Docstoc

PENGARUH PUTARAN MESIN TERHADAP EMISI GAS BUANG

Document Sample
PENGARUH PUTARAN MESIN TERHADAP EMISI GAS BUANG Powered By Docstoc
					POLITEKNOSAINS VOL. X NO. 1                                      Maret 2011


PENGARUH PUTARAN MESIN TERHADAP EMISI GAS BUANG
                            Warsito
  Staff Pengajar Jurusan Teknik Mesin Politeknik Pratama Mulia

Influence Machine Rotation to Gas Emission Throw Away. Technique
automotive. Polytechnic Pratama Mulia Surakarta, 2008. Gas emission
throw away recently mount swiftly one of its cause its ever greater is
motor vehicle usage. Along with its excelsior usage motor vehicle hence
its excelsior usage motor vehicle of hence excelsior also gas emission
throw away yielded. Gas emission throw away yielded by vehicle
influenced several things, one of them is fuel mixture. If a vehicle less
precise in arranging mixture fuel and air hence emission which yielded
will progressively mount on that account we need test-drive to determine
amount of mixture correct air and fuel to lessen gas mission throw away
the motor vehicle. After done several times attempt hence can be pulled
one conclusion that is for the mixture correct fuel is 1 : 14,8 that is to 1
fuel gram and 14,8 for the air. Influence of machine Rotation to gas
emission throw away for rate HC happened the degradation of high
rotation, while for the rate CO and CO2 tend to go up high rotation.


PENDAHULUAN

LATAR BELAKANG                           masyarakatnya yang sedang
Dengan semakin banyaknya                 tumbuh, tapi juga membawa efek
jumlah penduduk di dunia                 yang tidak baik bagi masarakat
khususnya di Negara Indonesia            maupun bagi lingkungan sekitar.
maka kebutuhan akan alat                 Yaitu       dengan      semakin
transportasi tidak dapat di              banyaknya sepeda motor yang di
hindari,     khususnya    alat           operasikan,     maka     dengan
transportasi sepeda motor di             sendirinya jumlah polusi udara
karenakan     harganya   yang            yang dihasilkan pun akan
terjangkau dan perawatan yang            semakin besar. Karena pada
mudah. Namun dengan semakin              segala macam alat transportasi
banyaknya jumlah sepeda motor            jenis       apapun,      selama
yang berada di jalanan, selain           menggunakan       bahan   bakar
menandakanperekonomian                   sebagai       sumber      utama
                                         penggeraknya maka polusi udara

Pengaruh Putaran Mesin. . .                                              80
POLITEKNOSAINS VOL. X NO. 1                                  Maret 2011


tidak akan dapat di hindari.          Permasalahan polusi udara yang
Karena polusi udara tercipta dari     dikeluarkan oleh kendaraan
sisa pembakaran yang tidak            bermotor dan cerobong asap
sempurna. Selain berbahaya bagi       industri      masih       menjadi
kesehatan manusia polusi udara        perbincangan hangat saat ini.
adalah salah satu penyumbang          Polusi         udara         yang
terbesar     terjadinya     global    membahayakan kesehatan dan
warming (pemanasan dunia)             keselamatan manusia khususnya
yang berbahaya bagi kehidupan         yang ditimbulkan tersebarnya gas
seluruh mahluk hidup, (konfrensi      – gas beracun dan tidak berbau,
tentang pemanasan global di           seperti karbon monoksida ( CO ),
Bali).                                hidrokarbon ( HN ), dan
Telah kita ketahui bahwa jumlah       nitroksida ( NO ). Gas – gas
kendaraan bermotor yang beredar       tersebut     terbentuk     akibat
di Indonesia sangat besar             pembakaran yang tidak sempurna
jumlahnya. Namun dari sekian          bahan bakar kendaraan bermotor.
banyak kendaraan bermotor yang       1Usaha pengendalian pencemaran
telah di produksi sebelumnya          gas beracun tersebut telah
ternyata tidak di lengkapi dengan     dilakukan dengan memperbaiki
alat yang mampu mengurangi            kinerja mesin dan kontrol
polusi udara atau emisi gas           pembakaran. Pengecekan proses
buang kecuali pada kendaraan          pembakaran       tersebut    akan
bermotor CBU (Complete Built          berjalan dengan baik bila
Up). Baru pada awal tahun 2007        menggunakan sensor sebagai
para      produsen      kendaraan     komponen        penting     untuk
bermotor melengkapi produknya         mengetahui keberadaan dan
dengan alat yang mampu                konsentrasi gas. Dengan adanya
mereduksi emisi gas buang.            alat pengecek emisi gas buang
Namun hal tersebut bisa juga di       tersebut sehingga kita dapat
katakan terlambat karena jumlah       mengetahui kondisi mesin kita
kendaraan bermotor yang di            apakah dalam keaadan baik atau
produksi dengan alat pereduksi        tidak. Dengan kita mengetahui
emisi gas buang pada 10 tahun         kondisi mesin sehingga kita
yang akan datang tidak akan           dapat memperbaiki mesin kita
mampu        menyamai      jumlah     apabila     terjadi    kerusakan.
produksi kendaraan bermotor           Sehingga kita dengan mudah
yang tidak di lengkapi dengan         dalam melakukan perawatan
alat pereduksi emisi gas buang.       mesin        kendaraan       kita.


Pengaruh Putaran Mesin. . .                                          81
POLITEKNOSAINS VOL. X NO. 1                                 Maret 2011


Penggunaan       alat   pengecek      melalui intake manifold untuk
tersebut diletakan pada moncong       pembakaran di ruang bakar.
knalpot kendaraan bermotor dan        Fungsi dan karburator adalah
kita dapat mengetahui hasil           :
pembacaan sensor dilayar LCD.         a. Menyemprotkan bahan bakar
                                         Bensin            disemprotkan
                                         sehingga terjadi campuran
PERUMUSAN MASALAH
                                         yang sempurna antara udara
Berdasarkan pembatasan masalah           dan bensin.
diatas, maka dapat dirumuskan         b. Mengontrol        perbandingan
masalahnya sebagai berikut :             campuran Campuran harus
“ Bagaimana pengaruh putaran             sempurna       untuk     dapat
mesin terhadap emisi gas buang           menghasilkan kerja mesin
?”                                       dalam berbagai kondisi.
TUJUAN DAN MANFAAT                    c. Mengontrol tenaga mesin
Tujuan                                   Campuran gas dialirkan ke
                                         ruang pembakaran diatur
a. Ingin mengetahui pengaruh
                                         dengan tepat untuk
   putaran mesin dari 1000 rpm
                                         mengontrol tenaga mesin .
   sampai 3000 rpm terhadap
                                      Ketiga fungsi di atas dilakukan
   emisi gas buang.
                                      oleh       karburator     melalui
b. Ingin mengetahui pengaruh
                                      pergerakan throttle valve/ handel
   putaran mesin terhadap emisi
                                      gas dan juga oleh hisapan mesin.
   gas buang.
                                      Prinsip kerja karburator
Manfaat                               Karburator          menggunakan
(1) Menambah khasanah tentang         prinsip semprotan, jika udara
     pengujian emisi gas buang.       dihembuskan ke dalam suatu
(2) Dapat mengetahui prinsip          pipa hembusan dan kecepatan
     dan cara kerja penggunaan        udara dipertinggi pada pipa
     alat pengukur emisi gas          pengeluaran,     maka     tekanan
     buang.                           disekeliling pipa pengeluaran
                                      menjadi lebih rendah karena         5
LANDASAN TEORI                        tekanan permukaan air lebih
Karburator                            tinggi dari pipa pengeluaran,
Karburator   berfungsi        untuk   maka air akan tersedot ke atas
mencampur udara dan           bahan   dan terjadilah penyemprotan.
bakar sehingga menjadi        kabut
dan diteruskan keruang        bakar


Pengaruh Putaran Mesin. . .                                         82
POLITEKNOSAINS VOL. X NO. 1                               Maret 2011


                                    (venture), maka kecepatan udara
                                    mengalir akan lebih tinggi,
                                    dengan bertambahnya kecepatan
                                    udara yang mengalir, maka
                                    tekanan akan lebih rendah,
                                    sehingga bensin akan tertarik ke
                                    atas, terjadilah pengabutan gas
                                    dan masuk ke dalam mesin.
Gambar 01. prinsip kerja
karburator berdasarkan prisip       Pembakaran dan Ledakan
semprotan                           Untuk       membakar        benda
                                    diperiukan oksigen/udara bahkan
                                    bensinpun tidak akan terbakar
                                    tanpa udara jadi harus dicampur
                                    dengna udara hingga pengabutan
                                    bensin dapat terbakar dan
                                    menimbulakan panas .
                                    Bensin yang terbakar dengan
                                    cepat di dalam silinder disebut
                                    ledakan, jika bensin dibakar pada
   Gambar 02 prinsip kerja
                                    temperature terbuka tidak akan
    karburator berdasarkan
                                    terjadi      ledakan.      Untuk
kecepatan udara melalui venturi
                                    menghasilkan ledakan, bensin
                                    harus dicampur dengan udara
                                    pada perbandingan tertentu,
                                    sehingga akan mudah terbakar,
                                    lagipula pengabutan bensin harus
                                    dipadatkan, sehingga pada waktu
                                    dinyalakan              kecepatan
                                    pembakaran (perambatan nyala
    Gambar 03 prinsip kerja         api) dan tekanan menjadi tinggi.
              karburator

Begitu juga untuk system kerja
karburator, udara dialirkan mesin
ke dalam karburator dan ketika
udara yang mengalir melewati
ruang    yang     lebih    sempit


Pengaruh Putaran Mesin. . .                                       83
POLITEKNOSAINS VOL. X NO. 1                                Maret 2011


                                    tingkatan partikel yang mudah
                                    terbakar       atau       practical
                                    combustible range.
                                    Perbandingan Campuran Secara
                                    Teori.Jika bensin dibakar, bensin
                                    akan berubah manjadi karbon
                                    dioksida C02 dan air (I^O).
 Gambar 04. Pembakaran dan          untuk      membakar         bensin
         ledakan.                   keseluruhan. Perbandingan udara
                                    dan bensin harus 15:1, dimana 15
Perbandingan Campuran               gram udara dan 1 gram bensin.
Perbandingan Campuran               Tetapi dalam kerja mesin
Pencampuran udara dan bahan         sebenamya           perbandingan
bakar disebut perbandingan          campuran berbeda tergantung
campuran berdasarkan berat,         dari kondisi dan cara kerja mesin.
misalnya perbandingan 15:1
dalam hal ini 15 gram udara dan
1 gram bensin.

Perband. Campuran =
     Aliran udara masuk (g)
      Konsumsi bensin (g)
                                       Gambar 05. Perbandingan
                                       campuran udara dan bahan
Untuk mendapatkan pembakaran
                                                 bakar.
dengan cepat bahan baker harus
                                    Perbandingan campuran tenaga
dicampur dengan udara dengan
                                    maksimum/power mixture ratio.
perbandingan yang tepat, jika
                                    Dalam berbagai tes perbandingan
bensin atau udara terlalu banyak,
                                    campuran menyatakan bahwa
bensin tidak akan terbakar
                                    tenaga maksimum mesin yang
dengan cepat, adapun tingkatan
                                    bisa didapat pada perbandingna
perbandingan            campuran
                                    12:1 hingga 13:1, dengan
campuran pada bensin disebut
                                    mengabaikan kecepatan sepeda
combustible range dan loncatan
                                    motor. Perbandingan tersebut
pembakaran disebut combustible
                                    disebut perbandingan campuran
limit.   Untuk tingkatan yang
                                    tenaga (power mixture ratio).
mudah terbakar, perbandingan
                                    Perbandingan          campuran
udara dan bahan baker harus
                                    ekonomis / economical mixture
diperkecil, tingkatan ini disebut


Pengaruh Putaran Mesin. . .                                         84
POLITEKNOSAINS VOL. X NO. 1                                Maret 2011


ratio. Dan untuk perbandingan        pemasukan,               sehingga
yang paling ekonomis / paling        perbandingan campuran dapat
irit kira-kira 16:1, ini adalah      diberikan secara optimal.
perbandingan       yang     paling
ekonomis disebut perbandingan        GAS BUANG
ekonomis (economical mixture         Akhir ini gas buang dari
ratio).     Karburator    diseting   kendaraan     bermotor     sangat
menurut dasar-dasar seperti          menarik perhatian karena dapat
dijelaskan dia atas.                 mengotori     udara. Lebih-lebih
Perbandingan       dalam     kerja   gas buang dari motor bensin ini
karburator sebenamya.                sangat mengganggu kesehatan.
1) Starting (mesin dingin) 2-3:1     Dengan sendirinya kita tidak
     (choke dioperasikan)            akan memper dalam dampak
2) Starting (mesin panas) 7-8:1      medisnya, tetapi hanya mengenai
3) Idling operation/langsam 8-       campuran gas buang dan
     10:1                            mempelajari      pengontrolanya.
4) Kecepatan rendah 10-12:1          Bagian-bagian gas buang, yang
5) Kecepatan menengah 15-            sangat mengganggu kesehatan
     17:1                            adalah;
6) Kecepatan tinggi, beban           Karbonmonoksida ( CO )
     berat 12-13:1                   Banyaknya CO darigas buang itu
7) 12-13:1 adalah perbandingan       tergantung perbandingan bahan
     campuran               untuk    bakar dan udara. Hanya pada
     menghasilkan          tenaga    pembakaran yang sempurna
     maksimum.                       bahan bakarnya maka nilai CO
8) 15:1 adalah perbandingan          nya dapat nihil. Hal ini didapat
     campuran bensin terbakar        pada perbandingan secara teoritis
     habis.                          15 : 1. Perbandingan sebesar ini
9) 16-17:1 adalah perbandingan       selama motor berjalan jarang
     campuran        yang    mana    dapat dipertahankan, karena
     pemakaian bensin paling irit.   kualitas campuran selalu berubah
                                     – ubah dengan frekuensi putar
Seperti dijelaskan di atas,          dan pembebanan motor. Pada
perbandingan campuran dan            tabel di bawah ini dapat dilihat
keceptan aliran secara otomatis      dengan jelas. Dari tabel tadi
dikontrol oleh throttle valve        ternyata    bahwa      presentase
karburator/handel gas, dengan        karbonmonoksidapada        motor
tekanan negative dalam system        diesel bila dibanding dengan


Pengaruh Putaran Mesin. . .                                        85
POLITEKNOSAINS VOL. X NO. 1                              Maret 2011


yang dari motor otto, praktis       terbakar. Banyaknya tergantung
dapat diabaikan. Ini disebabkan     dari keadaan waktu berjalan
karena motor diesel selalu          seperti tampak pada tabel di
bekerja engan udara lebih yang      bawah ini.
dapat            mengakibatkan
pembakaran sempurna dari bahan
bakarnya                            Berputar    ditempat   17     %
                                     kecepatan normal 13 %
                                     Akselarasi                 7%
                                     mengerem motor 63%

                                    Disini dapat dilihat bahwa dalam
                                    keadaan hampa dalam dalam
                                    silinder dan katub gas terbuka
                                    disebabkan oleh harga nilai
Gambar 11. Pada perbandimgam        campuran – jumlah karbon
campur 15:1 maka presentase         hidrogen yang tidak terbakar
koolmonoksida didalam gas           banyak sekali. Pada waktu motor
buang adalah kecil.                 direm, akan mencapai presentase
                                    tinggi sekali karena kehampaan
TIMAH                               dibawah katub gas lebih tinggi
Untuk mempertinggi ketetapan        dari berputar stasioner. Pada
pukulan dari bensin, perlu          karburator    “milien”    dengan
ditambah dengan campuran            berpytar sistem stasioner yang
timah. Ini dapat menyebabkan        sudah distel perusahaanya pada
timbulnya bagian-bagian abu         waktu mengerem motor jumlah
daritimah dengan ukuran kira-       karbon hidrogenya didalam gas
kira 1 mikron. Lebih-lebih pada     buang dapat direduksi.
lalu lintas kota yang padat. Oleh
sebab dan penambahanya terikat      METODE PENELITIAN
pada       persyaratan    hukum.    ALAT DAN BAHAN
Penggunaan       bensin   sebagai   1. Emisi Tester
bahan pembersih dapat juga
                                    2. Sepeda motor Suzuki Satria
mersak kesehatan.
                                       FU 150
ZAT KARBON HIDROGEN                 3. Tool box
Didalam gas buang terdapat pula
zat karbon hidrogen yang belum


Pengaruh Putaran Mesin. . .                                      86
POLITEKNOSAINS VOL. X NO. 1                             Maret 2011


RANCANGAN                         Nyalakan sepeda motor krang
Gambar rancangan Emisi Tester     lebih 5 menit
                                  Lakukan pengujian emisi gas
                                  buang dengan engine analiser. (
                                  Pada putaran 1000 rpm, 1250
                                  rpm, 1500 rpm,1750 rpm, 2000
                                  rpm, 2250 rpm, 2500 rpm, 2750
                                  rpm, 3000 rpm,

                                  PENGUJIAN
                                  Sebagai pembanding Tes uji di
                                  DLLAJR Surakarta dengan hasil
                                  sebagai berikut kondisi stasioner
                                  pada putaran 1000 Rpm adalah
                                  sebagai berikut; HC:431 ppm,
                                  CO2 : 3,17 %,CO :1,63 %

                                  PEMBAHASAN
                                  Campuran bahan bakar dan
                                  udara
                                  Pencampuran udara dan bahan
                                  bakar disebut perbandingan
                                  campuran berdasarkan berat,
                                  misalnya perbandingan 15:1
                                  dalam hal ini 15 gram udara dan
                                  1     gram     bensin.     Untuk
       Gambar 12. rancangan       mendapatkan          pembakaran
            pengujian             dengan cepat bahan baker harus
                                  dicampur dengan udara dengan
                                  perbandingan yang tepat, jika
PELAKSANAAN
                                  bensin atau udara terlalu banyak,
Cara pengujian pengaruh potaran   bensin tidak akan terbakar
mesin terhadap emisi gas buang    dengan cepat, adapun tingkatan
adalah sebagai berikut :          perbandingan campuran pada
Siapkan alat dan bahan ang akan   bensin disebut combustible range
digunakan untuk pengujian.        dan loncatan pembakaran disebut
                                  combustible limit.         Untuk


Pengaruh Putaran Mesin. . .                                     87
POLITEKNOSAINS VOL. X NO. 1                                Maret 2011


tingkatan yang mudah terbakar,        Hasil pengujian emisi gas
perbandingan udara dan bahan          buang
baker harus diperkecil, tingkatan     Dari hasil pengujian yang
ini disebut tingkatan partikel        dilakukan maka diperoleh data –
yang mudah terbakar atau              data sebagai berikut
practical              combustible
range.Perbandingan        campuran    Pada putaran 1000 RPM
dan kecepatan aliran         secara   Pengujia Kada Kada        Kada
otomatis dikontrol oleh throtle          n       r HC     r     r CO
valve karburator / handle gas,                          CO2
dengan tekanan negative dalam            1        176   0,07    0,20
sistem pemasukan, sehingga                        ppm    %       %
perbandingan campuran dapat              2        126   0,10    0,23
diberikan secara optimum.Di                       ppm    %       %
bawah ini adalah beberapa                3        180   0,07    0,23
perbandingan campuran bahan                       ppm    %       %
bakar dalam kerja mesin.
                                      Rata-rata 192     0,08    0,22
 1. Starting (mesin dingin) 2-
                                                 ppm     %       %
     3:1 (choke dioperasikan)
 2. Starting (mesin panas) 7-8:1
 3. Idling operation/langsam 8-       Pada putaran 1250 rpm
     10:1                             Pengujia Kada Kada        Kada
 4. Kecepatan rendah 10-12:1              n      r HC      r    r CO
 5. ecepatan menengah 15-17:1                            CO2
 6. ecepatan tinggi, beban berat          1       164    0,09    0,20
     12-13:1                                     ppm      %       %
 7. 12-13:1                  adalah       2       188    0,07    0,20
     perbandingan         campuran               ppm      %       %
     untuk menghasilkan tenaga            3       176    0,11    0,19
     maksimum.                                   ppm      %       %
 8. 15:1 adalah perbandingan          Rata-rata   176           0,196
     campuran bensin terbakar                    ppm 0,09         %
     habis.                                              %
 9. 16-17:1                  adalah
     perbandingan         campuran
     yang    mana        pemakaian
     bensin paling irit.



Pengaruh Putaran Mesin. . .                                        88
POLITEKNOSAINS VOL. X NO. 1                               Maret 2011


Pada Putaran 1500 rpm                  Rata-     109,   0,15    0,23
 Pengujia Kada Kada           Kada     rata       3      %       %
    n       r HC      r       r CO               ppm
                   CO2
    1        164    0,11      0,23   Pada Putaran 2250 rpm
            ppm      %         %      Pengujia Kada Kada        Kada
    2        176    0,13      0,20       n       r HC      r    r CO
            ppm      %         %                        CO2
    3        176    0,09      0,19       1        164    0,14   0,23
            ppm      %         %                 ppm      %      %
  Rata-      176    0,11      0,20       2        120    0,13   0,21
   rata     ppm      %        6%                 ppm      %      %
                                         3         64    0,11   0,21
Pada Putaran 1750 rpm                            ppm      %      %
 Pengujia Kada Kada           Kada     Rata-      116    0,12   0,21
    n       r HC      r       r CO      rata     ppm 7 %        7%
                   CO2
    1        220    0,13      0,25   Pada Putaran 2500 rpm
            ppm      %         %      Pengujia Kada Kada        Kada
    2        120    0,07      0,23       n       r HC      r    r CO
            ppm      %         %                        CO2
    3        120    0,11      0,22       1         76    0,10   0,22
            ppm      %         %                 ppm      %      %
  Rata-     153, 0,11         0,23       2         88    0,16   0,23
   rata       3      %        3%                 ppm      %      %
            ppm                          3        120    0,14   0,26
                                                 ppm      %      %
Pada Putaran 2000 rpm                  Rata-      128    0,13   0,23
 Pengujia Kada Kada           Kada      rata     ppm 4 %        7%
    n       r HC      r       r CO
                   CO2               Pada Putaran 2750 rpm
    1        120    0,16      0,26    Pengujia Kada Kada        Kada
            ppm      %         %         n       r HC      r    r CO
    2         88    0,16      0,19                      CO2
            ppm      %         %         1         76    0,16   0,21
    3        120    0,13      0,24               ppm      %      %
            ppm      %         %         2        120    0,14   0,23
                                                 ppm      %      %

Pengaruh Putaran Mesin. . .                                       89
POLITEKNOSAINS VOL. X NO. 1                                 Maret 2011


     3        64     0,11     0,21
             ppm      %        %
   Rata-     86,6    0,13     0,21
   rata      ppm     6%       6%

Pada Putaran 3000 rpm
 Pengujia Kada Kada           Kada
    n       r HC      r       r CO
                   CO2
    1         20    0,11      0,23
            ppm      %         %
    2         64    0,14      0,26
            ppm      %         %      Dari grafik diatas kita dapat
    3         88    0,16      0,23    mengambil kesimpulan bahawa
            ppm      %         %      semakin besar putaran mesin dari
  Rata-     57,3 0,13         0,72    1000 rpm sampai 3000 rpm maka
   rata        3    6%        4%      kadar HC nya cenderung
            ppm                       menurun. Karena pada putaran
                                      tinggi (3000 rpm) campuran
Grafik      pengaruh      putaran     bahan bakar dan udara tepat yaitu
mesin terhadap emisi gas              15 : 1 sehingga bahan bakar
buang                                 terbakar lebih sempurna.
Dari hasil data – data diatas maka    Grafik pengaruh putaran mesin
kita dapat menggambarkan hasil        terhadap kadar karbondioksida
pengujian kadar hidrokarbon (         (CO)
HC                               ),
karbonmonoksida(CO),karbondi
oksida ( CO2 ) dengan sebuah
grafik pengaruh putaran mesin
terhadap emisi gas buang.
Grafik pengaruh putaran mesin
terhadap kadar hidrokarbon (HC)




Pengaruh Putaran Mesin. . .                                         90
POLITEKNOSAINS VOL. X NO. 1                                Maret 2011


Dari data grafik diatas kita dapat   ruang bakar. Semakin tinggi
mengambil kesimpulan bahwa           maka semakin baik. Saat AFR
semakin tinggi putaran mesin         berada di angka ideal, emisi CO2
dari 1000 rpm sampai 3000 rpm        berkisar antara 12% sampai 15%.
maka kadar CO nya cenderung          Apabila AFR terlalu kurus atau
naik. Dikarenakan pada putaran       terlalu kaya, maka emisi CO2
3000 rpm gas yang dihasilkan         akan turun secara drastis.
dari sisa – sisa pembakaran          Apabila CO2 berada dibawah
semakin        banyak.        Gas    12%, maka kita harus melihat
karbonmonoksida adalah gas           emisi lainnya yang menunjukkan
yang relative tidak stabil dan       apakah AFR terlalu kaya atau
cenderung bereaksi dengan unsur      terlalu kurus.
lain. Karbon monoksida, dapat        Adapun standart batas limit
diubah dengan mudah menjadi          penguijian emisi gas buang yang
CO2 dengan bantuan sedikit           di tetapkan oleh pemerintah
oksigen dan panas. Grafik            adalah     sebagai    berikut;HC
pengaruh putaran mesin terhadap              1200 ppm CO2 17,00 %
kadar karbonmonoksida (CO2)                  CO     4,50 %

                                     Pengurangan emisi gas buang
                                     Kenderaan bermotor mumpunyai
                                     andil yang sangat besar terhadap
                                     pencemaran udara. Oleh sebab
                                     itu kendaraan harus dilakukan
                                     pengujian emisi gas buang untuk
                                     mengetahui      seberapa    besar
                                     tingginya emisi yang dikeluarkan
                                     oleh kendaraan tersebut. Setelah
                                     dilakukan pengujaian emisi gas
                                     buang     maka      kita    dapat
Dari data grafik diatas kita dapat   melakukan        langkah-langkah
mengambil kesimpulan bahwa           untuk mengurangi emisi gas
semakin tinggi putaran mesin         buang tersebut.
dari 1000 rpm sampai 3000 rpm
maka kadar CO2 nya cenderung
naik. Dikarenakan pada putaran
3000 rpm Konsentrasi CO2
menunjukkan secara langsung
status proses pembakaran di


Pengaruh Putaran Mesin. . .                                        91
POLITEKNOSAINS VOL. X NO. 1                            Maret 2011


                                  DAFTAR PUSTAKA
Kesimpulan                        Arends BPM, H. Berenschot,
Pada kadar HC (hidrokarbon)       Motor Bensin
cenderung turun apabila putaran   Drs. DARYANTO, Servis
mesin semakain tinggi, dan        Sepeda Motor. PT. Astra,
sebaliknya untuk kadar            Bandung.
karbonmonoksida (CO) dan          .......Buku Panduan Servis
kadar karbondioksida (CO2)        Yamaha : PT. Yamaha
cenderung naik apabila putaran    Internasional, Jakarta
mesin semakin tinggi dari 1000    .......Perawatan Yamaha : PT.
rpm sampai 3000rpm.               Yamaha Intenasional, Jakarta.
                                  .......Pemeriksaan Komponen :
                                  Honda PT Astra Internasional
                                  Jakarta.




Pengaruh Putaran Mesin. . .                                       92
POLITEKNOSAINS VOL. X NO. 1   Maret 2011




Pengaruh Putaran Mesin. . .         xciii

				
DOCUMENT INFO
Shared By:
Categories:
Stats:
views:1138
posted:2/20/2012
language:
pages:14
Description: Influence Machine Rotation to Gas Emission Throw Away. Technique automotive. Polytechnic Pratama Mulia Surakarta, 2008. Gas emission throw away recently mount swiftly one of its cause its ever greater is motor vehicle usage. Along with its excelsior usage motor vehicle hence its excelsior usage motor vehicle of hence excelsior also gas emission throw away yielded. Gas emission throw away yielded by vehicle influenced several things, one of them is fuel mixture. If a vehicle less precise in arranging mixture fuel and air hence emission which yielded will progressively mount on that account we need test-drive to determine amount of mixture correct air and fuel to lessen gas mission throw away the motor vehicle. After done several times attempt hence can be pulled one conclusion that is for the mixture correct fuel is 1 : 14,8 that is to 1 fuel gram and 14,8 for the air. Influence of machine Rotation to gas emission throw away for rate HC happened the degradation of high rotation, while for the rate CO and CO2 tend to go up high rotation.