Embed
Email

Proxy Server dengan Squid

Document Sample

Shared by: Fahmy Wayne
Stats
views:
46
posted:
1/31/2012
language:
pages:
14
PROXY SERVER

DENGAN SQUID









Muchamad Arifin

apin.prastya@gmail.com

YM : apin_yuuk

genkigama.blogspot.com









Kelompok Linux Arek Surabaya

2009

STAGE 1

SHARING INTERNET SEDERHANA

DAN PENGENALAN PROXY SERVER



Internet di negara kita ini harganya masih tergolong mahal, bahkan bagi perusahaan

besar. Terkait dengan mahalnya harga internet ini maka muncullah bermacam tool ataupun

software yang bisa digunakan untuk mengatur dan membagi koneksi internet yang telah di

beli dari sebuah ISP. Untuk membeli 1 IP public saja harganya sudah berjuta-juta. Dengan

harga yang mahal dan hanya mendapatkan 1 koneksi internet maka muncullah gagasan untuk

mensharing internet yang telah di beli tadi agar bisa dipakai oleh orang banyak. Ada banyak

cara untuk bisa mensharing internet tersebut yaitu salah satunya dengan menggunakan routing

NAT (Network Address Translation) yaitu dengan menggunakan router, dan menggunakan

sebuah proxy server. Dimana pada kesempatan kali ini kita akan membahas tentang

pembuatan proxy server.

Proxy server berfungsi sebagai gateway (jembatan) antara internet dengan intranet

kita. Proxy server adalah sebuah komputer server atau program komputer yang dapat

bertindak sebagai komputer lainnya untuk melakukan request terhadap content dari internet

atau intranet.

Proxy server tidak terlihat oleh komputer klien, artinya seorang pengguna (client) yang

berinteraksi dengan internet melalui sebuah proxy server tidak akan mengetahui bahwa

sebuah proxy server sedang menangani request yang dilakukannya. Web server yang

menerima request dari proxy server akan menginterpretasikan request-request tersebut seolah-

olah request itu datang secara langsung dari komputer klien, bukan dari proxy server.

Proxy server juga dapat digunakan untuk mengamankan jaringan pribadi yang

dihubungkan ke sebuah jaringan publik (seperti halnya internet). Proxy server memiliki lebih

banyak fungsi daripada router yang memiliki fitur paket filtering karena memang proxy server

beroperasi pada level yang lebih tinggi dan memiliki kontrol yang lebih menyeluruh terhadap

akses jaringan. Proxy server yang berfungsi sebagai sebuah "agen keamanan" untuk sebuah

jaringan pribadi, umumnya dikenal sebagai firewall.





Sharing Internet Sederhana

Kita dapat melakukan sharing internet sederhana di linux hanya dengan memanfaatkan

IPTABLES dan ip forwarding. Dimana pada server sharing internet terdapat 2 interface

(ethernet) yang satu menuju ke internet, dan yang satu lagi menuju ke client yang nantinya

akan menikmati internet dari sharingan. Adapun gambar dari jaringan adalah sebagai berikut :

Sisi SERVER :

Dalam contoh ini eth0 (ethernet 1) terkoneksi dengan internet dan eth1 (ethernet 2) terkoneksi

ke client (switch). Pertama kita setting IP pada eth0 dengan perintah ifconfig, dengan format

ifconfig [interface] [ip] [netmask]. Dan memberikan default gateway untuk bisa mengakses

internet.



root@satria-desktop:~# ifconfig eth0 192.168.1.2 netmask 255.255.255.0

root@satria-desktop:~# route add default gw 192.168.1.1

root@satria-desktop:~# ifconfig

eth0 Link encap:Ethernet HWaddr 00:90:F5:53:6F:9D

inet addr:192.168.1.2 Bcast:192.168.1.255 Mask:255.255.255.0

UP BROADCAST MULTICAST MTU:1500 Metric:1

RX packets:0 errors:0 dropped:0 overruns:0 frame:0

TX packets:0 errors:0 dropped:0 overruns:0 carrier:0

collisions:0 txqueuelen:1000

RX bytes:0 (0.0 b) TX bytes:0 (0.0 b)

Interrupt:17 Base address:0xac00





eth1 Link encap:Ethernet HWaddr 00:90:F5:53:6F:9D

UP BROADCAST MULTICAST MTU:1500 Metric:1

RX packets:0 errors:0 dropped:0 overruns:0 frame:0

TX packets:0 errors:0 dropped:0 overruns:0 carrier:0

collisions:0 txqueuelen:1000

RX bytes:0 (0.0 b) TX bytes:0 (0.0 b)

Interrupt:17 Base address:0xac00

lo Link encap:Local Loopback

inet addr:127.0.0.1 Mask:255.0.0.0

UP LOOPBACK RUNNING MTU:16436 Metric:1

RX packets:87 errors:0 dropped:0 overruns:0 frame:0

TX packets:87 errors:0 dropped:0 overruns:0 carrier:0

collisions:0 txqueuelen:0

RX bytes:7171 (7.0 KiB) TX bytes:7171 (7.0 KiB)





Dan jangan lupa untuk memberikan DNS server dengan cara mengedit file di /etc/resolv.conf.

Dan isi dengan DNS server dari ISP Anda, jika Anda menggunakan Telkom maka DNS nya

adalah 202.134.0.155 dan 202.134.1.10, simpan lalu keluar.



root@satria-desktop:~# nano /etc/resolv.conf





Dan pastikan pada server telah bisa mengakses internet dengan cara test ping ke google.com.



root@satria-desktop:~# ping google.com

PING google.com (74.125.45.100) 56(84) bytes of data.

64 bytes from yx-in-f100.google.com (74.125.45.100): icmp_seq=1 ttl=235

time=1860 ms

64 bytes from yx-in-f100.google.com (74.125.45.100): icmp_seq=3 ttl=235

time=1558 ms

64 bytes from yx-in-f100.google.com (74.125.45.100): icmp_seq=4 ttl=235

time=1722 ms

64 bytes from yx-in-f100.google.com (74.125.45.100): icmp_seq=5 ttl=235

time=1197 ms

64 bytes from 74.125.45.100: icmp_seq=6 ttl=235 time=1415 ms

--- google.com ping statistics ---

7 packets transmitted, 5 received, 28% packet loss, time 9798ms

rtt min/avg/max/mdev = 1197.927/1551.228/1860.833/231.721 ms, pipe 2





Jika koneksi internet pada server telah berjalan dengan baik maka selanjutnya kita setting IP

pada pada eth1 (untuk client).



root@satria-desktop:~# ifconfig eth0 192.168.5.1 netmask 255.255.255.0

root@satria-desktop:~# ifconfig

eth0 Link encap:Ethernet HWaddr 00:90:F5:53:6F:9D

inet addr:192.168.1.2 Bcast:192.168.1.255 Mask:255.255.255.0

UP BROADCAST MULTICAST MTU:1500 Metric:1

RX packets:0 errors:0 dropped:0 overruns:0 frame:0

TX packets:0 errors:0 dropped:0 overruns:0 carrier:0

collisions:0 txqueuelen:1000

RX bytes:0 (0.0 b) TX bytes:0 (0.0 b)

Interrupt:17 Base address:0xac00





eth1 Link encap:Ethernet HWaddr 00:90:F5:53:6F:9D

inet addr:192.168.5.1 Bcast:192.168.5.255 Mask:255.255.255.0

UP BROADCAST MULTICAST MTU:1500 Metric:1

RX packets:0 errors:0 dropped:0 overruns:0 frame:0

TX packets:0 errors:0 dropped:0 overruns:0 carrier:0

collisions:0 txqueuelen:1000

RX bytes:0 (0.0 b) TX bytes:0 (0.0 b)

Interrupt:17 Base address:0xac00





lo Link encap:Local Loopback

inet addr:127.0.0.1 Mask:255.0.0.0

UP LOOPBACK RUNNING MTU:16436 Metric:1

RX packets:87 errors:0 dropped:0 overruns:0 frame:0

TX packets:87 errors:0 dropped:0 overruns:0 carrier:0

collisions:0 txqueuelen:0

RX bytes:7171 (7.0 KiB) TX bytes:7171 (7.0 KiB)





Setelah itu kita jalankan perintah untuk mensharing internet, yaitu dengan fitur NAT

MASQUERADE, dengan perintah :



root@satria-desktop:~# echo 1 > /proc/sys/net/ipv4/ip_forward

root@satria-desktop:~# iptables -t nat -A POSTROUTING -j MASQUERADE





Perintah yang pertama digunakan untuk mengaktifkan ip forwarding. Dan yang kedua

digunakan untuk masquerading (penyamaran). Dengan perintah tersebut maka internet yang

ada pada server telah tersharing.



Sisi CLIENT :

Selanjutnya kita akan setting pada client yaitu cukup mensetting IP satu kelas dengan IP

server (192.168.5.0/255.255.255.0). Dan mensetting default gateway menuju ke alamat IP

server (192.168.5.1). Dan juga mensetting DNS server seperti pada server.



root@satria-desktop:~# ifconfig eth0 192.168.5.2 netmask 255.255.255.0

root@satria-desktop:~# route add default gw 192.168.5.1

root@satria-desktop:~# ifconfig

eth0 Link encap:Ethernet HWaddr 00:90:F5:53:6F:9D

inet addr:192.168.5.2 Bcast:192.168.5.255 Mask:255.255.255.0

UP BROADCAST MULTICAST MTU:1500 Metric:1

RX packets:0 errors:0 dropped:0 overruns:0 frame:0

TX packets:0 errors:0 dropped:0 overruns:0 carrier:0

collisions:0 txqueuelen:1000

RX bytes:0 (0.0 b) TX bytes:0 (0.0 b)

Interrupt:17 Base address:0xac00





lo Link encap:Local Loopback

inet addr:127.0.0.1 Mask:255.0.0.0

UP LOOPBACK RUNNING MTU:16436 Metric:1

RX packets:87 errors:0 dropped:0 overruns:0 frame:0

TX packets:87 errors:0 dropped:0 overruns:0 carrier:0

collisions:0 txqueuelen:0

RX bytes:7171 (7.0 KiB) TX bytes:7171 (7.0 KiB)





Lalu kita test internet dengan test ping.



root@satria-desktop:~# ping indowebster.com

PING indowebster.com (119.110.76.21) 56(84) bytes of data.

64 bytes from 119.110.76.21: icmp_seq=2 ttl=53 time=1864 ms

64 bytes from 119.110.76.21: icmp_seq=3 ttl=53 time=1806 ms

64 bytes from 119.110.76.21: icmp_seq=5 ttl=53 time=1327 ms

64 bytes from 119.110.76.21: icmp_seq=6 ttl=53 time=1910 ms

^C64 bytes from 119.110.76.21: icmp_seq=7 ttl=53 time=959 ms





--- indowebster.com ping statistics ---

7 packets transmitted, 5 received, 28% packet loss, time 15520ms

rtt min/avg/max/mdev = 959.906/1573.877/1910.321/371.487 ms, pipe 2





Dengan demikian maka sharing internet sederhana telah berhasil.

STAGE 2

PENGENALAN SQUID DAN INSTALASI SQUID



PENGENALAN

Squid adalah sebuah software proxy opensource yang sangat terkenal di kalangan para

operator jaringan. Selain yang sifatnya free Squid ini juga bisa jalan di hampir semua sistem

operasi seperti Linux, *BSD, bahkan di platform Windows. Banyak sekali opsi-opsi yang

ditawarkan oleh Squid ini diantaranya mempercepat browsing, pembatasan bandwith,

blocking situs, dan masih banyak sekali kemampuan dari Squid ini. Mengapa proxy Squid

dikatakan dapat menaikkan kecepatan browsing? Ini dikarenakan bila ada sebuah client yang

membuka sebuah web site maka web tersebut akan di simpan di cache Squid yang telah

disediakan, dan jika ada client lagi ingin membuka web yang sama maka Squid tidak akan

mencarinya langsung ke internet, melainkan dia akan mencarinya terlebih dahulu ke dalam

cache, jika web tersebut telah tersimpan dalam cache maka objek yang telah tersimpan tadilah

yang akan di berikan kepada client yang bersangkutan. Namun ada sebuah web site dinamik

dimana setiap kita membuka situs akan terjadi perubahan di dalamnya, nah inilah kehebatan

dari Squid ini, Squid tidak semata-mata melakukan caching dan memberikannya kepada client

lain bila ada yang merequest web yang sama, melainkan dia juga melakukan pengecekan

terhadap server utama dari web yang akan di akses, jika pada server web tersebut terjadi

perubahan maka Squid akan mengganti cache yang lama dengan conten web yang baru.

Dengan Squid ini maka akan membuat kita seakan-akan berinternetan secara lokal.

Secara garis besar Squid berjalan dengan topologi jaringan seperti berikut :









Dimana sebuah proxy server squid diletakkan antara sisi luar (internet) dengan sisi dalam

(LAN intranet). Dengan demikian keamanan jaringan akan lebih terjaga karena jaringan LAN

lokal kita tidak terhubung langsung oleh internet.

INSTALASI SQUID

Sampai saat ini Squid sudah berkembang sampai pada versi yang ke-3 (Squid 3.0). Dan yang

akan dibahas pada workshop kali ini kita akan menggunakan Linux sebagai sistem operasinya

(Ubuntu 8.10). Untuk instalasi Squid ada beberapa cara dalam instalasinya yaitu dengan

kompile dari source code nya, yang kedua yaitu instalasi menggunakan paket yang telah

disediakan oleh sebuah distro Linux. Untuk Ubuntu (Debian Family) tersedia paket dalam

bentuk *.deb, untuk RedHat Family *.rpm dan untuk Slax Family *.tgz



Instalasi dari source code

Untuk instalasi dari source code ini bisa dibilang mudah-mudah susah dan memerlukan waktu

yang relatif lebih lama dari instalasi dari paket. Namun walapun demikian instalasi dengan

cara ini memiliki keuntungan yaitu dalam menginstalnya kita bisa memilih modul apa saja

yang dapat di jalankan oleh Squid, jadi yang tidak diperlukan bisa tidak diinstall.

Pertama untuk instalasi ini kita harus memiliki file instalasinya, dapat di download di …

untuk versi stabil terbaru. Dalam contoh menggunakan Squid 3.0. Berikut langkah-langkah

dalam instalasi.

Pertama kita ekstrak dulu file source squidnya dan masuk ke dalam direktori tempat squid tadi

di ekstrak.



kharisma@satria-desktop:~$ tar -zxvf squid-3.0.STABLE12.tar.gz

kharisma@satria-desktop:~$ cd squid-3.0.STABLE12/





Setelah masuk ke dalam direktori squid, lalu konfigurasi squid yang akan kita install dengan

perintah configure. Untuk parameter-parameter untuk mengkonfigure ketik --help setelah

perintah configure, maka nanti akan keluar parameter apa saja yang bisa di pake untuk

mengkonfigure squid. Setelah konfigurasi instalasi squid selesai lalu kita kompile dengan

perintah make, dan menginstallnya dengan perintah make install.



kharisma@satria-desktop:~/squid-3.0.STABLE12$ ./configure --help

kharisma@satria-desktop:~/squid-3.0.STABLE12$ ./configure

kharisma@satria-desktop:~/squid-3.0.STABLE12$ make

kharisma@satria-desktop:~/squid-3.0.STABLE12$ make install





Setelah menempuh beberapa perintah tadi jika terjadi error dalam perjalanan, maka proses

instalasi squid telah selesai dan siap di pake. Secara default instalasinya maka instalasi squid

akan terletak pada folder /usr/local/squid/, mulai dari binari dan file untuk konfigurasi squid.

Untuk file konfigurasi terletak pada /usr/local/squid/etc/squid.conf, dan untuk file eksekusinya

terletak di /usr/loca/squid/sbin/squid. Untuk melihat opsi-opsi apa saja yang bisa dijalankan

pada squid bisa di lihat dengan menambahkan -h pada saat memanggil file eksekusinya.



kharisma@satria-desktop:~$ sudo /usr/local/squid/sbin/squid -h

[sudo] password for kharisma:

Usage: squid [-cdhvzCDFNRVYX] [-s | -l facility] [-f config-file] [-[au]

port] [-k signal]

-a port Specify HTTP port number (default: 3128).

-d level Write debugging to stderr also.

-f file Use given config-file instead of

/usr/local/squid/etc/squid.conf

-h Print help message.

-k reconfigure|rotate|shutdown|interrupt|kill|debug|check|parse

Parse configuration file, then send signal to

running copy (except -k parse) and exit.

-s | -l facility

Enable logging to syslog.

-u port Specify ICP port number (default: 3130), disable with 0.

-v Print version.

-z Create swap directories

-C Do not catch fatal signals.

-D Disable initial DNS tests.

-F Don't serve any requests until store is rebuilt.

-N No daemon mode.

-R Do not set REUSEADDR on port.

-S Double-check swap during rebuild.

-X Force full debugging.

-Y Only return UDP_HIT or UDP_MISS_NOFETCH during fast reload.

kharisma@satria-desktop:~$





Instalasi dari paket (Repository)

Untuk instalasi yang mode ini bisa dibilang sangat mudah, karena tinggal mengetikkan

sebuah perintah di konsole, trus tunggu sampai selesai. Namun untuk cara ini diperlukan

sebuah koneksi internet. Petama kita edit server repositori yang terdekat dengan koneksi kita,

jika kita menggunakan ISP Telkom maka yang terdekat adalah http://dl2.foss-id.web.id/.



kharisma@satria-desktop:~$ sudo mv /etc/apt/sources.list

/etc/apt/sources.list.asli

kharisma@satria-desktop:~$ sudo nano /etc/apt/sources.list





Lalu masukkan berikut pada file tersebut :



deb http://dl2.foss-id.web.id/ubuntu/ intrepid main restricted universe

multiverse

deb http://dl2.foss-id.web.id/ubuntu/ intrepid-updates main restricted

universe multiverse

deb http://dl2.foss-id.web.id/ubuntu/ intrepid-security main restricted

universe multiverse





Lalu kita keluar dan simpan file tersebut dengan menekan Ctrl+X, lalu Y dan enter.

Setelah itu kita update data repositori dan menginstall squid3.



kharisma@satria-desktop:~$ sudo apt-get update

kharisma@satria-desktop:~$ sudo apt-get install squid3

Reading package lists... Done

Building dependency tree

Reading state information... Done

The following extra packages will be installed:

squid3-common

Suggested packages:

squidclient squid3-cgi resolvconf

The following NEW packages will be installed:

squid3 squid3-common

0 upgraded, 2 newly installed, 0 to remove and 253 not upgraded.

Need to get 1098kB of archives.

After this operation, 7266kB of additional disk space will be used.

Do you want to continue [Y/n]? Y





Kita tunggu sampai instalasinya selesai. Untuk instalasi dengan cara ini file untuk konfigurasi

squid berada di /etc/squid3/squid.conf.

STAGE 3

CONFIGURASI SQUID





Sisi Server

Sebelum mengkonfigurasi squid pertama kita pastikan pada server telah bisa di pakai untu

internetan. Dengan cara yang sama pada saat konfigurasi sharing internet sederhana pada

stage sebelumnya di atas. Seperti halnya pada sharing internet tadi, server squid juga

membutuhkan 2 interface (ethernet), yang satu menuju ke internet dan yang satu menuju ke

klient.

Squid memiliki banyak sekali opsi-opsi konfigurasinya, dan banyak sekali fitur yang

ditawarkan. Untuk opsi-opsi dalam konfigurasi squid bisa dilihat pada website utamanya

squid di http://www.squid-cache.org/ atau bisa ngopi pada workshop ini kepada pemateri

workshop. Dalam mengkonfigurasi squid kita harus benar-benar teliti karena kesalahan satu

huruf saja bisa membuat squid kita error. Langsung saja kita konfigurasi squid dengan

mengedit file di /etc/squid3/squid.conf. Sebelum mengedit kita pindah dulu file asli dari

squid.conf ke squid.conf.asli.





kharisma@satria-desktop:~$ sudo mv /etc/squid3/squid.conf

/etc/squid3/squid.conf.asli

kharisma@satria-desktop:~$ sudo gedit /etc/squid3/squid.conf







Lalu isikan pada file squid.conf tadi seperti di bawah ini, ini merupakan konfigurasi minimal

dari squid agar bisa berjalan.





http_port 3128

cache_mem 8 MB

cache_replacement_policy heap LFUDA

memory_replacement_policy heap GDSF

#cache_dir aufs /cache 6000 14 256

acl all src 0.0.0.0/0.0.0.0

acl manager proto cache_object

acl localhost src 127.0.0.1/255.255.255.255

acl warnet src 192.168.5.0/255.255.255.0

acl QUERY urlpath_regex cgi-bin \? localhost telkomspeedy.com

acl Safe_ports port 80 # http

acl Safe_ports port 21 # ftp

acl Safe_ports port 443 563 # https, snews

acl Safe_ports port 70 # gopher

acl Safe_ports port 210 # wais

acl Safe_ports port 1025-65535 # unregistered ports

acl Safe_ports port 280 # http-mgmt

acl Safe_ports port 488 # gss-http

cache deny QUERY

http_access allow manager localhost

http_access deny !Safe_ports

http_access allow localhost

http_access allow warnet

http_access deny all

cache_mgr admin@proxy.genkigama.web.id

cache_effective_user proxy

cache_effective_group proxy







Keterangan untuk opsi-opsi di atas adalah sebagai berikut :





Opsi Keterangan

http_port Alamat port dimana squid bekerja (default 3128)

cache_mem Besar memori yang dipakai squid untuk cache

cache_replacement_policy Aturan yang dipakai untuk replace cache jika cache di hardisk

sudah penuh :

LFUDA : mempertahankan file besar dalam cache

GDSF : mempertahankan file kecil dalam cache

memory_replacement_policy Aturan yang di pakai untuk replace cache yang ada di memori

cache_dir Direktori tempat dari cache squid

acl List access yang akan di tangani oleh squid

http_access Digunakan untuk allow/deny dari acl

cache_mgr Yang akan keluar di client bila terjadi error

cache_effective_user User system yang manangani cache

cache_effective_group Group system yang menangani cache







Setelah mengedit file squid.conf lalu kita start squid :





kharisma@satria-desktop:~$ sudo /etc/init.d/squid3 start







Jika tidak terjadi error maka squid telah berjalan dengan baik.

Sisi Client

Yang perlu kita lakukan pada client adalah mensetting IP sesuai dengan klas IP yang berada di

server yang melayani client. Setting ip sama dengan pada setting client pada sharing internet

sederhana pada stage 1, namun disini kita tidak perlu mensetting default gateway dan DNS

server, cukup dengan mensetting IPnya saja.

Namun kita perlu mensetting proxy pada web browser yang ada pada client, setting proxy

dengan alamat IP dari squid proxy. Dengan cara buka firefox, klik di edit -> preference. Lalu

ke tab Advance dan klik di Setting.









Pilih pada Manual Proxy Configuration dan masukkan alamat IP server squid beserta dengan

portnya.

Ngeblok Situs Gak Bener (porno)

Squid memiliki banyak sekali kemampuan salah satunya yaitu ngeblok situs. Lha dari fasilitas

ini bisa kita pakai untuk mengeblok situs-situs yang dianggap bisa merusak moral seperti situs

porno. Caranya sangat mudah sekali, pertama kita buat acl dengan dstdomain (destination

domain), lalu pada http_access kita deny pada acl tersebut. Yang kita perlukan yaitu :



acl warnet 192.168.5.0/24

acl dilarang dstdomain .17tahun.com .porn.com

http_access deny dilarang warnet

http_access allow warnet





Setelah mensetting squid.conf lalu kita reload squid. Selain dengan cara di atas kita bisa

mencatat dulu nama domain-domain yang akan di blok dalam suatu file, lalu kita include kan

ke dalam squid.conf, contoh :



acl warnet 192.168.5.0/24

acl dilarang dstdomain “/etc/squid3/dilarang”

http_access deny dilarang warnet

http_access allow warnet





Dimana daftar domain yang kita blok telah tertulis di /etc/squid3/dilarang. Selanjutnya selain

memakai dstdomain ada satu lagi opsi yang sangat berguna dan ampuh yaitu menggunakan

url_regex. url_regex digunakan untuk memblok alamat url yang ada di address bar dari web

browser. Jadi kita tinggal menaruh kata kunci saja yang akan di blok, tidak perlu di sebutkan

nama domainnya, berikut cara penggunaannya :



acl warnet 192.168.5.0/24

acl haram url_regex -i sex porn

http_access deny haram warnet

http_access allow warnet









Referensi :

http://id.wikipedia.org

http://www.squid-cache.org

http://visolve.com



Related docs
Other docs by Fahmy Wayne
2063-P1-SPK-Teknik Komputer dan Jaringan
Views: 24  |  Downloads: 0
squidproxyserver
Views: 26  |  Downloads: 0
konfigurasi centos
Views: 23  |  Downloads: 0
TIK.JK04.010.01Proxy
Views: 12  |  Downloads: 0
Proxy Server dengan Squid
Views: 46  |  Downloads: 12
By registering with docstoc.com you agree to our
privacy policy

You are almost ready to download!

You are almost ready to download!