contoh Artikel Ilmiah

Document Sample
contoh Artikel Ilmiah Powered By Docstoc
					                PERANCANGAN PROGRAM APLIKASI
                 RUTE DISTRIBUSI BOTOL OXYGEN
            MENGGUNAKAN ALGORITMA ELITIST ANT SYSTEM
                 (STUDI KASUS: CV SURYA MEDIKA)

                            H.M. Jarot S. Suroso & Bayu Arie Prabowo

          Jurusan Teknik Informatika dan Matematika, Program Ganda, Universitas Bina Nusantara
                               info@jarotsuroso.com, Bayu_zzz@yahoo.com


                                                   Abstrak
         CV Surya Medika ialah perusahaan yang memperdagangkan peralatan kesehatan dan penyedia
      gas yang disimpan dalam botol-botol baja bertekanan. Dalam pendistribusian tabung bertekanan dari
      tempat pengisian ke relasi terjadi masalah dalam perusahaan. Banyaknya tempat tujuan dan
      kapasitas kendaraan pengangkut menjadi kendala perusahaan. Rute-rute yang terbentuk mempunyai
      tingkat efisiensi masing-masing seperti jarak, biaya, jumlah kendaraan, dan waktu. Masalah ini
      dikenal dengan istilah Vehicle Routing Problem (VRP).
         Untuk mendistribusikan tabung bertekanan, perusahaan menghadapi VRP yang kompleks, dikenal
      dengan istilah Capacitated Vehicle Routing Problem (CVRP). Permasalahan yang terdiri dari satu
      central depot, kendaraan-kendaraan yang identik, dan dibatasi oleh kapasitas kendaraan pengangkut.
         Untuk menyelesaikan CVRP digunakan pendekatan heuristic. Pada sekripsi ini, pemecahan
      masalah dilakukan dengan metode Elitist Ant System Algorithm. Metode ini menggunakan Local
      Search 2-Opt untuk membentuk feasible route dalam VRP.

      Kata kunci: Vehicle Routing Problem, Capacitated, heuristic, Elitist Ant System, Local Search



1. Pendahuluan                                             Routing Problem (CVRP). Masalah ini definisikan
                                                           sebagai salah satu masalah VRP untuk
   Dalam pengiriman barang dari satu tempat ke             meminimalisasi biaya dan armada kendaraan yang
tempat yang lain, tempat tujuan barang sangat              digunakan dalam mendistribusikan persediaan atau
bervariasi, begitu juga kendaraan pengangkut baik          barang tertentu dari depot ke beberapa konsumen
dari darat, laut, ataupun udara dengan                     dan akan kembali ke depot. Kegiatan ini dibatasi
mempertimbangkan efisiensi dan biaya. Untuk itu            oleh kapasitas kendaraan dalam men-supply semua
diperlukan ketepatan dalam menentukan jalur atau           kebutuhan konsumen.
rute untuk menentukan tujuan kendaraan                        Tujuan dari penelitian ini adalah untuk
pengangkut yang mesti dituju. Dengan tersedianya           menciptakan sebuah perangkat lunak yang mampu
kendaraan lebih dari satu untuk melayani tempat-           menggambarkan         rute    kendaraan-kendaraan
tempat pengiriman barang yang mesti dituju berarti         seoptimal mungkin, yaitu dengan mengatur
menambah permasalahan dalam pengiriman barang              pemilihan rute kendaraan yang mesti dipilih secara
karena memungkinkan ada beberapa kendaraan                 efektif dan diharapkan dapat menganalisis jalur
pengangkut digunakan secara bersamaan untuk                pengiriman yang lama dan memberikan usulan
melayani tempat-tempat tersebut. Jalur-jalur yang          tentang perancangan pengiriman jalur yang baru.
terbentuk memiliki tingkat efisiensi masing-masing.           Manfaat dari penelitian untuk perusahaan, yaitu
   Untuk menghasilkan jalur yang efisien dapat             sebagai alat bantu untuk perencanaan distribusi
digunakan metode heuristik. Metode heuristik               botol oxygen dan dapat menekan biaya distribusi
terdiri dari beberapa macam algortima yang biasa           dengan cara menentukan rute minimal sehingga
digunakan. Salah satunya adalah Algoritma Ant              dapat menghemat biaya solar. Dan manfaat untuk
Colony Optimizatition (ACO).Algoritma ACO ialah            pelanggan ialah peningkatan pelayanan pelanggan
metode pencarian yang koperatif dan terdistribusi          sehingga pelanggan merasa lebih dipuaskan.
yang meniru perilaku semut-semut asli dalam                   Pada pembuatan program aplikasi ini kami
mencari sumber makanan dan sarangnya.                      menggunakan beberapa metode penelitian, antara
   Salah satu implementasi yang dapat dihasilkan           lain :
dari algoritma semut yang dihadapi saat ini ialah             a. Metode Analisis
permasalahan jalur kendaraan yang berhubungan                        Dalam metode ini dilakukan analisis
dengan distribusi logistik yaitu Capacitated Vehicle              terhadap sistem yang sedang berjalan, analisi
       terhadap masalah yang ada, dan analisis                                                  e1

       terhadap pemecahan masalah.                                                     e3
                                                                              e2                      e4           e6
  b.   Metode Pengumpulan Data
                                                                                                 e5
          Pada metode ini penulis mengadakan
                                                                                       B                       C
       penelitian dengan cara enggunakan berbagai
       macam literatur dan internet yang
       berhubungan dengan algoritma semut dan                                 Gbr 2- Graf berarah
       permasalahan jalur terpendek. Mengadakan
       observasi dan mengajukan pertanyaan-                A.2 Graf Hamilton
       pertanyaan kepada narasumber yang
       mengetahui hal-hal yang berhubungan                    Lintasan Hamilton ialah lintasan yang melalui
       dengan topik ini.                                   tiap verteks di dalam graf tepat satu kali. Sirkuit
  c.   Metode Perancangan                                  Hamilton ialah sirkuit yang melalui tiap verteks di
         Dalam skripsi ini penulis menggunakan             dalam graf tepat satu kali, kecuali verteks asal
       metode perancangan terstruktur yang melalui         (sekaligus verteks akhir) yang dilalui dua kali. Graf
       tahapan sebagai berikut :                           yang memiliki sirkuit Hamilton dinamakan graf
       1. Perancangan struktur menu                        Hamilton, sedangkan graf yang hanya memiliki
       2. Perancangan basis data                           lintasan Hamilton disebut graf semi-Hamilton.
       3. Perancangan State Transition Diagram
       4. Perancangan tampilan layar                                1              2        1              2            1         2



2. Landasan Teori
A. Graf                                                             4              3        4              3            4         3
                                                                        (a)                     (b)                         (c)
A.1 Definisi Graf

     Graf adalah kumpulan verteks atau node yang                 Gbr 3 - Penggambaran Graf Hamilton
dihubungkan        satu     sama       lain      melalui
sisi/rusuk/busur/edge, yang digunakan untuk                Keterangan gambar 3:
merepresentasikan       objek-objek      diskrit    dan     1. Graf yang memiliki lintasan Hamilton (3, 2,
hubungan antara objek-objek tersebut. Graf G                     1, 4)
didefinisikan sebagai pasangan himpunan (V,E),              2. Graf yang memiliki lintasan Hamilton (1, 2,
ditulis dengan notasi G(V,E), yang dalam hal ini.                3, 4, 1)
    i. V     adalah himpunan tidak kosong dari              3. Graf yang tidak memiliki lintasan maupun
        simpul-simpul (titik/verteks/node).                      sirkuit Hamilton
   ii. E adalah himpunan sisi (rusuk/edge) yang
        menghubungkan sepasang simpul.                     B. Metode Heuristik
    Jika terdapat sebuah sisi e yang menghubungkan
verteks v dan w, ditulis edge (v, w). Graf dapat              Metode heuristik adalah subbidang dari
dibagi menjadi 2 jenis berdasarkan arahnya, yaitu          kecerdasan buatan yang digunakan untuk
sebagai berikut.                                           melakukan pencarian dan optimasi. Menurut Judea
   1. Graf tidak berarah (undirected graph)                Peral (April, 1984), metode heuristik berkerja
   Graf yang sisinya tidak mempunyai orientasi             berdasarkan strategi pencarian pintar pada
arah. Edge (v, w) = edge (w, v) adalah sisi yang           pemecahan masalah dengan komputer, dengan
sama, di tampilkan pada gambar 2.3 di mana V =             menggunakan beberapa pendekatan.
{A, B, C, D} dan e = {e1, e2, e3, e4}.                        Dua tujuan dasar dalam pemecahan masalah
                                                           optimisasi pada ilmu komputer adalah mencari
                      A                                    algoritma yang cepat menyelesaikan masalah dan
                          e1
                               D
                                                           memperoleh hasil yang optimal. Metode heuristik
           node     e4                                     ialah metode yang menghilangkan salah satu atau
                                   e2
                                                           dua dari tujuan tersebut. Misalnya, pada pemecahan
                                           edge
                      B                                    masalah optimisasi, dihasilkan solusi yag cukup
                               C
                                                           optimal, tetapi secara manual, belum tentu solusi
                                                           yang lebih optimal dapat diperoleh karena
                                                           kompleksnya permasalahan yang ada. Atau, solusi
              Gbr 1 - Graf tidak berarah
                                                           yang didapat dihasilkan dengan waktu yang sangat
                                                           cepat, namun secara manual masih dapat ditemukan
  2. Graf berarah (directed graph)                         hasil yang lebih optimal.
   Graf yang setiap sisinya diberikan orientasi arah,         Jadi, hasil yang diperoleh belum tentu yang
Edge (v, w) ≠ edge (w, v), yang di tampilkan pada          paling optimal. Tetapi penggunaan metode heuristik
gambar 2.4 di mana V = {A, B, C, D} dan e = {e1,           yang umum tetap diterapan di dunia nyata. Karena
e2, e3, e4, e5, e6, e7}.


                                                                                                                                      2
terdapat beberapa masalah, di mana hanya metode               yang berarah (i, j) Є A dan tidak berarah e
heuristik yang memungkinkan untuk memperoleh                  ЄE
solusi yang optimal dalam waktu yang sangat                d ialah vektor dari permintaan / demand
singkat.                                                      pelanggan.
                                                           Ri ialah rute dari kendaraan ke-i.
C. Vehicle Routing Problem                                 k ialah banyaknya kendaraan (semuanya
                                                              identik) dengan kapasitas Q. Satu rute
   Vehicle Routing Problem (VRP) adalah salah satu            untuk tiap kendaraan.
problem atau permasalahan dari combinatorial            Dengan setiap verteks vi dalam V’ diasosiasikan
optimization di mana sebuah set rute akan dibentuk    dengan sejumlah barang qi, yang akan diantarkan
dari sejumlah kota atau pelanggan didasarkan atas     oleh satu kendaraan. VRP bertujuan untuk
satu atau beberapa depot. Setiap kota atau            menentukan sejumlah k rute kendaraan dengan total
pelanggan akan dilayani oleh satu kendaraan           biaya yang minimum, bermula dan berakhir di
dengan batasan-batasan tertentu; rute tersebut di     sebuah depot, yang setiap verteks dalam V’
awali dan diakhiri di depot.                          dikunjungi tepat sekali oleh satu kendaraan.
   Permasalahan ini pertama kali diformulasikan
oleh Dantzing dan Ramser pada tahun 1959 sebagai      3. Analisis dan Perancangan
pusat permasalahan utama dalam bidang
transportasi, distribusi, dan logistik. Dalam            Perusahaan CV Surya Medika ialah perusahaan
beberapa sektor pasar, transportasi memiliki nilai    swasta di bidang jasa instalasi gas medis, jasa
persentase yang tinggi yang dimasukkan dalam          perawatan alat-alat medis, alat-alat Anestesis, dan
keuntungan. Tujuan dari Vehicle Routing Problem       alat-alat pembantu pernapasan. Perusahaan
ialah untuk meminimalkan jarak yang dilalui oleh      menggunakan sistem manual dalam mendistribusi
armada kendaraan yang melayani sekumpulan             botol bertekanan ke tangan relasi. Adapun
pelanggan.                                            pengiriman keluar kota yaitu Purwodadi, Pati,
                                                      Surakarta, Yogyakarta, Tegal, Solo, dan
                                                      Purwokerto.
                   Pelanggan                             Distribusi yang selama ini dilakukan adalah
                                                      sebagai berikut.
                                                         1. Melakukan penyesuaian rute, ketika ada
                                                             kendaraan pengangkut yang terlalu penuh
                                                             dan ada yang kosong, tetapi memiliki rute
                  Depot                                      yang searah. Di usahakan kendaraan
                                         Rute
                                                             pengangkut terisi minimal setengah, bahkan
                                                             diharapkan dapat lebih dari itu, sehingga
                                                             biaya perjalanan dapat ditekan lebih rendah.
                                                         2. Melakukan pengecekan sekali lagi, agar
                                                             permintaan botol relasi tidak melebihi.
                                                             Target waktu pengiriman adalah satu hari
        Gbr 5 - Salah satu output dari VRP                   kerja. Dalam distribusi harus ada balance
                                                             maksudnya botol yang dikirim ke relasi sama
  Jika VRP salah satu permasalahan kombinatorial             dengan botol yang mesti kembali.
direpresentasikan dalam sebuah graf G = (V, E)           Di CV Surya Medika bila terdapat permintaan
[http://neo.lcc.uma.es/radi-aeb/WebVRP],       maka   dicantumkan pada papan rencana pengiriman. Di
notasi yang digunakan ialah sebagai berikut.          mana pendistribusian botol ke relasi akan
         V = {v0, v1, …, vn} ialah set atau          direncanakan oleh bagian administrasi distribusi
          sekumpulan verteks yang menggambarkan       botol.     Dalam      melakukan     pendistribusian,
          depot, pelanggan ataupun persimpangan       pengemudi harus siap pada pukul 06.00 bahkan
          jalan, di mana:                             terkadang pengemudi harus siap pada pukul 04.00
             o v0 sebagai depot.                      jika pengiriman letaknya sangat jauh dari
             o v1, …, vn sebagai pelanggan            perusahaan misalnya di daerah Purwokerto. Karena
             o Misalakan V` = V tanpa elemen          perusahaan      menentukan      bahwa     kendaraan
                  {v0} digunakan sebagai himpunan n   pengangkut harus kembali sebelum pukul 17.00
                  kota                                untuk pengisian botol oksigen. Di mana daftar
      C ialah matriks cij sebagai biaya atau jarak   pengiriman telah disiapkan oleh kantor untuk
          antara pelanggan vi dan vj yang bernilai    melakukan       pendistribusian   sehari     sebelum
          non-negatif.                                distribusi dilakukan.
      A = {(vi, vj) | vi, vj Є V; i ≠ j} adalah         Karena kompleksnya membahas masalah
          himpunan rusuk atau edge. Edge dapat        distribusi CV Surya Medika, maka masalah itu akan
                                                      disederhanakan sebagai berikut.



                                                                                                        3
  1.   Relasi yang dikunjungi kebanyakan berada          DataBase     Informasi
       di daerah Jawa Tengah dan Jawa Timur.               Daftar Distribusi      Routing
   2. Tujuan dari Vehicle Routing adalah untuk
                                                             Tampilan dari posisi dan rute
       memperoleh rute yang minimal. Permintaan
       bersifat pengantaran botol dari pabrik filling
       station ke relasi dan pengambilan botol dari
       relasi ke pabrik.                                     Tampilan detil rute yang dibuat

   3. Kendaraan hanya mengunjungi relasi satu
       kali untuk distribusi botol.                       Input variabel berupa alpha,         Input variabel kendaraan    Tombol dalam
                                                          beta, e, rho, dan max. iterasi     berupa jumlah dan kapasitas   mengeksekusi
   4. Kapasitas kendaraan hanya membatasi                                                                                    aplikasi
       banyaknya botol bertekanan yang dapat                          Panduan dalam menggunakan aplikasi                    Tampilan
                                                                                                                           progress bar
       dibawa.
   5. Biaya solar kendaraan, biaya makan dan                     Gbr 11 - Rancangan layar form utama
       biaya inap pengemudi telah dihitung sendiri                           tab Routing
       oleh petugas administrasi keuangan sehingga
       tidak     diperlukan     perhitungan    biaya
       operasional di perjalanan.                       4. Implementasi dan Evaluasi
   6. Pengaturan posisi peletakan botol pada
       kendaraan tidak dianggap sebagai bagian            Program aplikasi optimaslisasi rute CVRP dengan
       dari kendala.                                    algoritma Elitist Ant System ini dibuat dan diuji
   7. Node yang digunakan merepresentasikan             dengan menggunakan komputer dekstop dengan
       kota-kota Pulau Jawa yang akan dilalui oleh      spesifikasi sebagai berikut.
       kendaraan di mana depot berada di Kota                Processor AMD Sempron(tm)2600+ 1.83
       Semarang.                                                 GHz
   Jumlah botol yang mesti dikirim kadang-kadang             Memory DDRI 768 MB
mengalami perubahan karena situasi atau                      VGA Card 256 MB
banyaknya pasien yang tidak pasti dan rumah sakit
                                                             Monitor
belum menghubungi perusahaan untuk memberikan
                                                             Keyboard
informasi banyaknya botol yang masih tersedia.
Perusahaan harus menghubungi rumah sakit untuk               Mouse
mengecek banyaknya stock botol yang berada pada
rumah sakit tersebut. Akibatnya, penjadwalan yang         Selain perangkat keras, Spesifikasi perangkat
telah diatur sedemikian rupa harus melakukan            lunak yang dipergunakan dalam perancangan
perubahan.                                              program aplikasi ini adalah sebagai berikut.
   Oleh sebab hal-hal yang telah disebutkan                  Windows XP Professional SP 3
terdahulu, perlu dirancang program aplikasi yang             Borland Delphi 7
dapat menentukan jalur untuk permintaan-                     Microsoft Office Access 2003
permintaan relasi yang kebanyakan berada di
daerah Jawa Tengah dan Jawa Timur. Program ini            Gambar-gambar berikut adalah tampilan layar
akan membantu menentukan rute yang minimum              pada program aplikasi Borland Delphi 7 yang telah
berdasarkan kapasitas kendaraan yang dapat              dibuat sebagai berikut.
diangkut sehingga memungkinkan pendistribusian
botol seoptimal mungkin ke relasi dengan jumlah
kendaraan pengangkut yang lebih sedikit. Program
ini menggunakan algoritma Elitist Ant System yang
diharapkan memperoleh hasil lebih optimal.

                          Menu Utama


               DataBase                Informasi


        Open          Close


                Gbr 8 - Struktur menu
                                                               Gbr 18 - Tampilan layar form utama tab
                                                                          Daftar Distribusi

                                                          Pada tab daftar distribusi terdapat tiga tombol
                                                        yang berfungsi sebagai berikut.



                                                                                                                                          4
  1.    Tombol tambah (+), untuk menambah atau                 atau pelanggan lebih dari satu, seperti yang
        memilih record id permintaan ke dalam                  tampak pada tabel 3 di mana terdapat 2
        listbox.                                               relasi yang berada pada kota Solo dan 2
  2.    Tombol hapus (-), untuk membatalkan atau               relasi yang berada pada kota Purbalingga.
        menghapus record id permintaan yang telah         2.   Penentuan parameter inisialisasi awal (α,
        masuk ke dalam listbox.                                β, ρ, e, dan feromon awal) yang tepat
  3.    Tombol reset, untuk menghapus semua                    sangatlah penting karena akan menentukan
        record pada listbox.                                   hasil yang diperoleh, seperti yang tampak
                                                               pada tabel 2 pada data VRP yaitu data P-
                                                               n23-k8 dan E-n30-k3 di mana penggunaan
                                                               metode EAS dengan 3 parameter yang
                                                               berbeda menghasilkan cost yang berbeda-
                                                               beda.
                                                          3.   Semakin banyak node dan kendaraan yang
                                                               digunakan dalam CVRP akan mengurangi
                                                               tingkat konsistensi solusi yang diperoleh,
                                                               seperti yang tampak pada tabel 2 pada data
                                                               VRP yaitu data P-n23-k8 di mana terdapat
                                                               22 pelanggan dan 8 kendaraan yang
                                                               digunakan dengan kapasitas 40 yang
                                                               selesaikan dengan metode EAS yang cost
         Gbr 19 - Tampilan layar form utama                    didapat ada yang lebih tinggi dari metode
                    tab Routing                                B&C sebelumnya.

       Tbl 2 - Hasil pengujian dengan data VRP         Untuk lebih memaksimalkan aplikasi routing ini,
                                                      maka ada beberapa saran sebagai berikut.
 Data   Jumlah Jumlah Cost    Tipe           Cost        1. Perlu diadakan penelitian lebih lanjut
                                     Iterasi                  untuk metode EAS untuk mencari solusi
 VRP      n      k     B&C Parameter         EAS
                               1       500 375.2798           dalam memecahkan masalah CVRP ini
E-n22-k4 21      4   375.2798  2       500 379.4311           dengan jumlah relasi dan kendaraan yang
                               3       500 375.2798
                               1       100 546.4472
                                                              besar.
E-n30-k3 29      3   562.1073  2       100 553.7092      2. Program aplikasi hasil rancangan sekarang
                               3       100 546.6682           ini masih belum dapat merepresentasikan
                               1       100 451.9471           jarak sebenarnya kota di Pulau Jawa
P-n16-k8 15      8   451.9471  2       100 451.9471           sehingga diharapkan dalam penelitian
                               3       100 456.9528
                                                              lebih     lanjut    dikembangkan      lebih
                               1       100 209.0006
P-n19-k2 18      2   212.6569  2       100 209.0006           mendalam.
                               3       100 209.0006      3. Objek penelitian kali ini hanya dibatasi
                               1       100 212.7115           oleh wilaya Pulau Jawa dan diharapkan
P-n21-k2 20      2   212.7115  2       100 212.7115           pada masa yang akan datang dapat
                               3       100 212.7115           membahas wilayah yang lebih luas seiring
                               1       500 554.1484
P-n23-k8 22      8   558.4848  2       500 568.6884
                                                              dengan dikembangkannya metode ini
                               3       500 555.7938           untuk jumlah relasi atau kota yang lebih
                                                              banyak.
         Percobaan berikutnya menggunakan relasi         4. Gambar hasil rancangan program aplikasi
perusahaan yang akan diproses dengan parameter                sekarang ini masih belum dapat
yang berbeda. Di mana percobaan dilakukan kepada              merepresentasikan jalur yang terpilih oleh
9 relasi beredar di enam kota yang dilayani oleh 3            kendaraan. Hal ini disebabkan terdapat
kendaraan dengan batas kapasitas kendaraan 50.                garis rute yang menghalangi garis rute lain
                                                              mengakitbatkan gambar jalur yang terpilih
                                                              ada yang hilang. Diharapkan dalam
5. Kesimpulan dan Saran                                       penelitian lebih lanjut dikembangkan lebih
                                                              mendalam.
  Berdasarkan     hasil   analisis,  perancangan,
implementasi dan evaluasi yang telah dibahas pada
bab-bab sebelumnya, maka dapat diambil                Daftar Pustaka
kesimpulan sebagai berikut.
    1. Dalam memecahkan masalah CVRP,                 Anonim. (2007). http://neo.lcc.uma.es/radi-
        algoritma EAS cukup optimal walaupun             aeb/WebVRP. Akses: 5 Juni 2009.
        posisi kota/node yang ditempati oleh relasi



                                                                                                         5
Ayan Acharya, Deepyaman Maiti, Aritra Banerjee,
   Amit Konar. (2008). Balancing Exploration
   and Exploitation by an Elitist Ant System with
   Exponential Pheromone Depositioin rule.
   University Jadavpur, Kolkata.

Heitor S. Lopes, Vilson L. Dalle Molle, Carlos R.
    Erig Lima. (2005). An Ant Colony Optimization
    System for the Capacitated Vehicle Routing
    Problem. http://www. cpgei.ct.utfpr.edu.br/
    ~hslopes/publicacoes/2005/cilamce2005a.pdf.
    Akses: 5 Juni 2009.

Marco Dorigo, Krzysztof Socha. (2006). An
   Introduction to Ant Colony Optimization dalam
   T.F. Gonzalez(ed.) Approximation Algorithm
   and Metaheuristics. IRIDIA Universite Libre
   de Bruxelles, Belgium

Munir, Rinardi. (2005). Matematika Diskrit. Edisi
   ketiga. Informatika, Bandung.

Sri    Kusumadewi, Hari Purnomo. (2005).
      Penyelesaian Masalah Optimasi dengan
      Teknik-teknik Heuristk. Graha   Ilmu,
      Yogyakarta.

Titiporn      Thammapimookkul,         Peerayuth
     Chamsethikul. (2001). A Bi-Criteria Vehicle
     Routng Problem. Kasetsart University,
     Bangkok.




                                                    6

				
DOCUMENT INFO
Shared By:
Categories:
Tags:
Stats:
views:443
posted:3/2/2012
language:
pages:6