Embed
Email

Kasus PHK

Document Sample

Shared by: adhie_18doank
Categories
Tags
Stats
views:
188
posted:
1/11/2012
language:
pages:
10
Kasus PHK perusahaan dotcom telan korban 31.000

karyawan Institute for Information Technology yang tidak

disebutkan namanya seperti dikutip kantor berita

Kasus pemutusan hubungan kerja (PHK) di AFP.

lingkungan perusahaan Internet (dotcom) di Chinatime.com, salah satu anak perusahaan dari

Amerika Serikat setahun terakhir menimpa Grup China Times di Taiwan, baru-baru ini

31.056 orang, sementara sejumlah dotcom di mengurangi 20 karyawannya dan lebih 40 lainnya

Taiwan juga mengurangi karyawan. mungkin akan segera menyusul pada akhir tahun

Kasus PHK perusahaan ini.

dotcom AS Selama Acer Internet Servies, anak perusahaan Acer

Desember 1999-November Group, merumahkan 15 karyawannya akhir bulan

2000 lalu. Perusahaan lain yang juga melakukan

Periode Jumlah pemotongan karyawan adalah Era.com.

SmartNet, yang bergerak di bidang e-commerce

Des '99-Nov '00 31.056 dan bisnis piranti lunak dengan kepemilikan oleh

Okt '00 5.677 PC Home Online, juga melakukan hal yang sama.

Nov '00 8.789 Taiwan.com, anak perusahaan Chinadotcom,

Perusahaan 383 menyetop 20 karyawannya. Sedangkan

Chinadotcom, perusahaan Internet terkemuka,

Sumber: Challenger

pada September lalu telah memangkas 48

Hasil riset yang dilakukan Challenger, Gray et

karyawan di Cina, dan anak perusahaannya Web

Christmas Inc.-satu perusahaan riset yang

Connection juga mengurangi 42 karyawannya.

berbasis di Illinois, AS, menyatakan kasus PHK

Angela Chang, direktur pemasaran Taiwan.com,

terbesar terjadi pada November 2000 yang

mengatakan bagi dotcom pengurangan ukuran

mencapai 8.789 orang karyawan.

perusahaan (downsizing) merupakan langkah

"Pengurangan tenaga kerja selama November

penting untuk bertahan hidup. Di Taiwan,

meningkat 55% dari bulan sebelumnya yang

diperkirakan lebih 60 perusahaan biro perjalanan

sebesar 5.677 orang," bunyi laporan yang

yang berhubungan dengan Internet akan

dikeluarkan 27 November tersebut.

berkonsolidasi menjadi tiga atau empat

Menurut laporan Challenger, Gray et Chrismas

perusahaan dalam beberapa bulan ke depan.

Inc. total PHK di perusahaan dotcom sejak

Angela Huang, media liaison officer pada pAsia -

Desember 1999 hingga November telah mencapai

yang mengurangi 25 karyawannya bulan lalu,

31.056 tenaga kerja.

mengatakan pengurangan karyawan merupakan

Laporan itu menyebutkan pemangkasan

bagian upaya perusahaan mengejar target untuk

pekerjaan selama dua belas bulan terakhir terjadi

mencapai titik impas (break even point) tahun

pada 383 perusahaan. Challenger menyatakan

depan.

perusahaan yang bergerak di sektor layanan -

John Chiang, analis dari Grand Cathay Securities,

khususnya jasa konsulting, finansial dan

mengatakan para pekerja muda di dotcom

informasi, merupakan perusahaan yang

umumnya memiliki harapan mendapatkan bagian

melakukan pemotongan terbesar sejak

besar dari opsi saham ketika perusahaan mereka

Desember.

go public. (02)

Kasus PHK pada sektor layanan tersebut

menyerap sekitar 40% dari keseluruhan PHK

bisnis dotcom. Sedangkan sektor ritel menduduki Sumber : Bisnis Indonesia

peringkat kedua dengan 7.869 pengurangan

tenaga kerja.

PHK di Taiwan

Sementara sejumlah perusahaan dotcom di

Taiwan juga melakukan pengurangan karyawan

sebagai bagian dari upaya konsolidasi bisnis.

Kalangan pengamat menyatakan pemotongan ini

terjadi karena ekspansi bisnis besar-besaran yang

dilakukan kalangan dotcom tidak menghasilkan

keuntungan seperti diduga sebelumnya.

"Operasional dotcom merupakan pekerjaan

membakar uang cash," ujar seorang peneliti pada

Kasus PHK di PT. Unitex laporan dari pengawas yang turun ke lokasi JICT.

Posted on October 14, 2010. Filed under: Education Kami masih menunggu temuan dari tim pemeriksa

| untuk dianalisa. Apabila ada penemuan yang tidak

Penyelesaian kasus pemutusan hubungan kerja sesuai dengan peraturan, maka

(PHK) terhadap 24 karyawan PT Unitex Indo System, Kemnakertrans akan mengeluarkan nota

Bekasi, merupakan kewenangan Pemerintah pemeriksaan sebagai acuan hukum bagi langkah

Kabupaten Bekasi, sehingga Kementerian Tenaga pengawasan selanjutnya, katanya.

Kerja dan Transmigrasi tidak bisa ikut campur terlalu Sementara itu John Silaban, koordinator pekerja JICT

jauh atau mengambil keputusan, karena sifatnya yang tergabung dalam Komite Perjuangan Buruh

hanya koordinatif. Jabodetabek (KPBJ) mengatakan bahwa pihaknya

Penjelasan itu dikemukakan staf Direktorat berharap dapat bertemu dengan Menakertrans

Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial Muhaimin

(PPHI) Kemenakertrans RI, Jafar Sodikin, ketika Iskandar.

menerima perwakilan tiga pengurus Serikat Pekerja Sebagai Menakertrans, Pak Muhaimin Iskandar

(SP) PT Unitex Indo System, PT Kereta Api Indonesia sebenarnya bisa mengambil keputusan untuk

Divisi Jabodetabek dan pekerja Jakarta International penyelesaian kasus kami, katanya dan

Container Terminal (JICT) Tanjung Priok yang menambahkan bahwa pihaknya akan tetap

berunjukrasa di Kantor Kemenakertrans RI, Jakarta, menginap di Kantor Kemenakertrans hingga ada

Selasa (30/3). keputusan penyelesaian kasusnya.

Ratusan pekerja dari tiga serikat pekerja itu sejak

Senin (29/3) berunjukrasa dan menginap di Kantor Sumber : Kementrian Komunikasi dan Informatika

Kemnakertrans RI di Jalan Gatot Subroto, Jakarta, RI (depkominfo.go.id)

setelah Kemnakertans tidak bisa memberikan

keputusan.

Menurut Jaafar, Direktorat PPHI Ditjen PHI Jamsos

Kemnakertrans RI pada intinya merespon dan

mengambil sikap positif atas penyampaian aspirasi

para pekerja, namun tetap ada prosedur dan

mekanisme yang harus diperhatikan sesuai

mekanisme dan ketentuan peraturan perundang-

undangan.

Saat memberikan penjelasan, Jaafar antara lain

didampingi Kepala Pusat Humas Kemnakertrans RI

Budi Hartawan, staf dari Ditjen Pembinaan dan

Pengawasan Ketenagakerjaan Kemnakertrans, dan

aparat kepolisian dari Polres Jakarta Selatan.

Penyelesaian kasus PHK karyawan Unitex

sebenarnya sudah diproses dan sedang dalam

penanganan Disnaker Pemkab Bekasi. Apabila salah

satu pihak atau dua pihak tidak setuju, maka

mekanismenya kemudian dapat menempuh langkah

yang sesuai dengan UU No 2/2004, katanya.

Dikemukakan bahwa Kantor Kemnakertrans Ri dan

Disnaker Kabupaten Bekasi bersama-sama

menjalankan fungsi koordinasi atas penyelesaian

permasalah tersebut, dan diharapkan, dalam

pertemuan pada 1 April 2010, para pihak dapat

bertemu dan berdialog untuk menyelesaikan

permasalahan di Kantor Disnaker Kabupaten Bekasi.

Persoalan ini terkait dua hal, yaitu berkaitan dengan

mogok kerja pekerja sesuai pengaduan perusahaan

dan berkaitan dengan PHK, kata Jafar. Sedangkan

kasus PHK terhadap pekerja Jakarta International

Container Terminal (JICT) Tanjung Priok, menurut

pengawas dari Kantor Kemnakertrans RI, Cacuk,

mengatakan bahwa pihaknya masih menunggu

Kasus PHK Pekerja Sogo, PT Panen Dituding Pakai

Data Palsu

Frida Juli Windiarti - detikNews

Jakarta - PT Panen Lestari Internusa dituding

menggunakan data palsu mengenai 214 pekerja di

Sogo Plaza Indonesia yang telah disalurkan ke

perusahaan lain. Menurut Andika selaku wakil ketua

Federasi Serikat Pekerja Mandiri (FSPM) Hotel,

Restoran, Plaza, Apartemen, Katering, Retail, dan

Pariwisata, hanya sekitar 50 pekerja yang

dipindahkan. "Kami sudah 2 kali meminta data

tersebut dari pengusaha, tapi tidak diberikan," kata

Andika usai persidangan di Pengadilan Hubungan

Industrial, Jl MT Haryono, Jakarta, Kamis

(21/6/2007). Sidang kasus PHK pekerja di Sogo Plaza

Indonesia ini berlangsung dengan agenda

mendegarkan keterangan saksi Palris Jaya selaku

ketua umum FSPM. Dituturkan Andika, ada 3 opsi

yang diberikan pengusaha, yaitu PHK dengan

pesangon, dipekerjakan kembali di Mitra Adi Perkasa

(MAP), dan sekuriti yang di-PHK dijamin mendapat

pekerjaan di tempat lain. "Tawaran itu hanya

formalitas. Inti dari tawaran ya PHK. Bukan tawaran

bekerja namanya kalau bekerja di luar Sogo. Kalau

dimutasi ke MAP haknya berubah. Tiga opsi itu tipu

muslihat," ujarnya. Ditegaskan dia, pekerja bukan

mempermasalahkan pesangon. Masalah pertama,

dasar PHK itu tidak jelas. Kedua, perhitungan

gugatan kompensasi menyalahi fakta yang ada. "Dari

53 karyawan, kini tinggal 45 yang masih

memperjuangkan haknya. Delapan orang lainnya

sudah mundur dan menerima pesangon," urainya.

Bantah Sementara Andi Anawawi selaku pengacara

PT Panen Lestari Internusa usai sidang membantah

penggunaan data palsu. Dijelaskan dia, dari 316

pekerja yang di-PHK, ada 214 pekerja yang

disalurkan ke perusahaan lain. Sedangkan 79 pekerja

lainnya mengundurkan diri. Alasannya tempat

domisili yang jauh dari tempat tugas. Sementara 53

orang menolak 3 opsi yang diberikan. "Karyawan

hanya ingin memilih pekerjaan yang sesuai dengan

keinginan mereka. Dia ingin di-PHK tapi memilih

pekerjaan yang dia suka," ujar Andi. (sss/ana)

Kasus PHK Karyawan Angkasa Pura I Akan serentak di beberapa bandara semata-mata

Dihentikan dilakukan untuk memperjuangkan hak-hak para

E Mei Amelia R - detikNews pekerja akibat inkonsistensi pihak manajemen,"

ujarnya.



Itje menilai, tindakan memutasi Arif Islam juga

merupakan tindakan balasan dari pihak manajemen.

"Tujuan utama dari hukuman mutasi yang diberikan

kepada Arif adalah agar Arif tidak dapat lagi

menjalankan kegiatannya selaku pengurus SP AP I,"

bebernya.



7 - 9 Mei 2008 silam, ribuan karyawan AP I

melakukan mogok kerja terkait Perjanjian Kerja

foto: ilustrasi bandara Bersama (PKB) anatara SP I dengan pihak

manajemen AP I. Namun, setelah melakukan aksi

Jakarta - Masih ingatkah Anda dengan kasus tersebut, puluhan karyawan yang tergabung dalam

Angkasa Pura I ? Kasus ini mengenai pemecatan SP AP I, di-PHK.

sejumlah karyawan Angkasa Pura karena

berunjukrasa dan kemudian dilaporkan Ke Polda Itje kemudian melaporkan tindakan yang dilakukan

Metro bukti. oleh pihak manajemen AP I dalam hal ini, Bambang

Darwoto selaku Dirut AP I ke Polda Metro Jaya, 14

"Kasusnya ini sudah dari tahun 2008, kita lihat malah Mei 2008 lalu. Namun, hingga kini, kasusnya masih

ada upaya meng-SP3 (Surat Perintah Penghentian terkatung-katung.

Penyidikan) kasus," kata Ketua Umum Serikat

Pekerja AP I, Itje Julinar kepada wartawan di (mei/ndr)

Mapolda Metro Jaya, Jalan Sudirman, Jakarta

Selatan, Kamis (18/6/2009).



Hal itu terlihat dari Surat Pemberitahuan

Perkembangan Hasil Penyidikan (SP2HP) yang

diterima Serikat Pekerja AP I pada 15 April 2009.

Dalam SP2HP tersebut penyidik menyampaikan

bahwa pihaknya telah memanggil saksi ahli dari

Departemen Tenaga Kerja dan Transmigrasi

(Depnakertrans).



"Disitu disebutkan bahwa Dirut AP I, Bambang

Darwoto hanya mengambil kebijakan dengan

menskorsing para karyawan yang mogok selama 3

bulan yang tidak berakibat pada hubungan status

kerja atau tindakan PHK," kata Itje.



Terkait status Arif Islam, Pegawai Negeri SIpil (PNS)

yang diperbantukan di PT AP I dan yang ditugaskan

di Bandara Sepinggan Balikpapan, Kalimantan

Tengah, saksi ahli menyebutkan bahwa Arif tidak

diberhentikan melainkan dikembalikan ke

instansinya di Departemen Perhubungan (Dephub).



Serikat Pekerja (SP) AP I menyatakan keberatannya

dengan SP2HP yang dilayangkan penyidik terhadap

mereka. Menurut Itje, tindakan manajemen AP I itu

adalah tindakan yang tidak fair.



"Mogok kerja oleh SP AP I yang dilakukan secara

2.100 Buruh Di-PHK Mendadak, Ratusan Polisi

Dikerahkan

Ari Saputra - detikNews

Jakarta - Gerimis siang hari di Jakarta menjadi saksi

PHK mendadak 2.100 buruh PT The Master Steel dan

PT Pangeran Karang Murni (PKM) yang berlokasi di Jl

Pegangsaan II Pulogadung, Jakarta Utara. Ribuan

buruh produsen baja beton ini diberhentikan tanpa

pemberitahuan sebelumnya. Surat pemberitahuan

PHK bernomor 039/DIR/MS-PKM/VI/2007

ditandatangani langsung oleh Direktur Utama

Istanto Burhan diterima buruh pagi hari ini. Ribuan

buruh pun tertahan di luar pagar pabrik. Mereka tak

berbuat banyak mendapat PHK sepihak itu. Buruh

hanya duduk-duduk ditemani rintik hujan. "Kami

tidak terima. Ini benar benar mendadak. Katanya

pabrik pailit, itu nggak mungkin. Selama ini proses

produksi berjalan normal. Anak perusahaan juga

beroperasi normal," kata Cahyo, Ketua Serikat

Pekerja PT PKM, Selasa (5/6/2007). Atas PHK

mendadak ini, ratusan polisi terlihat berjaga-jaga

mengamankan lokasi kedua perusahaan yang dalam

satu area itu. Terbilang 400 polisi dari kesatuan

Brimob menenteng senjata laras panjang. Dari Polda

Metro Jaya sebanyak 250 personel diterjunkan,

Reskrim 50 polisi, dan selebihnya dari Provoost,

Gegana dan Kodim 0502 Jakarta Utara. Tampak pula

kawat berduri disiapkan di pintu masuk pabrik.

Pengamanan ini dinilai berlebihan oleh para buruh.

"Ini sudah termasuk tekanan psikis dan intimidasi

kepada buruh. Padahal kami tak melakukan apa-apa.

Mogok kerja pun tidak," ujar Cahyo. (Ari/nrl)

2.800 Karyawan Pabrik Kayu Lapis di-PHK

M Hanafi Holle - detikNews

Ambon - Buntut kesulitan bahan baku kayu lapis dan

kenaikan harga minyak, PT Jati Dharma Indah (JDI)

Waisarissa melakukan PHK terhadap 2.800

karyawannya. Kebijakan ini ditempuh selain

perusahaan mengaku sulit mendapatkan bahan

baku, juga diakibatkan kenaikan harga minyak. Hal

ini disampaikan Gubernur Maluku, Karel Alberth

Ralahalu kepada wartawan usai mengantar

kepulangan Presiden SBY, di Ball Room VIP Bandara

Internasional Pattimura, Ambon, Rabu (5/4/2006).

"Memang benar ada PHK karyawan sebanyak 2.800.

Saya dapat info bahwa perusahaan kolaps akibat

kesulitan bahan baku dan dampak kenaikan harga

BBM. Ini yang membuat kebijakan pihak perusahaan

mem-PHK karyawan sebanyak itu," ujar Karel.

Kepada pihak perusahaan, Karel menegaskan, jika

kebijakan PHK dilakukan, harus sesuai dengan aturan

maupun UU berlaku. "Hak-hak karyawan berupa

pesangon harus diberikan sesuai dengan aturan atau

UU yang ada, jangan asal beri," ingatnya. Karel

mengaku telah memerintahkan Dinas Tenaga Kerja

Provinsi Maluku maupun Kabupaten Seram Bagian

Barat untuk segera melakukan langkah-langkah

antisipatif, sehingga tidak menimbulkan hal-hal yang

tidak diinginkan bersama. "Harus ada langkah cepat

dan antisipatif, sehingga tidak menimbulkan hal-hal

negatif maupun masalah bagi daerah," katanya.

Sementara itu, informasi yang didapat sejak siang

tadi, 2.800 karyawan yang di-PHK melakukan aksi

demonstrasi terhadap kebijakan perusahaan yang

bergerak di bidang pengolahan kayu lapis ini.

"Memang sejak siang tadi ada demo karyawan di PT

Jati Dharma Indah. Mereka protes karena di-PHK,"

ungkap Bupati Seram Bagian Barat, Izak Saimima.

Terkait hal itu, lanjut Saimima, dirinya telah

melakukan koordinasi dengan Gubernur Maluku.

"Saya sudah lakukan koordinasi dengan Gubernur

untuk diambil langkah-langkah antisipatif," ujarnya.

(atq/)





Tetap update informasi di manapun dengan

http://m.detik.com dari browser ponsel anda!

Danamon Diminta Tunda PHK

Nova Maulani - detikNews

Jakarta - Pemerintah meminta PT Bank Danamon

Tbk menunda keputusan PHK sekitar 450

karyawannya mengingat situasi perekonomian yang

kurang kondusif sehingga akan memberatkan

karyawan. "Saya menghimbau dalam situasi begini,

mbok ya ditahan dulu kebijakan PHK ini," ujar

Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Erman

Suparno seusai pertemuan dengan Direksi Bank

Danamon di Gedung Depnakertrans, Jl Gatot

Soebroto, Jakarta, Kamis (5/1/2006). Erman

memanggil manajemen untuk menjelaskan

mengenai perihal pemutusan hubungan kerja (PHK)

karyawan Bank Danamon itu. Himbauan ini

kemudian diterima oleh direksi dan mereka

menjelaskan bahwa dalam PHK ini terdapat sisi

recoverynya yaitu untuk merubah strategi bisnis.

Strategi bisnis yang akan dijalankan Bank Danamon

yaitu ke arah pelayanan mikro yang mencakup ke

arah simpan pinjam ke daerah. Yaitu dengan

membuka 50 unit baru di daerah. "Masalahnya

karyawan yang kebanyakan wanita tidak mau

dipindahkan dengan alasan jauh dari keluarga dan

lain-lain," tambahnya. Erman juga menanyakan

kepada direksi apakah PHK tersebut sudah

memenuhi ketentuan dalam undang-undang

mengingat dalam pembicaraan itu Erman

menemukan ada yang relatif tidak dijalankan dalam

ketentuan UU No 13 tentang Ketenagakerjaan, yakni

besaran pesangon yang senilai dua kali dari

ketentuan yang tercantum UU Ketenagakerjaan plus

6 bulan gaji. Erman juga mengaku dirinya

mendengar bahwa ada dua atau tiga bank swasta

lain yang juga akan melaksanakan kebijakan yang

sama. "Jadi kalau penyelesaian ini mulus maka akan

diikuti oleh bank-bank lain," tutur mantan Wakil

Ketua Komisi V DPR ini. (ddn/)

Lebih 3 Ribu Pekerja Cor Logam Klaten Menganggur

Muchus Budi R. - detikNews

Klaten - Lebih dari tiga ribu pekerja di sentra industri

cor logam di Ceper, Batur, Klaten, terpaksa

menganggur. Hal ini diakibatkan kenaikan BBM dan

penerapan tarif Daya Max Plus oleh PLN yang

membuat 75 persen usaha milik perajin kolaps. Hal

ini diperparah dengan turunnya pesanan yang

masuk setiap harinya. "Dari 325 anggota koperasi,

hanya sekitar 25 persen saja yang masih bertahan

produksi. Sisanya memilih menunggu kondisi

membaik. Jika memaksa beroperasi justru merugi.

Pesanan yang masuk juga terus berkurang sehingga

tidak bisa semua anggota mendapat jatah produksi,"

ujar Afan Susanto, Manajer Koperasi 'BaturJaya'

Ceper, Selasa (6/11/2005). Terpuruknya sentra

industri cor logam Batur ini mulai dirasakan akibat

sejumlah kebijakan pemerintah yang dinilai tidak

menguntungkan industri kecil. Apalagi setelah

kenaikan harga BBM terakhir yang angkanya sangat

tinggi, ditambah penerapan tarif Daya Max Plus oleh

PLN. Kondisi itu diperparah lagi dengan tarif baru

UMK yang akan segera diberlakukan. Belum lagi

faktor sepinya pesanan. Saat ini pesanan rutin tiap

bulan yang masuk ke koperasi 'Batur Jaya' hanya dari

PT KAI berupa 12.000 buah blok rem. Akibatnya

tidak bisa memberi garapan kepada semua perajin.

Untuk kompensasinya, pengrajin yang tidak

kebagian pekerjaan akan mendapatkan fee

sekadarnya dari yang mendapat garapan. "Saat ini

Lebih dari 3.000 pekerja terpaksa menganggur.

Tenaga kerja yang terserap hanya 50 persen dari

jumlah awal 6.000 orang. Itu pun dengan

penghasilan yang tidak seberapa karena hanya 25

persen yang mampu beroperasi. Tapi bagaimanapun

terpaksa harus dijalani," kata Afan. Untuk itu,

lanjutnya, pemerintah harus campur tangan dengan

kebijakan-kebijakan yang bisa membantu kalangan

pengrajin. Kondisi yang terpenting saat ini adalah

mendapat pesanan dan bisa menutup biaya

operasional meskipun dengan margin keuntungan

yang sangat terbatas. "Harus ada stimulus dan

keringanan bagi pengrajin," tegas Afan. Diversifikasi

Sejumlah perajin cor logam Batur saat ini mencoba

bertahan dengan diversifikasi usaha. Mereka tidak

menolak pesanan dalam bentuk apa pun. Bahkan

tidak jarang mereka mencari order dengan model

jemput bola. "Pesanan apa pun kami terima saat ini.

Pesanan kursi hias hingga tiang lampu kita kerjakan.

Padahal biasanya garapan utama kami adalah

onderdil mesin, pompa air dan sambungan pipa milik

PDAM. Hasilnya lumayan karena tiap bulan dapat

pekerjaan, meskipun tidak seberapa yang penting

bisa bertahan," ujar Sumanto, salah seorang

pengrajin cor logam di Batur. (atq/)

Perusahaan Tekstil di Surakarta PHK Hampir 3.000 hanya mau untungnya. Kepada detikcom, Toha

Buruh mengatakan selain perusahaan TPT, keluhan juga

Muchus Budi R. - detikNews datang dari industri plastik dan kerajinan rotan.

Solo - Gara-gara kenaikan bahan bakar minyak Industri plastik mengeluhkan kenaikan harga BBM

(BBM) dua kali sepanjang tahun 2005 dan dan mahalnya bahan baku impor karena kejatuhan

membanjirnya produk pakaian selundupan, harga rupiah. Kerajinan rotan mengeluhkan

membuat perusahaan-perusahaan tekstil gulung kelangkaan bahan baku akibat peraturan terbaru

tikar. Sedikitnya 3.000 karyawan buruh pabrik tesktil Mendag mengijinkan ekspor rotan mentah. "Tadi

di Surakarta di PHK sepanjang tahun 2005 ini. pagi saya bertemu sejumlah pengusaha, saya

Surakarta memang dikenal sebagai pusat sampaikan berbagai pertimbangan kondisi. Salah

perusahaan tekstil dan produk tekstil (TPT). Dari satunya saya tekankan perusahaan jangan hanya

puluhan perusahaan, sampai saat ini yang mau untungnya. Kalau misalnya selama dua tiga

bergabung dalam Asosiasi Pengusaha Indonesia bulan ada trend menurun jangan dijadikan alasan

(Apindo) ada 65 pengusaha. Itu belum terhitung PHK. Kalau pas bulan sepi pesanan yang dikerjakan

ratusan usaha konveksi atau industri rumah tangga. seluruh karyawan, sebab pada bulan-bulan

Perusahaan TPT di Surakarta sebagian besar berada tertentu ada masa ramai lagi," kata dia. Toha

di Sukoharjo, disusul Karanganyar lalu Sragen dan berharap Pemerintah Pusat menindak tegas

Boyolali. Sekretaris Apindo Surakarta Pang Supardi penyelundup tekstil dengan sanksi berat karena

kepada detikcom, Kamis (27/10/2005), mengatakan mematikan produk dalam negri. Selain itu juga

semenjak terjadi kenaikan BBM tahap pertama harus ditempuh kebijakan khusus untuk

tahun 2005 pada bulan Maret, banyak perusahaan mengantisipasi kerawanan. "Sedangkan untuk

TPT sudah merasakan kesulitan menyeimbangkan ekspor rotan mentah, saya pikir perlu dikaji

biaya operasional dengan pendapatan yang masuk. kembali jika ternyata peraturan itu melumpuhkan

Apalagi setelah disusul dengan kenaikan harga usaha dalam negri," lanjutnya. (jon/)

BBM tahap kedua awal Oktober lalu. "Sepanjang

2005 ini hampir 3.000 karyawan di beberapa

perusahaan terpaksa diberhentikan. PT Danliris di

Sukoharjo mem-PHK hampir 2.000 karyawannya,

lalu PT Tyfountex di Sukoharjo mem-PHK 500

karyawan, serta PT AD-Tex Boyolali 15 karyawan.

Saya tidak bisa menghitung PHK yang dilakukan

perusahaan kecil-kecil di luar Apindo yang kolaps

karena kondisi ini," paparnya. Dengan harga BBM

sangat tinggi, lanjut Supardi, secara langsung

mempengaruhi biaya energi yang harus ditanggung

perusahaan. Menurutnya, pada waktu beban

puncak biaya yang harus dikeluarkan mencapai

empat kali lipat dari sebelumnya. Faktor lain

menjadi faktor krisis adalah perusahaan tidak

dapat menjual produk karena kalah bersaing

dengan produk selundupan. "Sebagian besar

perusahaan terpaksa menyimpan produknya ke

gudang, sementara para karyawan menolak

dirumahkan meskipun hanya sementara waktu. Ini

beban sangat berat bagi pengusaha. Jika

Pemerintah tidak menempuh kebijakan-kebijakan

khusus serta tidak tegas memberantas barang

selundupan, kami khawatir akhir 2005 banyak

perusahaan TPT bertumbangan," kata dia. Jangan

Hanya Mau Untungnya Menanggapi keluhan

tersebut, Wakil Bupati Sukoharjo M Toha meminta

kepada seluruh pengusaha agar memperlakukan

PHK sebagai pilhan terpahit dan langkah terakhir.

Dia juga meminta agar perusahaan

mempertimbangkan sisi kemanusiaan dan ekses

sosial akibat PHK dengan mengubah orientasi

Minta Pesangon, Buruh PT KTC Makassar Demo Lagi



Gunawan Mashar - detikNews

Makassar - Karena pesangon tak kunjung

dibayarkan, para buruh PT Kantingen Timber

Celebes (KTC) berang. Padahal DPRD Sulsel telah

turut mendesak pabrik tripleks ini untuk membayar

pesangon para buruh yang telah di-PHK. Sebagai

bentuk protes, sekitar 500 buruh yang telah di-PHK

sejak Oktober lalu mendatangi kantor Dinas Tenaga

Kerja Kota Makassar, Jl Andi Pettarani, Makassar,

Kamis (13/1/2006). Para buruh yang sebagian besar

perempuan ini memadati Disnaker sejak pukul 09.00

Wita. Mereka mendesak Disnaker turut menekan PT

KTC untuk membayarkan pesangon yang belum

mereka teriam sepenuhnya. "DPRD Sulsel sudah

mendukung. Tapi kenapa pihak KTC belum juga

membayarkan pesangon kawan-kawan kami," ujar

Badriyah, kordinator aksi, ketika melakukan orasi.

Setelah berorasi di Disnaker Makassar, ratusan

buruh ini pun berkonvoi, dengan mengendarai dua

buah truk dan ratusan sepeda motor, menuju kantor

Dinas Tenaga Kerja Sulsel, Jl Perintis Kemerdekaan,

Makassar. Di tempat itu, para buruh kembali

menggelar orasi. Sekadar diketahui, pada bulan

Oktober lalu, sebanyak 974 buruh PT KTC

dirumahkan. Alasan perusahaan, perampingan

karyawan. Sebelumnya, PT KTC mempekerjakan

sekitar 1.200 buruh. Pihak KTC hanya membayarkan

separuh sepangon dari yang dijanjikan. Padahal,

dalam perjanjian kerja, disebutkan bahwa pesangon

yang akan diberikan adalah 200 persen dari gaji.

Para buruh ini sudah seringkali menggelar demonya.

Pada 3 Januari lalu, pihak DPRD Sulsel

mempertemukan kedua belah pihak yang berseteru,

KTC dan para buruh. Dari pertemuan itu, DPRD

Sulsel pun memutuskan agar pihak KTC

membayarkan uang pesangon 200 persen kepada

buruh yang di PHK. Namun, hingga kini pihak KTC tak

memenuhi. (nrl/)


Related docs
Other docs by adhie_18doank
Kasus PHK
Views: 188  |  Downloads: 0
By registering with docstoc.com you agree to our
privacy policy

You are almost ready to download!

You are almost ready to download!