Embed
Email

Yesus Sang Mesias

Document Sample
Yesus Sang Mesias
Shared by: Denok Fransiska
Categories
Tags
Stats
views:
21
posted:
1/24/2012
language:
pages:
1
Yesus Sang Mesias

"...harus menanggalkan manusia lama, yang menemui kebinasaannya... dan mengenakan

manusia baru, yang telah diciptakan menurut kehendak Allah di dalam kebenaran dan kekudusan

yang sesungguhnya." (Efesus 4:22, 24)



Dalam perjalanan menuju Kaisarea Filipi bersama para murid, Tuhan Yesus bertanya kepada

mereka, "menurut pendapat orang, siapakah Anak manusia?" Dengan frase: "Anak Manusia"

secara jelas Tuhan Yesus maksudkan diri-Nya sendiri. Jawab mereka, "Ada yang mengatakan:

Yohanes Pembaptis, Elia, Yeremia, atau salah seorang dari para nabi." Kemudian Yesus

melanjutkan pertanyaan kepada para murid-Nya sekarang, "Tetapi apa katamu siapakah Aku

ini?" Simon Petrus menjawab; "Engkau adalah Mesias, Anak Allah yang hidup." Jawaban mi

merupakan sebuah pengakuan bahwa Yesus adalah Allah yang hidup.



Mesias berarti "orang yang diurapi" (dalam bahasa Yunani - Kristus). Istilah "Yang Diurapi"

biasanya ditetapkan untuk raja, imam atau nabi, pada zaman antar perjanjian dapat digunakan

sebagai istilah teknis bagi tokoh yang mewakili Allah yang dinantikan itu. Dalam pemahaman

orang Yahudi, Mesias yang dijanjikan itu, harusnya memenuhi kriteria sebagai berikut:

1. Membebaskan bangsa Yahudi dari penjajahan (Romawi)

2. Mengumpulkan kembali bangsa Israel dari segala penjuru bumi

3. Memimpin pada penyembahan pada Tuhan Allah yang benar

4. Membawa era perdamaian

5. Mendirikan kembali negara Israel



Yesus tidak ingin orang-orang Yahudi memandang Dia sebagai Mesias politis. Karena itu

Yesus menyuruh murid-muridNya agar tidak memberitahu orang lain bahwa Dia adalah Kristus

(Mesias). Alasannya sederhana,karena orang-orang Yahudi pada saat itu memegang

pemahaman yang salah tentang Kristus (Mesias). Mereka memahami Kristus sebagai pemimpin

politik yang akan membebaskan mereka dari kekuasaan Roma dan membangun Israel sebagai

satu kekuatan politik di dunia ini.



Ketika Simon Petrus menjawab bahwa "Engkaulah Mesias, Anak Allah yang hidup." Ini

adalah pernyataan yang puncak bila kita bandingkan dengan Yoh. 20:30-31. Di situ rasul

Yohanes menyatakan tujuan penulisan akan karya Yesus semata-mata agar manusia percaya

bahwa Yesuslah Mesias, Anak Allah yang hidup dan supaya orang boleh hidup oleh karena

percaya akan nama-Nya. Jadi pengenalan akan Kristus memberikan implikasi akan hidup dan

mati setiap orang. Maka di sini Petrus memberikan kristalisasi akan pengenalan mereka selama

beberapa tahun itu, bahwa Yesus adalah Mesias, Anak Allah yang hidup. Yesus adalah Mesias

yang membebaskan dan menyelamatkan manusia dari kutuk dosa? Sudahkah engkau

mengenal-Nya? Datanglah pada-Nya sekarang juga.


Shared by: Denok Fransiska
About
http://www.basistik.com
Other docs by Denok Fransis...
Work Simple Machines
Views: 17  |  Downloads: 0
work lab
Views: 13  |  Downloads: 0
Waves
Views: 15  |  Downloads: 0
UV
Views: 8  |  Downloads: 0
The cell Part II
Views: 10  |  Downloads: 0
Teori Relativitas Khusus1
Views: 4  |  Downloads: 0
Superposisi Gelombang
Views: 12  |  Downloads: 0
suami-ideal
Views: 13  |  Downloads: 0
Space cycle vocab
Views: 5  |  Downloads: 0
resume-fisika-modern
Views: 19  |  Downloads: 0
Related docs