Ringkasan+MPO
Document Sample


MPO tujuan utk pencapaian produktivitas scr efisien Pencapaian misi melalui ; pembedaan produk, biaya/harga,
kecepatan respon, flexibilitas
MPO; kegiatan penciptaan brg & jasa melalui pengubahan
factor prod dgn memanfaatkan fungsi2 manajemen agar Strategy ; is a common vision that unites an organization,
produktifitas dpt dicapai scr efisien & efektif provides consistency in decisions, and keeps the organization
moving in the right direction
MPO; penting utk rancang bangun proses
Competency based strategies ; - focus on developing, core
Permasalahan dlm MPO; competencies, rather than achieving specific, marketing or
- Pemilihan strategi prod & tipe brg produk decision, financial goals
mana yg lbh penting
- Perencanaan kapasitas brp kapasitas yg diperlukan Products & services
fleksibel capacity design Make to order rumah
- Perencanaan kualitas, proses & teknologi t’gantung dr Make to stock sabun
factor external & internal Assemble to order jualan baso
- Perencanaan letak, layout & kapasitas pabrik lokasi
- Pembuatan jadwal prod Process Strategies
- MRP Material Requirement Planning
- Sistim informasi Ada 4 Proses strategis ; Process focus (eksteren), repetitive focus
(turunan), product focus, mass customization focus (turunan),
Bid kerja spesialis prod/operasi comparison of process choices.
- Pengembangan metode teknologi
- Pemanfaatn fasilitas & ruang Proses focus hrs fleksible cth mesin juice yg bisa membuat
- Penyusunan strategi perush b’macam2 jenis juice buah dgn investasi yg rendah dpt m’hsl
- Optimasi ”respon time” kan banyak produk
- Pengembangan team-work
- Pelayanan konsumen Competing on cost, eliminate all waste
- Peningkatan kualitas Competing on quality, please the customer
- Penurunan biaya & stok Competing on speed, fast moves, fast adaptations, and tigh link
- Peningkatan produktivitas ages
Operasi adlh proses transformasi Sistem informasi pola pembiayaan/ model kelayakan usaha kcl
Input proses transformasi output (SI-LMUK)
- menyediakan & memperluas penyebaran informasi ttg
Input : material, machines, labor, management, capital, kelayakan beberapa komoditi/usaha kcl yg berpotensi utk
information dikembangkan
Transform : physical (manufacturing). Locational - lending model komoditi/usaha kcl hsl penelitian yg telah
(transport/storage), Exchange (retail), physiological dilakukan BI
(healthcare), psychological (entertainment), informational
(communications) Sistem informasi penunjang keputusan utk investasi (SPKUI)
Ouput : brg/jasa - menyediakan sarana bagi pengambil keputusan dr pihak
perbankan, investor/swasta, atau instansi pemerintah dlm
Misi MPO MPO perlu mempunyai misi utk mengelaborasi & menentukan kebijakan investasi usaha kcl.
mengarahkan visi & strategi utk mencapai tujuan tsb - Mencakup lending model komoditi/usaha kcl hsl penelitian
yg telah dilakukan BI
Misi Perush mencapai bisnis di bidang pabrikasi yg tumbuh, - Pengguna dpt melakukan perubahan thd parameter teknis
terdiversivikasi global & menguntungkan dlm perhitungan kelayakan usaha sesuai tmpt & waktu
Misi MPO menghasilkan produk sesuai misi peruh yg Sistem informasi prosedur memperoleh kredit usaha kcl (SI-PMK)
berorientasi pd produk yg berkualitas, murah & global - menyediakan informasi prosedur scr umum utk permohonan
kredit usaha kcl dr bank
Misi bag Prod/operasi - mencakup; pengertian kredit, fungsi kredit, manfaat kredit,
Manaj Kualitas ; peningkatan kualitas scr menyeluruh manaj kredit, jenis kredit, serta prosedur memperoleh kredit
Desain Produk ; menghasilkan desain produk yg up to date & analisis kelayakan usaha dgn menggunakan rasio2
sesuai dgn keinginan konsumen & standart keuangan calon debitur
Desain Proses ; desain proses & peralatan yg compatible dgn
sifat produk & biaya yg bersaing
Seleksi local ; memilih lokasi yg berharga thd perush, Sistem & Pengambilan Keputusan Berbasis Indeks Kinerja
pelanggan, supplier & tenaga kerja
SDM ; menciptakan suasana kerja yg kondusif thd pekerja, Beberapa komponen keputusan; alternative keputusan, kriteria
karier, pengembangan profesi keputusan, bobot criteria, model penilaian, model penghitungn,
Jadwal Supplier ; membina hub scr baik, saling tipe pengambil keputusan
menguntungkan & saling percaya
Penjadwalan ; penjadwalan yg efektif & efisien Model penilaian;
Inventori ; stok yg minimum tapi aman utk konsumen & operasi 1. nilai numerik (nyata) kriteria & atau alat ukurnya jelas
perusahaan (obyektif)
Pemeliharaan ; utilitas peralatan yg tinggi cth: suhu ruang, tinggi badan, berat badan, hasil perhitungan
dgn rumus yg jelas BCR, IRR, NPV
Strategy mrpkn action plan dr organisasi utk mencapai misi 2. Skala ordinal;
Kriteria kompleks melibatkan persepsi (subyektif)
Jmlh skala 3; 5; 7 (disarankan ganjil) 3. Unsur pendukung organisasi (intern): a. kemampuan
3. Nilai perbandingan berpasangan berproduksi, b. penunjang teknis, c. tugas lapangan
cth: misal A dibandingkan dgn B
Pengambilan keputusan berbasis indeks kinerja Agar terjamin kualitas maka beberapa organisasi memiliki gugus
- Metode Bayes ; kendali mutu kelompok kecil karyawan & bertemu scr sukarela
- merupakan teknik yg dignakan utk melakukan & teratur bertukar ide dlm usaha mengidentifikasi, menganalisis &
analisis dlm pengambilan keputusan terbaik dr memecahkan soal yg bertalian dgn kualitas/kerja.
sejumlah alternative
- cara penghitungan sbb Ciri TQM
a. melibatkan seluruh karyawan dr semua tingkatan yg dikenal
dgn manajemen partisipatif
- Metode Perbandingan Eksponensial (MPE) b. menerapkan konsep pengendalian mutu, dgn memutar daur
- merupakan salah satu metode utk menentukan PDCA (plan, do, check, action) yg dikenal kemudian sbg 8
urutan prioritas alternative keputusan dgn criteria langkah pemecahan masalah (check sheet, histogram,
jamak diagram pareto, diagram sebab akibat, diagram tebar,
- teknik ini digunakan sbg pembantu bagi individu stratifikasi, peta control, QFD)
pengambilan keputusan utk menggunakan rancang c. menerapkan metode statistic, sbg salah satu alat
bangun model yg telah terdefinisi dgn baik pd pemecahan masalah
tahapan proses
- cara penghitungan sbb fungsi check sheet, menyajikan data yg berhub dgn: distribusi
proses produksi, defective item, defective location, defective
cause, check up confirmation.
- keuntungan MPE
- mengurangi bias yg mungkin terjadi dlm analisa Histogram, menyajikan data scr visual sehingga lbih mudah dilihat
- nilai skor yg menggambarkan urutan prioritas oleh pelaksanaan
menjadi bsr (fungsi eksponensial) ini
mengakibatkan urutan prioritas alternative Diagram pareto, petunjuk hierarki kepentingan persoalan cacat
keputusan lbh nyata produk. Manfaat dr ini, - membuat orang mau bekerja sama, -
- Composit Performance Index (CPI) dampak perbaikan besar, - identifikasi tujuan terpilih
- merupakan indeks gabungan yg dpt digunakan utk
menentukan penilaian/peringkat dari berbagai Diagram sebab akibat, manfaatnya : mengarahkan diskusi factor
alternative (i) berdsarkn bbrp criteria (j) sebab dominan, petunjuk pengumpulan & pencatatan data,
- cara penghitungan sbb: menunjukkan kemampuan pekerja gunanya menganalisa kondisi
actual (perbaikan mutu, efisiensi SD, min biaya), eliminisi kondisi,
standarisasi
- prosedur penyelesaian CPI
- identifikasi criteria tren positif (smakn tinggi nilai Diagram tebar manfaat mengarahkan diskusi factor sebab
smkn baik) & tren rendah (smkn rendah nilai dominant, petunjuk pengumpulan & pencatatan data,
smkn baik) menunjukkan kemampuan pekerja
- utk criteria tren positif, nilai min pada setiap
criteria di transpormasi ke seratus, sedangkan Stratifikasi manfaat mencari penyebab utama factor kualitas,
nilai lainnya ditranspormasi scr proporsional lbih memisahkan data sesuai dgn kelompok datanya, memudahkan
tinggi pengambilan keputusan – peta control, mempelajari scr
- utk criteria tren negative, nilai minimum pd menyeluruh masalah yg dihadapi.
setiap criteria ditranspormasi keseratus, Stratifikasi -- katagorisasi -- mencari factor penyebab
sedangkan nilai lainnya ditranspormasi scr
proporsional lbih rendah Statistical process control (SPC) – monitors the production
- perhitungan selanjutnya mengikuti Bayes process to prevent, poor quality. Acceptance sampling – inspects
a random sample of the product, - to determine if a lot is
Pemilihan Metode acceptable
- Penilaian tdk seragam CPI
- Penilaian seragam Bayes/MPE Peta control manfaatnya mengendalikan proses, kecenderungan
- Apabila skala penilaian ordinal MPE proses, identifikasi kebutuhan konsumen
- Apabila nilai alternatif adlh terukur nyata Bayes
TQM Customer –Focused Principles Sasaran TQM kepuasan pelanggan, memastikan mutu kpd
pelanggan, menumbuhkan kerjasama yg baik dr seluruh
Metode utk pelaksanaan manajemen kualitas total dlm rangka karyawan dr semua tingkatan serta kelangsungan hidup &
meningkatkan efektivitas & efisiensi industri utk mencapai perkembangan
produktivitas yg optimal & berkelanjutan.
Kualitas adlah ukuran seberapa dekat suatu brg/jasa sesuai Konsep TQM memformulasikan hub antara manaj perush,
dgn standar tertentu. sistem, karyawan serta konsumen sbg sasaran akhir produk,
Standar berkaitan dgn waktu, bahan, kinerja, yaitu dgn menciptakan iklim perbaikan scr terus menerus melalui
keandalan/karakteristik yg dpt dikuantifikasikan pemanfaatan teknik statistic guna pengambilan keputusan
Unsur sistem penjamin kualitas
1. Unsur pendukung dr lingkungan dunia usaha (ekstern): a. QFD.
prioritas langganan, b. pemasok, c. langganan pd 1. Produsen mengharapkan konsumen mengubah keinginan
umumnya, d. produk yg diproses menjadi permintaan yg dpt dimengerti
2. Kegiatan pengawasan kualitas: a. tujuan manajemen 2. konsumen menyatakan dgn baik keinginan mereka ttp
kualitas, b. Spesifikasi kualitas, c. masukan, proses, & produsen tdk memuaskan keinginan mereka
keluaran (pengawasan kualitas)
isu utama dr konsep QFD jadi secara umum sasaran dari strategi penentuan lokasi adalah
1. suatu proses perencanaan untuk memaksimumkan manfaat yg bersangkutan bagi
2. input; keinginan & kebutuhan konsumen perusahaan
3. penggunaan matriks utk mencatat informasi penting
4. memungkinkan analisa & penentuan isu2 utama Faktor2 dalam perencanaan lokasi
5. output; isu2 tindakan kunci utk memperbaiki kepuasan Bervariasi tergantung kpd jenis industri
konsumen berdasarkan input konsumen Dapat dikelompokkan;
Karakteristik faktor :
tahapan penggunaan QFD - Faktor kritis, apabila tdk ada atau tdk memenuhi syarat,
1. identifikasi keinginan pelanggan maka alternatif lokasi akan gugur, walaupun faktor lain
2. mempelajari ketentuan teknis dlm menghasilkan brg/jasa memenuhi syarat
3. hubungan antara keinginan & ketentuan teknis - Faktor objektif (tangible), apabila akan atau dapat
4. perbandingan kinerja dgn pesaing dinilai & diperhitungkan dlm satuan uang
5. evaluasi pelanggan - Faktor subjektif/kualitatif (intangible), apabila akan atau
6. trade off hanya dapat dinilai/dalam ukuran kualitatif/diskriptif
(skor)
Aggregate Planning Level spasial : Region, community, site
Tujuan, meminimalkan kesalahan Faktor lokasi global Perusahaan Multinasional
Why is necessary 1. Stabilitas pemerintahan
1. fully load facilities and minimize overloading and 2. Peraturan pemerintah (kapasitas hukum)
underloading 3. Sistem ekonomi & politik
2. make sure enough capacity available to satisfy expected 4. Nilai tukar
demand 5. Budaya
3. plan for the orderly and systematic change of production 6. Iklim
capacity to meet the peaks and valleys of expected 7. Aturan Ekspor – Impor, tarif & bea-cukai
customer demand 8. Sistem transportasi & distribusi
4. get the most output for the amount of resources available 9. Kemudahan aliran modal antar negara
10. Keamanan
goals
1. meet demand Biaya; biaya lokasi dapat dibedakan atas biaya tangible & biaya
2. use capacity efficiently intangible, biaya tangible adalah seluruh biaya yg telah
3. meet inventory policy teridentifikasi dan dpt ditentukan dgn tepat, misalnya
4. minimize cost (labor, inventory, plant & equipment, 1. Biaya tenaga kerja
subcontract) 2. Biaya bahan baku
3. Pajak
level strategy 4. Penyusunan
1. kapasitas pada setiap periode persis sama dgn forecasted 5. Utilities
aggregate demand 6. Biaya transportasi
2. variasi kapasitas (produksi) dilakukan dgn memvariasikan 7. dan biaya2 lain yg dpt diidentifikasikan oleh Dept Akunting &
jml tenaga kerja Manaj
3. persediaan produk akhir minimal Biaya tangible tdk terlalu mudah utk ditentukan, misalnya tingkat
4. biaya tenaga kerja & bahan cenderung tinggi, krn pendidikan, fasilitas transportasi umum, sikap masyarakat thdp
intensitas perubahan yg tinggi industri, budaya kerja masyarakat & iklim.
Strategi Penentuan Lokasi Pengaruh lokasi thd biaya & pendapatan
Terhadap pendapatan; lokasi pabrik/perush harus dekat dgn
Keputusan penentuan lokasi pelanggan potensial, sehingga faktor waktu pengiriman terjamin
1. Melibatkan jmlh dana besar untuk periode yg lama Terhadap biaya tetap; yg harus diperhatikan adalah harga tanah,
2. kesalahan hrs dibayar dgn biaya yg mahal, yg sulit ongkos angkut mesin ke lokasi
utk diperbaiki Terhadap biaya variabel; yg hrs diperhatikan adlah faktor tenaga
3. keputusan bersifat strategi, bukan taktis kerja, biaya transportasi bahan baku & produk jadi
4. keputusan tdk berulang & tdk berurutan
5. lokasi yg salah akan berdampak besar thd hilangnya
keunggulan bersaing, sehingga akan mengakibatkan
kebangkrutan perusahaan
6. keputusan hrs scr jelas terkait dgn misi organisasi
Lokasi usaha harus mudah dijangkau oleh pelanggan
sehingga tdk terjadi kesalahan dlm penentuan lokasi
Sasaran strategi lokasi ; lokasi terbaik bagi suatu perusahaan
tergantung dari jenis usaha perusahaan tersebut
1. keputusan penentuan pabrik lebih diarahkan utk
meminimalkan biaya
2. sasaran keputusan penentuan lokasi utk retail &
perusahaan jasa adalah utk memaksimalkan pendapatan
3. lokasi gudang ditentukan berdasarkan kombinasi dari
biaya & pengiriman yg cepat
Get documents about "