permainan bola kecil by WILLDAN7

VIEWS: 5,967 PAGES: 35

									Permainan Softball
Posted on April 24, 2011

1. SEJARAH SINGKAT PERMAINAN SOFTBALL

Permainan softball diciptakan oleh George Hansock (Amerika Serikat) dan dimainkan
pertama kali di Chicago. Peraturan Permainan dibuat oleh Lewis Robert tahun 1906 dan pada
tahun 1916 diperbaiki oleh Mattew.

Pada tahun 1930, ada perubahan permainan dari indoor ke outdoor oleh H.Fischer dan M.J.
Ponley. Pada tahun 1968, permainan softball diperkenalkan di asia, ketika dilakukan
kejuaraan di Manila. Softball pertama kali dipertandingkan di Indonesia pada PON VII di
Surabaya tahun 1969.

2. PERATURAN PERMAINAN SOFTBALL

a. Lapangan

lapangan softball berbentuk segi empat, panjang setiap sisinya 16,76 m. Ukuran lapangan
softball adalah sebagai berikut:

* Panjang setiap sisinya 16,76 m

* Jarak dari home base ke tempat pelempar adalah 13,07 m

* Tempat pelempar berdiri (pitcher plate), berukuran 60 x 15 m

4. Permainan softball mempunyai tiga tempat hinggap pelari yang disebut base. Base terdiri
atas base I,II dan III, sedang base IV merupakan tempat untuk memukul (home base). Setiap
base terbuat dari karet atau kanvas yang merupakan bantalan, dengan ukuran masing-masing
base 38 x 38 cm dan tebal 5 – 12,5 cm, kecuali home base berukuran 42,5 x 21,5/22 cm sisi
puncaknya berukuran 30 cm.

5. Perpanjangan garis dari home base ke base I dan II disebut garis batas/ sektor, gunanya
untuk menentukan bola jatuhnya di dalam atau di luar garis batas.

b. Perlengkapan pemain

Setiap tim harus menggunakan sragam softball dan topi yang bernomor, serta alat lain untuk
penjaga.

Perlengkapan untuk para penjaga antara lain :

1. Pemain penjaga memakai glove (semacam sarung tangan) yang terbuat dari kulit agak
tebal, berukuran 38 x 38 cm dan beratnya 283 gram. Untuk penjaga belakang atau catcher,
selain memakai glove juga mengenakan pelindung muka atau kepala yang disebut masker/
face mark dan pelindung badan yang disebut body protector.
2. Bola terbuat dari kulit yang didalamnya terdiri atas campuran gabus dan karet. Lingkaran
bola 30 cm dan berat bola 190 gram.

3. Alat pemukul atau stick yang dipakai harus sesuai dengan ketentuan yang dikeluarkan oleh
PB PERBASASI yang panjangnya tidak lebih dari 40 cm.




Soft ball
Sofbol atau dikenal dengan softball adalah olahraga bola beregu yang terdiri dari dua tim.
Permainan sofbol lahir di Amerika Serikat, diciptakan oleh George Hancock di kota Chicago
pada tahun 1887. Sofbol merupakan perkembangan dari olahraga sejenis yaitu bisbol atau
hardball. Bola sofbol saat ini berdiameter 28-30,5 sentimeter; bola tersebut dilempar oleh
seorang pelempar bola (pitcher) dan menjadi sasaran pemain lawan, yaitu pemukul bola
dengan menggunakan tongkat pemukul (bat). Terdapat sebuah regu yang berjaga (defensif)
dan tim yang memukul (ofensif). Tiap tim berlomba mengumpulkan angka (run) dengan cara
memutari tiga seri marka (base) pelari hingga menyentuh marka akhir yaitu home plate.

Terdapat tiga tipe permainan sofbol:

      Fast pitch softball merupakan permainan ditentukan oleh pelempar bola. Pelempar
       melempar bola dengan kecepatan maksimum, serupa dengan bisbol. Perbedaan terdapat
       pada gaya lempar pelempar bola dan cara pelepasan bola. Pelepasan bola terletak di bawah
       atau sama dari posisi glove.
      Modified pitch softball atau sering dikenal dengan nama modball. Tujuan utamanya adalah
       untuk melunakkan aturan-aturan yang dipakai di kategori fast-pitch sehingga pemain-
       pemain yang belum terbiasa tidak akan terkejut dengan peraturan-peraturan yang "ketat" di
       sofbol seperti strike zone, jarak antara marka, lamanya permainan dan lain-lain. Kecepatan
       lemparan pelempar bola dalam modball berada di antara fast dan slow pitch. Kecepatan
       bola dibatasi dengan putaran lengan melebihi bahu.
      Slow pitch softball memberikan kemudahan bagi pemukul untuk memukul bola. Pemukul
       bola diberi bola terus-menerus oleh pelempar bola sampai bisa memukul bolanya. Lemparan
       pelempar bola pelan melambung. Permainan ini sering dimainkan dalam komunitas sosial
       sebagaimana sebuah kompetisi, tanpa dibatasi umur dan gender.
Lapangan




Diagram lapangan sofbol.

Lapangan sofbol berbentuk bujur sangkar. Dibagi menjadi daerah fair (fair territory) dan
daerah foul (foul territory). Lebih jauh dalam daerah fair terbagi menjadi dua bagian, bagian
dalam (Infield), dan bagian luar (outfield).

Di dalam daerah dalam terdapat 4 marka (base). Setiap marka diberi nomor berlawanan
dengan arah jarum jam, dimulai dari marka awal yang disebut home plate, diteruskan dengan
marka pertama, marka kedua dan marka ketiga. Marka berbentuk bujur sangkar dengan sisi
38 cm (15 inci) yang dibuat sedikit lebih tinggi dari permukaan tanah. Sudut dari keempat
marka membentuk bentuk empat persegi yang disebut berlian (diamond).

Di belakang home plate terdapat batasan yang disebut backstop sejauh 7,62 dan 9,14 meter di
belakang home plate.

Jarak lintasan antar marka yang ditentukan
Lintasan Fast Pitch          Lintasan Slow Pitch


60 kaki (18,29 m)     60 kaki atau 65 kaki (19,81 m)


Jarak melempar (pitching) fast pitch yang ditentukan
            Dewasa                     Di bawah 18 tahun                  Di bawah 15 tahun


   Puteri           Putera            Puteri             Putera          Puteri          Putera


43 kaki        46 kaki          40 kaki (12,19 m)      46 kaki     40 kaki (12,19 m)   46 kaki
(13,11 m)      (14,02 m)        atau 35 kaki           (14,02 m)   atau 35 kaki        (14,02 m)
Jarak melempar (pitching) slow pitch yang ditentukan
                 Dewasa                    Di bawah 18 tahun         Di bawah 15 tahun


                             Puteri
   Puteri        Putera                   Puteri       Putera       Puteri       Putera
                             (univ)


50 kaki        50 kaki     50 kaki     50 kaki      46 kaki      50 kaki       46 kaki
(14,02 m)      (15,24 m)   (15,24 m)   (14,02 m)    (14,02 m)    (14,02 m)     (14,02 m)


Peralatan




Bola sofbol.

Minimal peralatan yang dibutuhkan dalam sebuah pertandingan sofbol termasuk sebuah bola.
Sofbol menggunakan bola berwarna kuning dengan benang grip berwarna merah, yang
sebelumnya berwarna putih dengan grip putih. Sarung tangan (glove) dikenakan oleh seluruh
pemain bertahan untuk menangkap bola, sementara first baseman dan penangkap bola
mengenakan mitt (glove mempunyai jari, sedangkan mitt tidak). Tongkat pemukul (bat) yang
digunakan dalam pertandingan resmi adalah bat khusus yang diperuntukkan untuk sofbol.
Ketentuan pemakaian dan kharakteristik bat yang boleh digunakan tertuang dalam peraturan
Federasi Sofbol Internasional. Helm pemukul bola dipakai untuk melindungi kepala seorang
pemukul bola dari terjangan bola dan cidera, sementara pakaian pelindung (protective gear)
untuk seorang penangkap bola, dan sepatu pool (cleats). Yang terakhir adalah uniform atau
seragam. Tiap pemain menggunakan baju, celana, dan topi yang seragam atau berwarna dasar
sama. Semakin tinggi tingkat pertandingannya, semakin ketat dalam peraturan seragamnya.
Semua peralatan dan perlengkapan itu adalah wajib bagi setiap tim dalam melaksanakan
pertandingan resmi.

Wasit pertandingan

Dalam pertandingan sofbol terdapat minimal satu orang hingga tujuh orang hakim atau wasit
(umpire). Terdapat satu orang plate umpire dan tiga wasit marka yang menjaga pertandingan.
Selebihnya wasit memantau daerah luar. Dalam pertandingan fast pitch dihakimi oleh empat
wasit (satu plate umpire, tiga wasit marka).
Istilah untuk seorang wasit adalah “blue”, disebabkan seragam mereka selalu berwarna biru.
Posisi seorang wasit adalah berdiri di belakang penangkap bola dan pemukul bola . Berfungsi
untuk melihat arah datangnya bola yang dilempar pelempar bola ke penangkap bola apakah
itu strike atau ball. Wasit juga mengawasi jalannya permainan dengan cermat untuk
menentukan peristiwa yang sebenarnya terjadi dan menjaga agar pemain mematuhi peraturan.
Sebagai pemimpin pertandingan adalah Umpire plate. Karena sifatnya sebagai pemimpin
pertandingan, kekuasaan umpire plate dalam sebuah pertandingan sofbol adalah mutlak,
Walaupun dapat diprotes (appealed) keputusannya tidak dapat diganggu gugat apabila protes
yang dilakukan pemain atau pelatih atau manager team menyangkut ajustment, tapi protes
dapat dilakukan dan dapat diterima apabila protes dilaukan terhadap salah penerapan rules.
Jadi ada permainan yang dapat dilanjutkan dengan protes (game under protes, selengkapnya
dapat dibaca pada Rules Permainan Softball yang dikeluarkan oleh ISF). seorang wasit dapat
mengeluarkan siapa saja baik pemain atau bahkan seorang pelatih keluar lapangan, jika
menurut wasit mengganggu jalannya pertandingan.

Permainan

Sofbol dimainkan oleh dua tim di lapangan sofbol. Setiap tim minimal memiliki 9 pemain
dan selebihnya merupakan cadangan. Permainan terdiri dari 9 babak yang disebut inning. Di
dalam satu inning, tim yang bertanding masing-masing mempunyai kesempatan memukul
(batting) untuk mencetak angka (run). Ketika tim yang menyerang mendapat giliran
memukul, seorang pelempar bola tim bertahan melemparkan bola ke arah penangkap bola
sekencang-kencangnya agar bola tidak dapat dipukul.Tim yang mendapat giliran memukul
bergantian seorang demi seorang untuk memukul bola. Tim yang berjaga berusaha
mematikan anggota tim yang mendapat giliran memukul. Tim yang mendapat giliran
memukul mendapat kesempatan 3 kali mati (out) sebelum giliran memukul digantikan tim
yang bertahan.

Skor atau run dihasilkan dari seorang runner berlari menginjak semua marka secara
berurutan dan kembali menginjak home plate. Setiap pelari yang berhasil mengelilingi dan
menginjak home plate mendapat satu angka. Waktu permainan ditentukan oleh inning. Setiap
tim mendapat giliran memukul sampai 3 kali out dan mematikan tim lawan 3 kali out, disebut
1 inning. Dalam tiap pertandingan sofbol durasi permainan setidaknya 7 inning tergantung
situasi, atau lama waktu 2 jam. Setelah menghabiskan inning, tim yang mencetak angka (run)
terbanyak menjadi pemenang.

Jika dalam inning yang ditentukan waktu sudah habis dan kedua belah tim dalam keadaan
seri, inning tambahan dimainkan sampai salah satu tim keluar sebagai pemenang. Kondisi itu
disebut tie break atau seri. Pada permulaan permainan, tim yang menjadi tuan rumah (home
team) mendapat giliran melempar sedangkan tim tamu (visitor) mendapat giliran memukul.

Pelempar bola

Permainan dimulai pada saat wasit memulai pertandingan dan meneriakkan kata “Play Ball”.
Setelah pemain bertahan memasuki daerah jaganya masing-masing, pertarungan antara
pelempar bola di tim bertahan dan pemukul bola di tim yang mendapat giliran memukul
dapat dimulai. Seorang pelempar bola berdiri di atas plate dan menghadap ke arah penangkap
bola. Pelempar bola akan berusaha melempar bola sekuat tenaga ke mitt penangkap bola.
Posisi bola lempar mempunyai wilayah khusus yang disebut zona strike (strike zone), dimana
hasil akhir lemparan terdapat di atas home plate dan tingginya tidak lebih dari dada dan tidak
kurang dari lutut pemukul bola. Jika bola dalam zona strike tidak terpukul oleh pemukul bola,
maka wasit akan berteriak “strike”. Dan apabila bola keluar dari zona strike, namun pemukul
bola tidak mencoba memukul bola maka wasit akan berteriak “ball”. Zona strike adalah zona
dimana bola dalam wilayah pukul pemukul bola. Pada saat melempar, pelempar bola akan
berusaha membuat bola strike dengan sekuat tenaga agar pemukul bola kesusahan memukul
bola walaupun bola berada di zona pukulnya. Sehingga tantangan seorang pelempar bola
adalah melempar dengan kecepatan tinggi dan dengan sasaran yang tepat.

Penangkap bola

Dalam satu regu setidaknya memiliki satu orang penangkap bola. Penangkap bola dilengkapi
dengan perlengkapan pengaman dan bertugas menangkap lemparan pelempar bola. Catcher
menggunakan helm (topeng penangkap bola) untuk melindungi kepala dan muka, pelindung
tubuh untuk melindungi daerah badan dan pelindung kaki untuk melindungi daerah lutut ke
bawah. Posisi penangkap bola adalah jongkok di belakang pemukul bola. Seorang pelempar
bola dan penangkap bola diharuskan memiliki komunikasi yang baik dengan isyarat-isyarat
untuk bekerjasama mematikan seorang pemukul bola. Seorang penangkap bola kadang
adalah pengatur strategi yang baik, karena dalam pertandingan penangkap bola dapat melihat
seluruh situasi yang terjadi di depannya.

Penjaga

Selain pelempar bola dan penangkap bola , tim bertahan memiliki 7 orang penjaga (fielder)
yang terbagi dalam 4 penjaga daerah dalam (infielder) dan 3 orang penjaga daerah luar
(outfielder). Bagian dalam yaitu penjaga marka satu (pertama), penjaga marka dua (kedua),
Penjaga antara marka dua dan tiga (shortstop), dan penjaga marka tiga (ketiga). Sedangkan
penjaga luar terdapat di sebelah kiri (penjaga kiri), tengah (penjaga tengah), dan kanan
(penajga kanan). Semua penjaga (termasuk pelempar bola dan penangkap bola) berusaha
mematikan 3 orang tim lawan agar mendapat giliran memukul. Karena run hanya bisa
didapatkan dalam posisi menyerang.

Pemukul bola

Tiap pemukul bola mempunyai kesempatan 3 kali strike dan 4 kali ball. 3 kali strike akan
membuat pemukul bola mati “Strike Out”. Dan apabila 4 kali ball maka pemukul bola
diperbolehkan jalan bebas ke arah marka satu (free walk). Apabila pemukul berhasil
memukul bola, pemukul bola akan berlari sekuat tenaga mencapai marka satu sebelum bola
pukulannya dikembalikan atau di tangkap oleh penjaga marka satu. Jika pemukul bola
berhasil sampai di marka satu sebelum penjaga marka satu menangkap bola maka pemukul
bola “safe”'. Namun bila penjaga marka satu lebih cepat menangkap bola, maka pemukul
bola “out”.

Terdapat berbagai macam jenis memukul. Hit, Bunt, hit and run, Steal dan lain-lain.
Tergantung situasi yang terjadi saat itu. Berbagai macam jenis hit digunakan sesuai strategi
yang akan ditempuh tim penyerang.
Sejarah

Permainan sofbol lahir di Amerika Serikat, yang diciptakan di Gedung Olah Raga Farragut
Boat Club Chicago, Illinois pada 16 September 1887 secara tidak sengaja oleh George
Hancock.

Awalnya terdapat beberapa alumni Universitas Yale dan Harvard sedang mendengarkan hasil
akhir pertandingan sepak bola Amerika antar Yale dan Harvard di klub Farragut Boat.
Setelah skor akhir diumumkan yaitu kemenangan Yale, seorang alumnus Yale dengan
antusias melempar sebuah sarung tinju ke pendukung Harvard. Seorang dengan reflek
mengambil sebuah tongkat dan memukul ke arah sarung tinju itu. Melihat hal itu memberikan
sebuah ide seorang reporter Chicago Board of Trade, George Hancock. Dia menyarankan
untuk membuat sebuah permainan di dalam ruangan dengan bola yang dibuat dari sarung
tinju yang dilempar tadi. Dia mengambil sarung tinju itu dan mengikatnya dengan erat
memakai sebuah tali, supaya menyerupai bola. Kemudian dengan beberapa buah kapur,
Hancock menandai lantai Farragut Boat menyerupai lapangan bisbol.

Sebagai pemukul digunakanlah sebuah sapu. Tim dibagi menjadi dua dan Hancock
meneriakkan kata-kata “Play ball”, maka dimulailah permainan itu dengan skor akhir 44-40.
Semenjak itu permainan bisbol versi dalam ruangan dikenal. Dinamakan indoor baseball.
Karena bentuk bola yang berubah-ubah. Nama sofbol sebelumnya menyesuaikan material
yang digunakan untuk membuat bolanya, jadilah nama-nama yang digunakan waktu itu yaitu
kitten ball, army ball, mush ball, dan juga indoor-outdoor, recreation ball, dan playground
ball.

Di awal abad ke-20 sofbol mulai dimainkan di luar ruangan sebagaimana dilakukan di dalam
ruangan. Tahun 1908 organisasi amatir untuk permainan baru ini (National Amateur
Playground Ball Association of the United States) mengatur olah raga ini untuk dimainkan di
luar ruangan menggunakan bola yang lebih besar. Tahun 1923 Kongres Rekreasi Nasional
(the National Recreation Congress) meminta komisi untuk menstandardisasi olah raga ini,
dan tahun 1926 nama "softball" digunakan walaupun belum diresmikan.

Pada tahun 1933, kejuaraan dunia pertama dilaksanakan dalam lindungan Asosiasi Sofbol
Amatir Amerika (Amateur Softball Association of America) dimana telah digunakan sebagai
peraturan pokok di Amerika. Juara untuk sofbol kelas pria pada saat itu adalah J. L. Gills dari
Chicago, dan juara kelas wanita yaitu Great Northerns dari kota yang sama. Walaupun
kejuaraan yang dipertandingkan adalah amatir, mereka biasa di sponsori oleh organisasi
industri di wilayahnya.

Sejak tahun 1933 “softball” telah menjadi sebuah nama resmi. Dan pada tahun 1934,
pembentukan peraturan bersama untuk lebih jauh memberikan standarisasi peraturan sofbol.
Sudah banyak perubahan peraturan sejak saat itu, khususnya pada tahun 1946, dimana
terdapat perubahan jumlah pemain dalam satu tim dari 10 ke 9 orang. Pemain ke sepuluh
dinamakan “shortfielder” pada saat itu bertugas sebagai penjaga daerah dangkal bagian luar
yang menjelalajah di belakang dalam. Tahun 1950 jarak antara pitcher’s plate dan home plate
ditambah untuk putera dari 43 kaki ke 46 kaki (13.114 meter).

Dilihat dari segi partisipan, sofbol telah berkembang menjadi olahraga tim yang besar dan
digemari. Lapangan yang lebih kecil tersedia. Baik wanita maupun pria , dapat
memainkannya. Lebih jauh pria di luar usia atlet dapat memainkan sebagai kegiatan di luar
permainan resmi seperti piknik atau dalam komunitas sosial tanpa melalui pemanasan dan
latihan rutin yang diperlukan, sejenis dalam bisbol.

Pada tahun 1960an, sebagian dari 125,000 tim telah terdaftar di Asosiasi Sofbol Amatir
Amerika. Dan mengadakan enam kejuaraan nasional tiap tahun. Ini tidak termasuk anggota
pria maupun wanita yang bertanding dalam kompetisi tidak resmi. Di Negara lain sofbol juga
menjadi olahraga yang digemari baik pria wanita tua maupun muda.

Pada tahun 1949, tim Kanada, Toronto's Tip Top Tailors, memenangi kejuaraan internasional
yang dilakukan secara berkala oleh Asosiasi Sofbol Amatir dan merupakan kompetisi
pertama yang benar-benar merupakan kejuaraan tingkat dunia untuk putera. Diadakan tahun
1966 dibawah sponsor dari Federasi Sofbol Internasional (International Softball Federation).
Australia memenangkan kejuaraan pertama untuk wanita tahun 1965.




                                          KASTI

Lapangan

Ukuran yang terbesar ialah 30 x 60 M. dengan ruang pemukul dan ruang bebas menjadi 30 x
65 M. ukuran terkecil 30 x 45 M. dengan ruang pemukul dan ruang bebas menjadi 30 x 50 M.
ukuran yang besar untuk anak-anak besar, sedang ukuran yang kecil untuk anak-anak kecil
atau anak-anak perempuan.

Semua garis batas dinyatakan dengan kapur, atau tali, atau bilah. Dapat juga dengan cara
menggali tanah dengan ketentuan tidak lebih dari 3 cm. pada keempat sudut lapangan dan
pertengahan garis samping di pasangkan bendera. Tinggi tiang bendera sekurang-kurangnya
1.50 M dari tanah. Dalam pertandingan, di luar garis (batas) harus ada tanah kosong yang
lebarnya sekurang-kurangnya 5 M, sedang untuk di luar garis sebelah kiri 10 M. penonton
harus berada di luar tanah kosong tersebut.

Kayu Pemukul
Kayu pemukul terbuat dari kayu yang panjangnya antara 50-60 cm. Penampang bulat telor
(oval), lebarnya tidak lebih dari 5 cm, dan tebalnya 3,5 cm. Panjang pegangan antara 15-20
cm, tebal 3 cm, dan boleh dibalut.

Kayu pemukul dapat berbentuk bulat panjang, dengan tebal antara 3,5-4 cm, dan panjang
bagian pegangan sama yang tersebut dahulu. Kayu pemukul tidak boleh diganti dengan
logam atau benda lainnya. Setiap regu dibenarkan menggunakan kayu pemukul nya masing-
masing, asal memenuhi syarat yang tersebut di atas.

Bola

Bola yang dipergunakan adalah bola kasti, yang terbuat dan karet atau kulit, ukuran lingkaran
antara 19-20 cm, dan beratnya antara 70-80 gram. Bola yang terlalu tinggi pantulan nya
seperti bola tenis tidak baik untuk kasti. Yang terbaik tidak ten]alu kenyal dan tidak terlalu
keras.

Aturan bermain dalam permainan bola kasti

Lama bermain

Lama pertandingan kasti sekurang-kurangnya 2 X 20 menit dan selama-lamanya 30 menit,
tidak terhitung waktu istirahat 10 menit.

Regu

Setiap regu terdiri atas 12 orang pemain. Salah seorang ditunjuk menjadi pemimpin (kapten)
regu. Semua pemain memakai nomor dada yang tampak dengan jelas. Sebelum pertandingan
dimulai, kapten regu menyerahkan daftar nama-nama pemain dengan nomor urutnya kepada
wasit. Giliran memukul bola berdasarkan urutan nomornya. Selama pertandingan urutan
nomornya tidak boleh diubah. Wasit membolehkan adanya penggantian seorang pemain.

Wasit

Wasit memimpin pertandingan. Ia harus memegang teguh aturan-aturan main dan menjaga
agar aturan-aturan diikuti dengan seksama oleh pemain-pemain. Petunjuk dan keputusannya
adalah mutlak hams ditaati.

Nilai-nilai dicatat oleh seorang penulis yang dibantu oleh seorang, dan di bawah pengawasan
Wasit. Penulis dan pembantu nya berdiri di luar lapangan, dekat dengan batas antara ruang
pemukul dun ruang bebas.

Tempat pemain

Sebelum pertandingan dimulai, diadakan undian oleh wasit untuk menentukan regu mana
yang akan menjadi regu pemukul atau regu lapangan. (Undian dapat pula dengan suit).

Regu pemukul

Regu pemukul berkumpul di dalam ruang bebas. Setelah dipanggil nomornya oleh penulis,
pemukul mengambil tempat di dalam bujur sangkar tengah, dan siap untuk memukul.
Regu lapangan

Anggota regu lapangan menempati tempatnya yang telah ditentukan sebelumnya oleh
pemimpin regu. Mereka dibenarkan berdiri di mana saja di luar atau di dalam lapangan,
dengan ketentuan :

   1. tidak boleh berdiri di ruang bebas,
   2. tidak boleh ada pemain lain di dalam ruang pemukul, kecuali pelambung dan
      pembantunya,
   3. jalan lurus dan ruang pemukul ke tiang pertolongan tidak boleh dirintang.

Peringatan

Bila pemukul menunjuk suatu tempat lambungan bola, pelambung harus memenuhinya. Bila
pemukul tidak menunjuk tempat lambungan, bola yang memenuhi syarat harus dipukul.
Pemukul tidak boleh meminta lambungan bola di luar (melewati garis pukul) ruang pukul.

Banyaknya pukulan

Setiap anggota dan regu pemukul hanya berhak atas : satu pukulan saja. Pembebas adalah
pemain dan regu pemukul yang mendapat giliran memukul pada saat anggota regu lainnya
sedang berdiri di dalam lingkaran tiang pertolongan atau tiang bebas. Ia mendapat hak
memukul 3 kali.

Mendapat Nilai

Seorang pemukul akan mendapat nilai 2, bila ia dapat lari dari ruang pemukul ke tiang bebas
dan kembali ke ruang bebas dengan selamat, atas pukulannya sendiri.

Jika perjalanan kembali ke ruang bebas dilakukan dalam 2 atau 3 bagian dengan selamat dan
pukulannya betul, maka pelari akan mendapat nilai 1.

Setiap anggota regu lapangan akan mendapat nilai 1 bila dapat melakukan satu kali tangkap
bola. Bila pada akhir pertandingan jumlah nilai kedua regu sama besar, maka regu yang
mendapat nilai lari terbanyak yang dinyatakan menang.

Meninggalkan ruang bebas

Keluar dan ruang bebas dengan maksud akan turut bermain (ada dugaan akan terjadi
pertukaran tidak bebas), tidak dibenarkan. Hukuman atas pelanggaran ini, dinyatakan
“pertukaran bebas”.

Bola Tangkap

Setiap bola yang terpukul dan dapat ditangkap oleh pemain lapangan sebelum mengenai
tanah, dinyatakan sebagai bola tangkap, dan penangkap mendapat nilai 1.
Bisbol

                        Bisbol




     The baseball diamond at Wrigley Field, Chicago

                            Mid-18th century or prior,
                            England (early form)
Pertama dimainkan           June 19, 1846, Hoboken,
                            New Jersey (first recorded
                            game with codified rules)

                     Data lengkap

Jumlah pemain               9 orang per tim

Kategori                    Bat-and-ball

                            Bisbol
Peralatan                   Pemukul bisbol
                            Sarung tangan bisbol

Dipertandingkan di
                            1992–2008
Olimpiade
Lapangan bisbol di Busch Stadium, Saint Louis, Missouri.

Bisbol atau dikenal dengan baseball adalah olahraga yang dimainkan dua tim. Pelempar
(pitcher) dari tim yang melempar berusaha melempar bola yang disebut bola bisbol,
sedangkan pemain (batter) dari tim yang memukul berusaha memukul bola dengan
menggunakan tongkat pemukul (bat). Tim yang melempar berusaha menangkap bola yang
dipukul oleh tim yang memukul agar tim yang memukul berubah menjadi tim yang
melempar. Tim yang memukul mendapat angka dengan cara berlari berlawanan arah dengan
jarum jam untuk pulang ke home plate setelah menyentuh marka di permukaan lapangan
bisbol yang disebut base. Bisbol juga disebut sebagai hardball untuk membedakannya
dengan sofbol.

Lapangan bisbol berbentuk bujur sangkar (baseball diamond) dengan base yang terletak di
tiga sudut. Jarak antara base yang satu dengan base yang lainnya adalah 27,432 meter (90
kaki). Tongkat pemukul (bat) berbentuk silinder panjang dan mulus yang dibuat dari kayu
(persyaratan pemukul bisbol profesional) atau bahan logam. Peraturan permainan
dikembangkan di Amerika Serikat dari permainan yang menggunakan pemukul dan bola
yang dimainkan di Inggris.

Bisbol adalah olahraga yang dilakukan secara tim dan populer di Amerika Utara, Amerika
Latin, Karibia, dan Asia Timur. Di banyak negara, bisbol merupakan olahraga utama. Di
Amerika Serikat, bisbol adalah pengisi waktu luang nasional (national pastime) karena
sebagian orang Amerika Serikat menghabiskan banyak sekali waktu untuk bermain dan
menonton pertandingan bisbol. Jumlah penonton yang datang ke stadion untuk menyaksikan
Liga Baseball Amerika melebihi jumlah penonton olahraga jenis lainnya, tapi dikalahkan
Sepak bola Amerika dalam jumlah penonton yang menyaksikan pertandingan melalui
televisi.
Cara bermain




Diagram lapangan bisbol (baseball diamond)

Dasar permainan

Bisbol dimainkan oleh dua tim di lapangan bisbol. Setiap tim memiliki 9 pemain. Wasit
mengawasi jalannya permainan dengan cermat untuk menentukan peristiwa yang sebenarnya
terjadi dan menjaga agar pemain mematuhi peraturan. Dalam pertandingan bisbol di Liga
Baseball Amerika terdapat 4 orang wasit, walaupun kadang-kadang ada 6 orang wasit.

Di lapangan bisbol terdapat 4 marka yang disebut base. Base diberi nomor berlawanan
dengan arah jarum jam, dimulai dari base awal yang disebut home plate, diteruskan dengan
base pertama, base kedua dan base ketiga. Base berbentuk bujursangkar dengan sisi 38 cm
(15 inci) yang dibuat sedikit lebih tinggi dari permukaan tanah. Sudut dari keempat base
membentuk bujur sangkar yang disebut diamond. Masing-masing sisi lapangan bisbol
panjangnya 27,4 meter.

Lapangan bisbol terdiri dari 2 daerah, daerah dalam (infield) dan daerah luar (outfield).
Seluruh base terdapat di daerah infield, sedangkan daerah outfield merupakan daerah
berumput di luar lingkaran daerah infield. Di sisi base pertama dan base ketiga terdapat garis
yang disebut foul line yang terus memanjang sampai ke daerah outfield. Daerah di dalam foul
line disebut foul territory.

Permainan terdiri dari 9 babak yang disebut inning. Di dalam satu inning, tim yang
bertanding masing-masing mempunyai kesempatan memukul (batting) untuk mencetak angka
(run). Ketika tim yang menyerang mendapat giliran memukul, tim yang bertahan
melemparkan bola dengan sekencang mungkin agar bola tidak dapat dipukul. Tim yang
sedang mendapat giliran memukul mengutus pemainnya seorang demi seorang untuk
memukul bola. Tim yang melempar berusaha mematikan anggota tim yang mendapat giliran
memukul. Tim yang mendapat giliran memukul mendapat kesempatan 3 kali mati (out)
sebelum giliran memukul digantikan tim yang bertahan. Setelah habis 9 inning, tim yang
mencetak angka (run) terbanyak menjadi pemenang. Jika setelah 9 inning dan kedua belah
tim dalam keadaan seri, inning tambahan dimainkan sampai salah satu tim keluar sebagai
pemenang. Pada permulaan permainan, tim yang menjadi tuan rumah (home team) mendapat
giliran melempar sedangkan tim tamu (visitor) mendapat giliran memukul.
Pemukul sedang memukul bola

Bagian terpenting dari permainan bisbol adalah pertarungan antara pelempar (pitcher)
melawan pemukul (batter). Pelempar melempar bola dengan secermat dan sebaik mungkin
agar masuk ke bidang sasaran di atas home plate. Bola harus dilempar sedekat mungkin
dengan pemukul agar dapat dipukul, tapi pada saat yang bersamaan bola harus dilempar
sekencang mungkin dan sesulit mungkin agar tidak dapat dipukul. Jika pelempar tidak
melempar bola di luar bidang sasaran di atas home plate dan pemukul tidak bereaksi, wasit
akan berteriak "ball!" Jika pelempar terus melempar bola di luar bidang sasaran di atas home
plate sebanyak 4 kali, wasit berteriak "ball four!" dan pemukul boleh bebas berjalan ("walk")
ke base pertama.

Pemukul harus berdiri di sisi home plate dan berusaha memukul bola dengan tongkat
pemukul (bat). Pemukul harus mengayunkan tongkat pemukulnya dengan cermat agar bisa
memukul bola. Jika pemukul bisa memukul bola, ada kemungkinan anggota timnya bisa
memperoleh angka (run). Jika pemukul mengayunkan tongkat pemukul (swing) tapi bola
tidak berhasil dipukul, wasit akan berteriak "strike!" Begitu juga bila pemukul tidak bereaksi
(tidak mengayunkan tongkat pemukul) tapi bola dilempar tepat di bidang sasaran, wasit juga
akan berteriak "strike!"

Penangkap (catcher) adalah sebutan untuk anggota tim bertahan yang berjongkok di belakang
pemukul (batter) dengan tugas menangkap bola yang dilempar oleh pitcher tapi tidak dipukul
oleh batter. Penangkap juga memberi instruksi dan strategi melempar bola kepada pelempar.

Penangkap dan pelempar berkomunikasi dengan bahasa isyarat dan tanda-tanda rahasia. Jika
pelempar tidak setuju dengan apa yang dikatakan penangkap, pelempar akan menggelengkan
kepala. Sebaliknya, pelempar akan menganggukkan kepala jika menyetujui isyarat yang
diberikan penangkap.
Pada setiap inning, tim yang melempar (fielding team) berusaha mematikan 3 anggota tim
yang memukul (defending team). Pemukul yang mati harus keluar dari lapangan dan
menunggu sampai gilirannya untuk memukul tiba.

Ada banyak cara untuk mematikan pemukul (batter) dan pelari (runner). Cara yang paling
umum adalah dengan menangkap bola yang berhasil dipukul sewaktu masih terbang di udara
dan belum jatuh di permukaan lapangan, menyentuh badan pelari dengan bola (tag out),
menghadang pelari yang sedang berada di base agar tidak bisa lari sehingga base menjadi
diisi dengan pelari yang lain (force out), dan melemparkan bola strike yang tidak bisa dipukul
(strike out). Jika tim yang melempar berhasil mematikan tiga anggota tim yang memukul,
half-inning (setengah babak) dinyatakan selesai dan tim yang melempar menjadi tim yang
memukul.

Tim yang memukul berusaha mencetak angka (run). Agar dapat mencetak angka, pemukul
harus bisa memukul bola dan menjadi base runner (lari ke base), menginjak atau menyentuh
semua base secara berurutan untuk kembali ke home plate. Pemukul berusaha agar anggota
timnya dapat pulang ke home plate agar bisa mencetak angka. Pada saat yang sama, si
pemukul sendiri juga ingin menjadi base runner. Pemukul berusaha memukul bola di antara
foul lines agar tim yang berjaga tidak dapat menangkap bola dan bola jatuh ke permukaan
lapangan. Pada saat yang sama, pelempar (pitcher) juga berusaha melempar bola yang sulit
dipukul.

Angka (run) dicetak oleh base runner yang berhasil pulang menyentuh home plate setelah
melewati semua base secara berurutan. Home run terjadi bila pemukul berhasil memukul
bola keluar dari pagar daerah outfield. Jika terjadi home run, pemukul dan semua pelari yang
ada di base dapat menyentuh semua base dan mencetak angka bagi tim.

Tim yang berjaga

Tim yang berjaga (fielding team) berusaha agar tim yang memukul tidak dapat mencetak
angka (run). Tim yang berjaga mengutus pasangan yang terdiri dari seorang pelempar
(pitcher) yang berdiri di atas mound (gundukan) dan penangkap (catcher) yang berjongkok di
belakang home plate. Pasangan pitcher dan catcher disebut battery. Sisa anggota tim yang
berjaga boleh berada di mana saja di dalam lapangan. Pada umumnya, 4 orang pemain yang
disebut pemain infielder berada di pinggir daerah infield. sedangkan 3 orang pemain yang
disebut pemain outfielder berada di daerah outfield.

Pelempar (pitcher) melempar bola ke arah home plate. Pelempar berusaha melempar
secermat mungkin agar pemukul (batter) tidak bisa memukul bola dan mati. Pelempar juga
berusaha agar pemukul bisa memukul dan lari, tapi bola yang dipukul diusahakan agar
gampang ditangkap oleh pelempar sehingga pelari mati akibat tag out dan force out.
Penangkap (catcher) harus menangkap bola yang tidak dipukul oleh batter. Pelempar dan
penangkap bekerjasama dengan pelatih untuk menentukan strategi tim. Penangkap memberi
petunjuk kepada anggota timnya tentang posisi di lapangan yang harus dijaga. Selain itu,
penangkap juga memberi petunjuk kepada pelempar tentang strategi yang harus diambil
untuk menghadapi masing-masing pemukul. Penangkap juga berjaga di dekat home plate dan
berusaha menangkap bola yang dilempar anggota timnya agar pelari yang berusaha pulang ke
home plate bisa dimatikan.
Pemain infielder terdiri dari first baseman, second baseman, shortstop, dan third baseman.
Pemain yang bertugas sebagai first baseman dan third baseman berdiri dekat base pertama
dan base ketiga. Pemain yang bertugas sebagai second baseman dan shortstop berdiri di
kedua belah sisi base kedua. Pada zaman dulu, di saat pemain outfielder terdiri dari 4 orang
dan pemain infielder terdiri dari 3 orang, pemain yang bertugas sebagai second baseman
berada di dekat base kedua.

Tugas pemain first baseman adalah mematikan pelari yang berusaha masuk ke base pertama
(force play). Pada teknik force play, pemain infielder berhasil menangkap bola yang dipukul
dan jatuh menyentuh tanah dan langsung melemparkannya ke pemain first baseman, sehingga
pemain yang lari setelah habis memukul bola dan berusaha memasuki base pertama dianggap
mati. Sebelum pemain yang lari bisa mencapai base pertama, pemain first baseman harus
menyentuh pemain tersebut dengan bola sebelum bisa mematikannya (tidak perlu pada liga
profesional).

Pemain first baseman juga berusaha menangkap bola yang dipukul menuju base pertama
walaupun bola jarang sekali jatuh di dekat base pertama. Pemain yang bertugas sebagai first
baseman biasanya adalah pemukul (batter) terbaik yang dimiliki tim. Tugas pemain second
baseman adalah menjaga daerah sebelah kanan base kedua dan merupakan pembantu pemain
first baseman. Tugas pemain shortstop adalah menjaga daerah sekitar base kedua dan base
ketiga yang sering menjadi sasaran bola ground ball yang dipukul oleh batter yang tidak
kidal. Tugas lain pemain shortstop adalah menjaga base kedua, base ketiga dan bagian
sebelah kiri lapangan. Pemain shortstop biasanya bukan seorang batter yang baik karena
tugasnya sangat berat menjaga berbagai tempat di lapangan. Pemain third baseman harus
memiliki lengan yang kuat yang dapat menangkap sekaligus melemparkan kembali bola
dengan tangkas. Pemukul (batter) sering memukul bola dengan sasaran base ketiga, sehingga
pemain third baseman harus melempar bola secepat mungkin ke pemain first baseman untuk
mematikan batter yang sedang berusaha lari ke base pertama. Pemain third baseman harus
mempunyai reaksi yang cepat terhadap bola karena bola yang dipukul ke base ketiga
biasanya dipukul dengan sekuat-kuatnya.

Pemain outfielder yang berjaga di daerah outfield terdiri dari left fielder (berada di outfield
sebelah kiri), center fielder (berada di outfield bagian tengah) dan right fielder (berada
outfield bagian kanan). Daerah outfield bagian tengah merupakan daerah yang luas sehingga
pemain center fielder harus dapat lari kencang dan melempar bola yang keras. Pada
umumnya, pemain center fielder tidak harus seorang batter yang handal. Tugas lain pemain
center fielder adalah memberi instruksi tempat yang harus dijaga kepada pemain left fielder
dan right fielder supaya ketiga pemain outfielder tidak saling berebut bola yang menuju
daerah outfield.

Posisi pemain infielder dan pemain outfielder ditentukan sebelumnya oleh tim, tapi posisi
pemain bisa berganti-ganti bergantung pada jalannya permainan.
Pelempar bola




Gerakan melempar oleh pelempar bola (pitcher)

Pelempar (pitcher) yang dapat melempar dengan baik merupakan aset paling berharga bagi
tim bisbol. Tim lawan bisa mencetak angka demi angka dengan mudah jika pitcher melempar
bola yang sangat gampang dipukul. Tugas pitcher sangat berat karena dalam satu
pertandingan seorang pitcher bisa melempar bola hingga di atas 100 kali. Sebagian besar
pitcher sudah kehabisan tenaga sebelum permainan berakhir sehingga perlu digantikan oleh
pitcher pengganti. Tim bisbol membutuhkan lebih dari satu pitcher dalam satu kali
pertandingan. Pitcher yang pertama kali tampil di awal permainan disebut starting pitcher,
sedangkan pitcher lainnya disebut bullpen. Tempat pitcher mempersiapkan diri sebelum
tampil sambil berlatih melempar disebut bullpen.

Sebuah tim bisbol boleh memiliki pitcher sebanyak mungkin. Dalam satu pertandingan, tim
bisa memutuskan untuk mengganti pitcher kapan saja saat dibutuhkan, antara lain sebagai
strategi untuk menghadapi batter tangguh dari pihak lawan. Pada umumnya, pitcher
mempunyai beberapa variasi dalam teknik melempar bola yang merupakan keahlian individu
yang dimiliki setiap pemain. Pitcher harus melempar bola dengan cara yang berbeda-beda
agar tidak bisa dipukul oleh batter. Kecepatan bola dan jarak bola dengan batter juga perlu
diganti-ganti sehingga kemungkinan batter untuk bisa memukul bola semakin kecil.

Marka dari karet bernama pitcher rubber yang berada di atas mound (gundukan) harus
diinjak dengan kaki oleh pitcher pada saat melempar bola. Peraturan ini dimaksudkan agar
kaki pitcher selangkah tidak terlalu maju mendekati batter. Selain itu, keharusan menginjak
pitcher rubber membuat bola yang dilempar pitcher menjadi lebih pelan. Pitcher handal dari
Liga Baseball Amerika dapat melempar bola yang terbang dengan kecepatan lebih dari 90
mil per jam (145 km per jam). Pitcher sering menderita cedera karena tubuh manusia
umumnya tidak tahan terhadap gerakan keras melempar bola seperti yang dilakukan pitcher.
Cedera yang sering dialami pitcher juga merupakan alasan tim bisbol berusaha memiliki
pitcher sebanyak mungkin.

Tim yang memukul

Tim yang mendapat giliran memukul berusaha mencetak angka. Setiap tim harus
mengumumkan daftar nama pemain dan urutan giliran memukul yang disebut daftar lineup.
Daftar lineup tidak boleh diganti atau diubah selama jalannya pertandingan, tapi pemain yang
terdaftar di dalam lineup bisa ditarik dan digantikan dengan pemain baru yang tidak ada di
dalam daftar lineup. Pemain baru hanya bertindak sebagai pemukul pengganti (pinch hitter)
bagi pemain yang digantikannya sedangkan urutan giliran memukul tidak berubah.
Setelah kesembilan pemain selesai mendapat giliran memukul, giliran memukul kembali ke
pemain yang berada di urutan pertama daftar lineup. Pelari (runner) yang berhasil kembali ke
home plate dan mencetak angka bagi timnya harus meninggalkan lapangan sampai pemain
tersebut mendapat giliran memukul lagi.




tenis
Tenis adalah olahraga yang biasanya dimainkan antara dua pemain atau antara dua pasangan
masing-masing dua pemain. Setiap pemain menggunakan raket untuk memukul bola karet.
Tenis adalah salah satu cabang olahraga Olimpiade dan dimainkan pada semua tingkat
masyarakat di segala usia. Olahraga ini dapat dimainkan oleh siapa saja, termasuk orang-
orang yang duduk di kursi roda.

Permainan tenis modern berasal dari Birmingham, Inggris pada akhir abad ke-19 sebagai
"tenis rumput" yang memiliki hubungan dekat ke berbagai lapangan / rumput game serta
untuk permainan tenis kuno nyata.

Sejarah tenis




Orang Belanda di klub tenis Surabaya (1895-1910=-25)

Tenis merupakan olahraga yang sudah sangat tua. Terekam pada pahatan yang dibuat sekitar
1500 tahun sebelum masehi di dinding sebuah kuil di mesir yang menunjukan representasi
dari permainan bola tenis. Permainan ini kemudian meluas ke seluruh daratan eropa pada
abad ke-8.

Pada awal perkembangannya tenis dimainkan dengan memakai tangan atau sebuah tongkat
yang dipukulkan bergantian menggunakan sebuah bola dari kayu yang padat. Permainan ini
kemudian berkembang lagi menjadi permainan bola dengan dipukulkan melintasi sebuah
dinding penghalang. Karena pada saat itu dirasakan bahwa kontrol bola lebih terasa
menggunakan tangan, maka media yang berkembang pada waktu itu adalah dengan
menggunakan sarung tangan kulit yang kemudian berevolusi kembali dengan menambahkan
gagang. Inilah cikal bakal lahirnya sebuah raket tenis. Bola pun berevolusi dari sebuah bola
kayu padat menjadi bola dari kulit yang diisi oleh dedak kulit padi.


Olahraga ini sangat berkembang di Perancis waktu itu. Pada abad 16-18 telah mulai banyak
digandrungi terutama oleh kalangan Raja-raja dan para bangsawan dengan nama „Jeu de
Palme‟ atau olah raga kepalan tangan. Kata Tenis sendiri dipercaya berasal dari pemain
Perancis yang sering menyebut kata „Tenez‟ yang artinya “Main!” pada saat akan memulai
permainan dan hingga sekarang kata tersebut dipakai sebagai nama olahraga ini. Tenis
kemudian berkembang hingga dataran Inggris dan juga menyebar ke Spanyol, Itali, Belanda,
Swiss dan Jerman. Namun tenis mengalami kemunduran saat terjadinya revolusi Perancis dan
berkuasanya Napoleon Bonaparte di Eropa.

Pada abad 19 barulah tenis dimunculkan kembali oleh para bangsawan Inggris dengan
membangun fasilitas-fasilitas country club atau lapangan tenis di rumahnya yang besar.
Karena pada waktu itu tenis populer dimainkan di halaman rumput, maka terkenal dengan
sebutan „Lawn Tennis‟ atau tenis lapangan rumput. Pada masa ini juga mulai muncul bola
dari karet vulkanisir yang pada waktu itu dianggap dapat mengurangi rusaknya rumput di
lapangan tanpa mengurangi elastisitas dari bola itu sendiri.

Sebutan Lawn Tennis berasal dari seorang Inggris bernama Arthur Balfour. Sejak
ditemukannya lawn tennis, orang mulai bereksperimen dengan memainkannya di permukaan
lain seperti clay court (tanah liat) dan hard court (semen). Menggeliatnya permainan tenis
ternyata mampu menggeser permainan Croquet sebagai olahraga musim panas. Puncaknya
terjadi pada tahun 1869 ketika salah satu klub croquet ternama di Inggris, All England
Croquet Club, tidak berhasil menarik banyak peminat dan mencoba untuk memasukan tenis
sebagai olahraga lainnya. Hasilnya klub ini sangat sukses menarik peminat terutama pada
permainan Tenis tersebut hingga pada tahun 1877 mengganti namanya menjadi „All Engand
Croquet and Lawn Tennis Club‟. Sejarah ini berlanjut ketika lokasi klub yang bertempat di
Wimbledon terjadi kenaikan sewa tanah yang memaksa klub untuk mendapatkan dana lebih
dari biasanya. Oleh karena itu klub mengadakan turnamen tenis pertama di Wimbledon
dengan membentuk sebuah panitia untuk mengadakan pertandingan dan membuat peraturan
yang baku dalam permainan ini. Turnamen tersebut diikuti oleh 20 peserta dengan penonton
sekitar 200 orang dan ini merupakan cikal bakal turnamen Wimbledon yang merupakan salah
satu turnamen grand slam tenis bergengsi di dunia.


Terdapat berbagai jenis permainan yang menggunakan raket yang dimainkan dewasa ini dan
tenis merupakan salah satu permainan yang paling disukai. Menurut beberapa catatan sejarah,
permainan menggunakan bola dan raket sudah dimainkan sejak sebelum Masehi, yaitu di
Mesir dan Yunani. Pada abad ke-11 sejenis permainan yang disebut jeu de paume, yang
menyerupai permainan tenis kini, telah dimainkan untuk pertama kali di sebuah kawasan di
Perancis. Bola yang digunakan dibalut dengan benang berbulu sedangkan pemukulnya
hanyalah tangan.

Permainan ini kemudian diperkenalkan ke Italia dan Inggris pada abad ke-13 dan mendapat
sambutan hangat dalam waktu yang singkat. Banyak peminatnya ternyata di antara rakyat
setempat terhadap permainan ini. Sejak itu perkembangan tenis terus meningkat ke negara-
negara Eropa yang lain.
Raket bersenar diperkenalkan pertama kali pada abad ke-15 oleh Antonio da Scalo, seorang
pastur berbangsa Italia. Ia menulis aturan umum bagi semua permainan yang menggunakan
bola, termasuk tenis. Majalah Inggris "Sporting Magazine" menamakan permainan ini
sebagai 'tenis lapangan' (lawn tennis). Dalam buku "Book of Games And Sports", yang
diterbitkan dalam tahun 1801, disebut sebagai "tenis panjang". Tenis pada mulanya
merupakan permainan masyarakat kelas atas. Tenis lapangan rumput yang terkenal di zaman
Ratu Victoria lalu ditiru oleh golongan menengah, yang menjadikannya sebagai permainan
biasa.

Klub tenis pertama yang didirikan adalah Leamington di Perancis oleh J.B. Perera, Harry
Gem, Dr. Frederick Haynes, dan Dr. Arthur Tompkins pada tahun 1872. Pada masa itu, tenis
disebut sebagai pelota atau lawn rackets. Dalam tahun 1874 permainan tenis telah pertama
kali dimainkan di Amerika Serikat oleh Dr. James Dwight dan F.R. Sears. Sementara itu, All
England Croquet Club pun telah didirikan pada tahun 1868. Dua tahun setelah itu dibukalah
kantornya di Jalan Worple, Wimbledon. Pada tahun 1875, klub ini juga bersedia
memperuntukkan sebagian dari lahannya untuk permainan tenis dan badminton. Sehubungan
dengan itu, peraturan permainan tenis lapangan rumput ditulis. Amerika Serikat mendirikan
klub tenis yang pertama di Staten Island. Bermula dari situlah, permainan tenis di Amerika
Serikat berkembang dengan pesat sekali. Dari sana lahir banyak pemain tenis tangguh yang
menguasai percaturan tenis tingkat dunia.

Kejuaraan tenis pertama bermula tahun 1877.

Peraturan

Lapangan




Lapangan tenis
Lapangan tenis dibagi dua oleh sebuah jaring yang di tengah-tengahnya tingginya persis 91.4
cm dan di pinggirnya 107 cm. Setiap paruh lapangan permainan dibagi menjadi tiga segi:
sebuah segi belakang dan dua segi depan (untuk service).

Lapangan dan beberapa seginya dipisahkan dengan gatis-garis putih yang merupakan bagian
dari lapangan tempat bermain tenis. Sebuah bola yang dipukul di luar lapangan (meski tidak
menyentuh garis) dikatakan telah keluar dan memberi lawan sebuah nilai.

Teknik bermain

      Forehand: sebuah pukulan di mana telapak tangan yang memegang raket dihadapkan ke
       depan.
      Backhand: sebuah pukulan di mana punggung tangan yang memegang raket dihadapkan ke
       depan.
      Groundstroke: sebuah pukulan forehand atau backhand yang dilakukan setelah bola
       memantul sekali di lapanganmu.
      Slice: pukulan forehand atau backhand dimana kepala raket dimiringkan sedikit dan dipukul
       dengan cara mengayunkan raket dari atas ke bawah.
      Spin: pukulan forehand atau backhand dimana raket dimiringkan sedikit atau banyak dimana
       jika mengenai bola akan mengalami perubahan arah (berputar).
      Dropshot: sebuah pukulan yang mengenai net lalu jatuh di daerah lawan.
      Smash: sebuah pukulan keras yang menghantam sebuah bola tanpa menyentuh tanah di
       atas kepala dan diarahkan ke lapangan sang lawan.
      Lob: sebuah pukulan dimana bola dipukul tinggi ke jurusan sebelah belakang lawan.
      Passing shot: sebuah pukulan dimana bola melalui (bukan melintas di atas) musuh yang
       berada di dekat net (lihat lob).
      Volley: pukulan forehand atau backhand sebelum bola memantul di lapangan.
Bulu tangkis




Ardy B. Wiranata, pemain bulu tangkis terkenal dari Indonesia

Bulu tangkis (sering disingkat bultang) atau badminton adalah suatu olahraga raket yang
dimainkan oleh dua orang (untuk tunggal) atau dua pasangan (untuk ganda) yang saling
berlawanan.

Mirip dengan tenis, bulu tangkis bertujuan memukul bola permainan ("kok" atau
"shuttlecock") melewati jaring agar jatuh di bidang permainan lawan yang sudah ditentukan
dan berusaha mencegah lawan melakukan hal yang sama.
Partai




Lapangan bulu tangkis

Ada lima partai yang biasa dimainkan dalam bulu tangkis, yaitu:

   1.   Tunggal putra
   2.   Tunggal putri
   3.   Ganda putra
   4.   Ganda putri
   5.   Ganda campuran

Lapangan dan jaring

Lapangan bulu tangkis berbentuk persegi panjang dan mempunyai ukuran seperti terlihat
pada gambar. Garis-garis yang ada mempunyai ketebalan 40 mm dan harus berwarna kontras
terhadap warna lapangan. Warna yang disarankan untuk garis adalah putih atau kuning.
Permukaan lapangan disarankan terbuat dari kayu atau bahan sintetis yg lunak. Permukaan
lapangan yang terbuat dari beton atau bahan sintetik yang keras sangat tidak dianjurkan
karena dapat mengakibatkan cedera pada pemain. Jaring setinggi 1,55 m berada tepat di
tengah lapangan. Jaring harus berwarna gelap kecuali bibir jaring yang mempunyai ketebalan
75 mm harus berwarna putih.

Perlengkapan

       Raket
Secara tradisional raket dibuat dari kayu. Kemudian aluminium atau logam ringan lainnya
menjadi bahan yang dipilih. Kini, hampir semua raket bulu tangkis profesional
berkomposisikan komposit serat karbon (plastik bertulang grafit). Serat karbon memiliki
kekuatan hebat terhadap perbandingan berat, kaku, dan memberi perpindahan energi kinetik
yang hebat. Namun, sejumlah model rendahan masih menggunakan baja atau aluminium
untuk sebagian atau keseluruhan raket.

      Senar

Mungkin salah satu dari bagian yang paling diperhatikan dalam bulu tangkis adalah senar
nya. Jenis senar berbeda memiliki ciri-ciri tanggap berlainan. Keawetan secara umum
bervariasi dengan kinerja. Kebanyakan senar berketebalan 21 ukuran dan diuntai dengan
ketegangan 18 sampai 30+ lb. Kesukaan pribadi sang pemain memainkan peran yang kuat
dalam seleksi senar.

      Kok

Kok adalah bola yang digunakan dalam olahraga bulu tangkis, terbuat dari rangkaian bulu
angsa yang disusun membentuk kerucut terbuka, dengan pangkal berbentuk setengah bola
yang terbuat dari gabus. Dalam latihan atau pertandingan tidak resmi digunakan juga kok dari
plastik.

      Sepatu

Karena percepatan sepanjang lapangan sangatlah penting, para pemain membutuhkan
pegangan dengan lantai yang maksimal pada setiap saat. Sepatu bulu tangkis membutuhkan
sol karet untuk cengkraman yang baik, dinding sisi yang bertulang agar tahan lama selama
tarik-menarik, dan teknologi penyebaran goncangan untuk melompat; bulu tangkis
mengakibatkan agak banyak stres (ketegangan) pada lutut dan pergelangan kaki.

Memainkan bulu tangkis




Area permainan
Tiap pemain atau pasangan mengambil posisi berseberangan pada kedua sisi jaring di
lapangan bulu tangkis.

Permainan dimulai dengan salah satu pemain melakukan servis.

Tujuan permainan adalah untuk memukul sebuah kok menggunakan raket, melewati jaring ke
wilayah lawan, sampai lawan tidak dapat mengembalikannya kembali. Area permainan
berbeda untuk partai tunggal dan ganda, seperti yang diperlihatkan pada gambar. Bila kok
jatuh di luar area tersebut maka kok dikatakan "keluar". Setiap kali pemain/pasangan tidak
dapat mengembalikan kok (karena menyangkut di jaring atau keluar lapangan) maka
lawannya akan memperoleh poin.

Permainan berakhir bila salah satu pemain/pasangan telah meraih sejumlah poin tertentu.

Teknik Dasar Permainan Bulu Tangkis

a. Cara Memegang Raket Pegangan raket ada tiga macam, yaitu: 1. Pegangan forehand
(pegangan dasar) Pegangan ini dapat di peroleh dengan cara mendirkan raket yang sisinya
tegak dengan lantai Pegangan ini hampir sama dengan posisi tangan sedang bersalaman.

2. Pegangan backhand Pegangan ini dapat di peroleh dengan jalan memutar seperempat ke
kanan dari pegangan forehead.

3. Pegangan pukul kasur/Amerika Cara pegangan ini adalah mula-mula raket diletakkan
secara mendatar di atas lantai. Kemudian ambil dan peganglah raket pada pegangannya,
sehingga bagian tangan antar ibu jari dan jaritelunjuk menempel pada bagian permukaan
yang lebar.

4. Pegangan campuran

b. Teknik Pukulan Teknik pukulan adalah cara-cara melakukan pukulan pada permainan
bulitangkis dengan tujuan menerbangkan shuttlecock ke lapanagn lawan. Terdapat macam-
macam teknik dasar pukulan dalam permainan bulutangkis, yaitu: 1. Pukulan Servis Pukulan
servis merupakan pukulan degan raket untuk menerbangkan shuttlecock ke bidang lapangan
lawan secara diagonal dan bertujuan sebagai permulaan permainan. Macam-macam pukulan
servis, yaitu: a. Pukulan servis pendek b. Pukulan servis panjang c. Pukulan servis mendatar
d. Pukulan servis cambuk

2. Pukulan Lob Pukulan lob adalah pukulan dalam permainan bulutangkis yang bertujuan
untuk menerbangkan shuttlecock setinggi mungkin mengarah jauh ke belakang garis
lapangan lawan. Pukulan lob dapat dilakukan dengan dua cara, yaitu: a. Overhead lob, yaiutu
pukulan lob yang dilakukan dari atas kepala dengan cara menerbangkan shuttlecock
melambung ke arah belakang. b. Underhand lob, yaitu pukulan lob yang dilakukan dari
bawah dengan cara memukul shuttlecock yang berada di bawah badan dan di lambungkan
tinggi ke belakang.
Servis




Area servis

Servis dilakukan dari satu sisi lapangan (kiri atau kanan) menyilang menyeberangi jaring ke
area lawan. Partai tunggal dan ganda memiliki area servis yang berbeda seperti yang
diilustrasikan pada gambar. Bila kok jatuh di luar area tersebut maka kok dinyatakan "keluar"
dan poin untuk penerima servis.

Posisi kiri atau kanan tempat servis dilakukan ditentukan dari jumlah poin yang telah
dikumpulkan oleh pemain yang akan melakukan servis. Posisi kanan untuk jumlah poin
genap dan posisi kiri untuk jumlah poin ganjil. Servis dari posisi kanan juga dilakukan saat
jumlah poin masih nol.

Pada set pertama pemain/pasangan yang melakukan servis untuk pertama kali ditentukan
dengan undian, sedangkan untuk set berikutnya dilakukan oleh pemenang dari set
sebelumnya.

Untuk partai ganda, beberapa peraturan berbeda diterapkan untuk perhitungan poin
menggunakan sistem pindah bola dan sistem reli poin:

Sistem pindah bola

       Sebelum pertandingan dimulai, harus ditentukan salah seorang pemain dari tiap-tiap
        pasangan sebagai "orang pertama". Pilihan ini berlaku untuk setiap set yang dimainkan.
       Jumlah poin genap atau ganjil menentukan posisi "orang pertama" saat melakukan servis.
       Setiap pasangan mempunyai dua kali kesempatan servis (masing-masing untuk tiap pemain)
        sebelum pindah bola, kecuali servis pertama pada tiap-tiap awal set tidak mendapat
        kesempatan kedua.
       Saat pindah bola, servis pertama selalu dilakukan oleh pemain yang berada di sebelah
        kanan, bukan oleh "orang pertama".
Sistem reli poin

      Setiap pasangan hanya mendapat satu kali kesempatan servis, tidak ada servis kedua.
      Servis dilakukan oleh pemain yang posisinya sesuai dengan poin yang telah diraih oleh
       pasangan tersebut.
      Pemain yang sama akan terus melakukan servis sampai poin berikutnya diraih oleh lawan.

Sistem perhitungan poin

Sejak Mei 2006, pada kejuaraan resmi seluruh partai menggunakan sistem perhitungan 3x21
reli poin. Pemenang adalah pemain/pasangan yang telah memenangkan dua set.

Sejarah




Permainan Battledore and Shuttlecock pada tahun 1854

Olah raga yang dimainkan dengan kok dan raket, kemungkinan berkembang di Mesir kuno
sekitar 2000 tahun lalu tetapi juga disebut-sebut di India dan Republik Rakyat Cina.

Nenek moyang terdininya diperkirakan ialah sebuah permainan Tionghoa, Jianzi yang
melibatkan penggunaan kok tetapi tanpa raket. Alih-alih, objeknya dimanipulasi dengan kaki.
Objek/misi permainan ini adalah untuk menjaga kok agar tidak menyentuh tanah selama
mungkin tanpa menggunakan tangan.

Di Inggris sejak zaman pertengahan permainan anak-anak yang disebut Battledores dan
Shuttlecocks sangat populer. Anak-anak pada waktu itu biasanya akan memakai
dayung/tongkat (Battledores) dan bersiasat bersama untuk menjaga kok tetap di udara dan
mencegahnya dari menyentuh tanah. Ini cukup populer untuk menjadi nuansa harian di jalan-
jalan London pada tahun 1854 ketika majalah Punch mempublikasikan kartun untuk ini.
Penduduk Inggris membawa permainan ini ke Jepang, Republik Rakyat Cina, dan Siam
(sekarang Thailand) selagi mereka mengolonisasi Asia. Ini kemudian dengan segera menjadi
permainan anak-anak di wilayah setempat mereka.

Olah raga kompetitif bulu tangkis diciptakan oleh petugas Tentara Britania di Pune, India
pada abad ke-19 saat mereka menambahkan jaring dan memainkannya secara bersaingan.
Oleh sebab kota Pune dikenal sebelumnya sebagai Poona, permainan tersebut juga dikenali
sebagai Poona pada masa itu.

Para tentara membawa permainan itu kembali ke Inggris pada 1850-an. Olah raga ini
mendapatkan namanya yang sekarang pada 1860 dalam sebuah pamflet oleh Isaac Spratt,
seorang penyalur mainan Inggris, berjudul "Badminton Battledore - a new game"
("Battledore bulu tangkis - sebuah permainan baru"). Ini melukiskan permainan tersebut
dimainkan di Gedung Badminton (Badminton House), estat Duke of Beaufort's di
Gloucestershire, Inggris.

Rencengan peraturan yang pertama ditulis oleh Klub Badminton Bath pada 1877. Asosiasi
bulu tangkis Inggris dibentuk pada 1893 dan kejuaraan internasional pertamanya berunjuk-
gigi pertama kali pada 1899 dengan Kejuaraan All England.

bulu tangkis menjadi sebuah olah raga populer di dunia, terutama di wilayah Asia Timur dan
Tenggara, yang saat ini mendominasi olah raga ini, dan di negara-negara Skandinavia.
Golf

                           Golf

                              R&A
Induk organisasi
                              USGA

Pertama dimainkan             abad ke-15

                        Data lengkap

Olahraga kontak fisik         Tidak

Kategori                      luar ruang

Peralatan                     bola golf, stik golf

Dipertandingkan di            dua kali, tahun 1900 dan
Olimpiade                     1904[1]



Golf adalah permainan luar ruang yang dimainkan secara perorangan atau tim yang berlomba
memasukkan bola ke dalam lubang-lubang yang ada di lapangan dengan jumlah pukulan
tersedikit mungkin. Bola golf dipukul dengan menggunakan satu set tongkat pemukul yang
disebut klab (stik golf). Golf adalah salah satu dari permainan yang tidak memiliki lapangan
permainan yang standar, melainkan dimainkan di padang golf yang masing-masing memiliki
desain unik, dan biasanya terdiri dari 9 atau 18 hole (lubang). Aturan utama dalam golf
adalah "memainkan sebuah bola dengan stik golf dari daerah tee (teeing ground) ke dalam
lubang dengan satu pukulan atau beberapa pukulan berikutnya sesuai dengan Aturan".

Sejarah golf

Golf berasal dari Skotlandia/Belanda dan telah dimainkan selama lebih kurang 500 tahun di
kepulauan Britania Raya. Lapangan golf tertua di dunia yang diketahui adalah The Old
Links di Musselburgh. Di sana golf telah dimainkan sejak tahun 1672. Orang yang bermain
golf biasa disebut pegolf. Golf mengenal sistem handicap.
Anatomi padang golf




Bunker di Filton Golf Club, Bristol, Inggris




Padang golf Damai Indah, Pantai Indah Kapuk, Jakarta Utara

Olahraga golf dimainkan di suatu lahan yang dirancang secara khusus. Lahan ini biasa
disebut lapangan golf atau padang golf (golf course). Suatu padang golf memiliki sejumlah
lubang (hole) yang umumnya terdiri dari 9 lubang atau 18 lubang.

Pukulan pertama dimulai dari teeing ground. Pukulan pertama ini dinamakan teeing shot.
Rumput di teeing ground dirawat dengan baik. Setelah pukulan pertama, pemain memukul
bola lagi dari posisi bola terakhir setelah pukulan pertama. Bola itu bisa mendarat di fairway
ataupun di rough. Rumput di fairway dipotong pendek sehingga bola mudah untuk dipukul.
Sedangkan di rough, rumputnya lebih panjang daripada di fairway sehingga bola sulit untuk
dipukul. Pemain terus memukul hingga bola masuk ke lubang (hole atau cup). Setiap hole
hanya memiliki satu lubang.

Setiap hole biasanya memiliki rintangan atau hazards. Rintangan terdiri atas dua macam
yaitu; rintangan air seperti sungai atau danau, dan bungker (bunker) berupa cekungan berisi
pasir.
Green mengacu pada area putting. Di green, pemain hanya diperbolehkan memakai stik golf
yang disebut putter. Rumput di green dipotong sangat pendek sehingga bola bisa bergulir
dengan mudah. Lubang harus berdiameter 108 mm (4.25 inci), selalu berada di rumput dan
memiliki kedalaman sedikitnya 100 mm (3.94 inci). Cup biasanya selalu ditandai dengan
sebuah bendera sehingga pemain bisa melihatnya dari kejauhan.

Suatu course memiliki batas yang ditandai dengan pasak-pasak. Di luar tanda itu, dinamakan
zona out of bounds atau singkatnya OB. Bila bola pemain mendarat di zona OB maka pemain
akan menerima penalti 1 pukulan dan mengulang pukulan dari tempat sebelumnya.

Pada kebanyakan lapangan golf, ada beberapa fasilitas tambahan yang bukan merupakan
bagian course itu sendiri. Seperti practice range yang disertai practice green, bunker, dan
driving area tempat melatih pukulan jarak jauh. Selain itu disediakan pula arena berlatih
(practice course) yang biasanya lebih mudah dan lebih pendek daripada lapangan golf biasa.

Par

Hole diklasifikasikan berdasarkan par. Par adalah jumlah pukulan yang diharapkan dapat
dipenuhi pegolf yang bermain 'aman', di setiap hole.

Sebagai contoh, pada hole par 4, seorang pemain golf yang memiliki kemampuan diharapkan
untuk mencapai green dalam dua pukulan (satu kali teeing shot, atau pukulan pertama, dan
satu pukulan mendekati hole 'approaching shot'), dan melakukan dua kali putting untuk
memasukkan bola ke lubang.

Dalam golf suatu hole bisa digolongkan ke dalam par 3, par 4, atau par 5.

Par suatu hole biasanya ditentukan berdasarkan jarak dari teeing ground ke green. Jarak
teeing ground ke green pada suatu hole ber-par 3 adalah antara 100 sampai 250 yard (91-244
meter). Hole ber-par 4 adalah 251-475 yard (225-434 meter), sementara hole ber-par 5 lebih
dari 476 yard (435 meter) walaupun ada juga hole par 5 yang sejauh 600 yard (548 meter).

Pada sebagian besar padang golf 18 lubang, total pukulan adalah 72 kali yang terdiri dari 4
lubang ber-par 3, 10 lubang ber-par 4, dan 4 lubang ber-par 5.

Par sebuah hole dapat dinaikkan dan bisa pula diturunkan. Bila sebuah lapangan golf
digunakan untuk turnamen tingkat internasional, hole par 5 yang dinilai terlalu pendek untuk
ukuran rata-rata kemampuan pegolf kaliber internasional, maka kebanyakan hole par 5 yang
pendek akan diturunkan par-nya menjadi hole par 4. Dalam kondisi seperti ini, adalah lumrah
untuk kemudian bila kita menemukan lapangan golf yang 70 par atau 71 par saja (bukannya
72 par lagi).

Bermain golf

Satu ronde biasanya terdiri atas 18 lubang. Dalam golf ada dua jenis permainan: stroke play
dan match play. Pukulan pertama dipukul dari teeing ground kecuali pada permainan yang
disebut foursomes (dua tim yang terdiri dari dua orang berkompetisi). Anggota dari setiap tim
memukul bergantian dengan menggunakan satu bola.
Pukulan-pukulan selanjutnya dipukul dari posisi bola terakhir mendarat. Pukulan pertama
dari teeing ground disebut tee shot. Pukulan untuk mencapai green disebut approach.
Selanjutnya pukulan di green untuk menggulirkan bola ke lubang disebut putting. Bila
pemain berhasil memasukkan bola ke lubang tidak dari green, maka pukulan itu disebut chip-
in.

Dalam golf yang diincar adalah jumlah pukulan sesedikit mungkin. Pemain harus
memasukkan bola ke lubang dengan jumlah pukulan yang sedikit. Makin sedikit makin baik.

Pemain biasanya berjalan di lapangan untuk memukul bola selanjutnya, sendirian ataupun
dalam suatu grup yang terdiri dari dua, tiga, atau empat orang. Pemain juga biasanya
didampingi seorang caddy (caddie). Caddy bertugas membawa peralatan pemain dan
membantu pemain menyelesaikan suatu hole dengan memberi saran.

Skor

Skor dalam golf berbeda dengan skor dalam permainan lain. Pemain menang bila mendapat
skor yang sedikit (bahkan hingga minus). Berbeda dalam sepak bola atau bola basket yang
menentukan grup dengan skor terbanyak sebagai pemenang. Tabel skor golf:

Istilah papan skor      Spesifikasi istilah                Definisi

        -3           double-eagle (albatross) tiga pukulan di bawah par

        -2                    eagle           dua pukulan di bawah par

        -1                    birdie          satu pukulan di bawah par

        0                      par            jumlah pukulan sama dengan par

        +1                    bogey           satu pukulan di atas par

        +2                double bogey        dua pukulan di atas par

        +3                 triple bogey       tiga pukulan di atas par


Selain istilah-istilah di atas, ada juga yang dinamakan hole in one yaitu memasukkan bola
dari teeing ground ke lubang dalam satu kali pukulan. Biasanya hole in one hanya terjadi
pada hole ber-par 3.

Tipe pukulan dalam golf

       Tee shot

        adalah pukulan pertama dari teeing ground. Tee shot biasanya dilakukan dengan
        menggunakan driver (misalnya 1-wood) untuk hole yang panjang atau iron pada hole yang
        lebih pendek.
   Fairway shot

    Stik golf jenis iron atau wedge biasa digunakan untuk melakukan pukulan ini.

   Bunker shot

    Pukulan ini dilakukan jika bola mendarat di atas bunker. Pukulan ini biasanya menggunakan
    sand wedge.

   Punch atau knockdown

    adalah pukulan rendah yang dilakukan untuk menghindari cabang pohon atau angin yang
    kuat di atas.

   Putting

    adalah pukulan yang dilakukan di atas green dan menggunakan putter dan bagi sebagian
    besar pegolf merupakan pukulan tersulit.

   Approach shot

    adalah pukulan yang dilakukan untuk mendekatkan bola ke green. Pukulan ini biasanya
    dilakukan pada jarak yang sedang atau dekat. Tipe approach shot terdiri dari 3 jenis:

             Pitch

    adalah approach shot yang menerbangkan bola ke atas green atau dekat green. Pitch shot
    biasa dilakukan dengan menggunakan iron 6 hingga lob wedge.

             Flop

    adalah approach shot yang lebih tinggi lagi dan langsung berhenti sesaat setelah
    menghantam tanah. Pukulan ini dilakukan ketika pemain harus menghadapi rintangan untuk
    mencapai green. Flop biasa dilakukan dengan menggunakan stik golf sand wedge atau lob
    wedge.

             Chip

    adalah approach shot yang rendah ketika bola terbang rendah dan kemudian bergulir
    mengarah ke green.
Peralatan




Bola golf

Stik golf

Ada tiga tipe stik golf (club) yaitu: wood, iron, dan putter. Wedge adalah iron yang
digunakan untuk memukul pada jarak yang pendek. Wood digunakan untuk memukul jarak
yang sangat jauh. Sedangkan iron pada jarak menengah. Putter hampir selalu digunakan
untuk melakukan pukulan di atas green.

Bola golf




Tee digunakan untuk melakukan tee shot di atas teeing ground.

Diameter bola golf minimum adalah 42,67 mm dan harus bermassa lebih dari 45,93 gram.
Ada 3 jenis bola golf.

Shaft

Shaft (tangkai) digunakan di antara grip dan kepala club.
Peralatan lain

Pegolf memakai sepatu khusus untuk golf dan mengenakan sarung tangan pada tangan
sebelah kiri. Ada pula tee (pasak) yang digunakan untuk melakukan tee shot di atas teeing
groun




Daftar pustaka : wikipedia.com

								
To top