Pemuliaan Tanaman by dVpIHKH

VIEWS: 246 PAGES: 15

									 Produksipangan selalu menjadi topik hangat
 dunia. Suplai pangan diperkirakan tidak
 mencukupi kebutuhan pangan dunia, seiring
 ledakan jumlah penduduk dunia, terutama di
 negara berkembang.
 Untukmeningkatkan produksi pangan, 4 hal
 penting perlu diperhatikan:
 1. Air        3. Pengendalian hama penyakit
 2. Pupuk      4. Varietas tanaman
          varietas tanaman → dengan cara
 Perbaikan
 pemuliaan (breeding).
 Kegiatan  untuk mengubah susunan genetik
  tanaman secara tetap sehingga memiliki
  sifat atau penampilan sesuai dengan
  tujuan yang diinginkan pelakunya.
 Pelaku kegiatan ini disebut pemulia
  tanaman (plant breeder).
 Pemuliaan tanaman umumnya mencakup
  tindakan
    penangkaran
    Persilangan
    Seleksi
   Menghasilkan varietas unggul. Secara umum diarahkan
    pada 2 hal:
       peningkatan hasil panen (kuantitas)
       perbaikan kualitas produk yang dihasilkan

   Usaha perbaikan kualitas produk
       perbaikan ukuran → semangka, pepaya kecil
       Warna → semangka kuning, tulip
       kandungan bahan tertentu → golden rice
       pembuangan sifat2 yg tdk disukai → oleic acid pada canola
       ketahanan simpan → bunga potong
       keindahan & keunikan → tan. hias: tulip tumpuk, dahlia, dll.
   Dengan peningkatan variasi genetik, lalu diikuti dengan
    seleksi pada keturunannya. Peningkatan variasi genetik
    dapat dilakukan dg cara:
       Introduksi
       Persilangan
       Manipulasi genom
       Manipulasi gen atau bagian kromosom
       Transfer gen

   3 cara yg pertama dikenal sebagai "pemuliaan klasik" /
    "konvensional" dan 2 cara yang terakhir merupakan cara
    pemuliaan "molekular" serta dianggap sebagai bagian
    dari bioteknologi.
 Carapaling sederhana untuk meningkatkan
 keragaman genetik: mendatangkan bahan
 tanaman dari tempat lain (introduksi).
 Seleksipenyaringan (screening) dilakukan
 terhadap koleksi plasma nutfah yang
 didatangkan dari berbagai tempat dengan
 kondisi lingkungan yang berbeda-beda.
 Pengetahuan tentang pusat keanekaragaman
 tumbuhan penting untuk penerapan cara ini.
 Keanekaragaman   genetik untuk suatu spesies
 tidaklah seragam di semua tempat di dunia. N.I.
 Vavilov, ahli botani dari Rusia, memperkenalkan
 teori "pusat keanekaragaman" (centers of origin)
 bagi keanekaragaman tumbuhan.

 Contoh introduksi: pemuliaan padi PB-5 dan PB-8.
 Kedua varietas itu dihasilkan oleh badan IRRI di
 Philipines. Introduksi dapat dikombinasi dg
 persilangan.
 Carayang paling populer untuk
 meningkatkan variasi genetik, karena
 murah, efektif dan relatif mudah
 dilakukan.
 Persilanganadalah manipulasi komposisi
 gen dalam populasi. Keberhasilan
 persilangan memerlukan prasyarat
 pemahaman akan proses reproduksi
 tanaman yang bersangkutan.
 Semua  varietas unggul padi, jagung, dan
 kedelai yang ditanam di Indonesia saat ini
 dirakit melalui persilangan yang diikuti dengan
 seleksi.

 Perkembangan  dalam biologi molekular
 memunculkan metode-metode pemuliaan baru
 yang dibantu dengan marker molekular dan
 dikenal sebagai pemuliaan berbantuan marker.
 Yang  termasuk dalam cara ini: manipulasi
  ploidi, baik penggandaan genom (set
  kromosom) maupun perubahan jumlah
  kromosom.
 Gandum roti dikembangkan dari
  penggabungan tiga genom spesies yang
  berbeda-beda.
 Semangka tanpa biji dikembangkan dari
  persilangan semangka tetraploid dengan
  semangka diploid. Teknik pemuliaan ini
  sebenarnya juga mengandalkan persilangan
  dalam praktiknya.
 Metode-metode    yang melibatkan
  penerapan genetika molekular.
 Berbagai teknik yang tercakup di
  dalamnya, di antaranya TILLING,
  teknologi antisense, gene silencing,
  teknologi RNAi, rekayasa gen, dan
  overexpression. Meskipun teknik-teknik
  ini telah diketahui berhasil diterapkan
  dalam skala percobaan, belum ada
  varietas komersial yang dirilis dengan
  cara ini.
 Cara ini dikenal pula sebagai transformasi
  DNA. Gen dari organisme lain disisipkan ke
  dalam DNA tanaman untuk tujuan tertentu.
  Strategi pemuliaan ini banyak mendapat
  penentangan dari kelompok-kelompok
  lingkungan karena kultivar yang dihasilkan
  dianggap membahayakan lingkungan jika
  dibudidayakan.
 Produk yang dihasilkan dengan cara ini sudah
  cukup banyak, seperti berbagai kultivar
  padi, kedelai, jagung, kapas, tomat, dan
  kentang.
 Usaha pemuliaan tanaman perlu bantuan
 ilmu-ilmu lain seperti:
  Botani: mengetahui hubungan kekerabatan dari
   tanaman yang akan disilangkan (taksonomi),
   anatomi, morfologi, reproduksi
  Genetika: mempelajari pewarisan sifat
  Statistika: perhitungan dan evaluasi di lapangan,
   apakah suatu sifat lebih banyak dikendalikan oleh
   faktor keturunan atau lingkungan (G X E)
 Pemuliaan    dan ilmu lain
                          Agronomi
          Statistik

                                        Botany

    Biokimia

                        Pemuliaan
                                             Genetika
                        Tanaman
                                             tumbuhan

    Entomologi
                                     Fisiologi
                                     tumbuhan
                        Patologi
                        tumbuhan

								
To top