Documents
Resources
Learning Center
Upload
Plans & pricing Sign in
Sign Out

Modul 1-2 dan Modul 1-3 Introduction Animation Using Flash

VIEWS: 42 PAGES: 16

  • pg 1
									Macromedia
  Flash


             Politeknik Elektronikan Negeri Surabaya
             Institut Tekonolgi Sepuluh Nopember
             Surabaya

                                                       1
Macromedia Flash

 Macromedia Flash merupakan software yang dipakai
  untuk menggabungkan antara multimedia, grafis,
  animasi dan suara. Banyak digunakan untuk
  membangun game animasi
 Bisa dimanfaatkan sebagai media interaktif untuk
  pembelajaran




                                                     2
  Tampilan Muka Macromedia Flash

                   Menu Bar

                     Time Line




                        Color Panel
          Kanvas



Toolbox
                                      3
Toolbox Macromedia Flash




                           4
Layer

 Layer dapat dianalogikan
  sebagai kanvas suatu lukisan.
  Jumlah layer bisa lebih dari
  satu (berlapis), layer yang
  paling atas adalah kanvas yang
  terdepan



                                      Layer bawah
                                    Layer Tengah
                                   Layer Atas


                                                   5
TimeLine

 Timeline atau garis waktu mempunyai fungsi untuk
  membantu penempatan obyek pada fungsi waktu
 Angka pada timeline menunjukkan garis waktu disebut
  sebagai frame.
 Menggunakan satuan fps, jika 12 fps maka setiap
  frame akan ditampilkan 1/12 detik




                                                        6
Membuat Dokumen Baru

             Membuat dokumen baru




            Dialog pembuatan
              dokumen baru
                                    7
Jenis File Flash

 File Utama (.fla)
    File yang menyimpan obyek-obyek flash. File ini dapat diedit
    atau diubah isinya.

 File Hasil Export (.swf)
    File hasil export yang tidak bisa diedit. Untuk membuka masih
    membutuhkan flash player

 File Publikasi
    Hasil hasil publish yang menghasilkan .exe, .html, .swf dll. Bisa
    dibuka tanpa perlu installasi flash player atau macromedia flash




                                                                        8
Jenis Animasi di Flash

 Keyframe to Keyframe atau biasa disebut frame by frame
     Pembuatan animasi yang dilakukan frame demi frame.
     Biasanya dilakukan untuk membuat film kartun
 Motion Tween
     Animasi perubahan bentuk secara instance
     Contoh dalam kategori ini : Shape Tweening, Motion Guide
 Action Script
     Action script merupakan bahasa pemprograman di flash yang
     digunakan untuk pengontrolan object




                                                                 9
KeyFrame to KeyFrame Animation


                                      Frame
 Buat Dokumen Baru di Flash
 Buat gambar1 pada frame1
 Klik Kanan Frame, Insert Blank Frame
  buat gambar dua pada frame2
 Klik kanan Frame, Insert BlankFrame dan
  buat gambar 3 pada Frame3
 Dst sampai frame terakhir
 Untuk menjalankan tekan Ctrl-Enter pada
  keyboard                                   Klik Kanan pada
                                             Frame dan pilih
                                            Insert BlankFrame

                                                                10
Frame By Frame dengan MultiLayer

 Digunakan untuk membuat
  animasi jika ada bagian
  yang bergerak dan ada
  bagian yang tidak bergerak
 Hanya yang bergerak yang
  perlu kita gambar ulang
 Perlu dipilah :
     mana obyek yang bergerak
     dan tidak berbergerak
     Dibuat layer sendiri-sendiri
 Yang tidak bergerak ikut
  gambar sebelumnya




                                    11
Motion Tweening

 Buat dokumen baru
 Gambar pada frame 1
 Arahkan kursor ke frame20 klik
  kanan dan pilih keyframe
 Geser Gambar pada frame1 ke
  tempat yang kita inginkan
 Arahkan kursor antara frame1-
  frame20 klik kanan dan pilih create
  motion tween
 Untuk melihat efek ketik ctrl-enter




                                        12
 Animasi Shape Tweening
 Buat dokumen baru
 Pada kanvas gambar object yang
  anda inginkan
 Arahkan kursor ke Frame 20 insert
  Blank Frame
 Pada posisi yang sama pada frame1
  gambar object yang benar-benar
  berbeda dari frame1
 Select Frame1 s/d frame20 pada
  properties pilih shape pada isian
  tween
 Ketik Ctrl-enter untuk melihat efek
  animasinya


 NB. Jika obyek bukan shape harus
  kita rubah dulu menjadi shape
  dengan cara dari menu modify 
  Break Apart


                                        13
Animasi Shape Tweening: Shape Hints
 Kadang hasil animasi
  Shape Tweening tidak
  sesuai dengan harapan kita
 Kita bisa menentukan mana
  yang berubah mana tidak
  sehingga perubahan
  menjadi bagus
 Cara :
    Klik KeyFrame1, dari menu
    modify  Transform 
    Add Shape Hint. Pindahkan
    lingkaran kecil ke awal       Korespondensi
    perubahan                     Titik shape hint
    Selanjutnya klik
    Keyframe20, pindahkan
    lingkaran kecil ke akhir
    yang ingin kita rubah
    Ulangi langkah diatas untuk
    mengkorespondensi awal
    dan akhir perubahan.
    Semakin banyak semakin
    bagus
                                                     14
Animasi Shape Tweening: Shape Hint …


          Korespondensi
          Titik shape hint




                                       15
Animasi dengan motion Guide

 Berguna untuk membuat animasi sesuai dengan jalur yang sudah
  ditentukan, cnt : putaran planet ke matahari, animasi roket yang
  meluncur, dll
 Pembuatan animasi dengan motion guide
    1. Bangun dokumen baru
    2. Buat object yang akan digerakkan pada frame1
    3. Buat layer Guide dari menu Insert  Timeline  MotionGuide
    4. Dengan pencil tools buat jalan yang akan dilalui object
    5. Insert KeyFrame40 dan gerakkan object ke tempat yang diinginkan
    6. Pada frame1 pastikan object ada di ujung path dan frame40 object
       ada di akhir path
    7. Pilih frame1-frame40 dan click kanan pilih Create motion tween
    8. Pastikan Snap to Object aktif pada menu view  snapping  snap
       to objects
    9. Pada properties object pastikan Orient to Path dicentang untuk
       supaya arah object real

                                                                          16

								
To top