Nama Arin Ardiani NIM 0902032 Jurusan Pendidikan Kimia Mata

Document Sample
Nama Arin Ardiani NIM 0902032 Jurusan Pendidikan Kimia Mata Powered By Docstoc
					Nama           : Arin Ardiani

NIM            : 0902032

Jurusan        : Pendidikan Kimia

Mata Kuliah    : Bahan Ajar Berbasis WEB



                      RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

Mata Pelajaran        : Kimia

Satuan Pendidikan     : SMA

Kelas / Semester      : XII/1

Waktu                 : 2 X 45 Menit

Pendekatan            : Inkuiri

Metode                : Eksperimen



A. Standar Kompetensi

Menerapkan konsep reaksi oksidasi-reduksi dan elektrokimia dalam teknologi dan kehidupan
sehari-hari

B. Kompetensi Dasar

Mengamati reaksi redoks dalam sel elektrolisis dan menerapkan hukum faraday

C. Indikator
    Merancang dan melakukan percobaan elektrolisis
    Menjelaskan peristiwa yang terjadi di katode dan anode dalam sel elektrolisis
    Menuliskan reaksi yang terjadi pada katode dan anode (inert dan bukan inert) suatu
      larutan dan lelehan / leburan dalam peristiwa elektrolisis
D. Tujuan Pembelajaran

Siswa dapat mengamati reaksi yang terjadi di katode dan anode percobaan elektrolisis serta
mengkomunikasikannya secara lisan dan tulisan

E. Materi Pokok :

Elektrolisis
Uraian Materi pokok :

        Elektrolisis merupakan reaksi redoks yang tidak spontan . Katode merupakan kutub
negatif, dan terjadi peristiwa reduksi. Sedangkan anode merupakan kubub positif, dan terjadi
peristiwa oksidasi.

   1. Untuk elektroda inert:
       Rekasi yang terjadi di katode:
             o Larutan yang mengandung ion-ion logam-logam alkali, alkali tanah, Al3+,
                yang mengalami reduksi adalah air.

               2H2O (l) + 2e             2OH- (aq) + H2 (g)

              o Larutan yang mengandung ion-ion logam transisi seperti : Cu2+, Zn2+,
                  Pb 2+ , dll akan mengalami reduksi .
                  Contoh: Cu 2+ (aq)+2e              Cu(s)
        Reaksi yang terjadi di anode :
              o Larutan yang mengandung ion sisa asam yang mengandung O, seperti :
                  SO42-, NO3-, dll yang mengalami oksidasi adalah air .
                  2H2O (l)           4H + + O 2 (g) + 4e
              o Larutan yang mengandung ion sisa asam halida Cl-, Br-, I- mengalami
                  oksidasi.
                  Contoh : 2Cl- (aq)         Cl2(g) + 2e
   2. Elektroda bukan inert
       Untuk elektroda bukan inert , reaksi yang terjadi disesuaikan dengan besar potensial
       (E⁰)nya .
F. Alat-alat, bahan dan sumber belajar
    1. Alat dan bahan belajar
            Alat dan bahan seperti : gelas kimia, kabel, baterai, elektroda karbon, logam-
               logam (paku, Cu), larutan garam dapur, larutan KI, larutan CuSO4, amilum ,
               pp
            LCD, Komputer (berinternet jika mungkin)
    2. Sumber Belajar
        Kimia untuk SMA kelas XII : Michael Purba : Erlangga
        Situs elektrolisis : www. kimia.upi.edu/staf/arin ardiani/ elektrolisis
G. Skenario Pembelajaran
1. Pendahuluan                                                                 (10 menit)
      a) Guru mengucapkan salam dan mengecek kehadiran siswa
      b) Persyaratan pengetahuan :
          Siswa dapat membedakan larutan elektrolit dan nonelektrolit serta menjelaskan
          ionisasi larutan
      c) Guru memberikan motivasi pada siswa tentang penyepuhan.
          Contoh: bagaimana cara melapisi cincin besi dengan perak , sehingga di dapatkan
          cincin yang indah?
      d) Mengecek tugas minggu sebelumnya yaitu membuka alamat web yang diberikan
           dan memperlihatkan video praktikum elektrolisis didalamnya dan mencatat alat,
           bahan, serta prosedur praktikum. Praktikum yang ada dalam video akan di
           praktekan saat pembelajaran.
2. Kegiatan inti                                                          (60 menit)
       Guru memberikan Lembar Kerja Siswa (LKS)
       Sekelompok siswa ( sekitar 4 orang) merencanakan / merancang percobaan
           dengan topik “ELEKTROLISIS” sesuai tahapan sebagai berikut:
              o Merumuskan masalah
              o Identifikasi variabel ( variabel kontrol, variabel manipulasi/ bebas, variabel
                  respon / terikat)
              o Merumuskan hipotesis
              o Mempersiapkan eksperimen : menentukan alat, bahan, dan urutan kerja
              o Melaksanakan eksperimen
              o Menganalisis data
              o Menyusun kesimpulan
           Setelah selesai merancang percobaan , sekelompok siswa diminta
              mempresentasikan hasil rancangannya sehingga siswa lain dan guru dapat
              memberikan masukan
           Siswa melakukan percobaan berdasarkan hasil rancangannya masing-masing,
              kemudian menganalisisnya.
3. Penutup                                                                (20 menit)
           Sekelompok siswa diminta mempresentasikan hasil eksperimen dan
              kesimpulannya
           Guru memberikan kuis
           Siswa diminta menyusun laporan dan diserahkan kepada guru pada pertemuan
              berikutnya
           Guru menutup pembelajaran dan mengucapkan salam
H. Penilaian

      Dilakukan penilaian individual pada aspek kognitif/PPK, afektif/sikap, dan
psikomotor/keterampilan.

1. Penilaian Kognitif
   Nilai didapat dari hasil ulangan
2. Penilaian Afektif
   Nilai didapat dari pengamatan guru terhadap siswa selama proses pembelajaran
   berlangsung
   Contoh :

                                     Indikator/ Skor
 No      Nama Siswa                                                Jumlah Skor     Keterangan
                            1          2          3        4
   1
   2
   3
  40

     Keterangan :
     1 = Bekerja sama
     2 = Menerima perbedaan
     3 = Komunikasi
     4 = Aktif mendengar
      Jumlah skor maksimal = 4 X 4 = 16


     Nilai afektif    86-100 = A
                      71-85 = B
                      50-70 = C
                      < 50 = D
3. Penilaian psikomotorik
   Nilai didapat dari pengamatan guru terhadap siswa selama proses pembelajaran
   berlangsung .
   Contoh :


                                    Indikator/ Skor
No        Nama Siswa                                           Jumlah Skor    Keterangan
                            1         2          3     4
   1
   2
   3

  40

     Keterangan:
     1 = Cara melakukan larutan ke dalam gelas kimia
     2 = Cara memasang elektrode
     3 = Cara memasang baterai dan kabel
     4 = Cara merangkai laat elektrolisis
     Jumlah skor maksimal = 4 X 4 = 16


I. Referensi

BSNP.Kurikulum Standar Isi Departemen Pendidikan Nasional, Jakarta : BSNP, 2006

Direktorat Profesi Pendidik, Dirjen PMPTK,Depdiknas. Pedoman PengembanganModel-
Model Pembelajaran. Jakarta: Direktorat Profesi Pendidik, 2006

J. Analisis Hasil Belajar dan Program Tindak lanjut
   1. Program Remidial
     Siswa yang belum tuntas diwajibkan mengikuti remedial
  2. Tindak lanjut
     Sebagai pengembangan diri siswa dapat menambah percobaan elektrolisis tidak hanya
     dilaboratorium , tetapi juga yang dilakukan diindustri atau biasa disebut
     elektroplanting
K. Lampiran
     1. Lembar Kerja Siswa
     2. Kuis

				
DOCUMENT INFO
Shared By:
Categories:
Tags:
Stats:
views:49
posted:1/18/2012
language:Malay
pages:5