Docstoc

tesis guru akuntansi S2

Document Sample
tesis guru akuntansi S2 Powered By Docstoc
					   STRATEGI BELAJAR MENGAJAR DENGAN
  MENERAPKAN METODE EKSPERIMEN UNTUK
MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR AKUNTANSI
PADA SISWA KELAS XI SMK NEGERI 4 MAKASSAR
      TAHUN PEMBELAJARAN 2011/2012




                KONSENTRASI
       Megister Manajemen Pendidikan
                Oleh : SATO
                NIM : 10 210 601
        Program Studi Magister Manajemen

   Program Pascasarjana STIE Indonesia MALANG

                     2011
                  HALAMAN PENGESAHAN
    TESIS PROGRAM PASCASARJANA STIE Indonesia MALANG



 STRATEGI BELAJAR MENGAJAR DENGAN MENERAPKAN METODE
    EKSPERIMEN UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR
  AKUNTANSI PADA SISWA KELAS XI AKUNTANSI SMK NEGERI 4
           MAKASSAR, TAHUN PELAJARAN 2011/2012



                            OLEH :SATO

                         NIM    : 10 210 601



                         Telah Disetujui Oleh



    Pembimbing Pertama




Prof. Dr. HJ. SETYANINGSIH, SE                 (..................................)
     NIP.130 611 678


     Pembimbing Kedua




Prof. Dr. SYAMSU ALAM, SE, M.Si                (..................................)
   NIP.196007031992031001



                                  i
                         KATA PENGANTAR
        Puji syukur saya panjatkan Kehadirat Tuhan Yang Maha Esa, yang

telah melimpahkan Rahmat dan Hidayah-nya sehingga penyusunan

Proposal ini dapat terselesaikan pada waktunya.

        Proposal yang Berjudul “ Strategi Belajar Mengajar Dengan
Menerapkan Metode Eksprimen Untuk Meningkatkan Prestasi Belajar
Siswa Akuntansi Pada Siswa Kelas XI Akuntansi SMK Negeri 4 makassar
Tahun     Pembelajaran   2011/2012”    ini,   disusun    untuk   memenuhi
persyaratan untuk menyelesaikan program studi Pascasarjana pada
SEKOLAH TINGGI ILMU EKONOMI Indonesia MALANG.
        Dalam penyusunan proposal ini tidak terlepas dari bantuan
berbagai Pihak oleh karna itu pada kesempatan ini saya mengucapkan
terima kasih yang tak terhingga kepada :
 1. Pro.f Dr. Hj. Setyaningsih, SE. Sebagai Direktur
 2. Prof. Dr. Syamsu Alam, SE, M.Si Sebagai Pembimbing
 3. Rekan-rekan       Mahasiswa Progrm Pascasarjana STIE Indonesia
    MALANG Angkatan Ke V
 4. Semua pihak yang telah banyak membantu sehingga penulisan ini
    dapat selesai.
 5. Istri tercinta beserta anakda Muh azmul yang senantiasa selalu setia
    mendukung /berdoa sehingga penulisan ini dapat selesai
       Penulis menyadari bahwa hasil penulisan ini masih jauh dari
sempurna oleh karena itu kritik dan saran yang bersipat membangun
sangat penulis harapkan demi kesempurnaan penulisan ini dan demi
penelitian yang akan datang.

                                        Makassar,       Agustus 2011




                                                        SATO
                                       ii
                Jangan Menyerah
Selamat datang para pemenang,

Awali dengan berpikir yang benar dan milikilah

keyakinan yang benar.

Penyebab kegagalan :

1. Beriman tanpa beramal (meyakini tanpa diiringi

   tindakan)

2. Beramal tanpa beriman (bertindak tanpa diiringi

   keyakinan)

Lebih baik mencoba lalu gagal daripada anda gagal

mencoba.

Seorang pemenang tidak pernah menyerah. Karena

yang menyerah tidak pernah menang.

Jatuh itu biasa.

Bangkit itu luar biasa.

Awali dengan niat yang kuat dan benar.

Tidak masalah berapa kali anda terjatuh.

Yang penting berapa kali anda bangkit setelah anda

terjatuh.I

                          iii
Not trial and error

But trial and learn.

Sukses itu penting tapi bersyukur jauh lebih sukses.

Pelaut ulung tidak lahir dari laut yang tenang.

Maafkan masa lalumu, tawakkalkan masa depanmu.

nikamti saat inimu.

Memaafkan memang tak ubah apapun di masa lalumu

tapi ia memperindah hari esok dan menceriakan hari

ini.

Jangan katakan “wahai Allah, masalahku sangat

besar” tapi katakanlah “Wahai masalah, Allah itu

Maha Besar”.

Berbagai masalah itu yang membuatmu tetap

bertahan dan bertuhan.

Kalau engkau lari dari masalah berarti engkau lari dari

kasih sayang Allah SWT.

kesombongan adalah awal dari kehancuran.

Rendah hati dan terus berbagi, itulah yang membuat

orang lain ikkhlas dipimpin oleh anda.

                           iv
Di atas langit masih ada langit.

Hiu yang merajai samudra pun bisa menjadi mangsa.

Betapa banyak kaum yang sedikit bisa mengalahkan

kaum yang banyak.

Betapa banyak kaum yang kecil bisa mengalahkan

kaum yang besar.

Seorang pemenang tidak harus malakukan sesuatu

yang berbeda tapi cukup melakukan sesuatu dengan

cara yang berbeda.

Bila kita melakukan sesuatu ada kemungkinan kita

membuat sesuatu kesalahan.

Bila kita membuat kesalahan, itu adalah hal yang

hebat karena kita berkesempatan untuk belajar

sesuatu.

Akui kesalahan kita, teliti dan pelajari secara

mendalam dan jawablah kesalahan itu karena

kesalahan adalah guru yang luar biasa.

Dengan mengenal apa yang salah maka kita akan

menemukan apa yang benar.

                            v
                                 ABSTRAKSI

      Strategi Belajar Mengajar Dengan Menerapkan Metode Eksperimen
Untuk Meningkatkan Prestasi Belajar Diklat Akuntansi Pada Siswa Kelas
XI Tahun Pelajaran 2010/2011
Kata Kunci Akuntansi, Eksperimen
        Perkembangan baru terhadap peningkatan mutu pendidikan
membawa konsekuensi kepada guru untuk meningktakan peranan dan
kompetensinya karena proses belajar mengajar dan hasil belajar siswa
sebagian besar ditentukan oleh peranan dan kompetensi akan lebih
mampu menciptakan lingkungan belajar yang efektif dan akan lebih
mampu mengelola kelasnya sehingga hasil belajar siswa pada tingkat
optimal.
        Penelitian ini berdasarkan permasalahan (a) Bagaimana
peningkatan prestasi belajar siswa dengan diterapkannya strategi
pembelajaran eksperimen (b) Bagaimanakah pengaruh strategi
pembelajaran eksperimen terhadap motivasi belajar siswa ?
        Sedangkan tujuan dari tesis ini adalah (a) Meningkatkan
peningkatan prestasi belajar siswa setelah diterapkannya strategi
pembelajaran eksperimen, (b) Mengetahui pengaruh motivasi belajar
siswa setelah diterapkan strategi pembelajaran eksperimen, (c)
Menyempurnakan pelaksanaan pembelajaran mata diklat Akuntansi
dalam meningkatkan prestasi belajar siswa.
        Tesis ini menggunakan tindakan (Action Research) sebanyak tiga
putaran. Setiap putaran dari empat tahap yaitu : racangan, kegiatan, dan
pengamatan, refleksi dan refisi. Sasaran penelitian ini adalah siswa kelas
XI Akuntansi tahun pelajaran 2010/2011. Data yang diperoleh beberapa
hasil tes formatif, lembar observasi kegiatan belajar mengajar.
        Dari hasil analisis didapatkan bahwa prestasi belajar siswa
mengalami peningkatan dari siklus I sampai III, yaitu sisklus I (79.31 %),
siklus II (93.10%).
        Simpulan dari tesis ini adalah metode pembelajaran eksperimen
dapat berpengaruh positif terhadap motivasi belajar siswa kelas XI
akuntansi serta model pembelajaran ini dapat digunakan sebagai salah
satu alternative pembelajaran mata diklat akuntansi.




                                       vi
                                         DAFTAR ISI

Halaman Judul                      ......................................................................... i
Halaman pengesahan                 ........................................................................ ii
Kata Pengantar                     ....................................................................... iii
Abstraksi’                         ....................................................................... vi
Daftar Isi                         ....................................................................... vii
Daftar Lampiran                     ....................................................................

BAB I    PENDAHULUAN
  A.    Latar Belakang Masalah ............................................................... 1
  B.    Rumusan Masalah           ............................................................... 6
  C.    Tujuan Penelitian         .............................................................. 6
  D.    Kegunaan penelitian      ............................................................... 7
  E.    Asumsi Penelitian        ............................................................... 7
  F.    Defenisi Operasional Variabel......................................................... 8
  G.    Batasan Masalah          ............................................................... 9
BAB II KAJIAN PUSTAKA
  A. Pengertian Akuntansi     ............................................................10
  B. Pemakai Imformasi Akuntansi....................................................... 11
  C. Strategi Pembelajaran Eksprimen................................................. 11
  D. Konsep Dasar Penggunaan Strategi Pembelajeran Eksprimen.....14
  E. Prosese Pelaksanaan Strategi Eksprimen.................................... 18
  F. Keunggulan dan Kelemahan Strategi Eksprimen...........................19
BAB III METODOLOGI PENELITIAN
  A. Tempat, Waktu dan Subjek penelitian........................................... 28
  B. Rancangan Penelitian           ............................................................28
  C. Alat Pengumpulan Data..................................................................32
  D. Analisis Data       ..................................................................... 32
  E. Teknik Analisis Data…………………………...................................33

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
   A. Hubungan Strategi Pembelajaran Eksperimen ……………………34
   B. Pembahasan ………………………………………………………… 44

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN
   A. Kesimpulan ………………………………………………………….. 46
   B. Saran………………………………………………………………….. 46
   C. Lampiran



                                                       vii
                                BAB I


                         PENDAHULUAN

A. Latar Belakang Masalah

        Pada hakekatnya kegiatan belajar mengajar adalah suatu proses

 interaksi atau hubungan timbal balik antara guru dan siswa dalam satuan

 pembelajaran. Guru sebagai salah satu komponen dalam proses belajar

 menganjar merupakan pemegang peran yang sangat penting. Guru bukan

 hanya sekedar penyampai materi saja, tetapi lebih dari itu guru dapat

 dikatakan sebagai sentral pembelajaran.


        Sebagai pengatur sekaligus pelaku dalam proses belajar mengajar,

 gurulah yang mengarahkan bagaimana proses belajar mengajar itu

 dilaksanakan. Karena itu guru harus dapat membuat suatu pengajaran

 menjadi lebeh efektif juga menarik sehingga bahan pelajaran yang

 disampaikan akan membuat siswa merasa senang dan merasa perlu untuk

 mempelajari bahan pelajaran tersebut.


        Sebagaimana ditegaskan dalam UU No. 20 Tahun 2003 tentang

 system pendidikan Nasional ,pasal 3 , Pendidikan nasional berfungsi untuk

 mencerdaskan kehidupan bangsa, yang merupakan salah satu tujuan

 kemerdekaan bangsa Indonesia , sepertidinyatakan pada alinea keempat

 pembukaan UUD 1945. Oleh sebab itu, upaya untuk meningkatkan kualitas

 pendidikan secara umum dan peningkatan kualitas pembelajaran secara




                                   1
                                                               2


khusus di kelas merupakan amala mulia karena memberikan kontribusi

dalam mengisi kemerdekaan yang telah direbut lewat pengorbanan yang

besar dari pejuang bangsa.


       Dalam rangka meningkatkan kualitas pendidikan maka isu utamanya

adalah pembangunan pendidikan segala aspek. Salah satu isu krusial

peningkatan kualitas pendidikan adalah efektivitas pembelajaran oleh guru

professional. Guru sebagai pendidik professional dengan tugas utama

mendidik,    mengajar,membimbing,mengarahkan,      melatih,   menilai   dan

mengevaluasi peserta didik membutuhkan peningkatan professional secara

berkesinambungan dan terus – menerus.


       Di era kurikulum yang senantiasa mengalami pergeseran atau

perubahan ini, penyelenggaraan pendidikan dan pembelajaran membutuhkan

guru yang juga berfungsi sebagai peneliti secar most powerfull, yakni guru

yang mampu melaksanakan tugas dan mengadopsi strategi baru. Jika guru

diinginkan mengadopsi sesuatu yang baru, maka harus diberi waktu untuk

merefleksi teori tentang bagaimana peserta didik belajar atau memperoleh

informasi.


       Profesionalisasi guru dari sejak awal harus dikemas dalam rangka

pembentukan ilmu pengetahuan, dimana meneliti, dan pertemuan ilmiah

adalah tigaserangkai kegiatan yang memberikan kemampuan pembentukan

pengetahuan ( Knowledge Construction ) tersebut. Melalui penelitian

tindakan kelas, merefleksi diri untuk memahami dan menghayati nilai

pendidikan dan pembelajarannya sendiri, dapat bekerja secara kontekstual,
                                                                    3


dan mengerti sejarah tentang pendidikan dan persekolahannya, demikian

Stephen Kemmis dan Robbin Mc Taggart ( dalam Aswandi, 2006 ).


       Terkait hal di atas, maka Penelitian Tindakan Kelas ( PTK ) memiliki

potensi yang cukup besar dalam meningkatkan kualitas pembelajaran ketika

diimplementasikan dengan baik dan benar. Terminologi diimplementasi

dengan baik berarti guru mencoba dengan sadaruntuk mengembangkan

kemampuan dalam mendeteksi dan memecahkan masalah – masalah

pendidikan dan pembelajaran di kelas melalui refleksi dan tindakan

bermakna     yang   diperhitungkan     dapat   memecahkan       masalah   atau

memperbaiki     situasi   dan   kemudian       secara      cermat   mengamati

pelaksanaannya        untuk     mengukur         tingkat      keberhasilannya.

Diimplementasikan dengan benar berarti sesuai dengan kaidah – kaidah

penelitian tindak kelas


       Sesungguhnya apabila guru merasa atau beranggapan bahwa proses

pembelajaran dalam kelas tidak bermasalah, maka PTK tidak perlu

dilakukan. Namun ada guru yang tidakobyektif dalam menilai diri sendiri,

mereka telah terjebak dalam kekeliruan rutinitas tahunan yang tidak disadari.

Jika guru pada satu titik fase telah menyadari adanya masalah/problem

dalam proses belajar mengajar, maka pada saat yang sama harus lahir

kesadaran untuk mencari akar persoalannya untuk dipecahkan secara

professional. Upaya atas kesadaran untuk memecahkan problem dalam

proses pembelajaran itulah yang menjadi justifikasi akademik untuk

melakukan penelitian tindakan kelas.
                                                             4


          Guru mengemban tugas yang berat untuk tercapainya tujuan

pendidikan nasional yaitu meningkatkan kualitas manusia Indonesia,

manusia seutuhnya yang beriman dan bertakwa terhadap Tuhan Yang Maha

Esa, berbudi pekerti luhur, berkepribadian, berdisiplin, bekerja keras,

tangguh, bertanggung jawab, mandiri, cerdas dan terampil serta sehat

jasmani dan rohani, juga harus mampu menumbuhkan dan memperdalam

rasa cinta terhadap tanah air, mempertebal semangat kebangsaan dan rasa

kesetiakawanan sosial. Sejalan dengan itu pendidikan nasional akan mampu

mewujudkan manusia-manusia pembangunan dan membangun dirinya

sendiri serta bertanggung jawab atas pembangunan bangsa. Depdikbud

(1999).


      Berhasilnya tujuan pembelajaran ditentukan oleh banyak faktor

diantaranya adalah faktor guru dalam melaksanakan proses belajar

mengajar, karena guru secara langsung dapat mempengaruhi, membina dan

meningkatkan kecerdasan serta keterampilan siswa. Untuk mengatasi

permasalahan di atas dan guna mencapai tujuan pendidikan secara

maksimal, peran guru sangat penting dan diharapkan guru memiliki

cara/model mengajar yang baik dan mampu memilih model pembelajaran

yang tepat dan sesuai dengan konsep-konsep mata pelajaran yang akan

disampaikan.


          Tujuan pendidikan nasional seperti yang terdapat dalam Undang-

undang Nomor 2 tahuan 1989 yaitu mencerdaskan kehidupan bangsa dan

mengembangkan manusia Indonesia yang beriman dan bertakwa terhadap
                                                                 5


Tuhan Yang Maha Esa dan berbudi luhur, memiliki pengetahuan dan

keterampilan, sehat jasmani dan rohani kepribadian yang mantap dan

mandiri serta bertanggung jawab kemasyarakatan bangsa (Departemen

Pendidikan dan Kebudayaan, 1998: 3). Tujuan pendidikan nasional ini sangat

luas dan bersifat umum sehingga perlu dijabarkan dalam Tujuan Institusional

yang disesuaikan dengan jenis dan tingkatan sekolah yang kemudian

dijabarkan lagi menjadi tujuan kurikuler yang merupakan tujuan kurikulum

sekolah yang diperinci menurut bidang studi/mata pelajaran atau kelompok

mata pelajaran (Purwanto, 1988 :2). Tujuan instruksional dijabarkan menjadi

Tujuan Pembelajaran Umum dan kemudian dijabarkan lagi menjadi tesis.


       Dalam mencapai Tujuan Pembelajaran Khusus pada mata pelajaran

Akuntansi   di Sekolah Menengah Atas, khususnya di kelas XI Akuntansi

masih banyak mengalami kesulitan. Hal ini terlihat dari masih rendahnya nilai

mata pelajaran Akuntansi      dibandingkan dengan nilai beberapa mata

pelajaran lainnya, mata pelajaran Akuntansi peringkat nilainya menempati

urutan paling bawah dari mata pelajaran yang lainnya, bertitik tolak dari hal

tersebut di atas perlu pemikiran-pemikiran dan tindakan-tindakan yang harus

dilalukan agar siswa dalam mempelajari konsep-konsep Akuntansi          tidak

mengalami kesulitan, sehingga tujuan pembelajaran khusus yang dibuat oleh

guru mata pelajaran Akuntansi     dapat tercapai dengan baik dan hasilnya

dapat memuaskan semua pihak. Oleh sebab itu penggunaan metode

pembelajaran dirasa sangat penting untuk membantu siswa dalam

memahami konsep-konsep Akuntansi .
                                                                    6

           Metode pembelajaran jenisnya beragam yang masing-masing

   memiliki kelebihan dan kelemahan, maka pemilihan metode yang sesuai

   dengan topik atau pokok bahasan yang akan diajarkan harus betul-betul

   dipikirkan oleh guru yang akan menyampaikan materi pelajaran.

           Sedangkan penggunaan metode eksperimen             diharapkan dapat

   meningkatkan aktivitas siswa dalam proses belajar mengajar sehingga dalam

   proses belajar mengajar itu aktivitasnya tidak hanya didominasi oleh guru,

   dengan demikian siswa akan terlibat secara fisik, emosional dan intelektual

   yang pada gilirannya diharapkan konsep perubahan benda yang diajarkan

   oleh guru dapat dipahami oleh siswa. Berdasarkan uraian dari latar belakang

   tersebut di atas maka dalam tesis ini memilih judul “Strategi Belajar Mengajar

   Dengan Menerapkan Metode Eksperimen Untuk Meningkatkan Prestasi

   Belajar Siswa Akuntansi Pada Siswa Kelas XI Akuntansi Tahun Pelajaran

   2011/2012


B. Rumusan Masalah


      Berdasarkan latar belakang di atas, maka dapat dirumuskan suatu

   masalah sebagai berikut:


   1. Bagaimanakah peningkatan prestasi belajar mata pelajaran Akuntansi

      dengan diterapkannya metode eksperimen ?

   2. Bagaimanakah pengaruh metode eksperimen terhadap motivasi belajar

      siswa?

C. Tujuan Penelitian


        Sesuai dengan permasalah diatas, penelitian ini bertujuan untuk :
                                                               7


   1. Mengetahui peningkatan prestasi belajar mata pelajaran Akuntansi

      setelah diterapkannya strategi pembelajaran eksperimen pada siswa

      kelas XI Akuntansi tahun pelajaran 2011/2012


  2. Mengetahui pengaruh motivasi belajar mata pelajaran Akutansi setelah

     diterapkan strategi pembelajaran   eksperimen    pada siswa kelas XI

     Akuntansi tahun pelajaran 2011/2012


  3. Menyempurnakan pelaksanaan pembelajaran mata pelajaran Akuntansi

     dalam meningkatkan prestasi belajar pada kelas   XI Akuntansi   tahun

     pelajaran 2011/2012


D. Kegunaan Penelitian


       Adapun maksud penulis mengadakan penelitian ini diharapkan dapat

  berguna sebagai


  1. Menambah pengetahuan dan wawasan penulis tentang        peranan guru

     mata pelajaran Akuntansi dalam meningkatkan pemahaman siswa belajar

     mata pelajaran Akuntansi


  2. Sumbangan pemikiran bagi guru mata pelajaran Akuntansi dalam mengajar

     dan meningkatkan pemahaman siswa belajar mata pelajaran Akukntansi.


  3. Sebagai bahan pertimbangan dalam menentukan metode pembelajaran

     yang dapat memberikan manfaat bagi siswa.


  4. Sebagai penentu kebijakan dalam upaya meningkatkan prestasi belajar

     siswa khususnya pada mata pelajaran akuntansi.
                                                                       8


  5. Menerapkan metode         yang tepat sesuai dengan materi pelajaran mata

        pelajaran Akuntansi.


E. Asumsi Penelitian


     Berikut adalah asumsi yang digunakan dalam penelitian ini:


   1. Siswa mendapat perlakuan yang sama selama proses belajar mengajar

   2.     Jawaban dan alasan yang diberikan siswa pada saat mengerjakan tes

    menunjukkan kemampuan siswa terhadap penugasan materi

F. Definisi Veriabel


         Agar tidak terjadi salah persepsi terhadap judul penelitian ini maka perlu

   didefinisikan hal-hal sebagai ber:ikut

  1. Strategi pembelajaran Eksperimen adalah:

        Strategi pembelajaran yang menekankan kepada suatu percobaan

        tentang sesuatu hal, mengamati prosesnya serta menuliskan hasil

        percobaannya, kemudian hasil pengamatan itu disampaikan ke kelas

        dan dievaulasi oleh guru.

  2. Motivasi belajar adalah

        Suatu proses untuk menggiatkan motif-motif menjadi perbuatan atau

        tingkah laku untuk memenuhi kebutuhan dan mencapai tujuan atau

        keadaan dan kesiapan dalam diri individu yang mendorong tingkah

        lakunya untuk berbuat sesuatu dalam mencapi tujuan tertentu.

  3 Prestasi belajar adalah
                                                            9

    Hasil belajar yang dinyatakan dalam bentuk nilai atau dalam bentuk

    skor, setelah siswa mengikuti pelajaran.

G. Batasan Masalah

  1. Penelitian ini hanya dikenakan pada siswa kelas XI Akuntansi tahun

    pelajaran 2011/2012

  2. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan september semester ganjil

    tahun pelajaran 2011/2012

  3. Materi yang disampaikan adalah pokok bahasan memahami

    Mengelola administrasi gudang.
                                BAB II

                          KAJIAN PUSTAKA

A. Pengertian Akuntansi

       Akuntansi adalah suatu system informasi yang mengidentifikasi,

  mencatat dan mengomunikasikan kejadian ekonomi dari suatu

  organisasi kepada pihak yang berkepentingan (Wegandt et. al.2000:4)

  Dari pengertian di atas terkandung kegiatan utama akuntansi, yaitu:

  1. Mengidentifikasi kejadian ekonomi berkaitan       dengan aktivitas

    ekonomi yang relevan dari suatu organisasi tertentu. Pembayaran

    utang, pembayaran pembelian tunai, penjualan kredit adalah contoh

    dari kejadian ekonomi tersebut.

  2. Mencatat secara histories aktivitas keuangan organisasi. Pencatatan

    dilakukan secara sistematis, berurutan sesuai kronologis kejadian

    dan harus dapat diukur dalam satuan moneter. Dalam proses

    pencatatan ini, kejadian ekonomi kemudian diklasifikasikan dan

    diringkas.

  3. mengomunikasikan     kejadian      ekonomi   kepada    pihak   yang

    berkepentingan dalam bentuk laporan keuangan           yang memuat

    informasi keuangan organiosasi yang dapat dijadikan dasar dalam

    mengambil keputusan.

       Elemen vitas dalam mengomunikasikan kejadian ekonomi adalah

    kemampuan akkuntan dalam menganalisis dan menginterpretasi

                                   10
                                                                  11

     informasi yang dilaporkan. Analisis melibatkan penggunaan rasio,

     persentasi, grafik dan diagram unutk memberikan gambaran pokok

     masalah keuangan secara signifikan dengan melihat trend an

     hubungannya. Interpretasi berkaitan dengan penjelasan manfaat,

     maksu, dan batas waktu data yang dilaporkan.

B. Pemakai Informasi Akuntansi

        Oleh karena kegiatan akuntansi tersebut adalah mengomunikasikan

  kejadian ekonomi suatu organisasi, maka akuntansi sering disebut sebagai

  “Business Language”. Kebutuhan informasi keuangan tergantung kepada

  keputusan apa yang hendak diambil oleh penggunannya. Karena itu akuntansi

  haruslah     mempertimbangkan       kebutuhan   informasi   keuangan     dari

  penggunaanya. Pengguna informasi akuntansi dibagi ke dalam dua kelompok

  sebagai berikut:


  1. Pemakai Intern (Internal User)


             Yang dimaksud dengan pemakai (pihak) intern adalah pihak yang

     melakukan       perencana   (planning),   pengorganisasian   (organizing),

     pengarahan (actuating), dan pengendalian (conrolling) organisasi, seperti

     manajer pemasaran, kepala bagian produksi dan direktur keuangan. Dalam

     menjalankan aktivitas bisnis tersebut, manajer harus dihadapkan kepada

     banyak persoalan yang harus diselesaikan, seperti (a) apakah tersedia

     dana yang cukup untuk membayar kewajiban perusahaan; (b) berapa biaya

     per unit produksi; (b) apakah mungkin perusahaan memberikan bonus
                                                                 12


  kepada karyawan untuk meningkatkan kinerjanya; dan (d) produk mana

  yang lebih menguntungkan (profitable)


        Untuk    menjawab     berbagai    persoalan      tersebut,    manajar

  membutuhkan informasi yang rinci dan berkualitas . informasi berkualitas

  dicirikan dengan (a) akutat; (b) lengkap (c) relevan dan (d) tepat waktu.

  Oleh karena nya untuk kebutuhan internal            perusahaan, akuntansi

  menyediakan pula laporan internal (internal report), seperti prediksi

  kebutuhan kas tahun depan, anggaran penjualan, perbandingan dari

  beberapa alternative kebijakan yang dapat diambil. Selanjutnya, bagi

  manajer informasi yang lebih ringkas disajikan dalam laporan keuangan

  (financial statements)


2. Pemakai Ekstern (External User)


        Yang dimaksud dengan pihak ekstern adalah pihak-pihak yang

  berkepentingan dengan suatu usaha atau perusahaan, tetapi merupakan

  pihak luar perusahaan contohnya, bank sebagai pemberi kredit (pinjaman).

  Jadi, bank perlu memastikan apakah debiternya (perusahaan) yang

  diberikan fasilitas kredit ini dapat melunasi seluruh pinjaman pada waktu

  yang telah ditetapkan, sehingga bank terhindar dari permasalahan kredit

  macet. Bagaimana pihak bank mendapatkan data atau informasi yang

  berhubungan dengan perusahaan sebagai debitornya? Bank memperoleh

  data dan informasi berdasarkan catatan akuntansi yang dibuat berupa

  laporan keuangan dari perusahaan yang memperoleh kredit tadi. Badan-

  badan pemerintah juga sangat berkepentingan dengan informasi keuangan
                                                                13


perusahaan untuk tujuan-tujuan pajak dan deregulasi lainnya. Kantor pajak

berkepentingan terhadap           informasi akuntansi perusahaan untuk

memeriksa kebenaran kewajiban pajak yang telah dilaporkan. Pegawai dan

serikat pekerja juga membutuhkan informasi tentang stabilita dan

profiKtabilitas dari perusahaan yang mempekerjakannya.


  Struktur keilmuan akuntansi dimulai dari konsep dasar yang digunakan.

Konsep dasar dimaksud kan sebagai konsep yang dianut dalam praktek

akuntansi tertentu. Konsep dasar pada umumnya merupakan abstraksi

atau   konseptualisasi   karakteristik   lingkungan   tempat   atau   wilayah

diterapkannya pelaporan keuangan . Berbagai sumber atau penulis

mengajukan sehimpunan atau seperangkat konsep dasar yang isinya

berbeda – beda .


  Setiap konsep untuk menyusun laporan keuangan perusahaan secara

Komprehensif maupun parsial, dan mampu menggunakan berbagai

alat.untuk menganalisis data keuangan sehingga dapat merancang

pembelajaran akuntansi dan menguasai struktur keilmuan dan materi

bidang akuntansi dalam konteks kurikulum sekolah sehingga diharapkan

dapat menganalisis kompetensi untuk merumuskan tujuan dan indicator

pembelajaran akuntansi, menganalisis kurikulum untuk menentukan materi

berdasarkan tujuan pembelajaran akuntansi, mengidentifikasi factor –

factor yang dapat meningkatkan motivasi siswa dan menyusun langkah –

langkah   untuk memotifasi siswa belajar akuntansi, menentukan metode

dan langkah – langkah pembelajaran kontekstual, teknik, bentuk, dan
                                                                 14


  instrument penilaian proses dan hasil belajar, serta mampu menganlisis

  informasi tingkat ketuntasan belajar untuk merancang program remedy

  atau pengayaan ( Enrichment ) dalam bidang akuntansi.


B. Metode Eksperimen


        Strategi pembelajaran Eksperimen atau heuritik, pengajaran yang

   mengharuskan pengolahan oleh peserta didik sendiri. Dalam

   strategipengajaran eksperimen meliputi dua sub strategi yaitu Discovery (

   Penemuan ) dan inquiry ( Penyilidikan )

      Penemuan, yaitu para peserta didik diharuskan menemukan prinsip

  atau hubungan yang sebelumnya tidak diketahuinya yang merupakan

  akibat dari pengalaman belajarnya yang telah “ diatur” secara cermat dan

  seksama oleh guru


        Penyilidikan, yaitu peserta didik sebagai subjek di samping sebagai

  objek pengajaran ( belajar ). Mereka dilepas bebas untuk menemukan

  sesuatu melalui proses “ asimilasi “ yaitu “memasukkan “hasil pengamatan

  ke dalam struktur kognitif peserta didik yang telah ada dan proses “

  akomodasi “ yakni mengadakan perubahan – perubahan atau “

  penyesuaian” dalam struktur kognitif yang lama hingga cocok/tepat dan

  sesuai dengan penomena


       Karena kemajuan teknologi dan ilmu pengertahuan, maka segala

sesuatu memerlukan eksperimentasi. Begitu juga dalam cara mengajar guru

di kelas digunakan teknik eksperimen. Yang dimaksud adalah salah satu cara
                                                                15


mengajr, di mana siswa melakukan suatu percobaan tentang sesuatu hal,

mengamati prosesnya serta menuliskan hasil percobaannya, kemudian hasil

pengamatan itu disampaikan ke kelas dan dievaulasi oleh guru.


       GAMBAR PEMBELAJARAN INQUIRY/DISCOVERY

                       Guru Memilih Tingksh
                          Laku (Tujuan)

                      Guru bertanya yang dapat
                       memancing pendapat
                            peserta didik


                      Peserta Didik mengajukan
                            hipotesis untuk
                     dikaji/dipelajari lebih lanjut



  Individu/kelompok peserta                 Peserta didik tidak
   didik menjelajahi b=data                 mencari informasi
    informasi untuk menguji
                                          untuk menguji hipotesis
           hipotesis


   Peserta didik menarik                   Guru mendorong peserta
        kesimpulan                              didik mencari
                                               data\/informasi


                                                 Peserta didik
                                                mengidentifikasi
         INQUIRY                               jawaban/menarik
                                                  kesimpulan
                                                                 16


       Prinsip pendekatan eksperimen oleh Ruyan (1993) adalah : (1)

aktivitas peserta didik menjadi focus   perhatina utama dalam belajar, (2)

berpikir logis adalah yang paling utama dalam melakuikan sesuatu, (3)

proses mengetahui dari sesuatu yang sudah diketahui menuju kepada yang

belum diketahui dalah jalan pelajaran yang paling rasional dalam pelajaran di

sekolahm (4) pengalaman yang penuh tujuan adalah tonggak dari usaha

pembelajaran peserta didik ke arah belajar berkualitas, bekerja dan

berusaha, (5) perkembangan mental sesorang berlangsung selama ia

berpikir dan belajar mandiri. Dengan prinsip ini, menunjukkan bahwa strategi

eksperimen dapat mendorong peserta didik bersikap berani untuk berpikir

ilmiah dan mengembangkan berpikir mandiri.

       Dalam kegiatan belajar mengajar, dengan kadar CBSA yang tinggi

dan keberhasilan pencapaian, tujuan pengajaran secara manusiawi, melalui

operasionalisasi fungsi dan peranannya sebagai guru inquiry, di mana guru

berperan sebagai :

       1. Motivator

       2. Dinamisator, pemberi kejelasan (clarity)

       3. Pendorong semangat (probling

       4. Penanya yang terarah

       5. Fasilitator yang fungsional

       6. Pemberi hadiah (reward/reinforments)

       7. Manager kelas/kelompok

       8. Pengarah (director)

       9. Pengambil keputusan, penilai (evaluator)
                                                                 17


            Peranan-peranan tadi dijalankan baik oleh peserta didik secara

individual, kelompok maupun klasik serta di dalam maupun di luar

kelas.sekolah sepanjang peserta didik dalam proses interaksi belajar. Dan

peranan ini, akan lebih mantap serta berhasil bila guru mampu memantapkan

didirnya seperti bandul jam yang berajun antara dua kutub yang berbeda

karakterisitiknya. Kapan bandul ini berayun ke kiri atau ke kanan antara lain

ditentukan oleh keadaan peserta didik itu sendiri, keadaan kepatutannya.

       Penggunaan teknik ini mempunyai tujuan agar siswa mamapu

mencari dan menemukan sendiri berbagai jawaban atas persoalan-persoalan

yang dihadapinya dengan mengadakan percobaan sendiri. Juga siswa dapat

terlatih dalam cra berpikir yang ilmiah (scientific thinking). Dengan

eksperimen siswa menemukan bukti keberanaran dari teori sesuatu yang

sedang dipelajarinya.


       Agar penggunaan teknik eksperimen itu efisien dan efektif, perlu

pelaksana memperhatikan hal-hal sebagai berikut:


1. Dalam eksperimen setiap siswa harus mengadakan percobaan, maka

   jumlah alat dan bahan atau materi percobaan harus cukup bagi tiap

   siswa.

2. Agar eksperimen itu tidak gagal dan siswa menemukan bukti yang

   meyakinkan, atau mungkin hasilnya tidak membahayakan, maka kondisi

   alat dan mutu bahan percobaan yang digunakan harus baik dan bersih.

3. Kemudian dalam eksperimen siswa perlu teliti dan konsetrasi dalam

   mengamati proses percobaan, maka perlu adanya waktu yang cukup
                                                                      18


       lama, sehingga mereka menemukan pembuktian kebenaran dari teori

       yang dipelajari itu.

   4. Siswa dalam eksperimen adalah sedang belajar dan berlatih, maka perlu

       diberi petunjuk yang jelas, sebab mereka disamping memeproleh

   5. pengetahuan, pengalaman serta keterampilan, juga kematangan jiwa dan

       sikap perlu diperhitungkan oleh guru dalam memilih obyek eksperimen itu

masalah yang mengenai kejiwaan, beberapa segi kehidupan Perlu dimengerti

juga bahwa tidak semua masalah bisa dieksperimenkan, seperti sosial dan

keyakina manusia. Kemungkinan lain karena sangat terbatasnya suatu alat,

sehingga masalah itu tidak bisa diadakan percobaan karena alatnya belum ada.


D PENGERTIAN PENELITIAN TINDAKAN KELAS ( PTK )


        Penelitian tindakan kelas adalah sebagai suatu pencermatan terhadap

kegiatan belajar berupa sebuah tindakan, yang sengaja dimunculkan dan terjadi

dalam sebuah kelas secara bersama. Oleh karena itu penelitian tindakan yang

dilakukan oleh guru ditujukan untuk meningkatkan situasi pembelajaran yang

menjadi tanggung jawabnya (Arikunto dkk 2006 )


        Penelitian tindakan kelas intervensi praktik dunia nyata yang ditujukan

untuk meningkatkan situasi praktis. Karena itu penelitian tindakan kelas yang

dilakukan oleh ditujuhkan untuk meningkatkan situasi pembelajaran yang

menjadi tanggung jawabnya dan Ia disebut “Penelitian tindakan kelas “ atau PTK

(Burns 1999, Kemmis & Mc Taggrt 1982, Reason & Bradbury 2001, Madya 2007)
                                                                    19


        Sehubungan dengan itu , maka pertanyaan yang muncul adalah “

Kapan seorang guru secara tepat dapat melakukan PTK ? “ Jawabnya : Ketika

guru ingin meningkatkan kualitas pembelajaran yang menjadi tanggung jawabnya

dan sekaligus ia ingin melibatkan peserta didiknya dalam proses pembelajaran.

Karena itu dapat dikatakan bahwa tujuan utama PTK adalah untuk mengubah

perilaku pengajaran guru, perilaku siswa di kelas , dan mengubah kerangka

pelaksanaan pembelajaran di kelas oleh guru ( Madya, 2006 )


Prinsip dan Karakteristik PTK


Hopkins ( Dalam Aqib, 2007 ) mengemukakan ada enam perisip yang harus

diperhatikan dalam PTK, yakni : ( 1 ) Metode PTK yang diterapkan seyogyanya

tidak mengganggu komitmen sebagai pengajar;       ( 2 ) Metode pengumpulan

data yang digunakan tidak menuntut waktu yang berlebihan karena justru

dilakukan dalam proses pembelajaran yang alami di kelas sesuai denga jadwal ;

( 3 ) Metodologi yang digunakan harus reliable ; ( 4 ) Masalah program yang

diusahakan atau diperhatikan adalah masalah yang merisaukan , dan didasarkan

pada tanggung jawab profesional ; ( 5 ) Dalam menyelenggarakan PTK, guru

harus selalu bersikap konsisten dan memiliki kepedulian tinggi terhadap proses

dan prosedur yang berkaitan dengan pekerjaannya; ( 6 ) PTK tidak dilakukan

sebatas dalam konteks kelas atau mata pelajaran tertentu melainkan dengan

perspektif misi sekolah secara keseluruhan. Selain itu Arikunto ( 2007 ) , ada

Empat Prinsip PTK antara lain : ( 1 ) Kegiatan nyata dalam situasi rutin; ( 2 )

Adanya kesadaran diri untuk memperbaiki kinerja; ( 3 ) SWOT ( Strenght –

Weaknesses – Opportunity – Threat ) sebagai dasar berpijak ( 4 ) Upaya empiris
                                                                        20


dan sistematis dan ( 5 ) Mengikutiprinsip SMAT ( Sfecific – Managable –

Acceptable – Realistic – Time bound ) dalam perencanaan.


  1.    Tujuan dan Manfaat PTK


        Tujuan PTK menurut Iskandar ( 2009 ) antara lain : (1 ) Menperbaiki dan

       meningkat kan mutu isi , proses, serta hasil pendidikan dan pembelajaran

       di kelas dan di sekolah      ( 2 ) Menbantu guru dan pendidik lainmya

       mengatasi masalah pembelajaran dan pendidikan di dalam dan di luar

       kelas. ( 3 ) Mencari jawaban secara ilmiah ( Rasional , Sistimatis , Empiris

       ) mengapa dan bagaimana masalah pembelajaran dapat dipecahkan

       melalui tindakan ; ( 4 ) Meningkatkan sikap profesional sebagai pendidik

       menumbuhkakembangkan budaya akademik di lingkungan sekolah

       sehingga tercipta sikap proaktif di dalam melakukan perbaikan mutu

       pendidikan dan pembelajaran secara berkelanjutan.


        Sehubungan dengan hal tersebut, maka manfaat yang diperoleh jika guru

       mau dan mampu melaksanakan penelitian tindakan kelas , antara lain : ( 1

       ) Inovasi pembelajaran ; (2 ) Pengembangan kurikulum di tingkat sekolah

       dan di tingkat kelas dan ( 3 ) Peningkat profesionalisme guru ( Aqib ,

       2007).


        Sejalan dengan itu, Rustam dan Mundilarto ( 2004 ) mengemukakan

       manfaat PTK bagi guru Yaitu : (1 ) Membantu guru memperbaiki mutu

       pembelajaran , ( 2 ) Meningkatkan profesionalitas guru ; ( 3 )
                                                                        21


      Meningkatkan rasa percaya diri guru ; ( 4 ) Memungkinkan guru secara

      aktif mengembangkan pengetahuan dan keterampilannya.


           Bila   siswa   akan   melaksanakan      suatu   eksperimen        perlu

    memperhatikan prosedur sebagai berikut:


    1. Perlu dijelaskan kepada siswa tentang tujuan eksperimen, mereka harus

       memahami masalah yang akan dibuktikan melalui eksperimen.

    2. Kepada siswa perlu diterangkan pula tentang:

-    Alat-alat serta bahan-bahan yang akan digunakan dalma percobaan.

-    Agar tidak mengalami kegagalan siswa perlu mengetahui variable-variabel

     yang harus dikontrol dengan ketat.

-    Urutan yang akan ditempuh sewaktu eksperimen berlangsung.

-    Seluruh proses atau hal-hal yang penting saja yang akan dicatat.

-    Perlu menetapkan bentuk catatan atau laporan berupa uraian, perhitungan,

     grafik dan sebagainya.

    3. Selama eksperimen berlangsung, guru harus mengawasi pekerjaan

       siswa. Bila perlu memberi saran atau pertanyaan yang menunjang

       kesempurnaan jalannya eksperimen.

    4. Setelah eksperimen selesai guru harus mengumpulkan hasil penelitian

       siswa, mendiskusikan ke kelas, dan mengavaluasi dengan tes atau

       sekedar Tanya jawab.

    Teknik eksperimen kerap kali digunkan karena memiliki keunggulan ialah:


    1. Dengan eksperimen siswa berlatih menggunanakan metode ilmiah dalam

       menghadapi segala masalah, sehingga tidak mudah percayha apdda
                                                                22


   sesuatu yang belum pasti kebenarannya, dan tidak mudah percaya pula

   kata orang, sebelum ia membuktikan kebenarannya.

2. Mereka lebih aktif berpikir dan berbuat, hal mana itu sangat dikehendaki

   oleh kegiatan mengajar belajar yang modern, di mana siswa lebih banyak

   aktif belajar sendiri dengan bimbingan guru.

3. Siswa dalam melaksanakan proses sendiri kebenaran sesuatu teori,

   sehigga akan mengubah sikap mereka yang tahayul, ialah peristiwa-

   peristiwa yang tidak masuk akal.

   Tujuan penulisan berangkat dari rumusan masalah yang ada. Biasanya

   sejumlah tujuan penel;itian ( Penulisan ) harus sesuai denga sejumlah

   rumusan masalah.

   Rumusan masalah melahirkan konsekuensi ilmih terutama terhadap

   maksud dan tuijuan penulisan, kegunaan, kerangkapikir dan metode

   penelitian .Dalam rumusan masalah ini harus dirumuskan denga tegas

   dan jelas batasnya,atau dirumuskan dalam kalimat yang spesifikasi .

   (Poin – poin dalam rumusan masalah inilah yang harus diuraikan dalam

   pokok bahasan – sub pokok bahasan dalam suatu kajian )
                                          III


                            METODOLOGI PENELITIAN


      Menurut Oja Smuljan (dalam Titik Sugiarti, 1997:8)           mengelompokkan

penelitian tindakan menjadi empat macam, yaitu (a) guru sebagai peneliti, (b)

penelitian tindakan kolaboratif, (c) simultan teritegratif dan (d) administrasi social

eksperimental.

    Dalam penelitian tindakan ini menggunakan bentuk guru sebagai peneliti,

penanggung jawab penuh penelitian tindakan adalah praktisi (guru). Tujuan

utama dari penelitian tindakan ini adalah meningkatkan hasil pembelajaran di

kelas di mana guru secara penuh terlibat dalam                 penelitian mulai dari

perencanaan, tindakan, pengamatan dan refleksi.

      Penelitian ini merupakan penelitian tindakan (action research), karena

penelitian dilakukan untuk       memecahkan masalah pembelajaran di kelas.

Penelitian ini juga termasuk penelitian deskriptif, sebab menggambarkan

bagaimana suatu teknik pembelajran diterapkan dan bagaimana hasil yang

diinginkan dapat dicapai.

      Menurut Oja dan Smuljan (dalam Titik Sugiarti, 1997:8) mengelompokkan

penelitian tindakan menjadi empat macam, yaitu (a) guru sebagai peneliti, (b)

penelitian tindakan kolaboratif, (c) stimulus terintegratif dan (d) administrasi social

eksperimental.


      Dalam penelitian ini menggunakan bentuk guru sebagai peneliti,

dimana guru angat berperan sekali dalam proses penelitian                    tindakan

kelas. Dalam bentuk in, tujuan utama penelitian tindakan kelas ialah untuk

                                          23
                                                                 24


meningkatkan praktik-praktif pembelajaran di kelas. Dalam kegiatan ini,

guru terlibat langsung secara penuh dalam proses perencanaan, tindakan,

observasi dan refleksi. Kehadiran pihak lain dalam penelitian ini

peranannya tidak dominant dan sangat kecil.

     Penelitian   ini   mengacu   pada    perbaikan   pembelajaran     yang

berkesinambungan. Kemmis dan Taggart (1988:14) menyatakan bahwa

model penelitian tindakan adalah berbentuk spiral. Tahapan penelitian

tindakan pada suatu      siklus meliputi perencanaan atau pelaksanaan

observasi dan refreksi. Siklus ini berlanjut dan akan dihentikan jika sesuai

dengan kebutuhan dan dirasa sudah cukup.

        Sebagaimana ditegaskan dalam UU No. 20 Tahun 2003 tentan

system pendidikan Nasional, pasal 3, pendidikan nasional berfungsi untuk

mencerdaskan kehidupan bangsa, yang merupakan salah satu tujuan

kemerdekaan bangsa Indonesia, seperti dinyatakan pada alinea keempat

pembukaan UUD 1945. Oleh sebab itu, upaya untuk meningkatkan

kualitas pendidikan secara umum dan peningkatan kualitas pembelajaran

secara khusus di kelas merupakan amalan mulia karena memberikan

kontribusi dalam mengisi kemerdekaan yang telah direbut lewat

pengorbanan yang besar dari pejuang bangsa.

        Dalam rangka meningkatkan kualitas pendidikan maka isu

utamanya adalah pembangunan pendidikan dalam segala aspek. Salah

satu isu kursial peningkatan kualitas pendidikan adalah efektivitas
                                                                      25


pembelajaran oleh guru professional.Guru sebagai pendidik professional

dengan tugas utama mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan,

melatih,     menilai   dan   mengevaluasi     peserta     didik   membutuhkan

peningkatan professional secara berkesinambungan dan terus menerus

            Di era kurikulum yang senantiasa mengalami pengeseran atau

perubahan       ini    penyelenggaraan   pendidikan       dan     pembelajaran

membutuhkan guru yang juga berfungsi sebagai peneliti              secara most

powerfull, yakni guru yang mampu melaksanakan tugas dan mengadopsi

strategi baru. Jika guru diinginkan mengadopsi sesuatu yang baru, maka

harus diberi waktu untuk merefleksi teori tentang bagaimana peserta didik

belajar atau menperoleh informasi.

           Profesionalsasi guru dari sejak awal harus dikemas dalam rangka

pembentukan       ilmu   pengetahuan,    dimana    meneliti,      menulis,   dan

pertemuan ilmiah adalah tiga serangkai kegiatan yang memberikan

kemampuan pembentukan pengetahuan ( Knowledge construction )

tersebut. Melalui penelitian tindakan kelas, seorang guru memperoleh

pemahaman tentang apa yang harus dilakukan, merefleksi diri untuk

memahami         dan     mengerti   sejarah     tentang      pendidikan      dan

persekolahannya demikian Stephen Kemmis dan Robbin Mc Taggart (

Aswandi 2006 )

           Terkait hal ini di atas maka Penelitian Tindakan Kelas ( PTK )

memiliki potensi yang cukup besar dalam meningkatkan kualitas
                                                               26


pembelajaran    ketika   diimplementasikan   dengan    baik   dan   benar.

Terminologi diimplementasi dengan baik berarti guru mencoba dengan

sadar untuk mengembangkan kemampuan dalam mendeteksi dan

memecahkan masalah – masalah p3endidikan dan pembelajaran di kelas

melalui refleksi dan tindakan bermakna yang diperhitungkan dapat

memecahkan masalah atau memperbaiki situasi dan kemudian secara

cermat    mengamati      pelaksanaannya      untuk    mengukur      tingkat

keberhasilannya . Diimplemmentasikan dengan benar berarti sesuai

dengan kaidah – kaidah penelitan tindakan kelas.

      Sesungguhnya apabilah guru merasa atau beranggapan bahwa

proses pembelajaran dalam kelas tidak bermasalah,Maka PTK tidak perlu

dilakukan Namun ada guru yang tidak obyektif dalam menilai diri sendiri

disadari. Jika guru pada satu titik fase telah menyadari adanya maslah/

problem dalam proses belajar mengajar, maka pada saat yang sama

harus lahir kesadaran untuk mencari akar persoalannya untuk di

pecahkan secara professional. Upaya atas kesadaran untuk memecahkan

problem dalam proses pembelajaran itulah yang menjadi justifikasi

akademik untuk melakukan penelitian tindakan kelas.

      Pada prisipnya, aktivitas penelitian telah banyak dilakukan. Namun

sayangnya berbagai kegiatan penelitian tersebut kurang dirasakan

dampaknya bagi peningkatan mutu pembelajaran. Menurut Raka Jonidkk

( 1998 ) Penyebabnya ada dua hal, yakni:
                                                            27


1.     Penelitian bidangpendidikan umumnya dilakukan oleh pakar

     atau peneliti, baik yang bekerja di berbagai perguruan tinggi,

     terbagai lembaga masuk LPTK maupun di berbagai lembaga

     penelitian. Meskipun penelitian olehpakar yang sering dilakukan di

     sekolah dan mungkin juga di kelas , namun penelitian semacam ini

     kurang melibatkan guru dalam proses penelitian, implementasi

     hasil dan pembentukan ilmu pengetahuan.

2.     Penyebarluasan ( dissemination ) hasil penelitian melalui

     publikasi ilmiah ke kalangan guru di lapangan memakan waktu

     yang relative lama bahkan sangat panjang, dan juga disebabkan

     karena kurangnya kesempatan guru mengakses hasil program

     penelitian dan pengembangan memakam waktu yang jauh lebih

     panjang

      Berdasarkan kenyataan tersebut, berikut ini akan dibicarakan

secara lebih komprehensip hal – hal yang berkaitan dengan penelitian

tindakan kelas ( PTK ). Kalau anda pernah mempelajarinya,

pembicaraan     ini   berfungsi   untuk   menyegarkan   kembali   atau

memperkaya apa yang telah dikenal, dipahami, dan akhirnya

dilaksanakan, dengan tujuan untuk meningkatkan keberhasilan dalam

mendidik, mengajar, dan melatih siswa – siswa yang memberikan

sumbangan yang signifikan pada peningkatan kualitas pendidikan

nasional.
                                                             28


A. Tempat, waktu dan Subjek Penelitian

  1. Tempat Penelitian

         Tempat penelitian adalah tempat       yang digunakan dalam

    melakukan penelitian untuk memperoleh      data   yang diinginkan.

    Penelitian ini bertempat di SMK Negeri 4 Makassar tahun pelajaran

    2011/2012

  2. Waktu Penelitian

         Waktu penelitian adalah waktu berlangsungnya penelitian atau

    saat penelitian ini dilangsungkan. Penelitian ini dilaksanakan pada

    bulan September semester ganjil tahun pelajaran 2011/2012

  3. Subyek penelitian

         Subyek penelitian adalah siswa-siswa kelas XI Akuntansi SMK

    Negeri 4 Makassar tahun pelajaran 2011/2012 pada pokok bahasan

    memahami Mengelola administrasi Gudang

B. Rancangan Penelitian

       Menurut pengertiannya penelitian tindakan adalah penelitian

  tentang hal-hal yang terjadi di masyarakat yang bersangkutan

  (Arikunto, Suharsimi 2002:82). Ciri atau karakteristik utama dalam

  penelitian tindakan adalah adanya partisipasi dan kolaborasi antara

  peneliti dengan anggota kelompok sasaran. Penelitian tindakan adalah

  satu strategi pemecahana masalah yang memanfaatkan tindakan nyata

  dalam bentuk proses pengembangan inovatif yang dicoba sambil jalan
                                                          29


dalam mendeteksi dan memecahkan masalah. Dalam prosesnya pihak-

pihak yang terlibat dalam kegiatan tersebut dapat saling mendukung

satu sama lain.

  Sedangkan tujuan penelitian tindakan harus memenuhi beberapa

prinsip sebagai berikut:

1. Permasalahan atau topik yang dipilih harus memenuhi criteria yitu

  benar-benar nyata dan penting, menarik perhatian dan mampu

  ditangani serta dalam jangkauan kewenangan peneliti untuk

  melakukan perubahan.

2. Kegiatan     penelitian, baik interensi maupun pengamatan yang

  dilakukan tidak boleh sampai mengganggu atau menghambat

  kegiatan utama.

3. Jenis intervensi yang dicobakan harus efektif dan efisien artinya

  terpilih dengan tepat sasaran dan tidak memboroskan waktu dana

  dan tenaga.

4. Metodologi yang digunalkan harus jelas, rinci dan terbuka, setiap

  langkah dari tindakana dirumuskan dengan tegas sehingga orang

  yang berminat terhadap penelitian tersebut dapat mengecek setiap

  hipotesis dan pembuktiannya.

5. Kegiatan penelitian diharapkan dapat merupakan proses kegiatan

  yang berkelanjutan (on-going) mengingat bahwa pengembangan dan

  perbaikan terhadap kualitas tindakan memang tidak dapta berhenti
                                                                30


  tetapi   menjadi tantangan sepanjang waktu (Arikunto, Suharsimi,
  1998:82:83)
     Sesuai dengan jenis penelitian yang dipilih         yaitu penelitian

tindkaan, maka penelitian ini menggunakan model penelitian tindakan

dari Kemmis dan Taggart (dalam Arikunto, Suharsimi, 2002:83), yaitu

berbentuk spiral dari siklus yang satu ke siklus yang berikutnya. Setiap

siklus meliputi planning (rencana), action (tindakan), observasi

(pengamatan) dan reflection (refleksi). Langkah pada siklus berikutnya

adalah perencanaan yang sudah direvisi, tindakan, pengamatan dan

refleksi. Sebelum masuk pada siklus I dilakukan tindakan pendahuluan

yang berupa identifikasi perma salahan. Siklus spiral dari tahap-tahap

penelitian tindakan kelas dapat di lihat pada gambar berikut:

                                                                 Putaran 1

                    Refleksi               Rencana
                                        awal/rancangan


                    Tindakan/                                   Putaran 2

                    Observasi
                                         Rencana yang
                     Refleksi
                                            direvisi

                    Tindakan/
                                                                Putaran 3
                    Observasi
                                         Rencana yang
                     Refleksi
                                            direvisi

                    Tindakan/

                    Observasi
                                                                    31

Gambar 3.1 Alur PTK.

Penjelasan alur diatas adalah:

1. Rancangan/rencana         awal,   sebelum          mengadakan       penelitian

  menyusun rumusan masalah, tujuan dan membuat rencana tindakan

  termasuk    di     dalamnya     instrument     penelitian   dan   perangkat

  pembelajaran.

2. Kegiatan dan pengamatan meliputi tindakan yang dilakukan oleh

  peneliti sebagai upaya membangun pemahaman konsep siswa serta

  mengamati        hasil   atau   dampak       dari    diterapkannya     strategi

  pembelajaran eksperimen

3. Refleksi, peneliti mengkaji, melihat dan mempertimbangkan hasil

  atau dampak dari tindakan yang dilakukan berdasarkan lembar

  pengamatan yang diisi oleh pengamat.

4. Rancangan/rencana yang direvisi, berdasarkan hasil refleksi dari

  pengamat membuat rancangan yang direvisi untuk dilaksanakan

  pada siklus berikutnya:

     Observasi dibagi dalam tiga putaran, yaitu putaran 1,2, dan 3

dimana masing-masing putaran dikenai perlakuan yang sama (alur

kegiatan yang sama) dan membahas satu sub pokok bahasan yang

diakhiri dengan tes formatif di akhir masing-masing putaran. Siklus ini

berkelanjutan dan akan dihentikan jika sesuai dengan kebutuhan dan

dirasa sudah cukup.
                                                                  32


C. Alat Pengumpul Data

       Alat pengumpul data dalam penelitian ini adalah tes buatan guru

  yang fungsinya adalah (1) untuk menentukan seberapa baik siswa telah

  menguasai bahan pelajaran yang diberikan dalam waktu tertentu : (2)

  untuk menentukan apakah suatu tujuan telah tercapai dan (3) untuk

  memperoleh suatu nilai (Arikunto, Suharsimi, 1998:149). Sedangkan

  tujuan dari tes adalah untuk mengetahui ketuntasan belajar siswa

  secara   individu   maupun    secara    klasikal.   Disamping   itu   untuk

  mengetahui letak kesalahan-kesalahan yang dilakukan siswa sehingga

  dapat dilihat dimana kelemahan, khususnya pada bagian mana TPK

  yang belum tercapai. Untuk memperkuat data yang di kumpulkan maka

  juga digunakan metode observasi (pengamatan ) yang dilakukan oleh

  teman sejawat untuk mengetahui dan merekam aktivitas guru dan

  siswa dalam proses belajar mengajar.

D. Analisis Data

       Dalam rangka menyusun dan mengelola data yang terkumpul

  sehingga    dapat   menghasilkan       suatu   kesimpulan   yang      dapat

  dipertanggung jawabkan maka digunakan analisis data kuantitatif dan

  pada metode observasi digunakan data kuantitatif. Cara perhitungan

  untuk mengetahui ketuntasan belajar siswa dalam proses belajar

  mengajar sebagai berikut:

  1. Merekapitulasi hasil tes
                                                            33


2. Menghitung jumlah skor yang tercapai dan prosentasenya untuk

  masing-masiong siswa      dengan menggunakan rumus ketuntasan

  belajar seperti yang terdapat dalam buku petunjuk teknis penilaian

  yaitu siswa dikatakan tuntas secara individual jika mendapatkan nilai

  minimal 70, sedangkan secara individual mencapai 85% yang telah

  memcapai daya serap lebih dari sama dengan 65%.

3. Menganalisis hasil observasi yang dilakukan oleh teman sejawat

  pada aktivitas guru dan siswa selama kegiatan belajar mengajar

  berlangsung.
                                  BAB IV

                  HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

A. Hubungan        Strategi   Pembelajaran   Eksperimen          Dengan

  Ketuntasan Belajar

       Suatu pokok bahasan atau sub pokok bahasan dianggap tuntas

  secara klasikal jika siswa yang mendapat nilai 70 lebih dari atau sama

  dengan 85% sedangkan seorang siswa dinyatakan tuntas belajar pada

  pokok bahasan atau sub pokok bahasan tertentu jika mendapat nilai

  minimal 70.

  1. Siklus I

    a. Tahap Perencanaan

                Pada tahap ini peneliti mempersiapkan pembelajaran yang

       terdiri dari rencana pelajaran 1, soal tes formatif 1 dan alat-alat

       pengajaran yang mendukung. Selain itu juga dipersiapkan lembar

       observasi pengelolahan strategi pembelajaran eksperimen        dan

       lembar observasi aktivitas guru dan siswa.

    b. Tahap kegiatan dan Pelaksanaan

                Pelaksanaan kegiatan belajar mengajar untuk siklus I

       dilaksanakan pada bulan september tahun 2011 di kelas XI

       Akuntansi 4 dengan jumlah siswa 29 siswa. Dalam hal ini peneliti

       bertindak sebagai pengajar, sedangkan yang bertindak sebagai

       pengamat adalah seorang guru Akuntansi dan Wali kelas XI


                                    34
                                                                            35


          Akuntansi, adapun proses belajar mengajar mengacu pada

          rencana      pelajaran   yang     telah   dipersiapkan.       Pengamatan

          (observasi) dilaksanakan bersamaan dengan pelaksanaan belajar

          mengajar.

                    Pada akhir proses belajar mengajar siswa diberi tes

             formatif I dengan tujuan untuk mengetahui keberhasln siswa

             dalam proses belajar mengajar yang telah dilakukan. Adapun

             data hasil penelitian pada siklus I adalah sebagai berikut:

Tabel 4.1. Pengelolaan Pembelajaran pada siklus I

                                                                   Penilaian
                                                                                 Rata-
     No   Aspek yang diamati
                                                                                  rata
                                                                   P1    P2

          Pengamatan KBM

          A. Pendahuluan

             1. Memotivasi siswa                                   3    2        2,5

             2. Menyampaikan tujuan pembelajaran                   1    2        1,5

          B. Kegiatan Inti

             1. Mendiskusikan langkah-langkah kegiatan bersama     3    3        3
 I              siswa.
                                                                        3        3
             2. Membimbing siswa melakukan kegiatan                3

             3. Membimbing siswa mendiskusikan hasil kegiatan      3    3        3
                dalam kelompok

             4. Memberikan kesempatan pada siswa untuk             3    3        3
                mempresentasikan hasil kegiatan belajar mengajar

             5. Membimbing         siswa            merumuskan     3    3        3
                kesimpulan/menemukan konsep
                                                                         36



         C. Penutup

            1. Membimbing siswa membuat rangkuman               3    3        3

            2. Memberikan evaluasi                              3    3        3

II       Pengelolaan Waktu                                      2    2        2

III      Antusiasme Kelas

         1. Siswa Antusias                                      3    3        3

         2. Guru Antusias                                       3    3        3

         Jumlah                                                 31   31       31



    Keterangan : Nilai : Kriteria

                               1        : Tidak Baik

                               2        : Kurang Baik

                               3        : Cukup Baik

                               4        : Baik

                Berdasarkan tabel diatas aspek-aspek yang mendapatkan criteria
          kurang    baik    adalah    memotivasi   siswa,   menyampaikan          tujuan
          pembelajaran, pengelolaan waktu. Ketiga           aspek yang mendapat
          penilaian kurang baik di atas, merupakan suatu kelemahan yang terjadi
          pada siklus I. dan akan dijadikan bahan kajian untuk refleksi dan revisi
          yang akan dilakukan pada siklus II

                Hasil observasi berikutnya adalah aktivitas guru dan siswa seperti
          pada tabel berikut

                   Tabel 4.2   Aktivitas Guru Dan Siswa Pada Siklus I

No           No
        Aktivitas guru yang diamati                                  Persentase
1       Menyampaikan tujuan                                          10.00
2       Memotivasi siswa/merumuskan masalah                          10.00
                                                                     37


3    Mengkaitkan dengna pelajaran berikutnya                        6.67
4    Menyampaikan materi/langkah-langkah/strategi                   8.34
5    Menjelaskan materi yang sulit                                 13.33
6    Membimbing dan mengamati siswa dalam menemukan konsep         15.00
7    Meminta siswa menyajikan dan mendiskusikan hasil kegiatan     10.00
8    Memberikan umpan balik                                        18.33
9    Membimbing siswa merangkum pelajaran                           8.34
No   Aktivitas siswa yang diamati
1    Mendengarkan/memperhatikan penjelasan guru                    18,50
2    Membaca buku siswa                                            11.73
3    Bekerja dengan sesama anggota kelompok                        20,69
4    Diskusi antar siswa/antara siswa dengan guru                  13,68
5    Menyajikan hasil pembelajaran                                  6,44
6    Mengajukan/menanggapi pertanyaan/ide                           5.17
7    Menulis yang relevan dengan KBM                                8,57
8    Merangkum pembelajaran                                         6.72
9    Mengerjakan tes evaluasi                                       8,50




            Berdasarkan tabel di atas tampak bahwa aktivitas guru yang
      paling dominant pada siklus I adalah memberi umpan balik dan ,
      membimbing dan mengamati siswa dalam menemukan konsep yaitu
      18,33 dan15,00 %. Aktivitas lain yang persentasenya cukup besar
      menjelaskan materi yang sulit dan menjelaskan materi yang sulit yaitu
      13,33%. Sedangkan aktivitas siswa             yang paling dominant adalah
      Bekerja dengan sesame anggota kelompok yaitu 20,69%. Aktivitas lain
      yang persentasenya cukup besar adalah Mendengar/memperhatikan
      penjelasan guru, diskusi antara siswa/antara siswa denga guru , dan
      membaca buku siswa yaitu masing-masing 18,5%,13,68% dan 11,73%

            Pada siklus I, secara garis besar kegiatan belajar mengajar
      dengan strategi pembelajaran eksperimen sudah dilaksanakan dengan
      baik, walaupun peran guru masih cukup dominant untuk memberikan
                                                                   38

    penjelasan dan arahan karena model tersebut masih dirasakan baru oleh
     siswa.

Berikutnya adalah rekapitulasi hasil tes formatif siswa seperti terlihat pada
     tabel berikut ini:

Tabel 4.3 Rekapitulasi Hasil Tes Formatif Siswa Pada Siklus I

         No    Uraian                                     Hasil Siklus I
         1    Nilai rata-rata tes formatif                      70,17
         2    Jumlah siswa yang tuntas belajar                  23
         3 Pe presentase ketuntasan belajar                     79.31%



     Dari tabel di atas dapat dijelaskan bahwa dengan menerapkan strategi
     pembelajaran eksperimen       diperoleh nilai rata-rata presentasi belajar
     siswa adalah 70,17 dan ketuntasan belajar mencapai 79.31% atau ada
     23 siswa dari 29 siswa sudah tuntas belajar.               Hasl tersebut
     menunjukkan bahwa pada siklus pertama secara klasikal siswa belum
     tuntas belajar, karena siswa yang memperoleh nilai  70 hanya sebesar
     79.31 % lebih kecil dari persentase ketuntasan yang dikehendaki yaitu
     sebesar 85%. Hal ini disebabkan karena siswa masih merasa baru dan
     belum mengerti apa yang dimaksud dan digunakan guru dengan
     menerapkan strategi pembelajran eksperimen

  C. Refleksi

           Dalam pelaksanaan kegiatan belajar mengajar diperoleh informasi

     dari hasil pengamatan sebagai berikut:

     1) Guru perlu lebih terampil dalam memotivasi siswa dan lebih jelas

        dalam menyampaikan tujuan pembelajaran. Di mana siswa diajak

        untuk terlibat langsung dalam setiap kegiatan yang akan dilakukan.
                                                                       39


      2) Guru      perlu     mendistribusikan   waktu   secara   baik       dengan

         menambahkan informasi-informasi yang dirasa perlu dan memberi

         catatan

      3) Guru harus lebih terampil dan bersemangat dalam memotivasi siswa

         sehingga siswa bisa lebih antusias.

2. Siklus II

   a. Tahap perencanaan

               Pada tahap ini peneliti mempersiapkan perangkat pembelajaran

      yang terdiri dari rencana pelajaran 2, soal tes formatif 2 dan alat-alat

      pengajaran yang mendukung. Selain itu juga dipersiapkan lembar

      observasi pengelolaan strategi pembelajaran eksperimen           dan lembar

      observasi guru dan siswa

   b. Tahap kegiatan dan pelaksanaan

               Pelaksanaan     kegiatan   belajar   mengajar   untuk    siklus   II

      dilaksanakan pada tanggal 12 september 2011 di kelas XI Akuntansi

      dengan jumlah siswa, 29 siswa. Dalam hal ini peneliti bertindak sebagai

      pengajar, sedangkan yang bertindak sebagai pengamat adalah seorang

      guru Akuntansi dan Wali kelas XI Akuntansi, adapun proses belajar

      mengajar mengacu pada rencana pelajaran dengan memperhatikan

      revisi pada siklus I, sehingga kesalahan atau kekuarangan pada siklus I

      tidak terulang lagi pada siklus II. Pengamatan (observasi) dilaksanakan

      bersamaan dengan pelaksanaan belajar mengajar.

               Pada akhir proses belajar mengajar siswa diberi tes formatif II

      dengan tujuan untuk mengetahui tingkat keberhasilan siswa dalam
                                                                        40


       proses belajar mengajar yang dilakukan. Instrument yang digunakan

       adalah tes formatif II. Adapun data hasil penelitian pada siklus II adalah

       sebagai berikut:



Tabel 4.4 Pengelolaan Pembelajaran Pada Siklus II
                                                                   Penilaian
                                                                               Rata
                   No
             Aspek yang diamati
                                                                               -rata
                                                                   P1    P2

             Pengamatan KBM

             A. Pendahuluan

                1. Memotivasi siswa                                4     4     4

                2. Menyampaikan tujuan pembelajaran                4     4     4

             B. Kegiatan Inti

                1. Mendiskusikan      langkah-langkah   kegiatan   4     4     4
                   bersama siswa.

                2. Membimbing siswa melakukan kegiatan
                                                                   4     4     4
                3. Membimbing siswa mendiskusikan          hasil
        I          kegiatan dalam kelompok                         4     4     4

                4. Memberikan kesempatan pada siswa untuk
                   mempresentasikan hasil kegiatan belajar
                   mengajar                                        4     4     4

                5. Membimbing       siswa           merumuskan
                   kesimpulan/menemukan konsep
                                                                   3     3     3



             C. Penutup

                1. Membimbing siswa membuat rangkuman              3     4     3,5

                2. Memberikan evaluasi                             4     4     4

        II   Pengelolaan Waktu
                                                                      41


      Antusiasme Kelas

      1. Siswa Antusias                                         4     3      3,5

      2. Guru Antusias                                          4     4      4

      Jumlah                                                    45    45     45



         Keterangan : Nilai            : Kriteria

                            1          : Tidak Baik

                            2          : Kurang Baik

                            3          : Cukup Baik

                            4          : Baik

         Dari tabel diatasm tampak aspek-aspek yang diamati pada kegiatan

      belajar mengajar (siklus II) yang dilaksanakan oleh guru dengan

      menerapkan strategi            pembelajaran eksperimen         mendapatkan

      penilaian yang cukup baik dari pengamat adalah memotivasi siswa,

      membimbing siswa, merumuskan kesimpulan/menemukan konsep dan

      pengolahan waktu..

         Penyempurnaan aspek-aspek diatas dalam menerapkan strategi

      pembelajran eksperimen             diharapkan dapat   berhasil semaksimal

      mungkin.

      Berikut disajikan hasil observasi aktivitas gugu dan siswa

         Tabel 4.2    Aktivitas Guru Dan Siswa Pada Siklus II

No          No
     Aktivitas guru yang diamati                                     Persentase
1    Menyampaikan tujuan                                              8.33
2    Memotivasi siswa/merumuskan masalah                             10.00
3    Mengkaitkan dengna pelajaran berikutnya                          6.67
4    Menyampaikan materi/langkah-langkah/strategi                    13.33
5    Menjelaskan materi yang sulit                                   11.67
                                                                    42


6    Membimbing dan mengamati siswa dalam menemukan konsep         15.00
7    Meminta siswa menyajikan dan mendiskusikan hasil kegiatan      8.33
8    Memberikan umpan balik                                        16.67
9    Membimbing siswa merangkum pelajaran                          10.00
No   Aktivitas siswa yang diamati
1    Mendengarkan/memperhatikan penjelasan guru                     9.38
2    Membaca buku siswa                                             8.96
3    Bekerja dengan sesama anggota kelompok                        11.67
4    Diskusi antar siswa/antara siswa dengan guru                  11.46
5    Menyajikan hasil pembelajaran                                 12.08
6    Mengajukan/menanggapi pertanyaan/ide                          10.63
7    Menulis yang relevan dengan KBM                               14.57
8    Merangkum pembelajaran                                        12.29
9    Mengerjakan tes evaluasi                                       8.96




                Berdasarkan tabel di atas tampak bahwa aktivitas guru yang

         paling dominant pada siklus II adalah memberikan umpan balik yaitu

         16,67 %, membimbing dan mengamati siswa dalam menemukan

         konsep yaitu 15,00%. Jika dibandingkan dengan siklus I, aktivitas ini

         mengalami penurunan. Aktivitas guru yang mengalami peningkatan

         adalah menyampaikan materi/langkah-langkah/strategi dan memberi

         umpan balik/evaluasi/Tanya jawab yaitu 13.33% dan 16,67%.

               Sedangkan untuk aktivitas siwsa yang paling dominant pada

         siklus II adalah menulis yang relevan dengan KBM yaitu 14,57%,

         merangkum       pembelajaran     12,29%    dan    menyajikan       hasi

         pembelajaran yaitu (12,08%)

                 Berikutnya adalah rekapitulasi hasil tes formatif siswa terlihat

         pada tabel berikut
                                                                     43


Tabel 4.3 Rekapitulasi Hasil Tes Formatif Siswa Pada Siklus II

            No     Uraian                                   Hasil Siklus II
            1    Nilai rata-rata tes formatif                     78.97
            2    Jumlah siswa yang tuntas belajar                 27
            3 Pe Presentase ketuntasan belajar                   93.10%




              Berdasarkan tabel diatas diperoleh nilai rata-rata tes formatif

           sebesar 78.97 dan dari 29siswa yang telah tuntas sebanyak 27 siswa

           dan 2 siswa belum mencapai ketuntasan belajar (harus remidi). Maka

           secara klasikal ketuntasan belajar yang telah tercapai sebesar

           93.10% (termasuk kategori tuntas). Hasil pada siklus II ini mengalami

           peningkatan lebih baik dari siklus I. adanya peningkatan hasil belajar

           pada siklus II ini dipengaruhi oleh adanya peningkatan kemampuan

           guru    dalam    menerapkan     strategi   pembelajaran    eksperimen

           sehingga siswa menjadi lebih terbiasa denga pembelajaran seperti ini

           sehingga siswa lebih mudah dalam memahami materi yang telah

           diberikan.

     d. Refleksi

              Pada tahap ini akan dikaji apa yang telah terlaksana dengan baik

        maupun yang masih kurang baik dalam proses belajar mengajar dengan

        penerapan strategi pembelajran eksperimen . Dari data-data yang telah

        diperoleh dapat diurakain sebagai berikut:

        1. Selama proses belajar mengajar guru telah melaksanakan semua

            pembelajaran dengan baik. Meskipun ada beberapa aspek yang
                                                                     44


           belum sempurna, tetapi persentase pelaksanaannya untuk masing-

           masing aspek cukup besar.

       2. Berdasarkan data hasil pengamatan diketahui bahwa siswa aktif

          selama proses belajar berlangsung.

       3. Kekurangan pada siklus-siklus sebelumnya sudah mengalami

          perbaikan dan peningkatan sehingga menjadi lebih baik.

       4. Hasil belajar siswa pada siklus III mencapai ketuntasan.

    e. Refisi Pelaksanaan

             Pada siklus III guru telah menerapkan pembelajaran eksperimen

       dengan baik dan dilihat dari aktivitas siswa serta hasil belajar siswa

       pelaksanaan proses belajar mengajar sudah berjalan dengan baik.

       Maka tidak diperlukan revisi terlalu banyak, tetapi yuang perlu

       diperhatikan untuk tindakan selanjutnya adalah memaksimalkan dan

       mempertahankan apa yang telah ada dengan tujuan agar pada

       pelaksanaan proses belajar mengajar selanjutnya penerapan strategi

       eksperimen     dapat meningkatkan proses belajar mengajar sehingga

       tujuan pembelajaran dapat tercapai.

B. Pembahasan

  1. Ketuntasan Hasil belajar siswa

          Melalui   hasil     penelitian   ini   menunjukkan     bahwa      strategi

       pembelajaran    eksperimen            memiliki   dampak    positif    dalam

       meningkatkan prestasi belajar siswa. Hal ini dapat dilihat dari semakin

       mantapnya pemahaman siswa terhadap materi yang disampaikan guru

       (ketuntasan belajar meningkat dari siklus I dan II) yaitu masing-masing
                                                                         45


    79.31% dan 93.10% pada siklus II ketuntasan belajar siswa secara

    klasikal telah tercapai.

2. Kemampuan Guru dalam Mengelola Pembelajaran

        Berdasarkan analisis data, diperoleh aktivitas siswa dalam proses

  belajar mengajar dengan menerapkan strategi pembelajaran eksperimen

  dalam setiap siklus mengalami peningkatan. Hal ini berdampak positif

  terhadap   prestasi   belajar     siswa     yaitu    dapat     ditunjukkan    dengan

  meningkatnya nilai rata-rata siswa pada setiap siklus yang terus mengalami

  peningkatan.

3. Aktivitas Siswa dalam Pembelajaran

        Berdasarkan analisis data, diperoleh aktivitas siswa dalam proses

pembelajaran Kewarganegaraan pada pokok bahasan nilai, macam norma

dan sanksinya dengan pembelajarsan kontekstual model pengajaran

kolaborasi   yang paling dominan adalah belajar dengan sesama anggota

kelompok, mendengarkan/memperhatikan penjelasan guru dan diskusi

antara siswa/antara siswa dengan guru. Jadi dapat dikatakan bahwa aktivitas

siswa dapat dikategorikan aktif.

     Sedangkan     untuk       aktivitas    guru      selama     pembelajaran     telah

melaksanakan     langkah-langkah           kegiatan    belajar    mengajar      dengan

menerapkan pengajaran konsektual model pengajaran berbasis masalah

degnan baik. Hal iniu terlihat dari aktivitas guru yang muncul di antaranya

aktivitas membimbing dan mengamati siswa dalam menemukan konsep,

menjelaskan materi yang sulit, memberi umpan balik/evaluasi/Tanya jawab

dimana prosentase untuk aktivitas di atas cukup besar.
                                      BAB V

                           SIMPULAN DAN SARAN

A. Simpulan

        Berdasarkan hasil penelitian yang telah dipaparkan selama tiga siklus

  hasil seluruh pembahasan serta analisis yang telah dilakukan dapat

  disimpulkan sebagai berikut

  1. Strategi   pembelajaran    eksperimen       dapat   meningkatkan       kualitas

     pembelajaran Akuntansi

  2. Strategi   pembelajaran    eksperimen    memiliki   dampak   positif    dalam

     meningkatkan prestasi belajar siswa yang ditandai dengan peningkatan

     ketuntasan belajar siswa dalam setiap siklus, yaitu siklus I (79.31%), dan

     siklus II (93.10%)

  3. Strategi pembelajaran eksperimen        dapat menjadi siswa merasa dirinya

     mendapat perhatian dan kesempatan untuk menyampaikan pendapat,

     gagasan, ide dan pertanyaan.

  4. Siswa dapat bekerja secara mandiri        maupun kelompok serta mampu

     mempertanggung jawabkan segala tugas individu.

  5. Penerapan strategi pembelajaran eksperimen           mempunyai pengaruh

     positif yaitu dapat meningkatkan motivasi belajar siswa.

B. Saran

        Dari hasil penelitian yang diperoleh dari uraian sebelumnya agar proses

  belajar mengajar Akuntansi lebih efektif dan lebih memberikan hasil yang

  optimal bagi siswa, maka disampaikan saran sebagai berikut:

  1. Untuk melaksanakan strategi pembelajaran eksperimen memerlukan


                                       46
                                                                 47


  persiapan yang cukup matang, sehingga guru harus mampu menentukan

  atau memilih topik yang benar-benar bias diterapkan dengan pembelajaran

  kontektual model pengajaran eksperimen dalam proses belajar mengajar

  sehingga diperoleh hasil yang optimal.

2. Dalam rangka meningkatkan prestasi belajar siswa, guru hendaknya lebih

  sering melatih siswa dengan berbagai metode pengajaran, walau dalam

  taraf yang sederhana, dimana siswa nantinya dapat menemukan

  pengetahuan baru, memperoleh konsep dan keterampilan, sehingga siswa

  berhasil atau mampu memecahkan masalah-masalah yang dihadapinya.

3 Perlu adanya penelitian yang lebih lanjut, karena hasil penelitian ini hanya

  dilakukan di XI Akuntansi tahun pelajaran 2011/2012

4. Masalah harusnya dibawah kendalih Guru, jika anda yakin bahwa factor

  tidak adanya buku yang menyebabkan siswa sukar menbaca kembali

  materi pelajaran dan mengerjakan PR di rumah ,

5 Masalah Jangan yang terlalu luas, adanya standar nasional mengenai

  sarana, prasarana, standar isi maupun standar evaluasi merupakan

  masalah yang terlalu luas untuk dipecahkan melalui PTK..

6 Masalah jangan terlalu kecil , baik dari segi pengaruhnya terhadap

    pembelajaran    secara    keseluruhan   maupun      jumlah   siswa   yang

    terlibatsebaiknya dipertimbangkan kembali .
                             DAFTAR PUSTAKA


Ali, Muhammad, 1996. Guru Dalam Proses Belajar Mengajar. Bandung. Sinar
           Baru Algesindo

Arikunto, Suharsimi, 1993. Manajemen Mengajar Secara Manusiawi. Jakarta
             Rineksa Cipta

Arikunto, suharsimi. 2001 . Dasar-dasar Evaluasi Pendidikan . Jakarta. Bumi
             Aksara

Arikunto, Suharsimi. 2002. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktek.
             Jakarta; Rikena Cipata

Aswandi. 2006. Guru sebagai peneliti http;//.pontianak post. Com / Diakses 15
            Nopember

Azhar, lalu Muhammad. 1993. Proses Belajar Mengajar Pendidikan. Jakarta
               Usaha Nasional
Aqib, Zainal. 2007, Penelitian Tindakan Kelas , Rama Widya . Bandung

Daraeso, Bambang. 1989. Dasar dan Konsep Pendidikan Moral Pancasila.

        Semarang. Aneka Ilmu


Hadi, Sutrisno, 1982. Metodologi Research, Jilid I. Yogyakarta: YP Fak.
             Psikologi UGM

Hasibuan. J.J dan moerdjiono. 1998      Proses Belajar mengajar . Bandung :
     Remaja Rosdakarya

Iskandar, 2009 Penelitian Tindak Kelas, Gaung Persaa Press. Cipayung –
     Ciputat. Jakarta

Madya, Suwarsih, 2006. Teori dan praktek penel;itian tindakan kelas ( Action
    Research ) Alfabeta. Bandung.

Madya    ,   Suwarsih    2006.    Praktek     penelitian  tindakan       Kelas
    http;//www.ktiguru.org/index./ptk-1. Diakses, 15 November 2007


Margono, 1997. Metodologi Penelitian Pendidikan. Jakarta Rineksa Cipta


Masriyah. 1999 Analisis Butir Tes. Surabaya: Universitas Press.


                                      48
                                                                      49


Muhajir,Noeng. 1996, Metodelogi Penelitian Kualilitatif Edisi III, Reka Sarasin
.   Yogyakarta

Ngalim, Purwanto M. 1990. Psikologi Pendidikan. Bandung PT. Remaja
     Rosdakarya.

Nur, Moh. 2001. Pemotivasian Siswa Untuk Belajar. Surabaya University Press
     Universitas Negeri Surabaya.

Puerwodarminto, 1991. Strategi Belajar Mengajar . Jakarta Bina Aksara

Raka Joni dkk.1998. Konsep Dasar Penelitian Tindakan Kelas ( Makalah ) IKIP
     Malang

Rustiyah, N.K. 1991 Strategi Belajar Mengajar. Jakarta: Bina Aksara

Sardiman, A.M. 1996 Interaksi dan Motivasi Belajar mengajar. Jakarta: Bina
     Aksara.
Surakhmad, Winarno, 1990. Metode Pengajaran Nasional. Bandung : Jemmars

Suryosubroto, B. 1997. Proses Belajar Mengajar di Sekolah. Jakarta: PT.
             Rineksa Cipta.
Syah, Muhibbin, 1995. Psikologi Pendidikan , Suatu Pendekatan Baru. Bandung;
             Remaja Rosdakarya

Usman, Moh. Uzer. 2001. Menjadi Guru Profesional. Bandung. Remaja
             Rosdakarya.
Wiriatmadja, Rochiati. 2006. Metode Penelitian Tindakkan Kelas. PT Remaja
             Rosdakarya Bandung
Lampiran 1
BIODATA PENULIS

1. Nama                    :   Sato S Pd.

2. NIP/NIS                 :   19681231 199603 1 021

3. Tempat&tanggal lahir    :   Belajen 31 Desember 1968

4. Jabatan Dinas           :   Guru

5. Pendidikan              :   S1 (Sarjana)

6. Riwayat Pendidikan      :



   No     Nama Sekolah             Jurusan         Tahun Lulus
   1      SD 112 Belajen                           1982
   2      SMP N Belajen                            1985
   3      SMA N Belajen            IPS             1988/1989
   4      IKIP Makassar            Akuntansi       1995/1996
                      Lampiran 2
                      NAMA SEKOLAH                   :    SMK NEGERI 4 MAKASSAR

                      MATA PELAJARAN                 :    Kompetensi Kejuruan

                      KELAS/SEMESTER                 :    II Ak/1

                      STANDAR KOMPETENSI             :    Mengelola administrasi gudang

                      KODE                           :    AK-DG-003A; AK-MN-003A

                      ALOKASI WAKTU                  :    20 X 45 menit




  KOMPETENSI                                     MATERI                     KEGIATAN                          ALOKASI WAKTU         SUMBER
                          INDIKATOR                                                              PENILAIAN
    DASAR                                     PEMBELAJARAN                PEMBELAJARAN                        TM   PS     PI        BELAJAR

1. Mengadministrasi      Pencocokan          Nama, jenis dan       Mengadministrasi proses     Tes        1    2(4)    -      Modul
   proses                 antara barang        spesifikasi barang     penerimaan barang            Tertulis                       Buku Referensi
   penerimaan             yang diterima       Format Laporan         dengan cermat               Tes                            SOP DU/DI
                          dengan               penerimaan            Menguraikan prosedur         Lisan
   barang
                          dokumen-             barang                 penerimaan barang
                          dokumen                                    Memproses laporan pe-
                          pendukung                                   nerimaan barang
                          telah dilakukan
                         Laporan
                          penerimaan
                          barang
                          disiapkan
2. Mengadministrasi      Saldo awal          Nama, jenis dan       Mengadministrasi            Tes        1    3(6)   2(8)    Modul
   penyim-panan           barang dalam         spesifikasi barang     penyim-panan barang          Tertulis                       Buku Referensi
   barang                 kartu gudang        Kartu Gudang           dengan jujur, tertib dan    Studi                          SOP DU/DI
                          teridentifikasi     Pencatatan mutasi      benar                        Kasus
                          secara benar.        fisik barang dalam    Menghitung saldo barang
                         Mutasi barang        kartu gudang          Mengelompokkan
                          tercatat secara                             barang
                          benar                                      Mengadministrasi pe-
                         Saldo akhir                                 nyimpanan barang
                          barang dalam
                          kartu gudang
                          diidentifikasi
                          secara benar
                          melalui proses
                         Barang-barang
                          rusak, cacat,
                          out of date,
                          dan barang-
                          barang yang
                          disisihkan lain-
                          nya
                          teridentifikasi
                          secara benar
                          dalam kartu
                          gudang.
  KOMPETENSI                                   MATERI                   KEGIATAN                            ALOKASI WAKTU         SUMBER
                        INDIKATOR                                                              PENILAIAN
    DASAR                                   PEMBELAJARAN              PEMBELAJARAN                          TM   PS     PI        BELAJAR

3. Menyiapkan dan      Dokumen             Nama, jenis dan       Menyiapkan dan              Tes        1    2(4)    -      Modul
   mengirim-kan         pengiriman           spesifikasi barang     mengirimkan dokumen          Tertulis                       Buku Referensi
   dokumen              barang              Formulir               pengiriman barang           Studi                          SOP DU/DI
                        disiapkan            pengiriman             dengan jujur, teliti dan     Kasus
   pengiriman
                       Dokumen              barang                 tanggung jawab
   barang               pengiriman          Pengisian formulir    Menguraikan prosedur
                        barang               pengirim-an            pengiriman barang
                        disiapkan            barang                Melengkapi dokumen
                        sebagai             Prosedur               pengiriman barang
                        pengantar            pengiriman            Memproses laporan
                        barang yang          barang                 pengiriman barang
                        dikirim.
                       Dokumen
                        pengiriman
                        barang
                        didistribusikan
                        kepada pihak-
                        pihak yang
                        terkait.
                       Untuk barang
                        yang dikirim-
                        kan kembali
                        kepada
                        pemasok,
                        dokumen
                        memo debet
                        disiapkan
4. Melakukan           Penerimaan          Nama, jenis dan       Melakukan pemeriksaan       Tes        1    2(4)   2(8)    Modul
   pemeriksaan atas     barang yang di-      spesifikasi barang     atas barang yang datang      Tertulis                       Buku Referensi
   barang yang          ikuti dengan        Prosedur               dengan teliti dan cermat    Studi                          SOP DU/DI
                        surat                pemeriksaan atas      Menguraikan prosedur         Kasus
   dating
                        pengantar dari       barang yang            pemeriksaan barang
                        pemasok.             datang                 yang datang
                       Penerimaan          Penghitungan fisik    Menentukan jumlah
                        barang yang          barang                 barang yang sesuai
                        sudah                                       spesifikasi
                        diotorisasi oleh
                        pihak yang
                        berwenang
                        diidentifikasi
                       Barang yang
                        diterima, baik
                        kuantitas
                        maupun
                        mutunya
                        diperiksa
                       Barang yang
                        diterima
                        dicocok-an
                        dengan order
                        pembelian-nya.
  KOMPETENSI                                  MATERI               KEGIATAN                         ALOKASI WAKTU       SUMBER
                       INDIKATOR                                                       PENILAIAN
    DASAR                                  PEMBELAJARAN          PEMBELAJARAN                       TM   PS     PI      BELAJAR

5. Membuat laporan    Laporan             Prosedur          Membuat laporan          Tes        1    2(4)   -     Modul
   gudang              penerimaan           pengiriman dan     gudang dengan benar       Tertulis                     Buku Referensi
                       dibuat sesuai        penerimaan         dan teliti               Studi                        SOP DU/DI
                       dengan               barang            Menguraikan prosedur      Kasus
                       realisasinya.                           pengiriman barang
                      Nama produk,                           Menguraikan prosedur
                       type, spesifi-                          penerimaan barang
                       kasi dan                               Meringkas data barang
                       kuantitas                               dalam
                       produk yang                            Membuat laporan
                       diterima harus                          gudang
                       disajikan sesuai
                       dengan order
                       pembeli-annya.
                      Laporan
                       gudang
                       didistribusi-kan
                       kepada pihak
                       yang ter-kait.
Lampiran 3

                 Rencana Pelaksanaan Pembelajaran



Mata Pelajaran           : Akuntansi

Kelas/Semester           : XII/1

Pertemuan Ke-            : 1- 12

Alokasi Waktu            : 75 x 45 menit

KKM                      :7

Standar Kompetensi       : MENGELOLA ADMINISTRASI GUDANG

Kode Standar             : AK – JS – 012A

Kompetensi Dasar

                      1. Mengadiministrasikan proses barang
                      2. Mengadiminastrasi penyimpan barang
                      3. Menyiapkan dan mengirim kan dokumen pengirim
                           barang
                      4. Melakukan pemeriksaan atas barang yang dating
                      5. Membuat laporan gudang
Indikator                :

                      1. Pencocokan antara barang yang diterima dengan
                          dokumen - dokumen Pendukung telah dilakukan,
                      2. Laporan penerimaan barang disiapkan
                      3. Saldo awa l barang dalam kartu gudang
                          teredintifikasi Secara benar
                      4. Mutasi barang tercatat secara benar
                      5. Saldo akhir barang dalam kartu gudang
                          diidentifikasi secara benar melalui proses
                      6. Barang – barang rusak ,cacat ,out of date dan
                          barang
                      7. barang yang disisihkan lainnya teridentifikasi
                          secara benar dalam kartu gudang
                      8. Dokumen pengiriman barang disiapkan
                      9. Dokumen pengiriman barang disiapkan sebagai
                          pengantar barang yang dikirim
                      10. Dokumen pengiriman barang didistribusikan
                          kepada pihak - Pihak yang terkait Untuk barang
                          yang dikirim kan kembali kepada pemasok
                      11. dokumen memo debet dipersiapkan
                      12. Penerimaan barang di ikuti dengan surat peng dari
                         13. PemasokPenerimaan barang yang sudah
                             diotorisasi oleh pihak
                         14. berwenag diidentifikasi
                         15. Barang yang diterima ,baik kuantitas maupun
                             mutuhnya diperiksa.
                         16. Barang yang diterima dicocokan dengan order
                             pembelian Nya
                         17. Laporan penerimaan dibuat sesuai dengan
                             realisasinya
                         18. Nama produk , type , spesifikasi dan kuantitas
                             produk yang diterima harus disajikan sesuai
                             dengan order pembeliannya.
                         19. Laporan gudang didistribusikan kepada pihak
                             yang terkait
I. Tujuan Pembelajaran     :

  Siswa dapat :

                   1. Mengadiministrasikan proses penerimaan barang
                       dengan cermat
                   2. Menguraikan prosedur penerimaan barang
                   3. Memproses laporan penerimaan barang
                   4. Mengadiministrasikan barang dengan jujur,tertib dan
                       benar
                   5. Mengitung saldo barang
                   6. Mengelompokkan barang
                   7. Mengadiministrasi penyimpanan barang
                   8. Menyiapkan dan mengirimkan dokumen pengiriman
                       barang dengan jujur,teliti dan tanggung jawab
                   9. Menguraikan prosedur pemeriksaan barang yang datang
                   10. Menentukan jumlah barang yang sesuai spesifikasi
                   11. Menbuat laporan gudang dengan benar dan teliti
                   12. Menguraikan prosedur pengiriman barang
                   13. Meringkas data barang dalam
                   14. Membuat laporan gudang
                   15. Mengadiministrasikan proses penerimaan barang
                       dengan cermat
                   16. Menguraikan prosedur penerimaan barang
                   17. Memproses laporan penerimaan barang
                   18. Mengadiministrasikan barang dengan jujur,tertib dan
                       benar
                   19. Mengitung saldo barang
                   20. Mengelompokkan barang
                   21. Mengadiministrasi penyimpanan barang
                   22. Menyiapkan dan mengirimkan dokumen pengiriman
                       barang dengan jujur,teliti dan tanggung jawab
                   23. Menguraikan prosedur pemeriksaan barang yang datang
                   24. Menentukan jumlah barang yang sesuai spesifikasi
                   25. Menbuat laporan gudang dengan benar dan teliti
                   26. Menguraikan prosedur pengiriman barang
                    27. Meringkas data barang dalam
                    28. Membuat laporan gudang
II. Materi Ajar :

                    1.    Nama,jenis dan spesifikasi barang
                    2.    Format laporan penerimaan barang
                    3.    Nama,jenis dan spesifikasi barang
                    4.    Kartu gudang
                    5.    Pencatatan mutasi fisik barang dalam kartu gudang
                    6.    Nama,jenis dan spesifikasi barang
                    7.    Formulir pengiriman barang
                    8.    Prosedur pengiriman barang
                    9.    Nama,jenis dan spesifikasi barang
                    10.   Prosedur pemeriksaanatas barang yang datang
                    11.   Penghiyungan fisik barang
                    12.   Prosedur pengiriman dan penerimaan barang
                    13.   Nama,jenis dan spesifikasi barang
                    14.   Format laporan penerimaan barang
                    15.   Nama,jenis dan spesifikasi barang
                    16.   Kartu gudang
                    17.   Pencatatan mutasi fisik barang dalam kartu gudang
                    18.   Nama,jenis dan spesifikasi barang
                    19.   Formulir pengiriman barang
                    20.   Prosedur pengiriman barang
                    21.   Nama,jenis dan spesifikasi barang
                    22.   Prosedur pemeriksaanatas barang yang datang
                    23.   Penghiyungan fisik barang
                    24.   Prosedur pengiriman dan penerimaan barang


III. Metode Pembelajaran      :

                    1. Ceramah
                    2. Tanya Jawab
                    3. Simulasi
IV. Langkah-langkah Pembelajaran:

     1.     Kegiatan Awal         : ( 45 menit)

No                          Jenis Kegiatan                            Alokasi Waktu
1     Persiapan                                                                20 menit

      Absen

      Memeriksa kebersihan dan kerapian

2     Memberikan informasi tentang manfaat tofik bagi                          15 menit
      siswa
3     Pengungkapan terhadap materi yang akan dibahas                             5 menit
      oleh siswa
4     Mengungkapkan terhadap materi yang akan                                   5 menit
      dibahas oleh siswa
                      JUMLAH                                                   45 menit



      2.     Kegiatan Inti 3.000.menit)
No                             Jenis Kegiatan                          Alokasi Waktu
1     Memeriksa peralatan yang diperlukan                                     .... menit
2     Menjelaskan materi pelajaran                                           ..... menit
      Membahas        bersama      dengan    siswa   latihan   yang
3                                                                             .... menit
      diberikan
                             JUMLAH                                          ..... menit



      3. Kegiatan Akhir         (5 menit)
No                           Jenis Kegiatan                            Alokasi Waktu
1     Menyimpulkan materi yang telah diajarkan                            3 menit
2     Menutup proses belajar mengajar / berdoa                            2 menit
                            JUMLAH                                       5 menit


V.        Bahan dan Sumber Belajar       :
           1. Bahan            :

                            1.   Kartu Order
                            2.   Kartu Penerimaan barang
                            3.   Kartu Gudang
                            4.   Kartu Selisih
                            5.   Laporan Penerimaan barang
         2. Sumber belajar     :

                          1. Modul
                          2. Buku Referensi
                          3. SOP DU/DI
VI.    Alat           :

                          1. Blangko
                          2. Kalkulator


VII. Penilaian        :

       A. Tes teori (tertulis) bentuk essay.
       B. Diskusi kelompok tentang jenis dan komponen/bahan kelengkapan
          administrasi Gudang adalah administrasi proses barang, penyimpan
          barang , pengiriman, barang,,pemeriksaan atas barang yang datang
          dan cara menbuat laporan Gudang
       C. Tes praktek untuk melihat keterampilan dan sikap yang ditunjukkan
          saat melaksanakan praktik.



                                              Makassar,…...........................

      Mengetahui                    Diverifikasi

         Waka I,             Ketua Program Keahlian       Guru Mata Pelajaran,




  Mustafa, SST.Par, M.Pd        Drs. Ahmad DM               Sato,S.Pd

NIP: 19730327 199503 1 004 NIP: 19550115198710 1 001 NIP.19681231199603 1 021
Lampiran 4

LEMBAR PENGAMATAN PENGELOLAAN STRATEGI
PEMBELAJARAN EKSPERIMEN

Nama Sekolah: SMK Negeri 4 Makassar              Nama Guru       :
Mata pelajaran: Akuntansi                         Hari/tanggal :
Sub Konsep      :Mengelola Administrasi Gudang   Pukul             :
Petunjuk

Berikan penilaian anda dengan memberikan tanda cek () pada kolom yang sesuai

                                                          Penilaian
            yang diamati
      AspekNo
                                                          Ya     Tidak   1   2   3   4

      Pengamatan KBM

      A. Pendahuluan

         1. Memotivasi siswa

         2. Menyampaikan tujuan pembelajaran

      B. Kegiatan Inti

         1. Mendiskusikan        langkah-langkah
            kegiatan bersama siswa.

         2. Membimbing          siswa       melakukan
            kegiatan
 I
         3. Membimbing siswa mendiskusikan
            hasil kegiatan dalam kelompok

         4. Memberikan kesempatan pada siswa
            untuk     mempresentasikan  hasil
            kegiatan belajar mengajar

         5. Membimbing    siswa  merumuskan
            kesimpulan/menemukan konsep

      C. Penutup

         1. Membimbing           siswa       membuat
            rangkuman
            2. Memberikan evaluasi

 II      Pengelolaan Waktu

 III     Antusiasme Kelas

         1. Siswa Antusias

         2. Guru Antusias




Keterangan :                                 Makassar 2011




1.     Kurang baik
2.     Cukup baik
3.     Baik                             Pengamat
4.     Sangat baik
                                     (…………………………)
Lampiran 5

Lembar Pengamatan Aktivitas Siswa dan Guru Dalam KHM
Nama sekolah : SMK Negeri 4 Makassar                Tanggal          :
Kelas/semester : XI/ Ganjil                          Waktu           :
Bahan Kajian       : Persamaan dasar akuntansi      Nama guru        :
Petunjuk Pengisian
Amatilah aktivitas guru dan setiap siswa dalam kelompok sample selama kegiatan belajar
mengajar berlangsung kemudian isilah lembar observasi dengan prosedur sebagai
berikut:
1. Pengamatan dalam melakukan pengamatan duduk di tempat yang memungkinkan
   dapat melihat semua aktivitas siswa yang diamati.
2. Setiap 4 menit pengamat melakukan pengamatan aktivitas guru dan siswa yang
   dominant, kemudian 2 menit berikutnya pengamat menuliskan kode kategori
   pengamatan.
3. Pengamatan ditujukan untuk dua kelompok yang dilakuka secara bergantian setiap
   periode waktu 6 menit
4. Kode-kode kategori dituliskan secara berurutan sesuai dengan kejadian pada baris
   dan kolom yang tersedia.
5. Pengamatan dilakukan sejak guru memulai pelajaran dan dilakukan secara serempak.

 Aktivitas Guru                               Aktivitas Siswa
 1. Menyampaikan tujuan                       1. Mendengarkan/memperhatikan
                                                 penjelasan guru
 2. Memotivasi siswa                          2. Memperhatikan peragaan
 3. Mengaitkan      dengan        pelajaran   3. Praktik dengan menggunakan alat
    berikutnya
 4. Menyampaikan            langkah-langkah   4. Diskusi antar siswa/antar siswa dengan
    strategis                                    guru
 5. Menjelaskan/melatih       menggunakan     5. menyajikan hasil pembelajaran
    alat
 6. Membimbing dan mengamati siswa            6. mengajukan       dan      menanggapi
    dalam latihan                                pertanyaan/ide
 7. Meminta siswa menyajikan           dan    7. Mempraktikkan yang relevan dengan
    mendiskusikan hasil kegiatan.                KBM
 8. Memberi umpan balik                       8. Merangkum pembelajaran
 9. Membimbing      siswa      memperbaiki    9. Berlatih dengan siswa
    kesalahan

                                                         Makassar                2011

                                                         Pengamat
lampiran 6

Data Pengamatan Aktivitas Guru dan Siswa Putaran I

                        RP I (90 menit)                                               Jumla
     Nama (Guru-
No                  P                                                                 h
     Siswa)
                        1     2      3      4      5      6      7       8     9
     Farida. S,Pd   P   3     3      2      3      4      4      3       5     3      30
                    1
     Ahmad DM       P   3     3      2      2      4      5      3       6     2      30
                    2
     Rata-Rata      X   3     3      2      2.5    4      4.5    3       5.5   2.5    30
     Persentase     %   10.   10.0   6.67   8.33   13.3   15.0   10.00   18.   8.33   100
                        00    0                           0              33
1    Alfadinnah     P   3     4      4      4      3      2      4       2     4      30
     Putri          1
                    P   5     4      5      5      1      2      4       2     2      30
                    2
2    Dhea Rizka     P   6     4      6      4      1      2      2       2     3      30
     Widya          1
     Ningrun        P   4     3      6      5      4      1      3       2     2      30
                    2
3    Dewi Kurnia    P   5     3      7      5      0      2      2       2     4      30
     Sari           1
                    P   7     4      4      4      3      1      3       2     2      30
                    2
4    Eka            P   3     3      7      5      3      2      2       3     2      30
     Novianty       1
                    P   9     4      5      3      0      1      4       2     2      30
                    2
5    Fadillah       P   6     2      8      4      2      0      2       2     4      30
                    1
                    P   8     3      4      5      2      2      2       2     2      30
                    2
6    Fatmawaty      P   6     4      6      4      0      2      2       2     4      30
     B              1
                    P   8     4      3      5      0      2      4       2     2      30
                    2
7    Fauziah        P   5     4      6      3      2      3      2       2     3      30
     Auliah         1
                    P   5     4      4      5      3      2      3       2     2      30
                    2
8    Halijah        P   6     3      8      4      2      0      2       2     3      30
     Sahir          1
                    P   5     4      5      4      2      3      3       2     2      30
                    2
9    Hardianti      P   6     3      8      4      2      0      2       2     3      30
                    1
                    P   5     4      5      4      2      3      3       2     2      30
                    2
10   Harliansyar    P   6     3      8      4      2      0      2       2     3      30
     M              1
                    P   5     4      5      4      2      3      3       2     2      30
                      2
11   Iqlima           P   6   3   8    4   2   0   2   2   3   30
     Nurmadya         1
                      P   5   4   5    4   2   3   3   2   2   30
                      2
12   Khairunnisa      P   6   3   8g   4   2   0   2   2   3   30
     Asyad            1
                      P   5   4   5    4   2   3   3   2   2   30
                      2
13   Milawati         P   6   3   8    4   2   0   2   2   3   30
                      1
                      P   5   4   5    4   2   3   3   2   2   30
                      2
14   Nur      Intan   P   6   3   8    4   2   0   2   2   3   30
     Indriani         1
                      P   5   4   5    4   2   3   3   2   2   30
                      2
15   Nur Kholifah     P   6   3   8    4   2   0   2   2   3   30
                      1
                      P   5   4   5    4   2   3   3   2   2   30
                      2
16   Nurfadli         P   6   3   8    4   2   0   2   2   3   30
     Ramadhan         1
     N                P   5   4   5    4   2   3   3   2   2   30
                      2
17   Nurhikmah        P   6   3   8    4   2   0   2   2   3   30
                      1
                      P   5   4   5    4   2   3   3   2   2   30
                      2
18   Nurul Rezky      P   6   3   8    4   2   0   2   2   3   30
     Amelia           1
                      P   5   4   5    4   2   3   3   2   2   30
                      2
19   Olivia           P   6   3   8    4   2   0   2   2   3   30
                      1
                      P   5   4   5    4   2   3   3   2   2   30
                      2
20   Rahmat           P   6   3   8    4   2   0   2   2   3   30
     Reynaldi         1
                      P   5   4   5    4   2   3   3   2   2   30
                      2
21   Ratih            P   6   3   8    4   2   0   2   2   3   30
     Suwanti          1
                      P   5   4   5    4   2   3   3   2   2   30
                      2
22   Riska            P   6   3   8    4   2   0   2   2   3   30
     Jayanti          1
                      P   5   4   5    4   2   3   3   2   2   30
                      2
23   Sabrini          P   6   3   8    4   2   0   2   2   3   30
     Sabran           1
                      P   5   4   5    4   2   3   3   2   2   30
                      2
24   Salma S          P   6   3   8    4   2   0   2   2   3   30
                       1
                       P   5     4      5       4      2      3      3      2     2      30
                       2
 25   Siti             P   6     3      8       4      2      0      2      2     3      30
      Qiblayati        1
      Ismail           P   5     4      5       4      2      3      3      2     2      30
                       2
 26   Siti Ardianti    P   6     3      8       4      2      0      2      2     3      30
      R                1
                       P   5     4      5       4      2      3      3      2     2      30
                       2
 27   Theresia         P   6     3      8       4      2      0      2      2     3      30
      Muda             1
                       P   5     4      5       4      2      3      3      2     2      30
                       2
 28   Tri Iktaviani    P   6     3      8       4      2      0      2      2     3      30
                       1
                       P   5     4      5       4      2      3      3      2     2      30
                       2
 29   Ummum            P   6     3      8       4      2      0      2      2     3      30
      Hayyul           1
      Qayyum           P   5     4      5       4      2      3      3      2     2      30
                       2
                       P   16    90     220     117    55     13     60     59    90     870
                       1   6
 Jumlah
                       P   15    114    140     121    57     77     89     58    58     870
                       2   6
 Rata-rata             X   16    102    180     119    56     45     74,5   58,   74     870
                           1                                                5
 Prosentase    rata-   %   18.   11.7   20,69   13,6   6,44   5.17   8.57   6,7   8.50   100
 rata                      5     3              8                           2




Keterangan

                  jumlahhasi lpengama tan
Rata –rata (x)=                           x100 %
                     jumlahrata  rata

                                    rata  rata
Persentase rata-rata (%) =                         x100 %
                                 jumlahrata  rata
Lampiran 7

Data Pengamatan Aktivitas Guru dan Siswa Putaran II

                       RP I (180 menit)                                              Jumla
     Nama (Guru-
No                 P                                                                 h
     Siswa)
                       1     2      3      4      5      6      7      8      9
     Farida S.Pd   P   3     3      2      4      4      4      2      5      3      30
                   1
     Ahmad         P   2     3      2      4      3      5      3      5      3      30
                   2
     Rata-Rata     X   2.5   3      2      4      3.5    4.5    2.5    5      3      30
     Persentase    %   8.3   10.0   6.67   13.3   11.6   15.0   8.33   16.6   10.0   100
                       3     0             3      7      0             7      0
1    Alfadinnah    P   3     4      4      4      3      2      4      2      4      30
     Putri         1
                   P   5     4      5      5      1      2      4      2      2      30
                   2
2    Dhea Rizka    P   6     4      6      4      1      2      2      2      3      30
     Widya         1
     Ningrun       P   4     3      6      5      4      1      3      2      2      30
                   2
3    Dewi Kurnia   P   5     3      7      5      0      2      2      2      4      30
     Sari          1
                   P   7     4      4      4      3      1      3      2      2      30
                   2
4    Eka           P   3     3      7      5      3      2      2      3      2      30
     Novianty      1
                   P   5     4      4      3      3      2      4      2      2      30
                   2
5    Fadillah      P   6     2      4      4      2      4      2      2      4      30
                   1
                   P   8     3      4      5      2      2      2      2      2      30
                   2
6    Fatmawaty     P   5     4      4      4      3      2      2      2      4      30
     B             1
                   P   8     4      3      5      0      2      4      2      2      30
                   2
7    Fauziah       P   5     4      3      3      3      3      3      3      3      30
     Auliah        1
                   P   5     4      4      5      3      2      3      2      2      30
                   2
8    Halijah       P   6     3      8      4      2      0      2      2      3      30
     Sahir         1
                   P   5     4      5      4      2      3      3      2      2      30
                   2
9    Hardianti     P   6     3      4      4      2      2      3      3      3      30
                   1
                   P   5     4      5      4      2      3      3      2      2      30
                   2
10   Harliansyar   P   6     3      8      4      2      0      2      2      3      30
     M             1
                   P   5     4      5      4      2      3      3      2      2      30
                      2
11   Iqlima           P   6   3   8   4   2   0   2   2   3   30
     Nurmadya         1
                      P   5   4   5   4   2   3   3   2   2   30
                      2
12   Khairunnisa      P   6   3   8   4   2   0   2   2   3   30
     Asyad            1
                      P   5   4   5   4   2   3   3   2   2   30
                      2
13   Milawati         P   6   3   8   4   2   0   2   2   3   30
                      1
                      P   5   4   5   4   2   3   3   2   2   30
                      2
14   Nur      Intan   P   6   3   8   4   2   0   2   2   3   30
     Indriani         1
                      P   5   4   5   4   2   3   3   2   2   30
                      2
15   Nur Kholifah     P   6   3   8   4   2   0   2   2   3   30
                      1
                      P   5   4   5   4   2   3   3   2   2   30
                      2
16   Nurfadli         P   6   3   8   4   2   0   2   2   3   30
     Ramadhan         1
     N                P   5   4   5   4   2   3   3   2   2   30
                      2
17   Nurhikmah        P   6   3   8   4   2   0   2   2   3   30
                      1
                      P   5   4   5   4   2   3   3   2   2   30
                      2
18   Nurul Rezky      P   6   3   8   4   2   0   2   2   3   30
     Amelia           1
                      P   5   4   5   4   2   3   3   2   2   30
                      2
19   Olivia           P   6   3   8   4   2   0   2   2   3   30
                      1
                      P   5   4   5   4   2   3   3   2   2   30
                      2
20   Rahmat           P   6   3   8   4   2   0   2   2   3   30
     Reynaldi         1
                      P   5   4   5   4   2   3   3   2   2   30
                      2
21   Ratih            P   6   3   8   4   2   0   2   2   3   30
     Suwanti          1
                      P   5   4   5   4   2   3   3   2   2   30
                      2
22   Riska            P   6   3   8   4   2   0   2   2   3   30
     Jayanti          1
                      P   5   4   5   4   2   3   3   2   2   30
                      2
23   Sabrini          P   6   3   8   4   2   0   2   2   3   30
     Sabran           1
                      P   5   4   5   4   2   3   3   2   2   30
                      2
24   Salma S          P   6   3   8   4   2   0   2   2   3   30
                       1
                       P   5     4      5       4      2      3      3      2      2      30
                       2
 25   Siti             P   6     3      8       4      2      0      2      2      3      30
      Qiblayati        1
      Ismail           P   5     4      5       4      2      3      3      2      2      30
                       2
 26   Siti Ardianti    P   6     3      4       4      2      4      2      2      3      30
      R                1
                       P   5     4      5       4      2      3      3      2      2      30
                       2
 27   Theresia         P   6     3      3       4      2      3      2      2      3      30
      Muda             1
                       P   5     4      5       4      2      3      3      2      2      30
                       2
 28   Tri Iktaviani    P   6     3      8       4      2      0      2      2      3      30
                       1
                       P   5     4      5       4      2      3      3      2      2      30
                       2
 29   Ummum            P   6     3      8       4      2      0      2      2      3      30
      Hayyul           1
      Qayyum           P   5     4      5       4      2      3      3      2      2      30
                       2
                       P   16    90     196     117    60     31     60     60     91     870
                       1   5
 Jumlah
                       P   15    114    140     120    57     77     89     58     58     870
                       2   7
 Rata-rata             X   16    102    168     118,   58,5   54     74,5   59     74,5   870
                           1                    5
 Prosentase    rata-   %   18,   11,7   19,32   13,6   6,72   6,22   8,56   6,78   8,56   100
 rata                      50    2              2



Keterangan

                  jumlahhasi lpengama tan
Rata –rata (x)=                           x100 %
                     jumlahrata  rata

                                    rata  rata
Persentase rata-rata (%) =                         x100 %
                                 jumlahrata  rata
Lampiran 8

HASIL TES FORMATIF SIKLUS I

 No Nama Siswa          Nilai Keterangan      No Nama                 Nilai   Keterangan
                                                 Siswa
 1    Alfadinnah        90   T                16 Nurfadli             70      T
      Putri                                         Ramadhan N
 2    Dhea      Rizka   70   T                17    Nurhikmah         50      TT
      Widya Ningrun
 3    Dewi     Kurnia   70   T                18    Nurul Rezky       80      T
      Sari                                          Amelia
 4    Eka Novianty      60   TT               19    Olivia            60      TT
 5    Fadillah          80   T                20    Rahmat            80      T
                                                    Reynaldi
 6    Fatmawaty B       50   TT               21    Ratih Suwanti     80      T
 7    Fauziah Auliah    80   T                22    Riska Jayanti     80      T
 8    Halijah Sahir     80   T                23    Sabrini           60      TT
                                                    Sabran
 9    Hardianti         80   T                24    Salma S           60      TT
 10   Harliansyar M     70   T                25    Siti Qiblayati    70      T
                                                    Ismail
 11   Iqlima            60   TT               26    Siti Ardianti R   80      T
      Nurmadya
 12   Khairunnisa       70   T                27    Theresia          70      T
      Asyad                                         Muda
 13   Milawati          70   T                28    Tri Iktaviani     80      T
 14   Nur       Intan   70   T                29    Ummum             80      T
      Indriani                                      Hayyul
                                                    Qayyum
 15   Nur Kholifah      80   T


Keterangan
T                             :      Tuntas
TT                            :      Tidak Tuntas
Jumlah siswa yang tuntas        :    29
Jumlah siswa yang tidak tuntas :     6
Skor maksimal ideal              :   2 900
Skor tercapai                   :    2 080
Rata-rata Skor Tercapai         :    70,17
Prosentase ketuntasan           :    79.31%
Lampiran 9

HASIL TES FORMATIF SIKLUS II

No Nama Siswa          Nilai Keterangan      No Nama                 Nilai   Keterangan
                                                Siswa
1    Alfadinnah        100   T               16 Nurfadli             80      T
     Putri                                         Ramadhan N
2    Dhea      Rizka   70    T               17    Nurhikmah         80      T
     Widya Ningrun
3    Dewi     Kurnia   70    T               18    Nurul Rezky       90      T
     Sari                                          Amelia
4    Eka Novianty      80    T               19    Olivia            60      TT
5    Fadillah          80    T               20    Rahmat            80      T
                                                   Reynaldi
6    Fatmawaty B       50    TT              21    Ratih Suwanti     80      T
7    Fauziah Auliah    100   T               22    Riska Jayanti     90      T
8    Halijah Sahir     80    T               23    Sabrini           70      TT
                                                   Sabran
9    Hardianti         80    T               24    Salma S           70      TT
10   Harliansyar M     70    T               25    Siti Qiblayati    80      T
                                                   Ismail
11   Iqlima            90    T               26    Siti Ardianti R   80      T
     Nurmadya
12   Khairunnisa       90    T               27    Theresia          70      T
     Asyad                                         Muda
13   Milawati          70    T               28    Tri Iktaviani     80      T
14   Nur       Intan   70    T               29    Ummum             90      T
     Indriani                                      Hayyul
                                                   Qayyum
 15 Nur Kholifah     90     T
Keterangan
T                                   Tuntas
TT                                : Tidak Tuntas
Jumlah siswa yang tuntas           : 29
Jumlah siswa yang tidak tuntas    : 2
Skor maksimal ideal                : 290
Skor tercapai                      : 229
Rata-rata Skor Tercapai           : 78.97
Prosentase ketuntasan             : 93.10%
       Lampiran 10


         Esai
         Jawablah pertanyaan di bawah ini dengan benar !

         1.  Jelaskan yang dimaksud dengan administrasi gudang !
         2.  Jelaskan fungsi LPB bagi perusahaan dan bagi pemasok !
         3.  Jelaskan prosedur pemeriksaan barang yang datang oleh bagian gudang !
         4.  Sebutkan destribusi dokumen laporan penerimaan barang !
         5.  Jelaskan manfaat penyusunan laporan gudang !
         6.  Jelaskan manfaat prosedur administrasi penyimpanan barang di gudang !
         7.  Dokumen apa sajakah yang diperlukan dalam menyiapkan dan
             mengirimkan surat pengiriman !
         8. Informasi apa sajakah yang terdapat dalam dokumen surat jalan ?
         9. Sebutkan tiga kemungkinan yang akan dihadapi dalam kegiatan
             penerimaan barang !
         10. Jelaskan mengapa perusahaan dagang sangat memerlukan gudang !




    Aktivitas ( Individu )

        1. Misalkan Anda bertindak sebagai pemasok sebagai pemasok
           supermarket. Pilihlah jenis barang dagang untuk didaftar.
           Kemudian isikanlah dalam LPB.

                             LAPORAN PENERIMAAN Nomor :
     PT ………………                 BARANG DAGANG
                                                Tanggal :

Referensi : OP Nomor …………Tanggal………….        PP Nomor ………….. tanggal : ………….



         Diterima dari : _______________________________
                         _______________________________
         Sesuai dengan hasil perhitungan secara fisik yang disahkan
         oleh petugas Saudara, barang-barang yang kami terima
         adalah sebagai berikut :

No.                       Nama dan                Jumlah Unit           Keterangan
       Kode Barang
Unit                      Spesifikasi           SJ        Diterima       / Selisih




       Disetujui,                 Diterima dan dihitung,                      Diketahui,




       (Pemasok)          (Bagian penerimaan dan penyimpanan)              (Bagian gudang)


       Untuk keperluan penagihan, harap mencantumkan nomor dan tanggal LPB dan
       OP

       2. Buatlah penawaran penjualan barang dari pemasok yang ditujukan kepada
          supermarket yang telah Anda amati, kemudian isi pula dokumen Surat Jalan.
          Data-data yang terdapat dalam formulir tersebut sebagai berikut :
          a. Tanggal pembuatan 2o maret 2009
          b. Diskon yang ditawarkan untuk setiap jenis barang adalah 2 %
   c. Tangal pengiriman 23 maret 2009
   d. Pembayaran melalui transfer Bank Mandiri
   e. Nama barang yang ditawarkan adalah indomie

3. Lakukan lagi pengamatan tentang data barang dagang pada soal nomor 1,
   kemudian isikanlah alur keluar masuknya barang dagang dengan mengisi
   daftar penjualan , kartu persediaan barang, dan kartu gudang. Lampirkan
   data-data atau dokumen-dokumen yang diberikan supermarket kepada Anda
   sebagai bukti telah melakukan pengamatan ! Mintalah pula surat keterangan
   dari manajer/pemilik supermarket bahwa Anda telah benar-benar melakukan
   pengamatan di supermarketnya !
4. Sebutkan dan jelaskan pihak-pihak yang terkait dalam alur kegiatan
   pemeriksaan oleh bagian gudang atas barang yang datang dan gambarkan
   bagan alur kegiatan pemeriksaan oleh bagian gudang atas barang yang
   datang.
Pilihan Ganda
Plilihlah jawaban yang paling tepat untuk soal-soal di bawah ini !

    1. Perhatikan beberapa kegiatan berikut ini :
        1. Menerima barang
        2. Menjual barang
        3. Mencatat mutasi barang
        4. Menyimpan barang
        5. Mmbeli barang
        Kegiatan yang dilakukan oleh bagian gudang adalah ….
        a. 1, 2, dan 3                            d. 2, 3, dan 4
        b. 1, 2, dan 4                            e. 3, 4, dan 5
        c. 1, 3, dan 4
    2. Laporan yang memuat hasil perhitungan fisik barang yang diterima dalam
        keadaan baik disebut ….
        a. order pembelian                d. faktur
        b. laporan peneriman barang               e. laporan penjualan
        c. surat jalan
    3. Catatan akuntansi mengenai persediaan yang terdapat di dalam gudang
        untuk mencatat mutasi persediaan disebut ….
        a. catatan prenjualan                     d. kartu penjualan
        b. surat order                            e. kartu aktiva tetap
        c. kartu gudang
    4. Pada laporan penerimaan barang, lembar ketiga dipegang oleh ….
        a. pemasok                        d. bagian pembelian
        b. bagian gudang                  e. bagian akuntansi
        c. bagian penerimaan



    5. Surat pengiriman barang terdiri dari beberapa dokumen, yaitu ….
        a. surat penawaran penjualan barang, daftar penjualan, dan surat jalan
        b. surat order pembelian, surat penerimaan barang, dan surat jalan
        c. surat penawaran penjualan barang, surat jalan, dan surat order
           pembelian
        d. surat order pembelian, surat jalan, dan surat penerimaan barang
        e. surat penawaran penjualan barang, kartu gudang, dan surat jalan
    6. Lembar pertama surat penawaran penjualan barang dipegang oleh ….
        a. pemasok                           d. pelanggan
        b. bagian penjualan                  e. bagian keuangan
        c. bagian pembelian
    7. Surat jalan dikeluarkan oleh bagian ….
        a. pengiriman                               d. penjualan
        b. penerimaan                               e. keuangan
       c. gudang
   8. Pihak yang bertugas meneliti surat jalan adalah ….
       a. pelanggan                               d. bagian gudang
       b. bagian penerimaan                       e. bagian penjualan
       c. bagian penerimaan
   9. Prosedur terakhir dalam kegiatan pemeriksaan barang adalah ….
       a. merekapitulasi surat jalan
       b. memverifikasi surat jalan
       c. memverifikasi perhitungan fisik barang
       d. membuat laporan gudang
       e. membuat laporan harian
   10. Alur pertama pemeriksaan barang yang dilakukan oleh bagian gudang
       adalah ….
       a. membuat laporan pembelian        d. membuat laporan harian
       b. meneliti bukti pembayaran        e. membuat laporan bulanan
       c. membuat laporan gudang


       Kunci Jawaban :

Esai

1. Administrasi gudang adalah kegiatan yang dilakukan oleh bagian
   gudang antara lain menerima barang, menyimpan barang,
   mengeluarkan barang, mencatat mutasi barang dan membuat laporan
   persediaan barang gudang dan membuat laporan persediaan barang
   di gudang merupakan awal dari pengelolaan administrasi gudang.
2. Fungsi LPB bagi perusahaan dan pemasok
   - Bagi perusahaan : LPB berfungsi sebagai sarana untuk mengecek
       kebenaran tagihan yang diterima dari pemasok.
   - Bagi pemasok : untuk sebagai bukti bahwa barang telah sampai
       ditangan kita dan sebagai bukti bahwa kita telah melakukan
       pembelian.
3. Prosedur pemeriksaan barang oleh gudang :
   a. Menerima surat jalan dari pemasok, kemudian staf gudang akan
       memverifikasi surat jalan tersebut.
   b. Melakukan rekapitulasi antara surat jalan dengan tembusan order
       pembelian yang diterima dari bagian pembelian, baik mengenai
       nama barang, jenis barang, spesifikasi barang dan jumlah unit
       barang yang dibeli.
   c. Melakukan verivikasi perhitungan fisik barang, mengecek nama
       barang, spesifikasi dan mutu barang.
4. Distribusi dokumen laporan penerimaan barang adalah :
   ( lembar ke-1 ) di distribusikan kepada pemasok, bagian pembelian, (
   lembar ke-2 ), bagian gudang ( lembar ke-3 ), bagian penerimaan dan
   penyimpanan ( lembar ke-4 ).
5. Manfaat penyusunan laporan gudang adalah untuk pengawasan
   barang yang terdapat di gudang, yaitu sebagai sarana kontrol dan
   pertanggung jawaban bagian gudang terhadap barang yang ada di
   gudang.
6. Manfaat prosedur administrasi penyimpanan barang di gudang adalah
   untuk menghindari beberapa masalah yang sering terjadi pada
   perusahaan dagang, seperti :
   1. Barang cacat/rusak yang disebabkan oleh beberapa hal yaitu rusak
       dari pemasok, rusak karena penyimpanan di gudang atau retur dari
       pembeli .
   2. Barang out of date yang di sebabkan karena perubahan mode atau
       kebiasaan pembeli .
7. Dokumen yang di perlukan dalam menyiapkan dan mengirimkan surat
   pengiriman barang adalah :
   - Dokumen penawaran penjualan barang ( PBB ),
   - Dokumen daftar penjualan, dan
   - Dokumen surat jalan.
8. Informasi yang terdapat dalam dokumen surat jalan .
   - Nama pemasok,
   - Tanggal pengiriman, dan
   - Kita juga dapat mencocokkan barang yang sudah dipesan dengan
       melihat nama dan spesifikasi barang, dan jumlah barang yang di
       kirim dengan yang telah di pesan.

9. Tiga kemungkinan yang akan dihadapi dalam kegiatan penerimaan
      barang :
   1. Menerima barang dalam jumlah berbeda dengan jumlah yang di
      pesan
   2. Menerima barang yang rusak
   3. Menerima barang dengan kualitas rendah.
10. Perusahaan dagang sangat memerlukan gudang karena perusahaan
   dagang memiki barang dagangan yang siap untuk dipasarkan oleh
   karena itu gudang sangat penting oleh perusahaan dagang, untuk
   menyimpan barang dagangannya agar mengurangi kerusakan.
Tugas Individu

 TOKO QAYYUM REZKY               LAPORAN PENERIMAAN                     Nomor : 001
                                    BARANG DAGANG
                                                                 Tanggal : 20 Maret 2009

Referensi : OP nomor 012345678 Tanggal 20         PP Nomor 01/TTB/03/09 Tanggal 20 maret
Maret 2009                                        2009




Diterima dari : TOKO AWAL QAYYUM

Sesuai dengan hasil perhitungan secara fisik yang di saksikan oleh petugas Saudara,
barang-barang yang kami terima adalah sebagai berikut :

No.Uni       Kode Barang         Nama dan                 Jumlah Unit          Keterangan/
   t                         spesifikasi barang                                  Selisih
                                                         Sj     Diterima

   1            001            Indomie Soto              1         1                -

   2            002           Indomie Goreng             2         2                -

   3            003            Indomie Kari              1         1                -

   4            004            Indomie Kaldu             3         3                -

   5            005            Indomie Coto              2         2                -




Disetujui.                        Diterima dan dihitung            Diketahui




(Pemasok)                  (Bagian Penerimaan dan Penyimpanan)      (Bagian Gudang)
  KARTU PENAWARAN PENJUALAN BARANG

  Toko QAYYUM REZKY                    Penawaran Penjualan            Nomor : 001
                                       Barang
                                                                      Tanggal :23 Maret 2009

  Kepada Yth,
                TOKO AWAL QAYYUM
                  Jl.Angkasa Pura 1 no 4
                 Tlp (0411)551-253
  Bersma ini kami menawarkan barang dengan spesifikasi dan harga sebagai berikut :
  (harga sewaktu-waktu dapat berubah)

  No,urut       Nama dan spesifikasi barang             unit       Harga/unit            Jumlah

111             Indomie soto                                1   Rp 1.400            Rp 1.400

  2             Indomie Goreng                              2   Rp 1.400            Rp 2.800

  3             Indomie Kari                                1   Rp 1.400            Rp 1.400

  4             Indomie Kaldu                               3   Rp 1.400            Rp 4.200

  5             Indomie Coto                                2   Rp 1.400            Rp 2.800

  Jumlah                                                                            Rp 12.600

  Discon 2%                                                                         Rp     252

  Harga Setelah Discon                                                              RP 12.348

  PPN (10%)                                                                         Rp 1.234

  Jumlah termasuk PPN                                                               Rp 13.582

  Terbilang: Tigabelas ribu lima ratus delapan puluh dua rupiah

        Pengiriman                     Pembayaran                Disetujui          Disiapkan

                                   o Tunai
                                   o Kredit..........hari
  Tanggal : 23 Maret               o Transfer rekening
  2009                               Kami Bank
                               MANDIRI
  Alamat :Jl.Angkasa
  Pura 1                              Rek.No
                               300256789
  Tlp    : (0411)551-
  253
                                                                (Pelanggan)          (Bagian
                                                                                    Penjualan)
 Lembar ke-1 : Pelanggan

 Lembar ke-2 : Bidang Penjualan




SURAT JALAN

  Toko.QAYYUM REZKY                    SURAT JALAN            Nomor : 001

                                                              Tanggal : 23 Maret 2009

Referensi : Order Saudara (PPB)Nomor:

Kepada Yth,

                 Toko.AWAL QAYYUM

                 Jln,Angkasa Pura 1 no 4

                 Tlp (0411) 551-253

Bersama ini kami mengirim barang sesuai dengan pesanan Saudara,seperti berikut ini

 No        Nama dan spesifikasi      Kode         Unit         Unit           Keterangan
                                    Barang
                   barang                        Dikirim     Diterima

  1       Indomie soto                001           1            1            Diterima di
                                                                                tempat

  2       Indomie Goreng              002           2            2

  3       Indomie Kari                003           1            1

  4       Indomie Kaldu               004           3            3

  5       Indomie Coto                005           2            2

      Diterima            Dikirim          Dikeluarkan      Diteliti          Disiapkan
                      (Bagian            (Seksi
                    Pengiriman)       penerimaan &
  (Pelanggan)                         Penyimpanan)   (Bagian Gudang)     (Bagian
                                                                       Penjualans)


Lembar Ke 1 : Pelanggan

Lembar Ke 2 : Bidang Penjualan,Bagian Akuntansi

Lembar Ke 3 : Bagian Pengiriman
                        TOKO.QAYYUM REZKY

                         Jl.Mandai Raya No 5

                         Tlp (0411)550-765
DAFTAR PENJUALAN

                             Daftar Penjualan

     PBB                BJ                Pelanggan      Jumlah (Rp)

No    Tanggal      No   Tanggal

 1    23 maret   001    23 maret      Toko Awal Qayyum    Rp 13.582
        2009              2009
                              TOKO QAYYUM REZKY

                               Jl,Mandai Raya No 5

                               Tlp (0411)550-765

KARTU GUDANG

                                   KARTU GUDANG

Nama Barang :Indomie Soto        Spesifikasi :Unit             Gudang :A01
Max : 5

Kode Barang :001                 Unit Satuan :Bungkus          Lokasi :Makassar
Min : 1

            MASUK                        KELUAR                 SISA         Keterangan

      LPB           Jumlah       Surat Jalan         Jumlah    Jumlah
                     (unit)                           (unit)    (unit)
 Tanggal     No                Tanggal     No

 23 Mart     1        1                                           1
   09

 26 Mart     2                 23 Mart     001          1         -           Penjualan
   09                            09
                              TOKO QAYYUM REZKY

                               Jl,Mandai Raya No 5

                               Tlp (0411)550-765

KARTU GUDANG

                                   KARTU GUDANG

Nama Barang :Indomie Goreng     Spesifikasi :Unit             Gudang :A02
Max : 5

Kode Barang :002                Unit Satuan :Bungkus          Lokasi :Makassar
Min : 1

           MASUK                         KELUAR                  SISA       Keterangan

     LPB           Jumlah        Surat Jalan        Jumlah      Jumlah
                    (unit)                           (unit)      (unit)
 Tanggal    No                 Tanggal      No

 23 Mart    1        2                                            2
   09

 26 Mart    2                  23 Mart     001         2           -         Penjualan
   09                            09
                              TOKO QAYYUM REZKY

                               Jl,Mandai Raya No 5

                               Tlp (0411)550-765

KARTU GUDANG

                                   KARTU GUDANG

Nama Barang :Indomie Kari       Spesifikasi :Unit             Gudang :A03
Max : 5

Kode Barang :003                 Unit Satuan :Bungkus         Lokasi :Makassar
Min : 1

            MASUK                        KELUAR                  SISA       Keterangan

      LPB           Jumlah        Surat Jalan       Jumlah      Jumlah
                     (unit)                          (unit)      (unit)
 Tanggal     No                Tanggal      No

 23 Mart     1        1                                           1
   09

 26 Mart     2                 23 Mart      001         1          -         Penjualan
   09                            09
                             TOKO QAYYUM REZKY

                              Jl,Mandai Raya No 5

                              Tlp (0411)550-765

KARTU GUDANG

                                  KARTU GUDANG

Nama Barang :Indomie Kaldu     Spesifikasi :Unit             Gudang :A04
Max : 5

Kode Barang :004               Unit Satuan :Bungkus          Lokasi :Makassar
Min : 1

           MASUK                        KELUAR                  SISA       Keterangan

     LPB           Jumlah       Surat Jalan        Jumlah      Jumlah
                    (unit)                          (unit)      (unit)
 Tanggal    No                Tanggal      No

 23 Mart    1         3                                          3
   09

 26 Mart    2                 23 Mart     001         3           -         Penjualan
   09                           09
                              TOKO QAYYUM REZKY

                               Jl,Mandai Raya No 5

                               Tlp (0411)550-765

KARTU GUDANG

                                   KARTU GUDANG

Nama Barang :Indomie Coto       Spesifikasi :Unit             Gudang :A05
Max : 5

Kode Barang :005                 Unit Satuan :Bungkus         Lokasi :Makassar
Min : 1

            MASUK                        KELUAR                  SISA       Keterangan

      LPB           Jumlah        Surat Jalan       Jumlah      Jumlah
                     (unit)                          (unit)      (unit)
 Tanggal     No                Tanggal      No

 23 Mart     1        2                                           2
   09

 26 Mart     2                 23 Mart      001         3          -         Penjualan
   09                            09
4. Pihak-pihak yang terkait dalam alur kegiatan pemeriksaan oleh bagian
gudang adalah Bagian pengiriman penerimaan dan bagian gudang .

                       BAGAN ALUR PEMERIKSAAN




Pilihan Ganda

1. C. 1, 3, dan 4
2. B. laporan penerimaan barang
3. C. kartu gudang
4. B. bagian gudang
5. C. surat penawaran penjualan barang, surat jalan, dan surat order
   pembelian
6. D. pelanggan
7. A. pengiriman
8. C. bagian penerimaan
9. C. memverifikasi perhitungan fisik barang
10. A. membuat laporan pembelian

				
DOCUMENT INFO
Shared By:
Categories:
Tags:
Stats:
views:359
posted:1/18/2012
language:
pages:94