sqn-edu.com
Goal Setting
Mengapa harus punya goal setting? Karena hampir semua kegiatan yang akan kita lakukan agar
berjalan dengan lancar harus ditentukan dulu apa tujuannya. Contoh kecill: pergi liburan saja
harus setting goal. Jika tidak maka liburan kita tidak tahu apa yang akan dilakukan, bahkan
mungkin akhirnya batal berlibur. Coba anda bayangkan, tiba-tiba tanpa rencana anda ada di
Pangandaran, kemudian anda bingung dan tak tahu apa yang akan anda kerjakan, mau
menginap di hotel mana, makan dimana, semua serba bingung karena sejak awal tidak
direncanakan.
Goal adalah bagian/potongan puzzle, yang akan membentuk impian anda. Jangka waktu goal
setting paling lama 1 tahun. Dengan demikian ada:
- goal tahunan
- goal bulanan
- goal harian
Misalnya:
Goal tahunan: jadi *8, jadi BL, dll
Goal bulanan: naik satu peringkat, TGS harus 2M, current achievment naik 10%, tambah FL,
tambah kedalaman, tiket PS/JTS.
Goal harian: presentas ke siapa, follow up siapa, janji dengan siapa, berapa lama mendengarkan
kaset, baca buku, contact siapa, prospecting berapa orang, dll.
Juga definisikan goal follow up anda apa, apakah cari leader, tambah omzet, hanya produk, dll.
Begitu pula dengan presentasi, goalnya apa?
Goal apa saja yang perlu dimiliki ketika Follow Up? Misalnya:
- tambah daftar nama
- penyebaran tiket
- ajak pertemuan
- atau mau dapat omzet
Goal ketika di OPP:
- memperkenalkan prospek ke upline, ke x-line
- belajar presentasi
- belajar/lihat cara jadi MC
- merekam/mengingat kesaksian
- tamu jangan sampai pulang sebelum selesai
- jual tiket ke prospek
- booking follow up
- tamu beli peralatan
(Harry Utomo)