1.Melaksanakan prosedur K3

Document Sample
1.Melaksanakan prosedur K3 Powered By Docstoc
					                    RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
                                             (RPP)


   Satuan Pendidikan           : Sekolah Menengah Kejuruan
   Bidang Keahlian             : Manajemen Bisnis
   Kompetensi Keahlian         : Akuntansi
   Kelas                       : X AK 1, X AK 2, X AK 3
   Semester                    : Gasal
   Alokasi Waktu               : 8 x 45 menit (4x pertemuan)


1. Standart Kompetensi         : Menerapkan keselamatan, kesehatan, keamanan kerja dan
                                lingkungan hidup (K3LH)
2. Kompetensi Dasar            : Melaksanakan prosedur K3
3. Indikator pencapaian kompetensi
  3.1. Dapat menjelaskan prosedur K3
  3.2. Dapat menerapkan prosedur kerja dengan aman dan tertib
4. Tujuan pembelajaran
  4.1 Setelah proses pembelajaran, siswa diharapkan dapat menjelaskan prosedur K3
  4.2 Setelah proses pembelajaran, siswa diharapkan dapat menerapkan prosedur kerja K3
      dengan aman dan tertib
5. Materi Pembelajaran
   Pertemuan 1
                                         Prosedur K3
     Prosedur K3
     Merupakan tahap atau proses untuk menyelesaikan aktivitas dalam pekerjaan dengan
     memperhatikan keselamatan, kesehatan dan keamanan (K3)
     Unsur-unsur yang terdapat dalam suatu organisasi perusahaan adalah :
     1.    Tenaga kerja
           Adalah orang yang mampu melakukan pekerjaan baik di dalam maupun di luar
           hubungan kerja, guna menghasilkan barang atau jasa untuk memenuhi kebutuhan.
     2.    Pengusaha
           Adalah orang pribadi atau Badan (dalam bentuk apapun) yang kegiatan usaha atau
           pekerjaannya :
           a.   Menghasilkan barang ;
           b.   Mengimpor barang ;
       c.   Mengekspor barang ;
       d.   Melakukan usaha perdagangan ;
       e.   Memanfaatkan barang tidak berwujud dari luar daerah pabean ;
       f.   Melakukan usaha jasa ; atau
       g.   Memanfaatkan jasa dari luar Daerah Pabean.


  3.   Perusahaan
       Adalah setiap bentuk badan usaha yang mempekerjakan tenaga kerja yang tujuanya
       mencari untung atau tidak, baik milik swasta maupun negara.
  4.   Tempat kerja
       Adalah setiap ruangan atau lapangan,tertutup atau terbuka,bergerak atau tetap dimana
       tenaga kerja yg bekerja untuk keperluan suatu usaha dan terdapat sumber-sumber
       bahaya, baik di darat, di dalam tanah, di permukaan air, di dalam air,maupun di udara
       yg berada di wilayah kekuasaan hukum RI
  Pihak pengusaha atau perusahaan melakukan prosedur bekerja dengan aman dan tertib
  dengan cara:
    1. Menetapkan standar K3
    2. Menetapkan tata tertib
    3. Menetapkan peraturan-peraturan
    4. Menyosialisasikan peraturan dan perundangn K3 ini kepada seluruh tenaga kerja.
    5. Memonitor pelaksanaan peraturan-peraturan
       Perlu serangkaian upaya peningkatan, pengembangan, pengetahuan, kemampuan dan
keterampilan SDM dalam mengelola K3, salah satunya dengan mengadakan pelatihan tentang
K3 yang dilakukan oleh tenaga kerja untuk meningkatkan kepedulian tentang K3 dan
mengimplementasikannya ketika melaksanakan tugasnya di tempat kerja masing-masing.
       Kedisiplinan dan ketaatan tenaga kerja terhadap prosedur K3 yang ditetapkan
perusahaan adalah jalan untuk keberhasilan tujuan bekerja, di mana kediplinan tersebut dapat
dilakukan dengan cara :
a) Perilaku yang mencerminkan nilali-nilai ketaatan, kepatuhan, kesetiaan, keteraturan dan
    ketertiban.
b) Mampu membedakan segala hal yang boleh dilakukan, tidak boleh dilakukan dan harus
    atau wajib dilakukan.
c) Bersikap taat, tertib sebagai hasil pengembangan dari latihan, pengedalian pikiran, dan
    pengendalian watak.
d) Memahami dan melaksanakan secara baik mengenai system aturan perilaku, norma,
     criteria, dan standar sehingga dapat mengontrol perilaku sehari-hari.
Ruang lingkup disiplin dalam perusahaan yang harus diperhatikan dan dilakukan tenaga kerja
antara lain disiplin terhadap :
a.   Waktu
b.   Perencanaan atau program kerja
c.   Anggaran atau biaya
d.   Mekanisme kerja
e.   Hierarki kepangkatan
f.   Hasil kesepakatan
g.   Etika dan estetika
h.   Lingkungan kerja dan lingkungan hidup.
Pertemuan 2
                          Identifikasi timbulnya kecelakaan

Salah satu cara agar perusahaan mampu bertahan dalam persaingan yang ketat ialah dengan
cara meningkatkan produktivitas kerja.
Produktivitas berarti sikap mental yang berpandangan bahwa mutu kehidupan hari ini harus
lebih baik daripada hari kemarin dan hari esok lebih baik daripada hari ini.
Salah satu cara agar perusahaan mampu bertahan dalam persaingan yang ketat ialah dengan
cara meningkatkan produktivitas kerja.
Produktivitas berarti sikap mental yang berpandangan bahwa mutu kehidupan hari ini harus
lebih baik daripada hari kemarin dan hari esok lebih baik daripada hari ini.
Beberapa factor yang mempengaruhi tingkat produktivitas yaitu :
1.   Pendidikan dan latihan keterampilan ;
2.   Gizi atau nutrisi yang baik ;
3.   Kesehatan kerja ;
4.   Bakat atau bawaan ;
5.   Motivasi atau kemauan ;
6.   Kesempatan kerja yang sesuai dengan kualitas SDM ;
7.   Kesempatan manajemen ;
8.   Kebijakan pemerintah ;
9.   Keamanan kerja atau keselamatan kerja.
Salah satu factor yang berpengaruh dalam peningkatan produktivitas kerja ialah terjaminnya
kesehatan, keselamatan dan keamanan kerja.
Keselamatan kerja merupakan keselamatan yang bertalian dengan mesin, pesawat, alat kerja,
bahan dan proses pengolahnya, landasan tempat kerja dan lingkungannya, serta cara-cara
melakukan pekerjaan. Dalam hal ini, keselamatan kerja memiliki sasaran segala tempat, baik
darat maupun udara, dalam tanah, permukaan air dan di dalam air. Di samping itu,
keselamatan kerja merupakan sarana untuk melakukan pencegahan kecelakaan, cacat dan
kematian sebagai akibat kecelakaan kerja.
Factor-faktor penyebab timbulnya kecelakaan kerja :
  i.     Factor nasib dari para tenaga kerja;
 ii.     Factor lingkungan fisik tenaga kerja ;
iii.     Factor kelalaian manusia ;
iv.      Factor ketidakserasian kombinasi factor-faktor produksi yang dikelola dalam
         perusahaan.
Cara-cara mengantisipasi kecelakaan kerja :
o Menerapkan prosedur bekerja sesuai dengan Standard Operational Procedure (SOP)
o Melaksanakan prosedur dengan memperhatikan standar kesehatan, keselamatan dan
       keamanan (K3) di tempat kerja
o Menginformasikan laporan pada pihak yang terkait dengan segera jika ada kejadian
o Melaporkan kejadian secara tertulis atau lisan.
Pertemuan 3
         Macam-macam Kasus K3 dan Cara Penyelesaiannya

o Kasus kecelakaan adalah suatu peristiwa terjadinya kecelakaan yang ditimbulkan oleh
        bahaya atau sebab-sebab bahaya yang terjadi.
o Setiap          peristiwa    kecelakaan       atau   musibah   selalu    ada    penyebabnya;
        Setiap jenis pekerjaan atau tugas-tugas dapatlah diuraikan ke dalam suatu urutan tahapan
        proses kerja yang lebih sederhana; Setiap tahapan proses kerja akan dapat dikenali
        potensi bahayanya; dan Setiap potensi bahaya yang beresiko sebagai penyebab terjadinya
        kecelakaan atau kerugian pada setiap tahapan proses kerja akan dapat dicegah dan
        dikendalikan.
o Kasus yang berkaitan dengan K3 terjadi pada tempat yang berbeda dan bermacam-
        macam. Macam kasus dibedakan berdasarkan tempat atau ruang lingkup kejadiannya.
        Dalam hal ini, ruang lingkup sebagaimana dimaksud dalam Undang-undang Nomor 1
        tahun 1970 meliputi tiga unsur yang tidak dapat dipisahkan satu dengan yang lainnya.
        Ketiga unsur tersebut adalah :
             a. Adanya tempat di mana dilakukan pekerjaan bagi sesuatu usaha;
         b. Adanya tenaga kerja yang bekerja di sana;
         c. Adanya sumber bahaya kerja di tempat kerja.
o Tempat kerja menurut pasal 1 Tahun 1970 adalah tiap ruangan atau lapangan yang
   tertutup atau terbuka, bergerak atau tetap, di mana tenaga kerja bekerja atau yang sering
   dimasuki tenaga kerja untuk keperluan suatu usaha dan di mana terdapat sumber ata
   sumber-sumber bahaya. Termasuk dalam lingkup tempat kerja ialah semua ruangan,
   lapangan, halaman dan sekelilingnya yang merupakan bagian-bagian atau yang
   berhubungan dengan tempat kerja.
o Oleh karena itu maksud dalam Undang-undang Nomor 1 tahun 1970 adalah mengatur
   terciptanya perlindungan keselamatan masyarakat dan lingkungan kerja yang aman, sehat
   dan sejahtera serta meningkatkan produktivitas dan efisiensi.
o Dalam Undang-Undang Nomor 1 tahun 1970 tentang K3, BAB II, Ruang Lingkup, Pasal
   2, tertera bahwa ternyata terdapat aturan mengenai K3 dalam segala tempat kerja.
   Dengan demikian, kecelakaan dapat saja terjadi :
   1.    di darat, sebagai contoh :
          ketika membawa barang yang mudah meledak, di mobil atau kereta api;
          pencahayaan yang tidak tepat penempatannya;
          ventilasi yang buruk sehingga ada debu dan adanya gas yang menjadi penyebab
              ledakan;
          lay out yang berbahaya ditempatkan di dekat pekerja;
          dan sebagainya.
   2.    di dalam tanah, sebagai contoh :
                terowongan yang sedang dibangun;
                penggalian pasir dan batu yang rentang terhadap kecelakaan.
   3.    di permukaan air atau di dalam tanah, sebagai contoh :
                tenggelamnya kapal penumpang;
                presenter televisi yang tersengat ikan pari hngga tewas.
   4.    di udara, sebagai contoh meledaknya atau jatuhnya pesawat terbang.
 o Secara lebih jelas, contoh dari kasus kecelakaan yang terjadi di darat berikut cara
    penyelesaiannya, misalnya :
    a.    Seorang masinis yang tewas setelah keretanya bertabrakan dengan kereta lain.
             Cara penyelesaiannya : ketika bekerja seharusnya terjalin sebuah komunikasi dan
             koordinasi yang baik antara pihak perusahaan dengan rekan kerja.
    b.    Seorang dari bagian keuangan sebuah perusahaan, dirampok usai mengambil uang
          dari bank.
          Cara penyelesaiannya : ketika mengembil uang di bank dalam jumlah yang
          banyak sebaiknya meminta bantuan dari pihak berajib atau dema kemudahan dan
          keamanan uang sebaiknya ditransfer ke rekening masing-masing pegawai.
    c.   Rumah makan yang cukup terkenal mengalami kebakaran.
          Cara penyelesaiannya : sebaiknya pihak perusahaan memeberika pelatihan
          kepada seluruh karyawan untuk memperhatikan cara kerja dan petunjk
          penggunaan alat-alat perusahaan. Perusahaan juga seharusnya menyedikan alat
          pemadam kebakaran darurat untuk meminimalisir bahaya kebakaran.
    d.   Seorang pegawai atau tenaga kerja jatuh dari gondola ketika membersihkan kaca
         sebuah gedung.
          Cara penyelesaiannya : para tenaga kerja seharusnya mengecek apa-apa yang
          dipakai dan diperlukan, selain itu kondisi fisik dan mental pekerja harus selalu
          terjaga.
 o Secara lebih jelas, contoh dari kasus kecelakaan yang terjadi di di dalam tanah berikut
    cara penyelesaiannya, misalnya :
    a.   Tewasnya para penambang batu dan pasir akibat tertimbun reruntuhan pasir dan
         batu.
         Cara penyelesaiannya : harus selalu dilakukan pengecekan pada sisi keamanan di
         daerah tempat pertambangan, selain itu para pekerja harus selalu berhati-hati
         berupaya mengantisipasi kemungkinan runtuhnya tanah.
    b.   Ratusan orang tewas dalam terowongan karena ledakan yang membuat terowogan
         tertutup.
         Cara penyelesaiannya : pihak berwenang selalu memonitor segala sesuatu yang
         berkaitan dengan keamanan baik di dalam maupun di luar terowongan.




Pertemuan 4
          Macam-macam Kasus K3 dan Cara penyelesaiannya

 o Secara lebih jelas, contoh dari kasus kecelakaan yang terjadi di permukaan air dan di
    dalam air berikut cara penyelesaiannya, misalnya :
    a.   Kapal motor tenggelam di laut, disebabkan karena gelombang besar, sehingga
         kapal mengalami penurunan stabilitas dan tenggelam ke dalam laut.
          Cara penyelesaiannya : kecelakaan yang terjadi akibat faktor alam, seperti cuaca
          buruk, memang sulit untuk ditaklukkan. Oleh karena itu, jika cuaca buruk
          sebaiknya perahu tidak pergi berlayar.
   b.   seorang presenter TV yang meliput terumbu karang dan kehidupan di dasar laut,
        tewas tersengat ikan pari yang beracun.
            Cara penyelesaiannya : situasi di dasar air memang tidak dapat terduga sehingga
            kewaspadaan dan rasa mawas diri harus selalu di tanamkan.
o Secara lebih jelas, contoh dari kasus kecelakaan yang terjadi di udara berikut cara
   penyelesaiannya, misalnya :
   a.   Pesawat yang tengah terbang rendah tba-tiba jatuh dan melukai teknisi.
        Cara penyelesaiannya : sebaiknya para teknisi tidak berada di dekat pesawat untuk
        menghindari kecelakaan selain itu pengaman harus dipersiapkan.
  b.    kecelakaan pesawat kerap kali erjadi dan disebabkan oleh banyak hal seperti cuaca,
        human error, mesin dan sebagainya.
        Cara penyelesaiannya : semua hal yang kiranya berkaitan dan dapat
            menyebabbkan terjadnya kecelakaan sebiknya telah diperhitungkan dan
            diantisipasi sebelumnya oleh para pihak yang berwenang.
o Secara sederhana, terdapat bahaya yang ada di tempat kerja yang berpotensi
   menyebabkan kecelakaan, seperti :
        1. semburan ap, air panas, uap, gas
        2. debu berbahaya
        3. pencemaran lingkungan baik air, asap atau gas berbahaya
        4. sentuhan listrik
        5. kebakaran
        6. peledakan
        7. tumpahan bahan kimia yang dapat membahayakan diri
        8. kerusakan mesin, peralatan, bahan dan bangunan
        9. alat keamanan atau penjaga yang kurang standar
        10. gangguan kesehatan
        11. dan sebagainya.
o Sebelum melakukan serangkaian usaha pencegahan kecelakaan, rangkaian kecelakaan
   dan faktor penyebab kejadian kecelakaan harus dapat diidentifikasi, karena suatu
   kejadian kecelakaan kerja tentu berawal dari suatu sebab. Sebab-sebab tersebut antara
   lain :
   a. Sebab dasar atau asal muasal yang merupakan sebab atau faktor yang mendasari
        secara umum terhadap kejadian kecelakaan, yaitu :
         Partisispasi pihak manajemen dalam pelaksanaan keselmatan dan kesehatan
             kerja kurang memperhatikan terhadap peran pentingnya K3.
             Faktor manusia atau pekerja
             Faktor alam atau kondisi lingkungan kerja.
   b.       Sebab utama atau gejala yaitu disebabkan adanya faktor atau persaratan yang
            belum terpenuhi atau dilaksanakan, yaitu :
             Kondisi berbahaya
             Perbuatan berbahaya
             Kelemahan sistem manajemen.
o Seharusnya upaya-upaya pencegahan akan bahaya dari kecelakaan kerja menjadi
   prioritas utama baik oleh perusahaan maupun tenaga kerja.
o Hal-hal yang termasuk dalam pencegahan timbulnya kecelakaan yang berkaitan dengan
   K3 di antaranya :
   1. pengaturan jam kerja
             jam kerja normal 40 jam kerja seminggu untuk industri tahun 2000 tidak lagi
              memberika jaminan produktivitas tinggi. Keadaan pekerja dapat dipengaruhi
              oleh jam istirahat yang memadai sehingga menimbulkan pengaruh kesehatan
              terhadap tenaga kerja.
   2. daya tahan tubuh pekerja
             daya tahan tubuh pekerja baik fisik maupun mnetal mempengaruhi keselamatan
              dan kesehatan serta produktivitas kerja. Pekerja yang daya tahannya buruk akan
              emepngaruhi kretaifitas dan motivasi kerja
   3. pemeriksaan kesehatan
             pemeriksaan kesehatan adalah syarat mutlak untuk mengetahui apakah calon
              pegawai seprti yang diharpkan oleh perusahaan.
   4. pemeriksaan kesehatan berkala
             pemeriksaan kesehatan berkala dilakukan untuk mengevaluasi, apakah faktor-
              faktor penyebabnya itu telah menimbulkan gangguan-gangguan atau kelainan
              pada tubuh pekerja.
   5. pendidikan tentang K3
         pendidikan jelas penting agar para pekerja mengetahui bahaya dan waspada
             dalam menjalankan pekerjaannya.
   6. penerangan / penyuluhan sebelum bekerja
         penerangan atau penyuluhan penting agar pekerja lebih paham akan peraturan dan
             mampu menaati peraturan yang berlaku.
   7. pakaian pelindung
                pakaian sebagai pelindung jelas sangat dibutuhkan untuk melindungi diri pekerja
                    ketika melakukan pekerjaannya, seperti masker, kaca mata, topi, sepatu dan
                    sebagainya.
            8. isolasi
                perlu mengisolasi operasi atau proses dalam perusahaan yang membahayakan.
            9. substistusi
                mengganti bahan-bahan yang lebih bahaya terhadap kesehatan dan keamanan
                    kerja dengan bahan yang dianggap tidak berbahaya.sama sekali.




6. Metode Pembelajaran
     6.1 Ceramah bervariasi
     6.2 Tanya jawab
     6.3 Evaluasi


7. Kegiatan dan Alokasi Waktu
     No.                      Jenis Kegiatan                  Alokasi Waktu          Metode
      1     Kegiatan Awal                                   10 menit          Tanya jawab
            - Apersepsi :
              Memberi salam kepada siswa
              Kesiapan               siswa        dalam
                    pembelajaran (absensi, mengetahui
                    keadaan siswa, dan kebersihan
                    kelas)
            - Motivasi :                                    5 menit           Pemberitahuan
              Informasi kompetensi yang ingin                                kompetensi       yang
                    dicapai                                                   akan dicapai, dan
              Bertanya kepada siswa tentang hal                              menanyakan
                    yang berkaitan dengan materi yang                         pengalaman      siswa
                    akan disampaikan.                                         yang         berkaitan
              Guru memberi pengantar tentang                                 dengan materi yang
                    materi baru yang akan disampaikan                         akan disampaikan
      2     Kegiatan Inti                                   60 menit          Ceramah bervariasi
            EKSPLORASI                                                        dan tanya jawab
            a. Guru           memberikan       penjelasan
          kepada siswa tentang pengertian
          prosedur K3.
       b. Guru menyebutkan dan menjelaskan
          menjelaskan kepada siswa unsur-
          unsur yang terdapat dalam suatu
          organisasi perusahaan.
       ELABORASI
       c. Siswa     menyaksikan         video     yang
          berkaitan dengan K3
       d. Siswa mendiskusikan video tersebut
          secara berkelompok
       e. Siswa mengaitkan video dengan
          materi       pelajaran   dan         mencoba
          menemukan          hal-hal     yang     tidak
          sesuai dengan prosedur K3
       f. Siswa        memberikan          tanggapan
          mengenai video tersebut
       KONFIRMASI
       g. Guru     menanggapi          hasil    temuan
          siswa
  3    Penutup                                            15 menit          Tanya jawab
       a. Siswa     diberi    kesempatan         untuk
          bertanya tentang hal-hal yang belum
          dimengerti.
       b. Guru menutup kegiatan belajar-
          mengajar dengan salam


Pertemuan 2
 No.                   Jenis Kegiatan                       Alokasi Waktu        Metode
  1    Kegiatan Awal                                      10 menit          Tanya jawab
       - Apersepsi :
         Memberi salam kepada siswa
         Kesiapan              siswa            dalam
              pembelajaran (absensi, mengetahui
              keadaan siswa, dan kebersihan
         kelas)
      Menanyakan             kembali     materi
         sebelumnya.
    - Motivasi :                                   5 menit    Pemberitahuan
      Informasi kompetensi yang ingin                        kompetensi       yang
         dicapai                                              akan dicapai, dan
      Bertanya kepada siswa tentang hal                      menanyakan
         yang berkaitan dengan materi yang                    pengalaman      siswa
         akan disampaikan.                                    yang         berkaitan
      Guru memberi pengantar entang                          dengan materi yang
         materi baru yang akan disampaikan                    akan disampaikan


2   Kegiatan Inti                                  60 menit   Ceramah
    EKSPLORASI                                                bervariasi,diskusi,
    a. Guru         memberikan       penjelasan               dan tanya jawab
        kepada siswa tentang faktor yang
        mempengarui produktivitas kerja.
    b. Guru menjelaskan kepada siswa
        tentang      faktor-faktor      penyebab
        timbulnya kecelakaan kerja.
    c. Guru menjelaskan kepada siswa
        tentang     cara-cara    mengantisipasi
        terjadinya kecelakaan kerja.
    ELABORASI
    d. Guru         meminta      siswa     untuk
        berdiskusi     kelompok      membahas
        materi yang sudah disampaikan dan
        materi yang sulit untuk dipecahkan
        dalam kelompok.
    KONFIRMASI
    e. Guru menanyakan hal-hal yang
        telah dijelaskan untuk mengetahui
        pemahaman siswa..
  3       Penutup                                      15 menit             Tanya      jawab   dan
          a.    Siswa diberi kesempatan untuk                               evaluasi
                bertanya tentang hal-hal yang belum
                dimengerti.
          b.    Guru menutup kegiatan belajar-
                mengajar dengan salam
Pertemuan 3
  No.                             Jenis Kegiatan                            Alokasi Waktu
      1        Kegiatan Awal                                           10 menit
               - Apersepsi :
                 Memberi salam kepada siswa
                 Kesiapan siswa dalam pembelajaran (absensi,
                    mengetahui keadaan siswa, dan kebersihan
                    kelas)
                 Menanyakan kembali materi sebelumnya.
               - Motivasi :
                 Informasi kompetensi yang ingin dicapai
                 Bertanya kepada siswa tentang hal               yang 5 menit
                    berkaitan dengan materi yang akan disampaikan.
                 Guru memberi pengantar tentang materi baru
                    yang akan disampaikan


      2        Kegiatan Inti                                           60 menit
               EKSPLORASI
               a.   Guru memberikan penjelasan kepada siswa
                    tentang kaitan dan penjelasan UU nomor 1 tahun
                    1970
               b.   Guru menjelaskan kepada siswa tentang macam-
                    macam kasus K3 yang terjadi di darat dan di
                    dalam tanah serta cara penyelesaiannya.
               ELABORASI
               c.   Guru meminta siswa menulis contoh kasus K3
                    yang terjadi di darat dan di dalam tanah yang
                    berlangsung di kawasan Solo.
               d.   Guru meminta siswa mengemukakan contoh
               kasus yang ditemukan siswa tersebut berikut cara
               penyelesaiannya.
         KONFIRMASI
         e.    Guru menanyakan hal-hal yang telah dijelaskan
               untuk mengetahui pemahaman siswa..




   3     Penutup                                                  15 menit
         c. Siswa diberi kesempatan untuk bertanya tentang
              hal-hal yang belum dimengerti.
         d. Jika semua siswa telah mengerti maka guru
              memberikan beberapa pertanyaan sebagai evaluasi
              (tes tertulis)
         e. Guru menutup kegiatan belajar-mengajar dengan
              salam


Pertemuan 4


  No.                          Jenis Kegiatan                          Alokasi Waktu
   1     Kegiatan Awal                                            10 menit
         - Apersepsi :
           Memberi salam kepada siswa
           Kesiapan siswa dalam pembelajaran (absensi,
                mengetahui keadaan siswa, dan kebersihan
                kelas)
           Menanyakan kembali materi sebelumnya.
         - Motivasi :                                             5 menit
           Informasi kompetensi yang ingin dicapai
           Bertanya kepada siswa tentang hal             yang
                berkaitan dengan materi yang akan disampaikan.
           Guru memberi pengantar tentang materi baru
                yang akan disampaikan
     2      Kegiatan Inti                                                      60 menit
            EKSPLORASI
             a.    Guru memberikan penjelasan kepada siswa
                   tentang contoh kasus kecelakaan kerja yang
                   terjadi di permukaan air dan di dalam air
                   berikut cara penyelesaiannya.
             b.    Guru menjelaskan kepada siswa tentang contoh
                   kasus kecelakaan kerja yang terjadi di udara
                   berikut cara penyelesaiannya.
             c.    Guru menjelaskan kepada siswa tentang bahaya
                   yang ada di tempat kerja yang berpotensi
                   menyebabkan kecelakaan
             d.    Guru menjelaskan kepada siswa tentang hal-hal
                   yang termasuk dalam pencegahan timbulnya
                   kecelakaan yang berkaitan dengan K3
            ELABORASI
             e.    Guru     meminta         siswa     untuk      berdiskusi
                   kelompok      membahas           materi    yang    sudah
                   disampaikan dan materi yang sulit untuk
                   dipecahkan dalam kelompok.
            KONFIRMASI
             f.    Guru menanyakan hal-hal yang telah dijelaskan
                   untuk mengetahui pemahaman siswa..


     3      Penutup                                                            15 menit
            a.    Siswa diberi kesempatan untuk bertanya tentang
                  hal-hal yang belum dimengerti.
            b.    Jika semua siswa telah mengerti maka guru
                  memberikan       beberapa         pertanyaan       sebagai
                  evaluasi (tes tertulis)
            c.    Guru menutup kegiatan belajar-mengajar dengan
                  salam


8. Alat dan Bahan/Sumber Belajar
a.   Alat
      - White Board
          - Spidol
      - Laptop
      - power point
      - Lcd
      - Penghapus


b.         Bahan/Sumber Belajar
           Euis Honiatri, Tintin Astini dan Endang Tri Murti. 2010. Menerapkan KESELAMATAN,
                           KESEHATAN, KEAMANAN KERJA, DAN LINGKUNGAN HIDUP (K3LH).
                           Bandung : Armico


9. Penilaian
      Perintah : Jawablah pertanyaan di bawah ini dengan singkat dan jelas !!
          1. Berikan contoh kasus kecelakaan kerja yang terjadi di permukaan air dan di dalam air!
          2. Sebutkan macam bahaya yang berpotensi menyebabkan kecelakaan kerja!
          3. Jelaskan usaha mencegah kecelakaan kerja!
a. Kunci
     1.      Contoh kasus kecelakaan yang terjadi di permukaan air dan di dalam air berikut cara
             penyelesaiannya, misalnya :
             o Kapal motor tenggelam di laut, disebabkan karena gelombang besar, sehingga kapal
                  mengalami penurunan stabilitas dan tenggelam ke dalam laut.
             Cara penyelesaiannya : kecelakaan yang terjadi akibat faktor alam, seperti cuaca buruk,
             memang sulit untuk ditaklukkan. Oleh karena itu, jika cuaca buruk sebaiknya perahu
             tidak pergi berlayar.
     2.      Bahaya yang ada di tempat kerja yang berpotensi menyebabkan kecelakaan, antara lain:
             1.      semburan ap, air panas, uap, gas
             2.      debu berbahaya
             3.      pencemaran lingkungan baik air, asap atau gas berbahaya
             4.      sentuhan listrik
             5.      kebakaran
             6.      peledakan
             7.      tumpahan bahan kimia yang dapat membahayakan diri
             8.      kerusakan mesin, peralatan, bahan dan bangunan
             9.      alat keamanan atau penjaga yang kurang standar
       10. gangguan kesehatan
 3.    Hal-hal yang termasuk dalam pencegahan timbulnya kecelakaan yang berkaitan dengan
       K3 di antaranya :
       o     pengaturan jam kerja
              jam kerja normal 40 jam kerja seminggu untuk industri tahun 2000 tidak lagi
                memberika jaminan produktivitas tinggi. Keadaan pekerja dapat dipengaruhi oleh
                jam istirahat yang memadai sehingga menimbulkan pengaruh kesehatan terhadap
                tenaga kerja.
       o     daya tahan tubuh pekerja
              daya tahan tubuh pekerja baik fisik maupun mnetal mempengaruhi keselamatan
                dan kesehatan serta produktivitas kerja. Pekerja yang daya tahannya buruk akan
                emepngaruhi kretaifitas dan motivasi kerja
       o     pemeriksaan kesehatan
              pemeriksaan kesehatan adalah syarat mutlak untuk mengetahui apakah calon
                pegawai seprti yang diharpkan oleh perusahaan.
       o     pemeriksaan kesehatan berkala
              pemeriksaan kesehatan berkala dilakukan untuk mengevaluasi, apakah faktor-
                faktor penyebabnya itu telah menimbulkan gangguan-gangguan atau kelainan
                pada tubuh pekerja.
           o pendidikan tentang K3
              pendidikan jelas penting agar para pekerja mengetahui bahaya dan waspada
                dalam menjalankan pekerjaannya.
       o     penerangan / penyuluhan sebelum bekerja
              penerangan atau penyuluhan penting agar pekerja lebih paham akan peraturan dan
                mampu menaati peraturan yang berlaku.
       o     pakaian pelindung
              pakaian sebagai pelindung jelas sangat dibutuhkan untuk melindungi diri pekerja
                ketika melakukan pekerjaannya, seperti masker, kaca mata, topi, sepatu dan
                sebagainya.
       o     isolasi
              perlu mengisolasi operasi atau proses dalam perusahaan yang membahayakan.
       o     substistusi
              mengganti bahan-bahan yang lebih bahaya terhadap kesehatan dan keamanan
                kerja dengan bahan yang dianggap tidak berbahaya.sama sekali.
b. Penilaian/Norma
     Penilaian berdasarkan bobot nilai yang didapat dari masing-masing soal, di mana bobot
     masing-masing soal adalah sebagai berikut :
     Nomor 1  30
     Nomor 2  35
     Nomor 3  35
     Sehingga apabila semua lengkap dan benar maka akan mendapat total nilai 100.


10. Remidial
    Remidi dilakukan dengan memberi soal yang lebih mudah, di mana soal tersebut
    menggantikan soal yang paling banyak siswa yang tidak mampu menjawabnya.
    10.1. Soal
         Perintah : Jawablah pertanyaan di bawah ini dengan singkat dan jelas !
     1. Berikan contoh kasus kecelakaan kerja yang terjadi di permukaan air dan di dalam air!
    10.2. Kunci
      1. Contoh kasus kecelakaan yang terjadi di permukaan air dan di dalam air berikut cara
         penyelesaiannya, misalnya :
          o      Kapal motor tenggelam di laut, disebabkan karena gelombang besar, sehingga
                 kapal mengalami penurunan stabilitas dan tenggelam ke dalam laut.
                 Cara penyelesaiannya : kecelakaan yang terjadi akibat faktor alam, seperti cuaca
                 buruk, memang sulit untuk ditaklukkan. Oleh karena itu, jika cuaca buruk
                 sebaiknya perahu tidak pergi berlayar.
11. Tugas
    11.1. Terstruktur
         Tugas terstruktur diberikan dengan memberi tugas/pekerjaan rumah kepada siswa, di
         mana tugas tersebut harus dikumpulkan pada pertemuan berikutnya.
         Soal : Jawablah pertanyaan di bawah ini dengan singkat dan jelas !
         1. Berikan contoh kasus kecelakaan kerja yang terjadi di udara yang baru-baru ini
               berlangsung di Indonesia ?
         Kunci :
         1. pesawat Lion Air tergelincir di bandara Supadio Pontianak ketika tengah take off.
      11.2. Tidak Terstruktur
           Tugas    mencari     bagaimana   upaya   yang   telah    dilakukan   pemerintah     dalam
           menanggulangi dampak kecelakaan kerja.




      Mengetahui,                                                  Surakarta,       Oktober 2011
Kepala Sekolah SMK N 6 surakarta                                            Guru,




     Dra. Sri Supartini, MM                                               Sri Hartini, S. Pd

 NIP. 19550330 197903 2 001                                        NIP 195612111986021003

				
DOCUMENT INFO
Categories:
Stats:
views:6169
posted:2/14/2012
language:Malay
pages:18