Docstoc

PERANAN STUDI PUSTAKA DALAM PENELITIAN DAN PENULISAN KARYA ILMIAH

Document Sample
PERANAN STUDI PUSTAKA DALAM PENELITIAN DAN PENULISAN KARYA ILMIAH Powered By Docstoc
					POLITEKNOSAINS VOL. X NO. 1                                    Maret 2011


              PERANAN STUDI PUSTAKA
    DALAM PENELITIAN DAN PENULISAN KARYA ILMIAH

                        Burhan Ibnu Mubtadi
            Tenaga Pengajar Jurusan Teknik Mesin / Otomotif
                       Politeknik Pratama Mulia
                               Surakarta

ABSTRACT
Phenomena that exist among lectar or teacher, partly the result of
research reports and writing scientific papers from the literature
suggested writing seems less strong, as a result the writing was less
steady, although the possibility of having a high enough contribution.
Writing a good book study and think the right will provide a systematic
flow and logical. Discussion of literature as a theoretical framework will
bring up a framework on the basis of relevant theories, so the discussion
of issues raised in strict accordance with the substantive content and
scholarly factor accountable. Writing literature sangal important role and
have a high contribution to the process of research and writing scientific
papers. With the correct puslaka study research process will be smooth,
and can create solutions that really useful to reveal.

KEYWORDS: Study of literature and scientific writing

PENDAHULUAN                            termasuk didalamnya masalah
Realisasi pelaksanaan Tri dharma       penulisan karya ilmiah. Pada
Perguruan       Tinggi        (PT)     tingkat intensitas yang tinggi pada
merupakan salah satu indikasi dan      pelaksanaan       komponen       ini
cerminan bagi maju atau tidak          merupakan cerminan kemampuan
majunya        institusi       PT.     dosen        beraktivitas       dan
Fenomenanya       tidak     semua      berkreativitas untuk berupaya
komponen-komponen yang ada di          mendapatkan kualitas. Semakin
dalam Tri dharma PT itu dapat          sering       beraktivitas       dan
berjalan      beriringan       dan     berkreativitas, akan semakin
proporsional          sebagaimana      tambah       pengetahuan        dan
mestinya.                              pengalamannya        di     bidang
      Salah satu komponen Tri          penulisan karya ilmiah, sepanjang
dharma PT adalah penelitian,           pelaksanaannya sesuai dengan


Peranan Studi Pustaka. . .                                              69
POLITEKNOSAINS VOL. X NO. 1                                  Maret 2011


kaidah       dan      aturan-aturan          Permasalahan pokok pada
penelitian       dalam      koridor   kajian pustaka, sering sekali
keilmiahan baik isi maupun tata       terletak pada kurang tepatnya
tulisnya.                             pemilihan             pokok-pokok
       Fenomena yang ada di PT        kepustakaan yang di telaah dan
mengindikasikan              bahwa    dimunculkan sebagai kerangka
penelitian-penelitian yang telah      teori, di samping kajian yang
dilaporkan oleh peneliti, sebagian    kurang mendalam. Selanjutnya
belum memenuhi syarat sebagai         teori-teori       yang       telah
karya ilmiah yang baik. Hal ini       dikemukakan itu tidak diramu
dapat dilihat dari sisi metodologi    atau diolah sedemikian rupa
penelitian dan studi pustaka yang     sehingga       tampak       bukan
digunakan sebagai kerangka teori      merupakan hasil kerangka pikir
yang melandasi adanya penelitian      peneliti atau penulis itu sendiri.
tersebut kurang kuat. Akibatnya       Atau pendapat penulis yang dapat
penelitian itu kurang sempurna        dinyatakan sebagai teori yang
meskipun kontribusinya mungkin        didukung oleh teori-teori yang
cukup tinggi. Hal senada juga         telah ada. Di samping itu ada
terdapat pada sebagian penulisan-     pokok pikiran yang seharusnya
penulisan karya ilmiah lain yang      di-munculkan sebagai kerangka
seharusnya memerlukan studi           teori, berkenaan dengan variabel
pustaka      mendalam       sebagai   yang diambil tetapi justru tidak
rujukan kuat dan mantap.              dibahas.
       Penelitian dan penulisan              Oleh karena itu makalah ini
karya ilmiah seseorang tidak lepas    mencoba menelaah masalah studi
dari studi pustaka yang digunakan     pustaka, bagaimana peranannya
sebagai landasan pokok. Studi         terhadap aktivitas penelitian dan
pustaka      merupakan       bagian   penulisan karya ilmiah.
penting untuk berpijak, agar
pelaksanaan penelitian tidak          PENELITIAN                  DAN
menemui hambatan, dan sesuai          PENULISAN               KARYA
dengan garis yang akan dijalani       ILMIAH
untuk      mewujudkan        tujuan   Isi Tri dharma PT merupakan
penelitian. Tanpa mengkaji studi      rambu-rambu       yang      perlu
pustaka yang baik dan benar,          dilakukan oleh sivitas akademika
penelitian yang dilakukan akan        khususnya      dosen      sebagai
kurang sempurna.                      pelaksana proses pendidikan dan
                                      pengajaran.      Pelaksanaannya


Peranan Studi Pustaka. . .                                           70
POLITEKNOSAINS VOL. X NO. 1                                     Maret 2011


diharapkan terdapat distribusi          permasalahan yag akan dicarikan
merata namun proporsional.              jawaban melalui data. Proses
      Fitrah manusia bekerja            pelaksanaan penelitian tersebut
menginginkan       adanya      suatu    peneliti harus selalu berdekatan
kebebasan berkiprah. Ada suatu          lekat dengan bahan pustaka
bentuk kebebasan dosen sebagai          sebagai        gudang         ilmu
pengajar di Perguruan Tinggi            pengetahuan.
adalah kebebasan akademik,                    Penelitian        merupakan
dalam format yang paling                sesuatu aktivitas ilmiah dalam
sederhana     adalah      kebebasan     rangka mencari sesuatu, meng-
melaksanakan       komponen        –    ungkap fakta berdasarkan data,
komponen Tri dharma PT                  dan proses mengaktualisasikan
khususnya kebebasan mengajar,           diri ke dalam bentuk menemukan
dan      kebebasan       melakukan      sesuatu (ide) yang baru melalui
penelitian dan pengabdian kepada        analisis ilmiah Hasilnya dapat
masyarakat yang sesuai dengan           diimplikasikan ke dalam bentuk
aturan-aturan      format        dan    tulisan karya ilmiah selanjutnya
keilmiahan.                             dipublikasikan kepada umum,
      Menurut           Widianarko      untuk      dimanfaatkan       nilai
(1997), salah satu kebebasan            kebenarannya.
akademik yang benar-benar tidak               Sejumlah data yang telah
berubah sejak dulu adalah               dikumpulkan         akan     dapat
publikasi ilmiah untuk ide dan          mengungkap fakta melalui suatu
penemuan baru. Pada dasarnya            analisis yang bersifat deskriptif
kebebasan untuk mengungkap              maupun non deskriptif (statistik)
fakta dan ide baru melalui              berupa angka-angka. Analisis itu
aktivitas      penelitian      yang     dimunculkan dengan harapan
dilakukan adalah merupakan              hasil penelitian itu mendapatkan
bagian dari kebebasan akademik.         atau mencapai kebenaran, baik
      Dalam      hal      penelitian,   dari substansial isi maupun kaidah
Arikunto (1989) mengatakan :            keilmiahan, selanjutnya hasil
kegiatan penelitian merupakan           penelitian tersebut dilaporkan
rangkaian proses pengkayaan             dalam bentuk tulisan ilmiah.
ilmu      pengetahuan.      Menguji           Penelitian yang dilakukan
dugaan kebenaran (hipotesis),           seseorang tidak terlepas dari
memikirkan       dengan      logika,    metode ilmiah untuk mencapai
menganalogikan pengalaman dan           kebenaran, karena dengan adanya
mencari intuisi, dan menggali           metode ilmiah, permasalahan dan


Peranan Studi Pustaka. . .                                              71
POLITEKNOSAINS VOL. X NO. 1                                     Maret 2011


pertanyaan penelitian yang akan         baik dari sub-stansial isi teori-
atau sedang dilakukan akan              teori yang dikemukakan maupun
mudah dijawab melalui suatu             dari      sejumlah      pengalaman
proses penelitian. Menurut Nazir        penelitian     sebelumnya      yang
(1988), metode ilmiah sebagai           senada, relevan, atau justru pada
suatu      pengejaran      terhadap     obyek penelitian yang sama
kebenaran yang diatur oleh              namun dengan variabel yang
pertimbangan – pertimbangan             berbeda         sebagai       bahan
logis. Dengan demikian implikasi        perbandingan. Hasil penelitian
terhadap penelitian itu untuk           tidak hanya sekedar asal ditulis
mengungkap fakta berdasarkan            dan dilaporkan saja, melainkan
data, disertai kebenaran suatu          harus ditulis sesuai dengan
analisis melalui metode ilmiah,         sistematika dan kaidah tulisan
akan       menghasilkan        suatu    ilmiah.
kesimpulan yang bermakna.                     Menurut Sitompul (1998)
      Studi pustaka merupakan           tulisan ilmiah adalah tulisan yang
bagian integral dari setiap             memenuhi        persyaratan     atau
penelitian, baik yang dilakukan         kaidah       ilmu      pengetahuan.
sebelum penelitian, pada waktu          Makalah ilmiah adalah tulisan
sedang melakukan penelitian atau        ilmiah yang dipersiapkan untuk
dimungkinkan setelah melakukan          disampaikan di depan umum atau
penelitian      dalam        rangka     diki-rimkan untuk diterbitkan
pengembangan        lebih     lanjut.   pada penerbitan tertentu dan
Peneliti akan melakukan berbagai        memenuhi         kaidah      ilmiah.
usaha untuk menggali dan                Selanjutnya dikatakan bahwa
mengkaji      semua       informasi     untuk memenuhi syarat ilmiah
tentang teori, dalil-dalil, konsep-     bila ditulis berdasarkan data-data,
konsep        dan         menjawab      fakta-fakta, atau informasi ilmiah.
permasalahan yang akan ataupun                Dengan demikian interalasi
sedang       dilakukan        dalam     antara penelitian, metode ilmiah
penelitian.                             dan tulisan ilmiah merupakan satu
      Informasi yang relevan            kesatuan dan rangkaian yang tak
dengan permasalahan penelitian          dapat      dipisahkan,     sehingga
maupun       bidang       penelitian    melekat dan terintegrasi ke dalam
hendaknya diperoleh sebanyak-           satu bentuk karya tulis ilmiah
banyaknya dan digali sedalam-           yang harus dapat dipertanggung
dalamnya Informasi ini dapat            jawabkan nilai keilmiahan dan
diperoleh melalui studi pustaka         kebenarannya.


Peranan Studi Pustaka. . .                                               72
POLITEKNOSAINS VOL. X NO. 1                                      Maret 2011


                                       sebagai referensi, sehingga harus
STUDI PUSTAKA                          dipelajari secara mendalam.
Untuk       melakukan      aktivitas          Kajian      pustaka      dalam
penelitian     maupun        menulis   rangka      proses       pelaksanaan
makalah ilmiah bertumpu dan            penelitian merupakan keharusan
bertitik tolak dari pengetahuan        dilakukan dan tidak dapat
yang sudah ada (dimiliki) untuk        diabaikan        (eksistensi       dan
selanjutnya               dilakukan    peranannya). Menurut Sukamto
pengembangan. Langkah dan              dkk. (1991) dalam buku Pedoman
acuan yang digunakan peneliti          Penelitian      IKIP      Yogyakarta
atau penulis adalah menggali,          (1991) kajian pustaka untuk jenis-
mempelajari, menganalisa dan           jenis penelitian kecuali penelitian
mengembangkan                  ilmu    kualitatif berisi uraian tentang :
pengetahuan        yang       sudah    1. Kajian teoritik dan kajian
dipaparkan oleh penemu (ahli)             terhadap hasil-hasil penelitian
sebelumnya, untuk selanjutnya             sebelumnya yang relevan.
diharapkan memberi informasi           2. Kerangka        pemikiran      atau
yang baru atau justru dapat               model         hubungan        yang
menemukan sesuatu yang baru.              dikonsepsikan.
       Aktivitas    peneliti    atau   3. Hipotesis (jika ada), diuraikan
penulis       untuk       menggali,       dalam kalimat             deklaratif
mempelajari,            mendalami,        yang      menyatakan hubungan
menganalisa,                     dan      antara variabel.
mengidentifikasi terhadap sesuatu             Kajian       teoritik     yang
(ilmu) melalui referensi (buku)        dimunculkan         berkaitan      erat
atau     informasi    lain    untuk    dengan variabel penelitian. Pokok
selanjutnya          dikembangkan      pikiran dan alur pikir untuk
dikenal dengan Studi Pustaka atau      menjawab               permasalahan
kajian pustaka. Senada dengan          penelitian dengan berpijak pada
itu, Arikunto (1989) menyebutnya       teori-teori yang mendasari teori-
sebagai mengkaji bahan pustaka,        teori yang relevan dengan tujuan
kajian pustaka atau telaah             penelitian harus dikemukakan
pustaka. Dalam kaitan ini              dengan jelas dan perlunya
digunakan istilah Studi Pustaka,       mengkaji         hasil      penelitian
yang pada dasarnya peneliti tidak      sebelumnya yang relevan atau
bisa terlepas dari pustaka atau        setidak-tidaknya dapat dikaitkan
buku-buku       yang     digunakan     atau      dihubungkan          dengan
                                       penelitiannya sehingga juga dapat


Peranan Studi Pustaka. . .                                                 73
POLITEKNOSAINS VOL. X NO. 1                                      Maret 2011


berfungsi     sebagai     tarnbahan     Penulisan kerangka berpikir harus
rujukan sekaligus sebagai per-          didasarkan atas pendapat para ahli
bandingan.                              dan hasil-hasil penelitian yang
      Teori-teori               yang    mendahuluinya.
dimunculkan melalui kutipan-                   Kerangka teori maupun
kutipan dari para pakar diramu          kerangka berpikir berada dalam
atau dikombinasikan sedemikian          kawasan kerangka studi pustaka.
rupa       untuk         selanjutnya    Penulisan        studi       pustaka
dimunculkan sesuatu gagasan             merupakan bagian pokok dari
baru          sebagai           hasil   aktifitas    proses     pelaksanaan
penyederhanaan               ataupun    penelitian,     dalam      kerangka
kesimpulan       dari     teori-teori   menjawab masalah penelitian
terdahulu.     Hal      ini     akan    yang dimunculkan. Oleh karena
difungsikan sebagai kerangka            itu studi pustaka dalam penelitian
teori, yang selanjutnya dapat           berperan sangat penting dan
dibangun       atau       ditetapkan    mempunyai        kontribusi     yang
kerangka berpikir            peneliti   tinggi terhadap mutu penelitian
dengan dasar kajian-kajian teori        dan sekaligus mutu tulisan karya
yang ada.                               ilmiahnya.
      Sukamto       dkk       (1991)           Penulisan studi pustaka
menyatakan kerangka pemikiran           akan dapat lebih baik dan efektif,
merupakan konsep pikir yang             apabila hasil penelitian yang
diajukan peneliti berlandaskan          dinyatakan       berupa      laporan
kajian pustaka. Menurut Arikunto        penelitian itu dapat dimanfaatkan
(1989) kerangka teori adalah            secara maksimal dalam proses
bagian dari penelitian tempat           pelaksanaan penelitian. Hasilnya
peneliti mernberikan penjelasan         sebagai tulisan ilmiah itu dapat
tentang hal-hal yang berhubungan        diinformasikan                   dan
dengan variabel pokok, sub              dikomunikasikan        lebih    luas,
variabel atau pokok masalah yang        efektif, dan bermakna khususnya
ada      dalam        penelitiannya.    dalam bidang yang relevan
Kerangka berpikir adalah bagian         kepada para pembaca.
dari penelitian yang menjelaskan               Studi pustaka yang disusun
tentang alasan atau argumentasi         dan dikemukakan secara efektif,
bagi rumusan hipotesis. Kerangka        sistematis dan logis, maka alur
berpikir menggambarkan alur             pikir dalam suatu rangkaian
pikiran peneliti dan memberikan         penelitian akan jelas. Studi
penjelasan kepada orang lain.           pustaka yang dinyatakan dalam


Peranan Studi Pustaka. . .                                                74
POLITEKNOSAINS VOL. X NO. 1                                   Maret 2011


tulisan, relevansinya akan dapat      peningkatan pengetahuan yang
terlihat dengan jelas, sehingga       berkelanjutan.
dapat      dimanfaatkan      secara         Konsep       pikir     sebagai
optimal bagi para pembaca.            kerangka pemikiran sekaligus
       Keilmiahan suatu hasil         sebagai hasil telaah teori-teori dan
penelitian maupun tulisan karya       hasil-hasil     penelitian     yang
ilmiah di antaranya dapat dilihat     relevan,      diharapkan        akan
dari substansial isinya, yang dapat   menggiring pola pikir dan alur
dibuktikan dengan metode –            pikir peneliti untuk membuktikan
metode ilmiah, berdasar pada data     hipotesis yang dimunculkan (jika
dan fakta yang kemudian dapat         ada). Hipotesis tidak harus
dipertanggungjawabkan. Selain         terbukti, melainkan fakta melalui
itu faktor keilmiahan dapat           data yang terkumpul, akan diolah
dilihat, bila jelas rujukan yang      dan       dianalisis       sehingga
digunakan       dalam      mengutip   memberikan jawaban dengan
sumber pustaka sebagai informasi      benar yang diharapkan tanpa
ilmiah dan bukan opini dan            adanya bias.
prediksi yang tanpa dasar.                  Kerangka berpikir yang
       Peneliti    yang     sedang    dimunculkan akan lebih mudah
mengemukakan studi pustaka,           menarik benang merahnya dalam
dalam mengutip suatu informasi        suatu penelitian, sehingga akan
dituntut        untuk       mampu     memudahkan proses pelaksanaan
membedakan antara opini orang         dan analisis penelitiannya. Tanpa
lain atau benar-benar merupakan       adanya       kerangka       berpikir
data yang berfakta. Bila informasi    dimungkinkan           pembahasan
itu berupa opini, maka bukan          penelitian kurang mengarah pada
merupakan informasi ilmiah dan        hal yang substansial untuk
tidak dapat dijadikan sebagai         dibicarakan dan dibahas.
sumber rujukan.
       Di sisi lain, Bell (1987)      MANFAAT STUDI PUSTAKA
mengatakan        peneliti    harus   Studi pustaka merupakan hal
menghasilkan suatu konsep atau        pokok yang harus dikemukakan di
membangun suatu struktur teoritis     dalam penelitian. Manfaat yang
yang dapat menjelaskan fakta-         diperoleh bagi peneliti setelah
fakta dan hubungan-hubungan           melakukan studi pustaka menurut
diantara fakta. Sebuah teori          Arikunto       (1989)     dapat
merupakan suatu alat yang             diringkaskan antara lain:
penting     dalam     menstimulasi


Peranan Studi Pustaka. . .                                             75
POLITEKNOSAINS VOL. X NO. 1                                   Maret 2011


• Proses pelaksanaan penelitian     untuk memperkuat teori, juga
  akan dapat lancar, karena         untuk :
  banyak hal yang dapat             1. Memperdalam pengetahuan
  diketahui di dalam berbagai           mengenai       masalah       yang
  literatur berupa teori-teori,         diteliti.
  konsep-konsep, dan dalil,         2. Menyusun                 kerangka
  dengan mengacu pengetahuan            pemikiran        yang       logis,
  yang sudah ada.                       sistematis dan akurat.
• Peneliti dapat mengetahui         3. Mempertegas landasan teoritis
  apakah permasalahan yang              yang      dijadikan     landasan
  akan     dipecahkan     melalui       berfikir.
  penelitian betul-betul belum      4. Mempertajam konsep-konsep
  pernah diteliti sebelumnya.           yang digunakan sehingga
  Jika dari studi pustaka dike-         mempermudah                 dalam
  tahui bahwa permasalahan              perumusan hipotesis.
  sudah terdapat di dalam buku-     5. Menghindarkan           terjadinya
  buku dan telah terbukti melalui       pengulangan suatu penelitian.
  prosedur ilmiah, maka peneliti        (Ahmad Saebani, 2008).
  sebaiknya mengalihkan pada        Apabila studi pustaka sebagai
  masalah lain yang akan lebih      pijakan       implementasi        dan
  bermanfaat.                       implikasi      “berteori”,     dalam
• Bila dengan studi pustaka         kegiatan penelitian, maka fungsi
  didapatkan masalah-masalah        teori menurut Sugiyono (2010)
  yang        lebih      menarik    adalah :
  dibandingkan dengan masalah       1. Untuk        memperjelas       dan
  yang telah dipilih, maka              mempertajam ruang lingkup
  masalah yang menarik itu              atau konstruksi atau variabel
  dapat dijadikan penggantinya.         yang akan diteliti.
• Kedudukan peneliti sebagai        2. Sebagai prediksi dan pemandu
  ilmuwan akan menjadi mantap,          untuk menemukan fakta yaitu
  kokoh, dan tegar, karena              untuk merumuskan hipotesis
  peneliti bersifat jujur dan           dan instrumen penelitian
  mengakui kelebihan orang lain         (karena       pada      dasarnya
  dengan menyebutkan sumber             hipotesis            merupakan
  pustaka secara lengkap.               pernyataan      yang bersifat
Fungsi tinjauan pustaka (sebagai        prediktif).
bentuk studi pustaka) di samping    3. Digunakan untuk mencandra
                                        dan        membahas          hasil


Peranan Studi Pustaka. . .                                             76
POLITEKNOSAINS VOL. X NO. 1                                    Maret 2011


   penelitian,        selanjutnya     yang        justru        merupakan
   digunakan untuk memberikan         penghambat.
   saran dalam upaya pemecahan              Terdapat              beberapa
   masalah (sebagai kontrol).         hambatan dalam pelaksanaan
Dari beberapa pendapat di atas,       studi       pustaka         sehingga
fungsi dan manfaat lain studi         mempengaruhi              kelancaran
pustaka adalah :                      pelaksanaan penelitian bahkan
• Peneliti / penulis mempunyai        kualitas penelitian itu sendiri.
   peningkatan         cakrawala      Hambatan-hambatan ini menurut
   pandang dan pikir terhadap         Kasbollah (1991) antara lain
   ilmu pengetahuan khususnya         disebabkan       beberapa      faktor
   di bidang yang relevan dengan      sebagai berikut :
   penelitiannya.                     • Sebagian peneliti kurang
• Peneliti / penulis bila tidak           menyadari peran studi pustaka
   menemukan teori-teori, dalil –         dalam setiap penelitian.
   dalil, atau rujukan lain yang      • Buku dan bahan referensi
   tepat         akan       dapat         kurang terutama yang bersifat
   mengembangkan              dan         ilmiah.
   menajamkan analisis untuk          • Sebagian         peneliti    lemah
   mengkombinasikan           dan         membaca dan memahami
   mengolahnya        sedemikian          referensi berbahasa asing
   rupa, sehingga menggiring              (Inggris).
   teori-teori yang ada menjadi       • Tidak          semua       peneliti
   sesuatu (pengetahuan) yang             gemar         membaca tulisan
   baru sehingga dapat lebih              ilmiah.
   bermanfaat.                        Selain yang tersebut di atas,
                                      sebenarnya ada fenomena yang
HAMBATAN-HAMBATAN                     paling menonjol antara lain
       Untuk        menghasilkan      disebabkan oleh:
penelitian yang baik maupun           • Adanya kesibukan-kesibukan
makalah ilmiah yang bermutu               lain    yang      lebih     dapat
pemanfaatan      studi     pustaka        menjanjikan         keuntungan-
mempunyai      kontribusi     yang        keuntungan finansial yang
tinggi     dalam      memberikan          lebih      besar     (khususnya
penilaian terhadap isi tulisan itu.       penghasilan diluar profesinya
Untuk merealisasikan tulisan              sebagai dosen, sehingga tidak
yang baik banyak faktor yang              sempat belajar lebih banyak
mem-pengaruhi, namun ada juga             tentang studi pustaka.


Peranan Studi Pustaka. . .                                              77
POLITEKNOSAINS VOL. X NO. 1                                  Maret 2011


•   Faktor malas dan tingkat         KESIMPULAN
    kemampuan untuk mengkaji         Penulisan studi pustaka yang tepat
    ilmu yang terbatas.              akan memberikan kelancaran
• Kurang bisa membuka diri           dalam proses penelitian dan
    dan berjiwa besar untuk          penulisan karya ilmiah, karena
    menerima input kritikan yang     studi pustaka mempunyai peran
    konstruktif.                     yang sangat penting untuk
• Adanya iklim kerja yang            dimunculkan secara sistematis
    kurang kondusif, kemudahan-      dan          logis.         Dengan
    kemudahan mendapatkan se-        memgemukakan studi pustaka
    suatu tanpa diiringi usaha       yang baik, faktor kesalahan dapat
    yang objektif, kompetitif dan    dieliminir sekecil mungkin, dan
    konstruktif.         Sebagian    kebermaknaan penelitian akan
    kemudahan-kemudahan              maksimal, karena pembaca akan
    tersebut dapat diidentikkan      dengan jelas dapat memahami isi
    dengan kuantitas finansial       penelitian tulisan itu, di samping
    yang     dikeluarkan     untuk   faktor keilmiahannya dapat diper-
    melegitimasikan         segala   tanggungjawabkannya.
    macam cara.                              Penulisan studi pustaka
      Akibat dari hal-hal tersebut   dalam proses penelitian maupun
di atas kita akan semakin            penulisan karya ilmiah yang tidak
ketinggalan atau setidak-tidaknya    baik dan tidak lengkap, hasil
adalah      kurang      mengikuti    tulisan yang dilaporkan akan
perkembangan ilmu pengetahuan,       dirasakan kurang bermakna dan
khususnya pada bidang yang           kurang dapat mencerminkan
relevan. Bila hambatan-hambatan      faktor keilmiahan. Studi pustaka
itu selalu muncul ke permukaan       berperan sangat penting dan
maka jangan di harapkan bobot        mempunyai       kontribusi    yang
tulisan    dilihat    dari    segi   tinggi terhadap mutu tulisan.
keilmiahan akan mempunyai            Dengan studi pustaka yang baik
bobot yang baik. Sebaliknya akan     dan benar, tulisan akan efektif dan
didapat       kurang       nampak    dapat dikomunikasikan lebih luas
konsistensi alur pikir, cenderung    serta bermanfaat secara maksimal.
parsial dan kurang mendalam
pembahasannya.




Peranan Studi Pustaka. . .                                           78
POLITEKNOSAINS VOL. X NO. 1            Maret 2011


DAFTAR PUSTAKA

Ahmad Saebani, Beni. 2008.
      Metode             Penelitian,
      Bandung : Pustaka Setia.
Arikunto, S      1989. Manajemen
      Penelitian,           Jakarta.
      Depdikbud - Dikti.
Bell, J.       1987. Doing your
      Research              Project.
      Philadelphia:           Open
      University Press.
Kasbollah, K.       1991. Peranan
      dan       Prosedur       Studi
      Kepustakaan          (Tingkat
      Lanjut). Makalah. Penlok.
      Tingkat Lanjut. Malang 26
      April s/d 9 Juni 1991.
Nazir, M. 1988.             Metode
      Penelitian. Jakarta: Ghalia
      Indonesia.
Sugiyono,        2010.      Metode
      Penelitian         Kuantitatif
      Kualitatif dan R & D.
      Bandung : Penerbit Alfa
      Beta.
Sukamto,          dkk.         1991
      Pedoman Penelitian Edisi
      (1991).     Pusat Penelitian
      1KIP              Yogyakarta.
      Yogyakarta: Andi Offset.
Widianarko, B. 1997. Profesi
      Dosen       dan     Kegiatan
      Penelitian.             Suara
      Pembaruan        Jumat      28
      Februari 1997. Hal. 11.




Peranan Studi Pustaka. . .                    79

				
DOCUMENT INFO
Shared By:
Categories:
Stats:
views:2418
posted:2/20/2012
language:Malay
pages:11
Description: Phenomena that exist among lectar or teacher, partly the result of research reports and writing scientific papers from the literature suggested writing seems less strong, as a result the writing was less steady, although the possibility of having a high enough contribution. Writing a good book study and think the right will provide a systematic flow and logical. Discussion of literature as a theoretical framework will bring up a framework on the basis of relevant theories, so the discussion of issues raised in strict accordance with the substantive content and scholarly factor accountable. Writing literature sangal important role and have a high contribution to the process of research and writing scientific papers. With the correct puslaka study research process will be smooth, and can create solutions that really useful to reveal.