SATUAN ACARA PERKULIAHAN (SAP)
Document Sample


SATUAN ACARA PERKULIAHAN (SAP)
1. Identitas Perguruan Tinggi
a. Perguruan Tinggi : Universitas Negeri Gorontalo
b. Fakultas : Fakultas Pertanian
c. Jurusan : Teknologi Tanaman Pangan
d. Program Studi : D3 Pertanian
2. Identitas Mata Kuliah
a. Nama Matakuliah : Dasar-dasar Perlindungan Tanaman
b. Kode Matakuliah : 6113-3-04-3-3
c. Semester : IV
d. Bobot SKS :3
e. Jenis Mata Kuliah : Teori dan Praktek
3. Dosen Pengampu/asisten: Mohamad Lihawa, SP. MP.
4. Pelaksanaan Pembelajaran
a. Hari : Senin
b. Tanggal : 27 Maret dan 3 April 2006
c. Jam : VIII - X
d. Waktu : 2 x 150 menit
5. Mata Kuliah Prasyarat : Hama dan Penyakit Tanaman
6. Status Mata Kuliah : Wajib
7. Substansi Kajian : Sistem Pemantauan Ekosistem dengan Teknik
Pengamatan
8. Kompetensi yang Dicapai
a. Kompetensi
Setelah mengikuti kuliah ini mahasiswa diharapkan dapat menguasai
perbedaan Sistem Pemantauan Ekosistem dengan Teknik Pengamatan secara
tepat.
b. Indikator
1). Mampu menguraikan perbedaan Ekosistem alami dengan agroekosistem
secara tepat.
2). Mampu menjelaskan tentang Sistem pemantauan dan pengamatan OPT
dengan benar.
3). Mampu menjelaskan dan membedakan Sistem pemantauan dengan
tindakan pengendalian secara tepat.
4). Mampu menjelaskan dan membedakan Teknik-teknik pengamatan OPT
dengan tepat.
5). Mampu menjelaskan dan menganalisa Penilaian tingkat serangan dan
tingkat kerusakan tanaman dengan tepat.
6). Mampu menguraikan dan menyebutkan Metode-metode pengambilan
sampel dengan benar.
7). Mampu memberikan contoh kasus tentang Teknik pengamatan dengan
menerapkan metode pengambilan sampel secara tepat.
1
9. Model/Metode Pembelajaran
Pendekatan Partisipatorik
Pendekatan Pemecahan Masalah (PBI)
Model Konstruktivistik
10. Kegiatan Pembelajaran
Kegiatan Perkuliahan (Kognitif)
a. Mendengarkan penjelasan tentang perbedaan Ekosistem alami dengan
agroekosistem.
b. Menyimak penjelasan tentang Sistem pemantauan dan tindakan
pengendalian (diskusi)
c. Mendengarkan dan menganalisa penjelasan Teknik-teknik pengamatan OPT.
d. Memperhatikan dan menganalisa penjelasan tentang Penilaian tingkat
serangan dan tingkat kerusakan tanaman.
e. Berdiskusi dalam kelompok mengenai:
1). Metode pengambilan sampel
2). Contoh pengambilan sampel pada jenis-jenis hama tanaman.
Kegiatan Praktikum(Psikomotorik)
Mahasiswa melakukan pengamatan/observasi OPT pada salah satu areal
tanaman (Agroekosistem jagung)
Mahasiswa membuat laporan pengamatan/observasi
Mahasiswa melakukan presentasi hasil pengamatan/observasi.
11. Sumber Rujukan
Anonim. 19992. Pedoman Pengamatan dan Pelaporan Perlindungan Tanaman
Pangan. Dir.Jend.Pertanian Jakarta.
Metcalf, C.L dkk. 1997. Introduction to Insect Pest Management. Hill Publishing
Company Ltd. New York.
Untung,K. 2001. Pengantar Pengelolaan Hama Terpadu. Gadjah Mada
University Press. Yogyakarta.
Wigenasantana, dkk. 2001. Dasar-dasar Perlindungan Tanaman. Pusat
Penerbitan Universitas Terbuka. Jakarta.
Panduan Praktikum Perlindungan Tanaman . Jurusan Teknologi Pangan UNG. Gorontalo.
12. Alat, Bahan, Media
a. Papan tulis putih (White board)
b. OHP
c. Internet
d. Berbagai jenis hama, penyakit dan gulma, serta bahan praktikum lainnya.
13. Assesmen
a. Tes Tertulis (Essay)
b. Quis (Essay)
c. Tugas Individu (Check List)
2
SATUAN ACARA PERKULIAHAN (SAP)
1. Identitas Perguruan Tinggi
a. Perguruan Tinggi : Universitas Negeri Gorontalo
b. Fakultas : Fakultas Pertanian
c. Jurusan : Teknologi Tanaman Pangan
d. Program Studi : D3 Pertanian
2. Identitas Mata Kuliah
a. Nama Matakuliah : Dasar-dasar Perlindungan Tanaman
b. Kode Matakuliah : 6113-3-04-3-3
c. Semester : IV
d. Bobot SKS :3
e. Jenis Mata Kuliah : Teori dan Praktek
3. Dosen Pengampu/asisten: Mohamad Lihawa, SP.MP.
4. Pelaksanaan Pembelajaran
a. Hari : Senin
b. Tanggal : 17 dan 24 April 2006
c. Jam : VIII - X
d. Waktu : 2 x 150 menit
5. Mata Kuliah Prasyarat : Hama dan Penyakit Tanaman
6. Status Mata Kuliah : Wajib
7. Substansi Kajian : Pengendalian Hama Terpadu (PHT)
8. Kompetensi yang Dicapai
a. Kompetensi
Setelah mengikuti kuliah ini mahasiswa diharapkan dapat menjelaskan
Pengendalian Hama Terpadu (PHT) dengan benar.
b. Indikator
1). Mampu menjelaskan Konsep pengendalian hama terpadu (PHT)
dengan benar.
2). Mampu menjelaskan Model-model program PHT dengan benar.
3). Mampu membedakan Model-model program PHT dan penerapannya
di lapangan dengan tepat.
4). Mampu menentukan Pengambilan keputusan pengendalian OPT
dengan menerapkan model-model program PHTdengan tepat.
5). Mampu menganalisa pelaksanaan Program PHT dan strategi
penerapan PHT dengan tepat.
6). Mampu menganalisa perbedaan Model-model program PHT dengan
Strategi penerapan PHT secara tepat.
7). Mampu menentukan Model program PHT dengan strategi penerapan
PHT di lapangan secara tepat.
3
9. Model/Metode Pembelajaran
Pendekatan Partisipatorik
Pendekatan Pemecahan Masalah (PBI)
Model Konstruktivistik
10. Kegiatan Pembelajaran
Kegiatan Perkuliahan (Kognitif)
a. Menganalisa penjelasan tentang Konsep pengendalian hama terpadu (PHT).
b. Berdiskusi materi tentang Model-model program pengendalian hama
terpadu (PHT).
c. Berdiskusi tentang Strategi penerapan PHT serta penentuan model program
yang cocok pada suatu serangan OPT di salah satu areal tanaman.
d. Melakukan kegiatan tanya jawab antar kelompok lainnya melalui uji konsep
di kelas mengenai model-model program PHT dan strategi penerapan PHT.
Kegiatan Praktikum(Psikomotorik)
Mahasiswa melakukan praktikum pengamatan/observasi di suatu areal
tanaman palawija yang terserang salah satu jenis OPT untuk penentuan model
dan strategi PHT.
Mahasiswa membuat laporan pengamatan/observasi.
Mahasiswa melakukan presentase hasil pengamatan/observasi.
11. Sumber Rujukan
Anonim. 19992. Pedoman Pengamatan dan Pelaporan Perlindungan Tanaman
Pangan. Dir.Jend.Pertanian Jakarta.
Metcalf, C.L dkk. 1997. Introduction to Insect Pest Management. Hill Publishing
Company Ltd. New York.
Untung,K. 2001. Pengantar Pengelolaan Hama Terpadu. Gadjah Mada
University Press. Yogyakarta.
Wigenasantana, dkk. 2001. Dasar-dasar Perlindungan Tanaman. Pusat
Penerbitan Universitas Terbuka. Jakarta.
Panduan Praktikum Perlindungan Tanaman . Jurusan Teknologi Pangan UNG. Gorontalo.
12. Alat, Bahan, Media
a. Papan tulis putih (White board)
b. OHP
c. Internet
d. Berbagai jenis OPT yang ada di lapangan (lokasi) pengamatan/observasi.
13. Assesmen
a.Tes tertulis (Essay)
b. Assesment Alternatif alternative psikomotorik (Check List)
c. Tugas (Koleksi OPT) dan Laporan Kelompok (Presentase)
4
SATUAN ACARA PERKULIAHAN (SAP)
1. Identitas Perguruan Tinggi
a. Perguruan Tinggi : Universitas Negeri Gorontalo
b. Fakultas : Fakultas Pertanian
c. Jurusan : Teknologi Tanaman Pangan
d. Program Studi : D3 Pertanian
2. Identitas Mata Kuliah
a. Nama Matakuliah : Dasar-dasar Perlindungan Tanaman
b. Kode Matakuliah : 6113-3-04-3-3
c. Semester : IV
d. Bobot SKS :3
e. Jenis Mata Kuliah : Teori dan Praktek
3. Dosen Pengampu/asisten: Mohamad Lihawa, SP.MP
4. Pelaksanaan Pembelajaran
a. Hari : Senin
b. Tanggal : 1, 8, 15 dan 22 Mei 2006
c. Jam : VIII – X (menyesuaikan)
d. Waktu : 1 x 150 menit (Teori)
3 x 150 menit (Praktek Lapangan).
5. Mata Kuliah Prasyarat : Hama dan Penyakit Tanaman
6. Status Mata Kuliah : Wajib
7. Substansi Kajian : Evaluasi Hasil Pengendalian Hama Terpadu (PHT).
8. Kompetensi yang Dicapai
a. Kompetensi
Setelah mengikuti kuliah ini mahasiswa diharapkan dapat menguasai Evaluasi
Hasil Pengendalian Hama Terpadu (PHT) dengan tepat.
b. Indikator
1). Mampu menganalisa dan melaksanakan pengamatan/observasi
lapangan dengan tepat.
2). Mampu menemukan serta memecahkan masalah yang ada di lapangan
dengan benar.
3). Mampu mengidentifikasi OPT hasil pengamatan dan observasi di
lapangan dengan tepat.
4). Mampu mengadakan koleksi OPT hasil identifikasi oleh kelompok
masing-masing dengan benar.
5). Mampu membuat laporan hasil pengamatan/observasi di lapangan
dengan benar.
6). Mampu mempresentasikan laporan masing-masing kelompok dengan
benar.
5
9. Model/Metode Pembelajaran
Pendekatan Partisipatorik
Pendekatan Pemecahan Masalah (PBI)
Model Konstruktivistik
10. Kegiatan Pembelajaran
Kegiatan Perkuliahan (Kognitif)
a.Mendengarkan dan menganalisa penjelasan tentang pelaksanaan praktek di
lapangan.
b. Menentukan lokasi pengamatan/observasi lapangan.
c. Melakukan pengamatan/obsevasi di lapangan.
d. Melakukan identifikasi OPT hasil pengamatan/observasi di lapangan
secara kelompok di laboratorium.
e. Mengadakan koleksi OPT hasil identifikasi oleh kelompok masing-masing
f. Melaporkan hasil pengamatan/observasi
g. Mempresentasikan Laporan Hasil pengamatan/observasi.
Kegiatan Praktikum(Psikomotorik)
Mahasiswa melakukan praktek pengamatan/observasi OPT di lapangan.
Mahasiswa mengidentifikasi dan membuat koleksi OPT hasil
pengamatan/observasi di lapangan secara kelompok di laboratorium.
Mahasiswa melakukan presentase hasil praktek lapangan.
11. Sumber Rujukan
Anonim. 19992. Pedoman Pengamatan dan Pelaporan Perlindungan Tanaman
Pangan. Dir.Jend.Pertanian Jakarta.
Metcalf, C.L dkk. 1997. Introduction to Insect Pest Management. Hill Publishing
Company Ltd. New York.
Untung,K. 2001. Pengantar Pengelolaan Hama Terpadu. Gadjah Mada
University Press. Yogyakarta.
Wigenasantana, dkk. 2001. Dasar-dasar Perlindungan Tanaman. Pusat
Penerbitan Universitas Terbuka. Jakarta.
Panduan Praktikum Perlindungan Tanaman. Jurusan Teknologi Pangan UNG. Gorontalo.
12. Alat, Bahan, Media
a. Papan tulis putih (White board)
b. OHP
c. Internet
d. Berbagai jenis hama, penyakit dan gulma, serta bahan praktikum lainnya.
13. Assesmen
a. Pre Test Tertulis (Essay)
b. Penguasaan prosedur praktek lapangan (Check List)
c. Laporan Praktek Lapangan dalam bentuk makalah (Presentase Laporan).
6
7
8
9
10
11
12
SATUAN ACARA PERKULIAHAN (SAP)
Matakuliah : Genetika II
Kode Matakuliah : 4314-2-1962
Waktu : 2 x (2 x 50 menit)
Pertemuan ke- : 4-5
A.TUJUAN INSTRUKSIONAL
1. Umum
Setelah menyelesaikan matakuliah ini dalam satu semester, mahasiswa
diharapkan mampu memahami hukum-hukum genetika dan perkembangan
genetika pasca Mendel serta aplikasi genetika (rekayasa genetika) bagi
kehidupan manusia dengan benar.
2. Khusus
Setelah mengikuti kuliah ini mahasiswa diharapkan dapat menjelaskan
terangkai kelamin pada makhluk hidup.
B. Pokok Bahasan
Gen Terpaut Kromosom Kelamin.
C. Subpokok Bahasan
a. Penemuan pautan kelamin
b. Pola-pola sifat gen terpaut kelamin
c. Gen-gen terpaut kromosom kelamin
d. Sifat terpengaruh kelamin
e. Sifat terbatas kelamin
13
D. Kegiatan Belajar-Mengajar
F. Referensi
Ayala, J.F 1984.Modern Genetics,California.The Benyamin/Cummings
Publishing Company, Inc.
Corebima.1997.Genetika Mendel.Surabaya:Airlangga University Press.
Corebima,D.1997.Penentuan Jenis Kelamin pada Makhluk Hidup.
Surabaya:Airlangga University Press
Crowder.Genetika Tumbuhan. Yogyakarta:Gadjah Mada University Press.
Gardner,EJ.Snustad,DP.1994.Principles of Genetics.New York:John Wiley and
Sons Inc.
Henuhili, Suratsih.2003.Genetika. Yogyakarta: Universitas Negeri Yogyakarta
Suryo.1996.Genetika.Yogyakarta :Departemen P dan K Direktorat Jenderal
Pendidikan Tinggi Proyek Pendidikan Tenaga Guru.
Suryo.1992.Genetika Manusia.Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.
Yatim,W.1980.Genetika.Bandung:Tarsito.
14
SATUAN ACARA PERKULIAHAN (SAP)
1. Identitas Perguruan Tingg
Perguruan Tinggi : Universitas negeri Gorontalo
Fakultas : Fakultas Pendidikan MIPA
Jurusan : Biologi
Program Studi : Pendidikan Biologi
2. Identitas Mata Kuliah
Nama Matakuliah : Genetika II
Kode Matakuliah : 4314-2-1962
Semester : VI
Bobot SKS :2
Jenis Mata Kuliah : Teori dan Praktikum
3. Dosen Pengampu/asisten : Dra. Aryati Abdjul,M.Kes
4. Pelaksanaan Pembelajaran
Hari : Senin
Tanggal :
Jam :
Waktu : 2 x (2 x 50 menit)
Pertemuan ke- : 1-2
Matakuliah : Genetika II
Kode Matakuliah : 4314-2-1962
15
Waktu : 2 x (2 x 50 menit)
Pertemuan ke- : 6-7
A.TUJUAN INSTRUKSIONAL
1. Umum
Setelah menyelesaikan matakuliah ini dalam satu semester, mahasiswa
diharapkan mampu memahami hukum-hukum genetika dan perkembangan
genetika pasca Mendel serta aplikasi genetika (rekayasa genetika) bagi
kehidupan manusia dengan benar.
2. Khusus
Setelah mengikuti kuliah ini mahasiswa diharapkan dapat menjelaskan pautan
dan pindah silang pada makhluk hidup.
a. Pokok Bahasan
Pautan dan pindah silang pada makhluk hidup.
C. Subpokok Bahasan
i. Gen terpaut autosom
ii. Pindah silang
iii. Faktor-faktor yang mempengaruhi pindah silang
iv. Mekanisme molekuler pindah silang
D. Kegiatan Belajar-Mengajar
F. Referensi
Ayala, J.F 1984.Modern Genetics,California.The Benyamin/Cummings
Publishing Company, Inc.
Corebima.1997.Genetika Mendel.Surabaya:Airlangga University Press.
Corebima,D.1997.Penentuan Jenis Kelamin pada Makhluk Hidup.
Surabaya:Airlangga University Press
Crowder.Genetika Tumbuhan. Yogyakarta:Gadjah Mada University Press.
Gardner,EJ.Snustad,DP.1994.Principles of Genetics.New York:John Wiley and
Sons Inc.
Henuhili, Suratsih.2003.Genetika. Yogyakarta: Universitas Negeri Yogyakarta
16
Suryo.1996.Genetika.Yogyakarta :Departemen P dan K Direktorat Jenderal
Pendidikan Tinggi Proyek Pendidikan Tenaga Guru.
Suryo.1992.Genetika Manusia.Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.
Yatim,W.1980.Genetika.Bandung:Tarsito.
SATUAN ACARA PERKULIAHAN (SAP)
Matakuliah : Genetika II
Kode Matakuliah : 4314-2-1962
Waktu : 2 x (2 x 50 menit)
Pertemuan ke- : 9-10
17
A.TUJUAN INSTRUKSIONAL
1. Umum
Setelah menyelesaikan matakuliah ini dalam satu semester, mahasiswa
diharapkan mampu memahami hukum-hukum genetika dan perkembangan
genetika pasca Mendel serta aplikasi genetika (rekayasa genetika) bagi
kehidupan manusia dengan benar.
2. Khusus
Setelah mengikuti kuliah ini mahasiswa diharapkan membedakan dan
membuktikan fenomena ekstranuklear inheritance pada makhluk hidup.
B.Pokok Bahasan
Mekanisme pewarisan di luar inti (Ekstranuclear inheritance) pada makhluk
hidup.
C. Subpokok Bahasan
a. Kriteria pewarisan di luar inti
6. Pewarisan maternal
7. Pengaruh maternal
8. Pewarisan infektif
D. Kegiatan Belajar-Mengajar
1. Menjelaskan kriteria pewa-risan di luar nukleus/inti
2. Membentuk kelompok koope-ratif Jigsaw untuk materi :
a. Pewarisan maternal
b. Pengaruh Maternal
c. Pewarisan infektif
3. Diskusi kelompok ahli
4. Diskusi kelompok asal
5. Uji pemahaman dengan diskusi kelas
F. Referensi
Ayala, J.F 1984.Modern Genetics,California.The Benyamin/Cummings
Publishing Company, Inc.
Corebima.1997.Genetika Mendel.Surabaya:Airlangga University Press.
Corebima,D.1997.Penentuan Jenis Kelamin pada Makhluk Hidup.
Surabaya:Airlangga University Press
18
Crowder.Genetika Tumbuhan. Yogyakarta:Gadjah Mada University Press.
Gardner,EJ.Snustad,DP.1994.Principles of Genetics.New York:John Wiley and
Sons Inc.
Henuhili, Suratsih.2003.Genetika. Yogyakarta: Universitas Negeri Yogyakarta
Suryo.1996.Genetika.Yogyakarta :Departemen P dan K Direktorat Jenderal
Pendidikan Tinggi Proyek Pendidikan Tenaga Guru.
Suryo.1992.Genetika Manusia.Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.
Yatim,W.1980.Genetika.Bandung:Tarsito.
SATUAN ACARA PERKULIAHAN (SAP)
Matakuliah : Genetika II
Kode Matakuliah : 4314-2-1962
Waktu : 2 x (2 x 50 menit)
Pertemuan ke- : 11-12
A.TUJUAN INSTRUKSIONAL
1. Umum
Setelah menyelesaikan matakuliah ini dalam satu semester, mahasiswa
diharapkan mampu memahami hukum-hukum genetika dan perkembangan
genetika pasca Mendel serta aplikasi genetika (rekayasa genetika) bagi
kehidupan manusia dengan benar.
2. Khusus
Setelah mengikuti kuliah ini mahasiswa diharapkan dapat menjelaskan dan
membuktikan adanya elemen bergerak (transposable elemen) pada makhluk
hidup.
B. Pokok Bahasan
Elemen Bergerak (Transposable element) pada makhluk hidup.
19
C. Subpokok Bahasan
a. Transposable elemen pada kromosom jagung
b. Transposable elemen pada bakteri
a. Transposable elemen pada yeast
b. Pengaruh lingkungan terhadap mutasi
c. Hubungan keanekaragaman dengan frekuensi mutasi
D. Kegiatan Belajar-Mengajar
F. Referensi
Ayala, J.F 1984.Modern Genetics,California.The Benyamin/Cummings
Publishing Company, Inc.
Corebima.1997.Genetika Mendel.Surabaya:Airlangga University Press.
Corebima,D.1997.Penentuan Jenis Kelamin pada Makhluk Hidup.
Surabaya:Airlangga University Press
Crowder.Genetika Tumbuhan. Yogyakarta:Gadjah Mada University Press.
Gardner,EJ.Snustad,DP.1994.Principles of Genetics.New York:John Wiley and
Sons Inc.
Henuhili, Suratsih.2003.Genetika. Yogyakarta: Universitas Negeri Yogyakarta
Suryo.1996.Genetika.Yogyakarta :Departemen P dan K Direktorat Jenderal
Pendidikan Tinggi Proyek Pendidikan Tenaga Guru.
Suryo.1992.Genetika Manusia.Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.
Yatim,W.1980.Genetika.Bandung:Tarsito.
SATUAN ACARA PERKULIAHAN (SAP)
1. Identitas Perguruan Tinggi
a. Perguruan Tinggi : Universitas negeri Gorontalo
b. Fakultas : Fakultas Pendidikan MIPA
c. Jurusan : Biologi
d. Program Studi : Pendidikan Biologi
2. Identitas Mata Kuliah
a. Nama Matakuliah : Genetika II
20
b. Kode Matakuliah : 4314-2-1962
c. Semester : VI
d. Bobot SKS :2
e. Jenis Mata Kuliah : Teori dan Praktikum
3. Dosen Pengampu/asisten : Dra. Aryati Abdjul,M.Kes
4. Pelaksanaan Pembelajaran
a. Hari : Senin
b. Tanggal : 1 Mei 2006
c. Jam : 3-4
d. Waktu : 2 x (2 x 50 menit)
5. Mata Kuliah Prasyarat : Genetika Dasar
6. Status Mata Kuliah : Wajib
7. Substansi kajian : Rekayasa Genetika
8. Kompetensi yang Dicapai
a. Kompetensi
Setelah mengikuti kuliah ini mahasiswa diharapkan dapat menjelaskan
prinsip kloning dan rekayasa genetika
b. Indikator
1) Mampu menjelaskan kemajuan bioteknologi sederhana dan modern serta
menempatkan rekayasa genetika dan cloning.
2) Mampu menjelaskan prinsip kloning pada hewan secara molekuler;
3) Mampu menjelaskan prinsip rekayasa genetika pada tumbuhan dan hewan
secara molekuler;
4) Mampu memecahkan masalah dalam diskusi untuk membahas permasalahan
yang timbul dari rekayasa genetika dan cloning.
5) Mampu menggambarkan peranan rekayasa genetika bagi kehidupan melalui
produk rekayasa yang telah dikembangkan;
6) Mampu menganalisis Permasalahan yang timbul akibat rekayasa genetika;
7) Mampu menjelaskan masalah keamanan produk rekayasa genetika
8) Mampu mengaitkan masalah bioteknologi dengan etika hidup bagi
kepentingan masyarakat dan ilmuwan sehingga dapat memberi manfaat
sebesar-besarnya bagi kehidupan.
9) Mampu mengevaluasi perkembangan bioteknologi yang sesuai bagi
kesejahteraan masyarakat umumnya.
9. Model/Metode Pembelajaran
Pendekatan Partisipatorik
Pendekatan Pemecahan Masalah (PBI)
Model konstruktivistik
21
10 Kegiatan Pembelajaran
a.. Menjelaskan prinsip-prinsip rekayasa genetika dan kloning melalui ceramah
dan tanya jawab;
b. Pembentukan kelompok untuk memecahkan masalah yang berkaitan dengan
penerapan rekayasa genetika dan kloning di masyarakat dengan metode .
c. Pembentukan kelompok-kelompok untuk membuat makalah yang membahas
permasalahan dalam bidang rekayasa genetika melalui penelusuran pustaka di
internet dan selanjutnya melakukan analisis kritis terhadap temuan literatur.
d. Pembentukan kelompok-kelompok untuk membuat poster yang membahas
tentang penemuan terbaru bidang genetika dan bioteknologi serta
keamanannya.
11. Sumber Rujukan
Gardner,EJ.Snustad,DP.1994.Principles of Genetics.New York:John Wiley and
Sons Inc.
Henuhili, Suratsih.2003.Genetika. Yogyakarta: Universitas Negeri Yogyakarta
Nusantari. 2004. Bahan Ajar Genetika 2. Proyek SP4 Jurusan Biologi Universitas
Negeri Gorontalo.
Sumber lain yang relevan: jurnal penelitian, majalah.
12. Alat, Bahan, Media
Papan tulis putih (White board)
internet dan media cetak lain
13Asesment
B. Tes tertulis (Essay)
C. Poster Hasil-hasil penemuan cloning dan rekayasa genetika
2. Laporan Makalah Analisis Kritis Literatur/jurnal penemuan dibidang Bioteknologi
22
SATUAN ACARA PERKULIAHAN (SAP)
Matakuliah : Genetika II
Kode Matakuliah : 4314-2-1962
Waktu : 2 x (2 x 50 menit)
Pertemuan ke- : 15-16
A.TUJUAN INSTRUKSIONAL
1. Umum
Setelah menyelesaikan matakuliah ini dalam satu semester, mahasiswa
diharapkan mampu memahami hukum-hukum genetika dan perkembangan
genetika pasca Mendel serta aplikasi genetika (rekayasa genetika) bagi
kehidupan manusia dengan benar.
2. Khusus
Setelah mengikuti kuliah ini mahasiswa diharapkan dapat menjelaskan dan
menerapkan prinsip-prinsip genetika pada populasi
B. Pokok Bahasan
Genetika Populasi
C. Subpokok Bahasan
a) menjelaskan keseimbangan hukum Hardy-Weinberg;
b) menjelaskan variasi genetik pada populasi alamiah;
c) menjelaskan model variasi genetik;
d) menjelaskan perubahan frekuensi gen.
23
D. Kegiatan Belajar-Mengajar
1. Menjelaskan keseimabnagn hukum Hardy-Weinberg;
2. Menjelaskan variasi genetik pada populasi alamiah;
1. Menjelaskan model variasi genetik
2. Menjelaskan perubahan frekuensi gen;
3. Membentuk kelompok untuk melakukan observasi dan pengambilan data
frekuensi gen khusus pada populasi dengan pendekatan masalah (metode
PBI):
F. Referensi
Ayala, J.F 1984.Modern Genetics,California.The Benyamin/Cummings
Publishing Company, Inc.
Corebima.1997.Genetika Mendel.Surabaya:Airlangga University Press.
Corebima,D.1997.Penentuan Jenis Kelamin pada Makhluk Hidup.
Surabaya:Airlangga University Press
Crowder.Genetika Tumbuhan. Yogyakarta:Gadjah Mada University Press.
Gardner,EJ.Snustad,DP.1994.Principles of Genetics.New York:John Wiley and
Sons Inc.
Henuhili, Suratsih.2003.Genetika. Yogyakarta: Universitas Negeri Yogyakarta
Suryo.1996.Genetika.Yogyakarta :Departemen P dan K Direktorat Jenderal
Pendidikan Tinggi Proyek Pendidikan Tenaga Guru.
Suryo.1992.Genetika Manusia.Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.
Yatim,W.1980.Genetika.Bandung:Tarsito.
24
Get documents about "