; Hukum Kartu Kredit
Documents
Resources
Learning Center
Upload
Plans & pricing Sign in
Sign Out
Your Federal Quarterly Tax Payments are due April 15th Get Help Now >>

Hukum Kartu Kredit

VIEWS: 31 PAGES: 1

  • pg 1
									                                       Hukum Kartu Kredit
                     16 Jun 2005 | 21:40:17 WIB | Penulis Ulang: admin | Print Out
                   Kategori: Jual Beli - Riba | Dibuka: 5 x | Ulama: Syaikh Ibnu Jibrin

Pertanyaan:
Saya mempunyai kartu bank yang disebut dengan Kartu Kredit. Melalui keanggotaan ini saya bisa
membeli setiap kebutuhan yang saya perlukan, khususnya ketika dalam perjalanan di mana saya sangat
antusias untuk tidak menggunakan uang, karena untuk menjaga keamanan dari pencurian dan kehilangan.
Mengingat, keanggotaan pada kartu ini mewajibkan saya untuk membayar tagihan tahunan. Dalam hal
ini, bank di mana saya berlangganan mengirimkan daftar bulanan bagi barang yang telah dibeli tanpa
mengenakan biaya tambahan. Hanya saja, dalam kondisi saya tidak melunasi tagihan bulanan, maka
dikenakan bunga atas hal itu. Perlu diketahui, bahwa saya tidak akan terlambat dalam membayar
tagihan karena biayanya terpenuhi (ada). Apa hukum kartu tersebut?



Jawaban:
Dalam pandangan saya, tidak boleh berlangganan pada kartu seperti ini karena adanya tagihan tahunan
diambil dari para anggota. Di samping itu, karena hal itu membuat anda dibatasi untuk tidak membeli
kecuali dari orang-orang tertentu saja, atau bila anda terlambat melunasinya, maka bank tersebut akan
menambah biaya bagi anda, dan tambahan biaya ini tidak lain adalah riba yang kentara, akan tetapi bila
anda takut terjadi pencurian terhadap uang anda dalam kondisi perjalanan, maka mungkin dibolehkan
menggunakan kartu tersebut sesuai ukuran keperluannya saja.

Sumber:
Al-Lu'lu' Al-Makin Min Fatawa Ibn Jibrin, Hal.206,207.
Disalin dari buku Fatwa-Fatwa Terkini Jilid 2, penerbit Darul Haq.

								
To top