Docstoc

Pengaruh Penggunaan Metode Demonstrasi Terhadap Peningkatan Motivasi Belajar Siswa Bidang Studi IPA Kelas VI (BAB III: METODE PENELITIAN)

Document Sample
Pengaruh Penggunaan Metode Demonstrasi Terhadap Peningkatan Motivasi Belajar Siswa Bidang Studi IPA Kelas VI (BAB III: METODE PENELITIAN) Powered By Docstoc
					                                     BAB III

                            METODE PENELITIAN



A. Jenis Penelitian

         Pada penelitian ini jika dilihat dari segi pendekatan yaitu berdasarkan

   pada jenis pendekatan rancangan penelitiannya adalah penelitian Pre

   Experimental design.

         Seperti      yang dikemukakan oleh Campbell dan Stanley (dalam

   Suharsimi, 1998 : 83) secara garis besar mereka mengelompokkannya atas :

   -   Pre Exsperimental Design (eksperimen yang belum baik)

   -   True Exsperimental Design (eksperimen yang dianggap sudah baik).

         Pada penelitian ini merupakan penelitian pre exsperimental design,

   seringkali dipandang sebagai eksperimen yang tidak sebenarnya. Oleh karena

   itu sering disebut juga dengan istilah “ Quasu Exsperimen “ atau Exsperimen

   pura-pura.

         Ada 3 jenis desain yang termasuk dalam katagori pre experimental

   design, yaitu: (1) one shot case studi, (2) pre test dan post test dan ( 3 ) static

   group comparisor. Dengan acuan pada rumusan masalah penelitian ini maka

   peneliti menggunakan katagori yang kedua yaitu pre test dan post test, dengan

   pola desain:

                                      Keterangan:
                O1 X O 2
                                      O1       = Observasi pertama atau pre tes

                                      O2       = Observasi kedua atau post tes

                                      X        = treatment atau perlakuan

                                          17
                                                                            18


B. Subyek Penelitian

         Yang dimaksud dengan subyek penelitian adalah sesuatu yang dikenai

   perlakuan, dalam penelitian yang berfungsi sebagai sumber data. Subyek dari

   penelitian ini adalah siswa SD kelas VI di SD Negeri Terpadu Kecamatan

   Sukamaju tahun pelajaran 2006/2007 yang dalam satu kelasnya berjumlah

   16 siswa.



C. Variabel Penelitian

         Menurut Suharsimi Arikunto (1998: 99), variabel adalah objek

   penelitian, atau apa yang menjadi titik perhatian suatu penelitian. Variabel

   dalam penelitian selalu mempunyai sifat sebab akibat atau saling

   mempengaruhi antara variabel bebas dan variabel terikat. Yang dimaksud

   variabel bebas adalah faktor/unsur lain (Handar Nawawi, 1985: 56).

   Sedangkan variabel terikat adalah sejumlah gejala faktor atau unsur-unsur

   yang ada/muncul karena dipengaruhi oleh adanya variabel bebas (Handar

   Nawawi, 1985: 57).

         Dalam penelitian kali ini yang menjadi variabel bebas adalah pengaruh

   penggunaan metode demonstrasi dalam bidang studi IPA               terhadap

   penguasaan siswa konsep arus listrik, sedang, variabel terikatnya adalah

   motivasi belajar siswa pada bidang studi IPA.



D. Metode Pengumpulan Data

         Adapun metode yang digunakan oleh penelitian dalam pengumpulan

   data antara lain:
                                                                          19


1. Metode Observasi

         Adapun pengertian metode observasi menurut Suharsimi Arikunto

   adalah pemusatan perhatian dan pencatatan secara sistematis tentang

   fenomena yang diselidiki     dengan menggunakan seluruh alat indra.

   (Suharsimi Arikunto, 1986: 145).Sehingga dapat disimpulkan bahwa pada

   intinya teknik observasi adalah metode pengumpulan data dengan

   mengamati secara langsung kepada obyek dengan memusatkan perhatian

   dan pencatatan secara sistemis terhadap obyek yang diamati.

         Dalam penelitian peneliti menggunakan pedoman observasi sebagai

   instrumen pengamatan yang berisi daftar kegiatan yang mungkin timbul

   yang akan diamati. Dengan mengamati beberapa aspek tersebut maka

   diperoleh data untuk menunjang kegiatan penelitian yang peneliti

   gunakan, sedangkan pelaksanaan observasi peneliti lakukan dengan cara

   masuk ke dalam kelas pada saat PBM berlangsung. Pada saat melakukan

   observasi ini peneliti mengisi instrumen observasi yang telah tersedia

   dengan cara memberikan tanda cek pada kolom yang tersedia dan mengisi

   kolom keterangan jika diperlukan. Metode obsevasi ini digunakan untuk

   melakukan    pengamatan proses/ kegiatan pembelajaran          Matematika

   dengan menggunakan perkalian dengan jari. Peneliti dibantu teman

   sejawat bertindak sebagai     observer selama proses          pembelajaran

   Matematika berlangsung. Observasi ini dilakukan dua kali pertemuan.

   Adapun tabel indikatornya adalah:
                                                                  20


Tabel 3.1. Indikator instrumen observasi kegiatan pembelajaran IPA
           Konsep Arus Listrik

        Sub
No                      Indikator            Baik   Cukup   Kurang
      Variabel
 1       2                  3                 4       5       6
1    Guru        Persiapan
                 1. Memusatkan
                    perhatian siswa
                 2. Menyampaikan
                    tujuan pembelajaran
                    .
                 3. Mengadakan pre
                    test.
                 Pelaksanaan
                 1. Kejelasan      dalam
                    mendemontrasikan.
                 2. Kejelasan      dalam
                    menerangkan
                    pelajaran.
                 3. Kejelasan      dalam
                    memberikan contoh
                 4. Memberikan
                    kesempatan
                    bertanya.
                 5. Memberi
                    reinforcement dalam
                    PBM
                 Penutup
                 1. Memberikan
                    simpulan materi.
                 2. Mengadakan        post
                    test.
                 3. Memotivasi      siswa
                    untuk belajar.
                 4. Memberikan tugas /
                    tindak lanjut.

 2     Siswa     1. Semangat dalam
                    memberikan respon
                    terhadap pelajaran
                    yang sedang
                    berlangsung.
                                                                               21



     1          2                   3               4         5            6
                          2. Minat dalam
                             melakukan
                             demonstrasi
                          3. Mampu
                             memberikan
                             simpulan dari
                             hasil kegiatan.
                          4. Mampu menjawab
                             pertanyaan yang
                             diajukan oleh
                             guru.

2. Metode Angket

           Angket adalah sejumlah pertanyaan tertulis yang digunakan untuk

   memperoleh informasi dari responden dalam arti laporan             tentang

   pribadinya, atau hal-hal yang ia ketahui. (Suharsimi Arikunto, 1993).

            Menurut Suharsimi Arikunto (1993, 124-125) angket dapat

   digolongkan atas beberapa jenis berdasarkan sudut pandangan sebagai

   berikut :

   a. Dipandang dari cara menjawabnya:

         1) Angket terbuka, yang memberi kesempatan kepada responden

            untuk menjawab dengan kalimatnya sendiri.

         2) Angket tertutup, yang sudah disediakan jawabannya sehingga

            responden tinggal memilih.

   b. Dipandang dari jawaban yang diberikan :

         1) Angket langsung, yaitu responden menjawab pertanyaan tentang

            dirinya.

         2) Angket tidak langsung, yaitu jika responden menjawab tentang

            orang lain.
                                                                         22


c. Dipandang dari bentuknya :

      1) Angket pilihan ganda, yang dimaksud adalah sama dengan angket

         tertutup.

      2) Angket isian, yang dimaksud adalah angket terbuka.

      3) Check list, sebuah daftar, dimana responden tinggal membubuhkan

         tanda check (v) pada kolom yang sesuai.

      4) Ratting scale, yaitu pernyataan diikuti oleh kolom-kolom yang

         menunjukkan tingkatan-tingkatan misalnya mulai dari sangat

         setuju sampai ke sangat tidak setuju.

         Dalam penelitian ini jenis angket yang akan digunakan adalah

angket tertutup yang langsung dalam bentuk rating scale. Angket ini

digunakan oleh peneliti untuk       menilai keadaan seseorang , misalnya

untuk mencari        data tentang minat siswa terhadap sesuatu    (motivasi

belajar).

Tabel 3.2. Indikator Instrumen Angket

                                                     Jumlah
 No     Variabel       Tujuan          Indikator                 No. Item
                                                      Item
 1.     Motivasi     Untuk         1.1 Minat siswa      5        1,2,3,4,5
        belajar      mengetahui    1.2 Partisipasi      4        6,7,8,9
                     motivasi          aktif siswa
                     belajar siswa 1.3 Perasaan         4        10,11,12,1
                                       siswa
                                   1.4 Pemusatan        2        14,15
                                       perhatian
                                       siswa
                                                                             23


   3. Metode Tes

              Tes adalah serentetan pertanyaan atau latihan atau alat lain yang

        digunakan untuk mengukur ketrampilan, pengetahuan, intelegensi,

        kemampuan atau bakat yang dimiliki oleh invidividu atau kelompok

        (Suharsimi Arikunto, 1993: 123). Penggunaan metode tes            dalam

        penelitian ini untuk menjawab permasalahan yang ketiga       yaitu hasil

        pembelajaran siswa sebelum perlakuan dan sesudah perlakuan. Tes yang

        diberikan adalah dalam bentuk tes tertulis.



E. Analisis Data

           Analisis data merupakan suatu cara yang digunakan dalam pengolahan

   data yang berhubungan erat dengan rumusan masalah yang telah diajukan

   sehingga dapat digunakan untuk menarik kesimpulan. Hal ini seperti yang

   dipaparkan oleh Suharsimi Arikunto (1993: 307) bahwa “menarik kesimpulan

   penelitian yang diperoleh dalam kegiatan penelitian”.

           Berdasarkan perumusan masalah yang telah diajukan maka sumber

   datanya diperoleh dari guru dan siswa. Untuk itu peneliti menggunakan

   metode observasi (pengamatan proses/ kegiatan pembelajaran IPA oleh guru

   dan siswa). Untuk menilai seseorang terhadap minat siswa (motivasi belajar ),

   peneliti menggunakan angket.

   Data dari hasil observasi dan angket dianalisis dengan menggunakan rumus:

        f
   P=     x 100%
        n
                                                                      24


Keterangan:

P = Prosentase yang sedang dicari nilainya.

F = Jumlah skor jawabannya yang diperoleh.

N = Jumlah item dikali skor yang semestinya diperoleh

( Anas Sudjono, 1996 : 40 ).

      Setelah diprosentasikan    kemudian dikonsultasikan dengan kriteria

sebagai berikut :

76 - 100 %    = baik.

56 - 75 %     = cukup

40 - 55 %     = kurang baik

Kurang dari 39% tidak baik

(Suharsimi Arikunto, 1998 : 246 ).

				
DOCUMENT INFO
Stats:
views:526
posted:2/23/2012
language:Malay
pages:8
Description: Pengaruh Penggunaan Metode Demonstrasi Terhadap Peningkatan Motivasi Belajar Siswa Bidang Studi IPA Kelas VI (BAB III: METODE PENELITIAN)