IDENTIFIKASI KESEHATAN DAN KESELAMATAN KERJA DALAM ERGONOMI DI RSJ by VendyChan

VIEWS: 68 PAGES: 3

									                        TUGAS ERGONOMI

IDENTIFIKASI KESEHATAN DAN KESELAMATAN KERJA DI TPPRJ DAN FILLING
                    RSJ.AMINOGONDOHUTOMO




                       NAMA KELOMPOK 7 :

           1. SITI ANIROH                    (D22.2009.00836)
           2. MIFTAKHUL JANNAH               (D22.2009.00837)
           3. FENDI KAHONO                   (D22.2009.00846)
           4. DIKA BAYU .S.                  (D22.2009.00863)
           5. SENDIKA TRIAS NOVITASARI       (D22.2009.00888)




            UNIVERSITAS DIAN NUSWANTORO
                              Semarang
                                2010
 IDENTIFIKASI KESEHATAN DAN KESELAMATAN KERJA DALAM ERGONOMI DI
                   RSJ.AMINOGONDOHUTOMO SEMARANG.

A. IDENTIFIKASI FAKTOR RESIKO PADA UNIT PENDAFTARAN DI TPPRJ :
  1. TEMPAT KERJA DUDUK .
       MASALAH:
           Nyeri punggung .
           Mata Lelah.
           Pergelangan Tangan pegal – pegal.
           Leher lelah menunduk dan bahu pegal.
           Low back pain
       SEBAB :
           Desain tempat duduk yang kurang tepat
           Setiap orang mendaftar langsung di input ke computer
           Pengetikan yang terlalu banyak dan kurangnya petugas bagian pendaftaran.
           Terlalu lama duduk.
           Cahaya yang kurang pas dengan penerangan ruangan.
       PENGENDALIAN / PEMECAHAN SERTA SARAN :
           Sebaiknya Meja dan tempat duduk dibuat agak tinggi antara jarak meja dan
            kursi , letaknya pas untuk orang duduk yaitu siku antara tubuh dan posisi
            duduk bisa tegap dengan badan.
           Sebaiknya penerangan atau lampu mengarah di depan meja agar tidak
            terhalangi oleh badan saat beraktifitas dan tidak merusak mata.
           Kursi dibbuat bergoyang – goyang atau berputar – putar agar dapat
            digunakan untuk relaksasi sejenak saat kelelahan karena terlalu lama duduk.
           Pegawainya ditambah agar bisa bergantian saat bekerja terlalu lama.


B. IDENTIFIKASI FAKTOR RESIKO PADA UNIT FILLING :
  1. TEMPAT KERJA BERDIRI.
       MASALAH:
           Kaki terkilir
           Nyeri punggung.
           Kepanasan.
           Pergelangan kaki dan tangan pegal – pagal.
        Pergelangan tangan , siku pagal – pegal.
        Mata lelah
        Low back pain.
    SEBAB :
        Naik Turun Rak filling
        Menggeser dan menarik rak filling
        Naik turun lantai 1 dan lantai 2 apabila alat untuk menurunkan file – file
         rusak..
        Tidak adanya AC di ruang filling.
2. PEKERJAAN :
    MASALAH :
        Kaki bengkak.
        File – file banyak debu
        Sesak nafas
        Batuk – batuk
    SEBAB :
        Pada unit filling terdapat alat untuk menaikkan atau menurunkan file – file
         pasien , tapi pada saat alat tersebut rusak , petugas harus naik turun tangga
         untuk mengantar atau mengambil file- file pasien.
        Tidak ada AC dan udara serta cahaya yg masuk ruangan kurang .Sehingga
         terasa pengap di dalam ruangan.
    PENGENDALIAN / PEMECAHAN SERTA SARAN :
        Sebaiknya alat tersebut di perbaiki samapi benar – benar jadi ,apabila sudah
         diperbaiki tetapi masih sering rusak , lebih baik alat tersebut diganti yang
         lebih modern.
        Sebaiknya ruang filling terdapat AC,agar tidak banyak debu dan tidak
         kepanasan serta tidak menimbulkan sesak nafas dg pergantian udara yang
         teratur.

								
To top