Docstoc

Hadits Palsu Tentang Terpecahnya Umat Islam

Document Sample
Hadits Palsu Tentang Terpecahnya Umat Islam Powered By Docstoc
					Hadits Palsu Tentang Terpecahnya Umat Islam

Yazid bin Abdul Qadir Jawas


KATA PENGANTAR

Di permasalahan ke 11, ML Assunnah telah memuat penjelasan lengkap dan
berbobot mengenai Kedudukan Hadits Tujuh Puluh Dua Golongan Umat Islam,
dan untuk melengkapi pembahasan tersebut kami angkat pula pembahasan ilmiah
mengenai Hadits Palsu Tentang Terpecahnya Umat Islam, oleh penulis yang sama,
untuk itu selamat menyimak.

HADITS PALSU TENTANG TERPECAHNYA UMAT ISLAM

Hadits palsu tersebut bunyinya adalah sebagai berikut :

"TAFTARIQU UMMATI 'ALA BIDH'IW-WASAB'IINA FIRQOTAN KULLUHAA FIIL-
JANNATI ILLA FIRQOTAW-WAHIDAH WAHIYAA ZANAADIQOH".

"Umat-Ku akan terpecah menjadi lebih dari 70 golongan, semuanya akan masuk
surga, kecuali satu golongan yang akan masuk neraka, yaitu golongan zindiq".

Keterangan :
Hadits ini diriwayatkan dengan tiga jalan:

   1. Diriwayatkan oleh Al 'Uqaili dalam kitab 'Adh-Dhua'afa IV : 201 dan Ibnul
      Jauzi dalam kitab "Al-Maudhu'at" 1 : 267 dari jalan Mu'adz bin Yasin Az-
      Zayyat, telah menceritakan kepada kami Al-Abrad bin Al-Asyras dari Yahya
      bin Sa'id dari Anas secara marfu'.
   2. Diriwayatkan oleh Dailami (2/1/41) dari jalan Nu'aim bin Hammad, telah
      menceritakan kepada kami Yahya bin Al-Yaman dari Yasin Az-Zayyat dari
      Sa'ad bin Sa'id saudara Yahya bin Sa'id Al-Anshari dari Anas.
   3. Diriwayatkan oleh Ibnul Jauzi dari Daruquthni dari jalan "Utsman bin 'Affan
      Al-Qurasyiy, telah menceritakan kepada kami Abu Ismail Al-Ubullity Hafs bin
      Umar dari Mus'ir dari Sa'ad bin Sa'id dari Anas.

RAWI HADITS

Di sanad yang pertama ada dua rawi yang sangat lemah.

   1. Mu'adz bin Yasin Az-Zayyat. Al-'Uqaili berkata : Ia rawi MAJHUL dan
      haditsnya tidak terpelihara.(lihat : Muzanul I'tidal IV : 133 dan Lisanul Mizan
      VI : 55-56).
   2. Al-Abarad bin Al-Asyras. Ibnu Khuzaimah berkata : Ia tukang memalsukan
      hadits. Al-Azdiy berkata : Haditsnya tidak shah. (Lihat Mizanul I'tidal 1 : 77-
      78 dan Lisanul Mizan I : 128-129).

Di sanad yang kedua ada dua rawi yang lemah :
   1. Nu'aim bin Hammad. Ibnu Hajar berkata : Ia benar tapi banyak salah (Taqrib
      II : 305).
   2. Yasin bin Mu'adz Az-Zayyat. Imam Bukhari berkata : Munkarul hadits. Nasa'i
      dan Ibnu Junaid berkata : Ia rawi Matruk, Ibnu Hibban berkata : Ia sering
      meriwayatkan hadits Maudhu'. (lihat Mizanul I'tidal IV : 358).

Di sanad yang ketiga, ada dua rawi tukang dusta.

   1. Utsman bin 'Affan Al-Qurasyiy As-Sijistani. Kata Ibnu Khuzaimah : Aku
      bersaksi bahwasanya ia sering memalsukan hadits atas nama Rasulullah
      shallallahu 'alaihi wa salam (lihat Mizanul I'tidal III : 49).
   2. Abu Ismail Al-Ubuliy Hafs bin Umar bin Maimun. Kata Abu Hatim Ar-Razi : Ia
      adalah syaikh tukang dusta (lihat : Al-Jarhu wat Ta'dil III : 183 nomor 789).

KESIMPULAN

Kata Ibnul Jauzi : Hadits dengan lafadz seperti di atas tidak ada asalnya. Yang benar
adalah : Satu golongan yang masuk surga yaitu : Al-Jama'ah (Al-Maudhu'at I : 267-
268 cet. II Darul Fikr 1403 H). Kata Syaikh Muhammad Nashiruddin Al-Albani :
Hadits dengan lafadz seperti ini (yakni seperti yang tersebut di atas) adalah PALSU.

PERIKSA

      Al-Maudhu'at I : 267-268 oleh Ibnul Jauzi.
      Al-Laali' Al-Mashnu'ah fil Ahaditsil Maudhu'ah I : 128 oleh As-Suyuthi.
      Tanziihusy Syari'ah I : 310 oleh Ibnul Araq Al-Kattaani.
      Al-Fawaaidul majmua'ah fil Ahaaditsil Maudhu'ah hal : 431-432 nomor 1387
       oleh Imam Syaukani.
      Silsilah Ahaadits Dha'iifah wal Maudhu'ah nomor 1035 oleh Syaikh
       Muhammad Nashiruddin Al-Albani.
      Kitab-kitab Rijaalul Hadits yang tersebut di atas.

Wallahu 'alam.   Hadits Palsu Tentang Terpecahnya Umat Islam

Yazid bin Abdul Qadir Jawas


KATA PENGANTAR

Di permasalahan ke 11, ML Assunnah telah memuat penjelasan lengkap dan
berbobot mengenai Kedudukan Hadits Tujuh Puluh Dua Golongan Umat Islam,
dan untuk melengkapi pembahasan tersebut kami angkat pula pembahasan ilmiah
mengenai Hadits Palsu Tentang Terpecahnya Umat Islam, oleh penulis yang sama,
untuk itu selamat menyimak.

HADITS PALSU TENTANG TERPECAHNYA UMAT ISLAM

Hadits palsu tersebut bunyinya adalah sebagai berikut :

"TAFTARIQU UMMATI 'ALA BIDH'IW-WASAB'IINA FIRQOTAN KULLUHAA FIIL-
JANNATI ILLA FIRQOTAW-WAHIDAH WAHIYAA ZANAADIQOH".
"Umat-Ku akan terpecah menjadi lebih dari 70 golongan, semuanya akan masuk
surga, kecuali satu golongan yang akan masuk neraka, yaitu golongan zindiq".

Keterangan :
Hadits ini diriwayatkan dengan tiga jalan:

   1. Diriwayatkan oleh Al 'Uqaili dalam kitab 'Adh-Dhua'afa IV : 201 dan Ibnul
      Jauzi dalam kitab "Al-Maudhu'at" 1 : 267 dari jalan Mu'adz bin Yasin Az-
      Zayyat, telah menceritakan kepada kami Al-Abrad bin Al-Asyras dari Yahya
      bin Sa'id dari Anas secara marfu'.
   2. Diriwayatkan oleh Dailami (2/1/41) dari jalan Nu'aim bin Hammad, telah
      menceritakan kepada kami Yahya bin Al-Yaman dari Yasin Az-Zayyat dari
      Sa'ad bin Sa'id saudara Yahya bin Sa'id Al-Anshari dari Anas.
   3. Diriwayatkan oleh Ibnul Jauzi dari Daruquthni dari jalan "Utsman bin 'Affan
      Al-Qurasyiy, telah menceritakan kepada kami Abu Ismail Al-Ubullity Hafs bin
      Umar dari Mus'ir dari Sa'ad bin Sa'id dari Anas.

RAWI HADITS

Di sanad yang pertama ada dua rawi yang sangat lemah.

   1. Mu'adz bin Yasin Az-Zayyat. Al-'Uqaili berkata : Ia rawi MAJHUL dan
      haditsnya tidak terpelihara.(lihat : Muzanul I'tidal IV : 133 dan Lisanul Mizan
      VI : 55-56).
   2. Al-Abarad bin Al-Asyras. Ibnu Khuzaimah berkata : Ia tukang memalsukan
      hadits. Al-Azdiy berkata : Haditsnya tidak shah. (Lihat Mizanul I'tidal 1 : 77-
      78 dan Lisanul Mizan I : 128-129).

Di sanad yang kedua ada dua rawi yang lemah :

   1. Nu'aim bin Hammad. Ibnu Hajar berkata : Ia benar tapi banyak salah (Taqrib
      II : 305).
   2. Yasin bin Mu'adz Az-Zayyat. Imam Bukhari berkata : Munkarul hadits. Nasa'i
      dan Ibnu Junaid berkata : Ia rawi Matruk, Ibnu Hibban berkata : Ia sering
      meriwayatkan hadits Maudhu'. (lihat Mizanul I'tidal IV : 358).

Di sanad yang ketiga, ada dua rawi tukang dusta.

   1. Utsman bin 'Affan Al-Qurasyiy As-Sijistani. Kata Ibnu Khuzaimah : Aku
      bersaksi bahwasanya ia sering memalsukan hadits atas nama Rasulullah
      shallallahu 'alaihi wa salam (lihat Mizanul I'tidal III : 49).
   2. Abu Ismail Al-Ubuliy Hafs bin Umar bin Maimun. Kata Abu Hatim Ar-Razi : Ia
      adalah syaikh tukang dusta (lihat : Al-Jarhu wat Ta'dil III : 183 nomor 789).

KESIMPULAN

Kata Ibnul Jauzi : Hadits dengan lafadz seperti di atas tidak ada asalnya. Yang benar
adalah : Satu golongan yang masuk surga yaitu : Al-Jama'ah (Al-Maudhu'at I : 267-
268 cet. II Darul Fikr 1403 H). Kata Syaikh Muhammad Nashiruddin Al-Albani :
Hadits dengan lafadz seperti ini (yakni seperti yang tersebut di atas) adalah PALSU.
PERIKSA

      Al-Maudhu'at I : 267-268 oleh Ibnul Jauzi.
      Al-Laali' Al-Mashnu'ah fil Ahaditsil Maudhu'ah I : 128 oleh As-Suyuthi.
      Tanziihusy Syari'ah I : 310 oleh Ibnul Araq Al-Kattaani.
      Al-Fawaaidul majmua'ah fil Ahaaditsil Maudhu'ah hal : 431-432 nomor 1387
       oleh Imam Syaukani.
      Silsilah Ahaadits Dha'iifah wal Maudhu'ah nomor 1035 oleh Syaikh
       Muhammad Nashiruddin Al-Albani.
      Kitab-kitab Rijaalul Hadits yang tersebut di atas.

Wallahu 'alam.

				
DOCUMENT INFO
Shared By:
Stats:
views:3
posted:2/16/2012
language:
pages:4
Gye Teenagers Gye Teenagers Blog-ID http://www.blog-id.info
About User and Blogger