Docstoc

Utamakan Menika1

Document Sample
Utamakan Menika1 Powered By Docstoc
					                                                    Utamakan Menikah
                             17 Jun 2005 | 02:11:12 WIB | Penulis Ulang: admin | Print Out
                              Kategori: Pernikahan | Dibuka: 7 x | Ulama: Syaikh Ibnu Baz

Pertanyaan:
Ada suatu kebiasaan yang sudah menyebar, yaitu adanya gadis-gadis remaja atau orang tuanya menolak
orang melamarnya, dengan alasan masih hendak menyelesaikan studinya di SMU atau di Perguruan
Tinggi, atau sampai karena untuk mengajar dalam beberapa tahun. Apa hukumnya? Apa nasehat Syaikh
bagi orang-orang yang melakukannya, bahkan ada wanita yang sudah mencapai usia 30 tahun atau lebih
belum menikah?



Jawaban:
Nasehat saya kepada semua pemuda dan pemudi agar segera menikah jika ada kemudahan, karena Nabi -
shollallaahu'alaihi wasallam- telah bersabda,


    ‫ي‬     ‫م ش‬       ‫ش ب‬         ‫م‬       ‫ت ط‬
 ‫ْ الْ َ اءة َ ِ نْ ُ م ُ ا سْ َ َ اع َ َ ن ِ ال َ َ ابِ َ عْ َ ر َ َ ا‬
                                                     ‫ك‬     ‫م‬       ‫ب‬              ‫ي ت زّو‬
                                                                                 ‫َ لْ َ َ َ َج‬‫ف‬
  ُ   ‫ُ ِ لْ َ َ ر ِ َ َ ّض ُ َ َِ ه‬
        ‫ف إّن‬      ‫أغ‬     ‫بص‬      ‫ل‬       ‫َ سْ َ ِ ع ْ َ م ْ َ َ ن ْ .ِ لْ َ رْج ِ ََحْ َ ن‬
                                             ‫ّوأ ص‬       ‫ف‬    ‫ل‬       ‫ّوم‬      ‫ل‬       ‫ت ط‬    ‫ي‬
                                            ‫ف ع ل‬       ‫ص‬
                                    ِ ‫ُ ِ ال َ وْم ِ َ َ َ يْ ه‬ ‫ب‬        ‫ف إّن‬       ‫ل‬
                                                                     ‫ِ َ اء ٌ َ ه ُ َ َِ ه‬  ‫ّوج‬
"Wahai sekalian pemuda, barangsiapa di antara kamu yang mampunyai kesanggupan, maka menikahlah,
karena menikah itu lebih menundukkan pandangan mata dan lebih memelihara kesucian farji; dan
barangsiapa yang tidak mampu, maka hendaklah berpuasa, karena puasa dapat men-jadi perisai baginya."
(Muttafaq                                                                                    'Alaih).

Sabda beliau juga,


  ‫ا‬        ‫إذ‬     ‫خ ط‬
           َِ َ ‫ْ َ َ ب‬            ‫ك‬
                                ‫ُ َ ُ ُ َ ه ُ ِيْ َ ه ُ َ رْ َ وْن َ َ ن ْ َِ يْ ُ م‬
                                       ‫إل‬     ‫م‬       ‫ت ض‬         ‫د ن‬      ‫ّوخ ل ق‬              ‫ف زّوج‬
                                                                                            ‫َ َ ِ ُ وْه‬
               َ       ‫إ‬
                    ‫ا ِّال‬        ‫ع ل‬      ‫ت‬     ‫ت ك‬
                               ْ‫ِ ِ ي ِ تْ َ ة ٌ َ ُ ن ْ َ فْ َ ُ و‬
                                                        ‫ن‬     ‫ف‬ ‫ف‬          ‫أل‬
                                                                        ‫اد ٌ اْ َرْض‬ ‫ّوف س‬         ‫ع ر‬
                                                                                     َ َ َ ٌ ‫َ ِيّْض‬
"Apabila seseorang yang kamu ridhai agama dan akhlaknya datang kepadamu untuk melamar, maka
kawinkahlah ia (dengan puterimu), jika tidak, niscaya akan terjadi fitnah dan kerusakan besar di muka
bumi       ini."     (Diriwayatkan       oleh       at-Tirmidzi,       dengan      sanad       hasan).

Sabda beliau lagi,
      ‫وا‬        ُ ََ َ َ
                ‫ت زّوج‬                  ‫ود‬
                                    ‫، الْ َ ُّوْد‬       َ ْ‫ي الْ َُ و‬
                                                        ‫ول د‬            ‫ف إّن‬    ‫م ك ث‬        ‫ب ك‬
                                                                        ِِ َ ٌ ‫َ ِ ُ م ُ ُ َ ا ِ ر‬          ‫ألم‬
                                                                                                         ‫اْ ُ َ م‬
                                                                                            ‫ي‬     ‫م‬
                                                                                      َ ‫ا َ ة ِ َ وْم‬   ‫ق ي‬
                                                                                                        َ ِ ْ‫ال‬
"Kawinilah wanita-wanita yang penuh kasih-sayang lagi subur (banyak anak), karena sesungguhnya aku
akan menyaingi ummat-ummat yang lain dengan jumlah kalian pada hari kiamat kelak."

Menikah juga banyak mengandung maslahat yang sebagiannya telah disebutkan oleh Rasulullah -
shollallaahu'alaihi wasallam-, seperti terpalingnya pandangan mata (dari pandangan yang tidak halal),
menjaga kesucian kehormatan, memperbanyak jumlah ummat Islam serta selamat dari kerusakan besar
dan                   akibat                  buruk               yang                membinasakan.

Semoga Allah memberi taufiqNya kepada segenap kaum Muslimin menuju kemaslahatan urusan agama dan
dunia mereka, sesungguhnya Dia Maha Mendengar lagi Mahadekat.


Sumber:
Fatwa Syaikh Bin Baz di dalam Majalah al-Da’wah, edisi: 117.
Disalin dari buku Fatwa-Fatwa Terkini Jilid 1, penerbit Darul Haq.

				
DOCUMENT INFO
Shared By:
Stats:
views:2
posted:2/16/2012
language:
pages:1
Gye Teenagers Gye Teenagers Blog-ID http://www.blog-id.info
About User and Blogger