Docstoc

1996 04 21 KLOTER TERAKHIR HAJI BERTOLAK

Document Sample
1996 04 21 KLOTER TERAKHIR HAJI BERTOLAK Powered By Docstoc
					PUSAT INFORMASI KOMPAS
Palmerah Selatan 26 - 28 Jakarta, 10270
Telp. 5347710, 5347720, 5347730, 5302200
Fax. 5347743
=============================================

KOMPAS Minggu, 21-04-1996. Halaman: 1



           KLOTER TERAKHIR HAJI BERTOLAK

Jakarta, Kompas
  Kelompok terbang (Kloter) terakhir jemaah haji Indonesia telah
diberangkatkan dari embarkasi Halim Perdanakusuma Jakarta tepat pukul
19.50 WIB, hari Sabtu (20/4). Pemberangkatan Kloter 193 tersebut
dilepas di dalam pesawat terbang oleh Menteri Sekretaris Negara
Moerdiono, didampingi Menteri Agama Tarmizi Taher, dan Ketua Majelis
Ulama Indonesia (MUI) KH Hasan Basri.
  Dalam rombongan jemaah haji asal DKI Jakarta yang berjumlah 239 orang

itu terdapat Amirul Haj Jendral Feisal Tanjung, Naib Amirul Haj
Laksamana Tanto Kuswanto, Menko Kesra Azwar Anas, Menteri Negara
Urusan Pangan Ibrahim Hasan, Menteri Luar Negeri Ali Alatas, Menteri
Negara Agraria/Kepala BPN Soni Harsono. Sementara Menteri Negara
Perencana Pembangunan Nasional/Ketua Bappenas Ginanjar Kartasasmita
berangkat bersama Kloter 192 embarkasi Halim Perdanakusuma Jakarta,
Sabtu (20/4) pukul 16.00 WIB.
  "Saya diminta oleh Bapak Presiden untuk melepas Kloter terakhir ini.
Beliau berdoa semoga jemaah haji Indonesia dapat melaksanakan ibadah
dengan baik, selanjutnya pulang ke tanah air dengan selamat, dan
menjadi haji mabrur," tutur Mensesneg usai melepas Kloter terakhir
jemaah haji Indonesia.
  Ditambahkan, presiden merasa lega setelah mendapat laporan bahwa
seluruh jemaah haji telah diberangkatkan sesuai rencana.
"Alhamdulillah semua dapat diberangkatkan, meski semula di waktu-waktu

lalu sedikit terjadi kesulitan," ujar Moerdiono.
  "Seminggu terakhir ini Bapak Presiden terus mengikuti berita
pemberangkatan haji. Malam ini, selain diminta untuk melepas, saya
juga diminta untuk mengecek apakah betul-betul semua jemaah telah
diberangkatkan," lanjut Mensesneg.
  Turut serta mengantar pemberangkatan Kloter terakhir tersebut, Menteri
Kesehatan Sujudi, Kasum ABRI Letjen TNI Soejono, Kassospol ABRI Mayj
en
TNI Syarwan Hamid, Danjen Kopasus Brigjen TNI Prabowo, dan Duta Besa
r
Arab Saudi Abdullah Abdulrahman Alim. Dengan diberangkatkannya kloter

terakhir tersebut, maka seluruh jemaah haji Indonesia yang telah
bertolak ke Arab Saudi berjumlah 192.645 orang.
  "Ini jumlah yang luar biasa besarnya. Kalau di militer ini sudah 20
divisi. Dan mereka itu berasal dari seluruh pelosok tanah air, bahkan
dari lereng-lereng gunung, yang semuanya harus diangkut secara teratur
dan tepat pada waktunya ke embarkasi masing-masing. Bukan pekerjaan
yang mudah," ungkap Moerdiono.
  Mensesneg menyatakan rasa terima kasih pemerintah Indonesia kepada
Duta Besar Arab Saudi. "Duta besar beserta seluruh staf kedutaan telah
bekerja keras untuk menyelesaikan dokumen haji," katanya. "Bayangkan
betapa sibuknya mereka melayani permintaan masyarakat Indonesia. Untuk

umroh saja sudah 110.000 jemaah, umroh Ramadhan sendiri 60.000 jemaah.

Sementara setiap hari rata-rata 1.000 TKI yang minta visa," tambah
Moerdiono.
 Pada musim haji tahun 1996, jemaah Indonesia diberangkatkan dalam 458

Kloter. Sampai akhir pemberangkatan, tempat duduk yang kosong dalam
penerbangan jemaah haji sebanyak 4.565 kursi. Untuk mengatasi hal ini,
Garuda Indonesia menambah jumlah penerbangannya dengan tujuh
penerbangan ekstra. Yakni, tiga penerbangan ekstra untuk embarkasi
Halim Perdanakusuma, dua untuk embarkasi Juanda Surabaya, serta
masing-masing satu untuk embarkasi Sepinggan Balikpapan dan Hasanuddin

Ujung Pandang.

Jihad fisabilillah
  Mengutip Hadits Rasulullah SAW, Ketua MUI Hasan Basri menyatakan,
melaksanakan ibadah haji pahalanya sama dengan melakukan jihad
fisabilillah. "Insyaalllah jemaah haji Indonesia dapat menjadi haji
mabrur. Bangsa ini akan sangat beruntung jika 200.000 orang yang pergi
ke Mekkah itu kembali ke tanah air menjadi haji mabrur. Itu aset
nasional buat bangsa ini," ujarnya.
  Ditambahkan, saat wukuf yang jatuh tepat pada hari Sabtu tanggal 27
April, dan Idul Adha tanggal 28 April adalah sebuah pertanda yang baik
buat kebangkitan Islam. "Seluruh dunia Islam secara bersama-sama akan
merayakan Idul Adha tanggal 28 April. Tahun-tahun sebelumnya selalu
ada perbedaan waktu. Tahun ini, Idul Fitri sama, Idul Adha pun sama.
Ini tanda zaman yang baik untuk kebangkitan umat Islam," tutur KH
Hasan Basri.
  Menurut Menteri Agama, pemberangkatan Kloter terakhir jemaah Indonesi
a
sangat tepat waktu. "Sebab, besok (Hari Minggu, 21/4) tepat mulai
pukul 24.00 adalah closing date untuk Bandara King Abdul Azis Jeddah,"
jelas Tarmizi Taher.
  Informasi dari Posko Haji Departemen Agama menyebutkan, seluruh jema
ah
haji Indonesia yang telah berada di Madinah, sejak hari Jumat (19/4)
seluruhnya telah diberangkatkan ke Mekkah. Sementara 13 orang yang
sakit hari Sabtu (20/4) telah dievakuasi ke BPHI Mekkah, sementara
empat orang lainnya masih dirawat di RS Madinah.
  Menteri Agama juga menegaskan pemerintah akan menindak tegas para ca
lo
haji yang telah merugikan masyarakat, khususnya para calon haji. "Kami
sudah menemukan beberapa oknum yang menjadi calo. Dan segera akan kam
i
lakukan tindakan tegas terhadap mereka," ungkap menteri menanggapi
adanya beberapa calon haji Indonesia yang masih menunggu
pemberangkatan.
  "Ini sudah Kloter terakhir, tidak ada lagi pemberangkatan. Dan menurut
data, seluruh jemaah haji Indonesia telah berangkat. Kalau ada yang
belum, mereka tidak lewat jalur resmi. Ini ulah calo-calo itu," kata
Menteri Agama.

Jemaah meninggal
  Hingga kemarin (Sabtu, 20/4) jumlah jemaah haji Indonesia yang
sebanyak 95 orang dengan meninggal tujuh orang jemaah pada hari Sabtu.
Ketujuh jemaah tersebut, adalah, Sapinah binti Tahir (52) dari
Singkawang Sumbar (Kloter 41 Halim Perdanakusuma Jakarta). Norma
Harahap binti Haji Slamet Bangun (63) asal Padang Sidempuan Sumut
(Kloter 02 Polonia Medan). A Kudim bin Abdullah (55) dari Curup
Bengkulu (Kloter 32 Halim Perdanakusuma Jakarta). Ponimin bin
Kertoprawiro (65) asal Mojokerto Jatim (kloter 52 Juanda Surabaya),
Asep bin Saeran (47) asal Karawang Jabar (Kloter 124 Halim
Perdanakusuma Jakarta). nawarah binti Ummareng H (42) Sengkang Sulsel
(Kloter 57 Ujung Pandang), dan Abdurrahman bin Alang (68) dari rantau
Prapat Sumut (Kloter 14 Medan). (cor/ely)
Teksfoto:
Kompas/ed
KLOTER TERAKHIR - Amirul Haj Feisal Tanjung dan empat menteri Kabi
net
Pembangunan VI, hari Sabtu (20/4) berangkat menunaikan ibadah haji bers
ama
rombongan Kloter terakhir dari embarkasi Halim Perdanakusuma, Jakarta.
Empat
menteri yang berangkat ke tanah suci Menlu Ali Alatas, Menko Kesra Azwar
 ì
Anas, Men-PPN/Ka Bappenas Ginandjar Kartasasmita, Men-UP Ibrahim Has
an dan ì
Kepala BPN Soni Harsono. Dari kiri, Menko Kesra Azwar Anas, Amirul Haj
Feisal ì
Tanjung, Menlu Ali Alatas dan Dubes Saudi Arabia Abdullah Adulrahman
Alim
berbincang-berbincang sebelum berangkat.

				
DOCUMENT INFO
Shared By:
Categories:
Tags:
Stats:
views:7
posted:2/29/2012
language:Malay
pages:4