Tes enzim liver by 36y5l21

VIEWS: 154 PAGES: 12

									ENZIM HEPAR

          Wahyu Siswandari
Bagian Patologi Klinik PPD UNSOED
FUNGSI HEPAR
1. Metabolisme karbohidrat, protein, lemak
2. Sintesis protein tubuh
3. Penyimpanan Fe, glikogen, lemak, vitamin
4. detoksifikasi
5. Ekskresi hasil akhir metabolisme:
   bilirubin, amonia, urea
                    Tes enzim hepar
AST (SGOT) dan ALT (SGPT)
Aspartate Transaminase/Serum Glutamic-Oxaloacetic Transaminase
Alanine Aminotransferase/Serum Glutamic-Pyruvic Transaminase
•    Level ALT tertinggi dijumpai di hepar
•    Level AST tertinggi di hepar, otot rangka,, jantung
•    ALT dan AST meningkat cepat pada jaundice viral
•    Peningkatan ALT lebih tinggi daripada AST pada
     nekrosis hepar akut
•    AST dan ALT meningkat pada: infark miokard, infark
     ginjal dan lain-lain
•    ALT : 10-40 U/l, 7-35 U/l, AST : 14-20 U/l, 10-36 U/l
            Tes enzim Hepar
Alkali Fosfatase
• Terdapat pada saluran empedu dan epitel hati,
    osteoblas, usus, tubuli proksimal, placenta,
    kelenjar susu.
• Paling sering diukur untuk menyatakan adanya
    obstruksi saluran empedu
• Meningkat tinggi 10x pada obstruksi ekstra
    hepatik
• Meningkat 2-3x pada obstruksi intra hepatik
• Meningkat pada Paget’s disease, Rickets,
    osteomalacia
• N : 25-100 U/l
           Tes enzim hepar
Gamma GT
• Secara umum peningkatan gamma GT
  disebabkan penyakit hati
• Aktivitas tertinggi di ginjal
• Meningkat lebih awal dan menurun lebih
  lambat
• Tes screening untuk penyalah gunaan
  alkohol
• Normal pada Paget’s disease
• N : 7-47 U/l, 5-25 U/l
            Tes enzim hepar
5’ Nukleotidase
Meningkat pada penyakit hepatobilier: Batu
    empedu,       obstruksi      saluranempedu,
    kolestasis, sirosis bilier, keganasan tidak
    meningkat pada drug induce liver damage,
    penyakit tulang, kehamilan, anak pada
    masa pertumbuhan
           Tes enzim hepar
LDH
Aktivitas tertinggi di ginjal dan jantung,
   terendah di paru dan serum
LDH 5 dan LDH 4 menunjukkan aktivitas
   primer hepar
             Tes enzim hepar
Bilirubin
Prehepatic jaundice: Bilirubin indirek
                     meningkat
                     Direk tidak meningkat
Hepatik Jaundice:    Bilirubin indirek
                     meningkat
                     Direk meningkat
Post hepatic jaundice:Bilirubin direk meningkat
Hepatitis kronik
Disebabkan: hepatitis virus, hepatitis
autoimun, hepatitis karena obat, defisiensi alpha
antitripsin, sirosis bilier primer, penyakit hati
alkoholik, hemokromatosis, penyakit wilson
Paling sering disebabkan oleh hepatitis B (
HbsAg lebih dari 6 bulan)
Pengidap sehat :HbsAg tetap ada, tanpa
kelainan hati, trans aminase normal
Sirosis Hepatis
Transaminase:
    Inaktif    : Meningkat sedang
    Parah      : meningkat lebih tinggi
Gamma GT meningkat
Albumin, prealbumin, CHE menurun
Asam empedu meningkat
Kanker hepar/ hepatoma
• Penyebab: HBV, HCV, aflatoxin, karsinogen, faktor
              lain
• Transaminase meningkat tidak begitu tinggi
• Kolestasis: Gamma GT dan ALP cukup tinggi
• Bilirubin: Biasa normal, fase terminal sedikit meninggi
• Albumin, prealbumin, faktor koagulasi, CHE menurun
• AFP          :petanda tumor paling penting (diatas 200
                ng/mg)
• CEA          :meningkatkan kepekaan AFP

								
To top