Embed
Email

CARA MUDAH MENCEGAH PEMBANTAIAN KAUM MUSLIMIN

Document Sample
CARA MUDAH MENCEGAH PEMBANTAIAN KAUM MUSLIMIN
Description

Mencegah kebencian terhadap Islam dan kaum muslimin sangat mudah, karena Allah SWT telah memberikan hati dan pikiran kepada manusia

Shared by: Dahlan Guru
Stats
views:
15
posted:
1/23/2012
language:
pages:
6
CARA MUDAH MENCEGAH PEMBANTAIAN KAUM MUSLIMIN



(MENJADI MUSLIM YANG TANGGUH DI LINGKUNGAN MAYORITAS

NONMUSLIM)





Sebelum membaca artikel di bawah ini, anda harus membaca, memahami, dan

menguasai “Cara Mudah Menguasai, Hipnotis, Telepati, dan Indra Keenam”,

& "Cara Mudah Seorang Muslim Mencegah Tindak Kejahatan Terhadap

Keluarga"





Setelah anda mempelajari artikel tsb., mulailah anda melakukan percobaan secara

terus-menerus untuk membuktikan bahwa Ilmu Kekuatan Hati & Pikiran

diantaranya hipnotis, telepati, indra keenam, membaca hati dan pikiran, membisikkan

ke dalam hati dan pikiran, mengendalikan hati dan pikiran orang lain, dll (versi

Dahlan Guru) adalah realistis, cara kerjanya berbeda dengan yang dimainkan

oleh tukang-tukang sulap di televisi atau film-film fiksi ilmiah misalnya X- Men,

Hero, Star Trek, dll.









Memeluk agama Islam di Indonesia hal yang mudah, karena Islam adalah agama

mayoritas penduduk Indonesia, namun berbeda halnya jika memeluk Islam di negara-

negara sekuler, komunis, liberal misalnya: negara-negara di Benua Amerika, Benua

Eropa, Negara Cina, Negara India dan lain-lain.





Memeluk agama Islam di negara-negara tsb. memiliki banyak tantangan, apalagi

dengan merebaknya Islam Fobia seringkali kaum muslimin menjadi korban

kebencian.

Pembantaian Muslim Srebrenica di Bosnia 1995 merupakan sebuah peringatan dan

pelajaran bahwa jangan pernah membiarkan kebencian terhadap Islam

merajalela karena bila kebencian telah menjadi tindakan, akan menjadi sangat

membahayakan.





Mencegah kebencian terhadap Islam dan kaum muslimin sangat mudah, karena

Allah SWT telah memberikan hati dan pikiran kepada manusia. Itulah sebabnya kaum

muslimin harus memahami cara kerja hati dan pikiran, agar mampu menguasai

ilmu Kekuatan Hati & Pikiran diantaranya hipnotis telepati, indra keenam, membaca

hati & pikiran, mengendalikan hati & pikiran, membisikkan ke dalam hati dan

pikiran orang lain dll.





Pada dasarnya sumber dari kebaikan, dan kejahatan adalah hati dan pikiran.

Kemampuan yang dimiliki seorang muslim untuk mengendalikan hati dan pikiran

seseorang dimaksudkan untuk meminimalisir berbagai bentuk kejahatan terhadap

Islam dan kaum muslimin.





Cara Mudah Mencegah Pembantaian Kaum Muslimin (Menjadi Muslim yang

Tangguh di Lingkungan Mayoritas Nonmuslim)





Syarat Utama



1. Taat kepada Allah SWT dan RasulNya adalah kunci untuk membangkitkan

ilmu-ilmu Kekuatan Hati dan Pikiran (hipnotis telepati, indra keenam,

membaca hati & pikiran, mengendalikan hati & pikiran, membisikkan ke dalam

hati dan pikiran orang lain)

2. Jangan memelihara kebencian terhadap nonmuslim, kendalikan hati dan

pikiran agar jangan sedikitpun terlintas bayangan keinginan mencelakaan

atau melukai orang-orang nonmuslim.





Jika kebencian dan lintasan gambaran hati dan pikiran ingin mencelakakan

orang-orang nonmuslim dipelihara, maka hati dan pikiran akan melemah,

menjadi tumpul, tidak memiliki kekuatan, tidak akan mampu mengendalikan

bisikkan-bisikkan hati dan pikiran, karena hati dan pikirannya tertutupi nafsu

ankara murka.









Si Fulan adalah seorang muslim yang tinggal di wilayah mayoritas nonmuslim. Ia

ingin hidupnya aman, tentram, bahagia, sejahtera, menebarkan kebaikan bagi seluruh

umat manusia, maka menjadi kewajiban bagi si Fulan untuk menguasai dan

memanfaatkan ilmu-ilmu Kekuatan Hati dan Pikiran, caranya :





1. Ketahui selalu ekstrimis anti Islam, mulai dari lingkungan terdekat dari

rumah si Fulan, sampai lingkungan yang jauh.



 Setiap mengingat mereka, berarti memasuki pikiran mereka.

 Bisikkan ke dalam pikiran mereka “Islam agama yang damai, Islam agama

yang benar, Islam bukan terorisme”

 Gambarkan ke dalam pikiran mereka, si Fulan (kaum muslimin) sedang

beribadah, sedang membantu sesama, sedang berkegiatan sosial dll.

 Rasakan hati mereka sedalam-dalamnya, (berarti si Fulan sedang menyatukan

hatinya dengan mereka) hati mereka luluh, menyukai Islam dan mencintai

kaum muslimin.

 Dalam pikiran mereka berbunyi “Islam agama yang damai, Islam agama yang

benar, Islam bukan terorisme”

 Dalam pikiran mereka tergambar si Fulan (kaum muslimin) sedang beribadah,

sedang membantu sesama, sedang berkegiatan sosial dll.

 Hati mereka luluh terhadap Islam dan mencintai kaum muslimin.

 Mereka menganggap isi hati dan pikirannya berasal dari diri sendiri, padahal isi

hati dan pikirannya berasal dari Si Fulan (kaum muslimin).



Bagi si Fulan (kaum muslimin) hal di atas harus dilakukan terus menerus, agar kaum

muslimin tidak menjadi korban kebencian.





Pada awalnya terasa melelahkan namun selanjutnya akan terbiasa.









2. Ketahui tokoh-tokoh anti Islam di kota, provinsi, atau negara si Fulan

Si Fulan harus melakukan hipnotis telepati secara intensif dan terus menerus

terhadap tokoh-tokoh anti Islam, sebab jika seorang tokoh hati dan pikirannya

berubah, maka biasanya para pengikutnya ikut berubah pula.





Sebagai contoh si Fulan adalah muslim, sedangkan si Jahal adalah tokoh anti Islam,

maka si Fulan dapat melakukan hipnotis telepati ke Si Jahal



 Setiap saat si Fulan harus mengingat, memfokuskan pikirannya (konsentrasi) ke

Si Jahal, artinya si Fulan setiap saat sedang memasuki pikiran Si Jahal.

 Bisikkan ke dalam pikiran si Jahal “Islam agama yang benar, Islam agama yang

damai, Islam bukan teror”.

 Gambarkan ke dalam pikiran si Jahal prilaku kaum muslimin yang baik, cinta

damai, cinta ilmu pengetahuan, cinta kemanusiaan.

 Setiap saat rasakan hati si Jahal sedalam-dalamnya hatinya luluh sangat

mencintai Islam.

 Si Fulan harus melakukannya siang dan malam, bisa jadi si Fulan kurang tidur

karena siang melakukan hipnotis telepati, dan malam setelah tahajud

melakukan hipnotis telepati.

 Bagi si Jahal hati dan pikirannya merasa tersiksa, karena setiap hari siang dan

malam dalam pikiranya berbunyi “Islam agama yang benar, Islam agama yang

damai, Islam bukan teror”.

 Dalam pikiran si Jahal tergambar prilaku kaum muslimin yang baik, cinta

damai, cinta ilmu pengetahuan, cinta kemanusiaan dll.

 Hati si Jahal luluh sangat mencintai Islam.

 Si Jahal menganggap isi hati dan pikirannya berasal dari dirinya sendiri, dia

tidak mengetahui, bahwa isi hati dan pikirannya berasal dari si Fulan.

 Setiap saat siang dan malam si Jahal harus berperang melawan hati dan

pikirannya sendiri, terkadang dia tidak bisa tidur, terobsesi oleh bisikan,

gambaran hati dan pikirannya sendiri yang sebenarnya berasal dari Si Fulan

yang dikirim melalui hipnotis telepati.



Jika si Fulan melakukan hipnotis telepati secara maksimal, optimal, intensif, dan

kontinyu, maka si Fulan ibarat pemegang remote control, sedangkan pikiran bawah

sadar (alam bawah sadar)si jahal ibarat televisinya.





3. Si Fulan harus melakukan hipnotis telepati seperti yang dilakukan pada no. 2

di atas secara intensif, maksimal, optimal dan kontinyu kepada para pembuat

keputusan (decision maker) presiden/raja, perdana mentri, mentri, gubernur,

wali kota/bupati, pemimpin militer/polisi dll. agar mereka tidak anti Islam dan

selalu mencintai kaum muslimin.

Hipnotis telepati bisa dilakukan kepada siapa saja, meskipun tidak kenal, tidak

mengetahui namanya, tidak mengetahui wajahnya, namun akan lebih efektif jika

dilakukan kepada seseorang yang kenal, mengetahui wajahnya (meskipun via media

massa), mengetahui namanya.









Penting sekali kaum muslimin memantau dinamika politik yang berkaitan dengan

Islam, namun penting juga bagi kaum muslimin untuk menguasai ilmu membaca hati

dan pikiran, karena seringkali media tertentu mencitrakan seorang tokoh memusuhi

Islam, padahal jalan pikirannya sedang memperjuangkan Islam. Terkadang media

massa tertentu mencitrakan seorang tokoh sebagai pejuang Islam namun

sesunggahnya dia sedang merusak citra Islam.





Hati dan pikiran adalah kekuatan yang khusus diberikan oleh Allah SWT untuk

manusia, namun manusia pada umumnya tidak memahami cara kerja hati dan pikiran.





Bagi kaum muslimin menjadi kewajiban untuk menguasai ilmu Kekuatan Hati

dan Pikiran agar kaum muslimin memiliki kekuatan, ketahanan, ketangguhan

dalam menebarkan kebaikan bagi seluruh umat manusia, meraih kehidupan

yang baik di dunia dan akherat.





Artikel terkait





Cara Efektif Menghadapi Orang Anti Islam

Kekuatan Islam

Fundamentalisme Islam


Related docs
Other docs by Dahlan Guru
Contoh Proposal Permohonan Dana Taman Kanak-Kanak
Views: 7263  |  Downloads: 62
BROSUR TK AS-SIRAJ
Views: 290  |  Downloads: 1
CARA MUDAH MENCEGAH PEMBANTAIAN KAUM MUSLIMIN
Views: 15  |  Downloads: 0
MENETRALISIR PIKIRAN JAHAT ORANG LAIN
Views: 74  |  Downloads: 0
ULUM IPA SMS I KLS V 2011-2012.doc
Views: 30  |  Downloads: 1
SOAL ULUM V SMS I B IND 2011-2012
Views: 11  |  Downloads: 1
LKS Paru-paru dan Pencernaan Manusia
Views: 820  |  Downloads: 33
By registering with docstoc.com you agree to our
privacy policy

You are almost ready to download!

You are almost ready to download!