Docstoc

Hipertensi pe keluargaaaaa

Document Sample
Hipertensi pe keluargaaaaa Powered By Docstoc
					                                 HIPERTENSI


A. Pengertian hipertensi
              Hipertensi adalah terjadinya kenaikan darah sistolik (atas) 140 atau
   lebih dan tekanan darah diastolik (bawah) 90 atau lebih. Disebut hipertensi
   apabila seseorang yang terkena :
   1. Telah berumur 18 tahun atau lebih
   2. Bila 2 kali kunjungan berbeda tekanan diastolik 90 atau lebih.
   3. Beberapa kali pengukuran dengan hasil tekanan sistolik menetap 140
      mmHg atau lebih.


B. Penyebab hipertensi
          Hipertensi merupakan masalah kesehatan yang perlu mendapatkan
   perhatian karena orang yang terserang cukup banyak dan akibat jangka
   panjangnya mempunyai konsekuensi tertentu.
          Berdasarkan penyebab hipertensi dibagi dalam dua golongan yaitu:
   1. Hipertensi primer atau esensial. Dimana hipertensi ini tidak diketahui
      penyebabnya,biasanya     dihubungkan     dengan    faktor   keturunan   dan
      lingkungan.
   2. Hipertensi sekunder, pada hipertensi ini penyebabnya dapat diketahui secara
      pasti,seperti gangguan pembuluh darah dan penyakit ginjal.


C. Tanda dan gejala hipertensi
   1. Sakit kepala dan pusing (bagian belakang) terutama bila bangun tidur
   2. Nggliyer (Jawa) terasa melayang
   3. Rasa berat di tengkuk atau leher
   4. Kadang mimisan
   5. Emosi tidak stabil, mudah tersinggung
   6. Telinga berdenging
   7. Sukar tidur, mata berkunang-kunang
   8. Rasa atau muntah


                                                                                1
D. Klasifikasi atau derajat hipertensi
       Komite deteksi, evaluasi, dan pengobatan hipertensi mengklasifikasikan
   hipertensi dalam tabel dibawah ini:


   Tabel stadium hipertensi
              Kategori                   Sistolik (atas)    Diastolik (bawah)
    Normal                 tinggi           130-139               85-89
    (perbatasan)
    Stadium I (Ringan)                      140-159               90-99
    Stadium II (Sedang)                     160-179              100-109
    Stadium III (Berat)                     180-209              110-116
    Stadium       IV      (Sangat            ≥ 210                ≥ 120
    Berat)


E. Faktor-faktor yang mempengaruhi terjadinya hipertensi
   Kelompok resiko yang rawan yang terhadap hipertensi:
   1. Obesitas
   2. Kebiasaan merokok
   3. Minum minuman beralkohol
   4. Penyakit DM dan Jantung
   5. Wanita yang tidak menstruasi
   6. Stress
   7. Kurang Olahraga
   8. Diet yang tidak seimbang
   9. Makanan berlemak


F. Komplikasi:
   Efek pada organ:
   1. Otak
       -     pemekaran pembuluh darah
       -     perdarahan


                                                                            2
      -    kematian sel ota k     Stroke
   2. Ginjal
      -    malam banyak kencing
      -    kerusakan sel ginjal
      -    gagal ginjal
   3. Jantung
      -    membesar
      -    sesak
      -    cepat lelah
      -    gagal jantung


 G. Cara pencegahan dan perawatan hipertensi
      1. Usahakan untuk dapat mempertahankan berat badan yang ideal (cegah
          kegemukan)
      2. Batasi pemakaian garam
      3. Mulai kurangi pemakaian garam sejak dini apabila diketahui ada factor
          keturunan hipertensi dalam keluarga
      4. Tidak merokok
      5. Perhatikan keseimbangan gizi, perbanyak buah dan sayuran
      6. Hindari minum kopi yang berlebihan
      7. Batasi makanan yang tinggi lemak, banyak mengandung garam
      8. Mempertahankan gizi (diet yang sehat dan seimbang)
      9. Periksa tekanan darah secara teratur, terutama jika usia sudah mencapai
          40 tahun keatas


H. Bagi yang sudah sakit:
   1. Berobat secara teratur
   2. Jangan menghentikan, mengubah dan menambah dosis tanpa petunjuk
      dokter




                                                                               3
3. Konsultasikan dengan petugas kesehatan jika menggunakan obat untuk
   penyakit lain karena ada obat yang dapat meningkatkan atau memperburuk
   hipertensi
 Mengetahui tentang hipertensi dan cara merawat bukanlah kunci
 kesembuhan, kunci utamanya adalah:
 1. Keaktifan penderita dalam pengendalian tekanan darah
 2. Penderita berusaha, petugas-petugas kesehatan membantu
 3. hubungan yang baik dan kerjasama penderita dan petugas kesehatan




                                                                        4
9. Pathway Hipertensi

                        Perubahan struktur dan fungsi pembuluh darah


                   1. Aterosklerosis
                   2. Hilangnya elastisitas jaringan ikat
                   3. Penurunan relaksasi otot polos pembuluh darah


                Penurunan kemampuan distensi dan daya regang
                pembuluh darah


               Aorta dan arteri besar berkurang kemampuanya


                                  Penuruna curah jantung


                Kenaikan tahanan perifer/ kenaikan tekanan darah


                                 Gangguan perfusi jaringan


                                  Kepala pusing, leher kaku


                                      Nyeri/ ketidaknyamanan
                                      Intoleransi aktifitas
                                      Gangguan pola tidur
                                      Kurang peawatan diri
                                      Kurang pengetahuan




                                                                       5
Referensi :
Susalit, E. Kapojos, E. J. Lubis, H. R., Buku Ajar Ilmu Penyakit Dalam
       “Hipertensi Primer”
Waspadji, S., 2001, Buku Ajar Ilmu Penyakit Dalam II, BP FK-UI, Jakarta




                                                                          6
         ASUHAN KEPERAWATAN KELUARGA Tn S
 DENGAN TAHAP PERKEMBANGAN KELUARGA USIA DEWASA
  DENGAN SALAH SATU ANGGOTA KELUARGA MENDERITA
                    HIPERTENSI
DI DUKUH KARANGREJO RT 10 KARANGASEM TANON SRAGEN




                      OLEH :
                  DIDIK NURYADI
                       08013




        AKADEMI KEPERAWATAN YAPPI SRAGEN
                      2011




                                                    7
             ASUHAN KEPERAWATAN KELUARGA Tn D
      DENGAN TAHAP PERKEMBANGAN KELUARGA USIA DEWASA
       DENGAN SALAH SATU ANGGOTA KELUARGA MENDERITA
                         HIPERTENSI
     DI DUKUH KARANGREJO RT 10 KARANGASEM TANON SRAGEN

I.    PENGKAJIAN KEPERAWATAN
      Hari/tanggal         : Rabu 06 April 2011


      Oleh                 : Didik nuryadi
      Metode               : Wawancara, observasi dan pemeriksaan fisik
      Data Keluarga
         Identitas Keluarga
             a. Nama KK                          : Tn D
             b. Jenis Kelamin                    : Laki-laki
             c. Umur                             : 55 tahun
             d. Pendidikan                       : SD
             e. Agama                            : Islam
             f. Pekerjaan                        : Tani
             g. Alamat                            :karangrejo,karangasem,tanon
                                                  Sragen
             h. Suku/kebangsaan                  : Jawa/Indonesia
             i. Jumlah anggota keluarga          : 4 orang


        Susunan anggota keluarga


                                                 Hub dg
             No     Nama        Umur     JK                Pendd    Pekerjaan       Ket
                                                  KK
             1    Tn. D           55         L   Suami       SD       tani       hipertensi
             2    Ny.             50         P    Istri      SD       tani         sehat

             3    Sdr. S        29 th        p   Anak 1      STM     Pelajar       Sehat


             4.   An. R          14th        L   Anak 2      SLTP    pelajar       Sehat




                                                                                           8
Genogram




           Keterangan :
                     : Perempuan                    : Ny W
                     : Laki-laki                   : Meninggal
                     : Garis Perkawinan
                     : Garis Keturunan
                     : Tinggal dalam satu rumah


 4. Tipe keluarga
    Jenis keluarga ini adalah keluarga yang diperluas/Extended Family terdiri
    dari Ayah, Ibu, dan anak. Ada nenek (orang tua Ny W) yang tinggal
    bersama keluarga.
 5. Budaya dan Suku
    Keluarga Tn.D semuanya suku jawa asli dan masih memegang adat
    kebiasaan jawa yang ditampakkan dengan hubungan keluarga yang masih
    kuat. Suku
 6. Agama
    Semua anggota keluarga beragama Islam. Dan selalu menjalankan ibadah
 sholat.




                                                                            9
   7. Status Sosial Ekonomi Keluarga
      Penghasilan keluarga Tn D sebesar Rp. 500.000,-. Penghasilan tersebut
      dirasakan cukup untuk memenuhi kebutuhan pokok keluarga.
   8. Aktifitas Rekreasi atau waktu luang keluarga
      Keluarga Tn D jarang mengadakan rekreasi dengan bepergian ke suatu
      tempat. Waktu senggang yang ada mereka gunakan untuk melihat TV atau
      berbincang-bincang dengan tetangga dekat,


II. Riwayat dan Tahap Perkembangan Keluarga
   1. Tahap Perkembangan Keluarga Saat Ini
      Keluarga Tn D saat ini termasuk dalam taraf perkembangan keluarga
      dengan anak usia dewasa. 3 orang anak dan 1 istri dan i ibuk dari Ny.W
   2. Tahap Perkembangan Keluarga yang Belum Terpenuhi Dalam Keluarga
      Berdasarkan hasil pembicaraan dengan Ny. W secara umum tidak ada
      masalah dalam tahap perkembangan keluarga saat ini.
   3. Riwayat Kesehatan Keluarga Saat ini.Tn D
      Tn D saat ini dalam keadaan sehat, dan tidak ada keluhan. Pemeriksaan
      fisik TD: 120/80 mmHg, Nadi 80X/mnt, mempunyai kebiasaan merokok
      dan minum kopi.
      Ny W
      Ny W mengatakan saat ini dalam keadaan kepala pusing dan cengeng,
      Pemeriksaan fisik TD: 150100mmHg, Nadi 80X/mnt.
      Sdr. S
      Pada saat pengkajian anak dalam keadaan sehat dan tidak ada keluhan.
      AN.R
      Keluarga mengatakan An.R dalam keadaan sehat dan tidak ada keluhan.
   4. Riwayat Kesehatan Keluarga Sebelumnya
      Ny W mengatakan dalam keluarga Tn D tidak ada yang menderita
      penyakit-penyakit keturunan seperti DM, Hipertensi, asma, dsb. Hanya Ny
      W yang menderita hipertensi saat ini.




                                                                               10
III. Faktor Lingkungan dan Masyarakat
   1. Karakteristik Rumah
           Keluarga menempati rumah sendiri, jenis non permanen, dinding dari
      bata, lantai tanah, 2 ruang tamu/teras, 1 buah WC closet/leher angsa
      ,kamar mandi dibelakang rumah jarak kira-kira 2 m dari rumah dan 1 buah
      dapur dengan kondisi kotor, ventilasi cukup, cahaya baik dan penerangan
      dengan listrik,tempat pakaian ada yang bergelantungan dan di almari serta
      kebiasaan masak dengan kayu.
      Denah Rumah
           Secara geografis letak rumah keluarga Tn. D berada di Dukuh
      Karangrejo RT 10 Karangasem Tanon Sragen. Adapun denah rumah Tn. D
      adalah sebagai berikut :




                                                                Warung
                         Kamar 3       Ruang Keluarga +
                                          Ruang Tamu



                                     Kamar 1       Kamar 2


                         Dapur

                         Kandang
                                                                              U




       Keadaan Lingkungan Sekitar Rumah
       a. Kondisi halaman rumah
           Pada saat kunjungan halaman rumah tampak bersih, halaman rumah
           sudah dimanfaatkan ditanami tanaman.




                                                                             11
    b. Sumber air minum
        Keluarga menggunakan sumur gali yang terletak dibelakang dekat
        dapur, kualitas air baik, tidak berbau dan tidak berasa dan tidak
        berwarna
    c. Pembuangan air kotor/limbah keluarga
        Keluarga Tn. D mempunyai saluran pembuangan air limbah yang
        dialirkan dengan got terbuka.
    d. Pembuangan sampah
        Sampah rumah tangga dibuang di “jogangan” di belakang rumah dan
        dibakar.
    e. Jamban
        Keluarga Tn. D mempunyai jamban sendiri, dan jarak septiktank
        dengan sumur kurang lebih 10 meter.
    f. Sanitasi rumah
        Lingkungan disekitar rumah tampak bersih dan perabot rumah tertata
        rapi. Ruang-ruang yang ada di dalam rumah nampak terang. sirkulasi
        udara cukup, sinar matahari dapat masuk kerumah.
2. Karakteristik Tetangga dan Komunkasi
   Jarak antar rumah berdekatan dan hubungan dengan tetangga baik. Ada
   rutinitas kegiatan di perkampungan tersebut, seperti yasinan.
3. Mobilitas Geografis Keluarga
   Tn. D Sekarang bertempat tinggal di Karangrejo dan tidak pernah pindah
   rumah.
4. Perkumpulan Keluarga dan interaksi dengan masyarakat
   Keluarga Tn.D dapat berinteraksi baik dengan tetangga sekitar ,aktif
   mengikuti kegiatan perkumpulan di RT seperti pertemuan bapak-
   bapak,kerja bakti dan arisan.
5. Sistem Pendukung Keluarga/Fasilitas Keluarga
   Fasilitas perdagangan seperti pasar yang berjarak + 100 m dari rumah,
   fasilitas kesehatan yaitu Puskesmas berjarak + 1/2 km, bidan praktek +




                                                                        12
      200 m, rumah sakit sakitar 7-8 km, dan fasilitas peribadatan seperti masjid
      100 meter dari rumah.
IV. Struktur Keluarga
    1. Pola Komunikasi Keluarga
       Komunikasi dalam keluarga berjalan dengan baik, menggunakan bahasa
       Jawa, dan bila ada permasalahan dimusyawarahkan secara terbuka
       dengan seluruh anggota keluarga bahkan kadang dengan saudara-saudara
       yang dekat.
    2. Struktur Kekuatan Keluarga
       Kerukunan dan komunikasi terbuka khas suku jawa merupakan kekuatan
       pada keluarga Tn D mereka menerima keadaan masing-masing dan
       bertekad menjaga kerukunan keluarga.
    3. Struktur Peran
       Setiap anggota berperan sesuai posisinya. Tn D berperan sebagai pencari
       nafkah, sedang Ny W menjalankan perannya sebagai ibu rumah tangga.
    4. Nilai dan Norma Keluarga
       Keluarga Tn D menganut nilai dan norma Jawa/islami dalam kehidupan
       sehari-hari, berkumpul dengan anggota keluarga pada setiap hari dan
       dengan sanak saudara pada waktu-waktu senggang. Tidak ada nilai dan
       norma yang bertentangan dengan kesehatan.


V. Fungsi Keluarga
    Secara umum keluarga Tn. D sudah memenuhi fungsi keluarga baik fungsi
    afektif, sosialisasi, dan perawatan kesehatan .
    1. Fungsi Afektif
       Tn.D mengatakan dalam satu keluarga saling menghormati, saling
       melindungi sesama dan mengenal satu dengan lain dalam satu keluarga
       serta ini diterapkan pada warga sekitar/ sekeliling.
    2. Fungsi Sosialisasi.
       a. Tingkat Pendidikan




                                                                              13
        Pendidikan terakhir Tn D dan istrinya adalah SD. Semua anggota
        keluarga dapat berbicara dengan bahasa Indonesia dan Jawa, menulis
        dan mambaca.
  b. Hubungan antar Anggota Keluarga
        Hubungan antar anggota keluarga baik dan cukup harmonis.
  c. Hubungan dengan Orang Lain
        Hubungan dengan tetangga-tetangga baik dan saling tolong menolong
        karena rumah dengan tetangga sangat berdekatan.
  d. Kegiatan Organisasi Sosial
        Anggota   keluarga    masih   aktif    mengikuti   kegiatan-kegiatan
        kemasyarakatan.
3. Fungsi Perawatan kesehatan
   Tn mengatakan isterinya sakit dibawa ke rumah sakit ,dan bila anggota
   keluarga sakit selalu dibawa ke puskesmas/bidan setempat. Tugas
   Keluarga meliputi :
   a. Mengenal masalah kesehatan
         Keluarga mengetahui bahwa            kencing manis/Penyakit Gula
         merupakan masalah kesehatan.
   b. Mengambil keputusan
            Keluarga sudah memeriksakan anggotanya yang sakit ke dokter
   c. Merawat anggota keluarga
         Keluarga belum mampu merawat anggota keluarga yang sakit
         karena keluarga belum tahu tentang perawatan penderita hipertensi.
   d. Memelihara lingkungan
         Keluarga belum mampu memelihara lingkungan
   e.    Menggunakan fasilitas kesehatan
         Keluarga sudah dapat menggunakan fasilitas kesehatan dengan baik,
         bila ada anggota keluarga yang sakit maka dibawa berobat ke
         dokter/puskesmas.




                                                                          14
     4. Fungsi Reproduksi
        Tn. D mengatakn Ny. W tidak menggunakan KB apapun saat ini. Dan
        jarang melakukan hubungan seksual, karena usia sudah tua.




     5. Fungsi Ekonomi
        Tn. D mengatakan “ penghasilan cukup tidak cukup dicukupkan “. Tn.
        W mengatakan “ di syukuri saja apa yang ada dan harta bukanlah
        segala-galanya ”.




VI. Stres dan Koping Keluarga
    a. Stresor Jangka Pendek dan Panjang
       1. Stresor jangka panjang
         Sumber stres keluarga saat ini adalah kondisi Ny.W yang sedang sakit
         dan bila pusing perlu kontrol. Tetapi keluarga merasa Ny. W sudah
         sembuh dan tinggal mempertahankannya saja tetapi juga masih
         khawatir.
       2. Stresor jangka pendek
         Tn D merasa khawatir dengan masalah yang dihadapi Ny.W ,Maka
         Tn.D selalu menasehati Ny.W untuk banyak istirahat tidak selalu
         beraktivitas berat.
    b. Kemampuan keluarga berespon terhadp situasi /strategi koping yang
       digunakan
       Strategi Koping yang digunakan yaitu Tn.D menerima keadaan
       keluarganya.
       Pola Pengambilan Keputusan
       Setiap ada masalah maka selalu dimusyawarahkan untuk mengambil
       keputusan, biasanya ayah yan Riwayat Kesehatan Mental, Psikologis,
       Spiritual.




                                                                           15
          -    Keluarga Tn.D merasa aman tinggal di rumah saat ini, dan seluruh
               anggota keluarga merasa nyaman karena tetangga baik-baik.
          -    Riwayat spiritual anggota keluarga
          -    Semua anggota keluarga taat beribadah, sholat lima waktu dan
               mengikuti pengajian setiapa bulan di Masjid
          -    Dominan dalam pengambilan keputusan.


VII. Harapan Keluarga terhadap perawat berhubungan dengan masalah
     yang dihadapi
     Persepsi dan Tanggapan Keluarga terhadap Layanan Kesehatan.
              Tanggapan Keluarga Terhadap Layanan Kesehatan baik terbukti
              dengan kebiasaaan anggota keluarga memeriksakan diri ke Puskesmas
              dan pelayanan kesehatan lainnya.


VIII. Pemeriksaan Fisik
      No       Nama    KU      TTV     Penglihat    Pende    Pencer   Elimi    Keluhan
                                          an       ngaran     naan     nasi
      1        Tn. D   Baik   TD:150   Baik        Baik     Baik      Baik    Hipertensi
                              /80
      2        Ny W    Baik   TD:150   Baik        Baik     Baik      Baik    Tidak ada
                              /100
      3        Sdr.S   Baik   TD:120   Baik        Baik     Baik      Baik    Tidak ada
                              /90
      5.       An. R   Baik   TD:      Baik        Baik     Baik      Baik    Tidak ada



IX. Pengkajian Masalah Psikiatri
      Gangguan mental dan psikologis anggota keluarga
      Tidak ada anggota keluarga yang merasa tertekan atau mengalami
      gangguan mental, komunikasi antar anggota keluarga sangat harmonis
      begitu juga orang tua.




                                                                                   16
X. Aktivitas kehidupan sehari-hari anggota keluarga
   a. Makan /Nutrisi
      Keluarga Tn.D terbiasa makan 3 kali sehari dengan komposisi nasi, lauk
      pauk, sayuran, buah dan susu kadang-kadang. Namun keluarga jarang
      makan bersama-sama karena waktu makan menyesuaikan dengan aktifitas
      masing-masing. Ny.W belum diberikan diet khusus dan menu masih sama
      dengan keluarga yang lain.
   b. Minum /Intake cairan
      Semua anggota keluarga mempunyai kebiasaan minum air putih yang
      sudah dimasak rata-rata 6 – 8 gelas per hari. Tn. D kadang-kadang minum
      1-2 gelas teh per hari.
      Cara mengolah makanan :
      Ny.W memasak makanan sendiri di dapur , cara memasak sayuran
      biasanya dipotong baru dicuci. Air minum dari sumur dan selalu dimasak
      lebih dahulu.
      Cara penyajian :
      Makanan yang disajikan di meja setelah dimasak, bila ada sisa ditutup di
      atas meja dengan tutup saji. Keluarga yang mau makan ambil sendiri-
      sendiri.
   c. Eliminasi
      Kebiasaan BAB keluarga Tn.D biasanya pagi/sore hari,sehari sekali. Dan
      BAK 4-5 X sehari.Namun Ny.W akhir akhir ini BAK 6-8 X perhari.
   d. Pola aktivitas dan Istirahat
      Kebiasaaan istirahat masing-masing anggota keluarga Tn.D bervariasi
      sesuai     aktivitas   masing-masing.Tn.D     bertani   dari    pagi    sampai
      siang,kadang sore ke sawah lagi.Sedangkan Ny.W tidak pernah berolah
      raga. Setiap anggota keluarga mempunyai kebiasaan tidur siang.
   e. Personal Hygiene
      Kebiasaan      mandi      keluarga   Tn.D   mandi   sehari     2X   ,pagi   dan
      sore.Menggosok gigi biasanya 2 X perhari sehabis mandi pagi dan sore
      biasanya.Kebiasaan keramas 3 hari sekali dengan shampo.


                                                                                   17
Analisa Data dan Diagnosa Keperawatan
 No   Tgl                    Data                  Problem           Etiologi
1.          DS:                                Ketidakmampuan Kurang
            Ny. W mengatakan tidak tahu keluarga             dalam pengetahuan
            kapan menderita hipertensi.        mengenal            pada     Tn.D
                 Keluarga mengatakan tidak masalah                dan Ny. W
                  cara merawat Ny.W.           hipertensi          dalam
                 Klien      dan    keluarga                       mengenal
                  mengatakan pasrah dengan                         hipertensi
                  penyakit hipertensi yang
                  diderita Ny. W
            DO:
                 Usia Ny. W:
                 TD : 150/110 mmHg
                 N : 88X/mnt
                 S   : 36
                 R : 22 X/mnt
2.                                             Ketidakmampuan Gangguan
                                               keluarga      dalam pemenuhan
            DS:
                                               merawat anggota nutrisi
            Ny. W. Mengatakan susah
                                               keluarga dengan kurang        dari
            makan.
                                               hipertensi.         kebutuhan
            DO:
                                                                   tubuh.
            Ny. W tampak lemah dan kaku
            pada leher.




                                                                                18
PRIORITAS MASALAH
1.     kurang pengetahuan pada keluarga Ny. W mengenal masalah hipertensi
       berhubungan       dengan     ketidaknyamanan     keluarga      mengenal      masalah
       hipertensi.
 No.         Kriteria              Bobot                    Pembenaran
 1.      Sifat     masalah 3/3 x1 = 1      Masalah adalah aktual sudah terjadi dan
         aktual.                           perlu tindakan yang lebih lanjut.


 2.      Kemampuan             2/2x2=2     Dengan dukungan sumber daya keluaran
         masalah                           dan    dukungan        sumber    daya        tenaga
                                           kesehatan yang relevan masalah dapat
                                           diubah.
 3.      Potensial untuk 3/3x1=3
         dicegah.                          Hipertensi dapat dicegah dan yang sesuai
                                           juga      mengontrol    secara       rutin   untuk
                                           mengetahui tekanan darah.
 4.      Menonjolnya           2/2x1=1
         masalah       tidak               Keluarga menyadari bahwada masalah
         dirasakan                         yang perlu diatasi.
         jumlah                5


 2.      gangguan nutrisi kurang dari kebutuhan tubuh pada Ny. W berhubungan
         dengan ketikmampuan keluarga dalam anggota keluarga dengan
         hipertensi.
 No          Kriteria              Bobot                    Pembesaran
 1.      Sifat     masalah 3/3X1=2/3        Walaupun baru ancaman tetapi kalau tidak
         aktual                             segera     diangani    dapat    menyebabkan
                                            penyakit berlanjut.
 2.      Kemungkinan           1/2X2=1
         masalah untuk                      Kekurangan      nutrisi     dapat      dikontrool




                                                                                           19
     diubah mudah                    dengan   makanan       sedikit   tapi   sering
                                     mengandung tinggi kalori tinggi protein.
3.   Potensial           2/3X1=2/3
     masalah untuk                   Dengan makantinggi kalori tinggi protein
     dicegah tinggi.                 yang sering dan teratur sedikitnya 3x hari
                                     ditambah minum susu maka kebutuhan
                                     tubuh aka terpenuhi.
4.   Menonjolkan         2/2X1=1
     masalah     berat               Keluarga Ny.w Tiap hari berusaha untuk
     harus ditangani.                menyajikan makanan tinggi kalori tinggi
                                     protein walaupun hannya dari sayur-
                                     sayuran dan tahu tempe.
     jumlah              31/3




                                                                               20

				
DOCUMENT INFO
Shared By:
Categories:
Tags:
Stats:
views:64
posted:2/29/2012
language:Malay
pages:20