Embed
Email

Cara Membuat Pantun

Document Sample
Cara Membuat Pantun
Description

Cara Membuat Pantun

Shared by: dryohanita
Stats
views:
196
posted:
1/12/2012
language:
pages:
3
Cara Membuat Pantun



Mengenal pantun:

Pantun merupakan salah satu sastra lisan yang banyak dikenal di Nusantara. Misalnya, di

Sumatra di kenal pantun, di Jawa terkenal sebagai Parikan, di Sunda dikenal sebagai

Paparikan.

Pantun biasa digunakan untuk saling menghibur, sindir menyindir, mengungkapkan perasaan

hati, menasehati, dan lain sebagainya.



Komponen pantun:

Pantun terdiri dari 4 baris kalimat. dua baris pertama di sebut sampiran, dua baris selanjutnya

adalah isi (pesan yang akan disampaikan).

Sampiran berfungsi untuk membuat irama pantun. Kalimat pertama memberi irama untuk

irama kalimat ke-3, kalimat ke 2 memberi irama ke kalimat ke-4.



Aturan membuat pantun:



Pantun adalah jenis puisi Melayu Lama yang satu baitnya terdiri atas empat lyrik dan

bersajak a – b – a – b. Tiap baris terdiri atas 8 -12 kata. Lyrik pertama dan kedua berupa

sampiran, sedangkan lyrik ketiga dan keempat berupa isi. Sampiran tidak mempunyai

maksud, hanya diambil rima persajakannya. Jadi, jika kita hendak membuat pantun,

sebaiknya membuat dahulu isinya, kemudian menyusul sampirannya.



Di akhir kata setiap kalimat pantun harus memiliki pola ABAB, tetapi ada kala orang

membuatnya dengan polaA AA A. pola resminya adalah ABAB. contoh:

berakit rakit ke hulu –> u=(A)

berenang renang ke tepian –> n=(B)

bersakit sakit dahulu –> u=(A)

bersenang senang kemudian –> n=(B)



Membuat pantun:



Kamu buat dulu dua baris isi pantunnya,

seperti:



Nenek uring uring siang dan malam

Mendengar kakek ingin poligami



Sekarang kamu tinggal menambahkan sampirannya. biasanya sampiran itu berupa peristiwa

sehari-hari.



Contoh:



Dagang berisi buah mempelam

Tolonglah beli barang segoni



Pantun jadinya seperti ini:

Dagang berisi buah mempelam

Tolonglah beli barang segoni

Nenek uring uring siang dan malam

Mendengar kakek ingin poligami



Jenis-jenis Pantun

 Pantun Adat

Menanam kelapa di pulau Bukum Tinggi

Sedepa sudah berbuah

Adat bermula dengan hukum

Hukum bersandar di Kitabullah

 Pantun Agama

Banyak bulan perkara bulan

Tidak semulia bulan puasa

Banyak tuhan perkara tuhan

Tidak semulia Tuhan Yang Esa

 Pantun Budi

Bunga cina di atas batu

Daunnya lepas kedalam ruang

Adat budaya tidak berlaku

Sebabnya emas budi terbuang

 Pantun Jenaka, Pantun Jenaka adalah pantun yang bertujuan untuk menghibur orang

yang mendengar, terkadang dijadikan sebagai media untuk saling menyindir dalam

suasana yang penuh keakraban, sehingga tidak menimbulkan rasa tersinggung, dan

dengan pantun jenaka diharapkan suasana akan menjadi semakin riang. Contoh:

Di mana kuang hendak bertelur

Di atas lata dirongga batu

Di mana tuan hendak tidur

Di atas dada dirongga susu

 Pantun Kepahlawanan, Pantun kepahlawanan adalah pantun yang isinya berhubungan

dengan semangat kepahlawanan

Adakah perisai bertali rambut

Rambut dipintal akan cemara

Adakah misai tahu takut

Kamipun muda lagi perkasa

 Pantun Kias

Ayam sabung jangan dipaut

Jika ditambat kalah laganya

Asam digunung ikan dilaut

Dalam belanga bertemu juga

 Pantun Nasihat

Kayu cendana di atas batu

Sudah diikat dibawa pulang

Adat dunia memang begitu

Benda yang buruk memang terbuang

 Pantun Percintaan

Coba-coba menanam mumbang

Moga-moga tumbuh kelapa

Coba-coba bertanam sayang

Moga-moga menjadi cinta

 Pantun Peribahasa

Berakit-rakit kehulu

Berenang-renang ke tepian

Bersakit-sakit dahulu

Bersenang-senang kemudian

 Pantun Perpisahan

Pucuk pauh delima batu

Anak sembilang ditapak tangan

Biar jauh dinegeri satu

Hilang dimata dihati jangan

 Pantun Teka-teki

Kalau tuan bawa keladi

Bawakan juga si pucuk rebung

Kalau tuan bijak bestari

Binatang apa tanduk dihidung ?


Related docs
Other docs by dryohanita
Cara Membuat Pantun
Views: 196  |  Downloads: 4