Opini - Pesan Perpisahan Tuhan Yesus

Document Sample
Opini - Pesan Perpisahan Tuhan Yesus Powered By Docstoc
					                             Pesan Perpisahan Tuhan Yesus

                               Oleh:Pdt. Effraim Lesnussa

Beberapa waktu lalu seluruh umat Kristen merayakan hari kenaikan Tuhan Yesus ke sorga.
Sekarang kita akan membahas pesanan perpisahan dari Tuhan Yesus yang terdapat dalam Injil
Yohanes 14:1-3, “Janganlah gelisah hatimu; percayalah kepada Allah, percayalah juga kepada-
Ku. Di rumah Bapa-Ku banyak banyak tempat tinggal. Jika tidak demikian, tentu Aku
mengatakanya kepadamu. Sebab Aku pergi ke situ untuk menyediakan tempat bagimu. Dan
apabila Aku telah pergi ke situ dan telah menyediakan tempat bagimu, Aku akan datang kembali
dan membawa kamu ke tempat-Ku, supaya di tempat di mana Aku berada, kamu pun berada.”

Dalam kata-kata perpisahan dari Tuhan Yesus ini, ada 4 perkara yang akan saya ketengahkan
disini yaitu:

Pertama. “Janganlah gelisah hatimu; percayalah kepada Allah, percayalah juga kepada-Ku.”
Biasanya manusia itu gelisah dan dipengaruhi oleh suasana dari kejadian yang terjadi
disekitarnya. Demikian juga dengan murid-murid Tuhan yang hidup di tengah permusuhan dari
musuh-musuh Kristus. Mereka sangat gelisah dan terpengaruh. Lebih-lebih kalau mereka
mengingat kepergian Tuhan Yesus yang adalah gurunya. Mereka merasa dirinya sendiri.
Bagaikan domba-domba yang tidak memiliki gembala ditengah-tengah singa dan harimau.
Tuhan Yesus menguatkan dan menghibur dengan kata yang menguatkan: “Janganlah gelisah
hatimu; percayalah kepada Allah, percayalah juga kepada-Ku.”

Saudara-saudara percayalah kepada Allah dan percayalah kepada Tuhan Yesus. Itulah satu-
satunya senjata rohani yang digunakan murid-murid untuk dapat mengalahkan segala pencobaan,
kuasa kegelapan dan semua daya iblis. Dengan senjata itu kita juga akan dapat mengatasi
kesulitan dan kesukaran. Ditengah dunia yang bergolak dan bergelora serta penuh kegelapan ini,
dimana seribu satu macam pencobaan dan kejadian yang menggelisahkan dan mempengaruhi
hati kita, maka sangat bermakna kata-kata perpisahan Yesus itu kepada umat-Nya yang percaya
kepada Dia. Kita harus camkan: “Janganlah gelisah hatimu; percayalah kepada Allah, percayalah
juga kepada-Ku.”

Kedua. Sambil menunjuk ke atas ke tempat yang jauh dari kesibukan duniawi ini, Yesus
berkata: Di rumah Bapa-Ku banyak banyak tempat tinggal. Kata ini disampaikan kepada para
murid yang berduka cita. Kepada para murid-Nya yang tengah gelisah, Ia menunjuk sorga,
rumah Bapa, dengan banyak tempat kediamannya, yang penuh damai dan kesenangan. Dengan
itu Ia bermaksud supaya murid-Nya menunjukkan perhatiannya kesana. Melupakan segala
perkara dan kejadian dunia yang mengharukan mereka. Surga rumah Bapa dengan banyak
tempat kediamannya, harus menjadi tujuan terakhir dari hidup. Tempat itu juga akan menjadi
penghiburan dan pengharapan. Semuanya itu menjadikan kita semua berdiri tegak di dunia yang
fana ini.

Demikianlah kehendak Tuhan terhadap kita. Lebih-lebih diakhir zaman ini. Ditengah dunia yang
gelap, dunia yang bergelora, dunia yang kacau balau, penuh dengan kejadian-kejadian yang
menggelisahkan hati manusia, dunia yang penuh dengan 1001 macam kesusahan dan kesukaran
yang menimpa hidup kita. Dunia yang penuh dengan kesulitan yang memusingkan pemerintah,
dan menyebabkan banyak kesedihan dalam banyak rumah tangga, Tuhan berkata kepada kita
sekalian: “Di rumah Bapa-Ku banyak banyak tempat tinggal.” Percayalah kepada Allah dan
Yesus anak-Nya yang tunggal itu!

Ketiga. Sesudah menunjuk sorga rumah Bapa dengan banyak tempat tinggalnya, Ia berkata:
“Sebab Aku pergi ke situ untuk menyediakan tempat bagimu.” Saudara-saudara, salah satu
maksud kenaikan-Nya ke sorga yaitu, menyediakan tempat bagi umat-Nya yang setia percaya
kepada-Nya. Dalam kata-kata-Nya itupun nyatalah bagi kita, bahwa segala kuasa di sorga dan di
dunia sudah diserahkan kepada-Nya. Ia dikuasakan, Ia ditugaskan untuk menyediakan tempat di
dalam sorga, rumah Bapa dengan banyak tempat kediamannya itu, bagi segala orang yang
percaya.

Tidak ada seorang nabi, tidak ada seorang rasul yang sudah dikuasakan atau ditugaskan untuk
pekerjaan ini, melainkan hanya Yesus. Yesus saja! Ini diterangkan dengan jelas oleh Alkitab,
firman Allah yang maha suci. Sebab itu saudara-saudara yang mencari kerajaan sorga, maukah
saudara masuk sorga? Maukah saudara mendapat tempat dalam sorga rumah Bapa dengan
banyak tempat kediamannya itu? Ayo, percayalah, kenallah dan terimalah segera akan Tuhan
Yesus Kristus, Juruselamat seisi dunia. Selaku Tuhan dan Juruselamatmu, maka keselamatanmu
dan tempatmu disorga terjamin! Sebagaimana dalam dunia, dalam urusan apa saja dan mengenai
soal mana juga, apabila yang berkepentingan kenal baik kepada yang berkuasa di dalam urusan
itu, maka urusannya tanggung beres; tak usahlah dikuatirkan lagi.

Demikian juga dengan hal mencari kerajaan sorga. Tuhan Yesus sudah dikuasakan dan
ditugaskan oleh Allah buat menyediakan tempat bagi segala orang yang percaya akan Allah dan
percaya akan Dia. Oleh sebab itu sekali lagi saudara-saudara yang mencari keselamatan jiwa,
yang mau masuk dalam kerajaan sorga, PERCAYALAH, KENALLAH dan TERIMALAH
Tuhan Yesus menjadi Juruselamatmu sekarang. Sekarang juga!

Keempat. Sesudah memberitahukan bahwa Ia pergi buat menyediakan tempat bagi mereka yang
percaya, maka Ia berkata: “Dan apabila Aku telah pergi ke situ dan telah menyediakan tempat
bagimu, Aku akan datang kembali dan membawa kamu ke tempat-Ku, supaya di tempat di mana
Aku berada, kamu pun berada.”

Ini adalah suatu berita yang maha penting, yang mesti diberitakan: “Ia akan datang kembali.”
Waktu Ia terangkat naik dari tengah murid-murid-Nya yang berduka cita, yang menatap Ia
terangkat, kelihatanlah dua utusan sorga yang berkata kepada mereka itu: “Hai orang-orang
 Galilea, mengapakah kamu berdir melihat ke langit? Yesus ini, yang terangkat ke sorga
meninggalkan kamu, akan datang kembali denagn cara yang sama seperti kamu melihat Dia naik
ke sorga”. (Kisah Para Rasul 1:11).

Saudara-saudara, Tuhan Yesus naik ke sorga dan Ia akan datang kembali. Ada ratusan ayat-ayat
dalam Alkitab yang memberitahukan, bahwa Yesus akan datang kembali. Segala kejadian-
kejadian dunia yang berlaku sekarang dikeliling kita, misalnya perang dimana bangsa melawan
bangsa, negara melawan negara. Kekacauan di sana-sini, kesukaran dan kepicikan yang
menimpa manusia dan sebagainya. Itu semua adalah tanda-tanda zaman yang menyatakan bahwa
Tuhan Yesus akan datang kembali. Bacalah Injil Matius 24, Markus 13, dan Lukas 21, maka
maka saudara akan melihat kebenaran dari kata-kata ini.

Yesus akan datang kembali selaku Raja di atas segala raja. Selaku Tuhan atas segala tuan dan
selaku Hakim yang maha adil yang akan menghukum dunia dengan keadilan. Segala mata akan
memandang Dia dan segala bangsa akan menghadap kursi pengadilan-Nya. Ia akan datang
menghabiskan segala kekacauan dunia ini dan akan mendirikan kerajaan seribu tahun damai,
dimana diam keadilan dan kebenaran. Ini diajar dan diterangkan dengan jelas sekali dalam
firman Allah!

Sudahkah saudara bersedia menunggu kedatangan-Nya? YESUS AKAN DATANG KEMBALI.
Itulah satu perkara yang pasti! Manusia mau percaya atau tidak, suka perhatian atau mau
mengejek, perkara ini pasti, yaitu TUHAN YESUS AKAN DATANG KEMBALI buat
menghimpun umat-umat-Nya serta menghukum dunia dengan keadilan. Sebab itu saudara,
jangan bersikap masa bodoh. Jangan bersikap kurang perduli dan kurang percaya, melainkan
periksalah diri dan tanyalah hatimu, apakah sudah bersedia buat menunggu kedatangan-Nya.
Kalau belum, sekarang waktunya yang baik untuk bertobat, ya bertobat tinggalkan jalan-jalan
dosa yang mengakibatkan kebinasaan jiwamu! Kembalilah kepada Tuhan, percaya dan
berserahlah kepadaNya, lalu bersiaplah menunggu akan kedatangan-Nya kembali yang pasti
akan jadi, kedatangan kembali dari Tuhan Yesus Kristus yang sudah naik kesorga. AMIN.

*) Sumber Pusaka Rohani, Juli 1958 dan www.gpdiworld.us dengan diedit seperlunya

**) Gembala Sidang GPdI Makassar. Berulangkali dipilih sebagai ketua Majelis Pusat dan
mengharumkan nama GPdI ke mancanegara. Ia juga pejuang kemerdekaan bersama DR
Sam Ratulangi. Isterinya, Ibu Yuliana Repi adalah adik dari pionir GPdI Sulawesi Utara Pdt
Julianus Repi. Saudara lain Pdt Julianus Repi lainnya adalah Pdt R.O. Mangindaan (Pionir
di Jawa Timur). Ketiganya: Pdt R.O. Mangindaan, Pdt Julianus Repi dan Pdt E. Lesnussa
bersama F.G Van Gessel, S.I.P Lumoindong, W.Mamahit, Hessel Nogi Runkat, Frans Silooy,
Arie Elnadus Siwi, Alexius Tambuwun, G.A.Yokom dan J.Lumenta adalah pionir GPdI
generasi pertama yang memperoleh baptisan Roh Kudus di Cepu dalam layanan Rev. Richard
Dick Van Klaverans dan Rev. Cornelius Groesbeck.

				
DOCUMENT INFO
Shared By:
Categories:
Tags:
Stats:
views:134
posted:1/29/2012
language:Malay
pages:3