Docstoc

SERTIFIKASI AKUNTAN PUBLIK

Document Sample
SERTIFIKASI AKUNTAN PUBLIK Powered By Docstoc
					SERTIFIKASI AKUNTAN PUBLIK DI INDONESIA
Oleh : Drs. Kartomo Wiyorbroto

1. PENDAHULUAN
2. AKUNTAN PUBLIK (USAP)


PENDAHULUAN
      Seperti diketahui telah terjadi perubahan yang cukup mendasar pada
dunia usaha di Indonesia, khususnya dalam jangka waktu 10 tahun terakhir ini.

      ! Pertumbuhan ekonomi tara-rata 7% setahun, meningkatkan jumlah
        dan jenis perusahaan di Indonesia secara mencolok.
      ! Kebijaksanaan      deregulasi    dan     debirokratisasi dilakukan
        berkesinambungan untuk terus memacu kegiatan disektor
        perekonomian.
      ! Diundangkannya beberapa undang-undang baru dibidang perbankan,
        dana pensiun, asuransi dan pasar modal, disamping telah resmi
        berlakunya undang-undang perseroan, lebih menjamin kepastian
        hukum disektor usaha.
      ! Disepakatinya akhir dari putaran uruguay dan pembentukan World
        Trade Organisation (WTO) dan General Agreement on Trade in
        Service (GATS) akan mendorong liberalisasi perdagangan global,
        khususnya liberalisasi perdagang jasa.

      Studi pengembangan akuntansi oleh departemen keuangan dan strategi
pengembangan akuntansi oleh IAI menunjukkan perlunya segera dilakukan
pembenahan dalam peningkatan pelayanan jasa akuntansi di Indonesia agar
“match and link” dengan pertumbuhan sektor dunia usaha.

       Indonesia sampai saat ini belum menyelenggarakan ujian profesi sebagai
sistem penyaringan bagi seseorang yang akan berpraktek publik ataupun dalam
usaha perlindungan kepada pengguna jasa akuntan publik sedangkan dari
penelitian hampir semua negara telah mempunyai sistem dan sertifikasi akuntan
publik ini.
UJIAN SERTIFIKASI
AKUNTAN PUBLIK (USAP)


Tujuan dari penyelenggaraan USAP adalah :
   a. Menciptakan suatu sistem saringan yang baku bagi akuntan yang akan
      berpraktik publik ;
   b. Menciptakan benchmarking akuntan yang berpraktik publik ;
   c. Memberikan sarana professional mutual recognition bagi akuntan asing
      yang kemungkinan berpraktik publik di Indonesia dalam rangka GATS.

Penyelenggaraan USAP

Lembaga / instansi yang mungkin (probable) sebagai penyelenggara USAP
  a. Departemen Keuangan
  b. Departemen Pendidikan dan Budaya.
  c. Ikatan Akuntan Indonesia

       Dari ketiganya itu, pilihan sebagaimana telah menjadi konsesus adalah
Ikatan Akuntan Indonesia akan menjadi penyelenggara USAP karena dianggap
yang paling berkepentingan, paling independen, mempunyai kemampuan dan
dalam rangka lebih membudayakan sektor swasta, sebagaimana kecenderungan
dari kebijaksanaan pemerintah pada saat ini.

       Namun mempertimbangkan bahwa IAI pada saat ini sedang dalam tahap
kosolidasi pembenahan organisasinya, maka dalam masa transisi departemen
keuangan sebagai fasilitator. Melalui proyek pengembangan sistem akuntansi
departemen keuangan berusaha membantu pengembangan akuntansi di sektor
swasta melalui sub tim pengembangan akuntansi di sektor swasta. Salah satu
kegiatannya adalah menyusun design ujian dan penyelenggaraan ujian.

       Dalam penyelenggaraan kegiatan perencanaan dan penyelenggaraan
ujian sertifikasi ini telah ditunjuk konsultan yaitu konsorsium pengembangan
akuntansi (KPA) yang terdiri dari pusat pengembangan akuntansi (PPA)
Universitas Indonesia, Universitas Gajah Mada dan Universitas Airlangga. IAI
berperan aktif sebagai counterpart sejak awal kegiatan ini, baik dalam tahap
perencanaan dan nanti pada saat penyelenggaraan ujian.

      Kontrak pekerjaan antara proyek pengembangan sistem akuntansi dan
konsorsium pengembangan akuntansi (KPA) untuk menyusun perencanaan dan
penyelenggaraan ujian telah ditandatangani pada tanggal 13 maret 1996, surat
perintah kerja dibuat tanggal 1 april 1996, berlaku 4 tahun sampai dengan tahun
2000. dengan demikian setelah tahun 2000, IAI sepenuhnya akan
menyelenggarakan kegiatan sertifikasi ini sendiri.

      Jadwal untuk perencanaan (design) ujian direncanakan selesai dalam
bulan november 1996 dan diharapkan ujian sertifikasi pertama akan dapat
berlangsung dalam bulan juli 1997.

Tahapan USAP

Tahapan dari perencanaan (desaign) USAP meliputi :

   a.   Penetapan calon peserta USAP
   b.   Penetapan tempat dan frekuensi penyelenggaraan USAP
   c.   Penetapan topik ujian dan syllabi ujian
   d.   Penetapan jenis soal ujian
   e.   Pembuatan bank soal
   f.   Pembuatan sistem pengamanan
   g.   Pembuatan organisasi USAP
   h.   Exposure drafting, public hearing dan penetapan manual USAP

Penetapan Calon Peserta USAP

        Peraturan ujian sertifikasi akuntan publik merencanakan bahwa ujian
sertifikasi akuntan publik (USAP) hanya dapat diikuti oleh mereka yang memiliki
gelar atau sebutan akuntan dan memiliki nomor register akuntan yang diberikan
oleh departemen keuangan. Penjelasan atas ketentuan tersebut adalah sebagai
berikut :

   A. Gelar akuntan, sesuai dengan undang-undang no. 34 tahun 1954
      diberikan kepada:
         a. Lulusan jurusan akuntansi pada fakultas ekonomi negeri (tanpa
             UNA).
         b. Lulusan jurusan akuntansi pada fakultas ekonomi negeri setelah
             lulus dalam UNA.
         c. Lulusan jurusan akuntansi pada fakultas ekonomi suatu perguruan
             tinggi swasta setelah lulus UNA.

   B. Sebutan akuntan, sesuai dengan surat keputusan menteri pendidikan dan
      kebudayaan no. 036 / U / 1993 tentang gelar dan sebutan lulusan
      perguruan tinggi, diberikan kepada seseorang yang memiliki gelar
      akademik(lulusan fakultas ekonomi jurusan akuntansi) dan telah
      menempuh pendidikan profesi akuntan (catatan : setelah peraturan ini
      berlaku, maka perguruan tinggi negeri maupun swasta tidak lagi
      menghasilkan lulusan yang bergelar akuntan demikian pula ujian negara
      akuntansi akan dihilangkan). Ketentuan tentang penyelenggaraan
      pendidikan profesi akuntan akan ditetapkan oleh direktur jendral
      pendidikan tinggi.
   C. Sebagai syarat untuk mengikuti USAP, gelar akuntan atau sebutan
      akuntan harus didaftarkan pada register akuntan di departemen
      keuangan.

Penetapan Tempat Dan Frekuensi USAP

       Perkiraan jumlah peserta sulit ditetapkan, pada saat ini jumlah akuntan
publik adalah kurang dari 700 orang. Dengan mempertimbangakan perkiraan
jumlah peserta, Jawa dan luar Jawa, kawasan Indonesia barat dan kawasan
Indonesia timur, maka pilihan tempat ujian adalah jakarta, Surabaya, Medan dan
Ujung Pandang. Ujian sebagaimana dilakukan dibanyak negara, dilakukan pada
jadwal waktu dan soal yang bersamaan. Naskah ujian diperbanyak dan dikirim
dari Jakarta.

       USAP direncanakan dilaksanakan 2 (dua) kali setahun. Apabila peserta
ujian terlalu sedikit (misalnya, kurang dari 10 orang) maka penyelenggaraannya
akan disatukan dengan kota lain. Diharapkan bahwa USAP ini tidak hanya
diminati oleh calon akuntan publik, tetapi juga oleh akuntan yang ingin
memperoleh kredit karena telah mampu lulus USAP. Keadaan demikian telah
banyak terjadi di negara lain.

Topik Dan Syllabi Ujian

       Berdasarkan studi banding yang dilakukan di 10 negara diketahui bahwa
topik ujian sangat bervariasi dari 3 topik sampai 8 topik ujian. Untuk sementara
ditetapkan 5 topik dengan bobot dan lama penyelenggaraan sebagai berikut :

Nama mata ujian                         Bobot          Jam      Hari ke
1 Teori dan praktik akuntansi keuangan  25 %           4 jam      1
2 Auditing dan jasa profesional akuntan 25%            4 jam      1
  publik
3 Akuntansi manajemen dan manajemen 10 %              1,5 jam      2
  keuangan
4 Sistem informasi dan pengendalian     15 %          2,5 jam      2
5 Perpajakan dan hukum komersial        25 %           4 jam       2

Terdapat 2 (dua) cara penyusunan syllabi, yaitu :
      Syllabi ringkas
      Syllabi rinci

   Bentuk syllabi rinci mungkin yang dipilih karena bentuk ini akan memudahkan
peserta dalam mempersiapkan menempuh ujian.
Penetapan Jenis Soal Ujian

Terdapat 3 (tiga) jenis soal ujian :

   a. Comprehensive problem, yaitu soal panjang dan lengkap yang sekaligus
      memuat beberapa unsur topik ujian untuk dimintakan jawabannya oleh
      peserta ujian.
   b. Soal essay, yaitu soal cerita tentang topik tertentu.
      Jenis soal ini lebih akurat mengukur kemampuan peserta, namun lebih
      sulit.
   c. Soal pilihan berganda (multiple choices), yaitu soal yang memberi
      kesempatan peserta ujian untuk memilih jawaban dari jawaban yang
      disediakan. Jenis soal ini meskipun memudahkan marking, namun kurang
      akurat menyatakan kemampuan peserta.

Pembuatan Bank Soal

        Pembuatan bank soal dimaksudkan agar menjamin tersedianya soal pada
setiap ujian dan mampu meratakan tingkat kesulitan ujian agar tidak terlalu
variatif. Bank soal pertama akan dibuat untuk 4 tahun. Oleh sebab itu akan
ditunjuk pool ahli pembuat soal (problem authors), baik dari kalanngan perguruan
tinggi dan praktisi akuntan.

				
DOCUMENT INFO
Shared By:
Categories:
Stats:
views:336
posted:2/15/2012
language:Malay
pages:5
Gye Teenagers Gye Teenagers Blog-ID http://www.blog-id.info
About User and Blogger