Pancasila dan ideologi

Document Sample
Pancasila dan ideologi Powered By Docstoc
					PANCASILA SEBAGAI ALAT PEMERSATU BANGSA

PENDAHULUAN


    A. Latar Belakang Masalah


            Bangsa Indonesia adalah bangsa yang terdiri dari berbagai macam suku
bangsa dan memiliki wilayah yang luas. Wilayahnya tersebar dari Sabang sampai
Merauke. Selain itu, bangsa Indonesia juga memiliki hasil bumi yang melimpah,
sehingga kekayaan bumi Indonesia itu menjadi incaran bangsa asing. Oleh karena
itu, banyak bangsa asing yang ingin menguasai Indonesia, mulai dari Portugis,
Spanyol, Belanda dan juga Jepang.
            Pada jaman tersebut, bangsa Indonesia masih bersifat kedaerahan dan
bisa dikatakan masih bodoh, sehingga dengan mudahnya bangsa asing menguasai
dan menjajah Indonesia dengan memanfaatkan kebodohan banga Indonesia.
Selain itu, bangsa Indonesia juga masih belum mengenal persatuan dan kesatuan
bangsa, sehingga bangsa asing dengan mudahnya menguasai suatu daerah
tertentu.
            Persatuan dan kesatuan bangsa mulai muncul pada tahun 1908, tepatnya
28 Oktober 1928 dengan dideklarasikannya sumpah pemuda. Pemuda-pemuda
dari berbagai daerah di tanah air berkumpul untuk mengucap sumpah bersatu
demi tanah air dan bersama-sama mengusir penjajah dari Indonesia.
            Sejak saat itu, bangsa Indonesia secara serempak melakukan perlawanan
terhadap penjajah di segala penjuru tanah air, hingga akhirnya bangsa Indonesia
berhasil mendeklarasikan kemerdekaan pada tahun 1945, tepatnya pada tanggal
17 Agustus 1945 dengan dibacakannya Prokalamasi oleh Presiden pertama saat
itu, Sukarno.
            Setelah hari kemerdekaan itu, bangsa Indonesia menjadi bangsa yang
utuh dan diakui oleh bangsa lain sebagai bangsa yang merdeka dan bebas dari
segala bentuk penjajahan. Akan tetapi, bangsa Indonesia belum memiliki dasar
negara yang akan digunakan sebagai pedoman untuk menjalankan negara dan juga
sebagai alat untuk mempersatukan bangsa Indonesia agar tidak mudah terpecah
belah oleh penjajah.
         Sejak 18 Agustus 1945,Republik Indonesia baru memiliki Dasar
Negara,yaitu Pancasila dan UUD 1945. Pembentukan itu berselang 1 hari setelah
Proklamasi Kemerdekaan Indonesia. Pancasila merupakan salah satu usul dari
Ir.Soekarno pada waktu rapat PPKI pada tanggal 1Juni 1945 bersama Moh.Yamin
dan Soepomo.Pancasila dan UUD 45 merupakan usaha dan kerja yang luar biasa
dari para pahlawan perjuangan kemerdekaan Indonesia.Bangsa Indonesia adalah
bangsa yang subur makmur gemah rimpah loh jinawi yang di huni oleh beraneka
macam penduduk dengan perbedaan suku, etnis, bahasa, dan golongan atas dasar
itulah para tokoh nasional dan perintis kemerdekaan memilih semboyan „Bhineka
Tunggal Ika‟sehingga bagaimanapun juga hingga saat ini Pancasila dan UUD 45
masih menjadi dasar Negara RI.
       Banyak pernyataan dalam sejarah telah mengakui bahwa Pacasila adalah
salah satu pemersatu dan asas ideologi politik yang paling cocok untuk bangsa
yang beraneka ragam suku dan agama seperti Indonesia. Pacasila memenuhi
kaidah-kaidah fundamental ketatanegaraan Indonesia yang tidak dapat diubah
karena didalamnya merupakan perjanjian yang luhur dari Bangsa Indonesia
sehingga pada tanggal 18 agustus 1945 Pancasila dan UUD 45 oleh PPKI
ditetapkan sebagai dasar Negara.


B. Rumusan Masalah
       Pancasila mempunyai arti yang sangat penting sebagai alat pemersatu
bangsa Indonesia sekarang ini .Akan tetapi akhir-akhir ini banyak sekali
perpecahan    yang terjadi antar sesama saudara sebangsa setanah air, tanya
kenapa?Dan bagaimana cara mengatasinya
PEMBAHASAN


         Bangsa Indonesia adalah Bangsa yang terdiri dari bagian pulau-
pulau,ditambah dengan beragamnya suku,etnis,budaya, adat, latar belakang
sejarah, serta agama dan kepercayaan yang memungkinkan terjadinya perbedaan
pandangan, cara hidup, bahkan perbedaan cita-cita dan tujuan.Oleh karena
itu,untuk mempersatukan seluruh keragaman bangsa Indonesia itu memerlukan
satu konsep dasar yang harus dipedomani oleh seluruh komponen bangsa.
         Persatuan Nasional menjadi sebuah cita-cita bangsa yang terus
diperjuangkan.Perjungan untuk mewujudkan cita-cita itu memang jadi persolan
bangsa yang amat serius bagi pembangunan bangsa untuk menjadi bangsa yang
maju dan besar.Dalam sejarah perjalanan bangsa Indonesia, upaya itu memang
mengalami berbagai kendala dan hambatan,mengingat keragaman yang ada dan
memiliki oleh kondisi Indonesia itu sangat rawan terjadinya perpecahan.
         Hal ini dapat kita lihat akhir-akhir ini dari kasus Sampit dan Sambas yang
disebabkan karena adanya perselisihan antara suku Dayak dan Madura,Kasus di
Ambon yang dilatarbelakangi perselisihan antara agama Islam dengan
Kristen,pepisahan daerah Timor-Timur yang dulunya adalah bagian daerah
Negara Kesatuan Indonesia kini menjadi Negara yang merdeka sendiri,Kasus
GAM di Aceh, Kasus RMS di Maluku Selatan, Kasus Bintang Kejora di Papua.
Hal ini banyak terjadi karena kurangnya pemahaman dan pengamalan dari
Pancasila.
         Untuk    memenuhi     cita-cita   tersebut,     konstitusi   Indonesia   perlu
meletakkannya dalam system kehidupan kenegaraan.Maka persatuan Nasional
menjadi dasar kehidupan bangsa Indonesia. Salah satu pasal dalam Pancasila,
dengan       kalimat   “Persatuan   Indonesia”.        Konsep    persatuan   Indonesia
diimplementasikan lagi melalui lambing dasar Negara “Bhineka Tunggal Ika”
yang mengandung pengertian bahwa meskipun Bangsa Indonesia itu terdiri
beraneka ragam suku, budaya, bahasa, agama, dan lain, tetapi, merupakan bangsa
yang memiliki tujuan dan cita-cita yang sama
       Didalam sila Pancasila “Persatuan Indonesia”yang mengandung prinsip
Nasionalisme, Cinta tanah air, menggalang terus persatuan dan kesatuan
bangsa.Nasionalisme adalah syarat mutlak bagi pertumbuhan dan kelangsungan
hidup suatu bangsa dalam abad modern sekarang ini,sebab tanpa perasaan
nasionalisme Sesutau bangsa akan hancur terpecah dari dalam.
       Nasionalisme Pancasila mengharuskan kita menghilangkan penonjolan
kesukuan, keturunan ataupun perbedaan warna kulit.
Cara meningkatkan Nasionalisme:
   a. Belajar menghargai orang lain
   b. Menhormati jasa-jasa pahlawan yang telah gugur
   c. Mengikuti upacara bendera
   d. Memakai produk dalam negeri
   e. Pantang Menyerah dan berjiwa pembaharu
   f. Memperdalam kebudayaan Indonesia
   g. Memakai bahasa Indonesia dengan baik dan benar
PENUTUP


A.KESIMPULAN
       Bahwa Pancasila mempunyai fungsi sebagai alat pemersatu bangsa
Indonesia yang terdiri dari keragaman suku, etnis, agama, latarbelakang sejarah
dan adat istiadat. Pancasila juga sebagai salah satu asas ideology politik yang
paling cocok untuk bangsa yang beraneka ragam seperti Indonesia.
B.SARAN
       Bahwa Pancasila agar dipegang teguh dalam kehidupan bernegara
ditingkatkan dan dimalkan agar tidak terjadi perselisihan yang di latarbelakangi
SARA ( Suku, Agama dan Ras) dan tidak terjadi pertikaian antar golongan
masyarakat yang berujung pada pemisahan daerah.
DAFTAR PUSTAKA
Santosa,Kholid,Paradigma   Baru   Memahami     Pancasila   dan    UUD    1945,
Jakarta,2004.
Adams,Cindy,Bung      Karno       Penyambung       Lidah         Rakyat,Gunung
Agung,Jakarta,1982

				
DOCUMENT INFO
Shared By:
Categories:
Stats:
views:173
posted:1/15/2012
language:Malay
pages:6
Description: materi untuk memperjelas tentang pancasila