proposal usaha (DOC) by dennyriyono

VIEWS: 923 PAGES: 9

									                 PROPOSAL USAHA
              PT KRIUK-KRIUK HOME




                      Disusun Oleh :

1.

2.

3.

4.

5.

6.

7.

8.

     SMK N 1 WONOSOBO jl. Bhayangkara No. 12 Wonosobo
                            PROPOSAL USAHA

                          PT KRIUK-KRIUK HOME




                              Disusun Oleh :

1. Ari Widayanti

2. Istiqohah

3. Nur Fathul J

4. Rifa Isnaeni

5. Riyanti

6. Tika Nur Anggi M

7. Vianti Ajeng S



                           SMK N 1 WONOSOBO

                      Jl. Bhayangkara No.12, Wonosobo
                                 Kata Pengantar
       Puji syukur kehadiran Allah SWT kami panjatkan. Dengan segala klerendahan
hati kami, susun proposal KRIUK-KRIUK HOME ini dengan harapan dapat membantu
para pengusaha Home Industri dapat mempelajari pembuatan kripik dan dapat
mengembangkan usahanya.

     Proposal ini kami susun dengan tujuan untuk meningkatkan harga jual, dan
mengembangkan usaha di bidang makanan.

     Semoga proposal ini dapat membantu para pembaca. Kami menyadari dalam
menyusun proposal ini masih banyak kekuranganya . kritik dan saran dari para
pembaca sangat kami butuhkan.



                                                          Wonosobo 14 Juni 2011,



                                                               Tim Penyusun
I. Pendahuluan


  A. Nama perusahaan           : PT KRIUK-KRIUK HOME
     Alamat                    : jl. Dieng km 05 Wonosobo

  B. Informasi usaha
      Kriuk-kriuk Home bergerak di bidang produksi makanan ringan yang berupa
  kripik daun-daunan. Seperti Kripik Bayam, Kripik Kemangi, Kripik Daun Sirih. Kami
  memasarkanya dengan cara melalui distributor kami untuk mendapatkan bahan
  baku kami bekerja sama langsung dengan petani sekitar sehingga bahan baku
  dijamin segar dan berkualitas.



II. Diskripsi Aspek-Aspek Usaha


  A. Sejarah dan Latarbelakang

     Kriuk-Kriuk Home diresmikan sekitar tahun 2000-an. Produk ini berawal dari
  pembuatan kripik Bayam saja kemudian berkembang dengan inovasi-inovasi baru
  seperti memanfaatkan daun sirih dan Daun Kemangi menjadi kripik ide ini berawal
  dari percobaan saja, tetapi ternyata banyak masyarakat yang meminatinya dengan
  dukungan masyarakat akhirnya kami mencoba mengembangankan produk ini.
  Sampai saat ini kami sudah dapat menyuplai sampai ke luar kota seperti Semarang,
  Bandung, Surabaya dan sekitarnya.

  B. Tujuan Usaha

     1.   Untuk mendapatkan keuntungan.
     2.   Untuk membuka lapangan kerja bagi masyarakat sekitar.
     3.   Membantu para petani untuk memasarkan hasil pertanianya.
     4.   Memanfaatkan daun yang semula tidak diminati masyarakat.
     5.   Meningkatkan nilai ekonomis dari daun-daun tersebut.

  C. Kenaikan Produk.

     Produk yang dihasilkan oleh kami megalami kenaikan mulai dari satu jenis
  produk menjadi lebih bervariasi. Kami mendapatkan inspirasi dari lingkungan sekitar
  yang menghasilkan tanaman yang melimpah. Terutama bahan dasar pembuatan
  kripik daun yang kami produksi dengan memanfaatkan kesuburan tanah yang
  menghasilkan berbagai bahan dasar keripik mulai dari Bayam, Kemangi, dan Daun
  Sirih dll. Kami selalu meningkatkan kualitas produk yang kami hasilkan dengan
  memanfaatkan keadaan alam sekitar yang subur. Mula-mula kripik bayam menjadi
  kripik kemangi, berlanjut ke kripik daun sirih. Dan masyarakat merespon positiv,
  sehingga produk kami tetap bertahan di pasaran. Kami ingin selalu berusaha
  meningkatkan produk supaya masyarakat tetap menggemari produk kami.



III. Aspek Pemasaran

  A. Penelitian dan Analisis

     1. Target Pasar
        Untuk saat ini kami mentargetkan bisa mengirim produk kami ke nerbagai
     kota yang berada di luar Pulau Jawa misalnya, lampung, Bali, dll.
     2. Situasi Persaingan
        Karena produk kami masih dapat dikatakan produk langka atau masih jarang
     yang memproduksinya sehingga kami dengan mudah untuk memasrkanya
     produk kami. Oleh karna itu kami dapat memasarkanya dengan harga seimbang
     dengan biaya produksi kami, kemungkinan besar kami memperoleh keuntungan
     yang semaksimal mungkin.

  B. Rencana Pemasaran

     1. Masalah Pendapatan Biaya
        Untuk harga produk kami menetapkanya berdasar :
        a. Biaya Bahan Baku
        b. Biaya Bahan pelengkap
        c. Keadaan Ekonomi Masyarakat
        d. Keadaan Pasar
     2. Promosi
        Kami mempromosikan produk dengan cara mengiklankanya lewat brosur.
     Contoh brosur :
                          “KRIUK-KRIUK HOME”




Menyediakan :

Kripik daun sirih

Kripik daun kemangi

Kripik daun bayam, dll.
IV. Struktur Biaya




                                    MODAL




  Biaya Tetap                    Biaya Produksi Biaya Promosi Gaji Karyawan




Listrik Telpon   Air              Bahan Baku     Brosur Penyebaran Brosur



                                   Peralatan



                                  Pelengkap




V. Fasilitas Peralatan

  A. Bahan Bakar
      Kami memilih menggunakan bahan bakar kayu karet, karena selain harganya
  terjangkau dengan mempertahankan daktor lingkungan kayu karet juga lebih ramah
  lingkungan, juga dapat diperbanyak dengan menggunakan kayu, api yang dihasilkan
  lebih besar sehingga hasil produksi lebih banyak dan menghemat waktu.
      B. Kompor Tungku.
         Berkaitan dengan penggunaan bahan bakar kayu, kami menggunakan kompor
      Tungku.
      C. Peralatan Pernggorengan
         Untuk wajan, kami menggunakan wajan berbahan besi, selain cepat panas,
      wajan dengan bahan lebih sedikit menyerap minyak sehingga lebih menghemat
      minyak.
      D. Peralatan Pengemasan
         Dalam mengemas kami memesan pengemas dengan gambar logo dan kata-kata
      menarik perhatian konsumen. Kami berusaha membuat kemasan semenarik
      mungkin, karena kemasan juga merupakan media promosi. Sehingga pengemasan
      sedikit banyak mempengaruhi kelancaran produksi.
      Data Biaya Pabrik
         1. Modal                       : Rp. 20.000.000,00
         2. Biaya Produksi 1x produksi
              a. Biaya Bahan Baku       : Rp. 1.000.000,00
              b. Biaya Peralatan        : Rp. -
              c. Biaya Bahan Pelengkap : Rp. 500.000,00
         3. Biaya Tetap
              a. Biaya Listrik          : Rp. 100.000,00
              b. Biaya Telepon          : Rp. 300.000,00
              c. Biaya Air              : Rp. 400.000,00
         4. Biaya Promosi
              a. Biaya Pembuatan Brosur : Rp. 500.000,00
              b. Biaya Penyebaran       : Rp. 1.000.000,00
         5. Gaji karyawan               : Rp. 400.000,00
VI.
      A. Resiko dan Hambatan
         1. Resiko :
            a. Jika produk suda banyak peminatnya kemungkinan banya yang meniru.
            b. Konsumen mulai jenuh dengan produk kami.
            c. Belum tentu konsumen merespon positif prosuk kami.
            d. Jika produk tidak laku akan merugikan perusahaan
         2. Hambatan
            a. Sulit mendapatkan bahan baku jika tidak bersahabat misalnya , pada saat
               musim kemarau yang berkepanjangan daun-daun akan kering dan kecil,
               sedangkan apabila terjadi hujan berkepanjangan daun-daun akan
               membusuk.
            b. Kadang- kadang pendistribusian terhambat
         c. Jika pendapatan masyarakat           konsumen   menurun   maka   akan
            mempengaruhi penjualan produk
         d. Hasil kerja/produktifitas menurun.

   B. Alternatif Pemecahan
      1. Alternatif Pemecahan Resiko
         a. Merahasiakan formula produk.
         b. Selalu melakukan inovasi-inovasi terhadap produk.
         c. Menjaga kualita produk
         d. Memperkirakan kebutuhan masyarakat.
         e. Keuntungan dan Kerugian
         f. Karena produk yang dihasilkan termasuk produk baru sehingga dapat
             menarik minat masyarakat
         g. Karena bahan baku mudah di dapat dilingkungan sekitar sehingga dapat
             menyingkat waktu produksi.
         h. Kualitas bahan baku terjaga.
      2. Kerugian
         a. Makanan tersebut kerenyahanya tidak tahan lama.
         b. Jika dalam jangka waktu sekitar 2 bulan makanan tersebut tidak laku,
             maka makanan akan dikembalikan ke perusahaam sehingga perusahaan
             akan rugi.




VII.   Penutup

								
To top