lap praktikum bio by yusufsox

VIEWS: 158 PAGES: 5

									A. Judul : MEMBEDAKAN PEWARNA ALAMI DAN PEWARNA BUATAN


B. Tujuan : mengetahui perbedaan pewarna alami dan pewarna buatan serta mengetahui ciri-
  ciri pewarna alami dan pewarna buatan

C. Rumusan masalah :

       1. Bagaimana cara membedakan pewarna alami dan pewarna buatan?

       2. Apa saja ciri-ciri yang membedakan pewarna alami dan pewarna buatan?

D. Hipotesis : Bahan pewarna secara sederhana dapat didefinisikan sebagai suatu benda
  berwarna yang memiliki afinitas kimia terhadap benda yang diwarnainya. Bahan pewarna
  pada umumnya memiliki bentuk cair dan larut di air. Pada berbagai situasi, proses
  pewarnaan menggunakan mordant untuk meningkatkan kemampuan menempel bahan
  pewarna.

E. Bahan pewarna dan pigmen terlihat berwarna karena mereka menyerap panjang
  gelombang tertentu dari cahaya. Berlawanan dengan bahan pewarna, pigmen pada
  umumnya tidak dapat larut, dan tidak memiliki afinitas terhadap substrat

F. Alat dan Bahan:




      Kunyit
      Daun pandan
      Pewarna buatan kuning dan hijau

                                                                                      1
      Gelas plastik
      Air
      Parutan
      Pisau
      Cobek dan uleg-uleg

G. Langkah-langkah kegiatan:

             1. Siapkan alat dan bahan
             2. Pada pewarna alami kuning, parut kunyit kemudian tambahkan air dan peras
                sampai sari kunyitnya keluar.
             3. Pada pewarna alami hijau, tumbuk daun pandan sampai halus, kemudian
                tambahkan air dan peraslah sampai sari daunnya kelaur.
             4. Pada pewarna buatan, tuangkan pewarna (hijau dan kuning) kedalam masing-
                masing gelas, kemudian tambahkan air.
             5. Amati gelas yang berisi pewarna alami kuning dan gelas yang berisi pewarna
                buatan kuning
             6. Amati gelas yang berisi pewarna alami hijau dan gelas yang berisi pewarna
                buatan hijau

H. Data Hasil Pengamatan:

   Pewarna kuning




   Pewarna alami kuning:



                                                                                        2
   Warnanya kuning pucat
   Airnya tidak jernih, cenderung keruh
   mudah larut dalam air
   membutuhkan bahan pewarna lebih banyak karena kurang mampu mewarnai dengan
    baik

Pewarna buatan kuning:

   warnanya kuning cerah dan tmpak mencolok
   airnya jernih
   tidak mudah larut dalam air
   membutuhkan bahan pewarna sedikit karena dalam konsentrasi rendah sudah mampu
    mewarnai dengan baik

Pewarna hijau




Pewarna alami hijau:

   Warnanya hijau pucat
   Airnya tidak jernih, cenderung keruh
   mudah larut dalam air
   membutuhkan bahan pewarna lebih banyak karena kurang mampu mewarnai dengan
    baik

Pewarna buatan hijau:

   warnanya hijau cerah dan tmpak mencolok

                                                                                3
       airnya jernih
       tidak mudah larut dalam air
       membutuhkan bahan pewarna sedikit karena dalam konsentrasi rendah sudah mampu
        mewarnai dengan baik


I. Pembahasan/ diskusi:

        Zat pewarna pada makanan secara umum digolongkan menjadi dua kategori yaitu zat
pewarna alami dan zat pewarna sintetis. Zat pewarna alami merupakan zat pewarna yang
berasal dari tanaman atau buah-buahan. Secara kuantitas, dibutuhkan zat pewarna alami yang
lebih banyak daripada zat pewarna sintetis untuk menghasilkan tingkat pewarnaan yang
sama. Pada kondisi tersebut, dapat terjadi perubahan yang tidak terduga pada tekstur dan
aroma makanan. Zat pewarna alami juga menghasilkan karakteristik warna yang lebih pudar
dan kurang stabil bila dibandingkan dengan zat pewarna sintetis. Oleh karena itu zat ini tidak
dapat digunakan sesering zat pewarna sintetis (Lee 2005).

Zat pewarna sintesis merupakan zat pewarna buatan manusia. Zat pewarna sintetis
seharusnya telah melalui suatu pengujian secara intensif untuk menjamin keamanannya.
Karakteristik dari zat pewarna sintetis adalah warnanya lebih cerah, lebih homogen dan
memilliki variasi warna yang lebih banyak bila dibandingkan dengan zat pewarna alami. Di
samping itu penggunaan zat pewarna sintetis pada makanan bila dihitung berdasarkan harga
per unit dan efisiensi produksi akan jauh lebih murah bila dibandingkan dengan zat pewarna
alami. Para konsumen pun hendaknya selalu mendapatkan informasi tentang komponen-
komponen yang terkandung dalam zat pewarna sintetis tersebut (Lee 2005).

Tabel perbedaan antara zat pewarna sintetis dan alami

Pembeda                   Zat pewarna Sintetis          Zat pewarna alami
Warna yang dihasilkan     Lebih cerah                   Lebih pudar

                          Lebih homogen                 Tidak homogen
Variasi warna             Banyak                        Sedikit
Harga                     Lebih murah                   Lebih mahal
Ketersediaan              Tidak terbatas                Terbatas
Kestabilan                Stabil                        Kurang stabil

                                                                                            4
J. Kesimpulan


          pewarna alami mempunyai warna yang lebih pudar, tidak homogen, warnanya
           kurang stabil dan lebih mahal harganya.
          pewarna buatan mempunyai warna yang lebih cerah, lebih homogen, warnanya
           stabil dan lebih murah harganya.


K. Penyusun
   Kelas      : C2010




Yunita Purwandini                                    Anita Rif’atul Ilmi

101644076                                            101644089




                                                                                  5

								
To top