Embed
Email

RPP 1

Document Sample

Categories
Tags
Stats
views:
3
posted:
2/14/2012
language:
pages:
15
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

(RPP)





Satuan Pendidikan : Sekolah Menengah Kejuruan

Bidang Keahlian : Manajemen Bisnis

Kompetensi Keahlian : Akuntansi

Kelas : X AK 1, X AK 2, X AK 3

Semester : Gasal

Alokasi Waktu : 8 x 45 menit (4x pertemuan)





1. Standart Kompetensi : Menerapkan keselamatan, kesehatan, keamanan kerja dan

lingkungan hidup (K3LH)

2. Kompetensi Dasar : Mendiskripsikan Kesehatan, Keselamatan, dan Keamanan

Kerja (K3)

3. Indikator pencapaian kompetensi

3.1. Menjelaskan pengertian K3

3.2. Menjelaskan perananan K3 dalam produktivitas kerja.

3.3. Mengidentifikasi tujuan K3

3.4. Menjelaskan K3 dalam perspektif hukum.

4. Tujuan pembelajaran

4.1 Setelah proses pembelajaran, siswa diharapkan dapat menjelaskan pengertian K3

4.2 Setelah proses pembelajaran, siswa diharapkan dapat menjelaskan peranan K3 dalam

produktivitas kerja.

4.3 Setelah proses pembelajaran, siswa diharapkan dapat mengidentifikasi tujuan K3

4.4 Setelah proses pembelajaran, siswa diharapkan dapat menjelaskan K3 dalam perspektif

hukum.

5. Materi Pembelajaran

Pertemuan 1



Pengertian kesehatan, keselamatan, dan keamanan kerja (K3)



 Kesehatan kerja

Menurut undang-undang kesehatan, yang dimaksud dengan kesehatan adalah keadaan

sejahtera dari badan, jiwa, dan sosial yang memungkinkan setiap orang hidup

produktif secara sosial dan ekonomis.

o Individu yang sehat adalah yang bebas dari penyakit, cedera, serta masalah mental

dan emosi yang biasa menggganggu aktivitas manusia normal umumnya.Sedangkan

kesehatan kerja (occupational health) atau sering disebut kesehatan industi yaitu

berkaitan dengan usaha-usaha penyakit-penyakit dalam pekerjaan (accupational

deseances), suatu upaya untuk menjaga kesehatan pekerjaan dan mencegah

pencemaran di sekitar tempat kerjanya.

 Keselamatan kerja

Keselamatan merujuk pada perlindungan terhadap kesehjateraan fisik

seseorang.Menurut kamus bahasa Indonesia keselamatan adalah perihal (kedaan)

selamat, kesejahteraan, kebahagiaan dan sebagainya.jadi keselamatan dan kesehatan

kerja adalah pengawasan terhadap orang, mesin, material, dan metode yang

mencangkup lingkungan kerja agar supaya pekerja tidak mengalami cedera.

 Keamanan kerja

Menurut kamus bahasa Indonesia adalah keadaan aman, ketentraman, menjaga

(memelihara) ketertiban nasional;kemampuan suatu bangsa untuk melindungi nilai-

nilai internalnya dari ancaman eksternal.

Keamanan di pabrik atau keamanan kerja adalah melindungi fasilitas pengusaha dan

peralatan yang ada dari akses-akses yang tidak sah serta untuk melindungi para

karyawan ketika sedang bekerja atau melaksanakan penugasan pekerjan.

 Pengertian Keselamatan, Kesehatan. Keamanan Kerja (K3)



Adalah satu upaya guna memperkembangkan kerja sama, saling pengertian, dan

partisipasi efektif dari pengusaha atau pengurus dan tenaga kerja dalam tempat-tempat

kerja untuk melaksanakan tugas dan kewajiban bersama dibidang keselamatan,

kesehatan, dan keamanan kerja dalam rangka melancarkan usaha produksi.

Pertemuan 2

Peranan K3 dalam Produktivitas Kerja

Pemerintah membina perlindungan kerja yang mencakup :

 Norma keselamatan kerja

 Norma kesehatan kerja dan higene perusahaan atau Hiperkes

 Norma kerja

 Pemberian ganti kerugian perawatan dan rehabilitasi dalam hal kecelakaan kerja.

Berkaitan dengan hal di atas, terdapat Undang-Undang Nomor 1 tahun 1970 tentang

keselamatan kerja yang pada dasarnya merupakan ketentuan pokok di bidang keselamatan

dan kesehatan kerja. Undang-Undang ini menegaskan ruang lingkup keselamatan dan

kesehatan kerja sebagai berikut :

Ketentuan keselamatan dan kesehatan kerja berlaku di setiap tempat kerja yang

mencakup 3 unsur pokok yaitu tenaga kerja, bahaya kerja dan usaha baik yang bersifat

ekonomi maupun sosial.

Ketentuan keselamatan dan kesehatan kerja berkaitan dengan perlindungan:

1. tenaga kerja

2. alat, bahan, pesawat, mesin dan sebagainya.

3. lingkungan

4. proses produksi

5. sifat pekerjaan

6. cara kerja.

Persyaratan keselamatan dan kesehatan kerja diterapkan sejak tahap perencanaan,

pembuatan, pemakaian barang maupun produk teknis dan seterusnya.

Keselamatan dan kesehatan kerja merupakan tanggung jawab semua pihak, khususnya

pihak yang terkait dengan proses penyelanggaraan suatu usaha.

Apabila unsur-unsur di atas berhasil maka akan menimbulkan dampak yang lebih luas antara

lain meningkatnya produktivitas, rasa bebas dari takut untuk menghadapi teknologi canggih

dan menimblkan motivasi kerja serta rasa jati diri yang tinggi.

Secara umum, peranan K3 dalam produktivitas kerja adalah :

 Setiap tenaga kerja berhak mendapat perlindungan atas keselamatannya dalam

melakukan pekerjaan untuk kesejahteraan hidup dan meningkatkan produksi serta

produktivitas nasional.

 Setiap orang yang berada di tempat kerja perlu terjamin keamanannya.

 Setiap sumber produksi perlu dipakai dan dipergunakan secara aman dan efisien.

 Untuk mengurangi biaya perusahaan jika terjadi kecelakaan kerja dan penyakit akibat

hubungan kerja, karena sebelumnya sudah ada tindakan antisipatif dari perusahaan.

Pertemuan 3

TUJUAN K3

Kesehatan, keselamatan dan keamanan kerja yang termasuk dalam suatu wadah

higene perusahaan dan kesehatan kerja (hiperkes). Kesehatan, keselamatan dan keamanan

kerja mempunyai tujuan pokok dalam upaya memajukan dan mengembangkan proses

industrialisasi, terutama dalam mewujudkan kesejahteraan para buruh atau tenaga kerja.

Tujuan manajemen K3 yaitu :

1) Untuk mencapai derajat kesehatan kerja yang setinggi-tingginya, baik buruh, petani,

nelayan, pegawai negeri, maupun pekerja-pekerja bebas.

2) Untuk mencegah dan memberantas penyakit dan kecelakaan-kecelakaan akibat kerja,

memelihara dan meningkatkan kesehatan, mempertinggi efisensi dan daya produktivitas

kerja, serta meningkatkan kegairahan dan kenikmatan kerja.

Ruang lingkup dan tujuan kesehatan, keselamatan dan keamanan kerja berdasarkan

ketentuan Pasal 2 Undang-undang Nomor 1 tahun 1970, bahwa yang diatur dalam segala

tempat kerja baik di darat, di dalam tanah, di permukaan air, di dalam air maupun di udara

yang berada di dalam wilayah hukum Republik Indonesia.

Tujuan dan sasaran Undang-Undang Nomor 1 tahun 1970 tentang Keselamatan Kerja

antara lain sebagai berikut :

 Agar tenaga kerja dan setiap orang lainnya yang berada dalam tempat kerja selalu dalam

keadaan selamat dan sehat.

 Agar sumber-sumber produksi dapat dipakai dan digunakan secara efisien.

 Agar proses produksi dapat berjalan secara lancar tanpa hambatan apapun.

Setiap usaha keselamatan dan kesehatan kerja tidak lain adalah pencegahan dan

penanggulangan kecelakaan di tempat kerja untuk kesejahteraan hidup dan meningkatkan

produksi serta produktivitas nasional.

Selain itu, hal tersebut juga ditujukan untuk memberikan perlindungan bagi

masyarakat sekitar suatu perusahaan agar terhindar dari bahaya pengotoran oleh bahan-bahan

dari proses industrialisasi yang bersangkutan dan perlindungan masyarakat luas dari bahaya-

bahaya yang mungkin ditimbulkan oleh produk-produk industri.









Pertemuan 4

Hukum Kesehatan, Keselamatan dan Keamanan Kerja





A. Pengertian hukum kesehatan dan keselamatan kerja

Merupakan salah satu alat atau sarana untuk melindungi tenaga kerja, perusahaan,

lingkungan hidup, dan masyarakat sekitar dari bahaya akibat kecelakaan kerja

B. Tiga aspek utama K3 dalam perspektif hukum, yaitu :

 Norma keselamatan kerja merupakan sarana atau alat untuk mencegah

terjadinya kecelakaan kerja yang tidak diduga, yang disebabkan oleh kelalaian

kerja serta lingkungan kerja yang tidak kondusif (tidak menyenangkan)

 Norma kesehatan kerja merupakan instrumen yang mampu menciptakan dan

memelihara derajat kesehatan kerja setinggi-tingginya.

 Norma Kerja merupakan bagian dari manajemen perusahaan, dalam konteks ini

berkaitan dengan masalah pengaturan jam kerja, shift, kerja wanita, tenaga

kerja kaum muda, pengaturan jam lembur, analisis, dan pengelolaan lingkunan

hidup.

C. Keberadaan K3 muncul bersamaan dengan revolusi industri di Eropa

terutama di Inggris, Jerman, Perancis dan Amerika Serikat.

D. Undang-undang yang mengatur K3 :

Undang-Undang Republik Indonesia No 1 Tahun 1970 tentang keselamatan

kerja.

Tujuan dan sasaran Undang-Undang Nomor 1 tahun 1970 tentang Keselamatan

Kerja antara lain sebagai berikut :

1. Agar tenaga kerja dan setiap orang lainnya yang berada dalam tempat kerja

selalu dalam keadaan selamat dan sehat.

2. Agar sumber-sumber produksi dapat dipakai dan digunakan secara efisien.

3. Agar proses produksi dapat berjalan secara lancar tanpa hambatan apapun.

Undang-undang Republik Indonesia No. 13 Tahun 2003 tentang

ketenagakerjaan, yang dikemukakan khusus paragraf 5 mengenai keselamatan

dan kesehatan kerja.

Pasal 86 :

1. Setiap pekerja/buruh mempunyai hak untuk memperoleh perlindungan

atas :

a. Keselamatan dan kesehatan kerja.

b. Moral dan kesusilaan, dan

c. Perlakuan yang sesuai dengan harkat dan martabat manusia serta

nilai-nilai agama.

2. Untuk melindungi keselamatan pekerja /buruh guna mewujudkan

produktivitas kerja yang optimal diselenggarakan upaya keselamatan dan

kesehatan kerja.

3. Perlindungan sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) dan ayat (2)

dilaksanakan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Pasal 87 :

1. Setiap perusahaan wajib menerapkan sistem manajemen keselamatan dan

kesehatan kerja yang terintegrasi dengan sistem manajemen.

2. Ketentuan mengenai penerapan sistem manajemen keselamatan dan

kesehatan kerja sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) diatur dengan

peraturan pemerintah.

PP 14/1993 Tentang penyelenggaraan program jaminan sosial tenaga kerja.

E. Pedoman dari International Labour Organization (ILO) tentang fungsi

pelayanan kesehatan kerja :

 Melindungi pekerja terhadap setiap health hazard (bahaya kesehatan) yang

mungkin timbul dari pekerjaan dan lingkungan kerja.

 Membantu pekerja enyesuaikan diri denan pekerjaannya, baik fisik maupun

mental dan menyadari kewajibannya terhadap pekerjaanya.

 Memperbaiki atau memelihara keadaan fisik, mental dan sosial para pekerja

sebaik mungkin.





6. Metode Pembelajaran

6.1 Ceramah bervariasi

6.2 Tanya jawab

6.3 Evaluasi

6.4 Diskusi





7. Kegiatan dan Alokasi Waktu

Pertemuan 1

No. Jenis Kegiatan Alokasi Waktu Metode

1 Kegiatan Awal 10 menit Tanya jawab

- Apersepsi :

 Memberi salam kepada siswa

 Kesiapan siswa dalam

pembelajaran (absensi, mengetahui

keadaan siswa, dan kebersihan

kelas)

- Motivasi : 5 menit Pemberitahuan

 Informasi kompetensi yang ingin kompetensi yang

dicapai akan dicapai, dan

 Bertanya kepada siswa tentang hal menanyakan

yang berkaitan dengan materi yang pengalaman siswa

akan disampaikan. berkaitan dengan

 Guru memberi pengantar tentang materi yang akan

materi baru yang akan disampaikan disampaikan





2 Kegiatan Inti 60 menit Diskusi, presentasi

EKSPLORASI

a. Melakukan kajian literature tentang

pengertian keselamatan, kesehatan

dan keamanan kerja.

ELABORASI

b. Siswa berdiskusi tentang pengertian

keselamatan, kesehatan dan

keamanan kerja dengan

memberikan contoh-contohnya.

c. Siswa mempresentasikan hasil

diskusi ke depan kelas.

KONFIRMASI

d. Guru bersama siswa bertanya jawab

meluruskan kesalahan pemahaman,

memberikan penguatan dan Tanya jawab dan

penyimpulan 15 menit evaluasi

3 Penutup

a. Siswa diberi kesempatan untuk

bertanya tentang hal-hal yang belum

dimengerti.

b. Jika semua siswa telah mengerti

maka guru memberikan beberapa

pertanyaan sebagai evaluasi (tes

tertulis)

c. Guru menutup kegiatan belajar-

mengajar dengan salam





Pertemuan 2

No. Jenis Kegiatan Alokasi Waktu Metode

1 Kegiatan Awal 10 menit Tanya jawab

- Apersepsi :

 Memberi salam kepada siswa

 Kesiapan siswa dalam

pembelajaran (absensi, mengetahui

keadaan siswa, dan kebersihan

kelas)

- Motivasi : 5 menit Pemberitahuan

 Informasi kompetensi yang ingin kompetensi yang

dicapai akan dicapai, dan

 Guru menanyakan materi pada menanyakan

pertemuan sbelumnya yaitu tentang pengalaman siswa

pengertian K3. yang berkaitan

 Guru bertanya kepada siswa dengan materi yang

tentang hal yang berkaitan dengan akan disampaikan

materi yang akan disampaikan.









2 Kegiatan Inti 60 menit Ceramah bervariasi

EKSPLORASI dan diskusi

a. Guru menyampaikan informasi

tentang bahan ajar secara umum

b. Siswa mengkaji permasalahan yang

berkaitan dengan pentingnya K3 dan

pengaruhnya terhadap produktivitas

kerja

ELABORASI

c. Siswa berdiskusi tentang

permasalahan-permasalahan yang

berkaitan dengan pentingnya K3.

d. Siswa melakukan presentasi secara

berkelompok

KONFIRMASI

e. Memberikan umpan balik

terhadap hasil diskusi siswa.

3 Penutup 15 menit Tanya jawab dan

a. Siswa diberi kesempatan untuk evaluasi

bertanya tentang hal-hal yang belum

dimengerti.

b. Guru menutup kegiatan belajar-

mengajar dengan salam









Pertemuan 3

No. Jenis Kegiatan Alokasi Waktu Metode

1 Kegiatan Awal 10 menit Tanya jawab

- Apersepsi :

 Memberi salam kepada siswa

 Kesiapan siswa dalam

pembelajaran (absensi, mengetahui

keadaan siswa, dan kebersihan

kelas)

- Motivasi : 5 menit Pemberitahuan

 Informasi kompetensi yang ingin kompetensi yang

dicapai akan dicapai, dan

 Guru menanyakan materi pada menanyakan

pertemuan sbelumnya yaitu tentang pengalaman siswa

peranan K3. yang berkaitan

 Guru bertanya kepada siswa dengan materi yang

tentang hal yang berkaitan dengan akan disampaikan

materi yang akan disampaikan.

 Guru memberi pengantar tentang

materi baru yang akan disampaikan





2 Kegiatan Inti 60 menit Diskusi

EKSPLORASI

a. Siswa menyimak penjelasan

tentang tujuan pokok K3.

ELABORASI

b. Siswa menelaah tentang tujuan

pokok K3

c. Siswa berdiskusi tentang tujuan

manajemen K3 bagi perusahaan.

KONFIRMASI

d. Siswa melakukan refleksi untuk

memperoleh pengalaman belajar

yang telah dilakukan;





3 Penutup 15 menit Tanya jawab

a. Siswa diberi kesempatan untuk

bertanya tentang hal-hal yang

belum dimengerti.

b. Guru menutup kegiatan belajar-

mengajar dengan salam





Pertemuan 4

No. Jenis Kegiatan Alokasi Waktu Metode

1 Kegiatan Awal 10 menit Tanya jawab

- Apersepsi :

 Memberi salam kepada siswa

 Kesiapan siswa dalam

pembelajaran (absensi, mengetahui

keadaan siswa, dan kebersihan

kelas)

- Motivasi : 5 menit Pemberitahuan

 Informasi kompetensi yang ingin kompetensi yang

dicapai akan dicapai, dan

 Bertanya kepada siswa tentang hal menanyakan

yang berkaitan dengan materi yang pengalaman siswa

akan disampaikan. yang berkaitan

 Guru memberi pengantar tentang dengan materi yang

materi baru yang akan disampaikan akan disampaikan

2 Kegiatan Inti 60 menit Ceramah bervariasi

EKSPLORASI dan tanya jawab

a. Guru memberikan penjelasan

kepada siswa tentang pengertian

hukum kesehatan dan

keselamatan kerja

b. Guru menjelaskan kepada siswa

tentang tiga aspek utama K3

dalam perspektif hukum .

c. Guru menjelaskan kepada siswa

tentang undang-undang yang

mengatur K3.

ELABORASI

d. Siswa menelaah tentang pedoman

dari International Labour

Organization (ILO) tentang fungsi

pelayanan kesehatan kerja

e. Guru menanyakan hal-hal yang telah

dijelaskan untuk mengetahui

pemahaman siswa.

KONFIRMASI

f. Guru menarik kesimpulan dan

menjelaskan pengertian kesehatan,

keselamatan, dan keamanan kerja

(K3) secara kesatuan.





3 Penutup 15 menit Tanya jawab dan

a. Siswa diberi kesempatan untuk evaluasi

bertanya tentang hal-hal yang belum

dimengerti.

b. Jika semua siswa telah mengerti

maka guru memberikan beberapa

pertanyaan sebagai evaluasi (tes

tertulis)

c. Guru menutup kegiatan belajar-

mengajar dengan salam









8. Alat dan Bahan/Sumber Belajar

a. Alat

 White Board

 Spidol

 Laptop

 Power Point

 LCD

b. Bahan/Sumber Belajar

- Euis Honiatri, Tintin Astini dan Endang Tri Murti. 2010. Menerapkan KESELAMATAN,

KESEHATAN, KEAMANAN KERJA, DAN LINGKUNGAN HIDUP (K3LH).

Bandung : Armico.

9. Penilaian

a. Soal

Perintah : Jawablah pertanyaan di bawah ini dengan singkat dan jelas !!

1. Jelaskan pengertian hukum kesehatan dan keselamatan kerja !

2. Jelaskan tiga aspek utama K3 dalam perspektif hukum!

3. Sebutkan undang-undang yang mengatur K3!

4. Sebutkan pedoman dari International Labour Organization (ILO) tentang fungsi

pelayanan kesehatan kerja!

b. Kunci



1. Pengertian hukum kesehatan dan keselamatan kerja merupakan salah satu alat

untuk melindungi tenaga kerja, perusahaan, lingkungan hidup, dan masyarakat

sekitar dari bahaya akibat kecelakaan kerja

2. Tiga aspek utama K3 dalam perspektif hukum, yaitu :

 Norma keselamatan kerja merupakan sarana atau alat untuk mencegah

terjadinya kecelakaan kerja yang tidak diduga, yang disebabkan oleh

kelalaian kerja serta lingkungan kerja yang tidak kondusif (tidak

menyenangkan)

 Norma kesehatan kerja merupakan instrumen yang mampu menciptakan dan

memelihara derajat kesehatan kerja setinggi-tingginya.

 Norma Kerja merupakan bagian dari manajemen perusahaan, dalam konteks

ini berkaitan dengan masalah pengaturan jam kerja, shift, kerja wanita,

tenaga kerja kaum muda, pengaturan jam lembur, analisis, dan pen gelolaan

lingkunan hidup.

3. Undang-undang yang mengatur K3 :

 Undang-Undang Republik Indonesia No 1 Tahun 1970 tentang keselamatan

kerja.

 Undang-undang Republik Indonesia No. 13 Tahun 2003 tentang

ketenagakerjaan, yang dikemukakan khusus paragraf 5 mengenai keselamatan

dan kesehatan kerja.

 PP 14/1993 Tentang penyelenggaraan program jaminan sosial tenaga kerja.

4. Pedoman dari International Labour Organization (ILO) tentang fungsi pelayanan

kesehatan kerja :

 Melindungi pekerja terhadap setiap health hazard (baha ya kesehatan) yang

mungkin timbul dari pekerjaan dan lingkungan kerja.

 Membantu pekerja enyesuaikan diri denan pekerjaannya, baik fisik maupun

mental dan menyadari kewajibannya terhadap pekerjaanya.

 Memperbaikai atau memelihara keadaan fisik, mental dan sosial para pekerja

sebaik mungkin.





c. Penilaian/Norma

Penilaian berdasarkan bobot nilai yang didapat dari masing-masing soal, di mana bobot

masing-masing soal adalah sebagai berikut :

Nomor 1  25

Nomor 2  25

Nomor 3  25

Nomor 4  25

Sehingga apabila semua lengkap dan benar maka akan mendapat total nilai 100.





10. Remidial

Remidi dilakukan dengan memberi soal yang lebih mudah, di mana soal tersebut

menggantikan soal yang paling banyak siswa yang tidak mampu menjawabnya.

10.1. Soal

Perintah : Jawablah pertanyaan di bawah ini dengan singkat dan jelas !

1. Jelaskan pengertian hukum kesehatan dan keselamatan kerja !

2. Jelaskan tiga aspek utama K3 dalam perspektif hukum!





10.2. Kunci



1. Pengertian hukum kesehatan dan keselamatan kerja merupakan salah satu alat

untuk melindungi tenaga kerja, perusahaan, lingkungan hidup, dan masyarakat

sekitar dari bahaya akibat kecelakaan kerja

2. Tiga aspek utama K3 dalam perspektif hukum, yaitu :

 Norma keselamatan kerja merupakan sarana atau alat untuk mencegah

terjadinya kecelakaan kerja yang tidak diduga, yang disebabkan oleh

kelalaian kerja serta lingkungan kerja yang tidak kondusif (tidak

menyenangkan)

 Norma kesehatan kerja merupakan instrumen yang mampu menciptakan dan

memelihara derajat kesehatan kerja setinggi-tingginya.

 Norma Kerja merupakan bagian dari manajemen perusahaan, dalam konteks

ini berkaitan dengan masalah pengaturan jam kerja, shift, kerja wanita,

tenaga kerja kaum muda, pengaturan jam lembur, analisis, dan pengelolaan

lingkungan hidup.

11. Tugas

11.1. Terstruktur

Tugas terstruktur diberikan dengan memberi tugas/pekerjaan rumah kepada siswa, di

mana tugas tersebut harus dikumpulkan pada pertemuan berikutnya.

Soal : Jawablah pertanyaan di bawah ini dengan singkat dan jelas !

1. Menurutmu, apakah penerapan hukum yang mengatur tentang K3 sudah berjalan

efektif di Indonesia?

Kunci :

1. menurut kamus bahasa Indonesia keselamatan adalah perihal (kedaan) selamat,

kesejahteraan, kebahagiaan dan sebagainya.

11.2. Tidak Terstruktur

Tugas mencari permasalahan K3 di internet.









Mengetahui, Surakarta, Oktober 2011

Kepala Sekolah SMK N 6 surakarta Guru,









Dra. Sri Supartini, MM Sri Hartini, S. Pd



NIP. 19550330 197903 2 001 NIP 195612111986021003


Related docs
Other docs by Riana Cholavtl...
RPP Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan
Views: 248  |  Downloads: 1
RPP 1
Views: 3  |  Downloads: 0
1. Melaksanakan prosedur K3
Views: 457  |  Downloads: 8
By registering with docstoc.com you agree to our
privacy policy

You are almost ready to download!

You are almost ready to download!