PENGANTAR PSIKOLOGI by soni_tehe

VIEWS: 603 PAGES: 10

									         PENGANTAR PSIKOLOGI                                          KESIMPULAN

                           PSYCHOLOGIA                                 Psikologi merupakan ilmu, karena telah memenuhi
                           (bahasa Latin)                               syarat sebagai ilmu yaitu memiliki objek yang dapat
                                                                        diobservasi, memiliki metoda ilmiah, dan tersusun
                                                                        secara sistematis.
PSYCHE                     PSYCHOLOGY
   +                      (bahasa Inggris)                             Objek yang dipelajari psikologi adalah perilaku (baik
LOGOS                                                  ILMU JIWA        perilaku kognitif, afektif, maupun psikomotorik) dan
                            PSYCHOLOGIE                                 proses-proses mental manusia.
                          (bahasa Belanda)
                                                                       Psikologi dibangun dengan menggunakan metoda
                                                                        ilmiah.
                            PSIKOLOGI
                               (bhs.                                  B. OBJEK PSIKOLOGI
                            Indonesia)
                                                                      1.Objek material : objek material ilmu adalah objek yang
         PSIKOLOGI = ILMU JIWA                                        bersifat umum, dilihat dari wujudnya. Objek material
          Dapatkah jiwa dipelajari secara Ilmiah?                     psikologi adalah manusia.

           Jiwa tidak dapat dipelajari secara ilmiah.                2.Objek formal : objek yang bersifat spesifik, dari segi
                                                                      tertentu objek material dibahas. Objek formal psikologi
           Sesuatu dapat dipelajari secara ilmiah jika               adalah perilaku manusia dan hal-hal yang berkaitan
            keberadaannya dapat diobservasi.                          dengan proses tersebut.

           Yang dipelajari psikologi bukan jiwa manusia              C. FUNGSI PSIKOLOGI
            secara langsung tetapi manifestasi dari keberadaan
            jiwa berupa perilaku dan hal-hal lain yang                1. Fungsi deskriptif : fungsi psikologi dalam
            berhubungan dengan perilaku.                              menggambarkan objek formalnya secara lengkap, benar,
                                                                      dan jelas.
           Definisi Psychology WOODWORTH dan
            MARQUIS                                                   2. Fungsi prediktif : fungsi psikologi dalam membuat
                                                                      perkiraan yang dapat terjadi di kemudian hari berkenaan
                Psychology can be difined as the science of the      dengan perilaku manusia.
                 activities of the individual.
                                                                      3. Fungsi pengendalian : psikologi untuk mengarahkan
                The word activity is used here in very broad         perilaku-perilaku manusia pada hal-hal yang diharapkan
                 sense. It includes not only motor activities like    dan meng-hindari hal-hal yang tidak diharapkan
                 walking and speaking, but also cognitive
                 (knowledge getting) activities like seeing,          D. KLASIFIKASI PSIKOLOGI
                 hearing, remembering, and thinking, and
                 emotional activities like laughing and crying                                                  STRUKTURALISME
                                                                                                                FUNGSIONALISME
                 and feeling or sad.                                     AZAS                                   BEHAVIORISME
                                                                      PEMBAHASAN                                PSIKOLOGI DALAM
                                                                                                                PSIKOLOGI HUMANISTIK
          Definisi Psikologi menurut WADE dan TARVIS                                                           PSIKOLOGI GESTALT
                                                                                                                Dst
                 Psychology is the scientific study of behavior
         and mental processes and how they are affected by                                                          PSI. PERKEMBANGAN
                                                                                             PSIKOLOGI
         organism’s physical state, mental state, and                                                               PSI. PENDIDIKAN
                                                                                              UMUM
                                                                       BIDANG YANG                                  PSI. KEPRIBADIAN
         environment.                                     PSIKOLOGI                                                 PSI. SOSIAL
                                                                         DIBAHAS
                                                                                                                    PSI. ABNORMAL
                                                                                             PSIKOLOGI              PSI. KESEHATAN
          Definisi Psikologi menurut SUTARLINAH                                              KHUSUS                PSI. AGAMA
           SUKADJI                                                                            (Cabang-              DST
                                                                                               cabang
                                                                                             Psikologi)
                  Psikologi adalah studi ilmiah mengenai
         perilaku manusia dan proses-proses yang berkaitan
                                                                         TUJUAN                                      PSI. TEORITIS
         dengan proses tersebut.                                      PENGEMBANGAN                                   PSI. TERAPAN
E. MANFAAT MEMPELAJARI PSIKOLOGI

                                 DIRI
                               SENDIRI




                              BERUSAHA              MEMPERLAKUKAN
                                                                                 BERHASIL
       MEMPELAJARI            MEMAHAMI                  MANUSIA
                                                                                  DALAM
        PSIKOLOGI              PERILAKU                 DENGAN
                                                                               PENYESUAIAN
                               MANUSIA               SEBAIK-BAIKNYA




                               ORANG
                                LAIN                              Kaitan psikologi industri dan organisasi dengan
                                                                  ilmu-ilmu lain

                                                                       Kaitan dengan perilaku keorganisasian
PSIKOLOGI INDUSTRI DAN ORGANISASI
                                                                       Kaitannnya dengan sumber daya manusia :
Psikologi industri dan organisasi merupakan suatu sub
disiplin dari ilmu psikologi yg mempelajari perilaku                      Dalam perannya sebagai tenaga kerja dan
manusia dalam suatu konteks organisasi, apakah                             sebagai konsumen
organisasi ataukah organisasi nirlaba, serta pengaruh
timbal balik antara individu dan organisasi tempatnya                     Baik secara perorangan dan kelompok
berkarya.

Cont
                                                                  INGATAN
Psikologi industri dan organisasi adalah
                                                                  Perbedaan-perbedaan Dalam Ingatan
 –     Ilmu
                                                                  Tiga tahapan ingatan
 –     Mempelajari perilaku manusia
                                                                          Encoding : memasukan kode yang diterima dan
 –     Perannya sebagai tenaga kerja dan konsumen                         menempatkan kode tersebut dalam ingatan

 –     Secara perorangan dan secara kelompok                              Storage stage: mempertahankan dan menyimpan
                                                                          kode

                                                                          Retrieval: memperoleh atau memanggil kode dari
WAWASAN PSIKOLOGI DAN INDUSTRI                                            penyimpanan

       Masukan: seeleksi dan penempatan                           Cont’
       Olahan: pelatihan dan pengembangan, kondisi
       kerja dan psikologi kerekayasaan, kepemimpinan,            Dua jenis ingatan
       organisasi dan kelompok kerja, pengembangan dan
       budaya organisasi                                              Situasi yang mengharuskan kita unutk menyimpan
                                                                      pesan unutk beberapa detik dengan situasi yang
                                                                      mengharuskan kita untuk menyimpan pesan untuk
Cont                                                                  waktu yang lebih panjang- mulai ukuran menit
                                                                      sampai ukuran tahun. Keadaan yang pertama
       Keluaran: penimbangan karya, motivasi kerja,                   dinamakan ingatn jangka pendek dan yang
       kepuasan kerja, stres dan keselamatan kerja                    berikutnya ingatan jangka panjang
                                                                      Ingatn jangka pendek berhubungan dengan yang
       Masukan untuk sistem lain: psikologi konsumen                  aktif dan ingatan jangka panjang dengan yang pasif
Ingatan Jangka Pendek                                                  Ingatan yang lemah dapat mencerminkan
                                                                       kegagalan pengingatan kembali dan bukan
 Pemasukan pesan dalam ingatan (encoding)                             merupakan kegagalan penyimpanan informasi

        Memperhatikan pesan pesan/informasi                   Faktor yang dapat meningkatkan dan menurunkan
                                                              pengingatan kembali
        Hanya berisi apa yang kita pilih
                                                              Organisasi dan Konteks
        Informasi yang disimpan dalam ingatan
        berbentuk kode atau bentuk tertentu, cth             1.   Mengorganisasi dalam penyimpanan
        menyimpan nomor telepon                              2.   Memastikan bahwa konteks informasi yang diingat
                                                                  kembali sama dengan konteks informasi di mana kita
        Strategi dalam ingatan jangka pendek, bila                memasukkan pesan dalam ingatan.
        informasi terdiri dari butir verbal seperti angka,
        huruf atau kata
                                                              Cont
Penyimpanan
                                                                  Interferensi : kalau kita mengasosiasikan berbagai
 Memiliki kapasitas terbatas                                     butir dengan isyarat yang sama, ketika kita mencoba
 Batas rata-ratanya adalah 7 butir lebih atau kurang             menggunakan isyarat itu untuk mengingat kembali
  dua (7+2)                                                       salah satu butir (butir target), butir-butir lain justru
   Pengingatan kembali (retrieval)                               akan teringat dan mengganggu penemuan butir
                                                                  target.
       Proses retrieval ada tiga tahap

         Tahap pertama: subjek memasukkan stimulus           Cont’
         probe ke dalam bentuk yang dapat                         Emosi dapat mempengaruhi pengingatan kembali
         dibandingkan dengan butir-butir yang sudah               ingatan jangka panjang, paling tidak dengan empat
         tersimpan dalam STM                                      cara berbeda.
Cont’                                                             Kita cenderung lebih banyak memikirkan situasi
                                                                  emosional yang berisi hal-hal yang positif atau
 Tahap kedua: subjek membandingkan kode yang
                                                                  negatif, daripada situasi yang netral
  berurutan dengan setiap butir yang ada dalam
  ingatan jangka pendek                                      Cont’
 Tahap ketiga: subjek mulai dengan memberikan                    Beberapa kasus, emosi negatif dapat menghalangi
  respon yang berakibat pada ditekannya tombol ya                 terjadinya pengingatn kembali.
  atau tidak.
                                                                  Emosi dapat mempengaruhi ingatan adalah melalui
Ingatan Jangka Panjang                                            konteks
 Pemasukan pesan                                                 Kesadaran
        Untuk materi verbal, kode ingatan jangka              Meningkatkan ingatan
        panjang yang dominan tidak bersifat akustik
        atau visual; melainkan didasarkan pada                         Chunking (pengelompokan unit-unit) dan
        pengertian akan butir-butir tersebut.                          rentang ingatan

        Pengkodean melalui pengertian, menghasilkan                    Pembayangan dan penyusunan kode (imagery
        ingatan yang terbaik.                                          dan encoding)

Cont’                                                                  Penguraian dan Penyusunan Kode

        Penyimpan dan pengingatan kembali                              Konteks dan Pengingatan Kembali

        Apakah kegagalan pengingatan kembali                           Organisasi dan pengingtan Kembali
        merupakan satu-satunya penyebab lupa?
                                                                       Melatih pengingatan kembali

                                                                       Metode PQ4R
   Pendek Hubungan antara Ingatan Jangka                        Cont
   Panjang dan Jangka
                                                                    Peran kepribadian dalam organisasi
    Perbedaan antara STM dan LTM
                                                                        Menurut Jhon Holland bahwa ada
   1.    Tahapan encoding; stm kode akustik , ltm pada                  kesesuaian antara kepribadian dan
         makna                                                          lingkungan.

   2.    Kapasitas; stm terbatas 7+2 chunk, ltm tidak                   Didasarkan antara ciri-ciri kepribadian dan
         terbatas                                                       lingkungan

   3.    Pengingatan kembali, stm kurang lebih bersifat                 Kemampuan bertahan individu dengan
         bebas dari kesalahan, ltm lebih mudah keliru                   pekerjaanya tergantung pada
         dan sebab utama lupa                                           keberhasilannya mengadaptasikan
                                                                        kepribadian dengan lingkungan
   Teori Ingatan Ganda
                                                            Aspek kepribadian yg terkait dengan lingkungan
    Informasi yang masuk ke ingatan jangka                 kerja
     pendek,    dapat    diperthankan     dengan
     pengulangan atau dapat hilang dengan adanya               Myers-Briggs Type Indicator (MBTI)
     peralihan.
                                                                        Ektstrovert (E) dan Introvert (I)
    Ingatan jangka panjang mempunyai kapasitas
     yang tak terbatas tetapi mudah mengalami                           Perasa/sensing (S) dan Intuitif (N)
     kegagalan dalam pengingatan kemabali
                                                                        Berpikir/Thinking (T) dan Merasa/Sensing
    Agar kode informasi dapat disusun menjadi                          (S)
     ingatan jangka panjang, informasi harus
                                                                        memahami/perceiving (P) dan
     ditransfer dalam ingatan jangka pendek.
                                                                        Menilai/Judge (J)

                                                                        Tipe INTJ : visioner dan meiliki dorongan
PERBEDAAN INDIVIDU DALAM ORGANISASI                                     yg kuat atas gagasan dan tujuan

A. Kepribadian Dalam Organisasi                                         Tipe ESTJ : pengorganisasi; realistik, logis,
      Defenisi Kepribadian                                              analitis, tegas dan memiliki kemampuan
     a. Menurut Allport kepribdian sebagai                              bisnis dan mekanik
         organisasi dinamik sistem-sistem psikologis
         individu yang menentukan pola adaptasi                         Tipe ENTP : penggagas; inovatif,
         unik mereka terhadap lingkungan sekitarnya                     individualistik, cakap, serta berjiwa wira
                                                                        usaha.
        b.    Kepribadian adalah keseluruhan pola
              perilaku, pikiran dan emosi yang unik dan     Cont
              relatif stabil yang dimiliki individu dalam
                                                               The big five personality
              usahanya unutk menyesuaikan diri dan
              berinteraksi dgn lingkungannnya                        Extraversion – Intraversion : tingkat
                                                                     kesenangan org menjalin interaksi. Ekstra
   Cont
                                                                     cenderung suka berkeolmpok, tegas dan mampu
        Kepribadian dibentuk oleh faktor keturunan dan              bersosialisasi. Intra cenderung pendiam, malu-
         faktor lingkungan dalam kondisi situasional                 malu dan tenang

             Faktor keturunan merujuk pd faktor - faktor             Agreeableness : kecenderung individu tunduk
             yg dibawa sejak lahir seperti gen dan                   dan bersepakat pd orang lain
             kromosom
                                                                     Conscientiousnes : yg tinggi sebagai pribadi
             Faktor lingkungan merujuk pd budaya asal,               bertanggung jawab, terorganisir, dipercaya dan
             kondisi awal indidvidu, norma keluarga dan              gigih. Yg rendah mudah bingung, tdk
             kelompok sosial, serta pengaruh yg dialami              terorganisir dan tdk andal
             individu sepanjang kehidupan
    Cont                                                                        Terobsesi dgn jumlah, mengukur
                                                                                 secara kuantitas
         Emotionality Stability : menunujukkan daya
          than terhadap stres. Yg tinggi cenderung             Cont
          tenang, percaya diri dan aman. Yg
          rendahcenderung gugup, cemas, tertekan dan              Tipe kepribadian B sebagai individu sebaliknya, jrg
          merasa terancam                                          terdorong oleh keinginan utk memperoleh sejumlah
                                                                   barang secara kuantitatif maupun berpartisipasi
         Openness to Experience : menunjukkan                     secara aktif, karakter tipe B
          ketertarikan dengan hal-hal yg baru. Yg terbuka
          cenderung kreatif, ingin tahu dan sensitif secara           Tidak pernah merasa terdesak maupun tidak sabar
          artistik. Yg kurang cenderung konvensionsl dan              terhadap sesuatu
          nyaman dengan keakraban
                                                                      Kurang terdorng utk menunjukkan potensi dan
    Cont                                                              prestasi kecuali terpaksa

         Locus of control eksternal dan internal.                    Berorientasi untuk memperoleh kegembiraan dan
                                                                      relaksasi, bukannnya berkompetisi menunjukkan
            LOC merupakan persepsi seseorang sumber                   superioritas
            keberhasilan atau kegagalannya
                                                                      Bersikap santai tanpa perasaan bersalah
            LOC internal adalah pribadi              sebagai
            pengendali nasibnya sendiri                            Cont

            LOC eksternal : pribadi sebagai pion dan yang         Afeksi Positif dan Negatif
            terjadi dlm kehidupan adalah keberuntungan
                                                                      Afeksi Positif merupakan kecenderungan
Cont                                                                  individu utk mengalami mood dan persaan positif
                                                                      dalam berbagai situasi yg berbeda
      Kepribadian Proaktif : menunjukkan respon yang
       berbeda ketika dihadapka pd situasi yg                         Afeksi Negatif ; cenderung memandang sesuatu
       menghambat.                                                    secara negatif dan mengalami kesulitan dlm
                                                                      mengendalikan dorongan emosional mereka
      Self Monitoring : kemampuan individu untuk
       menyesuaikan       perilakunya dengan faktor               Konsep Diri : Self-Esteem dan Self-Efficacy
       situasional eksternal
                                                                  Konsep diri merupakan cara pandang individu
      Machiavelianisme menunjukkan sejauh mana                    terhadap dirinya sendiri sebagai mahluk fisik, sosial,
       individu bersifat pragmatis, mempertahankan jarak           spiritual dan moral
       emosional dan meyakini bahwa tujuan dapat
                                                                      Self-esteem merupakan keyakina individu akak
       dicapai dengan menghalakan segala cara.
                                                                      kelayakan dirinya dengan berdasarkan evaluasi
Cont                                                                  diri yg menyeluruh

      Kepribadian Tipe A dan Tipe B                                  Self-efficacy adalah kepercayaanindividu atas
                                                                      kemampuan dalam meneyelesaikan tugas tertentu
      Kepribadian tipe A : individu yang secara agersif              dengan sukses
       mendebat segala sesuatu, berusaha mencapai lebih
       banyak dalam waktu cepat atau bila perlu melawan
       usaha orang lain atau menantang, karakter tipe A

          Bergerak, berjalan dan makan dengan cepat

          Merasa tidak sabar terhadap banyak hal

          Berusaha keras utkberpikir dan melakukan dua
          hal sekaligus

                  Kurang menerima waktu luang
B. NILAI (VALUE) DALAM ORGANISASI                                         2.   Helping and Concerns for Others :
                                                                               memperhatikan org lain dan memberi
                                                                               bantuan sesuai kapsitasnya
    Pengaruh nilai terhadap perilaku karyawan
                                                                          3.   Honesty : mengatakan dan melaksankan
           Nilai merupakan keyakinan dlm mengarhkan
                                                                               kebenaran
           perilaku dan sikap individu dalam situasi yg
           beragam                                                        4.   Fairness : mengakkan keadilan secara
                                                                               menyeluruh
           Menentukan benar dan salah dlm bertindak
                                                                 Perbedaan Nilai Budaya
           Membentuk persepsi individu
                                                                     Menurut Hofstede ada lima dimensi budaya

                                                                 1.    Dimensi Jarak Kekuasaan : ketergantungan
    Perbedaan nilai individu dan implikasinya                          individu pd otoritas dan superordinat
    Tipologi nilai Rokeach
                                                                 2.    Dimensi Individualism : keterikatan individu pd
                                                                       klpk dan lingkungan
           Menurut Milton Rokeach nilai individu terbagi atas
           nilai terminal dan nilai intrumental                  3.    Dimensi Penghindaran terhadap ketidakpastian :
                                                                       menghargai situasi yg tdk pasti, tdk menentu,
           Nilai Terminal : merujuk pada nilai keadaan akhir
                                                                       berubah dgn cepat dan kompleks
           eksistensi yg diinginkan oleh manusia ; tujuan yg
           ingin dicapai selam hayatnya                          4.    Dimensi Mskulinitas : perbedaan antara peran laki-
                                                                       laki dan perempuan di lingkungan sosial.
           Nilai Instrumental merujuk pada cara-cara yg
           ditempuh unutk mencapai nilai terminal                5.    Dimensi oroentasi jangka panjang : penghargaan
                                                                       terhadap wacana jangka panjang
    Cont

          Tipologi Nilai Allport

                Gordon Allport mengkalsifikasikan enam nilai          C. PERBEDAAN KEMAMPUAN (ABILITY)
                                                                         DALAM ORGANISASI
                utama dlm individu yaitu                               Kemampuan merupakan individu untuk
                                                                         mengerjakan berbagai tugas yg ia terima
           1.     Theoritical : ketertarikan mencari kebenaran
                  dgn berpikir sistematis dan logis                       Kemampuan individu tersusun atas dua faktor :
                                                                           kemampuan mental dan kemampuan fisik
           2.     Economic : ketertarikan pd nilai kegunaan
                  dan praktis                                             a.   Kemampuan intelektual adalah kemampuan
                                                                               yg diperlukan utk menjalankan keg mental
           3.     Aesthetic : ketertarikan pd nilai seni dan
                  keinidahan                                              b.   Kemampuan fisik adalah kemampuan yg
                                                                               diperlukan utk melakukan tugas-tugas yg
           4.     Social : ketertarika pd hub manusia
                                                                               menuntut stamina, kecekatan, kekuatan dan
           5.     Poloitical : ketertarikan pd kekuasaan dan                   keterampilan
                  pengaruh org lain

           6.     Religious : ketertarikan dlm keseimbangan
                  dan kesatuan kosmos scr keseluruhan

          Tipologi nilai meglino

                Meglino mengidentifkasikan skema nilai dlm
                seting lingkungan kerja:

             1.    Achivement : melakukan tugas sulit dengan
                   gigih dan keras
PERSEPSI                                                   Cont’

Persepsi                                                       Gerak yang tampak

 Persepsi adalah proses di mana kita mengorganisasi                   Gerak yang mungkin dihayati tanpa adanya
  dan menafsirkan pola stimulus dalam lingkungan                       suatu pola stimulasi yang bergerak

 Persepsi jarak                                                       Contoh: gerak dalam pembuatan film hidup,
                                                                       sebagai gerak stroboskopik
       Kecenderugan apa yang dihayati oleh indera
       perseorangan                                                    Bayangan gerak terjadi bila stimulus yang
                                                                       terpisah dan yang tidak bergerak, disajikan
       Stimulus visual yang berkaitan dengan jarak                     secara bersama.
       pengamat
                                                          Cont’
       Isyarat binokular : bila penglihatan dipandang
       dengan kedua mata                                   Gerakan nyata

       Isyarat monokular : bila penglihatan dengan satu           gerakan nyata; hubungan antara setiap medan
       mata, untuk benda yang berada jauh dari jarak             objek dalam medan penglihatan kita tentang
       tersebut                                                  hubungan ini.

Cont                                                             Bilamana terjadi suatu gerakan, sistem persepsi
                                                                 haruslah menentukan apa yang bergerak dan apa
  Petunjuk binokular adalah konvergensi, yaitu                  yang tidak bergerak dalam hubungannya dengan
   mengarahkan mata ke dalam.                                    beberapa kerangka acuan.

  Semakin dekat benda tersebut, semakin besar                   Cth: titik cahaya dalam bingkai, bulan yang
   konvergensinya, cthny ketika anda berusaha                    bergerak di kelilingi awan
   melihat kedua hidung.
                                                          Persepsi bentuk
Petunjuk monocular
                                                            Fenomena persepsi         digambarkan    berdasarkan
  Interposisi yaitu ketika sebuah objek muncul antara       pendapat gestalt.
   orang dan objek kedua, serta sebagian dari objek
   pertama menghlangi objek kedua, objek pertama            Gestalt bearti bentuk (form) atau konfigurasi
   ini akan dipersepsikan lebih dekat
                                                            Semboyan ahli gestalt : keseluruhan lebih sekedar
  Perspektif linear yaitu ketika diketahui berada           dari penjumlahan bagian-bagiannya
   sejajar/paralel tampak seperti dua benda yang
   menyatu pada sebuah titik, garis-garis itu               Fenomena persepsi terdiri dari 3 kelas/tingkat :
   menunjukan kedalaman.                                     organisasi perseptual (perceptual organization),
                                                             konstansi persepsi (perceptual constancy), dan ilusi
  Cth: ketika anda berada disis rel kereta api              persepsi (perceptual illusion).

 Persepsi gerak                                           Cont

  Menurut gibson(1968) bahwa isyarat persepsi              Fenomena persepsi yang berhubungan dengan satu
   gerak ada disekitarnya. Kita melihat sebuah benda         bagian sebuah stimulus yang muncul dengan
   bergerak karena ketika benda itu bergerak sebagian        hubungan stimulus yang lain.
   menutupi dan sebagian tidak menutupi latar
   belakang yang tidak bergerak.                            Asumsi gestalt dengan organisasi persepsi adalah
                                                             hukum kesederhanaan (law of simplicity) :
  Kita benda-benda bergerak ketika berubah                  penghayatan berkaitan dengan penafsiran stimulus
   jaraknya; kita melihat bagian baru ketika bagian itu      yang termudah dan termungkin. Fenomena bentuk
   hilang dari pandangan.                                    terdapat dampak gambar dan latar (figure and
                                                             ground effects) serta pengelompokkan persepsi
                                                             (perceptual grouping).
Cont’                                                      Konstansi warna: terjadi ketika melihat sebuah benda
                                                            memiliki warna yang tetap meskipun panjang
 Ahli gestalt berpendapat bahwa orang selalu               gelombang cahaya objek yang sampai di mata dapat
  mengatur medan penglihatannya ke dalam figur              berubah seiring dengan perubahan cahaya.
  (figure) dan latar belakang (gruond).
                                                          Ilusi Persepsi
Prinsip-prinsip gestalt
                                                           Ilusi persepsi terjadi ketika terpedaya oleh sebuah
 Kedekatan: benda-benda yang berada berdekatan             objek atau benda
  satu dengan yang lainnya cenderung dikelompokkan
  sebagai satu kelompok.                                   Ilusi adalah kesalahan sistematis yang memberikan
                                                            kita sedikit gambaran mengenai strategi yang
 Ketertutupan: otak kita cenderung mengisi celah           digunakan oleh otak.
  yang ada untuk mempersepsikan bentuk-bentuk yang
  sempurna atau lengkap.                                  PROSES SENSORIS
Cont’                                                     Ambang

 Kesamaan: benda-benda yang serupa dalam satu               Daya atau kekuatan fisik minimum yang dibutuhkan
  karakteristik (misalnya dalam hal warna, bentuk, atau       untuk menggerakkan sistem saraf tertentu
  ukuran ) cenderung dipersepsikan sebagi satu
  kelompok yang sama.                                        Caranya : memberikan stimulus dengan intensitas
                                                              tertentu dan menanyakan apa yang dirasakannya
 Kesinambungan:     garis   dan     polacenderung
  dipersepsikan     sebagai      sesuatu      yang        Nilai ambang indera (Galanter, 1962)
  berkesinambungan dalam waktu atau ruang.
                                                             Penglihatan : nyala lilin yang dilihat dari jarak 30
Konstansi Perseptual                                          mil di malam yang gelap

 Kemampuan untuk mempersepsikan objek-objek                 Pendengaran : detik sebuah jam dari jarak 20 kaki
  sebagai sesuatu yang stabil atau tidak berubah,             dalam situasi tenang
  bahkan ketika pola sensorik yang dihasilkan berubah
                                                             Perasa : sesendok teh gula dalam galon air (1 galon =
 Konstansi bentuk:kita mempersepsikan bahwa objek            4,55 liter)
  memiliki bentuk yang konstan meskipun bentuk dari
  bayangan pada retina yang dihasilkan berubah akibat        Penciuman : Setetes parfum yang telah menguap ke
  berubahnya titik pandangan benda.                           dalam ruangan

Cont’                                                        Peraba : sayap seekor lalat yang jatuh sejauh 1 cm
                                                              dari pipi kita
 Konstansi letak:kita mempersepsikan benda-benda
  yang tidak bergerak sebagai sesuatu yang tetap pada     Ambang pembeda
  tempatnya meskipun gambar pada retina kita berubah
                                                             Stimulus minimum yang dapat membedakan dua
  seiring denga pergerkan mata, kepala, dan tubuh kita.
                                                              stimulus
 Konstansi ukuran: terjadi ketika kita melihat sebuah
                                                             Dua lampu merah yang beda panjang gelombangnya
  objekberukuran tetap bahkan bayangan pada retina
  menjadi lebih kecil atau lebih besar. Hal ini              Dua nada yang berbeda intensitasnya.
  tergantung jarak objek yag dilihat
                                                          Indera Penglihatan
Cont’
                                                             Sistem penglihatan :
 Konstansi tingkat kecerahan: terjadi ketika kita
  melihat berbagai objek memiliki tingkat terang yang             cahaya masuk ke mata melalui selalut bening
  sama meskipun jumlah cahaya yang dipantulkannya                 disebut selaput tanduk/kornea
  berubah seiring dengan perubahan pencahayaan.                   jumlah cahaya yang masuk diatur oleh diameter
                                                                  biji mata/pupil
                                                                  lensa mata yang peka terhadap cahaya disebut
                                                                  selaput jala/retina
Contd’                                                        Cont’

   Adaptasi gelap : penyesuaian diri terhadap perubahan         Pitch (tingkatan nada) diakibatkan dari frekuensi
    dari keadaan remang – remang ke keadaan terang                gelombang dan intensitas
    dan keadaan terang ke gelap
                                                                 Loudness (kerasnya suara) berkorelasi dengan
   Penglihatan warna                                             amplitudo gelombang atau intensitas suara.

         Campuran warna merupakan pencampuran                    Manusia dapat mendengar dengan frekuensi 20-
         cahaya warna yang kita lihat, bersifat aditif            20000 Hz
         (menambah) dan substraktif (mengurangi)
                                                              Indera lain

Contd’                                                            Indera penciuman: alat indera mempunyai
                                                                  kedudukan utama di kepala, menuntun perilaku
   Buta warna
                                                                     wanita memiliki ambang mutlak yang lebih
         sistem penglihatan normal terdiri dari tiga sistem           rendah terhadap bau-bauan dibandingkan pria
         : pembeda terang-gelap, kuning-biru, dan merah              reseptor pada hidung bagian atas, dalam olfactory
         hijau                                                        ephitelium setipa rongga hidung dihubungkan
         buta warna adalah akibat dari kekurangan satu                langsung ke umbi-umbi olfactori otak, yanga
         atau dua sistem diatas                                       terletak dibawah lobus frontalis
         normal = tricomat, dicromat=butawarna sebagian,
         mono cromat=butawarna total
contd’                                                        Cont’
   Buta warna                                                   Indera pengecap: rasa manis, asin, asam dan pahit.
                                                                  Reseptor pengecap ditemukan pada tunas-tunas
         sistem penglihatan normal terdiri dari tiga sistem
         : pembeda terang-gelap, kuning-biru, dan merah           pengecap (taste buds), dipinggir-pinggir dan ke arah
         hijau                                                    bagian belakang lidah; beberapa tersebar pada langit
         buta warna adalah akibat dari kekurangan satu            mulut lunak (soft plate),tenggorokan (pharynx) dan
         atau dua sistem diatas                                   jakun (larynx)
         normal = tricomat, dicromat=butawarna sebagian,
         mono cromat=butawarna total                          Cont’

                                                                 Indera kulit : peraba, rasa sakit, panas dan dingin
Pola penglihatan
                                                                 Indera kinestasi : indera tentang kedudukan (posisi)
   Resolusi penglihatan : kapasitas seseorang untuk              dan gerakan berbagi tubuh; penginderaan otot, urat
    melihat pola tertentu.                                        dan persendian.

   Kegagalan dalam resolusi penglihatan karena                       posisi dan gerak dideteksi oleh alat – alat indera
    kegagalan mata memfokuskan bayangan pada selaput                  pada persendian, otot dan urat mangatur
    jala.                                                             pengerutan dan peragaan otot.

   Rabun dekat : orang yang tajam penglihatan pada
    benda yang jauh, lemah terhadap benda dekat                  Indera keseimbangan berkenaan dengan posisi
                                                                  keseluruhan tubuh dalam hubungannya dengan
   Rabun jauh : orang yang tajam penglihatan pada                gravitasi dan gerakan tubuh sebagai keseluruhan
    benda yang dekat, lemah terhadap benda jauh
                                                                       berhubungan dengan kinestesi
                                                                       terletak pada telinga bagian dalam,
                                                              merupakan serangkaian lorong yang meluas dari rumah
Indera Pendengaran                                            siput (chochlea). Ada dua sistem yaitu kanal-kanal
                                                              setengah lingkaran dan (semicircular canal) dan
   Sistem pendengaran : telinga luar, gendang telinga,       vestibulars sacs
    telinga bagian tengah (terdiri dari tulang martil,
    tulang landasan, tulang sanggurdi). Tulang martil
    berkaitan dengan gendang pendengaran dan tulang
    sanggurdi dengan jendela oval. Rumah siput : telinga
    bagian dalam. Selaput basiler, alat korti.

								
To top