Embed
Email

Twisted Pair

Document Sample
Twisted Pair
Shared by: aRievxx Buzz
Stats
views:
8
posted:
2/10/2012
language:
pages:
12
KABEL TWISTED PAIR









Disarikan oleh:



Dinisfu Sya’ban (0403100596)



SEKOLAH TINGGI SANDI NEGARA

BOGOR

2007

BAB I

PENDAHULUAN





MEDIA TRANSMISI

Secara garis besar ada dua kategori media transmisi, yakni : guided (terpandu) dan

unguided (tidak terpandu).





Media yang terpandu (Guided)

Media transmisi yang terpandu maksudnya adalah media yang mampu

mentransmisikan besaran-besaran fisik lewat materialnya. Contoh: kabel twisted-pair,

kabel coaxial dan serat optik.









Gambar 1. Media terpandu





Kabel Twisted-pair

Kabel twisted-pair memiliki beberapa jenis utama yaitu shielded (berselimut) biasa

disebut STP dan unshielded (tidak memiliki selimut) biasa disebut UTP. Untuk UTP

terdapat pula pembagian jenis yakni:

o Category 1: sifatnya mampu mentransmisikan data kecepatan rendah. Contoh: kabel

telepon.

o Category 2: sifatnya mampu mentransmisikan data lebih cepat dibanding category 1

dapat digunakan untuk transmisi digital dengan bandwidth hingga 4

MHz.

o Category 3: mampu mentransmisikan data hingga 16 MHz.

o Category 4: mampu mentransmisikan data hingga 20 MHz.

o Category 5: digunakan untuk transmisi data yang memerlukan bandwidth hingga

100 MHz.

Kabel Coaxial

Kabel coaxial mampu mengangkut sinyal frekuensi yang lebih tinggi daripada kabel

twistedpair.





Serat Optik

Serat optik terbuat dari material gelas atau plastik dan mampu mentransmisikan sinyal

dalam bentuk cahaya.





Media yang tidak terpandu (Unguided)

Media unguided mentransmisikan gelombang electromagnetic tanpa menggunakan

konduktor fisik seperti kabel atau serat optik. Contoh sederhana adalah gelombang

radio seperti microwave, wireless mobile dan lain sebagainya.

BAB II

ISI





Pada tulisan ini hanya akan dibahas sedikit tentang salah satu media transmisi yang

terpadu (Guided) yaitu Kabel Twisted Pair.





Twisted Pair Ethernet

Kabel Twisted Pair ini terbagi menjadi dua jenis yaitu shielded dan unshielded.

Shielded adalah jenis kabel yang memiliki selubung pembungkus sedangkan

unshielded tidak mempunyai selubung pembungkus. Untuk koneksinya kabel jenis ini

menggunakan konektor RJ-11 atau RJ-45.





Pada twisted pair (10 BaseT) network, komputer disusun membentuk suatu pola star.

Setiap PC memiliki satu kabel twisted pair yang tersentral pada HUB. Twisted pair

umumnya lebih handal (reliable) dibandingkan dengan thin coax karena HUB

mempunyai kemampuan data error correction dan meningkatkan kecepatan transmisi.





Saat ini ada beberapa grade, atau kategori dari kabel twisted pair. Kategori 5 adalah

yang paling reliable dan memiliki kompabilitas yang tinggi, dan yang paling

disarankan. Berjalan baik pada 10Mbps dan Fast Ethernet (100Mbps). Kabel kategori

5 dapat dibuat straight-through atau crossed.





Kabel straight through digunakan untuk menghubungkan komputer ke HUB. Kabel

crossed digunakan untuk menghubungkan HUB ke HUB. Panjang kabel maksimum

kabel Twisted-Pair umumnya adalah 100 m.

Gambar 2. Kabel UTP, STP dan konektor rj-45





ETHERNET CABLE

Untuk menghubungkan jaringan diperlukan kabel Ethernet yaitu kabel yang

digunakan disebut kabel UTP (Unshielded Twisted Pair) dengan menggunakan

konektor RJ45.





Kabel UTP mempunyai delapan pin (4 pasang).

· Pin1 dengan warna hijau-putih (TD+)

· Pin2 dengan warna hijau (TD-)

· Pin3 dengan warna orange-putih (RD+)

· Pin4 dengan warna biru (NC)

· Pin5 dengan warna biru-putih (NC)

· Pin6 dengan warna orange (RD-)

· Pin7 dengan warna coklat-putih (NC)

· Pin8 dengan warna coklat (NC)

Konfigurasi pin kabel UTP adalah sbb:









Gambar 3. Konfigursai pin kabel UTP





Ada tiga cara pemasangan kabel UTP:

1. Straigh Through

Pengkabelan jenis ini biasanya diperuntukkan untuk menghubungkan peralatan yang

berbeda jenis. Misal untuk menghubungkan PC dengan hub, switch dan router, switch

dan PC dan sebagainya.





2. Cross Over

Pengkabelan jenis ini biaanya digunakan untuk menghubungkan peralatan sejenis.

Misal untuk menghubungkan PC dengan PC, hub dengan hub dan sebagainya.





3. Rollover

Pengkabelan jenis ini merupakan pengkabelan khusus. Misalnya untuk

menghubungkan antar switch.

Berikut adalah skema pemasangan kabel UTP:









Gambar 4. Skema Straigh Through









Gambar 5. Skema Cross Over

Gambar 6. Skema Rollover





Kabel twisted pair biasa diimplementasikan pada LAN. Berikut akan dibahas sedikit

implementasi twisted pair di dalam LAN.



Implementasi LAN

Seluruh Ethernet LAN dikonfigurasikan sebagai logical bus dan secara fisik dapat

diimplementasikan dalam bentuk topologi bus atau star.



o 10BASE5: Implementasi ini disebut thick ethernet atau thick-net. Adalah LAN

topologi bus yang menggunakan baseband sinyal dan memiliki panjang

kabel maksimum 500 meter. Lihat Gambar 7



o 10BASE2: Implementasi ini disebut thin ethernet. Ada yang menyebutnya: thin-

net, cheap-net atau thin-wire Ethernet. Konsepnya sama dengan

10BASE5, namun thin-net ini lebih murah dan lebih ringan kabelnya

sehingga lebih luwes dibanding thick-net. Kelemahannya dibanding

thick-net adalah jarak kabel yang tidak melebihi 185 meter dan hanya

mampu mengakomodasi sedikit komputer. Gambar 8 memperlihatkan

contoh thin-net.



o 10BASE-T: Implementasi LAN ini adalah yang sangat populer, disebut

Twisted-pair Ethernet. Topologi yang digunakan pada

implementasi LAN ini adalah topologi star. 10BASE-T ini mampu

mendukung data hingga 10 MBps untuk panjang kawat

maksimum 100 meter. Lihat Gambar 9

Gambar 7. Thick Ethernet









Gambar 8. Thin Ethernet









Gambar 9. Twisted-pair Ethernet

Thin Ethernet (Thinnet)

Thin Ethernet atau Thinnet memiliki keunggulan dalam hal biaya yang relatif lebih

murah dibandingkan dengan tipe pengkabelan lain, serta pemasangan komponennya

lebih mudah. Panjang kabel thin coaxial/RG-58 antara 0.5 – 185 m dan maksimum 30

komputer terhubung.





Thick Ethernet (Thicknet)

Dengan thick Ethernet atau thicknet, jumlah komputer yang dapat dihubungkan dalam

jaringan akan lebih banyak dan jarak antara komputer dapat diperbesar, tetapi biaya

pengadaan pengkabelan ini lebih mahal serta pemasangannya relatif lebih sulit

dibandingkan dengan Thinnet. Pada Thicknet digunakan transceiver untuk

menghubungkan setiap komputer dengan sistem jaringan dan konektor yang

digunakan adalah konektor tipe DIX. Panjang kabel transceiver maksimum 50 m,

panjang kabel Thick Ethernet maksimum 500 m dengan maksimum 100 transceiver

terhubung.

BAB III

KESIMPULAN





Secara garis besar ada dua kategori media transmisi, yakni : guided (terpandu) dan

unguided (tidak terpandu). Media guided ialah media yang mampu mentransmisikan

besaran-besaran fisik lewat materialnya. Sedangkan unguided ialah media transmisi

tanpa menggunakan konduktor fisik seperti kabel atau serat optic.





Jenis kabel twisted pair dapat dikonfigurasi menjadi 3 yaitu, straight through, cross

over, rollover. Kabel straight through digunakan untuk menghubungkan komputer ke

HUB. Kabel crossed digunakan untuk menghubungkan HUB ke HUB. Kabel rollover

merupakan pengkabelan khusus. Misalnya untuk menghubungkan antar switch.

DAFTAR PUSTAKA





Fahrial, Jaka. Artikel: Teknik Konfigurasi LAN. 2003

http://www.nullmodem.com/DB-25.htm

http://www.zytrax.com/tech/layer_1/cables/tech_rs232.232.htm

Prasimax Technology Development Center. Protokol TCP/IP Bagian 1. 2002


Related docs
Other docs by aRievxx Buzz
Twisted Pair
Views: 8  |  Downloads: 0
CSCW
Views: 0  |  Downloads: 0
Error in PHP
Views: 5  |  Downloads: 0
Error Exception Handling And Document Help
Views: 12  |  Downloads: 0
Chain
Views: 3  |  Downloads: 0
Class Diagram
Views: 12  |  Downloads: 0
Chain Node
Views: 4  |  Downloads: 0
Key All Version Smadav Pro
Views: 0  |  Downloads: 0
Operating System
Views: 3  |  Downloads: 0
Gerakan Sosial Indonesia
Views: 74  |  Downloads: 1
By registering with docstoc.com you agree to our
privacy policy

You are almost ready to download!

You are almost ready to download!