Your Federal Quarterly Tax Payments are due April 15th Get Help Now >>

=keutamaan sahur by docforcash

VIEWS: 5 PAGES: 2

									Keutamaan Sahur

Adapun mengenai keutamaan sahur, Rasulullah shallallahu alaihi wasallam telah
menjelaskannya dalam beberapa hadits di bawah ini:

1. Dalam sahur terdapat barakah



Dari Anas bin Malik radiyallahu ‘anhu, ia berkata bahwa Nabi shallallahu alaihi
wasallam bersabda: “Sahurlah kalian, karena sesungguhnya dalam sahur terdapat
barakah.” (Muttafaqun ‘alaih)

Al-Hafizh Ibnu Hajar rahimahullah berkata dalam kitabnya (Fathul Bari, 4/166): “Dan
yang utama (dari tafsiran “barakah” yang terdapat dalam hadits) sesungguhnya barakah
dalam sahur dapat diperoleh dari beberapa segi, yaitu:

a. Mengikuti Sunnah Nabi shallallahu alaihi wasallam.

b. Menyelisihi ahli kitab.

c. Menambah kemampuan untuk beribadah.

d. Menambah semangat.

e. Mencegah akhlak yang buruk yang timbul karena pengaruh lapar.

f. Mendorong bersedekah terhadap orang yang meminta pada waktu sahur atau
berkumpul bersamanya untuk makan sahur.

g. Merupakan sebab untuk berdzikir dan berdoa pada waktu mustajab.

h. Menjumpai niat puasa bagi orang yang lupa niat puasa sebelum tidur.

2. Pujian Allah Ta’ala dan doa para malaikat terhadap orang-orang yang sahur




Dari Abu Sa’id Al-Khudri radiyallahu ‘anhu beliau berkata, Rasulullah shallallahu alaihi
wasallam bersabda: “Makan sahur adalah barakah. Maka janganlah kalian
meninggalkannya meskipun salah satu di antara kalian hanya minum seteguk air.
Sesungguhnya Allah ta’ala dan para malaikat-Nya bershalawat atas orang-orang yang
sahur.” (HR. Ahmad, hadits hasan, lihat Shahihul Jami’ish Shaghir, 1/686 no. 3683)

3. Menyelisihi puasa ahli kitab
Dari ‘Amr bin Al-‘Ash radiyallahu ‘anhu, sesungguhnya Rasulullah shallallahu alaihi
wasallam bersabda: “Yang membedakan antara puasa kami (orang-orang muslim) dengan
puasa ahli kitab adalah makan sahur.” (HR. Al-Imam Muslim dan lainnya)

Al-Imam Sarafuddin Ath-Thiibi rahimahullah berkata: “Sahur adalah pembeda antara
puasa kita dengan puasa Ahli Kitab, karena Allah ta’ala telah membolehkan kita sesuatu
yang Allah Ta’ala haramkan bagi mereka, dan penyelisihan kita terhadap ahli kitab dalam
masalah ini merupakan nikmat (dari Allah Ta’ala) yang harus disyukuri.” (Syarhuth-
Thiibi, 5/1584)

								
To top