Documents
Resources
Learning Center
Upload
Plans & pricing Sign in
Sign Out

Proposal Maulid Nabi SAW

VIEWS: 1,587 PAGES: 7

									          PANITIA KEGIATAN
PERINGATAN MAULID NABI MUHAMMAD SAW
PONDOK PESANTREN AT-TAUHID KADUARA BARAT
      LARANGAN PAMEKASAN MADURA
               TAHUN 2010




                PROPOSAL.




             Sekretariat: Jl. Kalisosok Depan Gudang 39
Kel. Krembangan Utara Kec. Pabean Cantian Surabaya Kode Post : 60163
               Email : pesantren.attauhid@gmail.com
             Contact Person: 08179313033 ~ Hairul Fuad
                                          ‫بسم اهلل الرحمن الرحيم‬
                        PANITIA KEGIATAN
              PERINGATAN MAULID NABI MUHAMMAD SAW
                  PONDOK PESANTREN AT-TAUHID KADUARA BARAT
                        LARANGAN PAMEKASAN MADURA
                                 TAHUN 2010
  Sekretariat: Jl. Kalisosok Depan Gudang 39 Kel. Krembangan Utara Kec. Pabean Cantian Surabaya Kode Post : 60163
                    Email : pesantren.attauhid@gmail.com Contact Person: 08179313033~ Hairul Fuad


                                            LATAR BELAKANG
     Kelahiran seorang manusia sebetulnya merupakan perkara yang biasa saja. Bagaimana tidak?
Setiap hari, setiap jam, bahkan setiap menit dunia ini tidak henti-hentinya menyambut kelahiran bayi-
bayi manusia yang baru. Karena perkara yang biasa-biasa saja, tidak terasa bahwa dunia ini telah
dihuni lebih dari 6 miliar jiwa. Karena itulah, barangkali, Nabi kita, Rasulullah Muhammad Saw tidak
menjadikan hari kelahirannya sebagai hari yang istimewa, atau sebagai hari yang setiap tahunnya
harus diperingati. Keluarga beliau, baik pada masa Jahiliah maupun pada masa Islam, juga tidak
pernah memperingatinya, padahal beliau adalah orang yang sangat dicintai oleh keluarganya.
Mengapa? Sebab, dalam tradisi masyarakat Arab, baik pada zaman Jahiliah maupun zaman Islam,
peringatan atas hari kelahiran seseorang tidak pernah dikenal.
     Bagaimana dengan para sahabat beliau? Kita tahu, tidak ada seorang pun yang cintanya kepada
Nabi Muhammad Saw melebihi kecintaan para sahabat kepada beliau. Dengan kata lain, di dunia ini,
para sahabatlah yang paling mencintai Nabi Muhammad Saw. Namun demikian, peringatan atas
kelahiran (maulid) Nabi Muhammad Saw juga tidak pernah dilakukan para sahabat beliau itu,
meskipun dengan alasan untuk mengagungkan beliau. Wajar jika dalam Sirah Nabi Saw dan dalam
sejarah otentik sangat sulit ditemukan fragmen Peringatan Maulid Nabi Muhammad Saw, baik yang
dilakukan oleh Nabi Saw sendiri maupun oleh para sahabat beliau.
     Realitas tersebut, paling tidak, menunjukkan bahwa para sahabat sendiri tidak terlalu
`memandang penting' momentum hari dan tahun kelahiran Nabi Muhammad Saw, sebagaimana
orang-orang Kristen memandang penting hari dan tahun kelahiran Isa al-Masih, yang kemudian
mereka peringati sebagai Hari Natal. Itu membuktikan bahwa para sahabat bukanlah orang-orang
yang biasa mengkultuskan Nabi Muhammad Saw, sebagaimana orang-orang Nasrani mengkultuskan
Isa as. Hal itu karena mereka tentu sangat memahami benar sabda Nabi Muhammad Saw sendiri
yang pernah menyatakan: Janganlah kalian mengkultuskan aku sebagaimana orang-orang Nasrani
mengkultuskan putra Maryam (Isa as.), karena sesungguhnya aku hanya sekadar seorang hamba-
Nya. [HR. Bukhari dan Ahmad]. Memang, sebagaimana manusia lainnya, secara fisik atau lahiriah,
tidak ada yang istimewa pada diri Muhammad SAW sebagai manusia, selain beliau adalah seorang
Arab dari keturunan yang dimuliakan di tengah-tengah kaumnya. Wajarlah jika Allah SWT, melalui
lisan beliau sendiri, berfirman: Katakanlah, "Sungguh, aku ini manusia biasa seperti kalian…" (Qs.
Fushshilat: 6).
     Lalu mengapa setiap tahun kaum Muslim saat ini begitu antusias memperingati Maulid Nabi
Muhammad Saw; sesuatu yang bahkan tidak dilakukan oleh Nabi Saw sendiri dan para sahabat
beliau? Berbagai jawaban atau alasan dari mereka yang memperingati Maulid Nabi Muhammad Saw
biasanya bermuara pada kesimpulan, bahwa Muhammad Saw memang manusia biasa, tetapi beliau
adalah manusia teragung, karena beliau adalah nabi dan rasul yang telah diberi wahyu; beliau adalah
pembawa risalah sekaligus penebar rahmat bagi seluruh alam. Karena itu, kelahirannya sangat layak
diperingati. Peringatan Maulid Nabi Muhammad Saw sendiri tidak lain merupakan sebuah sikap
pengagungan dan penghormatan (ta'zhîman wa takrîman) terhadap beliau dalam kapasitasnya
sebagai nabi dan rasul; sebagai pembawa risalah sekaligus penebar rahmat bagi seluruh alam.
       Kelahiran Nabi Muhammad Saw tentu tidaklah bermakna apa-apa seandainya beliau tidak
diangkat sebagai nabi dan rasul Allah, yang bertugas untuk menyampaikan wahyu-Nya kepada umat
manusia agar mereka mau diatur dengan aturan apa saja yang telah diwahyukan-Nya kepada Nabi-
Nya itu. Karena itu, Peringatan Maulid Nabi Saw pun tidak akan bermakna apa-apa selain sebagai
aktivitas ritual dan rutinitas belaka jika kaum Muslim tidak mau diatur oleh wahyu Allah, yakni al-
Qur'an dan as-Sunnah, yang telah dibawa oleh Nabi Muhammad Saw ketengah-tengah mereka.
Padahal, Allah SWT telah berfirman: "Apa saja yang diberikan Rasul kepada kalian, terimalah; apa
saja yang dilarangnya atas kalian, tinggalkanlah." (Qs. al-Hasyr: 7). Lebih dari itu, pengagungan dan
penghormatan kepada Rasulullah Muhammad Saw, yang antara lain diekspresikan dengan Peringatan
Maulid Nabi Saw, sejatinya merupakan perwujudan kecintaan kepada Allah, karena Muhammad Saw
adalah kekasih-Nya. Jika memang demikian kenyataannya maka kaum Muslim wajib mengikuti
sekaligus meneladani Nabi Muhammad Saw dalam seluruh aspek kehidupannya, bukan sekadar dalam
aspek ibadah ritual dan akhlaknya saja. Allah SWT berfirman: Katakanlah, "Jika kalian benar-benar
mencintai Allah, ikutilah aku." (Qs. Ali-Imran: 31). Dalam ayat di atas, frasa fattabi'ûnî (ikutilah aku)
bermakna umum, karena memang tidak ada indikasi adanya pengkhususan (takhshîsh), pembatasan
(taqyîd), atau penekanan (tahsyîr) hanya pada aspek-aspek tertentu yang dipraktikkan Nabi Saw.
Disamping itu, Allah SWT juga berfirman: "Sesungguhnya engkau berada di atas khuluq yang agung"
(Qs. al-Qalam: 4). Di dalam tafsirnya, Imam Jalalin menyatakan bahwa kata khuluq dalam ayat di atas
bermakna dîn (agama, jalan hidup) (Lihat: Jalalain, Tafsîr Jalâlain, jilid. 1, hal. 758). Dengan
demikian, ayat di atas bisa dimaknai: Sesungguhnya engkau berada di atas agama/jalan hidup yang
agung. Tegasnya, menurut Imam Ibn Katsir, dengan mengutip pendapat Ibn Abbas, ayat itu
bermakna: Sesungguhnya engkau berada di atas agama/jalan hidup yang agung, yakni Islam (Ibn
Katsir, Tafsîr Ibn Katsîr, jld. 4, hal. 403). Ibn Katsir lalu mengaitkan ayat ini dengan sebuah hadis
yang meriwayatkan bahwa Aisyah istri Nabi Saw pernah ditanya oleh Sa'ad bin Hisyam mengenai
akhlak Nabi Saw Aisyah lalu menjawab: "Sesungguhnya akhlaknya adalah al-Quran." [HR. Ahmad].
       Dengan demikian, berdasarkan ayat al-Qur'an dan hadis penuturan Aisyah di atas, dapat
disimpulkan bahwa meneladani Nabi Muhammad Saw hakikatnya adalah dengan cara mengamalkan
seluruh isi al-Qur'an, yang tidak hanya menyangkut ibadah ritual dan akhlak saja, tetapi mencakup
seluruh aspek kehidupan manusia. Artinya, kaum Muslim dituntut untuk mengikuti dan meneladani
Nabi    Muhammad     Saw    dalam    seluruh   perilakunya:    mulai   dari   akidah   dan   ibadahnya,
makanan/minuman, pakaian, dan akhlaknya; hingga berbagai muamalah yang dilakukannya seperti
dalam bidang ekonomi, sosial, politik, pendidikan, hukum, dan pemerintahan. Sebab, Rasulullah Saw
sendiri tidak hanya mengajari kita bagaimana mengucapkan syahadat serta melaksanakan shalat,
shaum, zakat, dan haji secara benar, tetapi juga mengajarkan bagaimana mencari nafkah, melakukan
transaksi ekonomi, menjalani kehidupan sosial, menjalankan pendidikan, melaksanakan aktivitas
politik (pengaturan masyarakat), menerapkan sanksi-sanksi hukum (`uqûbat) bagi pelaku kriminal,
dan mengatur pemerintahan/negara secara baik dan benar.
                                         NAMA KEGIATAN

       "PENGAJIAN AKBAR MENYANBUT HARI KELAHIRAN NABI MUHAMMAD SAW"

                                        TUJUAN KEGIATAN
Membesarkan Maulidurrasul sama halnya dengan kita membesarkan Islam karena Rasulullah SAW
merupakan simbol ketauladanan bagi umat Islam, yang bertujuan:
1. Merayakan Maulidurasul SAW bukan saja pada 12 Rabi'ul al-Awwal tetapi patut dilakukan pada
   setiap hari dalam setiap bulan di setiap masjid agar masyarakat ramai dapat merasakan cahaya
   Islam dan Syari'ah didalam hati mereka.
2. Majelis sambutan Maulidurrasul SAW merupakan peluang keemasan yang berkesan dan efisien
   untuk menyebarkan Islam dan mendidik anak-anak kita, yang tidak patut diabaikan oleh para
   ulama dan da'i, untuk mengajar dan mengingatkan Ummah mengenai Rasulullah SAW dan akhlaq
   baginda yang mulia, cara baginda beribadah dan cara baginda baergaul dengan orang ramai. Cara
   ini boleh memupukkan perasaan cinta dan sayang serta sentiasa mengingati Rasul SAW pada hati
   anak-anak dan pemuda. Pemberian makanan serta minuman dan hadiah juga akan membuatkan
   mereka merasa gembira menyambut hari tersebut.



                                       WAKTU DAN TEMPAT
   Hari       : Jum'at
   Tanggal    : 12 Rabi'ul Awal 1431 ( 26 Februari 2010)
   Jam        : 19.00 WIB - Selesai
   Tempat     : Pondok Pesantren At-Tauhid Kaduara Barat Larangan Pamekasan Madura



                                       PELAKSANA KEGIATAN

Kegiatan ini dilaksanakan oleh Panitia Pengembangan Pondok Pesantren AT-TAUHID bekerjasama
dengan masyarakat setempat, serta pihak-pihak yang terkait dengan susunan kepanitian inti sebagai
berikut:
                                      SUSUNAN KEPANITIAAN

                                            Penasehat
                                          Gus Moh. Ghufron

                                        Penanggung Jawab
                                        Gus Awaluddin Firdausi

                                          Ketua Pelaksana
                                             Hairul Fuad

                                             Sekretaris
                                         Faesal A. Sumansyah

                                            Bendahara
                                           H. Dwi Ariyanto

                                      Pendataan dan Undangan
                                            Afthoni Arobi
                                          Dokumentasi
                                          Ach. Fahrurrozi

                                    Informasi dan Publikasi
                                         Moh. Fahrurrozi
                                           Fahrurrozi

                                   Persidangan & Panggung
                                         Badrut Tamam
                                          Usman Fauzi

                                       ANGGARAN DANA
Sumber pendanaan yang direncanakan dalam rangka pelaksanaan kegiatan ini dapat diuraikan
sebagai berikut :

1. Sumber Dana
   Alokasi dana yang bersumber dari unsur Pemerintah, dipetakan atas :
   a. Pemerintah Pusat
   b. Pemerintah Propinsi Jawa Timur
   c. Pemerintah Kabupaten Sumenep
   d. Pemerintah Kabupaten Pamekasan
   e. Pemerintah Kabupaten Sampang
   f. Pemerintah Kabupaten Bangkalan
   g. Sumbangan yang sah dan tidak mengikat

2. Pengeluaran Dana
   Dari sisi pengeluaran, aspek kebutuhan dana yang direncanakan terhitung sebagai mana terlampir.

                                            PENUTUP
Demikianlah Proyek Proposal ini kami sampaikan, sebagai bahan acuan dalam pelaksanaan kegiatan
ini. Semoga apa yang telah kami lakukan ini seiring dengan ridho Allah SWT dan menjadi investasi
akhirat di hari Pembalasan nanti.
Akhirnya semuanya dari Allah dan hanya kepada Allah lah kami serahkan semua urusan ini seraya
memohon taufiq, hidayah dan inayah-Nya demi terselenggaranya kegiatan ini.
Mohon maaf dan Terima kasih. Jazakumullah ahsanal jaza’...


                                                                  Pamekasan, 7 Desember 2009

          Ketua Pelaksana,                                         Sekretaris,




           Hairul Fuad                                          Faesal A. Sumansyah




                                           Mengetahui
                              Pimpinan dan Pengasuh PP. AT-TAUHID




                                    Kyai. Mohammad Efendi
Lampiran 1

                     RINCIAN DANA KEGIATAN
             PERINGATAN MAULID NABI MUHAMMAD SAW
             PONDOK PESANTREN AT-TAUHID KADUARA BARAT
                   LARANGAN PAMEKASAN MADURA
                            TAHUN 2010
Sekretaris
Foto copy                    Banyak        Rp 200.000,-
Pengadaan proposal           20            Rp 75.000,-
Tinta printer                1 buah        Rp 45.000,-
Kertas HVS                   1 rem         Rp 40.000,-
Map plastik                  3 buah        Rp 15.000,-
Map kertas                   20 buah       Rp 20.000,-
Lem fox                      3 buah        Rp 20.000,-
Spidol besar                 3 buah        Rp 21.000,-
Stempel                      2 buah        Rp 50.000,-
Tinta stempel                1 buah        Rp 8.000,-
Flash dish                   1 biji        Rp 90.000,-
Solasi                       1 buah        Rp 6.000,-
Alat Tulis                   Bolpoin
                             Tipe X        Rp. 100.000,-
                             Gunting
                             Klip
Dll                          -             Rp. 100.000,-
Jumlah                       -             Rp. 590.000,-

Bendahara
Penceramah                   -             Rp. 1.500.000,-
Perizinan                    -             Rp. 200.000,-
Jumlah                                     Rp. 1.700.000,-

Pendataan & Undangan
Biaya Ekspedisi              -             Rp. 200.000,-
Jumlah                       -             Rp. 200.000,-

Dokumentasi
Penjilidan dan Dokumentasi   4 Buah        Rp. 80.000,-
Film                         2 Rol         Rp. 70.000,-
Cuci Cetak                   2 Rol         Rp. 100.000,-
Kaset Kamera                 4 Buah        Rp. 300.000,-
Jumlah                                     Rp. 450.000,-

Informasi & Publikasi
Tranport (bensin)            -             Rp. 100.000,-
Komunikasi (Pulsa)           -             Rp. 100.000,-
Foto Copy (selebaran)        -             Rp. 20.000,-
Jumlah                                     Rp. 220.000,-

Persidangan & Panggung
Penyewaan Terop              3 Ruang       Rp. 600.000,-
Panggung                     -             Rp. 500.000,-
Tali Rafia                   5 Rol         Rp. 75.000,-
Jumlah                                     Rp. 1.175.000,-

Dekorasi
Cat                          8 Kaleng      Rp. 200.000,-
Kuas                         5 Buah        Rp. 35.000,-
Minyak Cat                     3 Kaleng   Rp. 35.000,-
Benang                         5 Rol      Rp. 15.000,-
Gabus                          8 Buah     Rp. 250.000,-
Kertas karbon                  10 Buah    Rp. 30.000,-
Kertas Asturo                  30 Buah    Rp. 45.000,-
Kertas                         10 Buah    Rp. 10.000,-
Kertas Hias                    50 Buah    Rp. 50.000,-
Jumlah                                    Rp. 760.000,-

Sound System & Listrik
Sewa Sound System & Diesel 2   -          Rp. 1.000.000,-
Hari
Jumlah                                    Rp. 1.000.000,-

Spanduk & Umbul-Umbul
Pembuatan Dekorasi Jalan       5 Buah     Rp. 250.000,-
Jumlah                                    Rp. 250.000,-

Konsumsi
Konsumsi Majelis Kyai          -          Rp. 100.000,-
Konsumsi Panitia               -          Rp. 200.000,-
Konsumsi Penjaga Sound         -          Rp. 50.000,-
Konsumsi Tamu Undangan         -          Rp. 2.500.000,-
Jumlah                                    Rp. 2.850.000,-

Biaya Tak Terduga                                         Rp. 1.000.000,-
Jumlah Total                                              Rp. 10. 195.000,-

								
To top