ANALISIS SISTEM OPERASIONAL ASURANSI TAKAFUL BERDASARKAN
SYARIAT ISLAM SEBAGAI SUATU ALTERNATIF ASURANSI PADA PT. ASURANSI
TAKAFUL INDONESIA CABANG BANJARMASIN
Oleh:
Sri Muryati
Abstract
Penelitian ini merupakan studi deskriptif tentang Asuransi Takaful indonesia dengan judul : “
ANALISIS SISTEM OPERASIONAL ASURANSI TAKAFUL BERDASARKAN SYARIAT
ISLAM SEBAGAI SUATU ALTERNATIF ASURANSI PADA PT. ASURANSI TAKAFUL
INDONESIA CABANG BANJARMASIN”.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana penerapan sistem operasional
Asuransi Takaful serta keunggulannya jika dibandingkan dengan asuransi konvensional secara
umum.
Dalam penelitian ini penulis memberikan dua gambaran asuransi yang menerapkan sistem islam
dengan asuransi yang tidak menggunakan sistem islam, yang dalam hal ini tolak ukur yang
digunakan untuk menganalisis apakah sistem operasional Asuransi Takaful benar-benar unggul
apabila dibandingkan dengan sistem operasional asuransi konvensional. Karena dalam penerapan
operasionalnya terdapat perbedaan yaitu pada penggunaan sistem bagi hasil dan pola investasi
non bunga.
Asuransi Takaful menerapkan sistem bagi hasil dengan tujuan untuk menjunjung tinggi prinsip
keadilan antara peserta dengan perusahaan, sehingga peserta tidak merasa dirugikan karena
mempunyai hak yang sama atas keuntungan dari investasi berdasarkan kesepakatan kedua belah
pihak.
Dengan diterapkannya pola investasi non bunga, perusahaan takaful tidak menginvestasikan
kumpulan dana pesertanya pada lembaga-lembaga yang menggunakan sistem bunga. Hal ini
bertujuan agar para peserta terhindar dari praktek uang riba. Karena nilai investasinya Asuransi
Takaful mengalokasikan pada pembiayaan-pembiayaan yang sesuai syariat.
Kemudian asuransi konvensional mengalokasikan dana yang terkumpul dari peserta pada
lembaga-lembaga yang menerapkan sistem bunga dan dana yang terkumpul tersebut sepenuhnya
milik perusahaan sehingga perusahaan bebas menginvestasikan sesuai dengan kebijakan
manajemen.
Dalam perjalanannya Asuransi Takaful menunjukan keunggulannya hal ini dapat dilihat dari
peserta dan perusahaan sama-sama diuntungkan. Begitulah islam apabila diterapkan pelakunya
akan mendapatkan dua keuntungan yaitu di dunia dan akhirat.
Harapan kita semoga lembaga-lembaga keuangan yang berdasarkan syariah dapat berjalan dan
berhasil sesuai dengan apa yang diinginkan oleh seluruh umat.
Keyword : asuransi takaful; investasi
Link Terkait : http://skripsi.umm.ac.id/files/disk1/7/jiptummpp-gdl-s1-2004-srimuryati-324-
Pendahul-n.pdf