Docstoc

MAKALAH AKUNTANSI SEKTOR PUBLIK _STUDI KASUS LAPORAN KEUANGAN YAYASAN_ JIANTARI C 301 09 013

Document Sample
MAKALAH AKUNTANSI SEKTOR PUBLIK _STUDI KASUS LAPORAN KEUANGAN YAYASAN_ JIANTARI C 301 09 013 Powered By Docstoc
					                                     BAB I
                               PENDAHULUAN


A. LATAR BELAKANG
         Yayasan saat ini sulit dibedakan dengan lembaga lainnya yang berorientasi
  laba. Bentuk hukum yayasan telah dijadikan payung untuk menyiasati berbagai
  aktivitas di luar bidang sosial, keagamaan, kemanusiaan, kesehatan, serta pendidikan
  dan persoalan ini telah mendapat sorotan tajam dari berbagai pihak, terutama pihak
  perpajakan. Dampaknya, sistem dunia usaha menghadapi risiko penghancuran melalui
  regulasi serta kepatutan yang bersifat umum.
         Berbagai fakta yang ada menunjukkan bahwa kecenderungan pendirian
  yayasan adalah untuk berlindung dibalik status badan hukum yayasan, dan bukan
  wadah pengembangan sosial, keagamaan, dan kemanusiaan. Selain itu, tujuan
  kecenderungan ini biasanya berakhir dengan interpretasi memperkaya diri para
  pendiri, pengurus, dan pengawas.
         Sejalan dengan kecenderungan tersebut, berbagai masalah yayasan mulai
  muncul, seperti kegiatan yayasan yang tidak sesuai dengan maksud dan tujuan yang
  tercantum dalam anggaran dasar, sengketa antara pengurus dengan pendiri atau pihak
  lain, dan dugaan bahwa yayasan digunakan untuk menampung kekayaan para pendiri
  atau pihak lain yang diperoleh dengan cara melawan hukum. Banyaknya masalah
  tersebut memunculkan kebutuhan akan hukum positif atau landasan yuridis.
         Dalam rangka penerapan prinsip keterbukaan dan akuntabilitas pada
  masyarakat, manajemen yayasan melakukan pembenahan administrasi, termasuk
  publikasi pertanggungjawaban laporan keuangan setiap tahun.
         Karakteristik utama organisasi nonprofit seperti yayasan berbeda dengan
  organisasi swasta (profit). Perbedaannya terletak pada mekanisme organisasi
  bersangkutan dalam memperoleh sumber daya awal yang dibutuhkan, yang umumnya
  diperoleh dari sumbangan.
         Berbagai transaksi yayasan dapat dibedakan dengan jenis transaksi organisasi
  swasta, seperti transaksi penerimaan sumbangan. Namun demikian, praktek organisasi
  nonprofit seperti yayasan diakui sering tampil beragam. Pada beberapa bentuk
  organisasi nonprofit di mana tidak ada kepemilikan, kebutuhan modalnya didanai dari
  utang; sementara kebutuhan operasinya diperoleh darp pendapatan atau jasa yang
  diberikan. Akibatnya, pengukuran jumlah, saat, dan kepastian arus masuk kas menjadi
                                        1
  ukuran yang penting bagi para pemakai laporan keuangan yayasan tersebut, seperti
  kreditor dan pemasok dana lainnya. Yayasan semacam ini memiliki karakteristik yang
  tidak berbeda dengan organisasi swasta.
         Pemakai laporan keuangan yayasan memiliki kepentingan bersama, yaitu
  untuk menilai:
      Jasa yayasan dan kemampuan yayasan untuk memberikan jasa secara
         berkesinambungan.
      Mekanisme pertanggungjawaban dan aspek kinerja pengelola.
         Kemampuan yayasan dalam mengelola jasa dikomunikasikan melalui laporan
  posisi keuangan, dimana informasi mengenai aktiva, kewajiban, aktiva bersih, dan
  informasi mengenai hubungan di antara unsur-unsur tersebut disampaikan. Laporan
  ini harus menyajikan secara terpisah aktiva bersih, baik yang terikat maupun tidak
  terikat penggunaannya. Pertanggungjawaban pengelola yayasan atas hasil pengelolaan
  sumber daya sumber daya yayasan akan disajikan melalui laporan aktivitas dan
  laporan arus kas. Laporan aktivitas menyajikan informasi mengenai perubahan yang
  terjadi dalam kelompok aktiva bersih.
B. TUJUAN:
         Makalah ini bertujuan untuk menyediakan informasi yang relevan untuk
  memenuhi kepentingan para penyumbang, anggota organisasi, kreditur, dan pihak lain
  yang menyediakan sumber daya bagi organisasi nirlaba.
C. RUANG LINGKUP:
         Laporan keuangan yayasan ini terdiri dari laporan posisi keuangan & laporan
  aktivitas. Makalah ini menetapkan informasi dasar mengenai laporan keuangan
  yayasan. Sementara hal-hal yang tidak diatur dalam pernyataan standar akuntansi
  yayasan, harus mengacu pada prinsip akuntansi yang berlaku umum.
D. DEFINISI ISTILAH DALAM AKUNTANSI YAYASAN
  Berikut adalah pengertian istilah yang digunakan dalam Makalah ini.
      Pembatasan Permanen adalah pembatasan penggunaan sumber daya yang
         ditetapkan oleh penyumbang agar sumber daya tersebut dapat dipertahankan
         secara permanen. Yayasan diizinkan untuk menggunakan sebagian atau semua
         penghasilan atau manfaat ekonomi lainnya yang berasal dari sumber daya
         tersebut.




                                          2
 Pembatasan Temporer adalah pembatasan penggunaan sumber daya oleh
   penyumbang, agar sumber daya tersebut dapat dipertahankan sampai dengan
   periode tertentu atau sampai dengan terpenuhinya keadaan tertentu.
 Sumbangan Terikat adalah sumber daya yang penggunaannya dibatasi untuk
   tujuan tertentu oleh penyumbang. Pembatas tersebut dapat bersifat permanen
   atau temporer.
 Sumbangan tidak Terikat adalah sumber daya yang penggunaannya tidak
   dibatasi untuk tujuan tertentu oleh penyumbang.




                                 3
                                         BAB II
                                    PEMBAHASAN


   A. GAMBARAN UMUM YAYASAN
       Yayasan Maju Bersama merupakan sebuah yayasan lembaga swadaya masyarakat
       yang didirikan pada tanggal 1 Januari 2005. Yayasan ini mengkhususkan untuk
       bergerak dalam bidang pemberdayaan dan peningkatan profesionalitas usaha kecil
       dan menengah (UKM) yang ada di sekitar kota Depok. Yayasan melihat bahwa
       banyak UKM yang sesungguhnya memiliki potensi besar untuk dapat berkembang
       menjadi sebuah perusahaan yang lebih besar namun mereka terbentur pada
       permasalahan sumber daya manusia (Profesionalisme). Permasalahan tersebut masih
       ditambah dengan kurangnya jaringan dalam rangka pemasaran produk-produk yang
       mereka hasilkan. Selain itu, yayasan ini juga bertujuan untuk membantu pemerintah
       dalam mengurangi jumlah pengangguran dengan jalan mendorong terciptanya UKM-
       UKM baru.
           Visi Yayasan Maju Bersama:
               “Memberdayakan UKM sebagai penggerak Ekonomi Mikro”
           Misi Yayasan Maju Bersama:
                     Mendorong terciptanya UKM baru
                     Meningkatkan profesionalitas UKM
                     Memperkuat jaringan antar sesama UKM
           Struktur Organisasi Yayasan Maju Bersama:

                                    Ketua: Fajar Sandi
                                   Wakil Ketua: Siusanto


      Sekretaris                                                         Bendahara
   Hendra Setiawan                                                    Luluk Widiawati




      Divisi                  Divisi                    Divisi               Divisi
      Humas           Jaringan dan Informasi       Pengumpulan Dana         Pelatihan

       Untuk menjalankan misi-misinya tersebut, yayasan mengembangkan program-
program sebagai berikut:


                                               4
    Sosialisasi UKM: Seminar Kewirausahaan
    Pelatihan: Pelatihan Pemasaran, Pelatihan Keuangan, Pelatihan Manajemen Produksi
    Pengembangan Jaringan: Pertemuan UKM, Studi Banding
       Untuk membiayai kegiatan-kegiatan tersebut, yayasan menyusun anggaran sevagai
berikut:
                Anggaran Operasional:
                      Belanja Gaji                         Rp. 120.000.000
                      Belanja Barang                       Rp. 40.000.000
                      Belanja Listrik, air, & Telepon      Rp. 10.000.000
                                                           Rp. 170.000.000


                Anggaran Kegiatan:
                      Seminar Kewirausahaan                Rp. 10.000.000
                      Pelatihan Pemasaran                  Rp. 15.000.000
                      Pelatihan Keuangan                   Rp. 12.500.000
                      Pelatihan Manajemen Produksi         Rp.    7.500.000
                      Pertemuan UKM                        Rp.    5.000.000
                      Studi Banding                        Rp. 15.000.000
                                                           Rp. 65.000.000
                      TOTAL ANGGARAN                       Rp. 235.000.000


       Dalam mengadministrasikan pelaksanaan anggarannya, yayasan membuat pembagian
dana menjadi:
    Dana Terikat (Restricted Fund)
    Dana tidak Terikat (Unrestricted Fund)
       Pada awal tahun anggaran tersebut, diketahui saldo kas untuk dana terikat ( Restricted
Fund) adalah Rp. 15.000.000 dan dana tidak terikat (Unrestricted Fund) sebesar Rp.
10.000.000
   B. TRANSAKSI YAYASAN
       Selama bulan Januari, transaksi-transaksi yang terjadi adalah sebagai berikut:
           1. 5 Jan Diterima bantuan dari pemerintah sebesar Rp. 70 juta dengan syarat
                penggunaan 60% untuk kegiatan pelatihan bagi UKM dan pembentukan
                jaringan UKM.


                                              5
  2. 6 Jan Diterima sumbangan dari asosiasi pengusaha Depok sebesar Rp. 8 Juta
     untuk pembangunan jaringan UKM.
  3. 7 Jan Dibayarkan gaji staf dan karyawan sebesar Rp. 9 Juta
  4. 11 Jan Yayasan mengadakan seminar kewirausahaan di Hotel Aneka Wijaya,
     menghabiskan dana sebesar Rp. 4,5 Juta.
  5. 12 Jan Diterima Uang pendaftaran dari peserta seminar kewirausahaan
     sebesar Rp. 2 Juta.
  6. 13 Jan Yayasan membeli sebuah motor untuk kendaraan operasional senilai
     Rp. 10 Juta.
  7. 15 Jan Dibayarkan Biaya sewa gedung sebagai sekretariat yayasan untuk 2
     tahun kedepan sebesar Rp. 15 Juta.
  8. 20 Jan Diterima uang pinjaman dari bank sebesar Rp. 50 Juta yang akan jatuh
     tempo pada bulan Juni tahun depan.
  9. 23 Jan Dibayar tagihan listrik, air, dan telepon untuk bulan Desember tahun
     lalu sebesar 1,5 Juta.
  10. 25 Jan Dibeli alat Tulis kantor (ATK) sebagai perlengkapan sekretariat
     yayasan untuk enam bulan kedepan senilai Rp. 2 Juta
  11. 30 Jan Mengadakan kegiatan pertemuan UKM I yang menghabiskan dana Rp.
     3 Juta.
  12. 31 Jan Diterima sumbangan berupa 2 unit computer dari pemerintah Jawa
     barat. Nilai dari kedua computer tersebut adalah Rp. 9 Juta.
BASIS KAS
  1. 5 Jan Diterima bantuan dari pemerintah sebesar Rp. 70 juta dengan syarat
     penggunaan 60% untuk kegiatan pelatihan bagi UKM dan pembentukan
     jaringan UKM.
               Kas                 Rp. 70.000.000
                     Pendapatan-Dana Terikat             Rp. 42.000.000
                     Pendapatan-Dana tidak Terikat       Rp. 28.000.000
  2. 6 Jan Diterima sumbangan dari asosiasi pengusaha Depok sebesar Rp. 8 Juta
     untuk pembangunan jaringan UKM.
               Kas                 Rp. 8.000.000
                     Pendapatan-Dana Terikat             Rp. 8.000.000




                                    6
3. 7 Jan Dibayarkan gaji staf dan karyawan sebesar Rp. 9 Juta
          Belanja Gaji-Dana tidak Terikat               Rp. 9.000.000
                            Kas                                   Rp. 9.000.000
4. 11 Jan Yayasan mengadakan seminar kewirausahaan di Hotel Aneka Wijaya,
   menghabiskan dana sebesar Rp. 4,5 Juta.
          Belanja Kegiatan-Dana Terikat                 Rp. 4.500.000
                            Kas                                   Rp. 4.500.000
5. 12 Jan Diterima Uang pendaftaran dari peserta seminar kewirausahaan
   sebesar Rp. 2 Juta.
          Kas                     Rp. 2.000.000
                  Pendapatan-Dana Terikat         Rp. 2.000.000
6. 13 Jan Yayasan membeli sebuah motor untuk kendaraan operasional senilai
   Rp. 10 Juta.
          Belanja Kendaraan-Dana tidak Terikat          Rp. 10.000.000
                            Kas                                   Rp. 10.000.000
7. 15 Jan Dibayarkan Biaya sewa gedung sebagai sekretariat yayasan untuk 2
   tahun kedepan sebesar Rp. 15 Juta.
          Belanja Sewa-Dana tidak Terikat               Rp. 15.000.000
                            Kas                                   Rp. 15.000.000
8. 20 Jan Diterima uang pinjaman dari bank sebesar Rp. 50 Juta yang akan jatuh
   tempo pada bulan Juni tahun depan.
          Kas                           Rp. 50.000.000
                  Pendapatan-Dana tidak Terikat         Rp. 50.000.000
9. 23 Jan Dibayar tagihan listrik, air, dan telepon untuk bulan Desember tahun
   lalu sebesar 1,5 Juta.
          Belanja Ltrk, Air & Telp-Dana tidak terikat Rp. 1.500.000
                            Kas                                   Rp. 1.500.000
10. 25 Jan Dibeli alat Tulis kantor (ATK) sebagai perlengkapan sekretariat
   yayasan untuk enam bulan kedepan senilai Rp. 2 Juta
          Belanja ATK-Dana tidak Terikat                Rp. 2.000.000
                  Kas                                             Rp. 2.000.000




                                   7
            11. 30 Jan Mengadakan kegiatan pertemuan UKM I yang menghabiskan dana Rp.
               3 Juta.
                         Belanja Kegiatan-Dana Terikat             Rp. 3.000.000
                               Kas                                            Rp. 3.000.000
            12. 31 Jan Diterima sumbangan berupa 2 unit computer dari pemerintah Jawa
               barat. Nilai dari kedua computer tersebut adalah Rp. 9 Juta.
                                      TIDAK ADA PENJURNALAN



                                       NERACA
                               Dana Tidak Terikat(dalam Rp)        Dana Terikat (dalam Rp)


Aktiva
         Kas                   50.500.000                          59.500.000
               Total           50.500.000                          59.500.000


Kewajiban dan Ekuitas Dana
         Ekuitas Dana*         50.500.000                          59.500.000
               Total           50.500.000                          59.500.000



                           LAPORAN AKTIVITAS
                               Dana tidak Terikat (dalam Rp)       Dana Terikat (dalam Rp)


Pendapatan                     Rp. 78.000.000                      Rp. 52.000.000
Belanja Gaji                   Rp. 9.000.000                       Rp.         –
Belanja Kendaraan              Rp. 10.000.000                      Rp.         –
Belanja Sewa Gedung            Rp. 15.000.000                      Rp.         –
Belanja Listrik,air&Telp       Rp. 1.500.000                       Rp.         –
Belanja ATK                    Rp. 2.000.000                       Rp.         –
Belanja Kegiatan               Rp.      -                          Rp. 7.500.000
Surplus/Defisit                Rp. 40.500.000                      Rp. 44.500.000
Transfer-Masukan               Rp.      -                          Rp.         –
Transfer-Keluaran              Rp.      -                          Rp.         –

                                                8
Penambahan Ekuitas Dana         Rp. 40.500.000                       Rp. 44.500.000


                                Dana tidak Terikat                   Dana Terikat
*Saldo Awal          =          Rp. 10.000.000                       Rp. 15.000.000
+/+Penambahan
Ekuitas Dana         =          Rp. 40.500.000                       Rp. 44.500.000
Saldo Akhir          =          Rp. 50.500.000                       Rp. 59.500.000
      BASIS AKRUAL
      1. 5 Jan       Diterima bantuan dari pemerintah sebesar Rp. 70 juta dengan syarat
          penggunaan 60% untuk kegiatan pelatihan bagi UKM dan pembentukan jaringan
          UKM.
                     Kas                             Rp. 70.000.000
                                Pendapatan-Dana Terikat              Rp. 42.000.000
                                Pendapatan-Dana tidak Terikat        Rp. 28.000.000
      2. 6 Jan       Diterima sumbangan dari asosiasi pengusaha Depok sebesar Rp. 8 Juta
          untuk pembangunan jaringan UKM.
                     Kas                             Rp. 8.000.000
                                Pendapatan-Dana Terikat              Rp. 8.000.000
      3. 7 Jan       Dibayarkan gaji staf dan karyawan sebesar Rp. 9 Juta
                     Belanja Gaji-Dana tidak Terikat                 Rp. 9.000.000
                                       Kas                                  Rp. 9.000.000
      4. 11 Jan      Yayasan mengadakan seminar kewirausahaan di Hotel Aneka Wijaya,
          menghabiskan dana sebesar Rp. 4,5 Juta.
                     Belanja Kegiatan-Dana Terikat                   Rp.4.500.000
                                       Kas                                  Rp. 4.500.000
      5. 12 Jan      Diterima Uang pendaftaran dari peserta seminar kewirausahaan
          sebesar Rp. 2 Juta.
                     Kas                                    Rp. 2.000.000
                                Pendapatan-DanaTerikat               Rp. 2.000.000
      6. 13 Jan      Yayasan membeli sebuah motor untuk kendaraan operasional senilai
          Rp. 10 Juta.
                     Kendaraan                              Rp. 10.000.000
                                       Kas                           Rp. 10.000.000


                                                 9
7. 15 Jan      Dibayarkan Biaya sewa gedung sebagai sekretariat yayasan untuk 2
   tahun kedepan sebesar Rp. 15 Juta.
               Sewa dibayar dimuka                 Rp. 15.000.000
                      Kas                                 Rp. 15.000.000
       Pembayaran biaya sewa gedung untuk dua tahun kedepan akan diakui oleh
yayasan sebagai sewa dibayar dimuka, yang merupakan aktiva. Yayasan mencatat
transaksi ini dengan mendebit sewa dibayar dimuka dan mengkredit kas sebesar 15
juta. Pada akhir tahun nanti, akan dilakukan penyesuaian untuk mencatat belanja sewa
yang benar-benar (secara Substansi) menjadi beban tahun ini.
       Beban Sewa                          Rp.7.500.000
               Sewa dibayar dimuka                 Rp. 7.500.000
8. 20 Jan      Diterima uang pinjaman dari bank sebesar Rp. 50 Juta yang akan jatuh
   tempo pada bulan Juni tahun depan.
               Kas                         Rp. 50.000.000
                      Utang Bank                   Rp. 50.000.000
9. 23 Jan      Dibayar tagihan listrik, air, dan telepon untuk bulan Desember tahun
   lalu sebesar 1,5 Juta.
               Beban Ltrk,air,&Telp                Rp. 1.500.000
                      Beban yg msh hrs dibayar            Rp. 1.500.000
       Maka pada bulan Januari tahun ini ketika dilakukan pembayaran, jurnal yang
dicatat adalah sebagai berikut:
               Beban yg msh hrs dibayar            Rp.1.500.000
                      Kas                                 Rp. 1.500.000
10. 25 Jan     Dibeli alat Tulis kantor (ATK) sebagai perlengkapan sekretariat
   yayasan untuk enam bulan kedepan senilai Rp. 2 Juta.
               Perlengkapan ATK                    Rp. 2.000.000
                      Kas                                 Rp. 2.000.000
11. 30 Jan     Mengadakan kegiatan pertemuan UKM I yang menghabiskan dana Rp.
   3 Juta.
               Belanja Kegiatan-Dana Terikat       Rp. 3.000.000
                      Kas                                 Rp. 3.000.000




                                      10
         12. 31 Jan      Diterima sumbangan berupa 2 unit computer dari pemerintah Jawa
            barat. Nilai dari kedua computer tersebut adalah Rp. 9 Juta.
                         Komputer                    Rp. 9.000.000
                               Pendapatan Sumbangan          Rp. 9.000.000



                                       NERACA
                               Dana tidak Terikat (dalam Rp)         Dana Terikat(dalam Rp)


Aktiva
         Kas                   Rp. 50.500.000                        Rp. 59.500.000
         Sewa dibyr dimuka     Rp. 15.000.000                        Rp.     –
         Perlengkapan ATK      Rp. 2.000.000                         Rp.     –
         Komputer              Rp. 9.000.000                         Rp.     –
         Kendaraan             Rp. 10.000.000                        Rp.     –
                Total          Rp. 86.500.000                        Rp.59.500.000


Kewajiban dan Ekuitas Dana
         Utang Bank            Rp. 50.000.000                        Rp.      –
         Ekuitas Dana*         Rp. 36.500.000                        Rp. 59.500.000
                               Rp. 86.500.000                        Rp. 59.500.000



                           LAPORAN AKTIVITAS
                               Dana tidak Terikat (dalam Rp)         Dana Terikat (dalam Rp)


Pendapatan                     Rp. 37.000.000                        Rp. 52.000.000
Belanja Gaji                   Rp. 9.000.000                         Rp.     –
Belanja Kegiatan               Rp.     -                             Rp. 7.500.000
Surplus/Defisit                Rp. 28.000.000                        Rp. 44.500.000
Transfer-Masukan               Rp.     -                             Rp.     –
Transfer-Keluaran              Rp.     -                             Rp.     –
Penambahan Ekuitas Dana        Rp. 28.000.000                        Rp. 44.500.000


                                                11
                                Dana tidak Terikat                    Dana Terikat
*Saldo Awal          =          Rp. 10.000.000                        Rp. 15.000.000
-/-Beban yang
Msh hrs dibayar      =          (Rp. 1.500.000)                       Rp.     –
                                Rp. 8.500.000                         Rp. 15.000.000
+/+Penambahan
Ekuitas Dana         =          Rp. 28.000.000                        Rp. 44.500.000
Saldo Akhir          =          Rp. 36.500.000                        Rp. 59.500.000
      BASIS KAS MODIFIKASI
      1. 5 Jan       Diterima bantuan dari pemerintah sebesar Rp. 70 juta dengan syarat
          penggunaan 60% untuk kegiatan pelatihan bagi UKM dan pembentukan jaringan
          UKM.
                     Kas                                    Rp. 70.000.000
                                Pendapatan-Dana Terikat               Rp. 42.000.000
                                Pendapatan-Dana tidak Terikat         Rp. 28.000.000
      2. 6 Jan       Diterima sumbangan dari asosiasi pengusaha Depok sebesar Rp. 8 Juta
          untuk pembangunan jaringan UKM.
                     Kas                              Rp. 8.000.000
                                Pendapatan-Dana Terikat     Rp. 8.000.000
      3. 7 Jan       Dibayarkan gaji staf dan karyawan sebesar Rp. 9 Juta
                     Belanja Gaji-Dana tidak Terikat        Rp. 9.000.000
                                Kas                                   Rp. 9.000.000
      4. 11 Jan      Yayasan mengadakan seminar kewirausahaan di Hotel Aneka Wijaya,
          menghabiskan dana sebesar Rp. 4,5 Juta.
                     Belanja Kegiatan-Dana Terikat          Rp. 4.500.000
                                Kas                                   Rp. 4.500.000
      5. 12 Jan      Diterima Uang pendaftaran dari peserta seminar kewirausahaan
          sebesar Rp. 2 Juta.
                     Kas                              Rp. 2.000.000
                                Pendapatan-Dana Terikat     Rp. 2.000.000
      6. 13 Jan      Yayasan membeli sebuah motor untuk kendaraan operasional senilai
          Rp. 10 Juta.
                     Belanja Kendaraan                Rp. 10.000.000
                                Kas                         Rp. 10.000.000
                                                 12
              Kendaraan                     Rp. 10.000.000
                      Ekuitas Dana-diinvestasikan
                      Pada Aktiva Tetap                    Rp. 10.000.000
7. 15 Jan     Dibayarkan Biaya sewa gedung sebagai sekretariat yayasan untuk 2
   tahun kedepan sebesar Rp. 15 Juta.
              Belanja Sewa-Dana tidak Terikat       Rp. 15.000.000
                      Kas                                  Rp. 15.000.000
8. 20 Jan     Diterima uang pinjaman dari bank sebesar Rp. 50 Juta yang akan jatuh
   tempo pada bulan Juni tahun depan.
              Kas                           Rp. 50.000.000
                      Pendapatan-Dana tidak Terikat        Rp. 50.000.000
9. 23 Jan     Dibayar tagihan listrik, air, dan telepon untuk bulan Desember tahun
   lalu sebesar 1,5 Juta.
              Beban Ltrk,air,Telp-Dana tidak Terikat       Rp. 1.500.000
                      Kas                                           Rp.1.500.000
10. 25 Jan    Dibeli alat Tulis kantor (ATK) sebagai perlengkapan sekretariat
   yayasan untuk enam bulan kedepan senilai Rp. 2 Juta.
              Belanja ATK-Dana tidak Terikat        Rp. 2.000.000
                      Kas                                  Rp. 2.000.000
11. 30 Jan    Mengadakan kegiatan pertemuan UKM I yang menghabiskan dana Rp.
   3 Juta.
              Belanja Kegiatan-Dana Terikat         Rp. 3.000.000
                      Kas                                  Rp. 3.000.000
12. 31 Jan    Diterima sumbangan berupa 2 unit computer dari pemerintah Jawa
   barat. Nilai dari kedua computer tersebut adalah Rp. 9 Juta.
              Komputer                              Rp. 9.000.000
                      Ekuitas Dana-diInvestasikan
                      Pada Aktiva Tetap (Dana tidak Terikat)        Rp. 9.000.000




                                     13
                                      NERACA
                               Dana tidak Terikat (dalam Rp)   Dana Terikat (dalam Rp)


Aktiva
         Kas                   Rp. 50.500.000                  Rp. 59.500.000
         Komputer              Rp. 9.000.000                   Rp.    –
         Kendaraan             Rp. 10.000.000                  Rp.    –
                 Total         Rp. 69.500.000                  Rp. 59.500.000


Kewajiban & Ekuitas Dana
         Utang Bank            Rp. 50.000.000                  Rp.    –
         Ekuitas Dana*         Rp. 50.500.000                  Rp. 59.500.000
         Diinvestasikan pada
         Aktiva Tetap          Rp. 19.000.000                  Rp.    –
         Dicadangkan untuk
         Utang                 (Rp. 50.000.000)                Rp.    –
                 Total         Rp. 69.500.000                  Rp. 59.500.000



                         LAPORAN AKTIVITAS
                               Dana tidak Terikat (dalam Rp)   Dana Terikat (dalam Rp)


Pendapatan                     Rp. 78.000.000                  Rp. 52.000.000
Belanja Gaji                   Rp. 9.000.000                   Rp.    –
Belanja Kendaraan              Rp. 10.000.000                  Rp.    –
Belanja Sewa Gedung            Rp. 15.000.000                  Rp.    –
Belanja Ltrk,air&Telp          Rp. 1.500.000                   Rp.    –
Belanja ATK                    Rp. 2.000.000                   Rp.    –
Belanja Kegiatan               Rp.     -                       Rp. 7.500.000
Surplus/Defisit                Rp. 40.500.000                  Rp. 44.500.000
Transfer-Masukan               Rp.     -                       Rp.    –
Transfer-Keluaran              Rp.     -                       Rp.    –
Penambahan Ekuitas Dana        Rp. 40.500.000                  Rp. 44.500.000


                                                14
                    Dana tidak Terikat   Dana Terikat
*Saldo Awal         Rp. 10.000.000       Rp. 15.000.000
+/+Penambahan
Ekuitas Dana        Rp. 40.500.000       Rp. 44.500.000
                    Rp. 50.500.000       Rp. 59.500.000
+/+Diinvestasikan
Pada Aktiva tetap   Rp. 19.000.000       Rp.     –
-/-Dicadangkan
untuk Utang         (Rp. 50.000.000)     Rp.     –
Saldo Akhir         Rp. 19.500.000       Rp. 59.500.000




                    15
                                         BAB III
                                     KESIMPULAN


       Kemampuan yayasan dalam mengelola jasa dikomunikasikan melalui laporan posisi
keuangan, dimana informasi mengenai aktiva, kewajiban, aktiva bersih, dan informasi
mengenai hubungan diantara unsur-unsur tersebut, akan disampaikan.
       Laporan ini harus menyajikan secara terpisah aktiva bersih baik yang terikat maupun
yang tidak terikat penggunaannya. Pertanggungjawaban pengelola yayasan tentang hasil
pengelolaan sumber daya yayasan disajikan melalui laporan aktivitas. Laporan aktivitas akan
menyajikan informasi mengenai perubahan yang terjadi dalam kelompok aktiva bersih.
       Berdasarkan Kasus Akuntansi Yayasan Maju Bersama dengan didukung pernyataan
diatas dapat saya simpulkan bahwa Laporan Keuangan yang disajikan oleh Yayasan Maju
Bersama sudah sesuai dengan Pelaporan Keuangan Organisasi Nirlaba pada PSAK 45 dan
telah mengacu pada Prinsip Akuntansi yang berlaku Umum baik Posisi Keuangan sampai
pada Laporan Aktivitas sesuai dengan Basis Akuntansi.




                                            16
                        DAFTAR PUSTAKA
Bastian. Indra, AKUNTANSI YAYASAN & LEMBAGA PUBLIK, Jakarta; Penerbit
Erlangga, 2007


Bastian. Indra, AKUNTANSI UNTUK LSM & PARTAI POLITIK, Jakarta; Penerbit
Erlangga, 2007


PSAK 45 Pelaporan Keuangan Organisasi Nirlaba, Tim Kerja IAI (Ikatan Akuntan
Indonesia), 1998


Sumber Data:
           http://www.google.com//Kasus_Akuntansi_Yayasan




                                       17

				
DOCUMENT INFO
Shared By:
Categories:
Tags:
Stats:
views:407
posted:3/2/2012
language:Indonesian
pages:17