Uraian Tugas dan Tanggung Jawab Majelis GBKP Jakarta Pusat by elipldoc

VIEWS: 463 PAGES: 14

									Uraian Tugas dan Tanggung Jawab Majelis GBKP Jakarta Pusat

A. Pendeta Jemaat

Pendeta adalah anggota sidi jemaat yang dipanggil oleh Yesus Kristus melalui
pendidikan teologia dan ditahbiskan menjadi pelayan khusus penuh waktu sebagai
Pendeta guna memikirkan dan mengembangkan teologia serta berpikir secara teologia
dalam kehidupan kepemimpinan pelayanan Gereja bersama-sama dengan pelayan khusus
lainnya. Dalam bahasa Karo disebut Pandita dan dalam penulisan dapat disingkat menjadi
Pdt.

Fungsi Pendeta adalah sebagai gembala, guru dan pemimpin.

a. Pendeta Sebagai Gembala

   1. Menjadi teladan, mendorong dan membimbing warga jemaat baik secara
      perorangan maupun secara bersama-sama agar bertumbuh menjadi semakin
      dewasa dan mandiri.
   2. Mengunjungi warga jemaat di tempat kediaman atau di tempat kerja masing-
      masing.
   3. Memberikan perhatian kepada kehidupan berkeluarga warga jemaat.
   4. Memberikan perhatian khusus kepada warga jemaat yang berduka, yang sedang
      berkabung, yang sedang sakit, yang terancam kekurangan sandang, pangan dan
      papan, yang ditahan atau dipenjara.
   5. Mendampingi warga jemaat yang sedang menghadapi kesulitan dalam rumah
      tangga, di lingkungan masyarakat sekitar atau tempat kerja guna membantu
      mencapai jalan keluar serta menyimpan kerahasiaan yang menyangkut pribadi-
      pribadi warga jemaat dengan sebijaksana mungkin.
   6. Memberikan pengertian tentang persembahan syukur serta mendorong jemaat
      untuk memberikan persembahan.

b. Pendeta Sebagai Guru

   1. Mengajar dan mendidik anak-anak, remaja serta calon anggota sidi sehingga
      tumbuh menjadi warga jemaat mandiri dalam iman serta berperilaku Kristiani.
   2. Melakukan pengajaran dan pembinaan agama secara terus menerus kepada warga
      jemaat yang telah dibaptis dewasa dan anggota yang menerima sidi.
   3. Memberi teladan, bimbingan dan petunjuk kepada jemaat agar dapat mewujudkan
      persekutuan, kesaksian dan pelayanan cinta kasih di tengah masyarakat yang
      secara terus menerus berubah dan berkembang.

c. Pendeta Sebagai Pemimpin

   1. Menjadi nara sumber, membina majelis jemaat, pengurus persekutuan kategorial
      dan unit-unit pelayanan lainnya dalam kegiatan kesaksian persekutuan dan
      pelayanan.
   2. Menjalankan dan melaksanakan peraturan-peraturan lainnya, mengadakan
      pembagian tugas dan melaksanakannya serta menjalankan tugas-tugas khusus
      lainnya.
   3. Mengingatkan Badan Pengurus (BP) Majelis Jemaat untuk mengawasi dan
      mengevaluasi program-program yang telah ditetapkan oleh Sidang Majelis.
   4. Turut serta dalam perencanaan pemasukan dan perencanaan pengeluaran serta
      kebijaksanaan lainnya dalam bidang keuangan (Tata Gereja GBKP 2005-2015,
      Pasal 11).

B. Penetua

Penetua adalah anggota sidi jemaat yang dipanggil Yesus Kristus melalui pemilihan
warga jemaat menjadi orang yang dituakan dan ditahbiskan. Dalam bahasa Karo disebut
Pertua dan dalam penulisan dapat disingkat menjadi Pt.

Tugas dan kewajiban penetua adalah:

   1. Memimpin dan melayani jemaat, bersama-sama dengan pelayan khusus lainnya.
   2. Menjadi teladan, pembimbing dan pendorong bagi warga jemaat dalam
      pertumbuhan menuju kedewasaan iman dalam kehidupan yang bersaksi,
      bersekutu dan melayani.
   3. Melakukan perkunjungan, memperhatikan kesejahteraan jasmani maupun rohani
      warga jemaat dan melaporkan kepada majelis jemaat apabila ada warga jemaat
      yang perlu dibantu secara khusus.
   4. Menyelenggarakan pelayanan kebaktian, pemberitaan firman, persiapan-persiapan
      sakramen, persiapan-persiapan pemberkatan perkawinan, persiapan sidi,
      penyelenggaraan pendidikan agama, menilik isi pengajaran yang tidak sesuai
      dengan pengajaran GBKP serta menggembalakan warga jemaat.
   5. Mendampingi warga jemaat yang sedang menghadapi kesulitan rumah tangga, di
      lingkungan masyarakat atau di tempat kerja guna membantu mencapai jalan
      keluar dan menyimpan kerahasiaan yang menyangkut pribadi-pribadi warga
      jemaat dengan sebijaksana mungkin (Tata Gereja GBKP 2005-2015, Pasal 12).

C. Diaken

Diaken adalah anggota sidi jemaat yang dipanggil Yesus Kristus melalui pemilihan
warga jemaat dan ditahbiskan menjadi penatalaksana pelayanan kasih bersama-sama
dengan pelayan khusus lainnya. Dalam penulisan dapat disingkat menjadi Dk.

Tugas dan kewajiban diaken adalah:

   1. Menjadi teladan, pembimbing dan pendorong bagi warga jemaat dalam
      pertumbuhan menuju kedewasaan iman dalam kehidupan yang bersaksi,
      bersekutu dan melayani.
   2. Memberikan perhatian dan pelayanan kepada seama lingkungan jemaat dalam
      keadaan sukacita maupun masyarakat sekitar yang menderita karena sakit, cacat
        dan lemah jasmani maupun mental, yatim piatu, lanjut usia yang tidak memiliki
        pengasuh, terpenjara, kemiskinan, bencana alam, kemalangan, tertindas hak
        azasinya, korban kekerasan.
   3.   Menyelenggarakan pelayanan kebaktian-kebaktian.
   4.   Menjalin kerjasama dengan lembaga-lembaga Kristen, lembaga-lembaga
        pemerintah dan lembaga-lembaga dalam masyarakat yang bergerak di bidang
        masalah-masalah sosial ekonomi, bantuan hukum atau upaya-upaya hukum.
        Tugas ini dilaksanakan berdasarkan keputusan majelis jemaat.
   5.   Melaksanakan pelayanan cinta kasih yang tertuju kepada peningkatan taraf hidup
        dan kesejahteraan hidup warga jemaat dan masyarakat sekitar.
   6.   Mengusahakan dan mengembangkan bentuk-bentuk baru bagi pelayanan cinta
        kasih gereja di tengah-tengah masyarakat yang terus menerus berubah dan
        berkembang.
   7.   Mendampingi warga jemaat yang sedang menghadapi kesulitan rumah tangga, di
        lingkungan masyarakat atau di tempat kerja guna membantu mencapai jalan
        keluar dan menyimpan kerahasiaan yang menyangkut pribadi-pribadi warga
        jemaat dengan sebijaksana mungkin (Tata Gereja GBKP 2005-2015, Pasal 13).

D. Majelis Jemaat

   1. Menyelenggarakan Kebaktian Minggu, kebaktian hari-hari besar lainnya.
   2. Mengemban peran kepemimpinan Gereja untuk melaksanakan Tri Tugas
       panggilan Gereja.
   3. Menyelenggarakan pelayanan firman melalui kebaktian dan sakramen.
   4. Membina dan menggembalakan Penetua dan Diaken yang kurang aktif.
   5. Merencanakan dan melaksanakan kebaktian padang, retreat dan pembinaan warga.
   6. Membuat laporan tahunan sebagai bahan Musyawarah Anggota Sidi Jemaat
       kemudian diteruskan kepada BP Klasis dan Moderamen GBKP.
   7. Memberlakukan ketentuan-ketentuan yang ada dalam Tata Gereja, Pengakuan
       GBKP, Peraturan Perbendaharaan, Peraturan Penggembalaan dan Garis-garis
       Besar Pelayanan GBKP.
   8. Melaksanakan keputusan Sinode, sidang kerja Sinode, sidang program dan
       keuangan, sidang Moderamen, sidang Klasis, sidang BP Klasis dan sidang
       Majelis Jemaat.
   9. Membina Perpulungen Jabu-jabu pada setiap sektor.
   10. Mengusulkan Perpulungen (Bakal Jemaat) menjadi jemaat ke sidang klasis.
   11. Dalam rangka kebersamaan, ikut bertanggung jawab membina kehidupan jemaat
       yang lain dalam lingkungan GBKP dan gereja lain dalam rangka oikumene di
       wilayahnya.
   12. Melaksanakan penggembalaan, penilikan dan disiplin Gereja.
   13. Menjalin hubungan yang baik dengan masyarakat sekitar.
   14. Merencanakan dan melaksanakan pemilihan Penetua atau Diaken.
   15. Memilih BP Majelis Jemaat untuk periode 5 (lima) tahun.
   16. Menetapkan utusan ke siding klasis atau siding sinode.
   17. Mengangkat dan memilih Tim Verifikasi di wilayah pelayanan majelis jemaat,
       dipilih dalam siding majelis jemaat dengan periode 1 (satu) tahun.
   18. Menetapkan dan mensyahkan Program Kerja Tahunan dan Rapen/Rabel.

E. Badan Pekerja Majelis Jemaat

   1. Mengkoordinir dan melaksanakan kebaktian, kesaksian, sakramen, dan kegiatan
       gereja lainnya.
   2. Mewakili Majelis Jemaat dalam tugas sehari-hari.
   3. Merencanakan dan melaksanakan Sidang Majelis Jemaat dan Musyawarah
       Anggota Sidi Jemaat.
   4. Menyusun rencana program tahunan dan rapen/rabel untuk dibicarakan dan
       disyahkan dalam siding majelis jemaat.
   5. Mengambil keputusan mengenai masalah yang sangat mendesak dan
       dipertanggung jawabkan pada siding majelis berikutnya.
   6. Menyelenggarakan tertib administrasi.
   7. Membuat laporan keuangan setiap bulan dan menyampaikannya ke Sidang
       Majelis Jemaat.
   8. Menyampaikan setoran jemaat ke Klasis setiap bulannya.
   9. Mengkoordinir pelaksanaan pembinaan Perpulungen Jabu-jabu (Sektor).
   10. Mendorong dan meningkatkan tri tugas panggilan gereja.
   11. Turut serta dalam perencanaan program dan penyusunan anggaran Persekutuan
       Kategorial.

F. Perpulungen Jabu-jabu (Sektor)

   1.  Melaksanakan PJJ, PA, Retreat, Kebaktian Rumah Tangga, Kebaktian lainnya.
   2.  Melaksanakan pelayanan Diakonia.
   3.  Melaksanakan perkunjungan rumah tangga secara rutin.
   4.  Mengadakan penggembalaan menurut keperluan.
   5.  Mengadakan tugas pekabaran injil.
   6.  Mengembangkan sarana peningkatan iman jemaat.
   7.  Mendorong dan meningkatkan pelayanan Persekutuan Kategorial.
   8.  Melaksanakan keputusan-keputusan Sidang Gereja dibidang tugas panggilan
       Gereja dan tertib keuangan.
   9. Mempersiapkan calon-calon pelayan Gereja.
   10. Merencanakan dan melaksanakan program mengacu dan terikat kepada keputusan
       Sidang Gereja.
   11. Lihat Tata Gereja GBKP 2005-2015, Pasal 23.

G. Ketua Runggun Merangkap Ketua Bidang Koinonia (Persekutuan)

   1. Menterjemahkan dan mengimplementasikan visi dan misi GBKP.
   2. Menterjemahkan dan mengimplementasikan GBP, Tata Gereja dan Peraturan
      lainnya yang terkait dengan bidang Koinonia (Persekutuan).
   3. Menggali dan membina potensi warga GBKP di Majelis Jemaat untuk
      membangun kesatuan dan persatuan GBKP sebagai tubuh Kristus.
   4. Memimpin Tim Pelayanan Majelis Jemaat dalam melaksanakan GBKP, Tata
       Gereja, Keputusan Sidang Sinode, Keputusan Sidang Kerja Sinode, Keputusan
       Sidang Keuangan dan Program, Sidang Klasis dan seluruh peraturan yang berlaku
       di GBKP.
   5. Bersama dengan anggota Bp. Majelis Jemaat lainnya melakukan pembinaan
       PKPW, Pengurus Persekutuan Kategorial, Badan Pelayanan dan Badan Usaha,
       Yayasan, dan Penetua dan Diaken serta Unit Pelayanan lainnya.
   6. Memimpin Sidang Anggota Sidi Jemaat, Sidang Majelis Jemaat dan Sidang
       Badan Pekerja Majelis Jemaat.
   7. Membangun hubungan oikumene gereja dan oikumene kemasyarakatan.
   8. Bersama dengan Sekretaris mewakili Majelis Jemaat ke dalam dan ke Luar.
   9. Bersama dengan Bendahara bertanggung jawab dalam urusan keuangan dan harta
       benda.
   10. Bersama-sama dengan Bendahara I menandatangani Cek dan Bilyet giro.
   11. Melakukan pembinaan kepada seluruh pelayan dan pengurus di bidang Koinonia
       (Persekutuan) yaitu KAKR, Permata, Moria, Mamre, PWG, Pastoral Cuonsling,
       Perkunjungan Rumah Tangga, dan Kebaktian.
   12. Menyusun rancangan Strategi, Tujuan, Sasaran, dan Program terpadu dan holistic
       GBKP Jakarta Pusat sesuai dengan visi dan misi GBKP tahun 2005-2010.
   13. Menyusun rancangan kebijakan Rapen dan Rabel tahunan.
   14. Mengkoordinir Sidang Majelis Jemaat bersama BP. Majelis Jemaat, setiap bulan.
   15. Menyetujui pengeluaran uang diluar yang bersifat rutin dan yang tidak termasuk
       dalam program kerja, maksimal 2 (dua) juta rupiah.

H. Ketua Bidang Marturia (Kesaksian)

   1. Menterjemahkan dan mengimplementasikan GBP, Tata Gereja dan Peraturan
      Lainnya yang terkait dengan Bidang Marturia (Kesaksian).
   2. Melakukan pembinaan kepada seluruh pelayanan dan pengurus di Bidang
      Marturia yaitu P.I, Musik, Dialog antar Iman, wisata rohani dan Budaya,
      Perawatan / Inventaris Gereja, Penelitian dan Pengembangan.
   3. Melakukan koordinasi intern di bidang baik di Bidang Marturia maupun dengan
      Bidang Kiononia dan Diakonia.
   4. Membantu Ketua dalam pencapaian visi, misi, tujuan, sasaran, program terpadu
      dan holistic yang sudah ditetapkan.
   5. Menyusun rencana kerja Majelis Jemaat.
   6. Bersama-sama dengan seluruh BP. Majelis Jemaat menyiapkan dan
      mengkoordinir Sidang Majelis Jemaat setiap bulan.
   7. Mewakili fungsi Ketua bila berhalangan.

I. Ketua Bidang Diakonia (Pelayanan)

   1. Menterjemahkan dan mengimplementasikan GBP, Tata Gereja dan Peraturan
      Lainnya yang terkait dengan Bidang Diakonia (Pelayanan).
   2. Melakukan pembinaan kepada seluruh pelayanan dan pengurus di Bidang
      Marturia yaitu Diakonia Karitatif, Peningkatan Ekonomi Jemaat dan Masyarakat
      (DUB), Pendidikan dan Kesehatan, Lanjut Usia (Lansia).
   3. Melakukan koordinasi intern di bidang baik di Bidang Diakonia maupun dengan
      Bidang Kiononia dan Marturia.
   4. Membantu Ketua dalam pencapaian visi, misi, tujuan, sasaran, program terpadu
      dan holistic yang sudah ditetapkan.
   5. Menyusun rencana kerja Majelis Jemaat.
   6. Bersama-sama dengan seluruh BP. Majelis Jemaat menyiapkan dan
      mengkoordinir Sidang Majelis Jemaat setiap bulan.
   7. Mewakili fungsi Ketua bila Ketua dan Ketua Bidang Marturia berhalangan.

J. Sekretaris I

   1. Menterjemahkan dan mengimplementasikan GBP, Tata Gereja dan Peraturan
       Lainnya yang terkait dengan tugas administrasi lainnya.
   2. Melakukan korespondensi ke dalam dan ke luar.
   3. Secara khusus melakukan pembinaan dan koordinasi dengan PKPW dan Penetua /
       Diaken.
   4. Bersama Ketua mewakili Majelis Jemaat dalam urusan ke dalam dan ke luar.
   5. Bersama Anggota BP Majelis Jemaat melakukan pembinaan Persekutuan
       Kategorial, Badan Pelayanan dan Badan Usaha, Yayasan, Perpulungen (Bakal
       Jemaat), Perpulungen Jabu-jabu (Sektor) dan Unit Pelayanan Lainnya.
   6. Menyiapkan rancangan Strategi, Tujuan, Sasaran, dan Program terpadu dan
       holistic GBKP Jakarta Pusat sesuai dengan visi dan misi GBKP tahun 2005-2010.
   7. Memimpin sidang majelis bila Ketua, Ketua Marturia, Ketua Diakonia
       berhalangan.
   8. Menyiapkan bahan-bahan untuk sidang Majelis Jemaat.
   9. Membuat Notulen Sidang Majelis Jemaat dan membagikannya kepada PT/Dk
       sebelum Sidang Majelis Jemaat berikutnya.
   10. Menyiapkan bahan-bahan untuk Sidang Anggota Sidi Jemaat (Sidang Ngawan).
   11. Membuat Notulen Sidang Anggota Sidi Jemaat.
   12. Bertindak sebagai Koordinator Sekretariat Gereja untuk menangani semua
       kegiatan administrasi, surat masuk, surat keluar, file semua dokumen. (antara lain
       notulen sidang, warta jemaat dan dokumen lainnya).
   13. Menandatangani surat-surat keluar bersama Ketua Majelis Jemaat. (kecuali yang
       berkaitan dengan keuangan).
   14. Membuat statistic kehadiran jemaat dan kolekte pada kebaktian minggu,
       kebaktian khusus, PJJ, PA, dll.
   15. Membuat statistic jemaat (lahir, nikah, pindah meninggal, sidi, baptis dll).

K. Sekretaris II

   1. Menterjemahkan dan mengimplementasikan GBP, Tata Gereja dan Peraturan
      Lainnya yang terkait dengan tugas administrasi lainnya.
   2. Melakukan korespondensi ke dalam dan ke luar.
   3. Secara khusus melakukan pembinaan dan koordinasi dengan PKPW dan Penetua /
       Diaken.
   4. Bersama Ketua mewakili Majelis Jemaat dalam urusan ke dalam dan ke luar.
   5. Bersama Anggota BP Majelis Jemaat melakukan pembinaan Persekutuan
       Kategorial, Badan Pelayanan dan Badan Usaha, Yayasan, Perpulungen (Bakal
       Jemaat), Perpulungen Jabu-jabu (Sektor) dan Unit Pelayanan Lainnya.
   6. Bersama Sekretaris I menyiapkan rancangan Strategi, Tujuan, Sasaran, dan
       Program terpadu dan holistic GBKP Jakarta Pusat sesuai dengan visi dan misi
       GBKP tahun 2005-2010.
   7. Melaksanakan tugas Sekretariat bila Sekretaris I berhalangan.
   8. Bertanggung jawab terhadap Warta Jemaat (Momo).
   9. Bertanggung jawab terhadap pembuatan/penerbitan surat baptisan, sidi, aloken,
       pemberkatan nikah dan surat pindah.
   10. Bertangung jawab terhadap semua karyawan gereja.
   11. Bertanggung jawab terhadap segala urusan rumah tangga gereja.
   12. Bertangung jawab terhadap ketertiban dan keamanan gereja.
   13. Mengkoordinasikan pelaksanaan kebersihan gereja.
   14. Menyiapkan kenang-kenangan Majelis Jemaat untuk pemberkatan nikah dll.
   15. Memberikan persetujuan pemasangan pamlet / surat-surat pengumuman yang
       akan dipasang dilingkungan gereja.
   16. Bersama-sama Sekretaris I menyiapkan bahan-bahan sidang BP. Majelis Jemaat,
       Sidang Majelis dan sidang Anggota Sidi Jemaat (Ngawan).
   17. Mengkoordinasikan dan menyiapkan database jemaat dan buku daftar anggota
       jemaat (terbit setiap 2 tahun).

L. Bendahara I

   1. Menterjemahkan dan mengimplementasikan GBP, Tata Gereja dan Peraturan
      lainnya yang terkait dengan tugas keuangan.
   2. Melakukan pembinaan dan koordinasi dengan Bendahara-bendahara Persekutuan
      Kategorial, Badan Pelayanan dan Badan Usaha, Yayasan dan Unit Pelayanan
      Lainnya.
   3. Bersama Ketua bertanggungjawab untuk urusan keuangan dan harta benda
      lainnya.
   4. Bersama dengan Anggota Bp. Majelis Jemaat lainnya menyusun konsep Program
      Kerja Tahunan dan Konsep Rapen Rabel Tahun berikutnya.
   5. Membukukan alur uang masuk an uang keluar sebaik-baiknya untuk dapat
      sVerifikasi.
   6. Menandatangani Cek dan Bilyet Giro bersama Ketua.
   7. Mengamati dan menganalisa aktifitas keuangan secara keseluruhan dan membuat
      data perbandingan antara program dan realisasi serta perbandingan dengan
      kwartal dan ahadengan azas kehematan.
   8. Menerima seluruh pendapatan dan membukukannya antara lain kolekte,
      Persembahan Pengataken Bujur, Persembahan Tahunan, Persembahan Perpuluhan
      dan menempatkannya di Bank Pemerintah dalam bentuk rekening Koran,
      tabungan dan deposito serta Kas Kecil maksimal sebesar 1 (satu) juta rupiah.
   9. Menyimpan semua file dokumen-dokumen keuangan dengan baik di sekretariat
       Gereja.
   10. Menyimpan surat-surat berharga di Bank.
   11. Membuat laporan penerimaan Persembahan Tahunan setiap bulan dan
       mengumumkannya kepada anggota jemaat.
   12. Membuat laporan keuangan per kwartal dan tahunan untuk disampaikan kepada
       sidang Majelis Jemaat dan selanjutnya disampaikan kepada seluruh jemaat.
   13. Melakukan koordinasi dengan Ketua, seksi PWG dan Seksi Litbang untuk
       melakukan upaya-upaya meningkatkan kualitas dan kuantitas persembahan
       jemaat.
   14. Membayar uang muka atas biaya yang dibutuhkan kepada Lembaga/Seksi setelah
       mendapat persetujuan dari Lembaga/Seksi yang bersangkutan dan menerima
       pertanggungjawaban di dukung oleh bukti-bukti selambat-lambatnya 1 (satu)
       bulan kemudian.
   15. Membayar gaji bulanan Pdt. Runggun pada minggu pertama setiap bulan.
   16. Menyampaikan kewajiban setoran ke Moderamen melalui Bendahara Klasis,
       secara berkala sesuai ketentuan yang berlaku yaitu paling lambat tanggal 15 setiap
       bulannya.

M. Bendahara II

   1. Menterjemahkan dan mengimplementasikan GBP, Tata Gereja dan Peraturan
       lainnya yang terkait dengan tugas keuangan.
   2. Melakukan pembinaan dan koordinasi dengan Bendahara-bendahara Persekutuan
       Kategorial, Badan Pelayanan dan Badan Usaha, Yayasan dan Unit Pelayanan
       Lainnya.
   3. Bersama Ketua bertanggungjawab untuk urusan keuangan dan harta benda
       lainnya.
   4. Bersama dengan Anggota Bp. Majelis Jemaat lainnya menyusun konsep Program
       Kerja Tahunan dan Konsep Rapen Rabel Tahun berikutnya.
   5. Melaksanakan tugas-tugas Bendahara I, apabila Bendahara I berhalangan.
   6. Bersama dengan Bendahara I menyusun Rapen dan Rabel Majelis Jemaat setiap
       tahun.
   7. Bersama dengan Bendahara I terutama dalam pendapatan berupa Kolekte,
       Persembahan Pengataken Bujur, Persembahan Tahunan, Persembahan Perpuluhan
       dll.
   8. Bertanggung jawab terhadap konsumsi untuk sidang-sidang dan acara khusus.
   9. Bertanggung jawab terhadap pembayaran telepon, listrik, air, gaji karyawan,
       tunjangan pendeta serta PBB untuk karyawan dan Pendeta, serta transport
       pelayanan pendeta, Pt/Dk yang berkhotbah di Kebaktian yang dilaksanakan di
       GBKP Jakarta Pusat.
   10. Mengkoordinir penerimaan Persembahan Tahunan dengan Pt/Dk pengepkep.

Bidang Koinonia (Persekutuan) :

Seksi Pastoral Konseling
   1. Melakukan koordinasi dengan Ketua Bidang Koinonia (Persekutuan).
   2. Menyusun Prosedur Tetap pelayanan Pastoral Counsling.
   3. Menyusun program tahunan secara terpadu sesuai dengan Visi, Misi, Strategi,
      Tujuan dan Sasaran yang sudah ditetapkan, serta menyiapkan laporan pelaksanaan
      secara periodik.
   4. Melakukan pembinaan (memperlengkapi, melatih, mengarahkan) Tim Pastoral
      Counsling sehingga berjalan secara efektif.
   5. Mengkoordinir dan melakukan Pastoral Counsling kepada jemaat untuk
      membantu jemaat sehingga bebas dari pergumulannya, bisa mengatasi
      masalahnya, kuat dalam masalahnya, memperbaiki hubungannya dengan keluarga
      / masyarakat dan mampu menjadi konselor bagi orang lain.

Seksi Mamre

   1. Melakukan koordinasi dengan Ketua Bidang Koinonia (Persekutuan).
   2. Membina Program Mamre dengan orientasi Visi, Misi, Sasaran dan Tujuan yang
      terpadu dengan Program Rg GBKP Jakarta Pusat.
   3. Membina / melengkapi infrastrukur organisasi Mamre agar para pengurus
      mengetahui dan memahami tugasnya sehingga dapat berjalan efektif.
   4. Menyiapkan / membentuk pengurus Mamre runggun secara periodik.
   5. Membina (memperlengkapi, melatih, mengarahkan) Kapasitas, Kualitas dan
      Komitmen pengurus Mamre agar dapat melayani secara efektif.
   6. Membina Kualitas pelayanan Mamre secara terpadu dan holistik.

Seksi Moria

   1. Melakukan koordinasi dengan Ketua Bidang Koinonia (Persekutuan).
   2. Membina Program Moria dengan orientasi Visi, Misi, Sasaran dan Tujuan yang
      terpadu dengan Program Rg GBKP Jakarta Pusat.
   3. Membina / melengkapi infrastrukur organisasi Moria agar para pengurus
      mengetahui dan memahami tugasnya sehingga dapat berjalan efektif.
   4. Menyiapkan / membentuk pengurus Moria runggun secara periodik.
   5. Membina (memperlengkapi, melatih, mengarahkan) Kapasitas, Kualitas dan
      Komitmen pengurus Moria agar dapat melayani secara efektif.
   6. Membina Kualitas pelayanan Moria secara terpadu dan holistik.

Seksi Permata

   1. Melakukan koordinasi dengan Ketua Bidang Koinonia (Persekutuan).
   2. Membina Program Permata dengan orientasi Visi, Misi, Sasaran dan Tujuan yang
      terpadu dengan Program Rg GBKP Jakarta Pusat.
   3. Membina / melengkapi infrastrukur organisasi Permata agar para pengurus
      mengetahui dan memahami tugasnya sehingga dapat berjalan efektif.
   4. Menyiapkan / membentuk pengurus Permata runggun secara periodik.
   5. Membina (memperlengkapi, melatih, mengarahkan) Kapasitas, Kualitas dan
      Komitmen pengurus Permata agar dapat melayani secara efektif.
   6. Membina Kualitas pelayanan Permata secara terpadu dan holistik.

Seksi KA-KR

   1. Melakukan koordinasi dengan Ketua Bidang Koinonia (Persekutuan).
   2. Membina Program KAKR dengan orientasi Visi, Misi, Sasaran dan Tujuan yang
      terpadu dengan Program Rg GBKP Jakarta Pusat.
   3. Membina / melengkapi infrastrukur organisasi KAKR agar para pengurus
      mengetahui dan memahami tugasnya sehingga dapat berjalan efektif.
   4. Menyiapkan / membentuk pengurus KAKR runggun secara periodik.
   5. Membina (memperlengkapi, melatih, mengarahkan) Kapasitas, Kualitas dan
      Komitmen pengurus KAKR agar dapat melayani secara efektif.
   6. Membina (memperlengkapi, melatih, mengarahkan) Kapasitas, Kualitas dan
      Komitmen Guru-guru KAKR agar dapat melayani secara efektif.
   7. Membina Kualitas pelayanan KAKR secara terpadu dan holistik.

Seksi PWG

   1. Melakukan koordinasi dengan Ketua Bidang Koinonia (Persekutuan).
   2. Menyusun Prosedur tetap PJJ, Pekan-pekan, Katekisasi, Kebaktian Pernikahan
      dan Baptisan.
   3. Menyusun program tahunan secara terpadu sesuai dengan Visi, Misi, Strategi,
      Tujuan dan Sasaran yang sudah ditetapkan, serta menyiapkan laporan pelaksanaan
      secara periodik.
   4. Mengkoordinir dan menyiapkan bahan-bahan PJJ, Pekan-pekan dan buku saat
      teduh.
   5. Mengkoordinir dan melaksanakan pembinaan kapasitas dan kualitas Pdt, Pt/Dkn
      agar dapat melayani secara efektif.
   6. Menyusun jadwal petugas dan tempat pekan-pekan.
   7. Mengkoordinir dan melaksanakan PJJ dan Pekan-pekan.
   8. Mengkoordinir dan melaksanakan Persiapan/Pemberkatan Nikah.
   9. Mengkoordinir dan melaksanakan Persiapan/Baptisan dan Sidi.

Seksi Penggembalaan Perkunjungan

   1. Melakukan koordinasi dengan Ketua Bidang Koinonia (Persekutuan).
   2. Menyusun prosedur tetap penggembalaan perkunjungan.
   3. Menyusun program tahunan secara terpadu sesuai dengan Visi, Misi, Strategi,
      Tujuan dan Sasaran yang sudah ditetapkan, serta menyiapkan laporan pelaksanaan
      secara periodik.
   4. Mengkoordinir dan melaksanakan pembinaan (memperlengkapi, melatih,
      mengarahkan) terhadap Pt/Dkn dan Pengurus Lembaga-lembaga / Guru KAKR
      sehingga dapat melakukan perkunjungan secara efektif.
   5. Membina Kualitas pelayanan perkunjungan secara terpadu dan holistik.

Seksi Kebaktian
   1. Melakukan koordinasi dengan Ketua Bidang Koinonia (Persekutuan).
   2. Menyusun Prosedur Tetap Kebaktian.
   3. Menyusun program tahunan secara terpadu sesuai dengan Visi, Misi, Strategi,
      Tujuan dan Sasaran yang sudah ditetapkan, serta menyiapkan laporan pelaksanaan
      secara periodik.
   4. Mengkoordinir dan menyusun jadwal petugas kebaktian.
   5. Melakukan koordinasi dengan Sie Musik terhadap kesiapan Tim Musik,
      koordinasi dengan Sie Inventaris terhadap kesiapan Sarana dan Prasarana
      kebaktian, dan koordinasi dengan Sekretaris terhadap kesiapan kebersihan gereja
      dan warta jemaat.
   6. Mengkoordinir dan melaksanakan kebaktian minggu, kebaktian paskah, natal,
      tahun baru serta kebaktian khusus lainnya.
   7. Melakukan monitoring pelaksanaan kebaktian.

Bidang Marturia (Kesaksian) :

   1. Dialog Antar Iman, Wisata Rohani dan Budaya
   2. Melakukan koordinasi dengan Ketua Bidang Marturia (Kesaksian).
   3. Menyusun Prosedur Tetap pelayanan Dialog Antar Iman, Wisata Rohani dan
      Budaya.
   4. Menyiapkan Tim Dialog Antar Iman, Wisata Rohani dan Budaya tingkat runggun
      secara periodik.
   5. Menyusun program tahunan secara terpadu sesuai dengan Visi, Misi, Strategi,
      Tujuan dan Sasaran yang sudah ditetapkan, serta menyiapkan laporan pelaksanaan
      secara periodik.
   6. Melakukan pembinaan (memperlengkapi, melatih, mengarahkan) Tim Dialog
      Antar Iman, Wisata Rohani dan Budaya sehingga berjalan secara efektif.
   7. Mengkoordinir dan melakukan mediasi / fasilitasi dialog Antar Iman di
      lingkungan GBKP maupun di luar GBKP.
   8. Mengkoordinir dan mengatur jemaat melakukan Wisata Rohani ke daerah-daerah
      di Jajaran pelayanan GBKP dan di luar GBKP.
   9. Mengkoordinir dan melakukan mediasi / fasilitasi seminar / dialog tentang budaya
      karo.

Seksi Litbang

   1. Melakukan koordinasi dengan Ketua Bidang Marturia (Kesaksian).
   2. Menyusun prosedur tetap Penelitian dan Pengembangan.
   3. Menyiapkan Tim Litbang (sesuai kebutuhan) di tingkat runggun secara periodik.
   4. Melakukan pembinaan (memperlengkapi, melatih, mengarahkan) Tim Litbang
      sehingga berjalan secara efektif.
   5. Menyusun program tahunan secara terpadu sesuai dengan Visi, Misi, Strategi,
      Tujuan dan Sasaran yang sudah ditetapkan, serta menyiapkan laporan pelaksanaan
      Litbang secara periodik.
   6. Mengkoordinir, dan melakukan Penelitian dan Pengembangan (mengumpulkan,
      mengolah data dan menyajikan informasi) dalam rangka pencapaian visi, misi,
      tujuan, sasaran dan program secara terpadu.

Seksi Pekabaran Injil

   1. Melakukan koordinasi dengan Ketua Bidang Marturia (Kesaksian).
   2. Menyusun prosedur tetap Pekabaran Injil kedalam dan keluar.
   3. Menyiapkan Tim Pekabaran Injil di tingkat runggun secara periodik.
   4. Melakukan pembinaan (memperlengkapi, melatih, mengarahkan) Tim PI
      sehingga berjalan secara efektif.
   5. Menyusun program tahunan secara terpadu sesuai dengan Visi, Misi, Strategi,
      Tujuan dan Sasaran yang sudah ditetapkan, serta menyiapkan laporan pelaksanaan
      PI secara periodik.
   6. Mengkoordinir dan melakukan PI kedalam dan keluar.
   7. Mengkoordinir dan melaksanakan Katekisasi.

Seksi Musik

   1.   Melakukan koordinasi dengan Ketua Bidang Marturia (Kesaksian).
   2.   Menyusun prosedur tetap pelayanan musik.
   3.   Menyiapkan Tim Musik di tingkat runggun secara periodik.
   4.   Melakukan pembinaan (memperlengkapi, melatih, mengarahkan) Tim Musik
        sehingga berjalan secara efektif.
   5.   Membinan komitmen tim musik.
   6.   Menyusun jadwal pelayanan tim musik.
   7.   Menyusun program tahunan secara terpadu sesuai dengan Visi, Misi, Strategi,
        Tujuan dan Sasaran yang sudah ditetapkan, serta menyiapkan laporan pelaksanaan
        secara periodik.
   8.   Mengkoordinir dan melakukan Pelayanan Musik pada kebaktian minggu dan
        kebaktian minggu lainnya.

Seksi Perawatan / Inventaris Gereja

   1.   Melakukan koordinasi dengan Ketua Bidang Marturia (Kesaksian).
   2.   Menyusun prosedur tetap Seksi Perawatan / Inventaris Gereja.
   3.   Menyiapkan Tim Perawatan / Inventaris Gereja di tingkat runggun secara periodik.
   4.   Melakukan pembinaan (memperlengkapi, melatih, mengarahkan) Tim Perawatan
        / Inventaris Gereja sehingga berjalan secara efektif.
   5.   Menyusun program tahunan secara terpadu sesuai dengan Visi, Misi, Strategi,
        Tujuan dan Sasaran yang sudah ditetapkan, serta menyiapkan laporan pelaksanaan
        secara periodik.
   6.   Menyiapkan daftar inventaris gereja secara periodik.
   7.   Mengkoordinir dan menyiapkan pengadaan barang sesuai kebutuhan gereja.
   8.   Mengkoordinir dan melakukan Perawatan dan Pembangunan Gereja secara
        terpadu.
Bidang Diakonia (Pelayanan) :

Seksi Diakonia Karitatif

   1. Melakukan koordinasi dengan Ketua Bidang Diakonia (Pelayanan).
   2. Menyusun Prosedur Tetap pelayanan diakonia karitatif (sakit, kemalangan,
      terkena bencana alam) sesuai dengan perkembangan kondisi jemaat.
   3. Menyiapkan Tim diakonia karitatif baik di tingkat runggun maupun tingkat sektor
      secara periodik.
   4. Menyusun program tahunan secara terpadu sesuai dengan Visi, Misi, Strategi,
      Tujuan dan Sasaran yang sudah ditetapkan, serta menyiapkan laporan pelaksanaan
      secara periodik.
   5. Melakukan pembinaan (memperlengkapi, melatih, mengarahkan) pengurus
      diakonia sektor sehingga terwujud jemaat yang saling melayani dan saling
      membantu di tingkat sektor.
   6. Mengkoordinir dan melakukan pelayanan diakonia karitatif baik di tingkat klasis
      maupun runggun dan sektor secara terpadu dan holistik, untuk meringankan /
      membebaskan jemaat dari penderitaannya, bahkan diharapkan bisa menjadi
      pelayan yang berkualitas pada gilirannya.

Seksi Peningkatan Ekonomi Jemaat & Masyarakat (DUB)

   1. Melakukan koordinasi dengan Ketua Bidang Diakonia (Pelayanan).
   2. Menyusun konsep peningkatan ekonomi jemaat & masyarakat (DUB) sesuai
      dengan kebutuhan jemaat dan masyarakat.
   3. Menyiapkan Tim Peningkatan Ekonomi Jemaat & Masyarakat (DUB) di tingkat
      runggun maupun tingkat sektor secara periodik.
   4. Menyusun program tahunan secara terpadu sesuai dengan Visi, Misi, Strategi,
      Tujuan dan Sasaran yang sudah ditetapkan, serta menyiapkan laporan pelaksanaan
      secara periodik.
   5. Melakukan pembinaan (memperlengkapi, melatih, mengarahkan) Tim
      Peningkatan Ekonomi Jemaat & Masyarakat ) sehingga terwujud usaha
      Peningkatan Ekonomi Jemaat & Masyarakat (DUB).
   6. Mengkoordinir dan melakukan Peningkatan Ekonomi Jemaat & Masyarakat
      (DUB) secara terpadu dan holistik, untuk meringankan / membantu jemaat dari
      masyarakat pra sejahtera.

Seksi Pendidikan & Kesehatan

   1. Melakukan koordinasi dengan Ketua Bidang Diakonia (Pelayanan).
   2. Menyusun konsep pelayanan Pendidikan & Kesehatan sesuai dengan kebutuhan
      jemaat .
   3. Menyiapkan Tim Pendidikan & Kesehatan di tingkat runggun secara periodik.
   4. Menyusun program tahunan secara terpadu sesuai dengan Visi, Misi, Strategi,
      Tujuan dan Sasaran yang sudah ditetapkan, serta menyiapkan laporan pelaksanaan
      secara periodik.
   5. Melakukan pembinaan (memperlengkapi, melatih, mengarahkan) Tim Pendidikan
      & Kesehatan), sehingga berjalan secara efektif.
   6. Mengkoordinasikan dan melakukan pelayanan Kesehatan secara terpadu dan
      holistik, untuk meringankan / membantu jemaat dari penderitaannya.
   7. Mengkoordinir dan memberi dukungan / membantu jemaat yang kurang mampu
      secara terpadu dan holistik untuk menyelesaikan pendidikannya.

Seksi Lansia

   1. Melakukan koordinasi dengan Ketua Bidang Diakonia (Pelayanan).
   2. Menyusun Prosedur Tetap pelayanan Lansia sesuai dengan perkembangan kondisi
      jemaat.
   3. Menyiapkan / membentuk Tim Lansia di tingkat runggun secara periodik.
   4. Menyusun program tahunan secara terpadu sesuai dengan Visi, Misi, Strategi,
      Tujuan dan Sasaran yang sudah ditetapkan, serta menyiapkan laporan pelaksanaan
      secara periodik.
   5. Melakukan pembinaan (memperlengkapi, melatih, mengarahkan) Tim Lansia
      sehingga berjalan secara efektif.
   6. Mengkoordinir dan melakukan pembinaan iman Lansia secara terpadu dan
      holistik, agar para Lansia tetap setia melayani karena masalah umur bukan
      hambatan untuk melayani.

Jakarta, 21 Nopember 2005 (BP Runggun GBKP Jakarta Pusat)

								
To top