manfaat evaluasi

Document Sample
manfaat evaluasi Powered By Docstoc
					PERINSIP dan MANFAAT EVALUASI BELAJAR
                     MAKALAH

   Di Ajukan untuk Memenuhi Tugas Akhir Mata kuliah

                       Dosen :

            Drs. H. Syafe’I Firdaus, MM.Pd




                   Disusun oleh :

                   Iskandar Muda
    SEKOLAH TINGGI AGAMA ISLAM (STAI)

                   2010 M/1432 H
         Puji ditentukan kepada Allah SWT.yang telah memberi pengetahuan makhluk

menganugrakan pikiran dan kasih sayang sehingga kita semua bisa brinteraksi untuk

saling bertukar pengalaman dan wawasan .salawat dan salam semoga dilimpahkan

kepada pemdawa sariat yakni, Nabi muhammad SAW. Yang telah meyuruh

menyampaikan yang di ketahui dan menuntut ilmu yang belum diketahui. Semoga safaat

beliau senantiasa kita dapatkat di hari ahir nanti.


         Penulis bertujuan menyusun Makalah untuk memenuhi tugas evaluasi

pempelajaran PAI.Yang dibimbing oleh bapak Drsa sela. H. Syafruddin Amir, MM.

selain itu,untuk menambah pengetahuan dan pemahaman saya di pelajaraan IniI.


       Penyusun menyadari masih banyak kesalah dan kekurang tepatan dalam Makalah

ini,oleh kara itu saya mohon kritik yang membawa kepada maslahat agar bisa saya

jadikan sebagai motivasi di karya ilmiah lainnya.amin ya rabb.




                                                            Sukabumi,18desember 2010
                                         BAB I



                                   PENDAHULUAN

1.1. Latar belakang Masalah



             Evaluasi adalah suatu proses penaksiran penilaian terhadap kemajuan,
    pertumbuhan, dan perkembangan anak didik untuk tujuan pendidikan . Oleh karena
    itu dalam pendidikan islam pun di butuhkan evaluasi. Agar dapat di ketahui seberapa
    jauh perkembangan dan kemajuan peserta didik dalam proses pendidikan, khususnya
    dalam pencapaian tujuan pendidikan itu sendiri. Selain itu juga masih banyak lagi
    manfaat evaluasi pendidikan Islam, baik bagi peserta didik, guru, maupun orang
    tua.untuk menulas lebih lanjut maka Dalam makalah ini saya menyampaikan fungsi-
    fungsi evaluasi pendidikan Islam sekaligus prinsip-prinsipnya.

1.2. Rumusan masalah
   Mengetahui prinsip evaluasi belajar dan manfaatnya.
1.3.Tujuan
   Menjelaskan prinsip evaluasi belajar dan manfaatnya




   A. Sistematika Penulisan

KATA PENGANTAR

DAFTAR ISI




BAB I    PENDAHULUAN

                  1.1.Latar Belakang.
                  1.2.Rumusan Masalah.
              1.3.Tujuan.
              1.4.Sistematika Penulisan.




BAB II PEMBAHASAN

      2.1. Pengertian Evaluasi belajar

      2.2. Prinsip-prinsip Evaluasi Pendidikan Islam

      2.3. . Prinsip-prinsip Evaluasi Pendidikan Islam



BAB III PENUTUP

       3.1. Simpulan
       3.2. Saran

REFERENSI
                                     BAB II

                                 PEMBAHASAN



2.1. Pengertian Evaluasi Pendidikan

           Evaluasi pendidikan Islam adalah suatu kegiatan untuk menentukan taraf
    kemajuan suatu pekerjaan di dalam pendidikan Islam . Sehingga evaluasi dapat
    di maknai     sebagai proses dan tindakan untuk menilai dan menentukan
    produktifitas pendidikan pada umumnya, dan produktifitas pembelajaran pada
    khususnya. Program evaluasi ini di terapkan dalam rangka mengetahui tingkat
    keberhasilan seorang pendidik dalam menyampaikan materi pelajaran,
    menemukan kelemahan-kelemahan yang di lakukan, baik berkaitan dengan
    materi, metode, fasilitas dan sebagainya.

           Produktifitas pembelajaran dapat di lihat dari dua sisi. Yang pertama,
    proses, yaitu suatu tindakan yang berkaitan dengan efisiensi pembelajaran.
    Kedua, hasil, yaitu sesuatu yang berhubungan dengan efektifitas. Jadi,
    produktifitas pembelajaran di katakan baik jika proses dan hasilnya telah
    mencapai pada efisiensi dan efektifitas pembelajaran.

           Dalam evaluasi pendidikan Islam, penilaian terhadap pertumbuhan dan
    kemajuan siswa itu di arahkan pada tujuan-tujuan atau kompetensi yang di
    terapkan dalam kurikulum.

2.2. Prinsip-prinsip Evaluasi Pendidikan Islam

           Ada     beberapa prinsip yang harus di perhatikan dalam evaluasi
    pendidikan Islam,antara lain :

    1. Prinsip kontiniutas (kesinambungan)

           Bila aktivitas pendidikan Islam di pandang sebagai suatu proses untuk
    mencapai tujuan-tujuan tertentu, maka evaluasi pendidikannya pun harus di
    lakukan secara kontinu. Prinsip ini selaras dengan ajaran istiqomah dalam Islam,
    yaitu setiap umat Islam hendaknya tetap tegak beriman kepada Allah, yang di
 wujudkan dengan senantiasa mempelajari Islam, mengamalkannya, serta tetap
 membela tegaknya agama Islam, sungguhpun terdapat berbagai tantangan yang
 senantiasa di hadapinya.

 2. Prinsip menyeluruh

     Evaluasi itu harus di lakukan secara menyeluruh (komprehensif), meliputi
 berbagai aspek kehidupan anak didik, baik yang menyangkut iman, ilmu
 maupun amalnya. Ini di lakukan karena umat Islam memang di suruh untuk
 mempelajari, memahami, serta mengamalkan Islam secara menyeluruh. Seperti
 firman Allah dalam Q.S. Al Baqarah ayat 208 :




  artinya ;

            “Wahai orang-orang yang beriman, masuklah kamu ke dalam Islam
secara keseluruhannya, dan janganlah kamu turut langkah-langkah setan.
Sesungguhnya setan itu musuh yang nyata bagimu”.

       Dan sebagai guru perlu mengedepankan sifat kasih saying dan rasa hilim
terhadap murid juga hendaknya bila menyuruh kepada hal yang baik mak
endaklah denagan cara yang baik pula.

 3. Prinsip objektivitas

         Objektif dalam arti bahwa evaluasi itu di laksanakan dengan sebaik-
 baiknya, berdasarkan fakta dan data yang ada tanpa di pengaruhi oleh unsur-
 unsur subjektifitas dari evaluator.

 4. Valid

         Prinsip ini sangatlah penting bagi pelaksanaan evaluasi, karena perisip
 memberikan informasi yang benar. Sehingga tidak akan terjadi kesalah pahaman
 mengenai pendidikan Islam.
   5. Mendidik

           Evaluasi ini di lakukan agar peserta didik belajar dan pendidik juga
   mengajar dengan lebih baik.

   6. Berorientasi pada kompetensi

           Dengan evaluasi, kompetensi dasar peserta didik akan dapat di ketahui.
   Seberapa jauhkah anak menguasai materi yang telah di ajarkan.

   7. Terbuka

           Dalam prinsip ini, prosedur, kriteria, dan dasar pengambilan keputusan
   penilaian terbuka bagi siapa saja.

   8. Bermakna

           Evaluasi yang di laksanakan harus memiliki arti dan manfaat bagi
   peserta didik, guru, dan orang tua.

2.3. Fungsi-fungsi Evaluasi Pendidikan Islam

           Fungsi evaluasi adalah membantu anak didik agar ia dapat mengubah
   atau mengembangkan tingkah lakunya secara sadar, serta memberi bantuan
   padanya cara meraih suatu kepuasan bila berbuat sebagaimana mestinya .
   Berikut ini fungsi-fungsi evaluasi pendidikan Islam yang kami paparkan secara
   terperinci :

   1. Untuk mengetahui taraf kesiapan anak-anak untuk menempuh suatu
   pendidikan tertentu. Artinya apakah seorang anak sudah cukup siap untuk
   diberikan pendidikan tertentu atau belum. Sebab, memberikan pendidikan
   kepada anak yang belum siap menerimanya tidak akan memberikan hal seperti
   yang di harapkan.

   2. Untuk mengetahui seberapa hasil yang telah dicapai dalam proses pendidikan
   yang telah dilaksanakan. Apakah hasil yang dicapai telah sesuai dengan yang di
   harapkan atau belum. Kalau belum maka perlu dicari faktor yang menghambat
tercapainya tujuan tersebut, dan selanjutnya dapat dicari jalan untuk
mengatasinya.

3.

ial terhadap anak tersebut, sehingga ia bisa mencapai prestasi sesuai dengan
kapasitas yang ada padanya. Untuk mengetahui apakah mata pelajaran yang kita
ajarkan dapat dilanjutkan dengan bahan yang baru atau kita harus mengulangi
kembali bahan yang telah lampau. Dari hal-hal evaluasi yang kita lakukan akan
dapat mengetahui apakah anak-anak telah cukup menguasai bahan pelajaran
yang lalu atau belum.

4. Untuk mendapatkan informasi-informasi yang lebih komunikatif. Misalnya ;
informasi mengenai bimbingan pendidikan atau jenis jabatan yang cocok untuk
peserta didik. Dan juga informasi utnuk menentukan seorang anak naik kelas
yang lebih tinggi ataukah harus mengulang di kelas semula.

5. Untuk membandingkan apakah presentasi yang dicapai oleh anak-anak sudah
sesuai dengan kapasitasnya atau belum. Kalau seorang anak dalam kecakapan
mencapai prestasi yang lebih rendah dari kapasitasnya, maka perlu dicari faktor-
faktor penghambatnya, untuk selanjutnya dapat diadakan remid

6. Untuk menafsirkan apakah seseorang telah cukup matang untuk kita lepaskan
ke dalam masyarakat atau untuk melanjutkan ke lembaga yang lebih tinggi.
Apabila berdasarkan hasil evaluasi yang telah kita lakukan selama periode
pendidikan tertentu anak mencapai hasil yang baik maka dapat kita anggap
bahwa anak tersebut sudah matang dilepas ke dalam masyarakat atau untuk
melanjutkan ke lembaga yang lebih tinggi.

7. Untuk mengadakan seleksi. Untuk mengadakan kandidat-kandidat yang
paling cocok jabatan atau suatu jenis pendidikan tertentu, maka perlulah
diadakan seleksi terhadap para calon yang melamar. Hasil-hasil evaluasi yang
dilaksanakan dapat memberikan gambaran yang cukup jelas siapa calon yang
paling memenuhi syarat untuk jabatan atau untuk pendidikan tersebut.
   8. Untuk mengetahui taraf efisiensi metode yang dipergunakan dalam lapangan
   pendidikan. Dalam proses pendidikan kita selalu berusaha untuk mencapai hasil
   yang sebaik-baiknya. Walaupun secara rasional kita telah berusaha untuk
   memilih metode yang paling cocok untuk melaksanakan jenis pendidikan yang
   kita lakukan, namun tidak mustahil terjadi, bahwa hasilnya tidak sebagaimana
   yang kita harapkan .




PENUTUPAN
Alhamdulillah, kami telah menyelesaikan makalah tentang evaluasi pendidikan Islam
ini dengan lancar. Yang mana di dalamnya, kami paparkan fungsi-fungsi evaluasi
dalam pendidikan Islam, dan juga prinsip-prinsip evaluasi dalam pendidikan Islam.
Semoga berdaya guna dan berhasil guna bagi pengembangan pendidikan Islam yang di
sangat di anjurkan agama untuk di pelajarinya, khususnya bagi kita, sebagai orang
muslim. Amin
DAFTAR PUSTAKA

Rosyadi, Drs. Khoiron. 2004. Pendidikan Profetik. Yogyakarta: Pustaka Pelajar

Drs. Muhaimin, MA. Mujib, Drs. Abdul. 1993. Pemikiran Pendidikan Islam. Bandung: Trigenda
Karya

Daradjat, Dr. Zakiah, dkk., 2004. Metodik Khusus Pengajaran.Jakarta: Bumi Aksara

Unbiyati, Dra. Hj. Nur. 1999. Ilmu Pendidikan Islam. Bandung: CV. Pustaka Setia

Arifin, Prof. H. M, M. Ed. 2006. Ilmu Pendidikan Islam (Tinjauan Teoritis dan Praktis berdaarkan
Pendekatan Interdisipliner). Jakarta: PT. Bumi Aksara

http://podoluhur.blogspot.com/2009/05/evaluasi-pendidikan-islam.html

				
DOCUMENT INFO
Shared By:
Tags:
Stats:
views:1199
posted:2/22/2012
language:Malay
pages:11