PENGANTAR KECAKAPAN ANTAR PERSONAL by 5Gxcej0g

VIEWS: 196 PAGES: 18

									PENGANTAR
KECAKAPAN ANTAR
PERSONAL


   Dra. Djamilah Busyairoh
DEFINISI
   Kemampuan berinteraksi dengan orang lain yang meliputi
    :
    - Kemampuan berkomunikasi
    - Kemampuan menjalin hubungan antar manusia
      (Human Relation)
    - Kemampuan memahami dan meningkatkan
      kepribadian diri dan orang lain
    - Kemampuan berpresentasi
    - Kemampuan berdiskusi
    - Kemampuan bernegosiasi
    - Kemampuan mempengaruhi orang lain
    - Kemampuan memotivasi diri dan orang lain
KOMUNIKASI

 Sumber : buku manajemen Abidarin dan M. Suyanto
Definisi
 Seni untuk membuat diri anda dapat
  dimengerti/dipahami orang lain.
  (baca, tulis, bicara, dengar, atribut)
 Ketrampilan berkomunikasi selalu
  dijadikan UKURAN bagi efektifitas
  kepemimpinan.
Ketrampilan berkomunikasi meliputi :

 Kemampuan mendengarkan
 Penyampaian pesan

 Menilai kembali komunikasi tersebut

 Mengantisipasi hasil penilaian

  (agar proses berjalan
  runtun/berkesinambungan)
Hambatan Komunikasi :

 Hambatan Fisik.
 Hambatan Psikologis.

 Hambatan Semantik (tafsiran arti
  kata)
  Tertulis :
  Lengkap, Sopan, Jelas, Singkat,
  Tepat
Mengatasi Hambatan :

 Gunakan umpan balik
 Mengenal yang diajak berkomunikasi

 Rencanakan secara tertulis
Kunci Sukses Komunikasi :

 Sering berlatih
 Gunakan umpan balik (feed back)

 Kembangkan active listening

 Kembangkan empati

 Memilih saluran media yang tepat
KESERASIAN BERBUSANA



     Sumber : modul divisi pendidikan dan
          pelatihan bank Danamon
KETEPATAN BERBUSANA :

   Perhatikan :

    ACARA, WARNA, MODEL

   Perhatikan :

    MODEL, WARNA KULIT, BENTUK TUBUH
PENERAPAN PEDOMAN NILAI BUSANA
:

   SIANG hari     :

    NILAI BUSANA maksimum 10

   MALAM hari :

    NILAI BUSANA maksimum 14
PEDOMAN NILAI TIAP-TIAP BUSANA :
   Busana Polos                                  :1
   Busana Bercorak                               :2–3
   Rok / Celana Panjang – polos                  :1
   Rok / Celana Panjang Bercorak : 2 – 3
   Blus / Hem – Polos                            :1
   Blus / Hem Bercorak                           :2–3
   Jilbab Sewarna / senada                       :1
   Jilbab Bercorak / Kontras                     :2
   Dasi Polos                                    :1
   Dasi Bercorak                      :2
   Nilai Perhiasan ( tiap perhiasan) : 1
    Bros, Cincin, Gelang, Anting, Subang, Jepit Rambut
   Nilai Pelengkap                    :1
    Kacamata, Jam Tangan, Ikat pinggang, Sepatu, Tas dll.
 HUBUNGAN ANTAR
     MANUSIA
(HUMAN RELATIONS)


   Sumber : buku manajemen Abidarin dan M. Suyanto
Human Relations :
 Merupakan subyek ilmu yang paling
  sering ditulis, dianalisa, didiskusikan
  dalam sejarah bisnis modern.
 Merupakan persoalan AKSI dan
  REAKSI antar manusia.
  Reaksi-reaksi tersebut sebetulnya
  dapat diramalkan secara efektif,
  karena DIPENGARUHI oleh aksi-
  aksi/tindakan-tindakan kita sendiri.
   Kalau reaksi adalah hasil dari aksi maka :
    artinya kita dapat mencapai suatu reaksi yang
    diharapkan dengan mulai melakukan aksi yang
    sesuai.
   Semakin kita mengenal seseorang semakin mudah kita
    meramalkan ia akan beraksi.
   Dalam pekerjaan normal, kita akan mencari reaksi-
    reaksi yang sifatnya positif, hal ini akan terbentuk
    apabila tercipta hubungan kerja yang efektif,
    sehingga perlu perencanaan dan kerja nyata yang
    harus diterapkan demi tercapainya “Hubungan Kerja
    yang Baik”.
Hubungan Tampak Luar :

 Sikap beradab, yaitu dengan berjabat
  tangan dan tersenyum ditafsirkan
  sebagai tanda perdamaian, suatu
  itikad baik, menampilkan sikap
  menyenangkan.
 Menyebut nama, untuk meyakinkan
  lawan bicara dengan menggunakan
  keberhasilan/keterkenalan orang lain.
 Sebaiknya secepatnya biarkan orang
  lain tahu siapa anda, sesungguhnya
  supaya mereka cepat berpijak pada
  aktualitas dan memantapkan
  hubungan teguh jangka panjang.
 Kita wajib mengusahakan pencapaian
  hubungan yang menghasilkan.
Hubungan Antar Manusia :
 Adalah :
  Melihat sesuatu dari sudut pandang orang lain,
  berfikir menurut pola perasaan orang lain.
 Melakukan :
  Komunikasi secara berkala dan jelas, pujian
  yang wajar, serius dengan yang anda ucapkan,
  sikap loyal, sopan santun kepada setiap orang,
  pengakuan apabila bersalah, pemberian rasa
  hormat kepada orang lain, ucapan TERIMA
  KASIH.
 Jangan :
  Memotong pembicaraan orang lain, kehilangan
  kendali/emosi, bersikap tidak sabar, sulit
  diduga dalam reaksi-reaksi anda.

								
To top