Sarana
      Sarana dan Prasarana, meliputi set alat yang sering dipakai seperti perawatan luka,
  perawatan bayi, nebulizier, aksigen, suction dan juga peralatan komputer dan perlengkapan
  kantor.

           Daftar alat / sarana
            a. Alat kesehatan
              -. Tas/ kit
              -. Pemeriksaan fisik
              -. Set perawatan luka
              -. Set emergency
              -. Set pemasangan selang lambung
 -. Set huknah
 -. Set memandikan
 -. Set pengambilan preparat
 -. Set pemeriksaan lab. sederhana
 -. Set infus/ injeksi
 -. Sterilisator
 -. Pot/ urinal
 -. Tiang infus
 -. Tempat tidur khusus orang sakit
 -. Pengisap lendir
 -. Perlengkapan oxigen
 -. Kursi roda
 -. Tongkat/ tripot
 -. Perlak/ alat tenun
b. Alat habis pakai
 -. Obat emergency
 -. Perawatan luka
 -. Suntik/ pengamian darah
 -. Untuk infus
 -. Pemasagan selang lambung
 -. Huknah, selang lambung, kateter
 -. Sarung tangan, masker
 -. Dll
c. Sarana lain
 -. Alat dan media pendidikan kesehatan
 -. Ruangan beserta perlengkapannya
 -. Kendaraan
 -. Alat komunikasi
 -. Alat informasi/ dokumentasi
2.1.4 Forma Askep
  Format askep, meliputi :

     a. format register,
     b. pengkajian,
     c. tindakan,
     d. rekap alat/bahan yang terpakai,
     e. evaluasi dari perawat ataupun dari pasien/keluarga.




2.1.5 Format Informed Consent
      Form informed consent:

      a. meliputi persetujuan tindakan dari pasien dan keluarga,
      b. persetujuan pembiayaan dan keikutsertaaan dalam perawatan,
      c. Surat Perjanjian kerjasama antara profesi lain seperti misalnya fisioterapi,




2.1.6 Penentuan Tarif Home Care
      Kebijaksanaan          Tarif   dalam       Perawatan       Kesehatan       di     rumah
  Mengacu pada prinsip-prinsip yang ditetapkan oleh Departemen Kesehatan
  sebagai berikut :
        Pemerintah    dan     masyarakat    bertanggung   jawab    dalam    memelihara   dan
         meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.
        Tarif pelayanan kesehatan Perawatan Kesehatan di Rumah harus memperhatikan
         kemampuan keuangan dan keadaan sosial ekonomi masyarakat.
        Penetapan tarif pelayanan kesehatan Perawatan Kesehatan di Rumah meskipun
         dimungkinkan untuk mencari laba namun harus secara seimbang memperhatikan
         kepentingan masyarakat berpenghasilan rendah dengan azas gotong royong.
   Tarif pelayanan kesehatan Perawatan Kesehatan di Rumah untuk golongan
    masyarakat yang pembayarannya dijamin oleh pihak penjamin (asuransi kesehatan,
    JPKM,dll) ditetapkan atas dasar saling membantu melalui suatu ikatan tertulis.
   Tarif pelayanan kesehatan Perawatan Kesehatan di Rumah harus mencakup seluruh
    unsur pelayanan secara proporsional.


    Jenis Pelayanan yang dikenakan tarif dalam Perawatan Kesehatan di Rumah, Selain
memperhatikan kebijakan yang telah disebutkan, penetapan tarif ditetapkan berdasarkan
pertimbangan antara lain kategori tindakan dari yang sederhana sampai dengan yang
kompleks/canggih. Selain itu pertimbangan klasifikasi pelayanan dari yang biasa atau
sederhana sampai dengan yang dapat dikategorikan mewah. Semua itu dapat dijadikan
pertimbangan dalam memperhitungkan tarif yang layak.
    Jenis Pelayanan yang dikenakan tarif meliputi :
       a. Jasa pelayanan kesehatan
       b. Non kesehatan.


    Imbalan yang diterima pelaksanaan pelayanan atas jasa yang diberikan kepada klien
dalam rangka pelayanan meliputi :

       1. Pelayanan medik meliputi : konsultasi dan tindakan medic.
       2. Pelayanan Keperawatan dan Kebidanan meliputi konsultasi asuhan dan
           tindakan keperawatan serta tindakan medik yang dilimpahkan.
       3. Pelayanan Penunjang Medik (Laboratorium, Radiologi, Fisioterapis, Terapi
           wicara, refraksionis, dll) meliputi konsultasi dan tindakan penunjang medik.
       4. Pelayanan Penunjang Non Medik meliputi konsultasi oleh petugas sosial
           profesional dan pelayanan psikologi dan jiwa.
       5. Jasa pelayanan sarana/prasarana
           Adalah imbalan-imbalan yang diterima oleh pengelola atas pemakaian
           sarana, fasilitas, alat kesehatan, obat dan bahan habis pakai yang digunakan
           langsung terhadap klien baik dengan sistem sewa maupun membeli.
           Kegiatannya meliputi sewa peralatan medik, peralatan keperawatan dan alat
           kesehatan lainnya, transportasi klien, konsultasi per telepon dan sarana
                       komunikasi lainnya, tindakan perbaikan lingkungan dalam rangka
                       menciptakan lingkungan terapeutik


     Contoh daftar tarif jasa perawatan
    No      tindakan                     Tarif 1x Tindakan

    1       Rawat luka                   45.000 – 60.000

    2       Nebulizier                   35.0000

    3       Angkat jahitan               45.000

    4       Penanganan nyeri             50.000

    5       Pemantauan KKP               50.000

    6       Pemantauan Hipertensi        35.000

    7       Pemantauan CVA               50.000

    8       Pemantauan DM                30.000 – 50.000




     Contoh Rincian biaya Perawatan luka gangrene.
       Bahan habis pakai Alat/bahan Jasa perawat.
       Kassa steril 2 box
       Pinset anatomi
       Jasa perawat dan transport
       H2O2 1 btl Pinset cirurgie
       Na Cl 1 fls Gunting verban
       Verban roll 2 bj Gunting nekrotomi
       Spuit 5 cc 2 bj Bak instrumen
       Handscoen 1 ps Biaya perawatan alat Rp 10.000,- Rp 30.000,- Rp 50.000,-
       Biaya keseluruhan untuk perawatan luka gangren 1 kali tindakan sebesar Rp 90.000,-
 Contoh daftar tarif sewa alat :
 No Alat Tarif
 1 Set rawat luka 30.000-40.000
 2 Nebulizier 40.000
 3 Set angkat jahitan 35.000
 4 Set hipertensi 10.000 – 20.000
 5 Set oksigen + isi 1 m3 60.000
 6 Set DM 20.000 – 30.000
 Contoh daftar tarif transport
 No Transport Tarif
 a.    Dalam kota Pasuruan 5.000 – 25.000
 b.    Luar Kota Pasuruan 30.000/km. Daftar tarif dibuat berdasarkan dengan
  memperhatikan standar harga di wilayah tempat berdirinya home care dengan
  memperhatikan golongan ekonomi lemah

				
DOCUMENT INFO
Shared By:
Categories:
Tags:
Stats:
views:41
posted:3/2/2012
language:
pages:8
mr doen mr doen mr http://bineh.com
About just a nice girl